WorksheetsKuis tentang Inflasi
Total questions: 10
Worksheet time: 50mins
Inflasi didefinisikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Dalam konteks ekonomi, faktor utama yang menyebabkan inflasi adalah...
Meningkatnya daya beli masyarakat tanpa diimbangi peningkatan produksi barang dan jasa
Penurunan jumlah uang yang beredar di masyarakat
Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral
Peningkatan jumlah ekspor dibandingkan impor
Jika inflasi terjadi akibat peningkatan biaya produksi (cost-push inflation), maka kebijakan yang paling tepat untuk menanggulanginya adalah...
Meningkatkan jumlah uang beredar agar daya beli masyarakat tetap tinggi
Mengurangi pajak produksi untuk menekan biaya produksi bagi produsen
Menaikkan suku bunga agar masyarakat mengurangi konsumsi
Meningkatkan subsidi konsumsi bagi masyarakat berpenghasilan rendah
Dalam suatu negara, terjadi inflasi yang disebabkan oleh peningkatan tajam permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa. Dalam situasi ini, kebijakan yang paling tepat dilakukan oleh pemerintah adalah...
Menurunkan tingkat suku bunga agar investasi meningkat
Menaikkan jumlah subsidi agar daya beli masyarakat tetap tinggi
Mengurangi jumlah uang yang beredar melalui kebijakan moneter ketat
Menambah pencetakan uang baru untuk menyesuaikan permintaan
Suatu negara mengalami kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus dalam jangka panjang. Analisis menunjukkan bahwa kenaikan ini terjadi akibat peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat, sementara jumlah barang dan jasa yang tersedia tetap. Berdasarkan konsep ekonomi, penyebab inflasi ini termasuk dalam kategori:
Cost-push inflation
Demand-pull inflation
Hyperinflation
Stagflasi
Sebuah negara mengalami kenaikan harga barang dan jasa yang sangat tinggi dalam waktu singkat, mencapai lebih dari 50% dalam beberapa bulan. Kondisi ini menyebabkan nilai mata uang anjlok dan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sistem moneter. Berdasarkan jenisnya, inflasi ini termasuk dalam kategori:
Creeping inflation
Walking inflation
Galloping inflation
Hyperinflation
Sebuah negara yang bergantung pada impor mengalami inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing. Akibatnya, harga barang impor meningkat dan menyebabkan kenaikan harga barang secara umum. Inflasi yang terjadi ini termasuk dalam kategori:
Demand-pull inflation
Imported inflation
Cost-push inflation
Stagflasi
Seorang pekerja mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena harga barang dan jasa terus meningkat, sementara gajinya tetap. Jika inflasi terus berlanjut tanpa adanya penyesuaian upah, dampak jangka panjang yang mungkin terjadi adalah:
Meningkatnya daya beli masyarakat
Menurunnya kesejahteraan masyarakat berpenghasilan tetap
Meningkatnya tingkat investasi dalam negeri
Turunnya harga barang secara drastis
Sebuah perusahaan mengurangi jumlah karyawan karena biaya produksi meningkat akibat inflasi. Jika tren ini terus berlanjut, dampak makroekonomi yang paling mungkin terjadi adalah:
Penurunan angka pengangguran dan peningkatan investasi asing
Peningkatan daya beli masyarakat karena lebih banyak lapangan pekerjaan tersedia
Meningkatnya angka pengangguran yang dapat memicu perlambatan ekonomi
Meningkatnya nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing
Indeks Harga Konsumen (IHK) suatu negara pada tahun 2023 adalah 120, sedangkan pada tahun 2024 meningkat menjadi 132. Berapakah laju inflasi tahun 2024?
8%
10%
12%
20%
Harga beras pada tahun 2023 adalah Rp10.000/kg dan meningkat menjadi Rp11.200/kg pada tahun 2024. Berapakah laju inflasi berdasarkan kenaikan harga beras tersebut?
10%
11%
12%
14%
