NEW
Font size
WorksheetsSAS SKI 8 24/25
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Di bawah ini bukan merupakan faktor yang melatar belakangi runtuhnya Dinasti Umayah
Figur khalifah bani umayah yang lemah
Ketidakpuasan pemeluk Islam non arab
Terjadi perebutan kekuasaan dalam keluarga
Daulah Umayah terlalu lama berkuasa
Dalam mendirikan Dinasti Abbasiyah, Strategi yang diterapkan untuk mencari dukungan masyarakat luas, tidak menonjolkan nama Bani Abbas, melainkan menggunakan nama....
Bani Hasyim (Ahlu Bait)
Bani Muthalib
Bani Umayyah
Bani Manaf
Terdapat tiga kota utama yang menjadi pusat kegiatan untuk mendirikan dan menegakan kekuasaan Bani Abbasiyah, yaitu kota Khurasan, kota Kufah dan kota Al-Humaymah, kota Kufah berfungsi sebagai
Pusat perencanaan
Pusat gerakan praktis
Kota penghubung
Pusat pemerintahan
Daulah Abbasiyah berdiri pada tahun 132 H/750 M, adapun salah satu faktor pendukung berdirinya Bani Abasiyah adalah
Serangan bangsa mongol terhadap bani Umayah
Luasnya wilayah taklukan Islam
Pemerintah Daulah Umayah yang korup
Bersatunya suku arab Utara dan arab Selatan
Perang yang dilakukan oleh Bani Abbasiyah terhadap Bani Umayyah sebagai perlawanan secara terang-terangan dengan kemenangan pasukan Abul Abas dan sebagai pertanda berakhirnya Dinasti Umayah, peperangan terjadi di wilayah..
Zab Hulu
Hulu Tigris
Bagdad
Khurasan
Dinamakan Dinasti Abbasiyah karena para pendiri dan khalifah Dinasti ini dinisbatkan pada seseorang yang masih satu garis keturunan dengan Nabi Muhammad saw, yaitu...
Abdullah ibn Abdul Muthalib
Ali ibn Thalib
Abdullah ibn al Abas
Al-Abbas ibn Abdul Muthalib
Daulah Abbasiyah dalam usahanya menggulingkan Dinasti Umayah melakukan propaganda yang mereka sebut sebagai usaha dakwah, adapun pimpinan pertama gerakan dakwah tersebut adalah...
Abu Muslim Al Khurasani
Muhammad bin Ali
Ali bin Abdullah bin Abbas
Abdullah Al Makmun
Tokoh propagandis terkenal yang berawal dari seorang budak namun diangkat sebagai panglima perang yang sangat gigih memperjuangkan berdirinya Dinasti Abbasiyah adalah
Abu Abbas Assafah
Abu Ja'far Al Mansur
Abu Muslim Al Khurasani
Umar bin Abdul Azi
Kematian Khalifah Marwan menjadi akhir dari runtuhnya Dinasti Umayyah sekaligus menjadi awal berdirinya Dinasti Abbasiyah dan dipimpin oleh khalifah pertamanya, yaitu
Abu Ja'far Al-Mansur
Abbul Abbas As-Shaffah
Ibrahim Al-Imam
Muhammad bin Ali
Untuk lebih memantapkan dan menjaga stabilitas negara, Al Mansur mencari daerah yang strategis untuk menjadi ibu kota negara, sehingga pusat pemerintahan Daulah Abbasiyah dipindahkan dari Kufah ke daerah
Bagdad
Mesir
Iran
Yaman
Di antara khalifah yang mempunyai perhatian yang sangat besar pada perkembangan ilmu pengetahuan adalah Harun Ar-Rasyid dan Abdullah Al-Makmun. Kedua khalifah tersebut menunjuk satu tim untuk menerjemahkan karya-karya kuno dari Yunani, Persia, dan Romawi. Untuk mendukung kegiatan tersebut, maka khalifah Harun Ar-Rasyid membangun pusat pengembangan dan penerjemahan yang diberi nama....
Baitul Mal
Baitul Hikam
Baitul Makmur
Baitul Hikmah
Kejayaan intelektual dan peradaban Islam masa Daulah Abbasiyah berkembang sangat pesat. Pada masa khalifah Abdullah Al-Makmun sumbangsih para ilmuwan dan ulama yang berinovasi dengan menerjemahkan manuskrip kuno dan dikumpulkan dalam sebuah tempat bernama Majelis Munadzarah, fungsi penting dari majelis ini adalah....
Menjawab beragam persoalan agama
Lembaga penerjemahan Al-Qur'an
Wadah perkumpulan para ulama dan pusat kajian agama
Sebagai perguruan tinggi
Dalam pemerintahan Bani Abasiyah negara dipimpin oleh kepala negara yang yang bergelar "Khalifah", untuk membantu menjalankan pemerintahan negara Khalifah menetapkan suatu jabatan yang bernama Wizarat, dan orangnya disebut....
