wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Strategi Risiko dan Tata Kelola

Total questions: 116

Worksheet time: 1hrs 4mins

Name
Class
Date
1.

Apakah yang dimaksud dengan risk capacity?

a)

Batasan risiko yang dapat ditoleransi oleh perusahaan tanpa mengganggu kelangsungan bisnis

b)

Batasan risiko yang didistribusikan dan menjadi acuan bagi unit pemilik risiko

c)

Kapasitas/daya tampung risiko yang dapat diabsorb perusahaan.

d)

Pernyataan selera perusahaan yang menjelaskan besaran, kategori dan tingkat risiko yang dapat diterima dalam rangka mencapai tujuan perusahaan sebagai bagian dalam strategi pengelolaan risiko.

2.

Sebutkan sikap risiko Pertamina:

a)

Sangat berhati – hati – berhati – hati dalam mengambil risiko

b)

No tolerance – Acceptance – Tolerable – Optimized

c)

Zero Appetite - Low Appetite - Medium Appetite - High Appetite

d)

Tidak Toleran – Konservatif – Moderat – Strategis

3.

Perusahaan memiliki preferensi high appetite terhadap aktivitas investasi dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance, maksudnya:

a)

Perusahaan memiliki sikap mengoptimalkan realisasi investasi sepanjang dilaksanakan berdasarkan prinsip GCG

b)

Perusahaan tidak mentoleransi risiko tidak tercapainya investasi yang tidak sejalan dengan GCG

c)

Perusahaan memiliki sikap mengoptimalkan pencapaian investasi dengan mengambil risiko yang bisa ditoleransi

d)

Perusahaan memiliki sikap mengambil risiko tinggi untuk melaksanakan investasi secara maksimal.

4.

Bagaimana kita mengidentifikasi risiko ?

a)

Risiko diidentifikasi dari tujuan perusahaan

b)

Risiko diidentifikasi dari strategic objective jangka pendek dan jangka panjang perusahaan

c)

Risiko diidentifikasi dari visi dan misi Perusahaan

d)

Risiko diidentifikasi dari data historical Perusahaan

5.

Risiko dikelompokkan menjadi :

a)

Risiko kuantitatif dan kualitatif

b)

Risiko dimulai dari hampir tidak mungkin terjadi menuju ke hampir pasti terjadi

c)

Risiko dimulai dari sangat rendah ke sangat tinggi

d)

Risiko dimulai dari low risk to high risk

6.

Bagaimana proses persetujuan funneling atas profil risiko ?

a)

Berjenjang sesuai level pada struktur organisasi

b)

Persetujuan cukup di level Direksi

c)

Persetujuan cukup di Dewan Komisaris

d)

Bottom – up dan top – down

7.

Bagaimana cara mengukur risiko ?

a)

Perpaduan antara probabilitas dan dampak

b)

Risiko diukur berdasarkan data historical

c)

Risiko diukur berdasarkan data forecast

d)

Risiko diukur berdasarkan best practise

8.

Apakah yang dimaksud dengan Top Risk ?

a)

Pareto dari keseluruhan risiko

b)

Risiko yang dipilih oleh Direksi sebagai Top Risk

c)

Risiko yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris

d)

Risiko dengan nilai risiko/Inherent Risk tertinggi

9.

Manakah jenis risiko kuantitatif yang termasuk Top Risk SH IML :

a)

Risiko pencemaran lingkungan pada tahap operation

b)

Tidak tercapainya target pengembangan bisnis Anorganik

c)

Peningkatan eskalasi geopolitik di jalur pelayaran internasional

d)

Risiko pengalihan pengelolaan terminal

10.

Manakah jenis risiko kualitatif yang termasuk Top Risk SH IML :

a)

Tidak tercapainya target revenue Pertamina Group & 3rd Party – Direktorat CPT

b)

Tidak tercapainya target revenue Pertamina Group & 3rd Party – Direktorat GPNB

c)

Tidak terlaksananya Asset Integrity Management sesuai target perusahaan

d)

Risiko kelumpuhan sistem informasi

11.

