wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Psikososial dan budaya dalam Keperawatan 3A

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan aspek psikososial dalam konteks keperawatan?

a)

Aspek fisik yang mempengaruhi kesehatan pasien

b)

Faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi kesejahteraan pasien

c)

Pengaruh budaya terhadap praktik keperawatan

d)

Perawatan medis yang terkait dengan kondisi fisik pasien

e)

Pengobatan berbasis teknologi dalam keperawatan

2.

Mengapa penting bagi perawat untuk memahami aspek budaya pasien?

a)

Agar dapat memberikan pengobatan yang lebih efektif

b)

Untuk memastikan bahwa komunikasi dengan pasien berjalan lancar

c)

Agar perawat bisa mematuhi semua prosedur medis

d)

Untuk meningkatkan keterampilan teknik keperawatan

e)

Agar dapat merawat pasien dengan lebih cepat

3.

Salah satu contoh pengaruh budaya dalam praktik keperawatan adalah:

a)

Pemilihan jenis obat yang digunakan

b)

Preferensi pasien terhadap jenis makanan tertentu

c)

Tindakan pencegahan infeksi yang dilakukan

d)

Semua jawaban benar

e)

Tidak ada yang benar

4.

Dalam budaya tertentu, beberapa keluarga mungkin merasa cemas jika anggota keluarga sakit karena:

a)

Mereka merasa sistem medis Barat tidak dapat dipercaya

b)

Mereka takut menggunakan obat-obatan modern

c)

Semua jawaban benar

d)

Mereka percaya penyakit adalah akibat dari gangguan roh

e)

Tidak ada yang benar

5.

Faktor yang paling mempengaruhi kondisi psikososial pasien adalah:

a)

Lingkungan sosial dan dukungan keluarga

b)

Ketersediaan obat-obatan

c)

Pengetahuan perawat tentang penyakit

d)

Semua jawaban benar

e)

Hanya faktor ekonomi

6.

Apa yang harus dilakukan perawat jika pasien dari budaya tertentu menolak prosedur medis yang direkomendasikan?

a)

Mengabaikan kepercayaan pasien dan tetap melakukan prosedur

b)

Menjelaskan dengan hormat dan terbuka mengenai prosedur dan pilihan alternatif

c)

Menghormati keputusan pasien tanpa memberikan penjelasan

d)

Melaporkan pasien kepada pihak yang berwenang

e)

Tidak melakukan apapun

7.

Apa peran keluarga dalam proses penyembuhan pasien?

a)

Menyediakan dukungan emosional dan sosial

b)

Mengambil keputusan medis bagi pasien

c)

Menentukan pengobatan yang tepat

d)

Semua jawaban benar

e)

Tidak ada yang benar

8.

Dalam budaya tertentu, pasien mungkin lebih memilih pengobatan tradisional daripada pengobatan medis karena:

a)

Mereka merasa lebih nyaman dengan pengobatan yang sudah dikenal

b)

Mereka percaya bahwa pengobatan tradisional lebih efektif

c)

Pengobatan tradisional tidak menimbulkan efek samping

d)

Semua jawaban benar

e)

Tidak ada yang benar

9.

Sikap perawat yang terbaik dalam menghadapi pasien dari berbagai latar belakang budaya adalah:

a)

Menanggapi pasien dengan sikap empati dan pengertian

b)

Mengabaikan perbedaan budaya pasien

c)

Memberikan perawatan berdasarkan latar belakang budaya mereka

d)

Tidak menganggap penting perbedaan budaya

e)

Menggunakan pendekatan medis yang seragam

10.

Apa tujuan utama penerapan antropologi kesehatan dalam keperawatan?

a)

Meningkatkan efisiensi kerja perawat

b)

Menyesuaikan asuhan keperawatan dengan budaya pasien

c)

Meningkatkan biaya pelayanan kesehatan

d)

Menerapkan metode pengobatan tradisional

e)

Mengurangi waktu perawatan pasien

11.

Dalam perspektif antropologi kesehatan, etiologi penyakit sering dikaitkan dengan:

a)

Faktor ekonomi

b)

Keyakinan budaya dan spiritual

c)

Teknologi modern

d)

Sistem politik

e)

Pendidikan pasien

12.

