NEW
Font size
WorksheetsPULMONOLOGI
Total questions: 35
Worksheet time: 35mins
Ny. M usia 30 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 30 menit yang lalu. Pasien mengatakan lebih nyaman posisi duduk dan dapat menjawab pertanyaan dengan penggal kalimat. Pasien sering mengalami hal serupa sejak masih kanak-kanak. Gejala muncul sekitar 2x dalam seminggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 30 x/menit, suhu 36 C, wheezing (+/+), (rhonchi -/-). Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Asma bronchial derajat intermiten serangan ringan
Asma bronchial derajat persisten ringan serangan sedang
Asma bronchial derajat persisten sedang serangan sedang
Asma bronchial derajat persisten berat serangan sedang
Asma bronchial derajat peristen ringan serangan ringan
Ny. R usia 46 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 1 jam yang lalu, pasien sering mengalami hal serupa sejak masih kanak-kanak, gejala bersifat kambuh-kambuhan sekitar 5 kali dalam seminggu. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 30 x/menit, suhu 36 C, wheezing (+/+). 20 menit kemudian pasien mengalami penurunan kesadaran dan saat dilakukan pemeriksaan fisik tidak didapatkan wheezing. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Asma bronchial serangan ringan derajat intermiten
Asma bronchial serangan ringan derajat peristen ringan
Asma bronchial serangan sedang derajat persisten sedang
Asma bronchial serangan sedang derajat persisten berat
Status asmatikus
Ny. R usia 38 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 30 menit yang lalu, pasien sering mengalami hal serupa sejak masih kanak-kanak, gejala bersifat kambuh-kambuhan sekitar 4 kali dalam seminggu. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 30 x/menit, suhu 36 C, wheezing (+/+). Apakah tatalaksana yang tepat untuk mencegah kekambuhan pada kasus tersebut?
SABA
Ipratropium Bromida
Steroid inhalasi
Oksigen
Terbutaline
Wanita, 28 tahun, sesak napas yang semakin memberat sejak 3 hari yang lalu. Pasien sering terbangun malam karena sesak. Pasien memiliki riwayat sesak pada usia 5 tahun yang hilang timbul dan terakhir kambuh 2 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik: TD 130/90mmHg, HR: 110x/menit, RR: 30x/menit, T: 36,5C. Apakah tujuan penatalaksanaan yang paling tepat?
Menghilangkan faktor pencetus sesak
Menghilangkan kekambuhan
Mempertahankan faal paru
Menghilangkan hiperkabia
Menghilangkan obstruksi secepat mungkin
Tn. J usia 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas disertai mengi dan batuk produktif. Pasien mengaku memiliki kebiasaan merokok sejak SMP dan menghabiskan sekitar 2 pack per hari. Keluhan nyeri dada dan batuk darah disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 30 x/menit, suhu 36 C, barrel chest (+). Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
COPD
Asma bronchial
Cor pulmonale
Pneumonia
Susp karsinoma paru
Laki-laki, 64 tahun, sesak nafas sejak 6 bulan namun sesak dirasakan memberat sejak 2 hari yang lalu. Pasien perokok berat sejak usia muda. TD 140/90 mmHg, Nadi 90 x/m, RR 26 x/m, suhu 36.9 oC. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest, kulit memerah, sela iga melebar, hipersonor dan wheezing seluruh lapang paru. Pada pemeriksaan foto thoraks didapatkan gambaran diafragma mendatar, hiperlusen, Jantung pendulum dan hiperinflasi. Diagnosis kasus diatas adalah ?
Emfisema pulmonum
Bronkhitis kronis
PPOK eksaserbasi akut
Pneumonia
Asma bronchial
Tn. J usia 60 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas disertai mengi dan batuk produktif. Pasien mengaku memiliki kebiasaan merokok sejak SMP dan menghabiskan sekitar 3 pack per hari. Keluhan nyeri dada dan batuk darah disangkal. Pasien merasa sesak bertambah dengan aktivitas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 140/90 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 30 x/menit, suhu 36 C, barrel chest (+). Pada pemeriksaan spirometry didapatkan FEV1 70%. Apakah diagnosis PPOK menurut klasifikasi GOLD pada kasus tersebut?
