Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

100 soal Pemajuan Kebudayaan

Total questions: 104

Worksheet time: 57mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan "Pemajuan Kebudayaan" dalam UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Upaya pelindungan dan pengembangan budaya lokal

b)

Peningkatan kontribusi budaya Indonesia melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan

c)

Pelestarian kebudayaan daerah secara eksklusif

d)

Penyediaan sarana budaya untuk masyarakat

e)

Kolaborasi internasional dalam seni budaya

2.

Berapa lama jangka waktu Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan?

a)

5 tahun

b)

10 tahun

c)

20 tahun

d)

25 tahun

e)

Tidak ada batas waktu

3.

Apa tujuan utama Pemajuan Kebudayaan menurut Pasal 4 UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

b)

Melestarikan warisan budaya bangsa

c)

Mewujudkan masyarakat madani

d)

Semua jawaban benar

e)

Meningkatkan pariwisata budaya

4.

Apa yang dimaksud dengan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah?

a)

Dokumen yang berisi usulan strategi Pemajuan Kebudayaan nasional

b)

Dokumen tentang kondisi dan permasalahan budaya daerah serta rekomendasinya

c)

Strategi pemerintah pusat dalam pelestarian budaya lokal

d)

Peta warisan budaya takbenda nasional

e)

Daftar objek Pemajuan Kebudayaan

5.

Apa yang termasuk dalam Objek Pemajuan Kebudayaan?

a)

Seni, bahasa, ritus, dan permainan rakyat

b)

Teknologi modern dan tradisional

c)

Ekosistem budaya

d)

Semua jawaban benar

e)

Adat istiadat saja

6.

Apa fungsi Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu sesuai PP No. 87 Tahun 2021?

a)

Membuat katalog budaya untuk publikasi internasional

b)

Mengintegrasikan data Kebudayaan sebagai acuan utama Pemajuan Kebudayaan

c)

Mengatur koleksi budaya di Museum nasional

d)

Mengawasi pengelolaan budaya oleh pemerintah daerah

e)

Membatasi akses informasi kebudayaan untuk menjaga orisinalitas

7.

Apa isi utama Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan?

a)

Visi, misi, tujuan, perencanaan, dan alat ukur capaian

b)

Daftar cagar budaya yang dilindungi

c)

Strategi pemasaran budaya Indonesia

d)

Kebijakan pembangunan kebudayaan daerah

e)

Pedoman pembinaan SDM Kebudayaan

8.

Apa tahapan dalam inventarisasi Objek Pemajuan Kebudayaan?

a)

Pencatatan, pendokumentasian, penetapan, dan pemutakhiran data

b)

Penilaian, publikasi, dan pelaporan

c)

Pendaftaran dan konservasi budaya

d)

Pencatatan dan evaluasi kebijakan

e)

Penetapan status cagar budaya

9.

Siapa yang bertugas menetapkan hasil pencatatan dan pendokumentasian Objek Pemajuan Kebudayaan?

a)

Menteri

b)

Gubernur

c)

Kepala Museum

d)

Tim Ahli Cagar Budaya Nasional

e)

Direktorat Jenderal Kebudayaan

10.

Apa manfaat diplomasi budaya dalam Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan?

a)

Meningkatkan kerja sama internasional dan citra Indonesia di dunia

b)

Menambah koleksi budaya internasional

c)

Membantu pemulangan koleksi budaya

d)

Memfasilitasi penelitian lintas negara

e)

Membatasi akses terhadap warisan budaya

11.

Apa prinsip dasar pengelolaan Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu?

a)

Kedaulatan, keamanan, dan ketahanan nasional

b)

Keterbukaan akses untuk semua pihak

c)

Kerja sama internasional dalam pengelolaan data

d)

Kebijakan berbasis masyarakat

e)

Penyederhanaan data melalui digitalisasi

12.

Apa langkah pertama dalam pelindungan budaya lokal yang hampir punah?

a)

Revitalisasi melalui penggalian data dan penggunaan ulang

b)

Digitalisasi data budaya untuk arsip

c)

Publikasi internasional untuk pengakuan global

d)

Penetapan status cagar budaya nasional

e)

Penjualan koleksi untuk pelestarian

13.

Bagaimana pengembangan kebudayaan dilakukan sesuai UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Penyebarluasan, pengkajian, dan pengayaan keberagaman

b)

Pelatihan SDM Kebudayaan

c)

Kerja sama internasional dalam diplomasi budaya

d)

Peningkatan investasi budaya lokal

e)

Pembuatan replika koleksi budaya

14.

Apa yang menjadi dasar bagi kementerian/lembaga dalam menyusun anggaran Pemajuan Kebudayaan?

a)

Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan

b)

Strategi Kebudayaan Nasional

c)

Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

d)

Dokumen pelestarian budaya lokal

15.

Siapakah lembaga dalam menyusun anggaran Pemajuan Kebudayaan?

a)

Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan

b)

Strategi Kebudayaan Nasional

c)

Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

d)

Dokumen pelestarian budaya lokal

e)

Hasil evaluasi kebijakan budaya

16.

