wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL SEJARAH

Total questions: 80

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan-penyelewengan yang terjadi pada masa lalu merupakan pengertian dari . . . .

a)

Revolusi

b)

Revormasi

c)

Evolusi

d)

Orde Lama

e)

Orde Baru

2.

Langkah politik pertama Soeharto setelah memegang tampuk pimpinan nasional Orde Baru dalam bidang politik luar negeri adalah....

a)

Mengirim pasukan ke Timor Timur

b)

Ikut terlibat dalam pasukan perdamaian dunia

c)

Mendaftarkan kembali Indonesia sebagai anggota PBB

d)

Membuka kedutaan besar di Amerika Serikat

e)

Memperbaiki hubungan bilateral dengan negara tetangga

3.

Guna menciptakan stabilitas politik, pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI sebagai pertahanan keamanan dan social dengan duduk di MPR / DPR. Peran ini dikenal dengan…

a)

Dwi Fungsi

b)

Sapta Marga

c)

Konsesus Nasional

d)

Komando Daerah Militer

e)

Babinsa

4.

Pada masa Orde Baru, Soeharto mengubah politik luar negeri dari penuh konflik menjadi kompromi. Salah satu langkahnya adalah...

a)

Memperbaiki hubungan dengan negara Cina

b)

Memperbaiki hubungan bilateral dan Kawasan

c)

Memasukkan Timor Timur menjadi bagian RI

d)

Memprakarsai berdirinya ASEAN

e)

Mendaftarkan kembali Indonesia ke PBB

5.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia

2) Memutuskan hubungan dengan Negara-negara blok Timur

3) Menjalin kerjasama dengan negara Tiongkok

4) Mempererat hubungan dengan Negara-negara Asia Tenggara dengan menjadi anggota ASEAN

5) Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB

Dari pernyataan tersebut yang termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah Orde Baru dalam melaksanakan politik luar negeri yaitu ditunjukan nomor...

a)

1,2 dan 3

b)

2,4 dan 5

c)

3,4 dan 5

d)

1,4, dan 5

e)

1,3 dan 5

6.

Dalam rangka menciptakan kondisi politik yang stabil dan kondusif bagi terlaksananya amanah rakyat melalui TAP MPRS No.IX/MPRS/1966, yaitu melaksanakan pemilihan umum, pemerintah Orde Baru melakukan ‘pelemahan’ dan pengendalian terhadap partai-partai politik yang secara historis dinilai berpotensi mengganggu stabilitas dan merongrong kewibawaan pemerintah. Kebijakan tentang “pelemahan” dan pengendalian terhadap partai-partai politik tersebut adalah...

a)

Pembentukan partai golongan karya

b)

Masyarakat bebas membantuk parpol

c)

Pancasila sebagai azas tunggal parpol

d)

Menyederhanakan partai-partai politik

e)

merekrut karyawan dan pegawai

7.

Selama 32 tahun masa pemerintahan orde baru telah berhasil melaksanakan pemilu sebanyak enam kali. Pemilu di era pemerintahan Suharto tersebut antara lain memiliki ciri yaitu...

a)

Adanya mobilisasi PNS untuk memenangkan golkar

b)

Asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil

c)

Diikuti oleh berbagai macam partai-partai politik

d)

Memilih anggota DPR, presiden dan wakil presiden

e)

tidak hanya memilih partai tapi juga tokoh

8.

Salah satu ciri pokok kebijakan pemerintahan orde baru adalah melaksanakan politik sentralisasi. Dampak pelaksanaan sistem sentralisasi dalam pemerintahan orde baru adalah...

a)

terbentuk pendukung pemerintah warga kelas satu

b)

daerah memiliki otonomi untuk mengurus wilayahnya sendiri

c)

pemerintah pusat mengendalikan seluruh aspek kehidupan

d)

orang yang berseberangan dengan pemerintah mendapat kedudukan tertinggi 

e)

Provinsi dapat menentukan sendiri untuk mengurus daerahnya

9.

Terjadinya krisis ekonomi, politik dan sosial pada tahun 1998 menimbulkan reaksi masyarakat sehingga kepercayaan terhadap kepemimpinan Soeharto menjadi berkurang. Hal ini menyebabkan...

a)

Soeharto melakukan pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat

b)

Soeharto mengumumkan rencana pembentukan komite reformasi

c)

Soeharto menyatakan diri berhenti sebagai presiden

d)

Adanya tuntutan masyarakat agar presiden Soeharto diadili

e)

Adanya usulan agar Soeharto me-reshuffle kabinet

10.

