NEW
Font size
WorksheetsSOAL SKB CAT DOSEN KEMDIKBUD
Total questions: 16
Worksheet time: 12mins
Berdasarkan data yang diperoleh dari pemutu, sebanyak 7 dari 333 mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia terdata mengikuti program Merdeka Belajar kampus Merdeka (MBKM) pada tahun 2023. Hal ini menyebabkan data ketercapaian Persentase Mahasiswa berpartisipasi pada MBKM dengan minimal 10% tidak terpenuhi. Sementara, data sebenarnya yang diperoleh namun tidak terdata pada pemutu adalah sebanyak 75 dari 350 mahasiswa mengikuti program MBKM di tahun 2023 baik berkegiatan pada program Pertukaran Mahasiswa Merdeka maupun pada program Magang dan Studi Independen. Dengan bukti data sebenarnya tersebut, program studi Sastra Indonesia mengajukan revisi kepada pihak terkait agar data yang terlihat pada pemutu dapat segera diperbaiki.
[soal]
Menurut tabel dan diagram di atas, berapa persen selisih mahasiswa yang berpartisipasi pada MBKM jika dilihat dari jumlah terdata pada pemutu dengan data sebenarnya?
a. 19.5%
b. 16.7%
c. 15.6%
d. 17.9%
e. 18.8%
Berdasarkan data yang diperoleh dari pemutu, sebanyak 7 dari 333 mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia terdata mengikuti program Merdeka Belajar kampus Merdeka (MBKM) pada tahun 2023. Hal ini menyebabkan data ketercapaian Persentase Mahasiswa berpartisipasi pada MBKM dengan minimal 10% tidak terpenuhi. Sementara, data sebenarnya yang diperoleh namun tidak terdata pada pemutu adalah sebanyak 75 dari 350 mahasiswa mengikuti program MBKM di tahun 2023 baik berkegiatan pada program Pertukaran Mahasiswa Merdeka maupun pada program Magang dan Studi Independen. Dengan bukti data sebenarnya tersebut, program studi Sastra Indonesia mengajukan revisi kepada pihak terkait agar data yang terlihat pada pemutu dapat segera diperbaiki.
[soal]
Pernyataan yang paling tepat untuk teks di atas adalah, kecuali…
a. Selisih data mahasiswa sebenarnya dengan mahasiswa terdata di pemutu sejumlah 17 orang
b. Mahasiswa yang berpartisipasi pada program MBKM tidak satupun mengikuti program Kampus Mengajar.
c. Presentase Mahasiswa berpartisipasi pada kegiatan MBKM di tahun 2023 kurang dari 10%
d. Prodi Sastra Indonesia mengajukan banding pada pihak terkait agar data pada pemutu segera direvisi
e. Sejumlah 68 orang yang berpartisipasi pada program MBKM tidak terdata pada pemutu
Berdasarkan tabel di atas, pernyataan yang paling tepat adalah…
a. Jumlah mahasiswa lulus tepat waktu pada data akhir tahun 2024 menurun sebanyak 1%
b. Jumlah mahasiswa masuk pada tahun 2015 hingga tahun 2018 berjumlah 212 orang
c. Jumlah mahasiswa lulus tepat waktu sampai akhir 2024 pada TS-6 naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya
d. Jumlah mahasiswa lulus tepat waktu dengan masa tempuh 4 tahun sampai akhir 2023 berjumlah 34 orang
e. Jumlah mahasiswa lulus tepat 2x masa tempuh kurikulum sampai akhir 2023 memenuhi nilai minimum yang ditentukan
Rerata mahasiswa lulus tepat 2x masa tempuh kurikulum terendah berada pada TS berapa?
a. 2023 pada TS 6
b. 2024 pada TS7
c. 2023 pada TS 7
d. 2024 pada TS 8
e. 2023 pada TS 8
Pengetahuan umum tentang penelitian sangat penting bagi dosen dan mahasiswa. Penelitian tidak hanya tentang mengumpulkan data, tetapi juga tentang analisis dan interpretasi data. Memahami konsep dasar penelitian seperti hipotesis, variabel, dan metode pengumpulan data merupakan kunci untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas.
[soal]
Berdasarkan teks, mengapa memahami konsep dasar penelitian menjadi kunci untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas?
a. Karena penelitian hanya membutuhkan data yang lengkap.
b. Karena analisis dan interpretasi data adalah bagian yang tidak penting.
c. Karena penelitian tanpa hipotesis, variabel, dan metode pengumpulan data tetap valid.
d. Karena konsep dasar penelitian membantu proses yang sistematis dan terstruktur.
e. Karena penelitian hanya relevan bagi dosen, bukan mahasiswa.