Berikut Larangan Dalam Penggunaan Data Pribadi (Individu), kecuali :

a)

Mengumpulkan data pribadi yang bukan miliknya

b)

Mengungkap data pribadi yang bukan miliknya

c)

Melawan hukum menggunakan Data Pribadi yang bukan miliknya

d)

Hak untuk memperoleh informasi tentang data yang diproses serta cara pemrosesannya

12.

Pejabat atau petugas yang melaksanakan fungsi Perlindungan Data Pribadi yang ditunjuk oleh Pengendali Data Pribadi dan Prosesor Data Pribadi (UU PDP Pasal 53 ayat (1)) adalah:

a)

Data Protection Officer (DPO)

b)

Data Management Officer (DMO)

c)

Data Governance Officer (DGO)

d)

Data Facility Officer (DFO)

13.

Setiap orang, badan publik, dan organisasi internasional yang bertindak sendiri-sendiri atau bersama-sama dalam melakukan pemrosesan Data Pribadi atas nama Pengendali Data Pribadi (UU PDP Pasal 1 ayat (5)) adalah :

a)

Data Controller

b)

Data Processor

c)

Data Subject

d)

Data Management

14.

Kewajiban pengendali pengolah data pribadi :

a)

Melaksanakan tanggung jawab dan memastikan kepatuhan

b)

Melakukan backup data secara rutin

c)

Melakukan maintenance data

d)

Melaksanakan penilaian terhadap dampak kehilangan data

15.

Kepanjangan SMKI adalah :

a)

Sistem Manajemen Kelayakan Informasi

b)

Sistem Manajemen Keandalan Informasi

c)

Sistem Manajemen Keamanan Informasi

d)

Sistem Manajemen Kerahasiaan Informasi

16.

Berikut adalah sistem digital terkait korespondensi di Pertamina :

a)

Aplikasi T-Office

b)

Aplikasi P-Office

c)

Aplikasi H-Office

d)

Aplikasi IT Office

17.

Berikut ini Keuntungan Implementasi ISO 27001, kecuali :

a)

Mencegah denda dan kehilangan reputasi

b)

Meningkatkan proses dan kultur

c)

Mempertahankan pelanggan

d)

Meningkatkan keamanan informasi perusahaan

18.

Clear Desk & Clear Screen merupakan panduan dari :

a)

ISO 27001:2022 A.7.7

b)

ISO 27001:2022 A.7.8

c)

ISO 27001:2022 A.7.5

d)

ISO 27001:2022 A.7.6

19.

Usaha yang dilakukan organisasi untuk menjamin data selalu ada ketika diperlukan. Untuk menjamin availability suatu organisasi dapat menyediakan infrastruktur secara redundant. adalah pengertian dari CIA Triad:

a)

CONFIDENTIALITY

b)

INTEGRITY

c)

AVAILABILITY

d)

COMPLIANCE

20.

Mencegah pengambilalihan akun dengan adanya autentikasi tambahan selain memasukkan password melalui perangkat/tools yang berbeda adalah manfaat dari :

a)

DFA (Double Factor Authentication)

b)

SFA (Single Factor Authentication)

c)

MFA (Multi Factor Authentication)

d)

MFA (Many Factor Authentication)

21.

Sebutkan contoh perbandingan dua fungsi yang mirip seperti perbandingan antara fungsi ICT dan Digital?

a)

Baju & Celana

b)

Teknik Sipil dan Arsitek

c)

Makan dan minum

d)

Laki-laki dan Perempuan

22.

Sebutkan 3 komponen utama dalam Digitalisasi dan Transformasi? kecuali

a)

Create Benefit

b)

Reliability Assurance

c)

Timeline

d)

Emotional Engagement

23.

Menentukan Value Proposition dari produk yang dikembangkan, Membuat alur produk digital, Bekerjasama dengan UI UX membuat requirement Produk Digital Merupakan gambaran pekerjaan pada posisi....

a)

Product Owner

b)

Project Manager

c)

UI UX

d)

Data Analyst

24.

