wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pertemuan 7_Politic in Nursing

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sebuah situasi, dua perawat melakukan aktivitas berbeda:

  • Perawat A ikut serta dalam aksi demonstrasi menolak kebijakan yang merugikan pasien.

  • Perawat B menyebarkan informasi kebijakan baru melalui media sosial agar masyarakat memahami dampaknya.

Manakah pernyataan yang paling tepat untuk menganalisis perilaku keduanya?

a)

Kedua perawat hanya menunjukkan political efficacy karena mereka memahami isu.

b)

Perawat A menunjukkan political advocacy, sedangkan Perawat B hanya menunjukkan political efficacy.

c)

Perawat A dan B menunjukkan political advocacy dalam bentuk yang berbeda.

d)

Perawat B menunjukkan political participation, sedangkan Perawat A menunjukkan political efficacy.

2.

Dalam analisis terhadap sebuah studi kasus, ditemukan bahwa rendahnya keterlibatan perawat dalam kebijakan publik disebabkan oleh minimnya kepercayaan diri untuk berpendapat di forum resmi. Indikator kompetensi politik yang paling bermasalah dalam kasus ini adalah:

a)

Political participation

b)

Political education

c)

Political efficacy

d)

Political advocacy

3.

Seorang perawat pemimpin organisasi profesi ingin menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Ia memilih membuat video pendek berisi pesan kritis dan membagikannya di media sosial untuk menjangkau masyarakat luas. Tindakan ini menunjukkan pergeseran cara komunikasi politik dari:

a)

Generasi Media Massa ke Generasi Retorika Politik

b)

Generasi Retorika Politik ke Generasi Media Baru

c)

Generasi Media Baru ke Generasi Retorika Politik

d)

Generasi Media Massa ke Generasi Retorika Politik

4.

Seorang mahasiswa keperawatan meneliti pengaruh humor politik dalam video TikTok terhadap opini perawat muda tentang kebijakan BPJS. Berdasarkan materi generasi komunikasi politik, fenomena ini mencerminkan:

a)

Ciri khas Generasi Retorika Politik karena mengandalkan kemampuan bicara

b)

Bentuk komunikasi massa satu arah tanpa partisipasi publik

c)

Pola komunikasi Generasi Media Baru yang bersifat interaktif dan personal

d)

Komunikasi politik formal khas lembaga negara

5.

Seorang dosen keperawatan menjelaskan bahwa di masa lalu, politisi sangat bergantung pada kemampuan berpidato untuk memengaruhi masyarakat. Berdasarkan pemahaman analitis tentang sejarah komunikasi politik, pendekatan tersebut termasuk dalam:

a)

Generasi Media Massa

b)

Generasi Media Baru

c)

Generasi Retorika Politik

d)

Generasi Digital Politik

6.

Seorang perawat menyadari bahwa isu kenaikan iuran BPJS Kesehatan terus-menerus muncul di media, dengan penempatan sebagai berita utama selama beberapa minggu. Berdasarkan analisis fungsi media menurut Dye & Zeigler, media dalam kasus ini menjalankan fungsi:

a)

Transmisi nilai sosial

b)

Propaganda kebijakan pemerintah

c)

Agenda setting untuk memengaruhi perhatian publik

d)

Kampanye politik terhadap institusi kesehatan

7.

Seorang mahasiswa keperawatan menyatakan bahwa masyarakat sering kali tidak menyadari bagaimana media memengaruhi mereka karena media telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pernyataan ini sesuai dengan konsep:

a)

Media sebagai alat propaganda terbuka

b)

Media sebagai sistem komunikasi satu arah

c)

Media ubiquity yang membentuk realitas tanpa disadari

d)

Media yang netral terhadap pesan

8.

Ketika media lebih banyak menyiarkan iklan produk kesehatan dibanding isu-isu struktural seperti ketimpangan layanan, maka media secara tidak langsung mempertahankan:

a)

Transformasi sistem kesehatan

b)

Status quo dalam sistem kesehatan

c)

Perubahan paradigma politik kesehatan

d)

Reformasi kebijakan berbasis komunitas

9.

Seorang perawat menemukan bahwa sebuah program televisi secara konsisten hanya menampilkan narasumber dari satu partai politik saat membahas isu kesehatan nasional. Jika dianalisis berdasarkan UU No. 32 Tahun 2002 Pasal 5 dan Pasal 36 ayat 4, maka kondisi tersebut:

a)

Dibenarkan karena lembaga penyiaran bebas mengatur isi siarannya

b)

Melanggar prinsip netralitas dan tidak mengutamakan kepentingan golongan tertentu

c)

Menunjukkan upaya menjaga keberagaman pendapat

d)

Sah jika mendapat izin dari KPI

10.

Seorang aktivis perawat mengkritik sebuah program talk show yang menayangkan isu kesehatan dengan gaya sensasional dan informasi yang tidak diverifikasi. Berdasarkan analisis regulasi media, kekeliruan program tersebut terletak pada:

a)

Tidak adanya izin siar dari pemerintah

b)

Pelanggaran terhadap prinsip netralitas dan keakuratan isi siaran

c)

Penyalahgunaan teknologi penyiaran digital

d)

Upaya menggiring opini publik ke arah positif