Pengabdian Kepada Masyarakat Sebagai Tugas Perguruan Tinggi
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menyatakan bahwa setiap perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sejalan dengan bunyi pasa 45 ayat (1).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dikembangkan di perguruan tinggi untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Contohnya adalah program pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi, pelatihan keterampilan untuk usaha kecil, atau pendampingan desa dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Pasal 1 Ayat (9) UU No. 12 Tahun 2012 menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melestarikan budaya lokal, dan mendukung pembangunan nasional. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat harus dilakukan secara terencana, melibatkan masyarakat secara aktif, dan memiliki dampak yang berkelanjutan.
Dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi tidak hanya memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan sosial untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
[soal]
Berdasarkan teks, apa tujuan utama dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat oleh perguruan tinggi?
a. Memastikan perguruan tinggi dikenal oleh masyarakat luas.
b. Melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
c. Menjalankan kewajiban undang-undang tanpa memprioritaskan hasilnya.
d. Memberikan pelatihan keterampilan untuk kepentingan bisnis perguruan tinggi.
e. Menggunakan teknologi tinggi tanpa mempertimbangkan kondisi masyarakat.
Dalam proses pendidikan, seorang Dosen tidak hanya berperan sebagai pemberi materi, tetapi juga sebagai fasilitator. Apa implikasi peran ini terhadap strategi pengajaran yang digunakan?
a. Dosen hanya fokus pada penyampaian teori tanpa melibatkan mahasiswa secara aktif.
b. Dosen menyediakan ruang untuk diskusi, eksplorasi, dan kolaborasi antar mahasiswa.
c. Dosen sepenuhnya menyerahkan pembelajaran kepada mahasiswa tanpa bimbingan.
d. Dosen memberikan tugas dan evaluasi tanpa perlu memberikan umpan balik.
e. Dosen mendiktekan semua materi sehingga mahasiswa hanya mengikuti arahan.
Dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat saling berkaitan. Dibawah ini yang merupakan langkah strategis yang paling efektif untuk memastikan bahwa hasil penelitian bermanfaat bagi pengabdian kepada masyarakat adalah…
a. Menyusun penelitian berdasarkan tren akademik tanpa melibatkan masyarakat.
b. Mengutamakan penelitian teoretis tanpa penerapan langsung.
c. Melibatkan masyarakat dalam proses penelitian untuk memastikan relevansi hasilnya.
d. Melakukan penelitian independen tanpa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.
e. Menggunakan hasil penelitian hanya untuk tujuan publikasi internasional.
Literasi Bahasa Inggris
Education and Teaching in the Framework of Tri Dharma of Higher Education
Education and teaching are fundamental components of the Tri Dharma of Higher Education, as mandated by Indonesian law. The Tri Dharma, which also includes research and community service, reflects the core responsibilities of higher education institutions and their academic staff, including lecturers. This principle is explicitly stated in Law No. 12 of 2012 on Higher Education, which governs the organization of higher education in Indonesia.
According to Article 1, Paragraph 9 of the law, education and teaching aim to develop intellectual capabilities, character, and the skills of students to meet societal and global challenges. Higher education institutions are tasked with creating an academic environment where students are not only recipients of knowledge but also active participants in the learning process.
The role of lecturers, as outlined in the law, extends beyond delivering lectures. Lecturers are expected to:
1. Design and implement effective teaching strategies.
2. Foster critical thinking, creativity, and ethical values.
3. Align educational content with current research and real-world applications.
The emphasis on education and teaching within the Tri Dharma underscores its importance in shaping a well-rounded academic community. By integrating teaching with research and community service, higher education institutions fulfill their mandate to contribute to national development and global progress.
This legislative framework ensures that the educational process is not only about transferring knowledge but also about empowering students to become lifelong learners and agents of change in their communities.
[soal]
What is the primary role of lecturers in the context of the Tri Dharma of Higher Education as described in the passage?
a. To focus solely on delivering lectures without involving students in the learning process.
b. To design and implement effective teaching strategies and foster critical Thingking
c. To conduct research without integrating it into the teaching process.
d. To prioritize administrative tasks over teaching responsibilities.
e. To strictly follow a set curriculum without considering students' individual needs.
Education and Teaching in the Framework of Tri Dharma of Higher Education
Education and teaching are fundamental components of the Tri Dharma of Higher Education, as mandated by Indonesian law. The Tri Dharma, which also includes research and community service, reflects the core responsibilities of higher education institutions and their academic staff, including lecturers. This principle is explicitly stated in Law No. 12 of 2012 on Higher Education, which governs the organization of higher education in Indonesia.
According to Article 1, Paragraph 9 of the law, education and teaching aim to develop intellectual capabilities, character, and the skills of students to meet societal and global challenges. Higher education institutions are tasked with creating an academic environment where students are not only recipients of knowledge but also active participants in the learning process.