Menentukan scope pekerjaan secara fix baru memulai pekerjaan tersebut dalam digital disebut sebagai metode pengembangan....

a)

Hati-hati

b)

Kekinian

c)

Traditional / Waterfall

d)

Agile

25.

Menentukan Tujuan yang ingin dicapai, lalu mengerjakan dengan scope yang akan semakin berkembang merupakan sebuah metode pengembangan digital yang disebut sebagai metode pengembangan....

a)

Hati-hati

b)

Kekinian

c)

Traditional / Waterfall

d)

Agile

26.

Mempelajari pola data dan membentuk sebuah hasil analisis data yang dapat digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan perusahaan merupakan tanggung jawab posisi

a)

Product owner

b)

Engagement analyst

c)

Data Analytic

d)

Agile

27.

Memastikan produk digital dapat menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga dapat memberikan manfaat bagi penggunanya merupakan tanggung jawab dari Key Function Digital yaitu

a)

Create Benefit

b)

Engagement analyst

c)

Digital analyst

d)

Reliability Assurance

28.

Menentukan arah dan strategy produk digital, serta membangun emotional engagement yang erat dengan pengguna produk tersebut merupakan tanggung jawab dari Key Function Digital yaitu

a)

Create Benefit

b)

Emotional Engagement

c)

Digital analyst

d)

Reliability Assurance

29.

Membantu koordinasi dalam menjaga ketangguhan produk serta keakuratan data sehingga produk digital dapat diandalkan dengan baik dari sisi data maupun system merupakan tanggung jawab dari Key Function Digital yaitu

a)

Create Benefit

b)

Engagement analyst

c)

Digital analyst

d)

Reliability Assurance

30.

Diantara berikut yang merupakan manfaat dari metode pengembangan Agile antara lain, kecuali...

a)

Meningkatkan kecepatan improvement

b)

Menurunkan pendapatan

c)

Efisiensi biaya

d)

Semuanya salah

31.

Berikut 3 contoh Front End Apps, kecuali :

a)

Commercial Command Center (CCC)

b)

Mobile Apps

c)

Desktop Apps

d)

ESB

32.

Module ERP yang digunakan di Pertamina adalah :

a)

FICO, MM, HCM, Project System

b)

LAN, WAN, VSAT

c)

SIEM, CTI, WAF

d)

XDR, WAF, Firewall

33.

ERP System yang dimiliki oleh Pertamina adalah :

a)

SAP

b)

Anaplan

c)

VESON

d)

SmartShip

34.

Kepanjangan ERP yang benar adalah :

a)

Entity Resource Planning

b)

Enterprise Resource Planning

c)

Enterprise Resource Program

d)

Entiry Resource Program

35.

3 hal yang dianggap memenuhi Strong password adalah :

a)

Long, Random, Symbol

b)

Long, Random, Capital

c)

Long, Random, Unique

d)

Short, Random, Symbol

36.

Perangkat yang mendukung aplikasi EDTP untuk mengetahui posisi dan history perjalanan kapal adalah :

a)

Automatic Identification System (AIS) dan Vessel tracking

b)

Automatic Electronic System (AES) dan Vessel Tracking

c)

Vessel Position Tracking (VPT) dan Vessel Tracking

d)

Vessel On Map (VOM) dan Vessel Tracking

37.

Apa yang di kirimkan dari kapal ke system EDTP terkait dengan CCTV :

a)

Video streaming CCTV

b)

Video Analytic CCTV

c)

Capture CCTV

d)

Recording CCTV

38.

Solution architecture terdiri dari :

a)

Front End Apps, Middle ware, Backend System, Infra & CCTV

b)

Front End Apps, Middle ware, Backend System, Infra & Security

c)

Front End Apps, Middle ware, Front End System, Infra & Security

d)

Front End Apps, Middle ware, Front End System, Infra & CCTV

39.

ERP System terdiri dari :

a)

FICO, MM, HMM, Project System

b)

FICO, MM, HCM, Project System

c)

FICO, MM, HMM, ERP System

d)

FICO, MM, HCM, Operation System

40.

