wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal TO UP PPG PAI 2024 No. 61-90

Total questions: 30

Worksheet time: 27mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sebuah kajian tafsir Al-Qur'an, dijelaskan perbedaan antara ayat-ayat muhkamat dan mutasyabihat. Muhkamat adalah ayat-ayat yang jelas maknanya, tegas, dan tidak membutuhkan penafsiran yang rumit. Ayat-ayat ini menjadi landasan utama dalam syariat dan hukum Islam. Sebagai contoh, guru memberikan salah satu ayat muhkamat dari surat Al- Baqarah ayat 183 yang berbunyi: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Apa karakteristik utama dari ayat muhkamat?

a)

Ayat-ayat yang mengandung perintah atau larangan yang jelas dan mudah dipahami

b)

Ayat-ayat yang hanya bisa dipahami oleh para ulama tafsir

c)

Ayat-ayat yang berhubungan dengan peristiwa yang belum terjadi

d)

Ayat-ayat yang memerlukan penafsiran yang mendalam dan kompleks

2.

Dalam sebuah kelas tafsir Al-Qur'an, siswa diminta untuk mempelajari sebuah ayat dari Al- Qur'an dan tafsirnya. Guru menjelaskan bahwa penafsiran Al-Qur'an dapat dilakukan dengan beberapa metode, salah satunya adalah bi al-ra'yi. Metode ini menggunakan akal dan ijtihad untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an, terutama ketika tidak ada penjelasan langsung dari hadis atau sumber-sumber lainnya. Guru memberikan contoh ayat dari Surat Al-Ankabut ayat 69, yang berbunyi: "Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." Dalam tafsir bi al-ra'yi, ayat ini ditafsirkan bahwa jihad yang dimaksud tidak hanya terkait dengan perjuangan fisik di medan perang, tetapi juga mencakup usaha dalam kebaikan dan menuntut ilmu. Tafsir ini mengandalkan penafsiran rasional dan konteks zaman, yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Mengapa penafsiran secara bi al-ra'yi dianggap relevan dengan perkembangan zaman modern?

a)

Karena penafsiran ini tetap mengacu pada arti literal tanpa memperhatikan konteks zaman

b)

Karena penafsiran ini memungkinkan ayat-ayat Al-Qur'an dipahami sesuai dengan situasi dan kebutuhan masyarakat

c)

Karena tafsir bi al-ra'yi hanya mengandalkan pemahaman klasik dari ulama terdahulu

d)

Karena tafsir ini tidak peduli dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan sosial

3.

Seorang guru tafsir menjelaskan dua metode penafsiran yang sering digunakan, yaitu metode tahlili dan metode maudhu'i.

1. Metode tahlili adalah penafsiran ayat per ayat secara berurutan, dengan menjelaskan makna kata-kata, sebab-sebab turunnya ayat (asbab al-nuzul), dan kaitannya dengan ayat- ayat lain.

2. Metode maudhu'i adalah penafsiran Al-Qur'an berdasarkan tema tertentu, di mana semua ayat yang membahas tema tersebut dikumpulkan dan dianalisis secara komprehensif. Kemudian, guru memberikan contoh tafsir Surat Al-Baqarah ayat 177, yang berbunyi: "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab- kitab, dan nabi-nabi."

Dalam metode tahlili, tafsir ayat ini dijelaskan secara mendetail dari segi kata, makna, dan asbab al-nuzul. Sementara dalam metode maudhu'i, tafsir ini dilihat dalam konteks kebajikan dan iman, dengan merujuk pada seluruh ayat Al-Qur'an yang membahas tema kebajikan.

Apa yang membedakan metode maudhu'i dari metode tahlili?

a)

Metode maudhu'i membahas ayat secara urut, sedangkan metode tahlili fokus pada tema tertentu

b)

Metode maudhu'i mengumpulkan semua ayat dengan tema yang sama, sedangkan metode tahlili menafsirkan ayat secara urut

c)

Metode maudhu'i hanya digunakan untuk ayat-ayat simbolis, sedangkan metode tahlili untuk ayat literal

d)

Metode maudhu'i hanya digunakan untuk hadis, sedangkan metode tahlili untuk Al-Qur'an

4.