Apa konsekuensi hukum bagi industri yang menyalahgunakan izin Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan?

a)

Teguran lisan, teguran tertulis, denda administratif, hingga pencabutan izin

b)

Pemblokiran akses data budaya nasional

c)

Penahanan koleksi budaya untuk sementara waktu

d)

Penghapusan status perusahaan dari daftar legal

e)

Penutupan operasional secara permanen

17.

Apa yang dimaksud dengan Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu sesuai PP No. 87 Tahun 2021?

a)

Basis data kebudayaan Indonesia untuk pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan budaya

b)

Daftar objek budaya yang siap dijual

c)

Sistem evaluasi pariwisata berbasis budaya

d)

Kumpulan koleksi Museum nasional

e)

Arsip kebijakan kebudayaan nasional

18.

Apa tahapan teknis yang harus dilakukan dalam pelindungan budaya yang terancam punah?

a)

Memindahkan budaya tersebut ke Museum nasional

b)

Membatasi akses masyarakat terhadap budaya tersebut

c)

Menyerahkan pelindungan kepada lembaga internasional

d)

Pencatatan, inventarisasi, digitalisasi, dan revitalisasi budaya tersebut

e)

Mengadopsi budaya baru untuk menggantikan budaya lama

19.

Siapa yang berperan dalam menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD)?

a)

Pemerintah Daerah dengan partisipasi masyarakat

b)

UNESCO

c)

Tim ahli budaya internasional

d)

Pelaku seni daerah

e)

Kementerian Luar Negeri

20.

Apa salah satu tujuan utama UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Melindungi keberagaman budaya Indonesia

b)

Membuka akses budaya Indonesia untuk investasi asing

c)

Menghapus budaya yang tidak sesuai dengan modernitas

d)

Menstandarkan semua budaya Indonesia

e)

Menyelaraskan budaya daerah dengan tren global

21.

Apa fungsi utama diplomasi budaya sesuai UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Meningkatkan citra bangsa melalui kebudayaan

b)

Memasarkan koleksi budaya ke pasar internasional

c)

Menghapus kebudayaan yang tidak diakui secara global

d)

Menarik investor asing ke sektor budaya

e)

Mengurangi keberagaman budaya di Indonesia

22.

Apa yang menjadi tujuan utama Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan (RIPK)?

a)

Menentukan arah kebijakan kebudayaan selama 20 tahun ke depan

b)

Menghapus budaya yang tidak produktif

c)

Memusatkan kebudayaan di kota besar

d)

Menstandarkan semua Museum di Indonesia

e)

Membatasi pengembangan budaya lokal

23.

Siapa yang bertanggung jawab melaksanakan pendataan OPK di tingkat daerah?

a)

Tim Ahli Kebudayaan Nasional

b)

Direktorat Jenderal Kebudayaan

c)

Pelaku seni lokal

d)

Universitas yang relevan

e)

Pemerintah Daerah

24.

Apa yang dimaksud dengan pelindungan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK)?

a)

Upaya melestarikan keberadaan dan nilai budaya dari ancaman kepunahan

b)

Menghapuskan objek budaya yang tidak populer

c)

Menjual objek budaya untuk keperluan ekonomi

d)

Memindahkan objek budaya ke Museum nasional

e)

Semua jawaban benar

25.

Siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu?

a)

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

b)

Universitas yang memiliki program studi kebudayaan

c)

Museum nasional

d)

Pelaku seni lokal

e)

Masyarakat umum

26.

Apa indikator keberhasilan pelaksanaan Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu?

a)

Peningkatan jumlah wisatawan budaya setiap tahun

b)

Ketersediaan data kebudayaan yang terintegrasi dan dapat diakses oleh semua pihak terkait

c)

Jumlah data yang dipublikasikan secara internasional

d)

Persentase digitalisasi data budaya lokal

e)

Pengakuan internasional terhadap Sistem Pendataan Kebudayaan

27.

Apa saja tahapan dalam penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD)?

a)

Pengumpulan data, analisis, rekomendasi, dan pelaporan

b)

Publikasi budaya ke luar negeri

c)

Pembentukan tim ahli dan pencarian sponsor

d)

Pemilihan budaya unggulan untuk dipasarkan

e)

Digitalisasi data budaya lokal

28.

Apa fungsi diplomasi budaya dalam pelindungan budaya lokal?

a)

Memperkenalkan budaya lokal ke dunia internasional untuk meningkatkan kesadaran global

b)

Menjual budaya lokal ke pasar seni global

c)

Memusatkan pelindungan budaya di wilayah urban

d)

Mengurangi budaya lokal yang tidak relevan

e)

Mengintegrasikan budaya lokal ke dalam budaya global

29.

Apa yang dimaksud dengan pengembangan kebudayaan dalam UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Upaya meningkatkan nilai budaya melalui pengkajian, pengayaan, dan penyebarluasan

b)

Meningkatkan pendapatan ekonomi dari budaya

c)

Meningkatkan jumlah wisatawan budaya

d)

Membuat budaya baru untuk menggantikan budaya lama

e)

Menghapus budaya yang tidak sesuai dengan zaman

30.

