NEW
Font size
WorksheetsSRT-403. Pengujian Kain (1)
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Grading kain bertujuan untuk :
menggolongkan kain dalam hal mutu
menggolongkan kain berdasarkan keinginan pasar
menggolongkan kain sesuai permintaan konsumen
semua pilihan benar
Pada grading "kain greige", cacat yang tidak dapat diperbaiki disebut a) ........., sedangkan cacat yang masih bisa diperbaiki disebut b) .......
a) cacat mayor, b) cacat minor
a) cacat minor, b) cacat mayor
a) cacat tinggi, b) cacat rendah
a) cacat rendah, b) cacat tinggi
Pada grading "kain finished", cacat yang sangat terlihat disebut a) ........., sedangkan cacat yang tampak pada kilasan pandang pertama disebut b) .......
a) cacat mayor, b) cacat minor
a) cacat minor, b) cacat mayor
a) cacat tinggi, b) cacat rendah
a) cacat rendah, b) cacat tinggi
Kekuatan kain dapat digolongkan menjadi 3 (tiga), yaitu :
kekuatan tarik, kekuatan sobek, dan kekuatan tahan luntur
kekuatan tarik, kekuatan mulur, dan kekuatan tahan pecah
kekuatan tarik, kekuatan sobek, dan kekuatan tahan pecah
kekuatan tarik, kekuatan sobek, dan kekuatan tahan udara
Meletakkan sampel kain pada penjepit, lalu dilakukan penarikan dengan beban tertentu sampai sampel kain putus, merupakan pengujian kekuatan tarik kain dengan cara :
cekau
jalur urai
jalur potong
trapesium
Menggambar trapesium sama kaki pada sampel kain, lalu memasang penjepit dan menarik kain sampai sobek, merupakan pengujian kekuatan sobek kain dengan cara :
cekau
trapesium
lidah
diafragma
Menjepit sampel kain pada cincin penjepit, lalu memberikan tekanan oleh bola baja sampai kain jebol, merupakan pengujian kekuatan tahan pecah atau jebol kain dengan cara :
cekau
lidah
bola scott
diafragma
Lamanya suatu kain bisa dipakai sampai tidak dipakai lagi disebut a) ........., sedangkan jumlah kerusakan kain karena serat-seratnya putus atau lepas disebut b) .........
a) keusangan kain, b) keawetan kain
a) keawetan kain, b) keusangan kain
a) keawetan kain, b) tahan gosok kain
a) keusangan kain, b) tahan gosok kain
Tahan gosok kain (abrasion strength) ada 2 (dua) jenis, yaitu :
Gosokan Tekuk (Flex Abrasion) dan Gosokan Datar (Flat Abrasion)
Gosokan Tekuk (Flex Abrasion) dan Gosokan Pinggir (Edge Abrasion)
Gosokan Pinggir (Edge Abrasion) dan Gosokan Datar (Flat Abrasion)
Gosokan Datar (Flex Abrasion) dan Gosokan Tekuk (Flat Abrasion)
Dari gambar, dapat diperoleh penjelasan-penjelasan yang tepat sebagai berikut, KECUALI :
disebut pilling kain, yaitu gundukan serat-serat yang mengelompok di permukaan kain
terbentuk ketika pakaian dipakai dan dicuci, biasanya terjadi pada kain tenun
dapat dilakukan pengujian dengan alat uji pilling kain (ICI Pilling Box Test)
terbentuk ketika pakaian dipakai dan dicuci, biasanya terjadi pada kain dari serat wol
Ketahanan kain terhadap kekusutan disebut a) ........., sedangkan kemampuan kain kembali dari kekusutan disebut b) ..........
a) crease recovery, b) crease resistance
a) crease resistance strength, b) crease recovery
a) crease resistance, b) crease recovery strength
a) crease resistance, b) crease recovery
Sebagian volume dari kain adalah ruang udara karena :
susunan kain terdiri dari benang-benang, dan benang-benang terdiri dari serat-serat
kain yang satu lebih sukar dilalui udara daripada kain lainnya
kain memiliki daya tembus udara yang disebut air permeability
kain memiliki daya tembus udara karena memiliki pori-pori yang disebut air porosity
Berapa volume udara yang dapat melalui kain pada suatu satuan luas tertentu dengan tekanan tertentu, disebut :
Daya Tembus Udara (Air Permeability)
Tekanan terhadap Udara (Air Resistant)
Rongga Udara (Air Porosity)
Aliran Udara (Air Flow)
Berapa lamanya waktu tiap volume udara tertentu dapat melalui kain tiap satuan luas tertentu pada tekanan udara tertentu, disebut :
Daya Tembus Udara (Air Permeability)
Tekanan terhadap Udara (Air Resistant)
Rongga Udara (Air Porosity)
Aliran Udara (Air Flow)
Hubungan yang benar antara rapat tidaknya kain (struktur kain) dengan udara yang dapat menembus kain tersebut adalah sebagai berikut, KECUALI :
makin tertutup struktur suatu kain, makin besar daya tembus udaranya
daya tembus udara pada kain antara lain dipengaruhi tetal lusi dan tetal pakan
makin terbuka struktur suatu kain, makin besar daya tembus udaranya
daya tembus udara pada kain antara lain dipengaruhi nomor benang dan faktor twist
