wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

final maben

Total questions: 70

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan mengalami bencana banjir pada tahun 2019. Apakah dampak lanjutan yang harus diwaspadai pada bencana tersebut?

a)

Kematian

b)

Diare

c)

Longsor

d)

Konflik sosial

e)

Teror

2.

Pada bulan Oktober 2010, Gunung Merapi meletus dengan menimbulkan 17 korban jiwa di kaki gunung Merapi. Jasad korban masih utuh akan tetapi mengalami luka bakar serius. Apakah yang menyebabkan kematian para korban tersebut?

a)

Gempa Vulkanis

b)

Lahar

c)

Awan panas

d)

Kebakaran pemukiman

e)

Letusan gunung berapi

3.

Sebuah wilayah di Indonesia mengalami gempa hebat. Setelah beberapa saat, BMKG mengumumkan bahwa telah terjadi gempa 7 SR di kedalaman 15 km di bawah laut. Apakah tanda bencana alam yang akan terjadi tersebut?

a)

Gunung meletus

b)

Badai

c)

Tsunami

d)

Longsoran bawah laut

e)

Gempa tektonik

4.

Sebuah bencana alam telah terjadi dan menyebabkan terjadinya pengungsian ribuan jiwa. Korban bencana yang masih hidup mulai mengalami berbagai respon psikologis seperti penolakan, marah, depresi dan sebagainya. Apakah fase bencana pada tahap ini?

a)

Fase preimpact

b)

Fase impact

c)

Fase post impact

d)

Fase rekontruksi

e)

Fase tanggap darurat

5.

Sebuah bencana baru saja terjadi di sebuah kabupaten di Indonesia. Anda akan bertugas di daerah bencana tersebut sebagai tim pendahulu yang akan melakukan pengkajian darurat. Apakah fase bencana pada tahap ini?

a)

Fase impact

b)

Fase post impact

c)

Fase Kesiapsiagaan

d)

Fase rekontruksi

e)

Fase mitigasi

6.

Sebuah bencana telah terjadi pada sebuah perkampungan nelayan di Indonesia.
Gelombang laut yang besar telah merusak perkampungan nelayan dan mengakibatkan
korban jiwa. Sebelumnya tidak terdapat gempa bumi pada daerah tersebut, tidak ada
gunung berapi di sekitar perkampungan nelayan tersebut serta suasana relatif tenang.
Apakah yang menyebabkan gelombang laut pada perkampungan nelayan tersebut?

a)

Gempa dasar laut

b)

Letusan vulkanis laut

c)

Angin topan

d)

Gempa tektonik

e)

Longsoran dasar laut

7.

BMKG mengeluarkan peringatan potensi tsunami di sebuah provinsi di Indonesia.
Peringatan tersebut dikeluarkan setelah terjadinya gempa di dasar laut sebelumnya.
Apakah fase bencana pada tahap ini?

a)

Fase tanggap cepat

b)

Fase impact

c)

Fase pre impact

d)

Fase rekontruksi

e)

Fase mitigasi

8.

RS Universitas Hasanuddin melakukan pelatihan dan simulasi red code (kode merah)
untuk persiapan menghadapi bencana. Apakah langkah yang dilakukan tersebut dalam
siklus manajemen penanggulangan bencana?

a)

Pencegahan

b)

Tanggap darurat

c)

Pemulihan

d)

Kesiapsiagaan

e)

Rekontruksi

9.

Sekelompok mahasiswa melakukan pelatihan bagi siswa sekolah di Palu untuk
persiapan apabila terjadi bencana gempa bumi. Apakah langkah yang dilakukan
tersebut dalam siklus manajemen penanggulangan bencana?

a)

Pencegahan

b)

Tanggap darurat

c)

Pemulihan

d)

Kesiapsiagaan

e)

Rekontruksi

10.

Sebuah tim tiba di lokasi bencana dan langsung melakukan triase. Kegiatan ini
dilakukan untuk mencegah kematian dan kecacatan lebih lanjut pada korban. Apakah
langkah yang dilakukan tersebut dalam siklus manajemen penanggulangan bencana?

a)

Gawat darurat

b)

Tanggap darurat

c)

Rehabilitasi

d)

Kesiapsiagaan

e)

Rekontruksi

11.