Gambaran keberhasilan pemerintahan orde baru pada tahun 80-an tampak mengesankan, namun sirna pada pertengahan tahun 1997 karena pada saat itu Indonesia terjadi krisis moneter yang diawali...

a)

Para importir tidak memperoleh kepercayaan asing

b)

Adanya praktik KKN dalam pemerintahan

c)

Merosotnya nilai rupiah terhadap dollar AS

d)

Adanya menyimpang dari pasal 33 UUD 194

e)

Banyak karyawan pabrik terkna PHK

11.

Keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (Supersemar) disebabkan oleh...

a)

ketidakmampuan Soekarno mengatasi situasi dan kondisi Indonesia paska peristiwa G 30 S

b)

Soekarno mengundurkan diri dari jabatan presiden akibat didesak oleh berbagai pihak

c)

Desakan negara-negara barat yang menjadi sponsor utama perekonomian negara akibat munculnya krisis moneter

d)

dirumuskan bersama antara Soekarno dan Soeharto untuk mencari solusi terbaik memperbaiki kehidupan politik bangsa

e)

Terjadi krisis politik dimana Soekarno menunda suksesi kepemimpinan

12.

Salah satu dari tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang berhubungan dengan kondisi ekonomi bangsa masa Demokrasi Terpimpin adalah....

a)

Ganyang Malaysia

b)

Turunkan Soeharto

c)

Gunting Syafrudin

d)

Turunkan harga

e)

Boikot mercusuar

13.

Kebijakan ekonomi pemerintah Orde Baru yang mencanangkan pembangunan jangka panjang dengan target tiap lima tahun disebut...

a)

Repelita

b)

Revolusi Hijau

c)

Transmigrasi

d)

Wajar 9 Tahun

e)

GNOTA

14.

Berdasarkan kebijakan penyederhanaan partai politik masa Orde Baru, partai-partai yang berbasis Islam dilebur menjadi satu yaitu...

a)

b)

c)

d)

e)

15.

Pada masa pemerintahan Orde Baru diberlakukan sebuah kebijakan bernama Dwifungsi ABRI, yang artinya ABRI bertindak sebagai pelaksana pertahanan dan keamanan serta...

a)

pelaku ekonomi

b)

pembantu presiden

c)

pengendali sosial dan politik

d)

penjaga persatuan

e)

penjaga demokrasi

16.

Pemerintah Orde Baru menerapkan penyederhanaan partai politik yang awalnya ada 9 partai menjadi 3, dengan tujuan...

a)

mempermudah pengawasan

b)

meminimalisasi konflik antar partai

c)

meningkatkan kehidupan demokrasi

d)

menjadi pelopor demokrasi modern

e)

menghemat anggaran

17.

Kebijakan pemerintah Orde Baru untuk memindahkan penduduk dari wilayah yang padat menuju wilayah yang jarang penduduknya, disebut...

a)

GNOTA

b)

Transmigrasi

c)

Wajib Belajar 9 Tahun

d)

Revolusi Hijau

e)

ABRI Masuk Desa

18.

Dampak positif kebijakan Orde Baru dalam bidang sosial adalah...

a)

meningkatnya pendapatan perkapita Indonesia

b)

mengendalikan jumlah penduduk dengan program KB

c)

mengurangi kepadatan penduduk di Jawa dengna Transmigrasi

d)

meningkatkan stabilitas politik dengan menyederhanakan jumlah partai

e)

melakukan pemberedelan terhadap surat kabar yang menentang pemerintah

19.

Pemerintah Orde Baru yang berkuasa selama 32 tahun menunjukkan prestasi dan kelemahan yang dapat dijadikan pelajaran oleh generasi penerus bangsa. Hal-hal positif yang dapat dipetik sebagai pelajaran dari pengalaman masa Orde Baru adalah...

a)

menjadi pemimpin yang keras dan otoriter supaya kondisi politk dan ekonomi menjadi stabil

b)

menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan yaitu kesejahteraan bersama

c)

kepemimpinan merupakan amanah dari Tuhan yang harus digunakan untuk kesejahteraan seluruh umat

d)

menerapkan KKN bersama-sama dengan pembagian yang adil dan merata

e)

meminimalisasi kritik untuk menjaga kewibawaan pemerintah

20.

Peningkatan standard pertanian untuk swasembada pangan dan peningkatan industri untuk memproduksi mesin ringan/berat adalah titik berat pembangunan pelita...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

21.

Pemerintahan Orde Baru mengalami kegagalan dalam memberantas Korupsi, keadaan ini merupakan bukti bahwa…

a)

Kekuasaan legislative sangat lemah

b)

Kekuasaan peradilan sangat lemah

c)

Kekuasaan pemerintah sangat lemah

d)

Kekuasaan pemerintah kurang tertib

e)

Kekuasaan pemerintah kurang tegas

22.

