Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis 1 Aspek Hukum dan Manajemen Kontrak MRKG 6B POLMED

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Siapa yang termasuk dalam kategori Pengguna Jasa menurut UU No 2 tahun 2017?

a)

Pemilik atau pemberi pekerjaan yang menggunakan layanan Jasa Konstruksi

b)

Kontraktor yang mengerjakan proyek

c)

Investor asing yang membiayai proyek

d)

Pemerintah pusat dan daerah

2.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 menggantikan Undang-Undang Nomor berapa?

a)

UU No. 1 Tahun 2000

b)

UU No. 30 Tahun 2005

c)

UU No. 18 Tahun 1999

d)

UU No. 5 Tahun 2012

3.

Apa yang dimaksud dengan Kontrak Kerja Konstruksi dalam UU No 2 tahun 2017?

a)

Perjanjian antara kontraktor dan investor

b)

Keseluruhan dokumen kontrak yang mengatur hubungan hukum antara Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi

c)

Perjanjian antara pemerintah dan pemilik lahan

d)

Surat perjanjian yang hanya berlaku dalam proyek pemerintah

4.

Apa tujuan utama dari pengadaan barang/jasa pemerintah?

a)

Menghasilkan barang/jasa yang tepat dengan biaya minimal

b)

Mengurangi jumlah anggaran belanja pemerintah

c)

Mengutamakan produk luar negeri untuk efisiensi

d)

Menghilangkan persaingan usaha dalam pengadaan barang/jasa

5.

Lembaga yang bertanggung jawab dalam pengembangan kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah adalah:

a)

Kementerian Keuangan

b)

Bappenas

c)

BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)

d)

LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah)

6.

Pejabat yang memiliki kewenangan mengambil keputusan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara dalam pengadaan barang/jasa disebut:

a)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

b)

Pejabat Pengadaan

c)

Kepala Lembaga

d)

Menteri Keuangan

7.

Pengadaan langsung dapat dilakukan untuk pengadaan barang/jasa dengan nilai paling banyak:

a)

Rp 50.000.000

b)

Rp 100.000.000

c)

Rp 200.000.000

d)

Rp 500.000.000

8.

Administrasi kontrak dalam proyek konstruksi dimulai sejak:

a)

Perencanaan proyek

b)

Kontrak ditandatangani

c)

Proyek selesai

d)

Lelang diumumkan

9.

Dokumen kontrak kerja konstruksi menurut Pasal 76 PP 22/2020 sekurang-kurangnya memuat:

a)

Surat Perjanjian, Berita Acara, dan Data Kontrak

b)

Surat Perjanjian, Syarat Umum Kontrak, dan Syarat Khusus Kontrak

c)

Syarat Umum Kontrak, Syarat Khusus Kontrak, dan Rencana Anggaran Biaya

d)

Surat Penawaran, Gambar, dan Harga Perkiraan Sendiri

10.

Istilah PHO (Provisional Hand Over) dalam proyek konstruksi merujuk pada:

a)

Serah terima pekerjaan sementara

b)

Serah terima pekerjaan akhir

c)

Perubahan kontrak

d)

Pemutusan kontrak

11.

Proses administrasi proyek konstruksi dimulai sejak diterimanya:

a)

SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja)

b)

SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa)

c)

SPL (Surat Penyerahan Lapangan)

d)

PCM (Pre Construction Meeting)

12.

Kontrak kerja konstruksi wajib dibuat secara tertulis dan sekurang-kurangnya memuat:

a)

Metode pembayaran kontraktor terhadap subkontraktor

b)

Hak dan kewajiban pihak ketiga dalam proyek

c)

Data proyek, jadwal kerja, dan rincian bahan yang digunakan

d)

Identitas para pihak, lingkup pekerjaan, dan harga kontrak

13.

Jika salah satu pihak dalam kontrak kerja konstruksi tidak memenuhi kewajibannya, hal ini disebut sebagai:

a)

Force majeure

b)

Penyelesaian perselisihan

c)

Cedera janji

d)

Pemutusan kontrak

14.

Amandemen kontrak harus dilakukan jika terjadi:

a)

Perubahan lingkup pekerjaan atau jadwal pelaksanaan

b)

Kesalahan administrasi dalam dokumen kontrak

c)

Permintaan dari subkontraktor

d)

Perubahan direktur dalam perusahaan penyedia jasa

15.

Hukum perjanjian/kontrak termasuk dalam hukum:

a)

Hukum Pidana

b)

Hukum Tata Negara

c)

Hukum Perdata

d)

Hukum Internasional

16.

Apa akibat hukum jika suatu kontrak tidak memenuhi syarat subjektif menurut Pasal 1320 KUH Perdata?

a)

Kontrak dianggap sah secara hukum

b)

Kontrak dapat dibatalkan (vernietigbaar)

c)

Kontrak batal demi hukum (nietig)

d)

Kontrak tetap berlaku tetapi harus direvisi

17.

Kontrak kerja konstruksi harus mengandung unsur berikut, kecuali:

a)

Identitas para pihak

b)

Hak dan kewajiban

c)

Metode pembayaran

d)

Sanksi pidana bagi pekerja

18.

Salah satu sistem kontrak internasional yang umum digunakan dalam proyek konstruksi adalah:

a)

KUHP

b)

FIDIC

c)

PERDA

d)

IMF

19.

Perbedaan utama antara sistem hukum Civil Law dan Common Law adalah:

a)

Civil Law lebih mengandalkan putusan hakim, sedangkan Common Law mengandalkan peraturan tertulis

b)

Civil Law tidak menggunakan hukum tertulis, sedangkan Common Law menggunakan hukum tertulis

c)

Common Law lebih mengandalkan putusan hakim, sedangkan Civil Law mengandalkan peraturan tertulis

d)

Common Law dan Civil Law tidak memiliki perbedaan

20.

Berikut ini yang bukan merupakan aspek yang terkandung dalam kontrak konstruksi adalah:

a)

Aspek hukum

b)

Aspek sosial ekonomi

c)

Aspek politik

d)

Aspek keuangan

21.

Dokumen teknis dalam penyusunan kontrak mencakup:

a)

Detail Engineering Design dan Spesifikasi Teknis

b)

Surat Perjanjian dan Syarat-Syarat Umum Kontrak

c)

Rincian biaya dan pembayaran

d)

Peraturan perusahaan dan standar operasional

22.

Tahapan administrasi proyek konstruksi setelah penandatanganan kontrak meliputi, kecuali:

a)

Penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)

b)

Pelaksanaan di lapangan

c)

Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

d)

Serah terima pekerjaan sementara dan akhir

23.

Siapa yang memiliki kewenangan untuk menyatakan tender/seleksi gagal dalam pengadaan barang/jasa?

a)

Pejabat Pengadaan (PP)

b)

Kelompok Kerja Pemilihan (Pokja)

c)

Pengguna Anggaran (PA)

d)

Agen Pengadaan

24.

Apa tugas utama dari Pokja Pemilihan dalam pengadaan barang dan jasa?

a)

Mengelola administrasi kontrak

b)

Melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa

c)

Menetapkan perencanaan anggaran

d)

Menyetujui pembayaran kepada penyedia jasa

25.

Tugas utama Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pengadaan barang dan jasa adalah:

a)

Menjalankan sebagian kewenangan PA yang didelegasikan

b)

Mengelola perencanaan pengadaan secara keseluruhan

c)

Menyetujui semua kontrak di atas Rp 100 miliar

d)

Melakukan pengawasan teknis di lapangan