wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FRAUD

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Menurut Davia et al. (2000), fraud adalah:

a)

Tindakan kriminal yang melibatkan penyembunyian.

b)

Tindakan penipuan untuk mendapatkan keuntungan tidak sah

c)

Penyalahgunaan wewenang dalam organisas

d)

Pemalsuan laporan keuangan untuk menguntungkan pihak tertentu

2.

Elemen utama yang membedakan fraud dari kesalahan biasa adalah:

a)

Penyembunyian dan keuntungan

b)

Ketidaksengajaan

c)

kegagalan prosedural

d)

Kebijakan yang tidak memadai

3.

Berdasarkan ACFE, kategori utama dalam Fraud Tree adalah:

a)

Korupsi, konflik kepentingan, gratifikasi ilegal.

b)

Korupsi, kolusi, nepotisme.

c)

Korupsi, pelanggaran prosedur, penyalahgunaan kekuasaan.

d)

Korupsi, penyalahgunaan aset, salah saji laporan keuangan.

4.

Salah satu bentuk penyalahgunaan aset (Asset Misappropriation) dalam kategori non-cash adalah:

a)

Fraudulent disbursement

b)

Larceny

c)

Misuse

d)

Skimming

5.

Bentuk salah saji laporan keuangan yang melibatkan penyajian aset secara berlebihan disebut:

a)

Asset understatement

b)

Revenue falsification

c)

Asset overstatement

d)

Financial misrepresentation

6.

Menurut teori Fraud Triangle, elemen berikut diperlukan agar fraud terjadi, kecuali:

a)

Kesempatan

b)

Tekanan

c)

Rasionalisasi

d)

Pengawasan ketat

7.

Fraud Pentagon menambahkan dua elemen baru dibandingkan Fraud Triangle, yaitu:

a)

Kapabilitas dan arogansi

b)

Motivasi dan risiko

c)

Kompetensi dan kesadaran

d)

Integritas dan transparansi

8.

Risiko fraud diartikan sebagai:

a)

Kombinasi dari probabilitas kejadian dan dampaknya.

b)

Penyebab utama korupsi dalam organisasi.

c)

Hilangnya sumber daya karena penipuan.

d)

Ketidakmampuan manajemen dalam mengawasi karyawan.

9.

Tujuan utama dari Fraud Risk Management adalah:

a)

Mengidentifikasi semua kelemahan organisasi.

b)

Mengurangi kemungkinan dan dampak fraud.

c)

Meningkatkan profitabilitas organisasi.

d)

Membuat kebijakan baru untuk pengendalian internal.

10.

Dalam model Model Prinsipal-Agen-Klien, faktor yang meningkatkan risiko korupsi adalah:

a)

Kepemimpinan yang kuat

b)

Pengawasan ketat

c)

Monopoli dan diskresi

d)

Transparansi dan akuntabilitas

11.

Dalam Fraud Tree, salah satu cabang korupsi adalah:

a)

Skimming

b)

Illegal gratuities

c)

Fraudulent disbursement

d)

Misuse

12.

Definisi risiko fraud oleh IIA (2009) menekankan pada:

a)

Ketidakmampuan organisasi memprediksi risiko

b)

Kombinasi dari peluang dan dampak penipuan

c)

Probabilitas fraud terjadi dan konsekuensinya

d)

Kerentanan individu terhadap tekanan eksternal

13.

Salah satu contoh fraudulent disbursement adalah:

a)

Uang diambil sebelum masuk organisasi.

b)

Membuat laporan fiktif untuk pembayaran palsu.

c)

Pemalsuan dokumen non-keuangan.

d)

Penyalahgunaan aset fisik untuk keperluan pribadi.

14.

Dalam Fraud Pentagon, elemen yang menekankan sifat personal pelaku adalah:

a)

Kesempatan

b)

Kapabilitas

c)

Arogansi

d)

Tekanan

15.

Penyajian kondisi keuangan lebih rendah dari yang sebenarnya disebut:

a)

Asset overstatement

b)

Financial misrepresentation

c)

Revenue understatement

d)

Revenue overstatement

16.

Tekanan dalam Fraud Triangle dapat berupa:

a)

Insentif finansial tinggi

b)

Pengawasan yang lemah

c)

Masalah keuangan pribadi

d)

Peluang untuk menyembunyikan fraud

17.

Tahap awal dalam Fraud Risk Assessment adalah:

a)

Evaluasi risiko

b)

Penetapan ruang lingkup

c)

Analisis risiko

d)

Identifikasi risiko

18.

Salah satu contoh salah saji laporan non-keuangan adalah:

a)

Penyembunyian utang perusahaan

b)

Data pegawai fiktif dalam laporan SDM

c)

Pendapatan yang diakui lebih cepat

d)

Penyajian nilai aset yang berlebihan

19.

Tahapan terakhir dalam kerangka Fraud Risk Assessment adalah:

a)

Penetapan sikap toleransi

b)

Identifikasi risiko

c)

Evaluasi risiko

d)

Penyusunan laporan

20.

Berdasarkan ISO 31000:2018, risiko fraud terdiri dari:

a)

Tekanan, peluang, rasionalisasi

b)

Dampak keuangan dan reputasi

c)

Probabilitas dan dampak kejadian

d)

Kerentanan sistem dan kontrol internal

21.

Pemahaman proses bisnis penting dalam Fraud Risk Management karena:

a)

Mengurangi konflik kepentingan antar karyawan.

b)

Mengidentifikasi potensi risiko dalam aktivitas organisasi.

c)

Memastikan semua aset fisik dikelola dengan benar.

d)

Mengoptimalkan laporan keuangan perusahaan.

22.

Kesempatan dalam Fraud Triangle meningkat karena:

a)

Peraturan hukum yang ketat

b)

Sistem pengendalian internal yang lemah

c)

Tekanan sosial dari kolega

d)

Rasionalisasi tindakan tidak etis

23.

Kerentanan organisasi terhadap fraud dapat dipengaruhi oleh:

a)

Rasionalisasi pelaku

b)

Ketidakpastian operasional

c)

Integritas karyawan yang tinggi

d)

Sistem pengawasan yang kuat

24.

Economic extortion terjadi ketika:

a)

Pelaku fraud meminta gratifikasi ilegal.

b)

Pelaku memeras pihak lain dengan ancaman tertentu.

c)

Pihak lain memberikan kickback untuk kontrak proyek.

d)

Manajer menyembunyikan laporan pendapatan palsu.

25.

Salah satu cara untuk melakukan overstatement adalah:

a)

Penyajian data pegawai tidak valid.

b)

Pengakuan pendapatan lebih cepat dari waktunya.

c)

Pengungkapan utang dengan nilai sebenarnya

d)

Pengakuan aset lebih rendah dari yang seharusnya.