wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRE TEST LAB SKILL SEMESTER II

Total questions: 75

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki usia 40 tahun mengeluh urine yang keluar sedikit, menetes dan terasa panas, adanya peningkatan frekuensi berkemih, dari riwayat penyakit terdapat obstruksi pada saluran kemih. Pasien mengatakan takut jika masalah berat dan tampak gelisah.

Apakah prioritas masalah keperawatan?

a)

Nyeri

b)

Ansietas

c)

Resiko infeksi

d)

Perubahan eliminasi

e)

Kurang pengetahuan

2.

Seorang laki laki berusia 38 tahun, perokok dan bekerja sebagai polisi lalu lintas. Pasen mengalamihypoxia, aritmia dan kelainan fungsi syaraf. Pasen tersebut diminta oleh dokter memeriksakan kadarkarbon monoksida dalam tubuh nya.Pertanyaan soal:Jenis specimen apakah yang paling tepat digunakan untuk mengetahui kadar zat tersebut ?

a)

Urine

b)

Darah Vena

c)

Darah arteri

d)

Darah perifer

e)

Exhaled breath/hembusan nafas

3.

Seorang laki laki berusia 45 tahun meninggal setelah mengkonsumsi umbi gadung. Dokter memintauntuk memeriksa sianida dalam cairan isi lambung korban. Hasil yang diperoleh dengan reaksi warnabiru berlin adalah positif sianida.Pertanyaan soal:Tindakan apakah yang seharusnya diambil oleh analis sebelum mengeluarkan hasil pemeriksaantersebut?

a)

Mengkonfirmasi hasil pemeriksaan reaksi warna biru berlin dengan cara kertas saring yang diberiasam pikrat

b)

Mengkonfirmasi hasil pemeriksaan reaksi warna biru berlin dengan cara mikrodifusi

c)

Mengkonfirmasi hasil pemeriksaan reaksi warna dengan cara spektrofotometri

d)

Mengkonfirmasi hasil pemeriksaan dengan kadar hemoglobin (Hb)

e)

Mengkonfirmasi hasil pemeriksaan dengan kadar carboxyhemoglobin (HbCO)

4.

Seorang analis melakukan administrasi pengiriman sampel toksikologi, Jenis sampel adalah organkandungan kemih dari bedah jenazah korban keracunan makanan, korban adalah seorang perempuanusia 50 tahun. Diagnosa sementara dokter korban mengalami keracunan timbal/ timah hitam.Pertanyaan soal:Jenis pengawet apa yang digunakan untuk sampel tersebut?

a)

Alkohol absolute (96 %)

b)

Ether

c)

Na azida 1%

d)

NaCl Jenuh

e)

NaF

5.

Seorang laki-laki berumur 45 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada buah zakar Hasil pemeriksaan fisik tampak luka pada skrotum. Perawat akan melakukan perawatan luka namun pasien meminta untuk didampingi oleh istrinya yang sedang menunggu diluar kamar Apakah respon perawat yang tepat terhadap pasien?

a)

Tetap melakukan Tindakan

b)

Mengabulkan permintaan pasien

c)

Meminta perawat lain untuk menemani

d)

Menjelaskan bahwa privasi sudah terjaga

e)

Menjelaskan kehadiran istri beresiko infeksi

6.

 Seorang laki-laki berumur 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan tidak bisa BAK spontan. Pasien dipasang kateter. Setelah dilakukan bledder training dan rencana selang akan dibuka. Perawat sudah menyiapkan alat-alat, memakai sarung tangan, dan mengatur posisi tidur.

Apakah langkah prosedur selanjutnya pada kasus tersebut?

a)

Melepas selang dari kantung urine

b)

Meminta menarik nafas dalam

c)

Memasang selang kateter yang baru

d)

Mencabut selang perlahan

e)

Mengosongkan cairan balon

7.