Seorang guru tafsir memberikan penjelasan mengenai tafsir maudhu'i, yaitu metode penafsiran Al-Qur'an berdasarkan tema atau topik tertentu. Guru menjelaskan bahwa terdapat berbagai kitab tafsir yang menggunakan metode maudhu'i, di mana penafsiran Al- Qur'an dilakukan dengan mengumpulkan semua ayat yang membahas tema tertentu, lalu dianalisis secara mendalam. Guru tersebut kemudian memberikan contoh tiga kitab tafsir maudhu'i yang dikenal luas, yaitu :

1. Tafsir Al-Mawdu’i li Ayat al-Qur'an al-Karim karya Dr. Musṭafā al-Khīn,

2. Fi Zilal al-Qur’an karya Sayyid Qutb, dan

3. Tafsir Al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah karya Majma’ al-Fiqh al-Islami.

Dari ketiga kitab tafsir maudhu'i yang disebutkan, apa alasan utama metode ini digunakan oleh para ulama tafsir?

a)

Karena memudahkan dalam memahami urutan ayat-ayat Al-Qur'an

b)

Karena memberikan pandangan yang lebih komprehensif tentang satu tema tertentu dalam Al-Qur'an

c)

Karena metode ini lebih mudah dibandingkan dengan metode lainnya

d)

Karena hanya fokus pada satu tema dalam satu surat Al-Qur'an

5.

Di sebuah desa bernama Desa Harmoni, masyarakat yang tinggal di sana terdiri dari berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, dan Hindu. Selama bertahun-tahun, penduduk Desa Harmoni hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati satu sama lain. Setiap kali ada perayaan agama, semua penduduk, tanpa memandang keyakinan, saling memberikan ucapan selamat dan ikut membantu dalam persiapan acara. Namun, suatu hari terjadi sebuah insiden. Ketika salah seorang warga Muslim, Pak Ahmad, mengadakan pengajian di rumahnya, tetangganya yang non-Muslim, Pak Budi, memainkan musik dengan volume yang sangat keras, mengganggu jalannya acara. kurang menghormati kegiatan agama lain.

Dari kasus di atas, tindakan Pak Budi memainkan musik keras saat pengajian dapat dikategorikan sebagai :

a)

Wujud toleransi karena ia tidak ikut campur dalam kegiatan agama orang lain

b)

Bukti bahwa kebebasan berekspresi tidak mengganggu orang lain

c)

Tindakan yang tidak memengaruhi kerukunan warga di Desa Harmoni

d)

Perilaku yang kurang menghargai keberagaman dan menghormati aktivitas agama lain

6.

Suatu ketika, dalam sebuah diskusi ilmiah tentang hadis dijelaskan tentang lima syarat utama yang harus dipenuhi untuk menilai suatu hadis sebagai sahih. Syarat tersebut adalah: sanad yang bersambung (ittishal sanad), perawi yang adil ('adalah), perawi yang memiliki daya ingat yang kuat (dhabit), hadis yang tidak bertentangan dengan hadis yang lebih kuat (syudzudz), dan hadis yang bebas dari cacat tersembunyi ('illat). Dalam diskusi tersebut, menekankan pentingnya sifat "tsiqah" pada perawi, yaitu gabungan dari sifat adil dan dhabit. Sifat adil dan dhabit adalah dua unsur utama dalam tsiqah.

Bagaimana sifat "adil" dan "dhabit" bersama-sama memengaruhi kualitas sebuah hadis?

a)

Keduanya memastikan bahwa perawi menyampaikan hadis dengan jujur dan akurat

b)

Adil menjamin kejujuran perawi, sedangkan dhabit memastikan jumlah sanad yang diterima

c)

Keduanya hanya diperlukan dalam hadis-hadis yang diriwayatkan secara mutawatir

d)

Sifat adil menentukan sanad, sedangkan dhabit menentukan matan hadis

7.

Terdapat sebuah hadis tersebut berbunyi, "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." Meskipun hadis ini tergolong dhaif, banyak ulama yang tetap menggunakan hadis ini sebagai motivasi dan dasar hukum dalam mencari ilmu dan dijelaskan bahwa ada kondisi di mana hadis dhaif tetap dapat digunakan, selama tidak menyangkut hukum-hukum syariat atau akidah.

Mengapa hadis dhaif dari Ibnu Majah tentang menuntut ilmu masih dijadikan dasar hukum dalam mencari ilmu?

a)

Karena hadis dhaif dapat digunakan selama berkaitan dengan akidah

b)

Karena hadis dhaif dapat digunakan dalam fadhailul a'mal (keutamaan amal) seperti mencari ilmu

c)

Karena semua hadis dhaif dapat digunakan untuk menetapkan hukum syariat

d)

Karena hadis dhaif ini sudah disepakati oleh semua ulama sebagai hadis sahih

8.

Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud tentang keutamaan ulama dan pencari ilmu, menyatakan, "Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi, dan sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu. Barang siapa yang mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang banyak."

Apa keutamaan utama yang dimiliki ulama berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud?

a)

Ulama adalah orang yang paling kaya di dunia

b)

Ulama adalah pewaris para nabi

c)

Ulama memiliki kekuasaan terbesar dalam masyarakat

d)

Ulama diberi keutamaan untuk mengatur harta umat

9.

Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari yang berbunyi: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini," sambil menunjukkan dua jari (telunjuk dan jari tengah) yang berdekatan.

Berdasarkan hadis tersebut, bagaimana kedudukan hukum menanggung beban hidup anak yatim dalam Islam?

a)

Sunnah yang dianjurkan/ dikuatkan

b)

Wajib bagi setiap muslim

c)

Mubah (boleh dilakukan)

d)

Haram jika anak yatim sudah mandiri

10.

Dalam kajian Ulumul Hadis tentang fungsi-fungsi hadis terhadap Al-Qur'an berdasarkan pendapat para ulama bahwa salah satu fungsi tersebut adalah ta'kid al-kitab atau penguatan terhadap isi Al-Qur'an. Guru tersebut menjelaskan bahwa ta'kid al-kitab berarti hadis berperan untuk menegaskan atau memperkuat apa yang telah dijelaskan dalam Al-Qur'an, sehingga pesan-pesan dalam Al-Qur'an menjadi lebih jelas dan tegas dalam penerapannya.

Menurut para ulama hadis, bagaimana peran fungsi ta'kid al-kitab terhadap pengamalan syariat Islam?

a)

Sebagai dasar penetapan hukum yang baru

b)

Sebagai penegas agar hukum-hukum dalam Al-Qur'an lebih kuat dalam implementasinya

c)

Sebagai pengganti hukum yang ada dalam Al-Qur'an

d)

Sebagai penambahan aturan yang lebih rinci dari Al-Qur'an

11.

Seorang guru sedang menyusun rencana pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013. Ia perlu memahami perbedaan dan perubahan dalam Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) antara Kurikulum 2013 yang asli dan versi revisinya. Guru tersebut menyadari bahwa dalam revisi Kurikulum 2013, terdapat penyesuaian yang mencakup penyederhanaan KD dan penyelarasan dengan Profil Pelajar Pancasila, di mana fokus lebih diberikan pada penguatan karakter, kecakapan abad ke-21, dan literasi.

Apa perbedaan utama antara Kompetensi Inti (KI) pada Kurikulum 2013 yang asli dengan revisi Kurikulum 2013?

a)

Revisi KI menambahkan lebih banyak konten materi tanpa mengubah kompetensi siswa

b)

Revisi KI lebih berfokus pada keterampilan teknis daripada nilai-nilai karakter

c)

Revisi KI memberikan penekanan lebih besar pada penguatan karakter dan keterampilan abad ke-21

d)

KI pada Kurikulum 2013 asli lebih menekankan pada pencapaian kognitif dibandingkan revisinya

12.

Guru merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) sebagai berikut: "Siswa mampu berkolaborasi secara efektif dalam tim untuk menyelesaikan masalah nyata dengan menggunakan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dan toleransi." Ia ingin memastikan bahwa IPK yang disusunnya sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad 21 dan berkontribusi pada Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad 21, IPK yang baik harus berfokus pada...

a)

Hanya keterampilan kognitif tanpa memperhatikan aspek karakter

b)

Pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikasi, dan kolaborasi

c)

Kompetensi akademik tradisional tanpa memasukkan teknologi

d)

Pemisahan pembelajaran keterampilan dari nilai karakter

13.

Seorang pengajar sedang melakukan penelitian untuk memahami perkembangan intelektual peserta didiknya yang berusia antara 7 hingga 17 tahun. Ia mengumpulkan data dan informasi tentang karakteristik perkembangan kognitif, serta perubahan cara berpikir dan pemecahan masalah yang dialami siswa di berbagai usia. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, pengajar tersebut ingin menentukan teori perkembangan intelektual yang tepat untuk digunakan dalam pembelajaran. Pada usia 12-17 tahun, siswa mulai menunjukkan kemampuan untuk berpikir abstrak dan kompleks, yang merupakan ciri dari tahap perkembangan kognitif.....

a)

Tahap konkret operasional

b)

Tahap pra-operasional

c)

Tahap formal operasional

d)

Tahap transisi

14.