Apa peran pemerintah daerah dalam pelindungan budaya lokal yang hampir punah?

a)

Mengintegrasikan budaya lokal ke dalam budaya modern

b)

Membatasi akses masyarakat ke budaya tersebut

c)

Menyerahkan budaya tersebut ke UNESCO untuk dilestarikan

d)

Membuat program revitalisasi melalui kajian ilmiah dan pelibatan masyarakat

e)

Mengganti budaya lama dengan budaya baru yang lebih relevan

31.

Apa langkah teknis dalam revitalisasi budaya lokal?

a)

Membuat replika budaya untuk keperluan komersial

b)

Digitalisasi dan pendaftaran ke UNESCO

c)

Pembuatan Museum khusus budaya tersebut

d)

Kajian mendalam, pelibatan masyarakat, dan pengintegrasian budaya ke dalam program lokal

e)

Mengadopsi budaya lokal ke dalam program modernisasi

32.

Bagaimana prinsip kedaulatan diterapkan dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu?

a)

Menjamin data kebudayaan dikelola oleh Indonesia tanpa intervensi asing

b)

Membuka akses data budaya kepada negara lain

c)

Memberikan hak pengelolaan data kepada lembaga internasional

d)

Mengintegrasikan data budaya ke dalam sistem global

e)

Semua jawaban benar

33.

Apa indikator keberhasilan pemanfaatan OPK dalam pengembangan budaya lokal?

a)

Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya

b)

Jumlah OPK yang dijual ke pasar seni internasional

c)

Pengakuan budaya oleh lembaga internasional

d)

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi OPK

e)

Semua jawaban benar

34.

Bagaimana keterlibatan masyarakat dalam diplomasi budaya dapat meningkatkan efektivitasnya?

a)

Dengan membatasi budaya lokal hanya untuk masyarakat lokal

b)

Dengan menyerahkan semua kegiatan budaya kepada pemerintah pusat

c)

Dengan mendukung dan berpartisipasi dalam program budaya yang diadakan pemerintah

d)

Dengan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam budaya global

e)

Dengan hanya mempromosikan budaya daerah tertentu

35.

Bagaimana peran pelaku seni dalam penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah?

a)

Memberikan masukan terkait kondisi, potensi, dan kebutuhan kebudayaan

b)

Mengambil alih seluruh proses penyusunan

c)

Menyusun kebijakan kebudayaan daerah secara mandiri

d)

Mengurangi jumlah budaya lokal yang dianggap kurang menarik

e)

Meningkatkan keuntungan ekonomi dari budaya lokal

36.

Apa peran Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dalam diplomasi budaya?

a)

Sebagai daftar budaya lokal yang hanya dilindungi di daerah asal

b)

Sebagai bahan referensi untuk promosi budaya di tingkat internasional

c)

Untuk membatasi budaya lokal agar tidak diakses internasional

d)

Untuk menggantikan budaya lokal dengan budaya modern

e)

Sebagai alat untuk negosiasi ekonomi

37.

Apa langkah pertama dalam pendataan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) menurut PP No. 87 Tahun 2021?

a)

Dokumentasi melalui foto dan video

b)

Penetapan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

c)

Publikasi hasil pendataan secara daring

d)

Registrasi ke dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu

e)

Inventarisasi oleh Tim Ahli Cagar Budaya

38.

Apa saja ancaman yang diidentifikasi dalam pelindungan OPK?

a)

Modernisasi, globalisasi, dan kurangnya pelibatan masyarakat

b)

Digitalisasi budaya lokal

c)

Dominasi budaya lokal atas budaya asing

d)

Peningkatan populasi di kawasan budaya

e)

Semua jawaban benar

39.

Apa fungsi utama Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu (SPKT)?

a)

Membatasi akses terhadap data budaya yang bersifat sensitif

b)

Menyediakan data terpadu sebagai acuan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan OPK

c)

Menciptakan standar internasional untuk koleksi budaya

d)

Mengintegrasikan data kebudayaan dengan sektor pariwisata

e)

Mengarsipkan data budaya untuk penelitian akademis

40.

Apa definisi diplomasi budaya menurut UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Upaya memperkenalkan budaya lokal di dalam negeri

b)

Usaha meningkatkan citra bangsa melalui kebudayaan di tingkat internasional

c)

Kolaborasi seni lokal dan internasional untuk pameran Museum

d)

Promosi kebudayaan untuk sektor pariwisata

e)

Menciptakan budaya baru yang relevan dengan globalisasi

41.

Apa tujuan utama diplomasi budaya dalam Pemajuan Kebudayaan?

a)

Memperkuat identitas nasional di mata dunia

b)

Menambah pendapatan ekonomi dari sektor budaya

c)

Meningkatkan kunjungan wisatawan asing

d)

Membuka peluang investasi internasional di sektor kebudayaan

e)

Memusatkan kebudayaan di ibu kota negara

42.

Siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan diplomasi budaya di tingkat nasional?

a)

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

b)

Menteri Luar Negeri

c)

Pemerintah Daerah

d)

Semua jawaban benar

e)

UNESCO

43.

Apa manfaat utama diplomasi budaya bagi hubungan internasional?

a)

Meningkatkan kerja sama antarnegara melalui pengakuan dan apresiasi budaya

b)

Memasarkan produk budaya untuk sektor ekonomi

c)

Menarik investasi dari negara asing

d)

Membatasi interaksi budaya antarnegara

e)

Mengadopsi budaya negara lain ke Indonesia

44.

Apa bentuk implementasi diplomasi budaya di tingkat internasional?

a)

Pameran seni, pertunjukan budaya, dan festival budaya di luar negeri

b)

Menjual koleksi budaya ke negara lain

c)

Melakukan pertukaran budaya dengan UNESCO

d)

Membatasi akses budaya lokal untuk masyarakat asing

e)

Mendirikan Museum internasional di Indonesia

45.

Bagaimana data kebudayaan lokal harus didokumentasikan?

a)

Menyimpan dokumen tertulis di kantor pemerintah daerah

b)

Menerbitkan data melalui jurnal akademik

c)

Menggunakan metode digitalisasi untuk memastikan keberlanjutan akses data

d)

Membatasi akses data untuk melindungi hak cipta

e)

Menyerahkan data kepada pihak swasta

46.

Apa peran Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dalam diplomasi budaya?

a)

Sebagai alat untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia di luar negeri

b)

Sebagai koleksi pribadi yang dipamerkan internasional

c)

Untuk mengintegrasikan budaya lokal ke dalam budaya global

d)

Sebagai objek yang hanya dipertahankan di wilayah Indonesia

e)

Untuk mengurangi konflik budaya antarnegara

47.

Bagaimana prinsip pelestarian budaya lokal diterapkan dalam diplomasi budaya?

a)

Menjual budaya lokal sebagai bagian dari promosi internasional

b)

Memastikan budaya lokal tetap terlindungi meskipun diperkenalkan ke dunia internasional

c)

Mengintegrasikan budaya lokal dengan budaya negara lain

d)

Menstandarkan semua budaya lokal agar lebih relevan secara global

e)

Mengurangi akses budaya lokal untuk melindungi orisinalitasnya

48.

Apa tantangan utama dalam pelaksanaan diplomasi budaya?

a)

Kurangnya dokumentasi dan pengakuan internasional terhadap budaya lokal

b)

Persaingan antarnegara dalam mempromosikan budaya

c)

Kekurangan dana untuk kegiatan budaya internasional

d)

Semua jawaban benar

e)

Hanya melibatkan budaya modern

49.

Bagaimana diplomasi budaya mendukung pembangunan berkelanjutan?

a)

Dengan mempromosikan nilai-nilai budaya yang mendukung harmoni dan keberlanjutan

b)

Dengan meningkatkan nilai ekonomi budaya lokal

c)

Dengan menghapus budaya yang tidak relevan

d)

Dengan mengadopsi praktik budaya asing

e)

Dengan membatasi budaya lokal hanya pada kelompok tertentu

50.

Apa strategi yang digunakan untuk meningkatkan efektivitas diplomasi budaya Indonesia?

a)

Mengintegrasikan budaya lokal dengan tren internasional tanpa mengurangi identitasnya

b)

Meningkatkan kolaborasi dengan lembaga internasional seperti UNESCO

c)

Memperbanyak festival budaya di luar negeri

d)

Semua jawaban benar

e)

Hanya mempromosikan budaya modern

51.

Apa indikator keberhasilan diplomasi budaya di tingkat internasional?

a)

Peningkatan apresiasi terhadap budaya Indonesia di luar negeri

b)

Jumlah festival budaya yang diadakan setiap tahun

c)

Pendapatan dari sektor pariwisata budaya

d)

Jumlah budaya lokal yang diadopsi oleh negara lain

e)

Semua jawaban benar

52.

Bagaimana keterlibatan masyarakat dalam diplomasi budaya dapat meningkatkan efektivitasnya?

a)

Dengan mendukung dan berpartisipasi dalam program budaya yang diadakan pemerintah

b)

Dengan membatasi budaya lokal hanya untuk masyarakat lokal

c)

Dengan menyerahkan semua kegiatan budaya kepada pemerintah pusat

d)

Dengan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam budaya global

e)

Dengan hanya mempromosikan budaya daerah tertentu

53.

Bagaimana pelaku seni lokal dapat berperan dalam diplomasi budaya?

a)

Berpartisipasi dalam pameran dan pertunjukan budaya internasional

b)

Mengurangi penggunaan budaya tradisional

c)

Mengadopsi budaya asing sebagai bagian dari kreasi seni mereka

d)

Membatasi pertunjukan seni hanya untuk komunitas lokal

e)

Tidak berpartisipasi dalam program internasional

54.