Seorang laki-laki berumur 42 tahun di rawat di ruang bedah mengeluh kandung kemih yang penuh dan kencing hanya menetes. Sesuai hasil kolaborasi, perawat memasang kateter Perawat mengoleskan jelly pada kateter dan memasukkan kateter three way ke penis.

Apakah tindakan perawat selanjutnya?

a)

Memasang penampung urine

b)

Memasukkan aquabides untuk mengunci

c)

Mengecek kateter dengan menarikknya

d)

Melepas kateter setelah urin keluar semua

e)

Memasang plester pada kateter di abdomen

8.

Seorang laki laki berumur 40 tahun dirawat hari ke 2 diruang penyaklit dalam mengeluh tidak bisa BAK spontan Perawat akan melakukan perwatan kateter tetapi pasien menolak dengan alasan menolak dengan alasan malu dan meminta istrinya yang melakukannya

Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Menutup sampiran

b)

Menunda Tindakan

c)

Mengabulkan permintaan pasien

d)

Melakukan tindakan dengan cepat

e)

Meyakinkan bahwa tindakan harus dilakukan oleh perawat.

9.

Seorang pasien laki-laki usia 60 tahun, di rawat di Rumah Sakit, dengan diagnose : stroke. Hasil  pemeriksaan di dapat pasien hamiparese anggota tubuh bagian kanan, sehingga pasien mengalami kesulitan dalam toileting. Perawat mempersiapkan pemasangan kateter urin pada pasien tersebut.Setelah posisi kateter urine tepat pada bladder dan mengisi balon. Pertanyaan :Tindakan keperawatan selanjutnya?

a)

Memasukkan kateter 2 inchi

b)

Menarik kateter urine sedikit

c)

Memfiksasi kateter di paha pasien

d)

Menyambungkan kateter dengan urine bag

e)

Memasang urine bag dan di pasang di pinggir tempat tidur

10.

Seorang laki-laki umur 60 tahun datang RS mengeluh kencing sulit sudah 3 hari, pinggang sakit, mual, pada pemeriksaan fisik teraba bladder penuh. Pada saat perawat mencoba melakukan pemasangan foley catheter masuk 5 cm terdapat tahanan, sehingga alat tidak dapat masuk secara maksimal.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat?

a)

Lapor dokter untuk tindakan lanjutan.

b)

Kolaborasi pemberian obat analgesik

c)

Tetap berusaha memasang folley catheter.

d)

Memberi instruksi kepada pasien untuk rileks.

e)

Mengganti folley catheter dengan ukuran lebih kecil.

11.

Seorang laki-laki usia 40 tahun mengeluh urine yang keluar sedikit, menetes dan terasa panas, adanya peningkatan frekuensi berkemih, dari riwayat penyakit terdapat obstruksi pada saluran kemih.

Apakah prioritas masalah keperawatan yang sesuai dengan keluhan diatas?

a)

Nyeri

 

b)

Ansietas

c)

Perubahan eliminasi

d)

Kurang pengetahuan

e)

Resiko terjadinya infeksi

12.

Seorang laki-laki berusia 32 tahun dirawat dengan cedera pada spinal, kesadaran compos mentis, lumpuh pada kedua kakinya, tidak bisa mengontrol BAK/BAB.

Apakah prioritas tindakan pencegahan cedera pada pasien?

a)

Menjaga kebersihan tempat tidur dan program miring kanan/kiri tiap 2 jam

b)

Memasang penghalang tempat tidur dan menempatkan bel dekat klien

c)

Mengatur posisi prone (telungkup) dan masase punggung tiap 2 jam

d)

Memasang kateter urine dan memasang diapers

e)

Mendudukkan klien tiap ½ jam sekali

13.

