wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

A pengukuran

Total questions: 40

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Auto Lift

• Angkat tinggi kendaraan sehingga teknisi dapat

bekerja dengan posisi tubuh yang nyaman di

bawah kendaraan.

Terdapat tiga tipe lift dengan fungsi pengangkatan,

column penopang, dan metoda penopangan yang berbeda.

1 Tipe plat

2 Tipe lengan ayun

3 Tipe lift 4 column

a)

untuk mobil yang monosok, seperti avanza, xenia, rush, terios, R3, mobilio, agya, ayla dll

maka di tempatkan di bodi kendaraan

b)

untuk mobil yang monosok, seperti avanza, xenia, rush, terios, R3, mobilio, agya, ayla dll

maka di tempatkan di pegas daun

c)

untuk mobil yang monosok, seperti avanza, xenia, rush, terios, R3, mobilio, agya, ayla dll

maka di tempatkan di lower arm

d)

untuk mobil yang monosok, seperti avanza, xenia, rush, terios, R3, mobilio, agya, ayla dll

maka di tempatkan di uper arm

2.

Petunjuk

1. Pengesetan

(1) Posisikan kendaraan di tengah lift.

(2) Pasang plat dan lengan pada posisi seperti yang ditunjukkan pada buku pedoman reparasi.

1 Pusat lift

2 Pusat gravitasi

a)

perhatikan betul ketika memasang autolift dengan lengan harus seimbang anatara kiri dan kanan dan depan belakang dilihat dari jaraknya

b)

perhatikan betul ketika memasang autolift dengan lengan harus seimbang anatara kiri dan kanan dan depan belakang dilihat dari berat kendaraan

c)

perhatikan betul ketika memasang autolift dengan lengan harus seimbang anatara kiri dan kanan dan depan belakang dilihat dari tinggi kendaraan

d)

perhatikan betul ketika memasang autolift dengan lengan harus seimbang anatara kiri dan kanan dan depan belakang dilihat dari titik beratnya

3.

PERHATIAN:

A Tipe lengan ayun • Setel penopang sampai kendaraan dalam

posisi horisontal.

• Selalu kunci lengan-lengan.

B Tipe lift 4- column

• Gunakan stopper roda dan mekanisme pengaman.

C Tipe plat

• Gunakan alat tambahan plate lift seperti yang ditunjukkan pada buku pedoman reparasi.

PERINGATAN:

• Seajajarkan posisi alat tambahan plate lift dengan

areaarea kendaraan yang hendak ditopang.

• Jangan membiarkan alat tambahan plate lift keluar

dari plat-plat.

1 Penopang

2 Pengunci lengan

3 Pengunci

4 Stopper roda

5 Alaat tambahan plate lift

a)

kalau dilihat ketiga jenis lift tersebut maka yang paling aman adalah B

b)

kalau dilihat ketiga jenis lift tersebut maka yang paling aman adalah A

c)

kalau dilihat ketiga jenis lift tersebut maka yang paling aman adalah C

d)

kalau dilihat ketiga jenis lift tersebut maka yang paling aman adalah A,B,C

4.

Lift ke atas / Lift ke bawah

• Lakukan selalu pemeriksaan keamanan sebelum mengangkat atau menurunkan lift, dan beritahu yang lain bahwa lift hendak dioperasikan.

• Bila ban-ban telah berada sedikit di atas tanah, periksa bahwa kendaraan ditopang dengan baik.

PERINGATAN:

• Keluarkan semua barang yang ada dikendaraan, dan angkat dalam keadaan kosong.

• Periksa bahwa tidak ada part yang menghalangi, kecuali part-part penopang.

• Jangan pernah mengangkat kendaraan apapun yang melebihi batas berat untuk lift.

• Kendaraan dengan suspensi udara memerlukan penanganan khusus dikarenakan konstruksinya. o

Lihat buku pedoman reparasi untuk petunjuk.

• Jangan menggerakkan kendaraan saat diangkat.

