Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS PPDP PPG PRAJAB 2024 GEL. 2

Total questions: 50

Worksheet time: 27mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan teori belajar dalam olahraga?

a)

Teori belajar dalam olahraga berkaitan dengan fisik, mental dan skill individu.

b)

Teori belajar dalam olahraga tidak mempengaruhi performa individu.

c)

Teori belajar dalam olahraga adalah prinsip dan metode yang menjelaskan bagaimana individu belajar keterampilan dan strategi dalam olahraga.

d)

Teori belajar dalam olahraga hanya berlaku untuk olahraga tim.

2.

Sebutkan tiga jenis teori belajar yang umum digunakan dalam pembelajaran olahraga!

a)

Teori Psikodinamik, sosial, behaviorisme

b)

Teori Behaviorisme, Teori Kognitivisme, Teori Konstruktivisme

c)

Teori kognitivisme, Teori Humanisme, Teori Sosial

d)

Teori Humanisme, Teori Ki Hajar Dewantara, Teori Boedi Utomo

3.

Jelaskan perbedaan antara teori belajar kognitif dan teori belajar behavioristik!

a)

Teori belajar kognitif dan behavioristik keduanya fokus pada pengamatan perilaku saja.

b)

Teori belajar kognitif berfokus pada proses mental, sedangkan teori belajar behavioristik berfokus pada perilaku yang dapat diamati.

c)

Teori belajar kognitif mengabaikan proses mental, sedangkan teori belajar behavioristik tidak memperhatikan perilaku.

d)

Teori belajar kognitif lebih menekankan pada pengulangan, sedangkan teori belajar behavioristik pada pemahaman.

4.

Apa peran motivasi dalam proses pembelajaran olahraga?

a)

Motivasi mengurangi minat dalam pembelajaran olahraga.

b)

Motivasi hanya penting untuk olahraga tim.

c)

Motivasi tidak berpengaruh pada kinerja atlet.

d)

Motivasi meningkatkan keterlibatan dan kinerja dalam pembelajaran olahraga.

5.

Bagaimana cara mengukur efektivitas pembelajaran olahraga?

a)

Fokus pada penilaian fisik.

b)

Menggunakan teori tanpa praktik.

c)

umpan balik dari peserta.

d)

Menggunakan penilaian keterampilan, umpan balik, dan analisis kemajuan.

6.

Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran olahraga!

a)

faktor fisik, mental, sosial, dan lingkungan.

b)

Faktor sosial, ekonomi dan politik

c)

Faktor cuaca dan iklim

d)

Faktor media, sarana dan prasarana

7.

Apa itu pembelajaran berbasis pengalaman dalam konteks olahraga?

a)

Pembelajaran berbasis pengalaman adalah metode belajar yang melibatkan pengalaman langsung dalam olahraga.

b)

Pembelajaran berbasis pengalaman hanya dilakukan di dalam kelas.

c)

Pembelajaran berbasis pengalaman adalah teori yang tidak diterapkan dalam olahraga.

d)

Pembelajaran berbasis pengalaman tidak melibatkan aktivitas fisik.

8.

Jelaskan konsep pembelajaran sosial dalam olahraga!

a)

Pembelajaran sosial dalam olahraga adalah proses belajar melalui interaksi dan observasi orang lain.

b)

Pembelajaran sosial dalam olahraga terjadi di dalam kelas.

c)

Pembelajaran sosial dalam olahraga tidak melibatkan interaksi dengan orang lain.

d)

Pembelajaran sosial dalam olahraga adalah proses belajar yang sepenuhnya bersama tim

9.

Bagaimana pengaruh umpan balik terhadap pembelajaran keterampilan olahraga?

a)

Umpan balik membuat atlet merasa lebih percaya diri tanpa memperbaiki teknik.

b)

Umpan balik hanya membingungkan atlet dan menghambat kemajuan.

c)

Umpan balik tidak berpengaruh pada pembelajaran keterampilan olahraga.

d)

Umpan balik meningkatkan pembelajaran keterampilan olahraga dengan membantu atlet memahami kesalahan dan memperbaiki teknik.

10.

