WorksheetsMengembangkan Pola Pikir Keselamatan (Safety Mindset)
Total questions: 23
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Nama Lengkap Peserta :
4 lines
2.
Instansi / Perusahaan :
4 lines
3.
Jabatan Peserta :
4 lines
4.
1. Ruang lingkup obyek pengawasan keselamatan kerja menurut undang - undang keselamatan kerja ialah:
a)
a. Perusahaan swasta
b)
b. Tempat kerja
c)
c. Perusahaan negara
d)
d. Tempat usaha
5.
2. Dibawah ini adalah manfaat penerapan K3 diperusahaan:
a)
a. Mengidentifikasi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja
b)
b. Menerapkan tata tertib K3
c)
c. Melakukan evaluasi dan perbaikan K3
d)
d. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan Melindungi lingkungan kerja
6.
3. Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari pekerja merupakan:
a)
a. Sebab dasar
b)
b. Sebab tidak langsung
c)
c. Sebab langsung
d)
d. Sebab akibat
7.
4. Dalam rangka pembinaan kepada tenaga kerja, UU No. 1 Th1970 tentang keselamatan Kerja mewajibkan pengurus perusahaan antara lain untuk :
a)
a. Menunjukkan dan menjelaskan kondisi dan bahaya yang dapat timbul di tempat kerja kepada tenaga kerja baru.
b)
b. Mengadakan pemantauan lingkungan
c)
c. Mengadakan penyuluhan pada masyarakat sekitar mengenai kemungkinan bahaya yang timbul.
d)
d. Melakukan audit
8.
5. Pengurus diwajibkan melaporkan tiap kecelakaan yang terjadi dalam tempat kerja yang di pimpinnya, pada pejabat yang di tunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja. Ketentuan ini terdapat dalam UU No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja :
a)
a. Pasal 3
b)
b. Pasal 8
c)
c. Pasal 11
d)
d. Pasal 15
9.
6. Salah satu kewajiban pengurus perusahaan sesuai dengan Pasal 14 UU No. 1 tahun 1970 adalah :
a)
a. Menempatkan semua syarat keselamatan kerja dan UU No. 1 tahun 1970 secara tertulis di tempat kerja
b)
b. Memasang gambar / poster K3 di tempat kerja
c)
c. Menyedian alat pelindung diri secara gratis kepada tenaga kerja.
d)
d. Jawaban a, b,c semua benar
10.
7. Dibawah ini adalah peraturan yang tidak termasuk dasar hukum Penerapan SMK3 diperusahaan
a)
a. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012
b)
b. Permenaker No. 15 tahun 2008
c)
c. Permenaker No. 26 Tahun 2014
d)
d. Peraturan Menteri ESDM No. 10 Tahun 2021
11.
8. Tujuan umum penerapan K3 adalah sebagai berikut
a)
a. Terwujudnya penyelenggaraan K3 secara optimal, efektif, efisien dan berkesinambungan
b)
b. Menciptakan tempat kerja yang sehat, selamat, aman dan nyaman bagi sumber daya manusia, pengunjung, maupun lingkungan perusahaan sehingga proses produksi berjalan baik dan lancar.
c)
c. Perlindungan pengunjung, maupun orang lain yang berada dilingkungan perusahaan menjadi tanggung mereka sendiri
d)
d. Jawaban a,b,c semua benar
12.
9. Sasaran penerapan SMK3 di perusahaan adalah
a)
a. Pimpinan dan seluruh manajemen perusahaan
b)
b. Pimpinan, seluruh manajemen perusahaan dan pengunjung
c)
c. Pimpinan, seluruh manajemen perusahaan, dan termasuk orang lain yang berada perusahaan
d)
d. Pimpinan, seluruh manajemen perusahaan, SDM perusahaan, pengunjung, termasuk orang lain yang berada diperusahaan
13.
10. Ruang lingkup prinsip penerapan SMK3 di perusahaan adalah
a)
a. Standar Pelaksanaan K3 diperusahaan
b)
b. Penetapan kebijakan K3 dan Perencanaan K3
c)
c. Penetapan kebijakan K3, Perencanaan K3, Pelaksanaan rencana K3, Pemantauan dan evaluasi kinerja K3, Peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3
d)
d. A, B dan C semua benar
14.