Sebuah longsor pernah terjadi pada sebuah desa. Pemerintah desa berencana ingin
melakukan kegiatan Pencegahan (Prevention) dari longsor tersebut. Apakah kegiatan
yang dapat dilakukan?

a)

Membangun tembok pada daerah rawan

b)

Melatih warga untuk bersiap apabila terjadi bencana

c)

Mempersiapkan tim yang siap apabila terjadi bencana

d)

Membuat peraturan untuk menghentikan pembukaan lahan baru

e)

Melakukan penanaman kembali area hutan yang gundul

12.

Gempa bumi dan tsunami di sebuah kota mengakibatkan rusaknya ratusan rumah warga
dan jatuhnya ratusan korban jiwa. Pemerintah bersama Lembaga donor ingin
melakukan kegiatan Rekonstruksi pada kota tersebut. Apakah kegiatan yang dapat
dilakukan?

a)

Menanam Mangrove sebagai penahan tsunami

b)

Melatih warga untuk bersiap apabila terjadi bencana

c)

Membangun pemukiman bagi warga yang kehilangan tempat tinggal

d)

Menetapkan area ketinggian minimal untuk membangun pemukiman

e)

Menyiapkan tim tanggap darurat

13.

Sebuah tim bertugas untuk melaksanakan Tanggap Darurat pada bencana terorisme
berupa pengeboman di sebuah pusat perbelanjaan. Apakah kegiatan yang dapat
dilakukan?

a)

Melakukan pengkajian darurat

b)

Melakukan peringatan dini

c)

Melakukan penjinakan

d)

Melakukan rehabilitasi

e)

Melakukan pencegahan

14.

Bencana kebakaran apartemen Grenfell di London pada Juni 2017 diperparah akibat
material penutup eksterior (cladding) yang mudah terbakar. Untuk mencegah kejadian
serupa, dilakukan pelarangan penggunaan material yang sama pada bangunan
apartemen yang lain. Apakah langkah yang dilakukan tersebut dalam siklus manajemen
penanggulangan bencana?

a)

Rekontruksi

b)

Rehabilitasi

c)

Mitigasi

d)

Tanggap Darurat

e)

Kesiapsiagaan

15.

Pada bulan Maret 2019, otoritas penerbangan di seluruh dunia memerintahkan larangan
terbang bagi pesawat Boeing 737 MAX setelah dua pesawat baru telah mengalami
kecelakaan dalam kurun waktu 5 bulan dan menewaskan seluruh 346 penumpang di
dalam pesawat Lion Air 610 pada bulan Oktober 2018 dan Ethiopian Airlines 302 pada
bulan Maret 2019. Apakah langkah yang dilakukan tersebut dalam siklus manajemen
bencana?

a)

Mitigasi

b)

Pencegahan

c)

Kesiapsiagaan

d)

Tanggap Darurat

e)

Rehabilitasi

16.

Sebuah tim ditugaskan pada daerah bencana untuk memberikan Psychological First Aid
bagi para penyintas bencana. Apakah langkah yang dilakukan tersebut dalam siklus
manajemen bencana?

a)

Rekonstruksi

b)

Gawat Darurat

c)

Kesiapsiagaan

d)

Tanggap Darurat

e)

Rehabilitasi

17.

BNPB menyatakan bahwa puting beliung adalah merupakan bencana yang paling
sering terjadi di Indonesia pada tahun 2019. Apakah langkah mitigasi yang dapat
dilakukan untuk pengelolaan bencana tersebut?

a)

Mengadakan pelatihan bagi warga cara menghadapi puting beliung

b)

Membuat peraturan bangunan rumah yang tahan puting beliung.

c)

Melakukan reboisasi hutan yang gundul

d)

Mempersiapkan tim tanggap darurat yang siap saat bencana terjadi.

e)

Mempersiapkan jalur evakuasi apabila terjadi bencana

18.