Para pelajar dan mahasiswa adalah kelompok yang kritis terhadap pemerintahan. Pada akhir masa pemerintahan presiden Soekarno, pelajar dan mahasiswa membentuk berbagai kesatuan aksi yang menyerukan TRITURA yang salah satu sisinya adalah...

a)

Bubarkan kabinet Dwikora

b)

Turunkan presiden Soekarno

c)

Tolak kenaikan harga BBM

d)

Bubarkan PKI dan ormas-ormasnya

e)

Adili para tokoh PKI

23.

Soekarno dinilai gagal dalam menjelaskan haluan negara dan keputusan MPRS, maka mandatnya dicabut kemudian diangkatlah soeharto sebagai presiden masa pemerintahan soeharto dikenal dengan masa orde baru. Tujuan utama pemerintahan orde baru adalah…

a)

menerapkan ideologi Nasakom

b)

memperbaiki politik yang kacau

c)

membersihkan sejumlah lembaga negara dari unsur liberalisme

d)

melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen

e)

menstabilkan kondisi ekonomi yang runtuh

24.

Pemerintahan Orde Baru melakukan penyederhanaan partai politik pada 1971, yaitu...

a)

Partai Sosialis Indonesia, Golongan Karya, dan Nahdlatul Ulama

b)

Partai Kristen Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya

c)

Partai Serikat Islam Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya

d)

Partai Musyawarah Rakyat Banyak, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya

e)

Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia, dan Golongan Karya

25.

Repelita atau Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah satuan perencanaan yang dibuat oleh pemerintah Orde Baru di Indonesia. Repelita I (1969 -1974) yang dijalankan Orde Baru bertujuan untuk….

a)

Fokus pengembangan pupuk tanaman dan penumpasan hama

b)

Menekankan bidang transportasi, komunikasi dan pendidikan

c)

Menekankan bidang industri padat karya untuk meningkatkan ekspor

d)

Memenuhi kebutuhan dasar dan Infrastruktur dengan menekankan pada bidang pertanian

e)

Meningkatkan pembangunan di pulau pulau selain Jawa, Bali dan Madura diantaranya melalui transmigrasi

26.

Salah satu contoh praktik nepotisme di bawah ini adalah...

a)

Melakukan suap kepada pengadilan sebagai uang tutup mulut

b)

Menerima seorang karyawan baru tanpa melalui jalur tes atas dasar hubungan kekerabatan

c)

Menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi/keluarga

d)

Pimpinan bersekongkol dengan anak buahnya untuk melakukan tindak kejahatan terhadap salah satu pihak

e)

Kerjasama antar kelas dalam hal pembocoran soal ulangan

27.

Jumlah peserta Pemilu tahun 1977-1997 adalah…

a)

10

b)

3

c)

48

d)

24

e)

5

28.

Pada masa kepemimpinan Orde Baru, pengangkatan anggota-anggota MPR/DPR sudah diatur dan direkayasa, sebagian besar anggota MPR/DPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan. Pengangkatan dengan cara ini disebut…

a)

korupsi

b)

Kolusi

c)

Nepotisme

d)

Proyeksi

e)

Sabotase

29.

Titik tonggak lahirnya pemerintahan Orde Baru adalah...

a)

Dekrit Presiden 5 Juli 1959

b)

Surat Perintah 11 Maret 1966

c)

Tap MPRS No. IX/MPRS/1966

d)

Surat Perintah 11 Maret 1965

e)

Konsensus Nasional 1966

30.

kondisi politik pemerintahan setelah dikeluarkannya Supersemar menunjukkan adanya dualisme kepemimpinan yang disebabkan.....

a)

Adanya kekuasaan Dewan Jendral dan Dewan Revolusi

b)

Adanya rangkap jabatan yang dipegang oleh Soeharto

c)

Presiden Soekarno merarangkap jabatan sebagai Presiden sekaligus pemimpin besar Revolusi

d)

Kekuasaan eksekutif melewati batas dengan melebihi kekuasaan lembaga lainnya

e)

Presiden Soekarno sebagai presiden RI sementara Soeharto sebagai pengemban Supersemar

31.

Dalam pesta demokrasi pertama ada masa pemerintahan Orde baru jumlah peserta pemilu adalah....

a)

5 partai politik dan 4 golongan karya

b)

8 partai politik dan 1 golongan karya

c)

9 partai politik dan 1 golongan karya

d)

10 partai politik dan 2 golongan karya

e)

11 partai politik

32.

Berikut yang tidak termasuk partai politik peserta pemilu pertama pada masa pemerintahan Orde Baru adalah....

a)

PNI

b)

NU

c)

Permusi

d)

Partai Kristen indonesia

e)

Golongan Karya

33.