Seorang laki-laki usia 69 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan muntah 3 kali , diare 6 kali sehari dengan konsistensi cair tidak ada lendir, turgor kurang dari 2 detik, mukosa lembab dan badannya merasa lemas. TD : 120/mmhg, frekuensi Nadi : 80 x/mnt, Suhu : 38 ⁰C, frekuensi nafas : 20x/mnt. Apakah masalah keperawatan utama yang sesuai?

a)

Nyeri akut

b)

Resiko infeksi

c)

Defisit volume cairan

d)

Gangguan eliminasi fekal

e)

Nutrisi kurang dari kebutuhan

14.
Personal Hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Mencegah terjadinya infeksi ,memberi kenyamanan pada klien, menghilangkan bau mulut serta meningkatkan daya tahan tubuh merupakan tujuan dari perawatan
a)
Mengeramas rambut
b)
Gigi dan mulut
c)
Penis hygiene
d)
Memotong kuku
e)
Vulva hygiene
15.
Tindakan terakhir yang dilakukan dalam prosedur memandikan pasien?
a)
Muka
b)
Ekstremitas bawah
c)
Genetalia
d)
Ekstremitas atas
e)
Kaki
16.
Pengkajian kulit yang harus diperhatikan saat perawat membantu klien mandi adalah?
a)
Botak, ketombe, berkutu
b)
Keadaan mukosa. getah, ikterik
c)
Tekstur, turgor, kelembapan
d)
Bentuk, ikterik, mukosa
e)
Keadaan mukosa, bentuk, ketombe
17.
Bantu klien dalam membersihkan badan, mulut, rambut, dan kuku.rasional dari intervensi tersebut yaitu?
a)
Mempertahankan rasa nyaman
b)
Mencegah terjadinya infeksi
c)
Menghindari terjadinya integritas kulit
d)
Menghindari munculnya luka
e)
Menjaga kebersihan diri
18.
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat diruang ICU dengan post op hernia inguinalis lateralis hari pertama,TTV dalam batas normal.pada saat memandikan pasien,perawat telah melakukan perawatan pada wajah dan ekstremitas atas. Apakah tindakan selanjutnnya yang akan dilakukan sesuai dengan SOP ?
a)
Mencuci tangan
b)
Genitalia
c)
Ekstremitas bawah
d)
Abdomen dan dada
e)
Punggung
19.
Tn.B usia 38 tahun, dirawat di ICU dengan diagnose meningitis, sudah dirawat selama 1 minggu, dengan GCS:5, TTV stabil dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan perawatan personal hygiene memandikan klien. Sebelum melakukan tindakan perawat melakukan komunikasi terlebih dahulu. Apakah faktor penting yang harus dilakukan perawat dalam etika pelaksanaan asuhan ?
a)
Memasang sampiran
b)
Salam pembuka dan menjelaskan tindakan yang akan dilakukan.
c)
Melakukan tindakan sesuai dengan SOP.
d)
Inform concernt yang disetujui oleh keluarga klien.
e)
Menjaga privacy klien.
20.
Seorang laki-laki usia 18 tahun diantar kepoliklinik RS dengan keluhan gatal pada mukosa mulut. Hasil pengkajian pasien merasa tidak nyaman pada mulutnya, sulit menelan, mukosa dan gusi tampak pucat, kotor, berjamur dan bau napas halitosis. Pasien tampak sulit untuk berbicara. Pasien dilakukan pemeriksaan ELISA, ditemukan pasien positif HIV-AIDS ? Apakah masalah keperawatan yang tepat berdasarkan kasus diatas ?
a)
Resiko infeksi
b)
Resiko defisit nutrisi
c)
Defisit perawatan diri
d)
Gangguan rasa nyaman
e)