Pada tahun 2018, terjadi peristiwa tenggalamnya KM Sinar Bangun yang melayani
penyeberangan pada Danau Toba. Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban jiwa hingga puluhan orang. Apa yang dapat dilakukan untuk pencegahan kejadian serupa
berulang di kemudian hari?

a)

Membenahi desain transportasi air

b)

Membuat perencanaan bencana

c)

Membangun surge capacity UGD

d)

Malaksanakan rapid assessment

e)

Membangun safety

19.

Sebuah kota di Indonesia dilalui oleh lempeng tektonik yang cukup aktif. Oleh karena
itu kota ini adalah daerah yang rawan bencana. Apakah yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan kapasitas kota tersebut dalam menghadapi bencana?

a)

Melarang pembangunan pemukiman di pantai

b)

Menyusun disaster plan (perencanaan bencana)

c)

Membangun water proofing perumahan

d)

Melaksanakan rapid assessment

e)

Menyiapkan bangunan tahan zat radioaktif

20.

Sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) akan dibangun di Pulau Kalimantan
yang tidak dilalui oleh lempeng tektonik serta tidak terdapat gunung berapi. Apakah
upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kejadian bencana?

a)

Menyusun disaster plan (perencanaan bencana)

b)

Melaksanakan rapid assessment

c)

Melaksanakan konsep zero accident

d)

Menyiapkan area dekontaminasi

e)

Menyiapkan bangunan tahan zat radioaktif

21.

Sebuah dusun mengalami bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah
warga. Warga dusun tersebut ingin melakukan pengurangan risiko bencana selanjutnya
dengan melakukan kegiatan pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan. Apakah fase
beberapa kegiatan tersebut pada siklus manajemen penanggulangan bencana?

a)

Fase tanggap darurat

b)

Fase pra bencana

c)

Fase bencana

d)

Fase paska bencana

e)

Fase rehabilitasi

22.

Sebuah dusun mengalami bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah
warga. Warga dusun tersebut ingin melakukan pengurangan risiko bencana selanjutnya.
Apakah kerentanan (vulnerability) utama pada bencana tersebut?

a)

Warga membuang sampah sembarangan

b)

Tidak adanya pelatihan gawat darurat

c)

Penebangan hutan

d)

Tidak adanya tim bencana desa

e)

Tidak adanya konsep zero accident

23.

Sebuah dusun mengalami bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah
warga. Warga dusun tersebut ingin melakukan pengurangan risiko bencana selanjutnya.
Bagaimana cara membangun kemampuan (capability) warga pada dusun tersebut?

a)

Membuat jalur evakuasi pada dusun

b)

Mengajarkan warga mengelola sampah dengan baik

c)

Melarang warga menebang pohon

d)

Menerapkan konsep zero accident

e)

Memperbaiki saluran limbah rumah tangga

24.

Sebuah desa terletak pada kaki gunung berapi yang aktif. Pemerintah bersama
masyarakat ingin membangun absorbing capacity pada desa tersebut. Apakah
kegiatan yang dapat dilaksanakan?

a)

Menurunkan tekanan dalam kawah

b)

Membangun UGD

c)

Menyusun disaster plan

d)

Membangun jalur lahar

e)

Membangun jalur evakuasi

25.

Pada sebuah ibukota kabupaten, terjadi kecelakaan bis antar kota dengan estimasi
jumlah korban 20 jiwa. RSUD pada kabupaten tersebut berencana untuk menerima
korban yang dibawa ke RS. Apakah jenis respon Hospital Disaster Plan (HOSDIP)
yang dilakukan oleh RS tersebut?

a)

Respon bencana internal

b)

Respon bencana eksternal

c)

Respon bencana campuran

d)

Respon internal

e)

Respon eksternal

26.

