WorksheetsPerhitungan 3
Total questions: 17
Worksheet time: 17mins
industri farmasi memproduksi tablet amoksisilin trihidrat sebanyak 2 batch tiap harinya. 1 batch mampu memproduksi 300.000 tablet. Dosis terapi untuk amoksisilin adalah 500mg. BM amoksisilin 365,4 dan BM amoksisilin trihidrat 419,5
Berapa amoksisilin trihidrat yang perlu ditimbang untuk memenuhi kebutuhan sehari produksi?
264,6 kg
344,4 kg
435,7 kg
561,1 kg
590,6 kg
Bagian QC industry farmasi melakukan penetapan kadar allopurinol dalam tablet. Kandungan allopurinol dalam tablet adalah 100 mg. Bobot 20 tablet sebesar 4.000 mg. Dari 20 tablet yang digerus, ditimbang sejumlah serbuk yang setara dengan 1.000 mg allopurinol.
Berapa mg serbuk yang ditimbang?
100 mg
1000 mg
200 mg
2000 mg
400 mg
Sebuah industri farmasi akan memproduksi kloramfenikol salep mata dalam kemasan botol volume 5 ml. Dalam kemasan tertera salep kloramfenikol mengandung bahan aktif sebanyak 25 mg.
Berapa kandungan zat aktif dalam salep kloramfenikol tersebut bila dinyatakan dalam bentuk %b/v?
0,5%
1%
5%
10%
0,25%
Divisi Quality Control melakukan pengawasan mutu terhadap granul yang akan dicetak menjadi tablet. Sebelum dilakukan tabletasi, granul akan diuji moisture content untuk mengetahui kadar lembab dari granul yang akan dicetak. Karena dikhawatirkan tingginya kadar lembab pada granul dapat menyebabkan permasalahan selama pencetakan. pertama tama, granul ditimbang ±5gram, dan diperoleh bobot 5,1683 gram dan dimasukkan kedalam moisture content tester selama 15 menit, dan di dapat bobot granul 5,0074 gram
Berapa % moisture content granul tersebut?
3,21
6,81
5
86
96
Apoteker di industri farmasi melakukan uji disolusi tablet clopidogrel. Menurut farmakope syarat disolusi setelah 30 menit harus larut tidak kurang dari 80% dari jumlah yang tertera di etiket. Dari hasil pengujian disolusi diperoleh hasil 84%,86%,88%,90%,87% dan 92%..
Bagaimana hasil uji disolusi tersebut?
Lulus uji disolusi karena semua nilai diatas 80%
Lulus uji karena rata rata hasil diatas 85%
Tidak Lulus karena semua hasil dibawah 90%
Tidak lulus, formulasi ulang
Tidak lulus, tambah 6 sampel untuk uji tahap 2
Seorang apoteker bagian QC melakukan pengujian kadar tablet alprazolam 0,5 mg. Farmakope indonesia mempersyaratkan Tablet Alprazolam mengandung alprazolam tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih
dari 110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket.
Berapa range kandungan zat aktif yang dapat diterima pada hasil uji ?
0,4-0,6 mg
0,45-0,55 mg
0,5-0,55 mg
0,9-1 mg
0,5-1 mg
Bagian QC industry farmasi melakukan pengawasan mutu produk pada sediaan tablet ibuprofen yang baru dicetak. Untuk melihat kekuatan sediaan dalam melawan berbagai perlakuan selama penyimpanan dan pengiriman, dilakukan uji friabilitas. Diperoleh bobot 16 tablet 6,671 gram, kemudian dimasukkan pada alat friability tester, dan diperoleh bobot setelah pengujian 6,594 gram
Berapa % friabilitas dari sediaan yang diuji tersebut?