Kerusakan membrane mukosa oral
21.
Seorang perawat bekerja di salah satu RS di ruangan interna, melihat rekan kerjanya tidak membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan, serta tingginya kejadian phlebitis. Sehingga kepala ruangan berinisiatif untuk mengirimkan perawat tersebut mengikuti pelatihan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Apakah yang menjadi kebutuhan ruangan tersebut ?
a)
Pelatihan patient safety
b)
Pelatihan mencuci tangan
c)
Pelatihan pencegahan infeksi
d)
semua perawat harus dari lulusan ners
e)
pelatihan perawatan luka
22.
Perawat berencana melakukan intervensi keperawatan kepada seorang laki-laki usia 35 tahun yang mengalami masalah perawatan personal hygiene. Tujuan intervensi keperawatan adalah meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Perawat menerapkan prinsip keperawatan dengan membina hubungan terbuka dan saling percaya. Apakah prinsip intervensi keperawatan pada pasien tersebut ?
a)
Pertahankan kesejahteraan sesuai dengan kondisinya
b)
Mulai dengan meyakinkan identitas pasien
c)
Identifikasi kekuatan ego pasien
d)
Tawarkan penerimaan tanpa syarat
e)
dekati pasien dengan cara tidak menuntut diterima
23.
Perawat menemukan seorang perempuan usia 36 tahun diruang rawat yang malas beraktivitas. Pada ditemui pertama kali oleh perawat pasien tampak kotor, berdaki dan bau mulut. Perawat akan melakukan pengkajian lebih lanjut untuk mendapatkan data tambahan. Apakah pengkajian lanjutan yang tepat pada kasus tersebut ?
a)
Mengkaji toileting
b)
Mengkaji BAK/BAB
c)
mengkaji cara makan/minum
d)
mengkaji berhias/berdandan
e)
mengkaji kebersihan diri
24.
Seorang laki-laki (45 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan GGK. Saat ini, pasien sedang menjalani hemodialisa ke-10. Hasil pengkajian; pasien mengeluh pusing, lemas, berkeringat, dan pandangan kabur. Tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit. Apakah tindakan yang tepat dilakukan perawat?
a)
Berikan pasien minum
b)
Berikan balsem pada kepala pasien
c)
Posisikan pasien dengan kepala lebih rendah dari kaki
d)
Tinggikan kepala 45 derajat
e)
Monitor tanda-tanda vital berkala
25.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan batukdan dahak sukar keluar. Hasil pemeriksaan didapatkan bunyi ronkhi pada bronchial kiribagian posterior. Tekanan darah: 110/70 mmHg, frekuensi nadi: 100 kali/menit, frekuensipernafasan: 28 kali/menit, suhu tubuh: 370C. Perawat akan melaksanakan fisioterapi dada. Bagaimanakah pengaturan posisi yang tepat pada klien tersebut?
a)
Tengkurap miring kekanan dengan kepala lebih rendah dari badan
b)
Tengkurap miring kekiri dengan kepala lebih rendah dari badan
c)
Terlentang miring kekiri dengan kepala sejajar dengan badan
d)
Terlentang dengan kepala lebih rendah dari badan
e)
Duduk merangkul bantal
26.
Seorang perawat akan memberikan cairan infus kepada pasien diruang penyakit dalam sebanyak 2000ml dalam waktu 24 jam, berapa tetesan infus permenitnya?
a)