RS Anutapura juga turut terkena dampak gempa bumi yang menimpa seluruh kota Palu
pada bulan September 2018. Akibatnya, satu sayap gedung tidak bisa difungsikan dan
juga terdapat banyak korban pada lokasi tersebut. Apakah jenis bencana menurut kajian
Hospital Disaster Plan (HOSDIP) tersebut?

a)

Bencana internal

b)

Bencana eksternal

c)

Respon internal

d)

Respon eksternal

e)

Respon campuran

27.

RS Anutapura juga turut terkena dampak gempa bumi yang menimpa seluruh kota Palu
pada bulan September 2018. Satu sayap gedung tidak bisa difungsikan dan juga
terdapat banyak korban pada lokasi tersebut. RS tersebut tidak dapat berfungsi pada
hari awal paska bencana. Apa kegiatan yang dapat dilakukan?

a)

Meninggalkan RS karena tidak aman

b)

Pembuatan RS lapangan

c)

Tetap menggunakan RS

d)

RS tetap buka pada UGD saja

e)

Menunggu hingga tim tanggap darurat tiba

28.

Terjadi kecelakaan kereta api pada lokasi yang dekat dengan sebuah RS. RS tersebut
akan melaksanakan Tahap Kerja Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dengan
mengirimkan tim reaksi cepat. Apakah jenis tahap kerja pada RS tersebut?

a)

Tahap kesiagaan

b)

Tahap aksi awal

c)

Tahap operasional

d)

Tahap konsolidasi

e)

Tahap gawat darurat

29.

Terjadi kecelakaan kereta api pada lokasi yang dekat dengan sebuah RS. RS tersebut
akan melaksanakan Tahap Kerja Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dengan melakukan
aktivasi SDM dan fasilitas. Apakah jenis tahap kerja pada RS tersebut?

a)

Tahap kesiagaan

b)

Tahap aksi awal

c)

Tahap operasional

d)

Tahap konsolidasi

e)

Tahap gawat darurat

30.

RS di dekat lokasi kecelakaan kereta api melaksanakan Hospital Disaster Plan
(HOSDIP) dengan melakukan proses debriefing. Apakah jenis tahap kerja pada RS
tersebut?

a)

Tahap kesiagaan

b)

Tahap aksi awal

c)

Tahap operasional

d)

Tahap konsolidasi

e)

Tahap gawat darurat

31.

Terjadi kecelakaan kereta api pada lokasi yang dekat dengan sebuah RS. RS tersebut
akan melaksanakan Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dengan estimasi akan menerima
korban massal dengan jumlah yang diestimasikan 4 kali lebih banyak dibanding
pelayanan sehari-hari. Apakah yang harus dilakukan oleh RS tersebut?

a)

Memperluas area kerja atau merubah fungsi ruangan

b)

Mempersiapkan rujukan

c)

Mempersiapkan seluruh obat-obatan di Gudang Farmasi RS

d)

Mempersiapkan seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di RS

e)

Membuat RS lapangan di lokasi bencana

32.

Sebuah RS terkena dampak gempa bumi tektonik yang terjadi di sebuah kota. Struktur
bangunan RS tersebut tetap utuh akan tetapi rawan rubuh akibat gempa susulan yang
terus terjadi. Adapun RS tersebut tetap memiliki sumber daya tenaga kesehatan yang
siap membantu penanganan bencana. Apa yang sebaiknya dilakukan selanjutnya?

a)

Mengkordinasikan tim medis RS pada penanganan di lokasi bencana

b)

Meninggalkan bangunan RS

c)

Meninggalkan bangunan RS yang akan dievaluasi secara berkala

d)

Menggunakan area lapangan RS seperti halaman parkir

e)

Tetap menggunakan bangunan RS karena gempa susulan akan berkurang
intensitasnya

33.

Terjadi kecelakaan kereta api pada lokasi yang dekat dengan sebuah RS. RS tersebut
akan melaksanakan Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dengan estimasi akan menerima
korban massal dengan jumlah yang diestimasikan 4 kali lebih banyak dibanding
pelayanan sehari-hari. Bagaimana dukungan manajerial yang perlu dilakukan pada
situasi bencana tersebut?

a)

Menyiapkan daerah triase

b)

Menyiapkan peralatan pertolongan

c)

Merencanakan anggaran penyiagaan penanganan bencana

d)

Menganalisis informasi yang diterima

e)

Menyiapkan SDM cadangan

34.