Apa peran Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dalam diplomasi budaya?

a)

Sebagai bahan referensi untuk promosi budaya di tingkat internasional

b)

Sebagai daftar budaya lokal yang hanya dilindungi di daerah asal

c)

Untuk membatasi budaya lokal agar tidak diakses internasional

d)

Untuk menggantikan budaya lokal dengan budaya modern

e)

Sebagai alat untuk negosiasi ekonomi

55.

Bagaimana diplomasi budaya dapat memperkuat hubungan antarnegara?

a)

Dengan mempromosikan nilai budaya yang mendorong kerja sama dan pemahaman lintas budaya

b)

Dengan memperbanyak koleksi budaya asing

c)

Dengan memusatkan promosi hanya pada seni modern

d)

Dengan mengurangi keberagaman budaya lokal

e)

Dengan membatasi interaksi budaya antarnegara

56.

Apa langkah pertama dalam pendataan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) menurut PP No. 87 Tahun 2021?

a)

Registrasi ke dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu

b)

Dokumentasi melalui foto dan video

c)

Penetapan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

d)

Publikasi hasil pendataan secara daring

e)

Inventarisasi oleh Tim Ahli Cagar Budaya

57.

Apa fungsi utama Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu (SPKT)?

a)

Menyediakan data terpadu sebagai acuan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan OPK

b)

Membatasi akses terhadap data budaya yang bersifat sensitif

c)

Menciptakan standar internasional untuk koleksi budaya

d)

Mengintegrasikan data kebudayaan dengan sektor pariwisata

58.

Siapa yang bertanggung jawab melaksanakan pendataan OPK di tingkat daerah?

a)

Pemerintah Daerah

b)

Tim Ahli Kebudayaan Nasional

c)

Direktorat Jenderal Kebudayaan

d)

Pelaku seni lokal

e)

Universitas yang relevan

59.

Apa yang dimaksud dengan pelindungan OPK dalam konteks teknis?

a)

Upaya memastikan keberadaan dan nilai budaya terhindar dari ancaman kepunahan

b)

Penghapusan objek budaya yang tidak relevan

c)

Pendaftaran objek ke UNESCO

d)

Publikasi budaya melalui media sosial

e)

Digitalisasi semua objek budaya

60.

Bagaimana data kebudayaan lokal harus didokumentasikan?

a)

Menggunakan metode digitalisasi untuk memastikan keberlanjutan akses data

b)

Menyimpan dokumen tertulis di kantor pemerintah daerah

c)

Menerbitkan data melalui jurnal akademik

d)

Membatasi akses data untuk melindungi hak cipta

e)

Menyerahkan data kepada pihak swasta

61.

Apa tahapan teknis yang harus dilakukan dalam pelindungan budaya yang terancam punah?

a)

Pencatatan, inventarisasi, digitalisasi, dan revitalisasi budaya tersebut

b)

Memindahkan budaya tersebut ke Museum nasional

c)

Membatasi akses masyarakat terhadap budaya tersebut

d)

Menyerahkan pelindungan kepada lembaga internasional

e)

Mengadopsi budaya baru untuk menggantikan budaya lama

62.

Apa indikator keberhasilan pelaksanaan Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu?

a)

Ketersediaan data kebudayaan yang terintegrasi dan dapat diakses oleh semua pihak terkait

b)

Peningkatan jumlah wisatawan budaya setiap tahun

c)

Jumlah data yang dipublikasikan secara internasional

d)

Persentase digitalisasi data budaya lokal

e)

Pengakuan internasional terhadap Sistem Pendataan Kebudayaan

63.

Bagaimana mekanisme pemutakhiran data OPK dilakukan?

a)

Secara berkala oleh pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat

b)

Hanya ketika ada perubahan besar dalam kebudayaan lokal

c)

Setelah evaluasi dari lembaga internasional

d)

Berdasarkan keputusan Menteri Kebudayaan

e)

Secara sukarela oleh komunitas seni lokal

64.

Apa langkah teknis dalam revitalisasi budaya lokal?

a)

Kajian mendalam, pelibatan masyarakat, dan pengintegrasian budaya ke dalam program lokal

b)

Membuat replika budaya untuk keperluan komersial

c)

Digitalisasi dan pendaftaran ke UNESCO

d)

Pembuatan Museum khusus budaya tersebut

e)

Mengadopsi budaya lokal ke dalam program modernisasi

65.

Bagaimana prinsip pelestarian diterapkan dalam pendokumentasian OPK?

a)

Dengan memastikan data OPK mudah diakses tanpa mengurangi autentisitasnya

b)

Membatasi akses publik terhadap data budaya

c)

Menciptakan model bisnis untuk budaya lokal

d)

Mengintegrasikan budaya dengan tren global

e)

Menyerahkan data budaya kepada lembaga internasional

66.

