NEW
Font size
WorksheetsKuis Farmakoterapi gangguan endokrin: DM
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Seorang pasien laki-laki usia 38 tahun datang ke apotek untuk membeli obat akarbosa. Sebelumnya pasien tersebut pernah mengkonsumsi obat tersebut atas resep dokter. Apoteker memberikan pelayanan mengenai informasi cara penggunaan obatnya.
Bagaimana cara penggunaan obat tersebut?
Diminum pada malam hari
Disimpan di bawah lidah
Diminum sesudah makan
Diminum pada suapan pertama makan
Seorang farmasis sedang malakukan pelayanan informasi obat tentang cara penggunaan pen insulin pada pasien penderita DM di apotek. Bagaimana cara penggunaannya?
Disuntikkan secara subkutan pada daerah paha bagian dalam dengan jarum tegak lurus
Disuntikkan secara intra muscular pada daerah paha bagian luar dengan jarum tegak lurus
Disuntikkan secara subkutan pada daerah sekitar pusat perut dengan jarum tegak lurus
Disuntikkan dengan cara intramuscular pada daerah lengan bawah bagian dalam dengan jarum tegak lurus
Seorang perempuan 45 tahun datang ke klinik, berkonsultasi dengan dokter karna merasa tidak enak badan, lemas, sering buang air kecil pada malam hari, dan banyak minum. Hasil pemeriksaan tekanan darah 118/78, Kadar Glukosa Plasma puasa 190 mg/dL, kecepatan nadi normal. Dokter berdiskusi dengan apoteker terkait obat untuk indikasi tersebut.
Obat apa yang dimaksud?
Amiodaron
Captopril
Metformin
Glibenklamid
Seorang pria menderita DM tipe 2 dengan riwayat penyakit CKD stage II.
Obat antidiabetes yang paling cocok adalah
Metformin
Glibenklamid
Acarbose
Pioglitazon
Seorang apoteker di apotek sedang memeriksa obat yang telah disiapkan asistennya yang akan diserahkan kepada pasien. Salah satu obatnya yaitu obat antidiabetes yang mempunyai mekanisme menghambat kerja enzim dipeptidil peptidase 4 (DPP4) untuk memperpanjang durasi kerja GLP 1 dalam menstimulasi sekresi insulin.
Apakah obat tersebut?
Metformin
Glibenklamid
Pioglitazon
Vidagliptin
Seorang perempuan 60 tahun di puskemas, mengeluh lemah, letih, lesu, sering buang air kecil pada malam hari, dan banyak minum. Hasil pemeriksaan tekanan darah 110/70, Kadar Glukosa Plasma sewaktu 250 mg/dL, kecepatan nadi normal. Apoteker akan merencanakan terapi bagi bagi pasien tersebut.
Terapi apa yang dimaksud?
Hipotensi
Diabetes Melitus
Hipertensi
Aritmia
Apoteker di RS melakukan Pemantauan Terapi Obat (PTO) pada pasien rawat inap yang didiagnosa Diabetes Mellitus Tipe 2 yang memperoleh regimen obat Simvastatin, Metformin, Allopurinol, Antasida, Ranitidin. Hasilnya menunjukkan ada indikasi kejadian interaksi pada obat metformin.
Apakah parameter yang disarankan untuk dimonitoring terkait interaksi obat tersebut?
Kolesterol Total
Glukosa Darah
Asam Urat
Tekanan Darah
Seorang pasien anak perempuan usia 7 tahun dibawa keluarganya ke IGD karena mengalami penurunan kesadaran. Pasien sebelumnya merasakan pusing, nafas cepat, nausea, bibir kering, sering BAK pada malam hari, serta penurunan berat badan secara drastis. Pasien diketahui memiliki riwayat diabetes melitus tipe 1 sejak 2 bulan yang lalu. Pasien pernah diberikan terapi insulin 1 bulan yang lalu 3 kali sehari 10 unit namun tidak dilanjutkan. Hasil pemeriksaan KGD puasa 585 mg/dL, PH arteri 6, HCO3 15 dan keton serum positif. Diagnosa pasien mengalami Ketoasidosis diabetikum. Dokter berencana memberikan terapi drip insulin yang akan di encerkan dengan NaCl 0,9% dan meminta apoteker menyiapkan jenis insulin yang tepat untuk pasien tersebut.
Apakah insulin yang dimaksud?
Novorapid
Humulin
Glargine
Determir
Pasien laki-laki, 57 tahun melakukan general check up di rumah sakit untuk memantau kondisi kesehatannya. Informasi hasilnya diantaranya adalah kadar GDP 110 mg/dL dan HbA1c 6%. Dokter berkonsultasi dengan apoteker untuk menentukan penatalaksanaan terapi yang sesuai.
Apakah terapi yang sesuai untuk pasien tersebut?
Modifikasi gaya hidup sehat dan edukasi diabetes
Monoterapi dengan metformin
Dual terapi metformin dan glibenklamid
Tripel terapi metforfin, glibenklamid dan Pioglitazon
Seorang apoteker di rumah sakit sedang melaksanakan monitoring efek samping obat pasien penderita diabetes melitus tipe 2 yang memperoleh terapi obat diantaranya glibenklamid 5 mg (2 dd 1).
Apakah kondisi yang dipantau terkait efek samping obat tersebut?
Aritmia
Gangguan penglihatan
Hipoglikemia
Hipertensi