Presiden B. J. Habibie melakukan perubahan dibidang politik lainnya diantaranya mengeluarkan UU No. 2 Tahun 1999 tentang Partai Politik, karena pada masa Soeharto pembentukan partai politik sangat dibatasi dan tidak sesuai dengan UUD 1945 yang memberikan semua warga Indonesia untuk berserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran. Sehingga partai Golkar pada saat itu menjadi partai yang berkuasa di Indonesia, karena sebagian besar yang duduk di bangku pemerintahan merupakan anggota dari partai tersebut. Di bawah ini yang merupakan dampak setelah dikeluarkanya UU No. 2 Tahun 1999 yaitu...

a)

Banyaknya partai oposisi yang mengkritisi kebijakan pemerintah

b)

Muncul banyak partai di Indonesia namun seringkali menghambar demokrasi

c)

Tiga partai besar produk Orde Baru yaitu Golkar, PDI dan PPP tetap menjadi partai terbesar

d)

Muncul sebanyak 181 partai baru yang mengikuti Pemilihan Umum tahun 1999

e)

Terdapat sebanyak 48 partai politik yang lolos dan mengikuti pemilu 1999

34.

Masyarakat Indonesia mendambakan pelaksanaan reformasi secara total dengan tujuan...

a)

Agar kemakmuran rakyat di segala bidang dapat terpenuhi

b)

Untuk mengikis habis para koruptor

c)

Menjaring para pejabat Orde Baru yang dianggap KKN

d)

Meningkatkan perkembangan pendidikan pada generasi penerus bangsa

e)

Tidak ada peluang untuk Orde Baru jilid II

35.

Repelita atau Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah satuan perencanaan yang dibuat oleh pemerintah Orde Baru di Indonesia. Repelita I (1969 -1974) yang dijalan Orde Baru bertujuan untuk...

a)

menciptakan lapangan baru dan industri

b)

menekankan bidang transportasi, komunikasi dan pendidikan

c)

menekankan bidang industri padat karya untuk meningkatkan ekspor

d)

memenuhi kebutuhan dasar dan Infrastruktur dengan menekankan pada bidang pertanian

e)

meningkatkan pembangunan di pulau pulau selain Jawa, Bali dan Madura diantaranya melalui transmigrasi

36.

Krisis sosial yang mendorong terjadinya reformasi adalah....

a)

hutang luar negeri Indonesia yang jatuh tempo

b)

tewasnya 4 mahasiswa Tri Sakti

c)

terpilihnya BJ Habibie sebagai wakil presiden tahun 1997

d)

terbaginya masyarakat menjadi 2 kelompok masyarakat elit dan rakyat kecil

e)

kecemburuan sosial antara pengusaha pribumi dan non pribumi

37.

Pembangunan masa Orde Baru perkembangan pesat, namun tidak membuat kesejahteraan rakyat meningkat. Hal ini disebabkan oleh...

a)

tidak melakukan gerakan reformasi di seluruh bidang

b)

tidak menyadari pentingnya kemakmuran

c)

tidak mampu melaksanakan pemilu yang berasas luber

d)

tidak meratanya hasil pembangunan

e)

tidak majunya perekonomian

38.

Akibat langsung krisis ekonomi semakin memburuk bagi kehidupan sosial masyarakat Indonesia adalah ....

a)

Terjadi kerusuhan anti Cina

b)

Terjadi peristiwa Semanggi

c)

Pendudukan gedung MPR oleh demonstran

d)

Harga sembago meroket

e)

Daya beli masyarakat menurun

39.

Faktor luar yang mempengaruhi perkembangan perekonomian, kearah terjadinya krisis ekonomi Indonesia adalah...

a)

Terjadinya krisis ekonomi di Thailand tahun 1996

b)

Menguatnya nilai tukar dollar Amerika terhadap nilai mata uang-mata uang lokal

c)

Melemahnya IHSG di bursa saham di New York

d)

Hutang luar negeri membengkak menjadi 137 milliar dollar AS

e)

Terjadinya krisis moneter yang melanda Negara-negara di Asia Tenggara sejak bulan juli 1996

40.

Agenda Reformasi yang muncul pasca krisis multidimensi yang melanda Indoensia pada tahun 1997-1998 berisi tuntutan rakyat terhadap pemerintah Orde Baru untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya. Berikut yang tidak termasuk agenda Reformasi 1998 adalah...

a)

bubarkan Orde Baru dan adili Soeharto beserta kroninya

b)

hapuskan dwifungsi ABRI

c)

kembali ke UUDS 1950 dan bentuk DPRS

d)

tegakkan supremasi hukum dan HAM

e)

hapuskan praktik KKN

41.

Tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan-penyelewengan yang terjadi pada masa lalu merupakan pengertian dari . . . .

a)

Revolusi

b)

Revormasi

c)

Evolusi

d)

Orde Lama

e)

Orde Baru

42.

Langkah politik pertama Soeharto setelah memegang tampuk pimpinan nasional Orde Baru dalam bidang politik luar negeri adalah....

a)

Mengirim pasukan ke Timor Timur

b)

Ikut terlibat dalam pasukan perdamaian dunia

c)

Mendaftarkan kembali Indonesia sebagai anggota PBB

d)

Membuka kedutaan besar di Amerika Serikat

e)

Memperbaiki hubungan bilateral dengan negara tetangga

43.

Guna menciptakan stabilitas politik, pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI sebagai pertahanan keamanan dan social dengan duduk di MPR / DPR. Peran ini dikenal dengan…

a)

Dwi Fungsi

b)

Sapta Marga

c)

Konsesus Nasional

d)

Komando Daerah Militer

e)

Babinsa

44.

Pada masa Orde Baru, Soeharto mengubah politik luar negeri dari penuh konflik menjadi kompromi. Salah satu langkahnya adalah...

a)

Memperbaiki hubungan dengan negara Cina

b)

Memperbaiki hubungan bilateral dan Kawasan

c)

Memasukkan Timor Timur menjadi bagian RI

d)

Memprakarsai berdirinya ASEAN

e)

Mendaftarkan kembali Indonesia ke PBB

45.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia

2) Memutuskan hubungan dengan Negara-negara blok Timur

3) Menjalin kerjasama dengan negara Tiongkok

4) Mempererat hubungan dengan Negara-negara Asia Tenggara dengan menjadi anggota ASEAN

5) Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB

Dari pernyataan tersebut yang termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah Orde Baru dalam melaksanakan politik luar negeri yaitu ditunjukan nomor...

a)

1,2 dan 3

b)

2,4 dan 5

c)

3,4 dan 5

d)

1,4, dan 5

e)

1,3 dan 5

46.

Dalam rangka menciptakan kondisi politik yang stabil dan kondusif bagi terlaksananya amanah rakyat melalui TAP MPRS No.IX/MPRS/1966, yaitu melaksanakan pemilihan umum, pemerintah Orde Baru melakukan ‘pelemahan’ dan pengendalian terhadap partai-partai politik yang secara historis dinilai berpotensi mengganggu stabilitas dan merongrong kewibawaan pemerintah. Kebijakan tentang “pelemahan” dan pengendalian terhadap partai-partai politik tersebut adalah...

a)

Pembentukan partai golongan karya

b)

Masyarakat bebas membantuk parpol

c)

Pancasila sebagai azas tunggal parpol

d)

Menyederhanakan partai-partai politik

e)

merekrut karyawan dan pegawai

47.

Selama 32 tahun masa pemerintahan orde baru telah berhasil melaksanakan pemilu sebanyak enam kali. Pemilu di era pemerintahan Suharto tersebut antara lain memiliki ciri yaitu...

a)

Adanya mobilisasi PNS untuk memenangkan golkar

b)

Asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil

c)

Diikuti oleh berbagai macam partai-partai politik

d)

Memilih anggota DPR, presiden dan wakil presiden

e)

tidak hanya memilih partai tapi juga tokoh

48.

Salah satu ciri pokok kebijakan pemerintahan orde baru adalah melaksanakan politik sentralisasi. Dampak pelaksanaan sistem sentralisasi dalam pemerintahan orde baru adalah...

a)

terbentuk pendukung pemerintah warga kelas satu

b)

daerah memiliki otonomi untuk mengurus wilayahnya sendiri

c)

pemerintah pusat mengendalikan seluruh aspek kehidupan

d)

orang yang berseberangan dengan pemerintah mendapat kedudukan tertinggi 

e)

Provinsi dapat menentukan sendiri untuk mengurus daerahnya

49.

Terjadinya krisis ekonomi, politik dan sosial pada tahun 1998 menimbulkan reaksi masyarakat sehingga kepercayaan terhadap kepemimpinan Soeharto menjadi berkurang. Hal ini menyebabkan...

a)

Soeharto melakukan pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat

b)

Soeharto mengumumkan rencana pembentukan komite reformasi

c)

Soeharto menyatakan diri berhenti sebagai presiden

d)

Adanya tuntutan masyarakat agar presiden Soeharto diadili

e)

Adanya usulan agar Soeharto me-reshuffle kabinet

50.