Di sebuah sekolah menengah, terjadi insiden tawuran antara dua kelompok pelajar. Kasus ini menarik perhatian guru dan orang tua, yang mulai mencari tahu apa yang menyebabkan perkelahian tersebut. Selama pertemuan di sekolah, seorang siswa yang sedang melakukan studi tentang perkembangan moral peserta didik berusaha menganalisis situasi ini. Ia ingin memahami tindakan para pelajar berdasarkan teori perkembangan moral yang telah dipelajarinya. Seorang siswa yang tahu bahwa tawuran itu salah tetapi tetap melakukannya karena takut dianggap lemah oleh teman-temannya berada dalam tahap...

a)

Tahap orientasi penghargaan

b)

Tahap persetujuan sosial

c)

Tahap moralitas hukum dan ketertiban

d)

Tahap moralitas universal

15.

Di sebuah sekolah dasar, seorang guru melakukan pengamatan terhadap perilaku siswanya di lingkungan kelas dan luar kelas. Ia mencatat bahwa beberapa siswa sering menunjukkan emosi yang kuat, seperti marah atau sedih, ketika menghadapi tantangan, baik dalam pembelajaran maupun interaksi sosial. Melihat hal ini, seorang siswa yang melakukan penelitian tentang perkembangan emosional peserta didik ingin menelaah situasi tersebut menggunakan teori perkembangan emosional yang telah dipelajarinya. Ketika seorang siswa berusaha untuk mengekspresikan perasaannya dengan cara yang positif, seperti berbicara dengan guru atau teman, dia menunjukkan kemampuan dalam...

a)

Pengaturan diri

b)

Kemandirian emosional

c)

Ketidakpastian emosi

d)

Ketergantungan sosial

16.

Di sebuah kelas, seorang guru mengamati bahwa beberapa siswa cenderung lebih aktif dalam berdiskusi, sementara yang lain lebih suka mendengarkan dan mencatat. Ada juga siswa yang belajar dengan baik ketika mereka diajari melalui praktik langsung, seperti eksperimen atau permainan. Guru tersebut memutuskan untuk menerapkan berbagai metode dalam mengajar, dengan harapan dapat menjangkau semua gaya belajar siswa. Siswa yang menunjukkan perubahan perilaku setelah menerima umpan balik positif dari guru, seperti pujian, mencerminkan prinsip dasar dari teori belajar...

a)

A. Kognitif

b)

B. Humanistik

c)

C. Behavioristik

d)

D. Konstruktivis

17.

Di sebuah kelas, seorang guru menyaksikan berbagai cara siswa memahami dan menyerap informasi. Beberapa siswa lebih suka mencatat dan menyusun informasi dalam bentuk grafik atau diagram. Sementara itu, siswa lain tampak lebih baik dalam memahami konsep melalui diskusi dan bertanya. Guru tersebut memutuskan untuk merancang kegiatan yang melibatkan analisis, pengorganisasian informasi, dan pemecahan masalah. Siswa yang lebih suka menggunakan diagram atau peta konsep untuk memahami materi menunjukkan penerapan prinsip dasar dari teori belajar...

a)

A. Behavioristik

b)

B. Kognitif

c)

C. Humanistik

d)

D. Konstruktivis

18.

Seorang guru PAI mengamati bahwa beberapa peserta didik lebih mudah memahami materi ketika mereka terlibat dalam diskusi kelompok dan berbagi pandangan tentang nilai-nilai Islam. Siswa lain tampak lebih memahami ketika mereka melakukan proyek berbasis pengalaman, seperti mengunjungi tempat ibadah dan berinteraksi dengan masyarakat. Guru tersebut memutuskan untuk menerapkan metode pembelajaran yang lebih aktif, di mana siswa dapat belajar melalui pengalaman, refleksi, dan kolaborasi. Penerapan strategi pembelajaran yang melibatkan refleksi dan umpan balik dalam pembelajaran PAI mencerminkan prinsip dari teori belajar...

a)

A. Kognitif

b)

B. Behavioristik

c)

C. Konstruktivistik

d)

D. Humanistik

19.