21 tetes/menit

b)

22 tetes/menit

c)

23 tetes/menit

d)

31 tetes/menit

e)

32 tetes/menit

27.
Ny. A berusia 45 Tahun, BB 65 kg dirawat di rumah sakit dengan keadaan tidak sadarkan diri. Klien memiliki riwayat penyakit jantung dan riwayat stroke 2 tahun yang lalu. Tekanan darah 90/60 mmHg, Nadi : 65x/menit, Respirasi: 22x/menit, Temperatur 37 ̊c, Saat dilakukan pemasangan NGT cairan lambung merah kehitaman 500cc, Urin 200cc, Ada BAB kecoklatan 100cc, Diberikan cairan infus 2000cc/24 jam,Transfusi darah PRC 250cc, Mendapatkan terapi antibiotik yang di-drip-kan dalam Nacl 500 cc/24 jam,  Berapakah Balance Cairan Ny. A?
a)
1300 cc/24 jam
b)
1250 cc/24 jam
c)
1350 cc/24 jam
d)
1400 cc/24 jam
e)
1450 cc/24 jam
28.
Seorang perempuan berusia 20 tahun dating ke IGD dengan keluhan nyeri ulu hati disertai mual dan muntah, cairan yang keluar berwarna merah kecoklatan. Hasil pengkajian adanya distensi abdomen, nyeri tekan abdomen, tekanan darah 120/80mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, suhu 38˚ C, frekuensi nafas 26x/menit. Apakah Tindakan yang tepat pada kasus diatas ?
a)
Pemasangan infus
b)
Transfuse darah
c)
Pemasangan oksinge
d)
Pemberian Kompres dingin
e)
Pemberian Kompres panas
29.
Seorang perempuan berumur 25 tahun dirawat dengan demam. Saat dikaji kondisi pasien membaik. TD 110/80 mmHg, suhu 36,5˚c. frekuensi nafas 18x/menit, frekuensi nadi 80x/menit. Perawat akan mencabut infus pasien. Alat-alat sudah didekatkan dan mencuci tangan sudah dilakukan. Apakah Langkah prosedur selanjutnya pada kasus tersebut?
a)
Menyiapkan area tusukan
b)
Memakai sarung tangan
c)
Membuka plester fiksasi
d)
Mencabut jarum perlahan
e)
Menghentikan tetesan infus
30.
Bapak Hendra berumur 40 tahun memiliki berat badan 50 kg dirawat dengan post operasi laparatomi, pada daerah luka insisi operasi terpasang drainage bewarna merah sebanyak100cc, terpasang NGT terbuka cairan bewarna kuning kehijauan sebanak 200cc. infus terpasang ringer laktat (satu kolf infus 500cc per 8jam maka kalau 24 jam : 500 x 3 = 1500cc) drip antrain 1 ampul / kolf :2000 cc/24jam, terpasang cateter urine dengan jumlah urine 1700cc dan mendapat tranfusi WB 300cc setiap kali pemberian. Hitung IWL Bapak Hendra??
a)
32.25
b)
31.55
c)
32.15
d)
31.25
e)
33.25
31.
Yang manakah dibawah ini yang tidak termasuk tujuan dari vulva hygine ?
a)
Mencegah terjadinya infeksi pada daerah vulva, perineum maupun uterus
b)
Menyembuhkan luka perineum/jahitan pada perineum
c)
Menjaga anus tetap bersih
d)
Untuk kebersihan perineum dan vulva
e)
Mencegah munculnya keputihan,gatal-gatal dan bau tidak sedap
32.
Indikasi dari vulva hygiene adalah ?
a)
Pasien dengan luka episiotomi
b)
Pasien prepartum
c)
Pasien dengan gangguan anus
d)
Pasien sadar penuh
33.
Yang tidak termasuk peralatan yang dibutuhkan pada vulva hygiene adalah :
a)
Kom steril berisi kapas dengan desinfektan tingkat rendah
b)
Sarung tangan
c)
Bengkok
d)
Pinset anatomis
e)
Perlak & alasnya
34.
Yang termasuk tahap orientasi sebelum melakukan tindakan vulva hygiene :
a)
Memasang sampiran/menjaga privacy
b)
Memberi salam kepada pasien , sapa nama pasien dan periksa gelang identitas pasien
c)
Mengatur posisi pasien
d)
Memasang alas dan perlak dibawah bokong pasien
e)
Jawaban a dan b benar
35.
Yang tidak termasuk tahap terminasi :
a)
Mengevaluasi hasil tindakan yang baru dilakukan