Gambaran keberhasilan pemerintahan orde baru pada tahun 80-an tampak mengesankan, namun sirna pada pertengahan tahun 1997 karena pada saat itu Indonesia terjadi krisis moneter yang diawali...

a)

Para importir tidak memperoleh kepercayaan asing

b)

Adanya praktik KKN dalam pemerintahan

c)

Merosotnya nilai rupiah terhadap dollar AS

d)

Adanya menyimpang dari pasal 33 UUD 194

e)

Banyak karyawan pabrik terkna PHK

51.

Keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (Supersemar) disebabkan oleh...

a)

ketidakmampuan Soekarno mengatasi situasi dan kondisi Indonesia paska peristiwa G 30 S

b)

Soekarno mengundurkan diri dari jabatan presiden akibat didesak oleh berbagai pihak

c)

Desakan negara-negara barat yang menjadi sponsor utama perekonomian negara akibat munculnya krisis moneter

d)

dirumuskan bersama antara Soekarno dan Soeharto untuk mencari solusi terbaik memperbaiki kehidupan politik bangsa

e)

Terjadi krisis politik dimana Soekarno menunda suksesi kepemimpinan

52.

Salah satu dari tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang berhubungan dengan kondisi ekonomi bangsa masa Demokrasi Terpimpin adalah....

a)

Ganyang Malaysia

b)

Turunkan Soeharto

c)

Gunting Syafrudin

d)

Turunkan harga

e)

Boikot mercusuar

53.

Kebijakan ekonomi pemerintah Orde Baru yang mencanangkan pembangunan jangka panjang dengan target tiap lima tahun disebut...

a)

Repelita

b)

Revolusi Hijau

c)

Transmigrasi

d)

Wajar 9 Tahun

e)

GNOTA

54.

Berdasarkan kebijakan penyederhanaan partai politik masa Orde Baru, partai-partai yang berbasis Islam dilebur menjadi satu yaitu...

a)

b)

c)

d)

e)

55.

Pada masa pemerintahan Orde Baru diberlakukan sebuah kebijakan bernama Dwifungsi ABRI, yang artinya ABRI bertindak sebagai pelaksana pertahanan dan keamanan serta...

a)

pelaku ekonomi

b)

pembantu presiden

c)

pengendali sosial dan politik

d)

penjaga persatuan

e)

penjaga demokrasi

56.

Pemerintah Orde Baru menerapkan penyederhanaan partai politik yang awalnya ada 9 partai menjadi 3, dengan tujuan...

a)

mempermudah pengawasan

b)

meminimalisasi konflik antar partai

c)

meningkatkan kehidupan demokrasi

d)

menjadi pelopor demokrasi modern

e)

menghemat anggaran

57.

Kebijakan pemerintah Orde Baru untuk memindahkan penduduk dari wilayah yang padat menuju wilayah yang jarang penduduknya, disebut...

a)

GNOTA

b)

Transmigrasi

c)

Wajib Belajar 9 Tahun

d)

Revolusi Hijau

e)

ABRI Masuk Desa

58.

Dampak positif kebijakan Orde Baru dalam bidang sosial adalah...

a)

meningkatnya pendapatan perkapita Indonesia

b)

mengendalikan jumlah penduduk dengan program KB

c)

mengurangi kepadatan penduduk di Jawa dengna Transmigrasi

d)

meningkatkan stabilitas politik dengan menyederhanakan jumlah partai

e)

melakukan pemberedelan terhadap surat kabar yang menentang pemerintah

59.

Pemerintah Orde Baru yang berkuasa selama 32 tahun menunjukkan prestasi dan kelemahan yang dapat dijadikan pelajaran oleh generasi penerus bangsa. Hal-hal positif yang dapat dipetik sebagai pelajaran dari pengalaman masa Orde Baru adalah...

a)

menjadi pemimpin yang keras dan otoriter supaya kondisi politk dan ekonomi menjadi stabil

b)

menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan yaitu kesejahteraan bersama

c)

kepemimpinan merupakan amanah dari Tuhan yang harus digunakan untuk kesejahteraan seluruh umat

d)

menerapkan KKN bersama-sama dengan pembagian yang adil dan merata

e)

meminimalisasi kritik untuk menjaga kewibawaan pemerintah

60.

Peningkatan standard pertanian untuk swasembada pangan dan peningkatan industri untuk memproduksi mesin ringan/berat adalah titik berat pembangunan pelita...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

61.

Pemerintahan Orde Baru mengalami kegagalan dalam memberantas Korupsi, keadaan ini merupakan bukti bahwa…

a)

Kekuasaan legislative sangat lemah

b)

Kekuasaan peradilan sangat lemah

c)

Kekuasaan pemerintah sangat lemah

d)

Kekuasaan pemerintah kurang tertib

e)

Kekuasaan pemerintah kurang tegas

62.