Apa tantangan teknis dalam pelindungan OPK berbasis tradisi lisan?

a)

Dokumentasi dan pelestarian memerlukan pendekatan multidisiplin, termasuk teknologi digital dan linguistik

b)

Kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di daerah terpencil

c)

Tidak adanya standar dokumentasi yang seragam

d)

Kesulitan mendapatkan izin dari masyarakat adat

e)

Semua jawaban benar

67.

Bagaimana pelindungan budaya yang ada di wilayah konflik dilakukan secara teknis?

a)

Melalui pendokumentasian darurat dan pelibatan lembaga internasional untuk pelestarian

b)

Memindahkan budaya tersebut ke daerah aman

c)

Menyerahkan pengelolaan budaya kepada lembaga non-pemerintah

d)

Membatasi akses budaya hingga konflik berakhir

e)

Menstandarkan budaya tersebut di tingkat nasional

68.

Bagaimana teknologi berperan dalam pengembangan OPK?

a)

Meningkatkan nilai ekonomi budaya melalui aplikasi komersial

b)

Membuka akses digital terhadap budaya lokal melalui platform daring

c)

Membatasi pelestarian budaya di daerah tertentu

d)

Menghapus budaya yang sulit didokumentasikan

69.

Apa metode teknis yang digunakan dalam digitalisasi OPK berbasis material (fisik)?

a)

Pemindaian 3D, fotografi resolusi tinggi, dan penyimpanan dalam database digital

b)

Mendokumentasikan melalui catatan tertulis

c)

Pembuatan salinan fisik untuk pameran

d)

Menyimpan objek asli di lokasi tertentu

e)

Tidak memerlukan metode khusus

70.

Bagaimana teknologi berperan dalam pengembangan OPK?

a)

Membuka akses digital terhadap budaya lokal melalui platform daring

b)

Meningkatkan nilai ekonomi budaya melalui aplikasi komersial

c)

Membatasi pelestarian budaya di daerah tertentu

d)

Menghapus budaya yang sulit didokumentasikan

e)

Semua jawaban benar

71.

Bagaimana pendokumentasian budaya takbenda yang berbasis ritus dilakukan secara teknis?

a)

Melalui perekaman video, wawancara, dan penulisan narasi mendetail

b)

Mendigitalisasi semua aspek ritus untuk dipublikasikan

c)

Membuat salinan fisik dari objek yang digunakan dalam ritus

d)

Menstandarkan semua ritus agar seragam di seluruh daerah

e)

Membatasi dokumentasi hanya pada bagian visual

72.

Apa tujuan utama dari pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK)?

a)

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui nilai ekonomi, sosial, dan edukasi OPK

b)

Membatasi akses terhadap budaya untuk menjaga orisinalitas

c)

Mengintegrasikan budaya lokal dengan budaya global

d)

Membuat koleksi budaya menjadi lebih modern

e)

Menjual budaya untuk kebutuhan internasional

73.

Siapa yang bertanggung jawab dalam melaksanakan pemanfaatan OPK di tingkat daerah?

a)

Pemerintah Daerah

b)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

c)

Tim Ahli Cagar Budaya Nasional

d)

Pelaku seni lokal

e)

Masyarakat adat

74.

Apa langkah pertama dalam proses pemanfaatan OPK?

a)

Identifikasi potensi OPK yang sesuai dengan tujuan pemanfaatan

b)

Menetapkan status OPK sebagai Cagar Budaya

c)

Mengintegrasikan OPK dengan kebijakan internasional

d)

Menghapus OPK yang tidak relevan

e)

Membuat salinan digital dari OPK

75.

Apa yang menjadi dasar hukum dalam pemanfaatan OPK untuk pendidikan?

a)

UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan

b)

UU Sistem Pendidikan Nasional

c)

PP tentang Kebijakan Pendidikan Nasional

d)

Peraturan tentang Cagar Budaya Internasional

e)

Semua jawaban benar

76.

Apa yang dimaksud dengan Pemajuan Kebudayaan dalam UU No. 5 Tahun 2017?

a)

Upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan

b)

Penghapusan budaya yang tidak relevan

c)

Peningkatan nilai ekonomi budaya lokal

d)

Pembentukan budaya baru yang sesuai tren global

e)

Pengintegrasian budaya lokal ke dalam budaya nasional

77.

Apa tahapan dalam pengembangan OPK untuk kegiatan ekonomi?

a)

Identifikasi potensi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pemanfaatan

b)

Digitalisasi data OPK untuk akses publik

c)

Menjual budaya lokal melalui media sosial

d)

Menyerahkan OPK kepada UNESCO

e)

Membatasi penggunaan OPK untuk masyarakat adat

78.

Bagaimana OPK digunakan dalam diplomasi budaya?

a)

Memperkenalkan budaya lokal ke dunia internasional melalui pameran dan festival

b)

Membatasi akses internasional terhadap OPK tertentu

c)

Menggunakan OPK untuk menambah nilai ekonomi nasional

d)

Membuat replika OPK untuk keperluan komersial

e)

Mengintegrasikan OPK dengan program internasional tanpa batasan

79.