• Berhati-hatilah saat melepas dan mengganti part-part yang berat karena pusat gravitasi kendaraan dapat berubah.

• Jangan mengangkat dengan pintu-pintu terbuka.

• Bila pengoperasian hendak ditinggalkan untuk jangka waktu yang lama, turunkan selalu kendaraan

a)

untuk menaikan kendaraan maka harus cermat sekali karena berdampak pada kendaraan itu sendiri kalau jatuh

b)

periksa kembali kendaraannya ketiak akan naik ke atas penopang lengannya harus tepat

c)

posisi kendaraan harus di posisi tengah titik berat kendaraan

d)

semua jawaban benar

5.

Dongkrak

Menggunakan tekanan hidrolik untuk menaikkan salah satu ujung kendaraan.

• Mengoperasikan gagang akan menaikkan tekanan oli dan menyebabkan lengang terangkat.

• Beberapa model menggunakan tekanan udara untuk meningkatkan tekanan oli.

• Tersedia berbagai macam model dengan kemampuan pengangkatan yang berbeda (diukur dalam ton.)

Rigid rack

Menopang kendaraan yang dinaikkan oleh dongkrak.

• Tinggi dapat disetel dengan cara mengganti posisi pin.

a)

penggunaan dongkrak buaya pada bawah kendaraan harus pas di titik paling aman dan tidak merusak kendaraan

b)

tidak semua bodi kendaraan bisa digunakan untuk tumpuan dongkrak buaya karena kontruksinya

c)

jangan melakukan kesalahan dalam menurunkan kendaraan setelah dilakukan pendongkrakan, secara perlahan dan lembut

d)

semua jawaban benar

6.

Persiapan

(1) Periksa titik-titik pendongkrakkan kendaraan dan titik-titik penopang stand rigid rack pada buku pedoman reparasi sebelum mendongkrak ke atas.

(2) Pastikan rak kaku diatur pada ketinggian yang sama. Posisikan di dekat kendaraan.

(3) Tempatkan penghenti roda di depan ban depan kiri dan kanan (jika kendaraan akan diangkat dari belakang).

a)

mendongkrak dan memasang jack stand harus memperhatikan betul apakah mobil itu monosok atau menggunakan chasis atau rangka

b)

ketika menggunakan rangka kendaraan tersebut maka di topang di rangka yang sesuai dengan aturan pabriknya

c)

dengan menggunakan dongkrak pastikan di tengah tenngak kendaraan atau di rangka yang paling kuat

d)

semua jawbana benar

7.

Mendongkrak ke atas

(1) Kencangkan gagang pembebas dengan aman.

(2) Letakkan dongkrak pada posisi spesifikasi dan angkat kendaraan, perhatikan arah yang dihadapinya.

• Adalah biasa untuk mendongkrak kendaraan ke atas

dari ujung belakang. Tetapi, urutan dapat diubah tergantung pada model.

• Bekerjalah selalu pada permukaan yang rata, dan dengan barang-barang yang dikeluarkan dari kendaraan.

• Selalu gunakan stand dongkrak saat mengangkat ke atas. Jangan memasuki area di bawah kendaraan sampai rigid rack telah terpasang.

• Jangan menggunakan banyak dongkrak sekaligus.

• Jangan menaikkan kendaraan apapun yang melebihi beban yang diperbolehkan oleh dongkrak.

• Kendaraan dengan suspensi udara membutuhkan penanganan khusus dikarenakan konstruksinya. Lihat buku pedoman reparasi untuk petunjuk.

a)

ketika mendongkarak jangan lupa ganjal dulu ban mobilnya bagian yang tidka didongkrak

b)

ketika mendongkrak ganjal ban mobil yang terangkat

c)

ketika mendongkrak angkat lah rem tangan sampai terkunci

d)

jangan lupa selalu bersih ketika mendongkrak dan gunakan alat alat sesuai fungsinya

8.

