WorksheetsUH PUISI
Total questions: 35
Worksheet time: 48mins
Latar waktu pada kutipan tersebut adalah ....
dini hari
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
Sudut pandang dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang ketiga serbatahu
Orang ketiga pelaku utama
Apa keunggulan kutipan cerpen tersebut?
Mampu mengungkapkan karakter tokoh dengan menarik
mampu menggambarkan suasana pagi dengan menarik
Mampu memunculkan konflik dengan jelas
Mampu menggambarkan sifat tokoh dengan baik
Mampu menyelipkan amanat dengan tersamar
Nilai moral dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
Berprasangka baik kepada orang lain
Berdoa di sela-sela menjalani rutinitas
Berusaha keras untuk mencapai tujuan
Bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan
Belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik
Latar yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ....
Bilik bambu, malam hari, mencekam
hutan bambu, sore hari, menegangkan
Pohon bambu, malam hari, menegangkan
Bilik bambu, sore hari, sehabis hujan
Hutan bambu, pagi hari, mencekam
Berkelip-kelip senyuman bintang
Bagai beludru bertabur permata
Larik tersebut mengandung majas ....
Metafora
Pleonasme
Ironi
Personifikasi
Simile
Tema puisi tersebut adalah ....
kebencian
ketuhanan
kepahlawanan
percintaan
kehidupan
Baris pertama puisi tersebut menggunakan citraan ....
perabaan
penciuman
pendengaran
perasaan
penglihatan
Puisi tersebut menggambarkan suasana ....
sedih
romantis
tenang
sepi
kecewa
Penggalan puisi "Sepisaupi" termasuk jenis puisi ....
lama
baru
mantra
balada
kontemporer
Penggalan puisi tersebut bermakna ....
Kesepian di mana-mana
Kesepian bisa membawa luka
Pisau bisa mengingatkan kehadiran akan Tuhan
Kesepian dapat mendekatkan diri pada Tuhan
Tuhan tidak akan berkenan pada sikap hidup seniman
Majas hiperbola terdapat pada larik ....
Ingin kembali mencium rumputan
Dua puluh tiga tahun aku dibakar matahari
Ingin kembali, ingin kembali
Mengairi sawah dan perasaan
Menabur benih-benih ketulusan
Baris keempat dan kelima pada puisi penggalan puisi tersebut bermakna ....
kerinduan
kerja keras
pengorbanan
kesedihan
kebahagiaan
Kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut agar memiliki irama tertentu yaitu kata ....
melancong
ngomong
bergerombol
nongkrong
berkoar-koar
Pesan tersirat yang terdapat dalam puisi di atas adalah ....
Pemimpin yang baik harus pintar berbicara
Rakyat menurut perintah pemimpin
Seharusnya pemimpin memikirkan nasib rakyat
Musyawarah merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
Korupsi merajalela dikarenakan ada kesempatan
Larik Rakyat diam saja memiliki makna ....
Rakyat memiliki hak bicara
Rakyat harus patuh kepada pemmpin
Rakyat hanya diam
Rakyat tidak berani bicara karena diancam
Rakyat tidak memiliki hak bicara meskipun pejabat menyalahgunakan wewenang
Puisi tersebut dibacakan dengan nada ....
sindiran
sedih
marah
senang
takut
Imaji yang digunakan dalam puisi tersebut adalah ....
auditif
visual
taktil
pendengaran
pencecapan
Perasaan penyair yang tertuang dalam puisi tersebut adalah ....
gembira
gelisah
senang
sedih
damai
Doa
Tuhan.
Beri aku kekuatan Menguasai diri sendiri, kesunyian dan keserakahan.
Beri aku petunjuk selalu untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu, Amiin...
Puisi di atas menggambarkan ...
Keinginan seseorang untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan
Keinginan seseorang untuk bertobat.
Seseorang yang menyesal karena dirinya sudah jauh dari Tuhan.
Seseorang yang merasa dirinya tidak dekat dengan Tuhan.
Seseorang yang ingin menjauhkan diri dari kesunyian.
Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di pagi hari
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu, miskin harta
Ah, apa guna kusesalkan
Menyesal tua tiada berguna
Hanya menambah luka sukma
Kepada yang muda ku harapkan
Atur barisan di pagi hari
Menuju ke atas padang bakti!
(A. Hasjmi, Puisi Baru, STA)
Amanat yang sesuai dengan puisi di atas adalah ...
Selagi muda tututlah ilmu dan bekerja keraslah.
Atur barisan menuju cita-cita selagi muda.
Selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya.
Walaupun sudah tua tuntutlah ilmu.
Tuntutlah ilmu dan carilah harta.
Bacalah puisi berikut!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba Sore itu
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Perasaan yang muncul dalam kutipan puisi di atas adalah ....
kesedihan
keberanian
kesusahan
kebimbangan
kesengsaraan
Puisi yang dinyanyikan sehingga seorang pendengar yang kurang paham menjadi paham, yang tidak bisa menggambarkan sebuah isi puisi bisa tau isi puisi tersebut dengan mengolaborasikan antara sastra dan musik disebut ...
Musikalisasi puisi
Deklamasi puisi
Cipta puisi
Pembacaan puisi
Dramatisasi puisi
Perhatikan kutipan puisi berikut!
Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku hilang, tanpa jiwa
Permasalahan yang diangkat dalam penggalan puisi tersebut tentang ....
ketimpangan hidup
kesewenang-wenangan
nasib jelek
kemanusiaan
anak kecil
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bercetak miring dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji . . . .
pendengaran
penglihatan
penciuman
perasa
peraba
Bacalah puisi berikut berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Persahabatan
Kelelahan
Perdamaian
Kepercayaan
Permusuhan
Bacalah dengan cermat kalimat-kalimat bermajas berikut ini!
(1) Dengarkan angin mengusir batang-batang padi
(2) Sebelum matahari terbenam
(3) Dengarkan senandung di balik jendela
(4) Sebelum keadaan sepi
(5) Rumah kecil, bukalah pintu pagarmu
Berikut ini baris puisi yang bermajas sama ditunjukkan oleh nomor …
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
1 dan 5
2 dan 4
Nilai yang terkandung dalam puisi Doa adalah ...
Nilai sosial
Nilai budaya
Nilai adat
Nilai religi
Nilai moral
Sepanjang jalan kulihat banyak kedai makanan yang membuatku sumringah.
Makna sumringah pada kalimat tersebut adalah….
Tidak berarti
Kegirangan
Sederhana
Bahagia
Sedih
Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu, bahagiaku pasti
Berbagi, takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kutipan puisi “Malaikat Juga Tahu” karya Dee Lestari
Sumber: Bentang Pustaka (2013)
Tema puisi tersebut di atas adalah….
Kebencian
Kelelahan
Cinta
Dendam
Rindu
Bacalah puisi berikut!
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarmu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Baris ke-6 dan ke-7 puisi tersebut menggunakan majas ...
Personifikasi
Metafora
Litotes
Asosiasi
Eufimisme
Tubuh biru
Tatapan mata biru
Lelaki terguling di jalan
Lewat gardu Belanda dengan bumi
Berlindung warna malam
Sendiri masuk kota
Ingin ikut ngubur ibunya
Tema puisi tersebut adalah ...
Perlawanan
Keberanian
Kekejaman
Perjuangan
Kekerasan
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Suasana senja
Masa tua
Perasaan manusia
Pahlawan Tak Dikenal
Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru buundar di dadanya
Senyum bekunya berkata, kita sedang perang
Dia tidak tahu bilamana ia datang
Kedua tangannya memeluk senapan
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang
............................
(Toto Sudarto Bahtiar)
Puisi di atas menuturkan tentang ...
Seseorang yang sedang berjuang di medan perang
Pemimpin perang sedang memimpin pertempuran
Kematian seorang pejuang karena tertembak
Seseorang yang terbaring sakit karena tertembak di medan pertempuran
Pejuang yang berjuang pada pertempuran di Surabaya tanggal 10 November 1945
Cermatilah puisi karya W.S. Rendra
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya!
Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah ...
Penglihatan
Perabaan
Pendengaran
Penciuman
Perasaan