The role of lecturers, as outlined in the law, extends beyond delivering lectures. Lecturers are expected to:
1. Design and implement effective teaching strategies.
2. Foster critical thinking, creativity, and ethical values.
3. Align educational content with current research and real-world applications.
The emphasis on education and teaching within the Tri Dharma underscores its importance in shaping a well-rounded academic community. By integrating teaching with research and community service, higher education institutions fulfill their mandate to contribute to national development and global progress.
This legislative framework ensures that the educational process is not only about transferring knowledge but also about empowering students to become lifelong learners and agents of change in their communities.
[soal]
What is the most effective strategy for lecturers to help students meet societal and global challenges, according to the passage?
a. Lecturers should solely focus on theoretical knowledge without applying it to real-world situations.
b. Lecturers should prioritize administrative tasks over teaching to streamline the academic process.
c. Lecturers should design effective teaching strategies, foster critical thinking, and integrate real-world applications into the curriculum.
d. Lecturers should avoid addressing global challenges in the curriculum to prevent overwhelming students.
e. Lecturers should deliver the same lecture content every semester without modifying the teaching approach.
Case Study Using Research Methodology
A case study is a qualitative research approach aimed at deeply exploring a specific case, event, or phenomenon within its real-life context. This methodology is widely employed in various disciplines, including education, psychology, business, and social sciences, to uncover nuanced insights that cannot be obtained through other research methods.
Example of a Case Study
Imagine a study aimed at understanding the impact of online learning on high school students' academic performance. The researchers focus on one high school that has recently adopted a fully online learning system due to the COVID-19 pandemic.
Research Methodology Employed
1. Problem Identification
The researchers identify a specific issue: how online learning affects students' academic engagement and overall performance. This serves as the basis for the study.2. Selection of the Case
A high school with a diverse student body and a comprehensive online curriculum is selected. This school represents a unique case that can provide meaningful insights into the research question.3. Data Collection Techniques
Interviews: Researchers conduct semi-structured interviews with students, teachers, and parents to gather qualitative data on their experiences and perceptions.
Observation: Classroom activities during virtual sessions are observed to understand teaching strategies and student interactions.
Document Analysis: Researchers review student grades, attendance records, and feedback from online assessments to examine academic performance.
4. Data Analysis
The collected data is analyzed using thematic analysis to identify patterns and themes. For instance, researchers might find that students with higher self-discipline adapt better to online learning, while those lacking parental support face challenges.5. Findings and Implications
The study concludes that while online learning provides flexibility, it also requires strong self-motivation and digital literacy. Schools are encouraged to provide additional support for students struggling in this environment, such as mentoring programs or workshops on time management.
Conclusion:
By employing a case study methodology, researchers can obtain an in-depth understanding of a complex issue in a specific context. This approach not only highlights individual experiences but also offers recommendations that can inform broader educational policies or practices.
[soal]
Which of the following is NOT a data collection technique mentioned in the case study?
a. Semi-structured interviews
b. Classroom observations
c. Document analysis
d. Online surveys
e. Reviewing attendance records
Case Study Using Research Methodology
A case study is a qualitative research approach aimed at deeply exploring a specific case, event, or phenomenon within its real-life context. This methodology is widely employed in various disciplines, including education, psychology, business, and social sciences, to uncover nuanced insights that cannot be obtained through other research methods.
Example of a Case Study
Imagine a study aimed at understanding the impact of online learning on high school students' academic performance. The researchers focus on one high school that has recently adopted a fully online learning system due to the COVID-19 pandemic.
Research Methodology Employed
1. Problem Identification
The researchers identify a specific issue: how online learning affects students' academic engagement and overall performance. This serves as the basis for the study.2. Selection of the Case
A high school with a diverse student body and a comprehensive online curriculum is selected. This school represents a unique case that can provide meaningful insights into the research question.3. Data Collection Techniques
Interviews: Researchers conduct semi-structured interviews with students, teachers, and parents to gather qualitative data on their experiences and perceptions.
Observation: Classroom activities during virtual sessions are observed to understand teaching strategies and student interactions.
Document Analysis: Researchers review student grades, attendance records, and feedback from online assessments to examine academic performance.
4. Data Analysis
The collected data is analyzed using thematic analysis to identify patterns and themes. For instance, researchers might find that students with higher self-discipline adapt better to online learning, while those lacking parental support face challenges.5. Findings and Implications
The study concludes that while online learning provides flexibility, it also requires strong self-motivation and digital literacy. Schools are encouraged to provide additional support for students struggling in this environment, such as mentoring programs or workshops on time management.
Conclusion:
By employing a case study methodology, researchers can obtain an in-depth understanding of a complex issue in a specific context. This approach not only highlights individual experiences but also offers recommendations that can inform broader educational policies or practices.