Apa indikator keberhasilan pemanfaatan OPK dalam pendidikan?

a)

Peningkatan kesadaran dan pemahaman budaya di kalangan peserta didik

b)

Penambahan koleksi budaya baru untuk pendidikan

c)

Peningkatan jumlah kunjungan ke Museum budaya

d)

Penghapusan budaya yang sulit dipahami

e)

Semua jawaban benar

80.

Apa tantangan utama dalam pemanfaatan OPK untuk sektor pariwisata?

a)

Menjaga keseimbangan antara pelindungan dan komersialisasi budaya

b)

Kesulitan dalam membuat replika OPK untuk turis

c)

Kurangnya data digital untuk publikasi

d)

Ketergantungan pada musim wisata

e)

Semua jawaban benar

81.

Apa yang menjadi fokus utama dalam pengembangan OPK untuk keberlanjutan?

4 lines
82.

Apa yang menjadi fokus utama dalam pengembangan OPK untuk keberlanjutan?

a)

Pelestarian nilai budaya dan pengurangan dampak negatif terhadap masyarakat lokal

b)

Mengintegrasikan budaya lokal dengan teknologi modern

c)

Meningkatkan pendapatan ekonomi daerah

d)

Menyelaraskan OPK dengan kebutuhan global

e)

Menghapus budaya lokal yang tidak produktif

83.

Apa langkah teknis dalam integrasi OPK ke dalam kurikulum pendidikan?

a)

Penyusunan modul berbasis budaya dengan melibatkan ahli kebudayaan dan pendidik

b)

Penerbitan buku panduan OPK untuk siswa

c)

Membatasi akses budaya lokal pada lembaga pendidikan tertentu

d)

Menstandarkan semua OPK untuk pembelajaran di sekolah

e)

Digitalisasi semua OPK untuk tujuan edukasi

84.

Bagaimana pelibatan masyarakat dalam pemanfaatan OPK dilakukan secara teknis?

a)

Dengan menyediakan pelatihan dan pendampingan kepada komunitas lokal

b)

Membatasi penggunaan OPK hanya pada masyarakat adat

c)

Menyerahkan seluruh pengelolaan kepada lembaga internasional

d)

Mengintegrasikan OPK dengan kebijakan nasional tanpa konsultasi lokal

e)

Menstandarkan OPK untuk keperluan komersial

85.

Apa yang harus dilakukan dalam pemanfaatan OPK yang berbasis tradisi lisan?

a)

Dokumentasi dalam bentuk audio, video, dan transkripsi teks

b)

Membuat replika visual dari tradisi lisan

c)

Menyediakan akses daring untuk semua tradisi lisan

d)

Membatasi dokumentasi hanya pada aspek visual

e)

Mengintegrasikan tradisi lisan dengan budaya modern

86.

Apa kriteria utama untuk menentukan kelayakan OPK digunakan dalam pameran internasional?

a)

Relevansi budaya, nilai historis, dan daya tarik universal OPK

b)

Nilai ekonomi OPK

c)

Kemampuan untuk membuat replika OPK

d)

Ketersediaan teknologi pendukung

e)

Dukungan dari komunitas lokal

87.

Bagaimana evaluasi teknis dilakukan pada OPK yang sudah dimanfaatkan?

a)

Melalui pengukuran dampak budaya, sosial, dan ekonomi OPK secara berkala

b)

Dengan menilai jumlah pengunjung yang terlibat

c)

Melakukan survei kepada masyarakat internasional

d)

Membuat laporan tahunan untuk pemerintah daerah

e)

Semua jawaban benar

88.

Apa langkah pertama dalam pelindungan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK)?

a)

Digitalisasi semua data budaya

b)

Inventarisasi melalui Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu

c)

Penetapan status cagar budaya

d)

Penyebarluasan ke masyarakat

e)

Publikasi hasil pelindungan

89.

Siapa yang bertanggung jawab melakukan pengembangan OPK di tingkat nasional?

a)

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

b)

Pemerintah Daerah

c)

Organisasi masyarakat budaya

d)

Lembaga internasional seperti UNESCO

e)

Museum Nasional

90.

Apa manfaatan OPK?

a)

Menguatkan ideologi, sosial, budaya, ekonomi, dan pertahanan nasional

b)

Meningkatkan pariwisata lokal

c)

Menyediakan hiburan untuk masyarakat

d)

Mengkomersialisasi semua OPK

e)

Mendigitalisasi tradisi lokal

91.

Apa yang dimaksud dalam konteks Pemajuan Kebudayaan?

a)

Upaya pemberdayaan SDM, lembaga, dan pranata budaya untuk meningkatkan peran aktif masyarakat

b)

Membatasi kegiatan budaya untuk melindungi orisinalitas

c)

Menstandarkan budaya lokal dengan budaya nasional

d)

Pembuatan replika OPK untuk edukasi

e)

Semua jawaban benar

92.