Para pelajar dan mahasiswa adalah kelompok yang kritis terhadap pemerintahan. Pada akhir masa pemerintahan presiden Soekarno, pelajar dan mahasiswa membentuk berbagai kesatuan aksi yang menyerukan TRITURA yang salah satu sisinya adalah...

a)

Bubarkan kabinet Dwikora

b)

Turunkan presiden Soekarno

c)

Tolak kenaikan harga BBM

d)

Bubarkan PKI dan ormas-ormasnya

e)

Adili para tokoh PKI

63.

Soekarno dinilai gagal dalam menjelaskan haluan negara dan keputusan MPRS, maka mandatnya dicabut kemudian diangkatlah soeharto sebagai presiden masa pemerintahan soeharto dikenal dengan masa orde baru. Tujuan utama pemerintahan orde baru adalah…

a)

menerapkan ideologi Nasakom

b)

memperbaiki politik yang kacau

c)

membersihkan sejumlah lembaga negara dari unsur liberalisme

d)

melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen

e)

menstabilkan kondisi ekonomi yang runtuh

64.

Pemerintahan Orde Baru melakukan penyederhanaan partai politik pada 1971, yaitu...

a)

Partai Sosialis Indonesia, Golongan Karya, dan Nahdlatul Ulama

b)

Partai Kristen Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya

c)

Partai Serikat Islam Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya

d)

Partai Musyawarah Rakyat Banyak, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya

e)

Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia, dan Golongan Karya

65.

Repelita atau Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah satuan perencanaan yang dibuat oleh pemerintah Orde Baru di Indonesia. Repelita I (1969 -1974) yang dijalankan Orde Baru bertujuan untuk….

a)

Fokus pengembangan pupuk tanaman dan penumpasan hama

b)

Menekankan bidang transportasi, komunikasi dan pendidikan

c)

Menekankan bidang industri padat karya untuk meningkatkan ekspor

d)

Memenuhi kebutuhan dasar dan Infrastruktur dengan menekankan pada bidang pertanian

e)

Meningkatkan pembangunan di pulau pulau selain Jawa, Bali dan Madura diantaranya melalui transmigrasi

66.

Salah satu contoh praktik nepotisme di bawah ini adalah...

a)

Melakukan suap kepada pengadilan sebagai uang tutup mulut

b)

Menerima seorang karyawan baru tanpa melalui jalur tes atas dasar hubungan kekerabatan

c)

Menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi/keluarga

d)

Pimpinan bersekongkol dengan anak buahnya untuk melakukan tindak kejahatan terhadap salah satu pihak

e)

Kerjasama antar kelas dalam hal pembocoran soal ulangan

67.

Jumlah peserta Pemilu tahun 1977-1997 adalah…

a)

10

b)

3

c)

48

d)

24

e)

5

68.

Pada masa kepemimpinan Orde Baru, pengangkatan anggota-anggota MPR/DPR sudah diatur dan direkayasa, sebagian besar anggota MPR/DPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan. Pengangkatan dengan cara ini disebut…

a)

korupsi

b)

Kolusi

c)

Nepotisme

d)

Proyeksi

e)

Sabotase

69.

Titik tonggak lahirnya pemerintahan Orde Baru adalah...

a)

Dekrit Presiden 5 Juli 1959

b)

Surat Perintah 11 Maret 1966

c)

Tap MPRS No. IX/MPRS/1966

d)

Surat Perintah 11 Maret 1965

e)

Konsensus Nasional 1966

70.

kondisi politik pemerintahan setelah dikeluarkannya Supersemar menunjukkan adanya dualisme kepemimpinan yang disebabkan.....

a)

Adanya kekuasaan Dewan Jendral dan Dewan Revolusi

b)

Adanya rangkap jabatan yang dipegang oleh Soeharto

c)

Presiden Soekarno merarangkap jabatan sebagai Presiden sekaligus pemimpin besar Revolusi

d)

Kekuasaan eksekutif melewati batas dengan melebihi kekuasaan lembaga lainnya

e)

Presiden Soekarno sebagai presiden RI sementara Soeharto sebagai pengemban Supersemar

71.

Dalam pesta demokrasi pertama ada masa pemerintahan Orde baru jumlah peserta pemilu adalah....

a)

5 partai politik dan 4 golongan karya

b)

8 partai politik dan 1 golongan karya

c)

9 partai politik dan 1 golongan karya

d)

10 partai politik dan 2 golongan karya

e)

11 partai politik

72.

Berikut yang tidak termasuk partai politik peserta pemilu pertama pada masa pemerintahan Orde Baru adalah....

a)

PNI

b)

NU

c)

Permusi

d)

Partai Kristen indonesia

e)

Golongan Karya

73.