11. Dalam rangka pengelolaan dan pengendalian risiko yang berkaitan dengan K3 diperusahaan agar terciptanya kondisi kerja yang sehat, aman, selamat, dan nyaman bagi sumber daya manusia maupun orang lain, maka perusahaan sbb :
a)
a. Perlu menerapkan SMK3
b)
b. SMK3 merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan
c)
c. SMK3 cukup penetapan kebijakan K3
d)
d. Jawaban a dan b benar
15.
12. Audit sistem Manajemen K3 ( SMK3) secara External dilaksanakan sekurang-kurangnya :
a)
a. Satu (1) kali setahun
b)
b. Satu kali dalam 2 tahun
c)
c. Satu kali dalam 3 tahun
d)
d. Dua kali setahun.
16.
13. Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan ( SMK2) di atur khusus didalam sbb :
a)
a. Permenaker No. Per 04/men/1995
b)
b. Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012
c)
c. Peraturan Menteri ESDM No. 10 Tahun 2021
d)
d. Permenakertran No. 03/men/1982
17.
14. Didalam perencanaan K3, maka pembuatan rencana K3 harus dibuat berdasarkan sbb
a)
a. Dibuat berdasarkan manajemen risiko K3 dan peraturan perundangan serta persyaratan lainnya
b)
b. Ditetapkan oleh ketua komite K3 dan perencanaan K3 disusun berdasarkan tingkat faktor risiko
c)
c. Perencanaan K3 dibuat secara berkala minimal 2 (dua) tahun dan ditinjau jika terdapat perubahan sarana dan prasarana serta proses kerja.
d)
d. Jawaban a dan b benar
18.
15. Pelaksanaan rencana K3 di perusahaan harus berdasarkan sbb :
a)
a. Manajemen risiko K3
b)
b. Keselamatan dan keamanan diperusahaan
c)
c. Pelayanan Kesehatan Kerja
d)
d. Manajemen risiko K3, keselamatan dan keamanan, pelayanan Kesehatan Kerja
19.
16. Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 dilaksanakan melalui
a)
a. Pemeriksaaan, pengujian, pengukuran, dan audit internal SMK3
b)
b. Hasil pemantauan dan evaluasi kinerja K3 digunakan untuk melakukan tindakan perbaikan.
c)
c. Bila perusahaan tidak memiliki SDM dibidang K3 untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja K3 dapat menggunakan jasa pihak lain
d)
d. Jawaban a, b dan c benar
20.
17. Peninjauan dan peningkatan kinerja K3 diperusahaan dilakukan untuk sbb, kecuali
a)
a. Menjamin kesesuaian dan efektivitas penerapan SMK3
b)
b. Peninjauan dilakukan terhadap penetapan kebijakan, perencanaan dan pemantauan serta evaluasi
c)
c. Digunakan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja K3
d)
d. Dituangkan dalam indikator kinerja yang akan dicapai
21.
18. Kecelakaan kerja disebabkan oleh perbuatan tidak aman dan kondisi yang tidak aman yang disebabkan karena :
a)
a. Kondisi pekerja
b)
b. Kondisi pengusaha
c)
c. Kondisi lingkungan
d)
d. Kodisi masyarakat umum
22.
19. Di dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, upaya pengendalian resiko dilakukan dengan urutan sebagai berikut:
a)
a. Identifikasi, Evaluasi, Pengendalian dan Monitoring
b)
b. Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
c)
c. Identifikasi, Monitoring dan Pengendalian
d)
d. Identifikasi, Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
23.
20. Yang dimaksud dengan safety mendsit adalah sebagai berikut:
a)
a. Merupakan salah satu bentuk upaya peningkatan keselamatan kerja perusahaan dalam bentuk penilaian kinerja K3
b)
b. Merupakan penerapan budaya organisasi dalam aspek K3 di suatu Perusahaan, dan memperlihatkan sejauh mana prioritas K3 pada pekerja dalam berpikir dan bertindakIdentifikasi, Evaluasi, Pengendalian dan Monitoring
c)
c. Merupakan penguatan kesadaran program kerja K3 yang bertujuan untuk menanamkan prinsip - prinsip K3 dalam pikiran dan perilaku setiap individu pekerja diperusahaan.
d)
d. Merupakan kegiatan untuk mencari, mengetahui, mencatat, menganalisa, mengevaluasi, dan menentukansolusi pencegahan atau mengurangi terjadinya kecelakaan ditempat kerja.
100 %