Apa yang dimaksud dengan transfer belajar dalam olahraga?

a)

Transfer belajar tidak berpengaruh pada performa atlet.

b)

Transfer belajar adalah proses belajar teori tanpa praktik.

c)

Transfer belajar hanya terjadi dalam satu jenis olahraga.

d)

Transfer belajar dalam olahraga adalah penerapan keterampilan dari satu olahraga ke olahraga lain.

11.

Sebutkan contoh strategi pembelajaran yang efektif dalam olahraga!

a)

Metode pengajaran teori tanpa praktik.

b)

Metode latihan berbasis permainan.

c)

Pengulangan gerakan yang monoton.

d)

Latihan fisik tanpa tujuan spesifik.

12.

Jelaskan pentingnya pengaturan lingkungan dalam pembelajaran olahraga!

a)

Pengaturan lingkungan yang baik mendukung kenyamanan, keamanan, dan konsentrasi dalam pembelajaran olahraga.

b)

Pengaturan lingkungan tidak berpengaruh pada pembelajaran olahraga.

c)

Lingkungan yang buruk meningkatkan motivasi dalam olahraga.

d)

Kenyamanan tidak penting dalam pembelajaran olahraga.

13.

Apa peran pelatih dalam menerapkan teori belajar di lapangan?

a)

Pelatih hanya memberikan instruksi tanpa interaksi.

b)

Pelatih tidak perlu menyesuaikan metode pengajaran.

c)

Pelatih menerapkan teori belajar dengan menyesuaikan metode pengajaran, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, dan memberikan umpan balik.

d)

Pelatih fokus pada hasil akhir tanpa memberikan umpan balik.

14.

Bagaimana cara mengatasi kesulitan belajar dalam olahraga?

a)

Mencari cara instan tanpa usaha

b)

Menghindari olahraga sama sekali

c)

Bergantung pada keberuntungan

d)

Identifikasi penyebab kesulitan, cari pelatih, berlatih teratur, dan dukungan sosial.

15.

Sebutkan teknik-teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi atlet!

a)

Teknik-teknik untuk meningkatkan konsentrasi atlet: meditasi, latihan pernapasan, visualisasi, pengaturan tujuan, dan mengurangi gangguan.

b)

Bermain video game sebelum bertanding

c)

Menghindari latihan fisik

d)

Mendengarkan musik keras

16.

Pendekatan pembelajaran yang tepat untuk peserta didik usia SMP kelas 7 adalah...

a)

Bermain dan belajar sambil bermain

b)

Kontekstual dan berpusat pada peserta didiK

c)

Ceramah dan diskusi

d)

Drill dan latihan

17.

Salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik adalah...

a)

Memberikan hadiah kepada peserta didik yang berprestasi

b)

Memberikan hukuman kepada peserta didik yang tidak disiplin

c)

Meminta peserta didik untuk menghafal materi pelajaran

d)

Memberikan peserta didik kesempatan untuk belajar secara mandiri

18.

Dalam satu semester, seorang guru sosiologi menetapkan 10 TP di mata pelajarannya. Untuk mendapatkan nilai akhir di semester tersebut, hal yang harus dilakukan adalah … 

a)

Melakukan asesmen minimal separuh TP yang ditetapkan. Mengukur dengan data kuantitatif dan kualitatif. Tidak Mencampur dengan asesmen formatif. 

b)

Melakukan asesmen sebanyak TP yang ditetapkan. Mengukur dengan data kuantitatif. Mencampur dengan asesmen formatif 

c)

Melakukan asesmen sebanyak TP yang ditetapkan. Mengukur dengan data kuantitatif atau kualitatif. Tidak Mencampur dengan asesmen formatif. 

d)

Melakukan 1 kali asesmen di akhir. Mengukur dengan data kuantitatif atau kualitatif. Tidak Mencampur dengan asesmen formatif.

19.

Berikut merupakan fungsi asesmen hasil pembelajaran. 

a)
  1. alat ukur untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik pada satu atau lebih tujuan pembelajaran di periode tertentu;

b)
  1. melihat hasil pembelajaran yang sudah dilakukan pendidik setelah proses pembelajaran sebagai bentuk umpan balik; 

c)
  1. menentukan kelanjutan proses belajar peserta didik di kelas atau pada jenjang 


d)
  1. mendapatkan nilai capaian hasil belajar untuk dibandingkan dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yang telah 

20.