Presiden B. J. Habibie melakukan perubahan dibidang politik lainnya diantaranya mengeluarkan UU No. 2 Tahun 1999 tentang Partai Politik, karena pada masa Soeharto pembentukan partai politik sangat dibatasi dan tidak sesuai dengan UUD 1945 yang memberikan semua warga Indonesia untuk berserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran. Sehingga partai Golkar pada saat itu menjadi partai yang berkuasa di Indonesia, karena sebagian besar yang duduk di bangku pemerintahan merupakan anggota dari partai tersebut. Di bawah ini yang merupakan dampak setelah dikeluarkanya UU No. 2 Tahun 1999 yaitu...

a)

Banyaknya partai oposisi yang mengkritisi kebijakan pemerintah

b)

Muncul banyak partai di Indonesia namun seringkali menghambar demokrasi

c)

Tiga partai besar produk Orde Baru yaitu Golkar, PDI dan PPP tetap menjadi partai terbesar

d)

Muncul sebanyak 181 partai baru yang mengikuti Pemilihan Umum tahun 1999

e)

Terdapat sebanyak 48 partai politik yang lolos dan mengikuti pemilu 1999

74.

Masyarakat Indonesia mendambakan pelaksanaan reformasi secara total dengan tujuan...

a)

Agar kemakmuran rakyat di segala bidang dapat terpenuhi

b)

Untuk mengikis habis para koruptor

c)

Menjaring para pejabat Orde Baru yang dianggap KKN

d)

Meningkatkan perkembangan pendidikan pada generasi penerus bangsa

e)

Tidak ada peluang untuk Orde Baru jilid II

75.

Repelita atau Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah satuan perencanaan yang dibuat oleh pemerintah Orde Baru di Indonesia. Repelita I (1969 -1974) yang dijalan Orde Baru bertujuan untuk...

a)

menciptakan lapangan baru dan industri

b)

menekankan bidang transportasi, komunikasi dan pendidikan

c)

menekankan bidang industri padat karya untuk meningkatkan ekspor

d)

memenuhi kebutuhan dasar dan Infrastruktur dengan menekankan pada bidang pertanian

e)

meningkatkan pembangunan di pulau pulau selain Jawa, Bali dan Madura diantaranya melalui transmigrasi

76.

Krisis sosial yang mendorong terjadinya reformasi adalah....

a)

hutang luar negeri Indonesia yang jatuh tempo

b)

tewasnya 4 mahasiswa Tri Sakti

c)

terpilihnya BJ Habibie sebagai wakil presiden tahun 1997

d)

terbaginya masyarakat menjadi 2 kelompok masyarakat elit dan rakyat kecil

e)

kecemburuan sosial antara pengusaha pribumi dan non pribumi

77.

Pembangunan masa Orde Baru perkembangan pesat, namun tidak membuat kesejahteraan rakyat meningkat. Hal ini disebabkan oleh...

a)

tidak melakukan gerakan reformasi di seluruh bidang

b)

tidak menyadari pentingnya kemakmuran

c)

tidak mampu melaksanakan pemilu yang berasas luber

d)

tidak meratanya hasil pembangunan

e)

tidak majunya perekonomian

78.

Akibat langsung krisis ekonomi semakin memburuk bagi kehidupan sosial masyarakat Indonesia adalah ....

a)

Terjadi kerusuhan anti Cina

b)

Terjadi peristiwa Semanggi

c)

Pendudukan gedung MPR oleh demonstran

d)

Harga sembago meroket

e)

Daya beli masyarakat menurun

79.

Faktor luar yang mempengaruhi perkembangan perekonomian, kearah terjadinya krisis ekonomi Indonesia adalah...

a)

Terjadinya krisis ekonomi di Thailand tahun 1996

b)

Menguatnya nilai tukar dollar Amerika terhadap nilai mata uang-mata uang lokal

c)

Melemahnya IHSG di bursa saham di New York

d)

Hutang luar negeri membengkak menjadi 137 milliar dollar AS

e)

Terjadinya krisis moneter yang melanda Negara-negara di Asia Tenggara sejak bulan juli 1996

80.

Agenda Reformasi yang muncul pasca krisis multidimensi yang melanda Indoensia pada tahun 1997-1998 berisi tuntutan rakyat terhadap pemerintah Orde Baru untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya. Berikut yang tidak termasuk agenda Reformasi 1998 adalah...

a)

bubarkan Orde Baru dan adili Soeharto beserta kroninya

b)

hapuskan dwifungsi ABRI

c)

kembali ke UUDS 1950 dan bentuk DPRS

d)

tegakkan supremasi hukum dan HAM

e)

hapuskan praktik KKN