Apa kriteria utama pemberian peda individu yang berjasa dalam Pemajuan Kebudayaan?

a)

Memiliki karya yang berpengaruh di tingkat daerah, nasional, atau internasional

b)

Meningkatkan ekonomi lokal

c)

Mendapatkan penghargaan internasional

d)

Mendirikan Museum baru

e)

Memiliki koleksi budaya pribadi yang unik

93.

Apa yang menjadi pelindungan OPK?

a)

Inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan, dan publikasi

b)

Publikasi internasional tanpa penetapan status

c)

Digitalisasi semua OPK untuk pameran daring

d)

Mengintegrasikan OPK ke dalam pariwisata global

e)

Pembuatan replika untuk keperluan pendidikan

94.

Apa tujuan dari penyebarluasan OPK dalam pengembangan keb?

a)

Memberikan akses masyarakat terhadap nilai budaya lokal

b)

Memindahkan OPK ke Museum internasional

c)

Mengurangi akses terhadap budaya asing

d)

Menstandarkan budaya lokal di tingkat nasional

e)

Membatasi akses budaya hanya untuk komunitas tertentu

95.

Bagaimana Pemerintah Daerah melaksanakan pembinaan Pemajuan Kebudayaan?

a)

Melalui pelatihan SDM kebudayaan, peningkatan mutu lembaga budaya, dan pengembangan jejaring budaya

b)

Membatasi kegiatan budaya pada acara resmi saja

c)

Meningkatkan pendapatan pariwisata budaya

d)

Mengintegrasikan OPK dengan teknologi modern

e)

Menyerahkan tugas pembinaan kepada pihak ketiga

96.

Apa manfaat kolaborasi antarbudaya dalam Pemanfaatan OPK?

a)

Memperkuat hubuyah dan menciptakan inovasi budaya baru

b)

Menstandarkan budaya daerah untuk kegiatan nasional

c)

Mengurangi peran budaya tradisional

d)

Menggantikan tradisi lama dengan tradisi baru

e)

Meningkatkan ekonomi melalui penjualan budaya

97.

Bagaimana Pemerintah memberikan insentif kepada individu yang berkontribusi dalam Pemajuan Kebudayaan?

a)

Melalui pembebasan pajak, fasilitas pendidikan, dan hibah kebudayaan

b)

Menyerahkan seluruh tugas pengelolaan budaya kepada mereka

c)

Memberikan status istimewa sebagai pelaku budaya

d)

Mengintegrasikan peran mereka dengan lembaga internasional

e)

Membatasi peran mereka dalam kegiatan budaya tertentu

98.

Apa langkah teknis dalam pengamanan OPK yang terancam punah?

a)

Pelestarkumentasi, digitalisasi, dan keterlibatan masyarakat

b)

Mengintegrasikan OPK dengan budaya global

c)

Membatasi akses masyarakat terhadap OPK tersebut

d)

Membuat salinan replika untuk kebutuhan pariwisata

e)

Menghapus OPK yang tidak relevan dengan modernitas

99.

Apa yang dimaksud dengan internalisasi nilai budaya dalam Pemanfaatan OPK?

a)

Penerapan nilai budaya dalam pendidupan sehari-hari

b)

Digitalisasi nilai budaya untuk publikasi

c)

Penggantian budaya lama dengan nilai baru

d)

Integrasi nilai budaya dengan ekonomi lokal

e)

Membatasi nilai budaya pada komunitas lokal

100.

Bagaimana cara meningkatkan adaptasi OPK terhadap perubahan zaman?

a)

Melalui inovasi dan penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat

b)

Membatasi penggunaannya hanya pada konteks tradisional

c)

Mengintegrasikan OPK ke dalam sektor teknologi tinggi

d)

Membuat replika budaya untuk kebutuhan internasional

e)

Mengurangi akses budaya lama untuk masyarakat umum

101.

Apa kriteria SDM Kebudayaan yang layak mendapatkan penghargaan?

a)

Memiliki peran penting dalam pelindungan, pengembangan, atau pemanfaatan

b)

Menghasilkan keuntungan ekonomi dari budaya lokal

c)

Mendirikan Museum pribadi

d)

Mendapatkan penghargaan internasional

e)

Semua jawaban benar

102.

Bagaimana pengayaan keberagaman dilakukan dalam pengembangan OPK?

a)

Melalui penggabungan budaya, penciptaan kreasi baru, dan penyesuaian budaya

b)

Menghapus budaya asing yang masuk

c)

Mengintegrasikan budaya lokal ke dalam budaya modern sepenuhnya

d)

Membuat standar budaya nasional untuk semua daerah

103.

Apa bentuk penghargaan yang dapat diberikan oleh Pemerintah kepada individu berprestasi dalam Pemajuan Kebudayaan?

a)

Fasilitas pendidikan, pelatihan, dan dukungan

b)

Status khusus sebagai ahli budaya

c)

Hak paten atas semua OPK

d)

Akses eksklusif ke OPK tertentu

e)

Semua jawaban benar

104.

Apa yang termasuk dalam pelindungan OPK?

4 lines