Seorang guru olahraga merumuskan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan adalah agar peserta didik mampu memahami keragaman manusia dan budayanya sebagai bagian dari masyarakat multikultural. Guru tersebut melakukan penilaian dengan menugaskan peserta didik untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam produk sesuai keinginan peserta didiknya. Teknik penilaian yang tepat untuk digunakan adalah ...

a)

Observasi 

b)

Portofolio 

c)

Projek

d)

Praktek

21.

Berdasarkan tabel di atas, perbedaan dari asesmen formatif dan asesmen sumatif yang tepat adalah … . 

a)

Baris B

b)

Baris D 

c)

Baris A

d)

Baris C

22.

Pada Kurikulum Merdeka diharapkan pendidik dapat menguatkan kemampuan peserta didik dengan melakukan asesmen formatif dalam proses pembelajaran. Berikut merupakan contoh kegiatan asesmen formatif….  

a)

Peserta didik mengerjakan soal yang dibuat pendidik setelah menyelesaikan materi pada satu tujuan pembelajaran 

b)

Pada akhir pembelajaran, setelah menyelesaikan satu capaian pembelajaran, pendidik melakukan asesmen 

c)

Setelah pembelajaran berlangsung pendidik menyampaikan pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui tingkat penguasaan materi untuk memberikan umpan balik 

d)

Pendidik menyusun soal pilihan ganda setelah peserta didik mempelajari semua materi pada akhir semester

23.

Pak Rasyid adalah Guru Olahraga di SMPN 5 Bau-Bau. Setelah melakukan pembelajaran tentang senam lantai, ia meminta peserta didik untuk berdiskusi dan mempraktikan materi guling belakang dengan bantuan temannya, Sambil membawa instrumen penilaian, Pak Rasyid mengamati praktik guling belakang yang dilakukan peserta didik. Teknik penilaian yang tepat untuk digunakan adalah...

a)

Penugasan

b)

Unjuk kerja

c)

latihan

d)

drill

24.

Guru perlu mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran peserta didik. Hal pertama yang harus dilakukan adalah … 

a)

Mengidentifikasi diferensiasi pembelajaran 

b)

Menentukan interval nilai minimal 

c)

Merancang bentuk penilaian 

d)

Menetapkan Indikator ketercapaian

25.

Diantara jenis instrumen asesmen yang disiapkan oleh pendidik dapat berupa suatu pedoman yang dibuat untuk menilai dan mengevaluasi kualitas capaian kinerja peserta didik.  Melalui pedoman tersebut, pendidik dapat memusatkan perhatian pada kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik sekaligus mempertimbangkan bantuan yang dapat diberikan kepada peserta didik dalam meningkatkan Capaian kinerja dimaksud dituangkan dalam bentuk kriteria atau dimensi yang akan dinilai, yang dibuat secara bertingkat dari kurang sampai terbaik. Deskripsi di atas menggambarkan instrumen asesmen berupa…. 

a)

Catatan Guru

b)

Grafik Perkembangan 


c)

Ceklis 

d)

Rubrik

26.

Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dilaksanakan menggunakan prinsip mastery learning. Setiap peserta didik mempelajari tujuan pembelajaran yang sama dalam setiap pertemuan. Mereka juga mendapatkan pembelajaran berdiferensiasi. Yang perlu dilakukan jika ada peserta didik yang tidak dapat mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah… 

a)

menetapkan mitra dari kawan sefase untuk bantu mendampingi. 

b)

memberikan perlakuan khusus agar dapat naik kelas. 

c)

menggunakan otorisasi menaikkan secara langsung ke jenjang selanjutnya. 

d)

memberikan pendampingan untuk mencapai kriteria yang ditetapkan

27.

Pada Kurikulum Merdeka diharapkan pendidik dapat menguatkan kemampuan peserta didik dengan melakukan asesmen formatif dalam proses pembelajaran. Berikut merupakan contoh kegiatan asesmen formatif...

a)

Peserta didik mengerjakan soal yang dibuat pendidik setelah menyelesaikan materi pada satu tujuan pembelajaran

b)

Pada akhir pembelajaran, setelah menyelesaikan satu capaian pembelajaran, pendidik melakukan asesmen

c)

Pendidik menyusun soal pilihan ganda setelah peserta didik mempelajari semua materi pada akhir semester

d)

Setelah pembelajaran berlangsung pendidik menyampaikan pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui tingkat penguasaan materi untuk memberikan umpan balik

28.