GOLD I
GOLD II
GOLD III
GOLD IV
GOLD V
Ny. X usia 42 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, disertai BB yang menurun drastis. Sebelumnya pasien sudah terdiagnosis tuberculosis paru dan mengkonsumsi OAT selama 14 hari, kemudian berhenti mengkonsumsi OAT karena merasa sudah sembuh. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 22 x/menit, suhu 37.6 C. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Tuberkulosis paru kasus baru
Tuberkulosis paru kasus kambuh
Tuberkulosis paru kasus relaps
Tuberkulosis paru kasus putus obat
Tuberkulosis paru kasus gagal pengobatan
Ny. L usia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdarah sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan penurunan BB drastis dalam 2 bulan terakhir. Sebelumnya pasien telah terdiagnosis tuberculosis paru dan mengkonsumsi OAT selama 5 bulan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 140/90 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 37.8 C. Pada pemeriksaan BTA didapatkan hasil positif. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Tuberkulosis paru kasus baru
Tuberkulosis paru kasus kambuh
Tuberkulosis paru kasus relaps
Tuberkulosis paru kasus putus obat
Tuberkulosis paru kasus gagal pengobatan
Tn. B usia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk sejak 3 minggu yang lalu disertai keringat malam dan penurunan BB drastis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 130/70 mmHg, nadi 90 x/menit, RR 22 x/menit, suhu 37.7 C. Pada pemeriksaan BTA didapatkan hasil positif. Bila diberikan OAT, kapan waktu yang tepat untuk dilakukan pemeriksaan dahak ulang pada pasien ini?
Akhir minggu ke 1
Akhir bulan ke 1
Akhir bulan ke 2
Akhir bulan ke 5
Akhir bulan ke 6
Laki-laki, 21 tahun, sesak nafas yang memberat sejak 1 hari yang lalu. Pasien mengeluhkan batuk sejak 1 bulan yang lalu disertai demam malam hari dan penurunan nafsu makan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit, suhu 37,6 oC dan ronki basah kasar di seluruh lapangan paru. Pada pemeriksaan foto rontgen thoraks didapatkan hasil seperti di bawah ini. Apakah diagnosis paling tepat pada kasus ini ?
Tuberkulosis
Tuberkulosis milier
Bronkhiektasis
Pneumonia atipikal
Community aquired pneumonia
Ny. P usia 40 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak kemarin. Pasien juga mengeluhkan batuk berdahak disertai demam menggigil. Pasien mengaku baru saja pulang setelah opname selama 1 minggu di RS. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 130/70 mmHg, nadi 90 x/menit, RR 26 x/menit, suhu 39 C, ronkhi basah (+/-), wheezing (-/-). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil leukositosis, pada rontgen thorax tampak konsolidasi pada paru kiri bawah. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Community aquired pneumonia
Hospital aquired pneumonia
Pneumonia aspirasi
Pneumonia atipikal
Pneumonia tipikal
Laki-laki, 68 tahun, sesak nafas sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai demam tinggi. Keluhan dirasa semakin memberat beserta batuk kuning kehijauan kental, demam naik turun dirasa selama 4 hari sebelumnya. Diketahui pasien tidak ada riwayat rawat inap atau tindakan di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 94x/menit, laju pernapasan 29x/menit, suhu 39C. Dari pemeriksaan auskultasi ronkhi right middle lobe, wheezing (-). Pemeriksaan x-ray thorax didapatkan gambaran seperti berikut. Apakah diagnosa dan berapakah skor penilaian CURB-65?
Hospital aquired pneumonia 0
Community aquired pneumonia 1
Community aquired pneumonia 2
Pneumonia aspirasi 3
Abses paru 4
Laki-laki, 53 tahun, batuk dan sesak sejak 2 hari yang lalu. Batuk berdahak berwarna kemerahan dan kental seperti jelly. Pasien juga mengeluhkan demam. Pada pemeriksaan TD 100/60 mmHg, HR 90x/min, RR 26x/min, suhu 38,2°C, terdengar ronkhi basah halus pada hemithoraks dekstra. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan gambaran sebagai berikut. Kemungkinan etiologi pada kasus di atas adalah...