Salah satu peran pasien yang dipengaruhi oleh budaya adalah:

a)

Harapan terhadap peran perawat

b)

Tingkat keparahan penyakit

c)

Cara mematuhi jadwal pengobatan

d)

Cara komunikasi dengan petugas medis

e)

Tingkat kesembuhan pasien

13.

Menghormati keyakinan budaya pasien terkait penyembuhan tradisional adalah bagian dari:

a)

Prinsip peka budaya dalam keperawatan

b)

Menghilangkan kepercayaan pasien terhadap metode tradisional

c)

Mengintegrasikan seluruh perawatan ke dalam sistem medis modern

d)

Melarang pasien menggunakan metode tradisional

e)

Menghindari perawatan modern

14.

Seorang perawat yang memahami antropologi kesehatan akan lebih efektif dalam:

a)

Menyeragamkan rencana perawatan pasien

b)

Mengidentifikasi kebutuhan pasien berdasarkan konteks budaya

c)

Memprioritaskan prosedur medis di atas keyakinan pasien

d)

Meminimalkan interaksi langsung dengan pasien

e)

Menolak pandangan budaya pasien jika tidak sesuai

15.

Apa yang dimaksud dengan "asuhan keperawatan yang peka budaya"?

a)

Asuhan yang hanya memperhatikan aspek medis pasien.

b)

Asuhan yang mempertimbangkan aspek budaya pasien dalam perawatan.

c)

Asuhan yang menggunakan metode pengobatan tradisional.

d)

Asuhan yang melibatkan keluarga pasien dalam keputusan medis.

e)

Asuhan yang melibatkan keluarga pasien dalam keputusan medis.

16.

Bagaimana budaya dapat mempengaruhi persepsi seseorang terhadap kesehatan?

a)

Budaya tidak memiliki pengaruh terhadap persepsi kesehatan.

b)

Budaya dapat mempengaruhi cara seseorang mendefinisikan dan merasakan penyakit.

c)

Budaya hanya mempengaruhi persepsi terhadap makanan dan diet.

d)

Budaya hanya mempengaruhi pola hidup sehat.

e)

Budaya hanya berhubungan dengan cara berpakaian.

17.

Apa yang dimaksud dengan "etnosentrisme" dalam konteks keperawatan?

a)

Proses belajar budaya baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

b)

Ketertarikan pada budaya pasien.

c)

Penilaian budaya lain berdasarkan standar budaya sendiri.

d)

Apa yang dimaksud dengan "etnosentrisme" dalam konteks keperawatan?

e)

Keyakinan bahwa budaya lain lebih superior daripada budaya sendiri.

18.

Mengapa komunikasi budaya penting dalam pemberian asuhan keperawatan?

a)

Agar perawat dapat memaksakan perawatan yang terbaik bagi pasien.

b)

Agar pasien bisa berbicara lebih banyak tentang keluhan mereka.

c)

Agar perawat dapat memahami nilai, norma, dan kebiasaan pasien

d)

Agar pasien bisa mengikuti prosedur medis dengan lebih baik.

e)

Agar pasien merasa lebih nyaman dengan perawatan yang diberikan.

19.

Apa yang dimaksud dengan "cultural competence" dalam konteks keperawatan?

a)

Kemampuan perawat untuk berbicara dalam banyak bahasa.

b)

Kemampuan perawat untuk memahami dan bekerja dengan perbedaan budaya pasien.

c)

Kemampuan perawat untuk memaksakan cara perawatan yang paling tepat.

d)

Kemampuan perawat untuk menghindari konflik budaya dengan pasien.

e)

Kemampuan perawat untuk mendidik pasien tentang budaya mereka sendiri.

20.

Perspektif transkultural dalam asuhan keperawatan membantu perawat untuk:

a)

Menurunkan kualitas perawatan pasien

b)

Memahami bagaimana budaya pasien mempengaruhi kesehatan mereka

c)

Mengabaikan masalah budaya dalam perawatan

d)

Fokus hanya pada prosedur medis tanpa mempertimbangkan budaya

e)

Menerapkan perawatan yang sama untuk semua pasien tanpa kecuali

21.

