NEW
Font size
WorksheetsQuiz Sejarah Imperialisme
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
1. Perhatikan gambar di bawah ini!
Salah satu faktor pendorong banga barat datang ke Indonesia adalah…
Keragaman Budaya masyarakt
Kekayaan rempah-rempah
Keindahan pemandangan alam
Kemudahan rute perjalanan
2. Perhatikan tokoh bangsa Eropa di bawah ini!
(1) Vasco da Gama
(2) Amerigo Vespucci
(3) James Cook
(4) Cornelis de Houtman
Berdasarkan pernyataan di atas, tokoh penjelajah samudra yang berasal dari negara Portugis dan Belanda ditunjukkan oleh nomor…
(1) &(2)
(2) & (3)
(3)&(4)
(1) & (4)
3. Perhatikan kutipan artikel di bawah ini!
“ Bangunan megah berwarna putih di Kota Sejuta Bunga itu berdiri kokoh, meski usianya sudah tak lagi muda.
Letaknya di pusat kota membuat halaman parkirannya tak pernah sepi dari jajaran kendaraan yang singgah sejenak.
Lalu-lalang pengunjung yang lewat tak mengurangi kesakralan mereka yang sekali dalam seminggu beribadah di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Beth-El Magelang.
Sudah dua abad kisahnya ditarik turun di Indonesia. Tepatnya pada tahun 1817, GPIB Beth El Magelang didirikan seiring dengan dibuatnya alun-alun kota oleh Adipati Danuningrat I atas restu Sir Thomas Stamford Raflles, Gubernur Jenderal Hindia Belanda masa kekuasaan Inggris.
Sejak saat itu jugalah, kawasan gereja tersebut menjelma menjadi jantung Kota Magelang sekaligus menjadi simbol pluralisme pada masa itu lantaran dibangun beriringan dengan Masjid dan Gereja Katolik di sekitarnya.
Selain simbol persatuan, GPIB Beth El dan area sekitarnya juga pernah menjadi area pertempuran dan perebutan kekuasaan Hindia-Belanda.
Setelah kembali ke pangkuan Kerajaan Belanda lagi dari hasil Traktat London, kawasan alun-alun Kota Magelang berkembang. Tempat ibadah yang usianya lebih tua dari Perang Diponegoro tersebut sengaja dibangun guna memenuhi kebutuhan rohani komunitas Eropa yang mukim di sekitar kawasan tersebut.
Sebelum diberi nama GPIB Beth El, pemerintah Belanda menyebut gereja itu De Protestantse Kerk te Magelang. (https://bakabar.com/post/menyusuri-jejak-sejarah-gpib-beth-el-magelang-usianya-lebih-dari-2-abad-lgfoaylx)
Berdasarkan artikel di atas, misi Belanda datang ke Indonesia adalah…
Gold
Gospel
Glory
Golden
4. Salah satu faktor pendorong bangsa barat ke Indonesia adalah pergantian atau perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang dari sebelumnya menggunakan tenaga manusia dan hewan menjadi tenaga mesin. Hal ini merupakan faktor…
Kekayaan rempah-rempah
Gospel
Revolusi Industri
Glory
5. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
Rempah-rempah adalah salah satu barang yang dicari oleh Bangsa Barat untuk digunakan untuk menghangatkan badan saat musim dingin, pengawet makanan, bumbu masakan dan obat-obatan. Jika Ibu membeli kapulaga 6 kg adalah Rp 810.000, berapa harga 1 kg kapulaga?
Rp 145.000
Rp 135.000
Rp 165.000
Rp 175.000
6. Perhatikan kutipan artikel di bawah ini!
“Para sejarawan menilai sistem tanam paksa Belanda merupakan aturan yang paling kejam dan menyiksa masyarakat. Bahkan, lebih dari sistem monopoli perusahaan Hindia Timur (Vereenigde Oostindische Compagnie/VOC). Pasalnya, pada sistem monopoli VOC, pemerintah Belanda hanya mewajibkan masyarakat menjual komoditas tertentu kepada mereka.
Sedangkan sistem tanam paksa mewajibkan masyarakat menanam komoditas tertentu dan menjual seluruh hasilnya ke Belanda dengan harga yang sudah ditetapkan. Artinya, tidak ada celah bagi masyarakat Indonesia untuk mendulang untung dari bisnis pertanian mereka dengan Belanda. Maka tak heran, Belanda justru mendapat pemasukan yang besar selama masa penjajahan di Nusantara. (https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20220711110107-574-819882/sistem-tanam-paksa-belanda-di-masa-penjajahan-sejarah-dan-aturannya)
Berdasarkan artikel di atas, Tanam Paksa yang dilakukan Belanda terjadi pada masa pemerintahan…
Van den Bosch
Napoleon
Daendels
Raffles
7. Pelaksanaan Tanam Paksa menyebabkan penderitaan rakyat yang sangat berat dan mengerikan karena…
Rakyat yang tidak memiliki tanah melakukan kerja wajib 66 hari
Rakyat diwajibkan menyerahkan 1/5 tanah pertanian milik mereka namun nyatanya selalu lebih bahkan sampai 1/2 bagian tanah yang dimiliki rakyat.
Tanah yang digunakan untuk tanaman wajib tetap dikenakan pajak
Rakyat tidak dapat mengerjakan tanah pertanian untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri
9. Pelaksanaan Kerja Paksa menyebabkan penderitaan rakyat yang sangat berat. Mereka bekerja tanpa diberi upah. Jika seorang pekerja bekerja setiap hari diberi Rp 90.000, berapa upah yang diterima Pekerja pada hari ketiga puluh?
Rp 2.700.000
Rp 1.560.000
Rp 1.850.000
Rp 1.700.000
10. Perlawanan rakyat di berbagai daerah seperti Perang Padri, Perang Diponegoro, Perang Banjar, dan sebagainya pada masa penjajahan gagal mengusir penjajah dari Indonesia. Berikut yang merupakan penyebab kegagalan perjuangan pada masa tersebut yaitu….
Tujuan tidak jelas, bersifat kedaerahan, kalah persenjataan.
Tergantung pada satu pemimpin, mengandalkan kekuatan fisik, bersifat kedaerahan.
Kalah persenjataan, pemimpin tidak berpendidikan tinggi
Tidak memiliki komandan perang yang baik, tergantung pada satu pemimpin dan .kalah persenjataan.
8. Pada 1808, Daendels datang dan mengontrol Hindia Belanda yang kini disebut Indonesia. Kedatangan Daendels sebagai Gubernur Jenderal Hindia Timur atas perintah Kaisar Napoleon Bonaparte dan Raja Belanda Louis Napoleon. Sejak 1795, Prancis sudah menguasai Belanda dan juga seluruh koloninya, termasuk Hindia Belanda. Selama di Hindia Belanda, Daendels membuat berbagai kebijakan dan satu yang terkenal adalah
A. Sistem tanam paksa
B. Pembangunan jalan dari Anyer-Panarukan
C. Sistem sewa tanah
D. Membentuk angkatan militer Belanda