Streptococcus pneumonia
Haemophilus influenza
Klebsiella pneumonia
Pseudomonas aeruginosa
Pneumocystic jirovecii
Tn. T usia 68 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak napas. Dari anamnesis didapatkan riwayat tersedak dan muntah. Pasien memiliki riwayat stroke 1 tahun yang lalu dan saat ini mengalami kesulitan menelan dan hemiparesis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 160/100 mmHg, nadi 110 x/menit, RR 42 x/menit, suhu 38,5 C, ronkhi basah pada kedua lapang paru. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Community aquired pneumonia
Hospital aquired pneumonia
Pneumonia aspirasi
Pneumonia atipikal
Pneumonia tipikal
Ny. L usia 35 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk, demam dan sesak napas sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mengatakan batuknya berdahak namun dahaknya kuning berbusa dan ada darah. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 38 C. Pada pemeriksaan X foto thorax didapatkan gambaran tram track line. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Bronkhiektasis
PPOK
Suspek ca paru
Cor pulmonale
Pneumonia
Tn. R usia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan batuk dengan dahak berwarna kecoklatan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluhkan adanya nyeri dada. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 39 C. Pada pemeriksaan auskultasi didapatkan ronkhi dan suara amforik. Pada pemeriksaan X foto thorax didapatkan gambaran kavitas dengan air fluid level. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Bronkhiektasis
Abses paru
PPOK
Efusi pleura
Pneumonia
Tn. H usia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak napas yang sering kambuh saat bekerja dan membaik apabila istirahat di rumah. Pasien merupakan pekerja pabrik tekstil sejak 4 bulan yang lalu. Riwayat sesak kambuh-kambuhan sebelumnya disangkal. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 37 C. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Silikosis
Asbestosis
Bisinosis
Bagassosis
Black lung disease
Ny. B usia 60 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak napas. Pasien juga mengeluh nyeri dada saat menarik dan membuang napas. Pasien merupakan penderita TB namun tidak rutin konsumsi OAT. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 28 x/menit, suhu 37.8 C, suara dasar vesikuler menurun pada sisi kiri. Pada pemeriksaan rontgen thorax didapatkan opasitas dengan penumpulan sudut kostofrenikus kiri, test Rivalta (+). Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Karsinoma paru
Cor pulmonale
Bronkhiektasis
Efusi pleura transudat
Efusi pleura eksudat
Tn. M usia 47 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan batuk dengan dahak berwarna kecoklatan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluhkan adanya nyeri dada. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 39.2 C, perkusi redup pada lapang tengah paru kiri, ronkhi (+), suara amforik (+). Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan adanya gambaran kavitas dengan air fluid level. Apakah tatalaksana yang tepat pada kasus tersebut?
Clindamycin
Ampicilin
Amoxicilin
Metronidazole
Cotrimoxazol
Ny. P usia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak kemarin. Pasien juga mengeluhkand emam dan batuk berdahak sejak 1 bulan. Riwayat konsumsi OAT 2 tahun yang lalu dan sudah dinyatakans embuh oleh dokter. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 130/70 mmHg, nadi 90 x/menit,R R 26 x/menit, suhu 38 C. Pada pemeriksaan rontgen thorax didapatkan gambaran tram track line. Padap emeriksaan sputum didapatkan frothy sputum, mucus, pus dan darah. Apakah tatalaksana yang tepat pada kasus tersebut?
Gentamycin IV
Amoxicilin PO
Metronidazole po
Clindamycin po
Ampicilin iv
Ny. S, 30 tahun, datang dengan keluhan sesak napas yang memberat sejak 3 hari terakhir. Sebelumnya p asien sempat mengeluhkan nyeri dada kanan bila menarik napas atau batuk. Keluhan sesak berkurang jika m iring ke kanan dan bertambah berat bila miring ke kiri. Pada PF didapatkan stem fremitus paru kanan menurun, perkusi redup pada hemitoraks kanan. Mekanisme yang mendasari keluhan pasien adalah….
Terdapat cairan di antara pleura visceral dan parietal paru kanan
Terdapat massa atau keganasan pada lapang paru kanan
Kolapsnya paru kanan akibat tekanan gas yang besar di ruang pleura
Peradangan parenkim paru kanan
Kolapsnya alveoli akibat obstruksi mucoid plaque
Tn. X usia 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas dan batuk sejak 1 bulan. Pasien merupakan petani ladang gandum. Keluhan demam, penurunan BB disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 110/70 mmHg, nadi 90 x/menit, RR 26 x/menit, suhu 37 C. Hasil pemeriksaan foto thorax tampak gambaran nodul kecil batas tidak tegas di kedua lapang paru. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Silikosis
Asbestosis
Farmers lungs disease
Bagassosis
Black lung disease
Tn. T usia 40 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas dan batuk kering sejak 3 bulan yang lalu.