b)
Mencuci tangan
c)
Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan
d)
Merapikan pasien
e)
Berpamitan dengan pasien
36.
Obat inhalasi biasa digunakan untuk penyakit
a)
Maag
b)
Asma
c)
Sariawan
d)
Heart attack
e)
Jawaban benar semua
37.
Yang dimaksud dengan obat luar adalah :
a)
Obat yang dibeli diluar negri
b)
Obat yang pemakaiannya melalui mulut, kerongkongan dan ke arah lambung
c)
Obat yang pemakaiannya tidak melalui mulut, kerongkongan dan ke arah lambung
d)
Obat yang dipakai diluar resep dokter
e)
Obat yang dipakai melalui resep dokter
38.
Obat topical digunakan untuk mengobati penyakit pada :
a)
Mata
b)
Hidung
c)
Telinga
d)
Kulit
e)
Mukosa usus
39.
Pembeian obat secara topical adalah pemberian obat dengan cara :
a)
Diminum
b)
Dioleskan
c)
Disuntik
d)
Dikuyah
e)
Melalui rectal
40.
Obat topical disediakan dalam bentuk dibawah ini, kecuali :
a)
Krim
b)
Salep
c)
Lotion
d)
Tablet
e)
Gel
41.
Tahapan dari pemeriksaan fisik abdomen adalah….
a)
Inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi
b)
Inspeksi, perkusi, palpasi, auskultasi
c)
Inspeksi, auskultasi, perkusi, palpasi
d)
Inspeksi, palpasi ,Inspeksi, auskultasi, perkusi
42.
Pada pemeriksaan fisik abdomen khususnya pada tahapan inspeksi terdapat spider nervi dan tanda-tanda radang. Spider nervi yang dimaksud adalah….
a)
Bayangan pembuluh darah
b)
Bayangan darah Bayangan
c)
Darah
d)
Bayangan gelap
43.
Letak jantung normal jika dilakukan pemeriksaan perkusi adalah…
a)
ICS 2 Linea mid clavikula sinistra dan ICS 5 linea mid clavikula sinistra
b)
ICS 3 Linea parasternalis sinistra dan ICS 5 linea mid clavikula sinistra
c)
ICS 2 Linea parasternalis sinistra dan ICS 5 linea mid clavikula sinistra
d)
ICS 3 Linea mid clavikula sinistra dan ICS 5 linea mid clavikula sinistra
44.
Dibawah ini merupakan jenis pola pernapasan yang cepat dan dalam adalah…
a)
Cheynes Stokes
b)
Hiperventilasi
c)
Biot
d)
Tachypnea
e)
Kusmaul
45.
Saat pemeriksaan otot ditemukan adanya pengecilan otot pada klien akibat imobilisasi dalam waktu yang lama. Keadaan ini disebut :…
a)
Kontraktur.
b)
Flasiditas.
c)
Atropi.
d)
Spastisitas
46.
Bayi A datang kerumah sakit dengan keluhan kejang, mata melotot. Menurut orang tua klien, bayinya kejang sekitar 1 jam yang lalu sebelum di bawah ke rumah sakit. Dari kasus diatas, pemeriksaan dasar yang akan dilakukan adalah :
a)
Mengukur pernafasan
b)
Mengukur suhu tubuh
c)
Mengukur Nadi
d)
Mengukur tekanan darah
e)
Mengukur berat badan.
47.
Berdasarkan klasifikasi tekanan darah menurut Joint National Commite (JNC). Nilai normal pada pengukuran tekanan darah orang dewasa diatas > 18 tahun adalah :
a)
Sistole < 120 - Diastole < 80 mmhg
b)
Sistole < 100 & Diastole < 70 mmhg
c)
Sistole < 110 & Diastole < 60 mmhg
d)
Sistole < 150 & Diastole < 100 mmhg
e)
Sistole < 140 & Diastole < 80 mmhg
48.
Pengukuran suhu tubuh dapat dilakukan pada bagian tubuh yang memiliki kelenjer yaitu…
a)
Mata, aksila, hidung, tenggorokan
b)
Oral, aksila, telinga, rektal
c)
Hidung, tenggorokan, jidat, mata
d)
Rektal, aksila, tenggorokan, mata
49.
Berdasarkan teori dari american hearth assosiation (AHA), bahwa nilai nadi normal pada orang dewasa berkisar antara
a)
100 – 120 x/menit
b)
100 – 140 x/menit
c)
60 – 100 x/menit
d)
80 – 120 x/menit
e)
55 – 90 x/menit
50.
Rentang perhitungan nadi normal pada anak baru lahir (BBLR) adalah :