Terjadi kecelakaan pesawat pada lokasi yang dekat dengan sebuah RS. RS tersebut
akan melaksanakan Tahap Kerja Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dengan
mengaktifkan sistem peringatan dini (alarm system). Apakah jenis tahap kerja pada RS
tersebut?

a)

Tahap kesiagaan

b)

Tahap aksi awal

c)

Tahap operasional

d)

Tahap konsolidasi

e)

Tahap gawat darurat

35.

Terjadi kecelakaan pesawat pada lokasi yang dekat dengan sebuah RS. RS tersebut
akan melaksanakan Tahap Kerja Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dengan melakukan
evakuasi korban Apakah jenis tahap kerja pada RS tersebut?

a)

Tahap kesiagaan

b)

Tahap aksi awal

c)

Tahap operasional

d)

Tahap konsolidasi

e)

Tahap gawat darurat

36.

Terjadi pengeboman pada sebuah pusat perbelanjaan yang dekat dengan sebuah RS. RS
tersebut akan melaksanakan Tahap Kerja Hospital Disaster Plan (HOSDIP) dan akan
melaksanakan Tahap Aksi Awal. Apakah kegiatan yang akan dilaksanakan?

a)

Melakukan penanganan medis di lapangan

b)

Menerima korban masal di RS

c)

Melakukan HOSDIP sesuai kejadian (parsial)

d)

Mengaktifkan peringatan dini

e)

Melakukan evakuasi korban

37.

Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan 2 bis antar kota yang terjadi di sekitar
RS. RS akan mengirimkan tim bantuan ke lokasi kecelakaan. Apakah jenis respon
Hospital Disaster Plan (HOSDIP) yang dilakukan oleh RS tersebut?

a)

Respon konsolidasi

b)

Respon kesiagaan

c)

Respon bencana campuran

d)

Respon internal

e)

Respon eksternal

38.

Seorang dokter ditugaskan ke tempat pengungsian paska bencana banjir bandang yang
menimpa sebuah desa. Dokter tersebut diminta untuk melakukan tugas prioritas pada
tahap emergensi. Apakah yang harus dilakukan oleh dokter tersebut di tempat
pengungsian?

a)

Initial assessment

b)

Mempersiapkan obat-obatan

c)

Melakukan mitigasi bencana

d)

Mempersiapkan pencegahan bencana

e)

Melakukan langkah kesiapsiagaan

39.

Akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada sebuah kampung, terdapat pengungsi
sebanyak 1000 orang. Anda diminta untuk membangun fasilitas perkampungan transit
pada sebuah wilayah yang aman. Berapakah luas area akomodasi yang dibutuhkan?

a)

>1000 m2

b)

>2000 m2

c)

>3000 m2

d)

>4000 m2

e)

>5000 m2

40.

Akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada sebuah kampung, terdapat pengungsi
sebanyak 1000 orang. Anda diminta untuk membangun fasilitas perkampungan transit
pada sebuah wilayah yang aman. Berapakah luas area dapur yang dibutuhkan?

a)

100 m2

b)

200 m2

c)

300 m2

d)

400 m2

e)

500 m2

41.

Akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada sebuah kampung, terdapat pengungsi
sebanyak 1000 orang. Anda diminta untuk membangun fasilitas perkampungan transit
pada sebuah wilayah yang aman. Berapakah jumlah pos kesehatan yang dibutuhkan?

a)

Tidak perlu

b)

1 pos kesehatan

c)

2 pos kesehatan

d)

3 pos kesehatan

e)

4 pos kesehatan

42.

Akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada sebuah kampung, terdapat pengungsi
sebanyak 1000 orang. Anda diminta untuk membangun fasilitas daerah pengungsian
pada sebuah wilayah yang aman. Berapakah jumlah kran air kesehatan yang
dibutuhkan?

a)

5 kran air

b)

10 kran air

c)

20 kran air

d)

40 kran air

e)

50 kran air

43.

Akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada sebuah kampung, terdapat pengungsi
sebanyak 1000 orang. Anda diminta untuk membangun fasilitas daerah pengungsian
pada sebuah wilayah yang aman. Berapakah jumlah tong sampah yang dibutuhkan?

a)

10 tong sampah

b)

20 tong sampah

c)

30 tong sampah

d)

40 tong sampah

e)

50 tong sampah

44.

Akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada sebuah kampung, terdapat pengungsi
sebanyak 1000 orang. Anda diminta untuk membangun fasilitas daerah pengungsian
pada sebuah wilayah yang aman. Berapakah jumlah WC umum yang dibutuhkan?

a)

100 WC umum

b)

200 WC umum

c)

300 WC umum

d)

400 WC umum

e)

500 WC umum

45.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk
membangun pelayanan kesehatan pengungsi. Berapakah jumlah dokter yang
dibutuhkan?

a)

Tidak perlu

b)

1 dokter

c)

3 dokter

d)

4 dokter

e)

5 dokter

46.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 5.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk membangun
pelayanan kesehatan pengungsi untuk melakukan pencegahan dan pengobatan dasar.
Apakah tingkat pelayanan kesehatan pengungsi yang dibutuhkan?

a)

Tingkat primer

b)

Tingkat satu

c)

Tingkat dua

d)

Tingkat tiga

e)

Tingkat sekunder

47.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk
membangun pelayanan kesehatan pengungsi. Berapakah jumlah paramedis yang
dibutuhkan?

a)

Tidak perlu

b)

1 paramedis

c)

2 paramedis

d)

3 paramedis

e)

5 paramedis

48.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk melakukan
surveilans penyakit. Apakah tujuan umum dari kegiatan tersebut?

a)

Mengetahui jumlah dan jenis bahan makanan

b)

Mengetahui cakupan pelayanan air bersih

c)

Tersedianya informasi tentang kesakitan dan kematian penyakit potensial
wabah

d)

Menyediakan informasi kebutuhan pelayanan kesehatan di lokasi bencana

e)

Mengidentifikasi sedini mungkin kemungkinan terjadinya wabah

49.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Akan tetapi, kabupaten tersebut masih merupakan daerah endemis malaria. Apakah surveilans faktor risiko yang paling
tepat dilakukan untuk mencegah kemungkinan wabah penyakit tersebut?

a)

Identifikasi kebersihan lingkungan

b)

Identifikasi data sarana air bersih

c)

Identifikasi pengelolaan sampah

d)

Identifikasi cakupan sarana pembuangan

e)

Identifikasi tempat perindukan vector

50.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk melakukan
surveilans gizi dengan melakukan pengumpulan data dasar gizi. Apakah data yang
diperlukan terkait hal tersebut?

a)

Jumlah jiwa

b)

Kelompok rawan

c)

Antropometri

d)

Perindukan vector

e)

Jumlah makanan

51.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk melakukan
surveilans gizi dengan melakukan pendataan pengungsi. Apakah data yang diperlukan
terkait hal tersebut?

a)

Pengelolaan sampah

b)

Kelompok rawan

c)

Antropometri

d)

Perindukan vector

e)

Jumlah keluarga

52.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk melakukan
surveilans gizi dengan melakukan skrining. Apakah tujuan dari kegiatan tersebut?

a)

Untuk mengetahui jenis bahan makanan

b)

Untuk mengetahui jumlah bahan makanan

c)

Untuk mengetahui pengamanan makanan

d)

Untuk tindakan intervensi Pemberian Makanan Tambahan

e)

Untuk mengidentifikasi sedini mungkin kejadian wabah

53.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 20.000 orang pada suatu wilayah pengungsian yang berbeda-beda. Anda
bertugas pada sebuah wilayah pengungsian dengan jumlah pengungsi 10.000. Pada
kamp pengungsian yang lain, terdapat wabah campak pada anak-anak dan anda akan
melakukan surveilans penyakit. Apakah tindakan yang akan anda lakukan?

a)

Mengidentifikasi vektor penyakit

b)

Mengidentifikasi cakupan air bersih

c)

Mengidentifikasi pengamanan makanan

d)

Mengidentifikasi proses pengelolaan sampah

e)

Mengidentifikasi kelompok risiko tinggi

54.