Dalam pemberian asuhan keperawatan kepada pasien dari berbagai budaya, perawat harus:

a)

Membatasi pengaruh budaya pasien dalam perawatan

b)

Menggunakan pendekatan medis yang sama untuk setiap pasien tanpa memandang budaya

c)

Memaksakan budaya perawatan yang berasal dari negara asal perawat

d)

Menjadi lebih fleksibel dan adaptif terhadap perbedaan budaya

e)

Mengabaikan perbedaan budaya untuk mempercepat proses perawatan

22.

Teori Leininger menyarankan tiga pendekatan untuk memberikan asuhan keperawatan peka budaya. Salah satunya adalah:

a)

Maintenance of Traditional Practices

b)

Cultural Preservation or Maintenance

c)

Cultural Ethnocentrism

d)

Cultural Abandonment

e)

Cultural Neglect

23.

Prinsip utama dari teori Cultural Care adalah:

a)

Menyamaratakan semua pendekatan budaya dalam perawatan

b)

Menjunjung tinggi aspek teknologi dalam keperawatan

c)

Mengintegrasikan nilai dan keyakinan budaya pasien ke dalam rencana perawatan

d)

Mengurangi pengaruh budaya dalam keputusan klinis

e)

Mengutamakan intervensi berbasis farmasi

24.

Menurut Leininger, pendekatan peka budaya dalam keperawatan melibatkan tiga tindakan utama, yaitu:

a)

Adaptasi, dominasi, dan kolaborasi

b)

Penyuluhan budaya, modifikasi, dan eliminasi

c)

Pemeliharaan budaya, akomodasi budaya, dan restrukturisasi budaya

d)

Promosi kesehatan, intervensi akut, dan adaptasi pasien

e)

Konsultasi budaya, intervensi teknologi, dan evaluasi perawatan

25.

Apa yang dimaksud dengan kebudayaan menurut Koentjaraningrat?

a)

Hasil karya manusia yang diwariskan secara turun-temurun

b)

Sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia yang diperoleh dengan cara belajar dalam kehidupan masyarakat

c)

Norma dan aturan yang mengatur perilaku manusia

d)

Hasil dari proses pembelajaran individu dalam masyarakat

e)

Kegiatan sosial yang tidak dapat dipisahkan dari budaya tertentu

26.

Wujud kebudayaan yang bersifat abstrak dan tidak dapat dilihat atau diraba disebut dengan...

a)

Kebudayaan fisik

b)

Kebudayaan sosial

c)

Kebudayaan ideal

d)

Kebudayaan material

e)

Kebudayaan spiritual

27.

Penyebab penyakit menurut konsep "naturalistik" dalam kebudayaan adalah...

a)

Pengaruh dari roh atau makhluk halus

b)

Ketidakseimbangan dalam tubuh atau faktor lingkungan

c)

Ketidakmampuan perawat dalam mengenali gejala penyakit

d)

Pengaruh dari faktor genetik atau keturunan

e)

Pengaruh dari makanan yang tidak sehat

28.

karakteristik budaya menurut Leininger adalah bahwa budaya itu...

a)

Selalu berubah dalam waktu singkat

b)

Bersifat stabil namun tetap dinamis dan diturunkan kepada generasi berikutnya

c)

Tidak pernah berubah selama berabad-abad

d)

Tidak berhubungan dengan perilaku manusia

e)

Dapat dipelajari dalam waktu singkat

29.

Pada konsep "personalistik", penyakit dianggap sebagai akibat dari...

a)

Ketidakseimbangan dalam tubuh

b)

Intervensi makhluk bukan manusia atau manusia (seperti tukang sihir)

c)

Pengaruh lingkungan dan pola makan

d)

Perubahan cuaca yang ekstrem

e)

Genetika dan keturunan

30.

Apa yang dimaksud dengan "cultural shock"?

a)

Ketidakmampuan perawat untuk mengadaptasi kebudayaan lain

b)

Ketidaknyamanan yang dialami oleh klien karena perbedaan nilai budaya

c)

Proses pembelajaran kebudayaan yang baru

d)

Perubahan kebiasaan dalam cara berinteraksi antara pasien dan perawat

e)

Bentuk adaptasi budaya dalam pemberian asuhan keperawatan