Topang dengan rigid rack

(1) Posisikan kaki-kaki rack seperti terlihat pada gambar, dan sejajarkan alur-alur karet pada rigid rack pada bodi.

(2) Periksa kembali tinggi rack sehingga kendaraan berada pada posisi horisontal.

(3) Kendorkan gagang pembebas secara perlahan, dan bila beban telah diletakkan pada rigid rack, pukul kaki-kaki rack secara lembut dengan palu untuk memeriksa bahwa semuanya menyentuh tanah.

(4) Lepas dongkrak setelah memeriksa.

PERINGATAN:

• Jangan memasuki area di bawah kendaraan saat

menaikkan atau melepas rigid rack.

a)

ketika kendaraan body monokok maka perhatikan betul tata letak jack standnya dan ketinggiannya harus sama anatar yang depan dan belakang

b)

ketika kendaraan body monokok maka perhatikan betul tata letak jack standnya dan ketinggiannya harus lebih inggi depan daripada belakang

c)

ketika kendaraan body monokok maka perhatikan betul tata letak jack standnya dan ketinggiannya harus lebih tinngi belakang daripada depan

d)

ketika kendaraan body menggunakan chasis maka perhatikan betul tata letak jack standnya dan ketinggiannya harus sama antar yang kiri dan belakang

9.

Mendongkrak ke bawah

(1) Letakkan dongkrak pada posisi yang telah ditentukan dan angkat kendaraan, perhatikan arah yang dihadapinya.

(2) Lepas rigid rack.

(3) Kendorkan gagang pembebas perlahan-lahan, dan turunkan lengan dengan lembut.

(4) Bila ban-ban telah mencapai tanah sepenuhnya, letakkan stopper roda.

PERHATIAN:

• Adalah biasa untuk mendongkrak kendaraan ke bawah dari ujung depan. Tetapi, urutan dapat

diganti tergantung pada model.

PERINGATAN:

• Lakukan pemeriksaan keamanan sebelum menaikkan atau menurunkan kendaraan, dan beritahu orang lain bahwa pengoperasian hendak dilakukan. Periksa bahwa tidak ada apapun di bawah sebelum menurunkan kendaraan.

• Kendorkan gagang pembeba ecara perlahan, dan turunkan lengan dengan lembut.

• Saat dongkrak sedang tidak digunakan, turunkan lengan dan tegakkan gagang ke atas

a)

ketika melakukan penurunan kendaraan maka perhatikan betul bahwa jack stand harus telepas dulu dan duturunkan perlahan

b)

ketiak menurunkan kendaraan dengan dongkrak buaya pastikan bagian bawah kendaraan sudah bersih dan aman dan boleh cepat menurunkannya

c)

ketika menurunkan kendaraan dengan menggunakan dongkrak buaya putar secara tersendat sendat untuk menjaga kendaraan tetap baik

d)

semua jawaban salah

10.

berapakah hasil pengukuran jangka sorong diatas

a)

0,20 mm

b)

2,20 mm

c)

1,20 mm

d)

3,20

11.

berapakah hasil pengukuran jangka sorong di samping

a)

12,10 mm

b)

11,10 mm

c)

11,05 mm

d)

10,90 mm

12.

berapakah hasil pegukuran jangka sorong

a)

36,85 mm

b)

20,90 mm

c)

30, 95 mm

d)

37,95 mm

13.

berapakah hasil pengukuran jangka sorong di samping

a)

35,15 mm

b)

37,95 mm

c)

36, 10 mm

d)

36,10 mm

14.

berapakah hasil pengukuran jangka sorong disamping

a)

1,95 mm

b)

2,90 mm

c)

1,95 mm

d)

0.90 mm

15.

berapa hasil pengukuran jangka sorong di smaping

a)

100,35 mm

b)

10,35 mm

c)

100,35 mm

d)

92,35 mm

16.

berapa nilai hasil pengukuran menggunakan jangka sorong

a)

45,10 mm

b)

53,05 mm

c)

50,05 mm

d)