Akibat bencana huru-hara yang terjadi pada sebuah kabupaten, terdapat pengungsi
sebanyak 10.000 orang pada suatu wilayah yang aman. Anda diminta untuk melakukan
surveilans faktor risiko. Apakah yang dinilai pada kegiatan tersebut?

a)

Jenis bahan makanan

b)

Populasi pengungsi

c)

Potensi penyebaran penyakit

d)

Material berbahaya

e)

Sanitasi

55.

Pada sebuah daerah terjadi bencana kecelakaan kereta api. Seorang dokter bersama tim
medis yang lain akan melakukan triase lapangan. Apakah kaidah dasar bioetika yang
dijalankan pada kegiatan tersebut?

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Self-determination

e)

Non-maleficence

56.

Pada sebuah daerah, terjadi banjir bandang yang mengakibatkan ratusan warga
mengungsi. Pemerintah dan Lembaga donor melakukan penyaluran bantuan ke
pengungsi tersebut, tetapi dikorupsi oleh petugas local. Apakah kaidah dasar bioetika
yang dilanggar?

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Self-determination

e)

Non-maleficence

57.

Pada sebuah desa, terjadi banjir bandang yang mengakibatkan belasan keluarga
kehilangan tempat tinggal. Warga desa lain yang tidak terdampak memberikan bantuan
kepada korban dengan memberikan sarana tempat tinggal dan makanan. Apakah kaidah
dasar bioetika yang dijalankan pada kegiatan tersebut?

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Self-determination

e)

Non-maleficence

58.

Pada sebuah desa, terjadi bencana kebakaran hutan yang mengakibatkan ratusan warga
mengungsi. Sebuah lembaga donor memberikan bantuan dengan terlebih dahulu
melakukan konsultasi kepada pimpinan dan warga di desa tersebut. Apakah kaidah
dasar bioetika yang dijalankan pada kegiatan tersebut?

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Self-determination

e)

Non-maleficence

59.

Terjadi sebuah bencana pengeboman pada pusat perbelanjaan di samping sebuah RS.
RS tersebut tidak memiliki Hospital Disaster Plan sehingga tidak mampu memberikan
respon yang terorganisir. Akhirnya banyak korban yang membutuhkan pelayanan
medis lebih mendesak tidak diutamakan. Apakah kaidah dasar bioetika yang dilanggar?

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Self-determination

e)

Non-maleficence

60.

Sebuah lembaga donor yang bergerak dalam bidang kesehatan mental anak-anak ingin
melaksanakan penilaian reaksi psikologis pada anak-anak, sebab menurut mereka anak anak adalah kelompok risiko tinggi. Apakah yang menyebabkan hal demiki

a)

Tidak berperan dalam pengambilan keputusan

b)

Rentan pengabaian keluarga

c)

Deteriorasi kemampuan fisik/mental

d)

Peran subordinat

e)

Sulit beradaptasi dengan situasi baru

61.

Pada situasi paska bencana, terdapat beberapa kelompok risiko yang rentan menjadi
korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Apakah kelompok risiko tersebut?

a)

Anak-anak

b)

Pemuda

c)

Orang dewasa

d)

Orang tua

e)

Orang lanjut usia

62.

Pada situasi bencana, para penyintas dihadapkan pada kondisi di mana mereka harus
berada pada lingkungan baru dan situasi baru yang terbatas pada kamp pengungsian.
Hal tersebut mengakibatkan kelompok yang sulit beradaptasi dengan situasi baru akan
rentan mengalami gangguan mental bermakna. Apakah kelompok risiko tersebut?

a)

Anak-anak

b)

Perempuan

c)

Remaja

d)

Orang tua

e)

Orang lanjut usia

63.