Riwayat sesak kambuh-kambuhan sebelumnya disangkal. Pasien merupakan pekerja tambang sejak 20 tahun dan jarang memakai masker saat bekerja. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 120/70 mmHg, nadi 88 x/menit, RR 25 x/menit, suhu 36 C. Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan ground glass appearance. Apakah faktor risiko yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Debu silika
Paparan asbes
Paparan kapas
Paparan karbon
Infeksi bakteri
Pasien Wanita 55 tahun datang dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Pasien diketahui tinggal di apartemen dimana terdapat 2 orang yang telah dites positif COVID 19, namun pasien tidak berkontak langsung orang tersebut. Dari pemeriksaan fisik didapatkan suhu 39 C, TD 140/70, HR 99x/mnt, RR 18x/mnt. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien?
Suspek covid 19
Confirmed covid 19
Probable covid 19
Kontak erat
Discarded
Seorang anak perempuan usia 6 tahun di bawa oleh orang tuanya ke poli anak di karenakan takut tertular oleh kakeknya yang baru baru ini didiagnosis TB paru BTA (+). Kakek pasien saat ini menjalani pengobatan OAT selama 6 bulan setelah terbukti positif pada pemeriksaan sputum. Dokter kemudian melakukan tes mantoux dan hasilnya negatif.
Apakah tatalaksana selanjutnya yang tepat pada kasus tersebut?
2HRZ/4RH
Injeksi tuberkulin ulang secara intracutan 0.1 cc
INH 5-10 mg/kgbb/hari selama 6 bulan
Observasi
2HRZE/4H3R3
Seorang ibu berusia 34 tahun datang ke dokter dengan membawa anaknya berumur 1 minggu. Bayi lahir cukup bulan pada usia gestasi 39 minggu dengan persalinan normal. Ibu saat ini sedang mengkonsumsi obat TB selama 3 bulan. Ibu merasa khawatir menularkan TB pada anak bayinya. Pemeriksaan fisik bayi dalam batas normal, bayi aktif menyusu. tidak ada Demam, sesak nafas, maupun temuan hepatosplenomegaly.
Apa yang seharusnya dianjurkan pada pasien untuk di lakukan ?
Pasien tetap memberikan asi dan anak di berikan profilaksis INH
Pasien tetap memberikan asi dan anak di berikan OAT selama 6 bulan
Pasien tetap memberikan asi dan anak tidak perlu di berikan profilaksis INH
Pasien tidak memberikan asi dan mengganti dengan susu formula
Pasien tidak memberikan asi dan anak di berikan profilaksis INH
Seorang anak berusia 6 tahun datang ke IGD Rs di bawa oleh ibunya dengan keluhan sesak napas sejak 1 jam. Menurut keterangan ibu pasien sudah memberikan MDI salbutamol 4 puff sebanyak 3 kali namun belum membaik. Anak merasa lebih baik saat posisi duduk. Tanda vital di dapatkan HR 115x/menit, RR 30x, spo2 90%. Pemeriksaan fisik didapatkan retraksi dinding dada (+), whezing (+) di akhir ekspirasi
Mengulangi nebulisasi salbutamol
Memberikan nebulisasi salbutamol dan teofilin
Memberikan O2 sebanyak 1LPM
Memberikan Prednison 2 mg/kgbb/hari IV selama 3 hari
Memberikan nebulisasi ipratropium bromide
An H perempuan usia 12 tahun datang ke IGD RS di bawa oleh orang tuanya dengan keluhan sesak napas sejak 4 jam yang lalu dan semakin memberat. Keluhan muncul saat pasien sedang ada kegiatan sekolah untuk bersih-bersih kelas. Keluhan berulang dalam 1 minggu ini sebanyak 4x. Pada pemeriksaan tanda vital TD 110/80 mmhg, nadi 130x/menit, RR 35 x/Menit, suhu 37 c. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak gelisah, sianosis (+), retraksi dada (+), whezing (+).
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut ?