Seorang guru PAI mengamati bahwa beberapa peserta didik menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi ketika mereka diberikan kesempatan untuk mengekspresikan perasaan dan pandangan pribadi mereka. Mereka merasa lebih terhubung dengan ajaran agama ketika dapat mendiskusikan pengalaman pribadi, nilai-nilai, dan keyakinan mereka dalam konteks pelajaran. Guru tersebut berusaha untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan emosional dan sosial siswa, di mana mereka dapat tumbuh sebagai individu yang utuh. Lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan emosional dan sosial siswa menunjukkan bahwa guru menghargai...

a)

A. Keberhasilan akademis

b)

B. Proses belajar yang bersifat personal

c)

C. Keterhubungan antara siswa

d)

D. Struktur dan disiplin dalam kelas

20.

Di dalam kelas, seorang guru menerapkan metode pembelajaran yang melibatkan interaksi antar siswa. Guru tersebut seringkali meminta siswa untuk bekerja dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan materi pelajaran dan berbagi pendapat. Dia memperhatikan bahwa siswa yang lebih aktif berbicara dan memberikan penjelasan kepada teman sekelasnya tampak lebih memahami materi dibandingkan dengan siswa yang hanya mendengarkan. Selain itu, siswa yang baru belajar merasa lebih percaya diri setelah mendapatkan dukungan dari teman-teman sekelas mereka..

Ketika siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan materi, guru tersebut menerapkan prinsip dari teori belajar yang...

a)

Mementingkan pengulangan

b)

Memfokuskan pada pengajaran langsung

c)

Mendorong interaksi sosial

d)

Menyediakan bahan ajar secara individual

21.

Seorang guru sedang merancang penilaian untuk mata pelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan abad 21. Guru tersebut memutuskan untuk menyusun Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tidak hanya mencakup nilai akademis, tetapi juga keterampilan kritis, kolaboratif, dan kreatif. agar sesuai dengan tuntutan zaman.

Dalam menyusun IPK berorientasi abad 21, apa tujuan utama yang ingin dicapai?

a)

Mengukur kemampuan akademis siswa

b)

Mempersiapkan siswa untuk tantangan di dunia nyata

c)

Memberikan pendidikan nilai sosial dan emosional sekedarnya

d)

Menghindari kerja kelompok dalam penilaian

22.

Seorang guru PAI berusaha untuk merancang proses pembelajaran yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Guru tersebut menyadari pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pembelajaran. Dalam upaya ini, guru mengidentifikasi beberapa prinsip penting yang harus diterapkan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam konteks pembelajaran PAI, mengapa penting untuk melibatkan peserta didik dalam diskusi dan kolaborasi?

a)

Agar peserta didik tidak merasa bosan dan jenuh dalam pembelajaran

b)

Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama

c)

Agar semua siswa mendapatkan nilai yang sama

d)

Untuk menghindari konflik antara siswa

23.

Seorang guru PAI memperhatikan perilaku peserta didik yang terdiri dari dua kelompok: Generasi Z dan Generasi Alpha. Dalam setiap sesi pembelajaran, terdapat perbedaan cara belajar dan berinteraksi antara keduanya.

• Generasi Z (lahir antara 1997-2012) dikenal sebagai generasi yang tumbuh di era digital. Mereka memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan cenderung lebih kritis serta terbuka terhadap berbagai informasi. Saat guru memberikan penjelasan tentang ajaran Islam, mereka seringkali mengajukan pertanyaan yang mendalam dan mencari referensi dari sumber lain.

• Generasi Alpha (lahir setelah 2012) adalah generasi yang terlahir dalam lingkungan yang lebih terhubung dengan teknologi dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka cenderung belajar melalui pengalaman dan interaksi. Di kelas, mereka lebih suka berdiskusi dan bekerja dalam kelompok, serta menunjukkan minat yang besar terhadap pembelajaran yang kreatif dan interaktif.

Mengapa penting bagi pendidik untuk memahami perbedaan antara Generasi Z dan Generasi Alpha dalam pembelajaran?

a)

Untuk memberikan pengajaran yang sama untuk semua generasi.

b)

Untuk menyesuaikan metode pengajaran agar sesuai dengan cara belajar masing-masing generasi.

c)

Untuk menilai nilai akademik mereka secara adil.

d)

Untuk mengabaikan perbedaan dan hanya fokus pada kurikulum

24.

Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), seorang guru menciptakan berbagai aktivitas untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Aktivitas tersebut mencakup diskusi kelompok, penggunaan teknologi dalam presentasi, serta proyek kreatif yang melibatkan pengetahuan agama. Siswa di kelas terdiri dari Generasi Z dan Generasi Alpha.

Apa langkah yang dapat diambil guru untuk mendukung pembelajaran bagi Generasi Z dan Alpha?

a)

Menciptakan pembelajaran satu arah.

b)

Memberikan tugas sesuai keinginan siswa.

c)

Menggunakan teknologi dan metode interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

d)

Meminimalisir penggunaan media digital dalam pembelajaran untuk membangun kreatifitas guru.

25.

Di sebuah sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan untuk menyampaikan materi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik yang berasal dari Generasi Z dan Generasi Alpha. Siswa Generasi Z cenderung menyukai pembelajaran yang interaktif dan menggunakan teknologi, sedangkan siswa Generasi Alpha lebih nyaman dengan pengalaman belajar yang berbasis pada kreativitas dan kolaborasi. Dalam pembelajaran tentang nilai-nilai Islam, guru ingin merancang strategi pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kedua generasi ini. Beberapa ide awal yang dipikirkan guru adalah :

1. Penggunaan Media Sosial: Memanfaatkan platform media sosial untuk membuat grup diskusi tentang nilai-nilai Islam.

2. Proyek Kolaboratif: Mengajak siswa untuk membuat video pendek tentang penerapan nilai- nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

3. Game Edukasi: Menggunakan aplikasi game edukasi yang mengajarkan tentang sejarah dan nilai-nilai Islam.

4. Kegiatan Lapangan: Merancang kegiatan lapangan di masjid atau komunitas untuk mempraktikkan nilai-nilai Islam.

Apa manfaat dari menggabungkan proyek kolaboratif dalam pembelajaran PAI untuk kedua generasi?

a)

Meningkatkan kesukaran siswa dalam memahami materi.

b)

Memungkinkan siswa untuk belajar dari satu sama lain dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam.

c)

Membuat pembelajaran menjadi lebih berkesan.

d)

Meningkatkan penguasaan teori.

26.

Di sebuah sekolah menengah, seorang guru bernama Ibu Sari sedang mempersiapkan materi pembelajaran untuk kelasnya. Ia menyadari bahwa kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam cara mengajar dan belajar. Di era digital ini, Ibu Sari berusaha untuk menjadi guru yang relevan dengan karakteristik abad 21. Ibu Sari mulai menggunakan berbagai teknologi, seperti aplikasi pembelajaran online dan media sosial, untuk berinteraksi dengan siswanya. Ia juga menerapkan metode pembelajaran kolaboratif, di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek. Selain itu, Ibu Sari memperhatikan kebutuhan dan minat masing-masing siswa, sehingga ia bisa menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal.

Apa yang menjadi fokus utama Ibu Sari dalam mengajar di era digital?

a)

Menggunakan buku teks sebagai sumber utama

b)

Mengabaikan perkembangan teknologi

c)

Menggunakan teknologi untuk interaksi dan pembelajaran

d)

Menyampaikan materi melalui ceramah

27.

Di sebuah madrasah, terdapat sekelompok siswa yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Di antara mereka, ada Ahmad, yang dikenal sebagai siswa paling energik. Ia senang berlari dan bermain sepak bola setiap sore bersama teman-temannya. Meski sering terlambat pulang, Ahmad selalu menunjukkan semangat dan keceriaan saat berinteraksi dengan teman-temannya. Namun, di sisi lain, ada Fatimah, yang lebih suka menghabiskan waktu di dalam kelas dan kurang tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan luar ruangan. Ia sering terlihat duduk sendiri saat teman-temannya bermain, meskipun ia adalah salah satu siswa yang pintar dan berprestasi di kelas. Para guru di madrasah tersebut memperhatikan bahwa meskipun Ahmad dan Fatimah memiliki cara yang berbeda dalam mengekspresikan

diri, keduanya menunjukkan perkembangan fisik yang berbeda. Ahmad memiliki stamina yang tinggi dan sangat aktif, sedangkan Fatimah terlihat lebih pendiam dan kurang aktif secara fisik.

Apa yang dapat menjadi alasan di balik perbedaan perilaku Ahmad dan Fatimah dalam aktivitas fisik?

a)

Faktor genetik yang memengaruhi perkembangan fisik

b)

Lingkungan sosial yang tidak mendukung

c)

Preferensi pribadi dan minat masing-masing

d)

Kurangnya fasilitas di madrasah

28.

