NEW
Font size
WorksheetsSOAL PP MADYA 1
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Apa definisi yang paling tepat mengenai Pertolongan Pertama (PP)?
Tindakan medis lengkap yang diberikan oleh dokter di lokasi kejadian.
Pemberian pertolongan segera kepada korban yang sakit atau cedera mendadak sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.
Pemberian obat-obatan untuk menyembuhkan semua penyakit dan cedera.
Memindahkan korban secepatnya dari lokasi kejadian tanpa menilai kondisinya.
Siapakah yang disebut sebagai "Penolong Pertama"?
Dokter atau perawat yang bertugas di rumah sakit terdekat.
Orang yang pertama kali tiba di tempat kejadian, memiliki kemampuan, dan terlatih dalam penanganan medis dasar.
Siapa pun yang memiliki niat baik untuk menolong, terlepas dari kemampuan atau pelatihan.
Anggota PMI yang sedang bertugas menggunakan seragam lengkap.
Tujuan utama dari Pertolongan Pertama yang paling mendasar adalah...
Menyembuhkan korban secara total di tempat kejadian.
Mencegah korban merasa tidak nyaman.
Menyelamatkan jiwa korban agar tidak meninggal di tempat.
Mendokumentasikan semua kejadian untuk laporan.
Dalam melaksanakan tugas sebagai Penolong Pertama, kewajiban yang harus diutamakan dan berada di posisi paling atas adalah...
Memberi pertolongan kepada korban dengan cepat dan tepat.
Mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain di sekitar.
Membawa korban secepatnya ke rumah sakit.
Mengumpulkan semua peralatan PP yang diperlukan.
Langkah pertama yang wajib dilakukan oleh Penolong Pertama saat tiba di lokasi kejadian adalah...
Langsung memeriksa denyut nadi korban.
Membuka peralatan PP dan mencari obat.
Melakukan penilaian keadaan (keselamatan) lokasi.
Menanyakan nama dan usia korban.
Apa fungsi utama dari Alat Perlindungan Diri (APD) bagi Penolong Pertama?
Membuat penolong terlihat lebih profesional.
Mencegah korban menularkan penyakit kepada orang lain.
Mencegah penolong tertular penyakit dari korban atau cairan tubuh korban.
Sebagai identitas bahwa penolong adalah anggota PMI.
Contoh Alat Perlindungan Diri (APD) yang wajib disiapkan oleh Penolong Pertama adalah, kecuali...
Sarung tangan lateks.
Masker penolong.
Kacamata pelindung.
Selimut darurat (blanket).
Darah dan semua cairan tubuh korban berpotensi...
Menyembuhkan luka korban.
Sebagai sumber makanan.
Menularkan penyakit kepada penolong atau orang lain.
Dapat digunakan untuk membersihkan luka.
Urutan Penilaian Dini (Primary Survey) yang benar dalam pemeriksaan respon korban adalah...
Nyeri – Suara – Awas – Tidak Respon (NSAT)
Awas – Suara – Nyeri – Tidak Respon (ASNT)
Suara – Awas – Tidak Respon – Nyeri (SANT)
Awas – Nyeri – Suara – Tidak Respon (ANTS)
Jika korban mengalami penurunan kesadaran (Tidak Respon), teknik yang harus digunakan untuk membuka jalan napas adalah...
Tarikan lidah dan rahang.
Menekan dada korban dengan keras.
Angkat Dagu dan Tekan Dahi (Head-Tilt/Chin-Lift).
Memasukkan jari ke mulut korban.
Penilaian pernapasan (LDR) dilakukan dengan cara…
Lihat gerakan dada, Dengar suara napas, Rasakan embusan napas.
Laporkan kejadian, Diamkan korban, Rujuk segera.
Lacak denyut nadi, Diamkan jalan napas, Raba perut.
Lakukan pembalutan, Diangkat segera, Rawat inap.
Denyut nadi yang harus diperiksa pada korban yang tidak sadar adalah…
Nadi Radial (pergelangan tangan).
Nadi Carotis (leher).
Nadi Brachial (lengan atas).
Nadi Femoralis (lipat paha).