Berikut ini adalah ciri-ciri teori belajar behavioristik.

a)
  1. Mementingkan pengaruh lingkungan

b)
  1. Mementingkan bagian-bagian atau elementalistik

c)

meyakini bahwa fokus utama pembelajaran adalah pengamatan dan peniruan.

d)
  1. Mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil belajar melalui prosedur stimulus-respon

29.

Bandura merumuskan Teori Belajar Sosial dengan mengakomodasi kemampuan kognitif manusia dalam berpikir dan belajar melalui pengamatan sosial. Konsep Teori Sosial Kognitif menurut Bandura adalah...

a)

sosial, emosional, lingkungan

b)

perilaku, kognitif dan lingkungan

c)

perilaku, sosial, kognitif

d)

mental, sosial, sikap

30.

Berikut ini adalah ciri-ciri pembelajaran yang berlandaskan teori humanistik.

a)

peserta didik dapat meniru suatu kemampuan atau perilaku dari kejadian yang dialami orang lain atau dari hal yang diperagakan oleh guru sebagai model.

b)

Berfokus pada aktualisasi diri individu (manusia sebagai sosok individu yang bisa mengeksplorasi dirinya)

c)

Melibatkan peran aspek kognitif dan afektif dalam proses pembelajaran

d)

Mengutamakan pengetahuan atau pemahaman

31.

Menurut Gestwicki (Ilfiandra, 2011) terdapat beberapa miskonsepsi mengenai penerapan pendekatan DAP.

a)

ada beberapa cara dalam mengimplementasikan DAP

b)
  • Pendekatan dengan pendekatan DAP membuat proses pembelajaran tidak optimal.

c)
  • Pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan DAP mengabaikan aspek akademik.

d)
  • Pembelajaran berorientasi DAP tidak memiliki tujuan yang jelas.

32.

Menurut Ladson-Billing (1995) terdapat tiga proposisi pendidikan tanggap budaya, yakni:

a)
  1. peserta didik mencapai kesuksesan akademis,

b)

peserta didik menjadi cinta budaya

c)
  1. peserta didik mampu mengembangkan dan memiliki kompetensi budaya (cultural competence), serta

d)
  1. peserta didik membangun kesadaran kritis (critical consciousness) sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam merombak tatanan sosial yang tidak adil.

33.

Di dalam kelas tentu saja mungkin kerap kali menemui berbagai karakteristik peserta didik, tidak terkecuali karakteristik perkembangan akademiknya. Ada peserta didik yang cepat belajar dan ada juga yang sedikit lambat dalam menerima pelajaran yang disampaikan guru. pendekatan yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran yaitu dengan menggunakan pendekatan....

a)

Developmentally Appropriate Practice (DAP)

b)

(Culturally Responsive Teaching)

c)

(Teaching at the Right Level)

d)

Problem Base Learning

34.

Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan. Menurut Harmer (2001), rancangan pembelajaran yang baik memiliki dua ciri utama, yaitu....

a)

keberagaman dan kebudayaan

b)

keselarasan dan keberagaman

c)

kebudayaan dan lingkungan

d)

kebudayaan dan zaman

35.

Selain fasilitas fisik, aspek guru menjadi hal yang penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan berikut adalah contohnya

a)

Guru memberi dukungan kepada peserta didik dalam proses pembelajaran

b)

menciptakan komunikasi yang baik dengan peserta didik

c)

menghargai, dan memberi apresiasi setiap hal positif yang disampaikan peserta didik.

d)

Guru tidak memberikan tugas tambahan/PR kepada peserta didik

36.

Ki Hajar Dewantara menyadari bahwa di dalam kehidupan anak, ada tiga lingkungan yang merupakan unsur penting bagi kesuksesan pendidikan dan menjadi pusat pendidikannya. Konsep mengenai lingkungan belajar menurut Ki Hadjar Dewantara terdiri atas

a)

guru, murid, kepala sekolah

b)

orang tua, teman, lingkungan

c)

sekolah, keluarga, dan masyarakat.

d)

kepala sekolah, wakasek, guru

37.