Wazir
Amir
Qodhi
Rois
Untuk mengatur organisasi militer dan berbagai hal yang berkaitan dengan kemiliteran dan pertahanan keamanan, Khalifah Harun Ar-Rasyid membentuk departemen pertahanan dan keamanan, disebut
Dewan at-tawqi
Diwanul jund
Dewan az-zimani
Baitul Maal
Jirji Zaydan dalam bukunya Tamaddun al-Islam menggambarkan pada masa Bani Abbasiyah, masyarakat terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas khusus dan kelas umum, Adapun kelas khusus terdiri dari kelompok.....
Khalifah, pegawai istana, pejabat negara
Khalifah, pegawai istana, seniman
ulama, pegawai istana, pejabat negara
Khalifah, pujangga, pejabat negara
Diantara faktor yang sangat menentukan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan umum dan agama pada masa Dinasti Abbassiyah adalah sebagai berikut
Adanya perhatian pemerintah yang lebih menekankan pembangunan peradaban
Adanya kebebasan berpendapat
Berkembangnya diskusi-diskusi antar lembaga pemerintah
Adanya kerjasama dengan negara lain
Di masa Dinasti Abbassiyah terjadinya asimilasi Arab dengan non Arab, sehingga terdapat empat unsur kebudayaan yang mempengaruhi bangunan kebudayaan pada masa Abbasiyah, yaitu kebudayaan...
Persia, India, Yunani, Mesir
Irak, India, yunani, Mesir
Persia, India, Yunani, Arab
Romawi, Persia, Yunani, Mesir
Pada masa Dinasti Abbassiyah khususnya pada masa Kholifah Harun ar Rasyid muncul sastrawan-sastrawan sajak/puisi dan syair diantaranya Hasan bin Hani yang lebih dikenal dengan nama...
Abu Tamam
Abu Nawas
Abu'At-babiyat
Ibnu Rumy
Khalifah Al-Mansur memindahkan pusat pemerintahan yang cocok untuk menjadi ibukota baru yang di beri nama "Madinat al-Salaam" yang artinya
kota Perdamaian
kota suci
kota bercahaya
kota keselamatan
Khalifah Al-Mutawakkil pada waktu berkuasa membangun masjid terbesar di dunia yang terbuat dari batu bata bakar, masjid tersebut bernama....
Masjid al Hakam
Masjid Nabawi
Masjid Ibn Thulun
Masjid Agung Samarra
Seni bangunan istana khalifah Abbasiyah mempunyai ciri khas dan gaya tersendiri, dan tepat di tengah Kota Bagdad didirikan istana khalifah yang bernama Al-Qasr Az-Zahabi yang artinya
Istana Raja
Istana Putri Raja
Istana abadi
Istana Emas
Pada masa pemerintahan Abbassiyah berusaha keras untuk menata alur perdagangan dengan berbagai cara untuk memajukannya, berikut ini bukan merupakan cara untuk memajukan perdagangan tersebut....
Membangun pasar di berbagai kota
Mengadakan pameran-pameran perdagangan
Mengadakan perdagangan dengan negara lain
Mencetak mata uang dirham
Masa kekuasaan Daulah Abbasiyah merupakan masa keemasan bagi perkembangan Ilmu Pengetahuan. Pada waktu itu muncul berbagai macam ilmu pengetahuan seperti filsafat, astronomi, kedokteran dan tasawuf. Adapun ilmu pengetahuan yang mempersoalkan hakikat dari segala sesuatu adalah ....
Filsafat
Astronomi
Tasawuf
Mantiq
Ibnu Sina adalah ilmuwan muslim produktif yang penemuannya dalam bidang kedokteran sangat berpengaruh di dunia Barat. Salah satu karya monumentalnya di bidang kedokteran adalah ....
Qanun Fi At-Tibb
Al-Madinah Al-Fadhilah
Kitabu al-Hudud
Uyun-ul Hikmah
Kitab Al-Hawi diterjemahkan ke dalam bahasa Latin tahun 1279 M, dan menjadi rujukan di universitas-universitas Eropa sampai abad ke-17 M, ditulis oleh
Ar-Razi
Ali Ibn Rabbani at-Tabari
Ibnu Sina
Ibnu Bajjah
Ilmuwan muslim pada masa Daulah Abbasiyah yang membahas penyakit cacar dan campak, dan bukunya dalam bidang ini diterjemahkan ke dalam bahasa Eropa adalah....