Pada situasi bencana, para penyintas dihadapkan pada kondisi di mana mereka harus
berada pada lingkungan baru dan situasi baru yang terbatas pada kamp pengungsian.
Hal tersebut mengakibatkan kelompok yang sulit beradaptasi dengan situasi baru akan
rentan mengalami gangguan mental bermakna. Apa yang bisa dilakukan orang terdekat
dalam menghadapi hal tersebut?

a)

Menjadi pendengar

b)

Memberikan edukasi

c)

Memberikan konseling

d)

Memberikan psikoterapi

e)

Memberikan psiko farmaka

64.

Seorang penyintas bencana kehilangan beberapa anggota keluarga akibat bencana yang
terjadi beberapa saat sebelumnya. Dia memiliki berbagai reaksi emosi paska bencana
tersebut. Kapankah waktu yang tepat untuk memberikan penanganan profesional
terkait kondisi kejiwaannya?

a)

Bila dia merasa sedih

b)

Pada saat dia merasa bersalah

c)

Pada saat dia merasa iri pada keluarga yang lebih beruntung

d)

Bila mengganggu fungsi peran

e)

Bila dia merasa ketakutan

65.

Anda bertugas sebagai relawan pada kamp pengungsian. Anda akan melaksanakan
fungsi Comfort pada Psychological First Aid (PFA). Apakah yang harus anda lakukan?

a)

Memastikan seluruh keluarga penyintas tetap bersama

b)

Menghubungkan penyintas dengan pelayanan kesehatan

c)

Mendengarkan secara aktif

d)

Menyiapkan makanan dan minuman

e)

Menyiapkan rencana pemulihan bencana yang realistis

66.

Anda bertugas sebagai relawan pada kamp pengungsian. Anda akan melaksanakan
fungsi Connect pada Psychological First Aid (PFA). Apakah yang harus anda lakukan?

a)

Menyiapkan makanan dan minuman

b)

Menghubungkan penyintas dengan dukungan yang tersedia

c)

Memberikan informasi terkait bencana yang terjadi

d)

Melakukan pemecahan masalah untuk mencapai tujuan tertentu

e)

Melakukan teknik manajemen stress

67.

Anda bertugas sebagai relawan pada kamp pengungsian. Anda akan melaksanakan
tindakan Empower pada Psychological First Aid (PFA). Apakah yang harus anda
lakukan?

a)

Melakukan teknik manajemen stress

b)

Menyatukan keluarga yang terpisah

c)

Mengidentifikasi langkah-langkah untuk mengembalikan ke aktivitas
normal

d)

Memberikan klarifikasi informasi bencana

e)

Menghubungkan penyintas dengan pelayanan kesehatan

68.

Anda bertugas sebagai relawan pada kamp pengungsian. Anda akan melaksanakan
aktivitas Look pada Psychological First Aid (PFA). Apakah yang harus anda lakukan?

a)

Memberikan informasi bencana

b)

Mengobservasi orang dengan reaksi distress

c)

Melakukan pendekatan dengan cara yang baik

d)

Memastikan penyintas tetap aman

e)

Membantu penyintas untuk mengatasi masalahnya

69.

Anda bertugas sebagai relawan pada kamp pengungsian. Anda akan melaksanakan
aktivitas Link pada Psychological First Aid (PFA). Apakah yang harus anda lakukan?

a)

Mendengarkan penyintas apabila mereka ingin berbicara

b)

Mengobservasi orang dengan reaksi distress

c)

Melakukan pendekatan dengan cara yang baik

d)

Memastikan penyintas tetap aman

e)

Menghubungkan penyintas dengan keluarga dan dukungan sosial

70.

Salah satu gangguan mental yang sering dialami oleh penyintas bencana adalah
Gangguan Stres Paska Trauma (Post Traumatic Stress Disorder). Untuk menegakkan
diagnosa ini, berapa lamakah gejala paling minimal dialami oleh penyintas?

a)

2 minggu

b)

1 bulan

c)

3 bulan

d)

2 bulan

e)

6 bulan