a)
80 – 140 x/menit
b)
120 – 160 x/menit
c)
75 – 120 x/menit
d)
80 – 130 x/menit
e)
60 – 100 x/menit
51.
Tn S datang kerumah sakit dengan keluhan lemas, mual & muntah. Klien mengatakan sudah tidak dapat mengkonsumsi makanan dengan baik sejak 1 bulan yang lalu, jika sudah makan biasanya selalu di muntahkan. Hasil pemeriksaan di temukan terdapat turgor kulit buruk, pergerakan eksteremitas lemah. Berdasarkan kasus diatas, untuk membantu pemulihan penyakit TN S, maka perawat harus melakukan :
a)
Pemasakan EKG
b)
Pemasangan Kateter Urine
c)
Pemasangan Naso Gastrik Tube (NGT)
d)
Pemasangan Infus
e)
Semua salah/benar
52.
Tujuan dilakukan pemasangan NGT adalah :
a)
Untuk memenuhi kebutuhan cairan pasien
b)
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi
c)
Membantu dalam terapi pengobatan
d)
Memberikan daya tahan tubuh yang stabil
e)
Meningkatkan kemandirian pasien
53.
Pengukuran Pemsangan naso gastrik Tube (NGT) pada pasien di akhiri pada bagian.
a)
Lambung
b)
Perut
c)
Dada
d)
Prosesus xipoedeus
e)
Tenggorokan
54.
Pengukuran pemasangan NGT, dimulai pada..
a)
Cuping hidung
b)
Mulut
c)
Telinga
d)
Tenggorokan
e)
Paru-paru
55.
Untuk menentukan pemasangan NGT telah masuk pada daerah yang telah ditentukan, yang harus dilakukan dalah :
a)
Melakukan palpasi (meraba) pada area lambung
b)
Melakukan perkusi (mengetuk) pada area prosesus xipoedeus
c)
Melakukan auskultasi (mendengarkan) pada area prosesus xipoudeus
d)
Melakukan pengecekkan pada tenggorokan
e)
Semua salah / benar
56.
Tujuan dari injeksi Intramuskular adalah ….
a)
Untuk memasukkan obat kedalam jaringan otot
b)
Untuk memasukkan obat kedalam pembuluh darah
c)
Untuk memasukkan obat kedalam kulit
d)
Untuk memasukkan obat kebawah kulit
57.
Suatu teknik atau cara penyuntikan obat yang dilakukan pada jaringan otot besar seperti deltoid, ventrogluteal atau vastus lateral serta tidak mengenai daerah subkutan, vena atau arteri. Disebut ….
a)
Injeksi subcutan
b)
Injeksi intravena
c)
Injeksi intramuscular
d)
Pengambilan sampel darah
58.
Posisi jarum suntik untuk injeksi intramuscular dengan sudut ?
a)
45 derajat
b)
35 derajat
c)
15 derajat
d)
90 derajat
59.
Memberikan obat dengan menyuntik di area bawah kulit yaitu pada jaringan konektif atau lemak dibawah dermis. Disebut ?
a)
Injeksi subcutan
b)
Injeksi intravena
c)
Injeksi intramuscular
d)
Injeksi intracutan
60.
jika darah terhisap maka sebaiknya yang dilakukan adalah…
a)
Cabut jarum tersebut
b)
Lanjutkan penyuntikan
c)
Aspirasi Kembali
d)
Masukkan obat secara perlahan
61.
Membuat lingkaran pada bula menggunakan polpen dengan diameter kurang lebih 5 cm. hal ini merupakan standar prosedur dari ?
a)
Injeksi subcutan
b)
Injeksi intravena
c)
Injeksi intramuscular
d)
Injeksi intracutan
62.
Penyuntikan dengan memasukkan jarum tepat dibawah kulit.disebut…
a)
Injeksi subcutan
b)
Injeksi intravena
c)
Injeksi intramuscular
d)
Injeksi intracutan
63.
Penyuntikan dengan tehnik subcutan sudut jarum yang digunakan adalah…
a)
90 derajat
b)
45 derajat
c)
20 derajat
d)
15 derajat
64.
Penyuntikan dengan tehnik Intracutan sudut jarum yang digunakan adalah…
a)
90 derajat
b)
45 derajat
c)
20 derajat
d)
15 derajat
65.
Tujuan dari injeksi intracutan adalah…
a)
Untuk memasukkan obat ke pembulu darah
b)
Memasukkan obat ke dalam jaringan otot
c)
Untuk tes alergi
d)
Untuk memasukkn caira ke dalam tubuh
66.