Di sebuah sekolah dasar, seorang guru sedang mempersiapkan rencana pembelajaran untuk siswa kelas 5. Ia ingin menerapkan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran. Dalam rencananya, guru tersebut akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Mengamati: Siswa diminta untuk mengamati lingkungan sekitar dan mencatat berbagai hal yang menarik perhatian mereka.

2. Menanya: Setelah mengamati, siswa diajak untuk bertanya tentang apa yang mereka lihat dan ingin ketahui lebih lanjut.

3. Mengeksplorasi: Siswa melakukan eksplorasi dengan melakukan percobaan sederhana terkait dengan tema yang diajarkan.

4. Mengolah Data: Siswa diharapkan untuk mengumpulkan dan mengolah data dari hasil eksplorasi mereka.

5. Mengkomunikasikan: Di akhir kegiatan, siswa diminta untuk mempresentasikan hasil observasi dan eksperimen mereka di depan kelas.

Dalam konteks kurikulum 2013, pendekatan saintifik ini mencerminkan karakteristik apa?

a)

Pembelajaran yang bersifat konvensional

b)

Pembelajaran yang berfokus pada guru

c)

Pembelajaran yang melibatkan siswa secara parsial

d)

Pembelajaran yang aktif dan partisipatif

29.

Di sebuah sekolah menengah atas, guru sedang mengadakan diskusi dengan para siswa tentang perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia. Selama satu semester, mereka telah mempelajari berbagai kegiatan pembelajaran yang diimplementasikan dalam Kurikulum 2013. Guru menjelaskan bahwa meskipun Kurikulum 2013 memiliki banyak keunggulan, terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi perubahan ke Kurikulum Merdeka. Salah satu contoh kegiatan pembelajaran yang dilakukan adalah proyek kolaboratif, di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas dan mempresentasikan hasilnya.

Meskipun kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan kerja sama dan kreativitas, ada tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Guru kemudian menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan perlunya perubahan dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka :

1. Keterbatasan Fleksibilitas: Kurikulum 2013 dianggap terlalu kaku dan tidak memberikan ruang yang cukup untuk penyesuaian sesuai dengan kebutuhan siswa.

2. Pendekatan Pembelajaran: Pendekatan yang lebih berfokus pada penguasaan pengetahuan dianggap kurang efektif dalam membentuk karakter dan keterampilan hidup siswa.

3. Pengembangan Karakter: Kurikulum Merdeka dirancang untuk lebih menekankan pada pengembangan karakter dan kreativitas siswa.

4. Inovasi dalam Pembelajaran: Adanya kebutuhan untuk mengintegrasikan teknologi dan pendekatan inovatif dalam proses pembelajaran.

5. Tuntutan Era Global: Untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global, kurikulum baru diharapkan lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Mengapa penting bagi Kurikulum Merdeka untuk relevan dengan tuntutan era global?

a)

Untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia kerja

b)

Agar siswa dapat lulus tepat waktu dan melanjutkan ke sekolah unggulan

c)

Untuk meningkatkan prestasi akademik

d)

Agar terjadi pemerataan kemampuan semua siswa

30.

Di sebuah sekolah dasar, seorang guru PAI sedang merencanakan kegiatan pembelajaran untuk kelas 5. Dalam pertemuan tersebut, guru tersebut menjelaskan langkah-langkah pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Guru memulai dengan kegiatan pendahuluan yang menarik, seperti mengajak siswa berdiskusi tentang tema yang akan dibahas, yaitu “Etika dalam Kehidupan Sehari-hari”. Selanjutnya, ia mempersiapkan kegiatan inti yang meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, dan praktik langsung, di mana siswa diminta untuk mengaplikasikan nilai-nilai etika dalam situasi nyata. Setelah itu, guru menyusun kegiatan penutup, di mana siswa diminta untuk merangkum materi yang telah dipelajari dan memberikan refleksi tentang pentingnya etika dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga meminta siswa untuk membuat catatan tentang pelajaran yang didapatkan dan bagaimana mereka bisa mengimplementasikannya.

Langkah-langkah pembelajaran dalam Kurikulum 2013 bertujuan untuk :

a)

Menciptakan pembelajaran yang terstruktur dan efektif

b)

Meningkatkan nilai akademik siswa

c)

Mengurangi jam belajar di kelas

d)

Mempersiapkan ujian akhir