Ibnu Sina
Ar-Razi
Al-Kindi
Al-Farabi
Ilmuwan muslim pada masa Daulah Abbasiyah yang berperan dalam mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam penelitian kimia adalah
Jabir bin Hayyan
Ya'qub Ibnu Miskawaih
Al-Ghazali
Zakaria ar-Razi
Imam al Ghazali merupakan tokoh dalam ilmu filsafat pada masa Daulah Abbasiyah yang bergelar Hujjatul Islam yang banyak menulis kitab-kitab masyhur. Berikut ini merupakan kitab yang termasuk karya Imam al Ghazali adalah
Ihya 'Ulummuddin
Bidayah wa Nihayah
Al-Madinah Al-Fadhilah
Risalah fi at-Thabi'at
Ilmu astronomi dalam Islam disebut ilmu falak, yaitu ilmu yang mempelajari benda-benda langit. Dalam dunia Islam ilmu astronomi sangat penting karena berkaitan erat dengan pelaksanaan syariat Islam. Di bawah ini yang bukan termasuk ketentuan syariat yang berhubungan dengan ilmu astronomi adalah
Penentuan arah kiblat
Penentuan nisab zakat
Penentuan waktu salat
Penentuan awal puasa
Ibnu Miskawaih dilahirkan di Ray/Teheran Iran, lahir pada tahun 330 H/942 M, dalam dunia ilmu pengetahuan Ibnu Miskawaih dikenal sebagai ahli
Fikih
Matematika
Sejarawan dan Filsafat
Tafsir
Pada masa Daulah Abbasiyah Ilmuwan muslim terkenal yang mengarang kitab Al-Jabar wal Muqabalah (ilmu hitung) dan juga ilmuwan matematika pertama kali menemukan angka nol adalah..
Jabir bin Hayyan
Al-Khawarizmi
Ar-Razi
Al-Farabi
Pada masa Daulah Abbasiyah muncul ulama-ulama hadits yang terkenal, yaitu para ulama penyusun Kutubussittah, Di bawah ini yang bukan termasuk ulama penyusun Kutubussittah adalah...
Imam Bukhari
Imam Muslim
Imam Hanafi
Imam Abu Dawud
Abu Dawud gemar melakukan perjalanan untuk mengumpulkan Hadis, yang kemudian disaring dan hasil penyaringannya dibukukan dalam kitab
Shahih
Sunan
Kutubussittah
Musnad
Pada masa kejayaan Dinasti Abbasiyah para ahli Hadis meninggalkan khazanah literatur hadis yang sampai sekarang menjadi rujukan umat muslim seluruh dunia, yaitu ....
Kutubussittah
Al-Muwattha
Kitab Musnad
Kitab Sunan
Seorang Ulama besar ilmu hadis yang melakukan pengembaraan ke berbagai daerah untuk menuntut ilmu sejak usia 10 tahun, pada usia 18 tahun sudah hafal karya mubarak dan waki bin Malik dan beliau menghimpun hadis-hadis shahih dalam satu kitab, Ulama besar ilmu hadis tersebut adalah...
Imam Bukhari
Imam Muslim
Imam Hanafi
Imam Abu Dawud
Ulama besar muslim, pengarang kitab Al-Muwattha, sekaligus guru Imam Syafi'i adalah
Imam Hanafi
Imam Malik
Imam Nasa'i
Imam Ahmad bin Hanbali
Imam Syafi'i merupakan ulama Fiqih, beliau dapat menyusun pandangan-pandangannya, yang dikenal dengan "qaul qadim dan 'qaulul jadid" Diantara karya monumentalnya yang berisi tentang Mazhab Fiqihnya yang baru adalah
Kitab A-Musnad
Kitab Fiqh Akhbar
Kitab Al-Muwaththa
Kitab "Al-Umm"
Imam Syafi'i lahir di Gaza, Palestina. Seorang ulama cerdas, kreatif dan pembaharu dalam hukum-hukum Islam. Imam Syafi'i menggunakan lima dasar dalam penetapan hukum (Al-Qur'an, Hadis, Ijma', dan Qiyas). Kelima dasar pengambilan hukum ini kemudian menjadi landasan dalam pengambilan hukum mazhab
Mazhab Maliki
Mazhab Hambali
Mazhab Hanafi
Mazhab Syafi'i
At-Tabari selain sejarawan terkenal juga ulama tafsir. Karyanya di bidang tafsir adalah......
Tarikh At-Tabari
Tarikh Anbiya
Tafsir wa Tarikh
Tafsir At-Tabari
Berikut yang bukan termasuk kedalam ibrah dari perkembangan dan kemajuan peradaban dan kebudayaan Islam masa Daulah Abbasiyah adalah.....
Kemajuan peradaban dan kebudayaan daulah Abbasiyah merupakan warisan para pendahulu mereka
Puncak kejayaan daulah Abbasiyah menjadikan umat Islam dipandang oleh dunia hingga saat ini
Kesungguhan mengembangkan peradaban menghantarkan daulah Abbasiyah mencapai puncak kejayaan
Sistem pemerintahan dari monarki ke demokrasi berdampak pemberian ruang masyarakat untuk berinovasi