Dimensi "Gotong Royong" dalam Profil Pelajar Pancasila mencakup:

a)

Kemampuan bekerja sama, kepedulian sosial, dan berbagi tanggung jawab

b)

Keunggulan akademik dan kreativitas

c)

Kompetisi antarindividu untuk meraih prestasi

d)

Kemampuan menyelesaikan konflik dengan kekerasan

38.

Sikap menghargai budaya dan tradisi lokal sebagai bagian dari kebinekaan global merupakan contoh implementasi dimensi:

a)

Mandiri

b)

Kreatif

c)

Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia

d)

Berkebinekaan global

39.

Lingkungan belajar yang nyaman dapat meningkatkan:

a)

Rasa cemas siswa terhadap pelajaran

b)

Motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran

c)

Kompetisi tidak sehat di antara siswa

d)

Jarak emosional antara guru dan siswa

40.

Apa peran guru dalam menjaga lingkungan belajar yang kondusif?

a)

Mengabaikan konflik antar siswa

b)

Menciptakan aturan kelas bersama-sama dengan siswa

c)

Memberikan tugas tanpa peduli kemampuan siswa

d)

fokus pada penyelesaian kurikulum

41.

Lingkungan belajar yang aman dan nyaman ditandai oleh:

a)

Suasana yang kompetitif tanpa batasan

b)

Hubungan yang penuh saling menghargai antara guru dan siswa

c)

Disiplin yang keras tanpa kompromi

d)

Pengabaian terhadap konflik yang terjadi

42.

Apa tujuan utama dari asesmen dalam pembelajaran?

a)

Menentukan peringkat siswa di kelas

b)

Memberikan hukuman kepada siswa yang kurang berprestasi

c)

Menilai pencapaian kompetensi dan memberikan umpan balik

d)

Mempermudah pekerjaan guru dalam memberikan nilai

43.

Manakah jenis asesmen berikut yang bertujuan untuk memantau proses belajar siswa selama pembelajaran berlangsung?

a)

Asesmen formatif

b)

Asesmen sumatif

c)

Asesmen diagnostik

d)

Asesmen nasional

44.

Asesmen sumatif biasanya dilakukan pada:

a)

Awal semester sebelum pembelajaran dimulai

b)

Proses pembelajaran harian

c)

Akhir periode pembelajaran, seperti ujian akhir semester

d)

Saat siswa memulai pelajaran baru

45.

Asesmen diagnostik bertujuan untuk:

a)

Mengetahui kendala belajar siswa sebelum pembelajaran dimulai

b)

Memberikan nilai akhir kepada siswa

c)

Mengukur kompetensi siswa pada akhir pembelajaran

d)

Mengidentifikasi siswa yang membutuhkan hukuman

46.

Salah satu prinsip penting dalam pelaksanaan asesmen adalah:

a)

Hanya dilakukan oleh guru tanpa melibatkan siswa

b)

Dilaksanakan secara objektif, adil, dan berkesinambungan

c)

Fokus pada hasil belajar saja tanpa memperhatikan proses

d)

Mengutamakan kompetisi antar siswa

47.

Apa kelebihan dari asesmen berbasis proyek?

a)

Menilai hafalan siswa terhadap materi

b)

Mengukur kemampuan siswa dalam mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan

c)

Lebih cepat dilakukan dibandingkan metode lain

d)

Lebih cepat dilakukan dibandingkan metode lain

48.

Manakah contoh teknik asesmen alternatif?

a)

Ujian tulis

b)

Lembar kerja siswa

c)

. Portofolio dan observasi

d)

Pilihan ganda

49.

Siapakah tokoh utama yang mengembangkan teori belajar kognitivisme?

a)

Ivan Pavlov

b)

Jean Piaget

c)

B.F. Skinner

d)

Albert Bandura

50.

"Stimulus dan respons" adalah konsep kunci dalam teori belajar:

a)

Kognitivisme

b)

Humanisme

c)

Behaviorisme

d)

Konstruktivisme