[soal]
Based on the findings, what do researchers recommend schools implement to support students in online learning?
a. Advanced computer literacy programs
b. Stricter online attendance policies
c. Mentoring programs and workshops on time management
d. Reduced reliance on online learning platforms
e. Increased focus on traditional teaching methods
Anda diminta menandatangani laporan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa bimbingan Anda. Namun, Anda menyadari bahwa beberapa data yang dilaporkan mahasiswa tampak tidak valid. Apa yang akan Anda lakukan sebagai dosen yang menjunjung tinggi integritas sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi?
a. Menolak menandatangani laporan hingga mahasiswa melakukan verifikasi data secara menyeluruh dan memastikan semua data valid sesuai dengan kode etik penelitian.
b. Menunda penandatanganan dan meminta mahasiswa memperbaiki data berdasarkan bukti yang lebih valid sebelum laporan disahkan.
c. Menandatangani laporan tersebut karena sudah menjadi kewajiban pembimbing, meskipun ada data yang diragukan keabsahannya.
d. Menandatangani laporan tetapi memberi catatan khusus terkait kevalidan data untuk ditinjau lebih lanjut oleh pihak terkait.
e. Tidak menandatangani laporan dan memberikan bimbingan intensif kepada mahasiswa agar data dapat diperbaiki sesuai dengan standar akademik.
Anda mendapatkan undangan untuk menjadi pembicara pada seminar internasional yang bersinggungan dengan bidang keahlian Anda. Namun, jadwal seminar tersebut bertepatan dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dijanjikan sebelumnya kepada sebuah komunitas. Apa yang akan Anda lakukan sebagai dosen yang menjunjung tinggi keunggulan personal sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi?
a. Membatalkan kegiatan pengabdian masyarakat dan menghadiri seminar karena memberikan kesempatan pengakuan internasional lebih penting.
b. Meminta kolega menggantikan tugas pengabdian masyarakat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu, agar dapat tetap menghadiri seminar.
c. Menolak menghadiri seminar dan sepenuhnya fokus pada kegiatan pengabdian masyarakat sebagai komitmen yang telah dibuat sebelumnya.
d. Memprioritaskan kegiatan pengabdian masyarakat karena sudah dijanjikan, namun tetap berusaha memberikan kontribusi pada seminar melalui presentasi daring atau pengiriman makalah.
e. Menyampaikan kepada penyelenggara seminar bahwa jadwal tersebut berbenturan, dan meminta mereka mengatur ulang agar Anda dapat mengikuti keduanya.
Anda melihat adanya kekurangan dalam proses pembelajaran di kelas, yaitu kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam diskusi dan praktik. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, Anda ingin melakukan perubahan dalam metode mengajar. Apa yang akan Anda lakukan sebagai dosen yang memiliki keunggulan dalam penggerak perubahan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi?
a. Menerapkan perubahan secara bertahap sambil terus berdiskusi dengan mahasiswa dan kolega untuk memperbaiki metode pembelajaran.
b. Mengusulkan perubahan metode pembelajaran kepada atasan tanpa melibatkan mahasiswa atau rekan sejawat dalam diskusi awal.
c. Mencari umpan balik dari mahasiswa dan rekan sejawat untuk memahami permasalahan lebih dalam sebelum memulai perubahan.
d. Mengajak mahasiswa dan kolega untuk berkolaborasi dalam merancang dan mengimplementasikan perubahan metode pembelajaran secara bersama-sama.
e. Menerapkan perubahan dengan segera tanpa berkonsultasi dengan mahasiswa atau kolega untuk menghindari penundaan.
Anda dihadapkan pada mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi kuliah. Mahasiswa ini merasa cemas dan enggan bertanya di kelas karena takut terlihat bodoh di depan teman-temannya. Apa yang akan Anda lakukan untuk membantu mahasiswa tersebut, dengan memperhatikan keunggulan kompetensi sosial sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi?
a. Mengabaikan masalah tersebut karena mahasiswa harus belajar mandiri dan tidak bergantung pada dosen.
b. Menciptakan ruang diskusi kelompok yang lebih informal agar mahasiswa dapat bertanya dengan lebih nyaman dan tanpa rasa takut, serta mengadakan sesi bimbingan untuk memastikan pemahaman yang lebih baik.
c. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya setelah kelas dan memberi dukungan agar mahasiswa merasa lebih nyaman.
d. Mengadakan sesi bimbingan pribadi di luar kelas untuk membantu mahasiswa yang kesulitan dan memberikan motivasi secara pribadi.
e. Menyuruh mahasiswa untuk bertanya langsung kepada dosen di luar kelas, tanpa memperhatikan perasaan atau kekhawatiran mahasiswa.