0,82
0,95
1
1,15
1,2
Bagian QC industry farmasi melakukan pengawasan mutu terhadap granul yang akan dicetak menjadi tablet. Sebelum dilakukan tabletasi, perlu dilakukan uji distribusi ukuran partikel untuk memastikan % fines dalam massa cetak tidak terlalu tinggi. Mula mula granul seberat 515 gram dimasukkan pada alat retsch vibrator, kemudian pengayak digetarkan selama 20 menit, dan diperoleh bobot granul yang terdapat pada pan penampung terakhir adalah 26,9 gram
Berapa % fines granul tersebut?
5,22
6,32
6,92
7,61
10
Membuat 10 suppositoria yang menggandung aspirin 500 mg. Basis yang akan digunakan yaitu oleum cacao dengan berat suppo 2 gram. Faktor densitas aspirin 1,1. berapa oleum cacao yan g dibutuhkan ?
12,37
10,57
15,45
17,22
18,34
Dalam pembuatan suppositoria dengan basis oleum cacao terkandung 0,2 g aminofilin sebagai zat aktif. Jumlah suppositoria yang akan dibuat sebanyak 15 buah dengan berat masing-masing 3 gram. Jika nilai pengganti zat aktif 0,86.
Berapa jumlah oleum cacao yang digunakan ?
45
42,4
36,7
32,8
30
Seorang Apoteker mengembangkan sediaan emulsi dengan formulasi basis sebagai berikut:
Oleic acid 3%
Cetyl alcohol 2%
Paraffin wax 5%
Isopropyl myristate 5%
Emulsifier 6%
Propylene glycol 5%
Sodium benzoate 0,01%
Alpha tocopherol 0,02%
Purified water ad 100 g
Total HLB butuh (RHLB) dari seluruh fase minyak adalah 12,7.Apabila emulgator yang digunakan adalah kombinasi Span 60 (HLB = 4,7) dan Tween 20 (HLB = 16,7),
Berapakah jumlah Tween 20 dalam formulasi?
1 g
2 g
3 g
4 g
5 g
Apoteker melakukan pengujian volume terpindahkan sirup loratadin 60 mL untuk memastikan mutunya. Hasil pengujian tersebut sebagai berikut:
Replikasi manakah yang memnuhi persyaratan ?
1
2
3
4
5
Evaluasi sediaan tegangan permukaan dengan alat tensiometer du nouy dengan keliling 13 cm dengan faktor koreksi 0,92. Alat menunjukan nilai reading 1950 dyne.
Berapa nilai (dyne/cm) tegangan permukaan sediaan tersebut?
50
45
69
82
90
Bagian QC industri farmasi melakukan evaluasi volume sedimentasi suspensi pada hari ke-7. Diketahui tinggi suspensi awal 22 cm, pada hari ke-7 tinggi sedimen 5 cm dengan tinggi bagian liquid 17 cm.
Berapa volume sedimentasinya?
0,14
0,23
0,31
0,42
0,57
Suatu industri farmasi akan memproduksi sediaan injeksi Atropin 1% dengan volume 20 L. Berapa gram NaCl yang harus ditambahkan apabila sediaan dikehendaki isotonis? (∆Tf Atropin 1% =0.07℃, ∆Tf 1% NaCl= 0.58℃, ∆Tf 0.9% NaCl= 0.52℃)
158 g
125 g
162 g
155 g
136 g
Seorang Apoteker R&D ingin membuat sediaan injeksi dengan formula :
Procain HCL 1 g (E=0.24)
Chlorbutanol 0.5 g (E=0.18)
NaCl ad isotonis
WFI ad 50 ml
Berapa jumlah NaCl yang dibutuhkan?
90 mg
100 mg
120 mg
130 mg
150 mg
Pembuatan tetes mata thiamin Hcl 1% dengan volume 25 ml. Bila ∆tf thiamin HCl 1% 0,13. Berapa NaCl yang ditambahkan supaya sediaan isotonis ? (∆tf NaCl 1% 0,576)
0,667 g
0,167 g
0,543 g
0,231 g
0,321 g