Asma persisten ringan serangan berat
Asma intermitten serangan ringan
Asma persisten sedang serangan berat
Asma persisten ringan serangan ringan
Asma persisten berat serangan sedang
Seorang bayi perempuan usia 3 bulan datang di bawa oleh ibunya ke IGD RS dengan keluhan batuk ngik-ngik. Batuk di sertai sesak napas dan demam sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan thoraks di dapatkan suara tambahan bronkosvaskular dan wheezing
Bagaimanakah hasil pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan kasus tersebut?
Di temukan gambaran whine bottle sign pada foto cervical
Di temukan gambaran honeycomb app pada foto thorax
Di temukan gambaran air trapping pada foto thorax
Di temukan gambaran thumb sign pada foto cervical
Di temukan gambaran air fluid level pada foto thorax
An M laki-laki usia 1 tahun di bawa ke IGD RS dengan keluhan sesak hebat dan batuk menggongong. Sebelummya pasien memiliki riwayat demam 3 hari dan batuk pilek. Pada pemeriksaan tanda vital di dapatkan nadi 130x/menit, rr 37 x/menit, suhu 38 C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan dyspneu (+), bibir sianosis, stridor (+), retraksi dada (+), ronki (+), whezing (-), pada pemeriksaan foto rontgen cervical didapatkan steeple sign.
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Bronkhitis akut
Pertussis
Tuberkulosis
Laringotracheobronkitis
Asma bronchial
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun datang ke IGD RS karena anak tampak sesak napas, anak demam sejak 3 hari yang lalu disertai dengan serak. Anak duduk agak condong ke depan dengan menopang pada ke dua tangannya. Riwayat imunisasi tidak lengkap. Pada pemeriksaan TTV didapatkan HR 100, RR 33, suhu 37.9. pemeriksaan fisik dijumpai hot potato voice, drolling, stridor inspiratory. Pada foto leher didapatkan adanya gambaran seperti sidik ibu jari.
Pilihan antibiotik yang tepat untuk pasien diatas adalah?
Amoksisilin
Eritromisin
Doksisiklin
Ceftriaxon
Cefixime
Seorang bayi berusia 6 bulan datang dibawa ibunya ke poliklinik dokter umum dengan keluhan batuk terus menerus selama 5 hari ini, di akhir batuk disertai bunyi melengking seperti whoop dan kadang napas berhenti tanpa batuk. Pemeriksaan tanda vital dan fisik ditemukan:
HR: 100x/menit RR: 25x/menit, suhu tubuh: 36,7°C, Retraksi dinding dada: (-), Wheezing: (-) Tatalaksana yang dapat mencegah penyakit tersebut adalah
Membersihkan kasur tempat anak tidur dengan vacuum cleaner
Mengusahakan anak tidak menjadi perokok pasif
Memberikan antibiotik eritromisin 40 mg/kgBB terbagi 4 dosis selama 2 minggu
Memberikan imunisasi DPT segera setelah lahir dan saat usia 2, 3, 4 bulan
Memberikan imunisasi DPT saat usia 2, 3, 4 bulan dan booster di usia 18 bulan
Seorang ibu mengalami persalinan prematur pada usia kehamilan 29 minggu. Bayi lahir pervaginam dengan berat badan lahir 2100 gram. Saat lahir bayi tidak segera menangis. Setelah di lakukan resusitasi neonatus, bayi kemudian menangis. Bayi tampak merintih dan bernapas cepat. Tampak retraksi suprasternal. Riwayat penyakit pada ibu di sangkal, ketuban jernih. Diagnosis yang paling mungkin adalah?
Kelainan jantung kongenital
Sindrom aspirasi mekonium
Penyakit membran hyalin
Pneumonia neonatal
Transient tachypnea of new born
Seorang bayi perempuan baru saja dilahirkan secara SC atas indikasi jeratan tali pusat pada usia kehamilan 37 minggu dengan berat lahir 3000 gram. Bayi tampak sesak dan merintih segera saat dilahirkan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: HR: 150x/menit, RR: 66x/menit, Suhu tubuh: 37°C, Retraksi dinding dada, Napas cuping hidung (+)
Sianosis (-) Pernyataan yang tepat dari diagnosis pasien adalah:
Diagnosis pasien adalah Hyaline Membrane Disease
Kondisi pasien tidak dapat membaik dalam 3 hari
Lebih sering terjadi pada persalinan pervaginam
Terjadi akibat defisiensi surfaktan
Pada gambaran radiologi sering ada corakan perihilar dengan hiperinflasi paru