45,05 mm

17.

berapa hasil pengukuran yeng menggunakan jangka sorong

a)

52,35 mm

b)

45,35 mm

c)

54,35 mm

d)

55,35 mm

18.

berapakah hasil pengukuran dengan jangka sorong

a)

4,95 mm

b)

22,75 mm

c)

29,75 mm

d)

2,75 mm

19.

berapakah hasil pengukuran jangka sorong

a)

11.30 mm

b)

3,30 mm

c)

4,30mm

d)

10,30mm

20.

berapa hasil pengukuran mikrometer luar di samping

a)

0,49 mm

b)

49,00 mm

c)

0,45 mm

d)

0,44 mm

21.

berapa nilai mikrometer luar di samping

a)

0,27 mm

b)

0,23 mm

c)

0,78 mm

d)

0,77 mm

22.

hasil pengukuran dengan mikrometer luar adalah

a)

0,94 mm

b)

0,44 mm

c)

1,94 mm

d)

0,46 mm

23.

berpakah hasil penilaian dari mikrometer luar

a)

1,45 mm

b)

0,45 mm

c)

2,45 mm

d)

3,45mm

24.

Berapa nilai hasil pengukuran mkrometer luar

a)

4,12 mm

b)

0,12 mm

c)

3,12 mm

d)

3,62 mm

25.

berapa hasil pengukuran mikrometer luar

a)

3,50 mm

b)

5,20 mm

c)

4,20 mm

d)

4,70 mm

26.

berpakah hasil pengukura mikrometer luar

a)

7,50

b)

6,99

c)

6,49

d)

7,99

27.

berpakah hasil pengukuran jangka sorong

a)

10,20 mm

b)

11,18 mm

c)

15,08 mm

d)

10,18 mm

28.

berapa hasil pengukuran jangka sorong

a)

15,18 mm

b)

23,18 mm

c)

3,20 mm

d)

23,40 mm

29.

hasil pengukuran jangka sorong ini adalah

a)

20,08 m

b)

28,08 mm

c)

25,08 mm

d)

30,08 mm

30.

berapakah nilai hasil pengukuran jangka sorong

a)

26,84 mm

b)

19,84 mm

c)

20,84 mm

d)

26,82

31.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika selektornya di ohm X1Ω maka hasilnya adalah

a)

24 Ω

b)

8 Ω

c)

9,6 Ω

d)

4,8 Ω

32.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika selektornya di ohm X 10 Ω maka hasilnya adalah

a)

80 Ω

b)

240 Ω

c)

96 Ω

d)

48 Ω

33.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika selektornya di ohm X 100 Ω maka hasilnya adalah

a)

50 Ω

b)

500 Ω

c)

600 Ω

d)

1200 Ω

34.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika selektornya di VOLT DC 3 V maka hasilnya adalah

a)

10 V

b)

4 V

c)

1 V

d)

2 V

35.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika selektornya di Volt 12 maka hasilnya adalah

a)

90 volt

b)

1,5 volt

c)

3 volt

d)

7,5 volt

36.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika selektornya di volt DC 120 maka hasilnya adalah

a)

7,5 volt

b)

30 volt

c)

3 volt

d)

1,5 volt

37.

Gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika pilihnya di volt DC 12 maka hasilnya adalah

a)

21,5 volt

b)

17 Volt

c)

6,8 Volt

d)

3,4 Volt

38.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika pilihnya di volt DC 3 maka hasilnya adalah

a)

0,6 Volt

b)

0,3 Volt

c)

1,2 Volt

d)

3 Volt

39.

gambar di samping merupakan skala yang ada di AVO meter analog, jika pilihnya di ohm X 100 Ω maka hasilnya adalah

a)

2200 Ω

b)

1100 Ω

c)

880 Ω

d)

440 Ω

40.

berapa hasil pengukuran jangka sorong di samping

a)

30,74 mm

b)

29,75 mm

c)

22,75 mm

d)

29,71 mm