Tindakan yang harus segera dilakukan setelah Penilaian Dini dan ditemukan korban tidak bernapas dan tidak berdenyut adalah…
Melakukan Pemeriksaan Fisik lengkap.
Memasang bidai pada tangan dan kaki.
Segera hubungi bantuan dan mulai RJP (Resusitasi Jantung Paru).
Memindahkan korban ke tempat yang lebih aman.
Pemeriksaan Fisik (Secondary Survey) dilakukan untuk mencari Tanda-tanda Cedera. Apa singkatan yang tepat untuk mengingat tanda-tanda tersebut?
LNBA (Luka, Nyeri, Bengkak, Awas).
PLNB (Perubahan bentuk, Luka, Nyeri, Bengkak).
GSS (Gerakan, Sensasi, Sirkulasi).
DLPR (Darah, Luka, Patah, Respon).
Dalam pemeriksaan anggota gerak (lengan/tungkai), selain mencari PLNB, penolong juga harus menilai...
Respon Verbal dan Respon Nyeri.
Jenis kelamin dan usia korban.
Gerakan, Sensasi, dan Sirkulasi (GSS).
Tanda-tanda vital (suhu tubuh dan tekanan darah).
Luka yang mengakibatkan rusaknya kulit dan terlihat adanya darah keluar disebut...
Luka Tertutup.
Luka Terbuka.
Luka Memar.
Luka Remuk.
Tujuan utama dari pemasangan penutup luka dan pembalutan adalah...
Menghangatkan luka.
Memberi tekanan pada tulang yang patah.
Membantu menghentikan perdarahan dan mencegah kuman masuk.
Menambah rasa nyaman bagi penolong.
Jika terjadi memar (luka tertutup) pada bagian lengan, penanganan awal yang paling tepat adalah...
Membalutnya dengan kain yang keras.
Memberi kompres dingin dan meninggikan posisi lengan lebih tinggi dari jantung.
Mengoleskan minyak atau balsem panas.
Membiarkannya tanpa penanganan apa pun.
Saat membalut luka pada anggota gerak (tangan atau kaki), arah pembalutan yang benar adalah...
Dari atas ke bawah (menjauhi jantung).
Dari bawah ke atas (ke arah jantung).
Melingkar pada bagian tengah luka saja.
Bebas, tidak ada aturan arah pembalutan.
Alat bantu yang digunakan untuk menghindari pergerakan dan menstabilkan bagian tubuh yang diduga patah tulang adalah...
Bidai
Perban
Korset
Penyangga leher
Menurut pedoman pembidaian, bidai harus meliputi...
Hanya pada bagian tulang yang patah.
Hanya satu sendi di atas atau di bawah cedera.
Dua sendi, yaitu sendi di atas dan di bawah tulang yang patah.
Seluruh anggota gerak korban.
Prinsip penting dalam penanganan luka bakar adalah...
Mengolesi luka bakar dengan mentega atau odol.
Mengalirkan air biasa (suhu normal) ke daerah luka bakar.
Memecahkan semua gelembung (bula) pada luka.
Langsung menutup luka tanpa didinginkan.
Sebelum melakukan pembidaian, Penolong Pertama wajib menilai...
Nama dan alamat korban.
Berat badan dan tinggi badan korban.
Gerakan, Sensasi, Sirkulasi (GSS) pada anggota gerak.
Tipe dan jenis fraktur (patah tulang).
Kapan pemindahan korban dikategorikan sebagai "Pemindahan Darurat"?
Ketika korban merasa tidak nyaman.
Ketika penolong ingin segera menyelesaikan tugas.
Ketika ada bahaya yang mengancam jiwa korban dan penolong (misalnya kebakaran, ledakan).
Setelah semua pemeriksaan fisik selesai dilakukan.
Prinsip mekanika tubuh yang benar saat mengangkat korban adalah...
Mengangkat dengan membungkukkan punggung.
Menggunakan otot tungkai, panggul, dan perut sambil menjaga punggung tetap lurus.
Mengangkat dengan satu tangan saja.
Mengangkat tanpa perlu menilai beban korban.