Gambar disamping termasuk posisi duduk pasien?

a)

Fowler

b)

Sim

c)

Semifowler

d)

Litotomi

 

e)

Trendelenburg

67.
Pasien menderita penyakit jantung hingga pasien tersebut kesusahan untuk bernafas. Posisi apakah yang harus perawat berikan kepada pasien?
a)
Posisi fowler/semi fowler
b)
Trendelenburg
c)
Pronasi
d)
Side-lying (lateral)
e)
Dorsal recumbent
68.
Membaringkan Klien Dengan Posisi Terlentang Dengan Kedua Paha Diangkat Dan Ditarik Ke arah perut,Sedangkan Tungkai Bawah Membentuk Sudut 90° Terhadap Paha. Pengertian Dari Posisi?
a)
Trendelenburg
b)
Semi Fowler
c)
Side-Lying (Lateral)
d)
Lithotomi
e)
Sim
69.
Memberikan ekstensi penuh pada persendian pinggul dan lutut, pernyataan tersebut merupakan tujuan dari posisi.
a)
Pronasi
b)
fowler dan semi fowler
c)
Side-Lying (lateral)
d)
Supinasi
e)
Sim
70.
Pasca operasi tonsilitis Nn. A mengalami kesulitan menelan dan memproduksi air liur berlebih yang membuat Nn. A kesulitan dalam bernafas. Tindakan apa yang harus dilakukan?
a)
Melakukan posisi lithotomi
b)
Melakukan posisi fowler
c)
Melakukan posisi trendelenburg
d)
Melakukan posisi sims
e)
Melakukan posisi Pronasi
71.
Tujuan batuk efektif adalah …
a)
Menghilangkan ansietas
b)
Mencegah atelektasis
c)
Membebaskan jalan napas dan akumulasi secret
d)
Meningkatkan inflasi alveolar maksimal
e)
Meringankan relaksasi otot
72.
Indikasi pasien diberikan latihan batuk efektif adalah…
a)
Pasien dengan gangguan paru obstuktif maupun restriktif
b)
Pasien pada tahap penyembuhan dari pembedahan thorax
c)
Untuk metode relaxasi
d)
Pasien dengan hipertermi
e)
Pasien dengan gangguan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik)
73.
Alat yang di gunakan dalam pemberian latihan batuk efektif, kecuali
a)
Bengkok
b)
Sputum pot
c)
Perlak
d)
Air hangat
e)
Handuk
74.
Sputum pot dalam pemberian latihan batuk efektif adalah
a)
Desinfektan
b)
Bethadine
c)
Air hangat
d)
Cairan NaCl
e)
Aquades
75.
Posisi yang diberikan pada pasien pada pemberian latihan batuk efektif adalah…
a)
Pronasi
b)
fowler dan semi fowler
c)
Side-Lying (lateral)
d)
Supinasi
e)
Sim