Cleardesk & Clear Screen berdasarkan panduan :

a)

ISO 27001:2022 A.7.5 Clear Desk and Clear Screen

b)

ISO 27001:2022 A.7.6 Clear Desk and Clear Screen

c)

ISO 27001:2022 A.7.7 Clear Desk and Clear Screen

d)

ISO 27001:2022 A.7.8 Clear Desk and Clear Screen

41.

Sebelum berubah nama menjadi PT Pertamina Port & Logistics (PPL) pada Juli 2022, apakah nama PPL?

a)

PT Logistics Shipping

b)

PT Pertamina Kelautan

c)

PT Pertamina Maritim

d)

PT Peteka Karya Samudera

42.

Berikut ini merupakan anak perusahaan dibawah PT Pertamina Trans Kontinental, kecuali....

a)

Pertamina Port & Logistics

b)

Pertamina Marine Solutions

c)

Pertamina Energi Terminal

d)

Pertamina Marine Engineering

43.

Visi dari PT Pertamina Port and Logistics (PPL) adalah...

a)

Menjadi badan usaha pelabuhan yang berkualitas dan inovatif

b)

Menjadi badan usaha pelabuhan yang sejahtera

c)

Menjadi badan usaha pelabuhan yang mandiri dan berintegritas

d)

Menjadi badan usaha pelabuhan yang profesional

44.

Fungsi Marine – Shipping adalah bertindak selaku Pengelola Pelabuhan (Port Operator) milik PT. Pertamina (Persero) yang bertujuan untuk?

a)

Memastikan transparansi Bisnis Pertamina

b)

Memastikan kelancaran Supply Chain Bisnis Pertamina

c)

Memastikan independensi Bisnis Pertamina

d)

Memastikan Profit dan Valuasi Bisnis Pertamina

45.

Berapa jumlah operation area yang berada dibawah tanggung jawab VP Marine Operation?

a)

5 area

b)

6 area

c)

7 area

d)

8 area

46.

Peraturan Menteri Perhubungan mana yang mengatur tentang ketentuan penanggulangan pencemaran di perairan & pelabuhan?

a)

No. 56 tahun 2013

b)

No. 56 tahun 2018

c)

No. 58 tahun 2013

d)

No. 58 tahun 2016

47.

Berikut ini merupakan Port yang termasuk dalam Region II adalah.....

a)

Semarang, Cilacap, Tanjung Priok, Tanjung Gerem, Tanjung Uban

b)

Semarang, Cilacap, Tanjung Priok, Balongan, Benoa

c)

Semarang, Cilacap, Tanjung Priok, Belawan, Kualanamu

d)

Semarang, Cilacap, Tanjung Priok Teluk Semangka

48.

Dibawah ini merupakan jenis Fasilitas Tambat di TERSUS/TUKS yang dimiliki Pertamina, Kecuali....

a)

Jetty

b)

Ship to Ship (STS)

c)

Conventional Buoy Mooring (CBM)

d)

Capital Ship

49.

Pejabatan Pertamina yabg bertangggung jawab dan bertugas memimpin di lapangan operasi Penanggulangan Kebakaran Kapal dan/atau Tumpahan Minyak Tier-1 di TERSUS/TUKS adalah....

a)

Manager Marine Region

b)

Manager Coastal & Offshore Reliability Planning

c)

Manager HSSE

d)

VP Marine Operation

50.

Ada berapa unit kapal tunda yang dimiliki oleh PT Pertamina Trans Kontinental?

a)

107

b)

117

c)

233

d)

323

51.

Diantara pilihan berikut, fungsi apa saja yang termasuk dalam tanggung jawab VP Marine Service?

a)

Finance

b)

Pilotage

c)

HC & ICT

d)

Procurement & Asset Management

52.

Peraturan Menteri Perhubungan (PM) yang mengatur tentang pemanduan dan penundaan kapal adalah?

a)

PM 62 Tahun 2014

b)

PM 57 Tahun 2015

c)

PM 24 Tahun 2016

d)

PM 24 Tahun 2017

53.

Berikut ini yang bukan termasuk dari Pelayanan Badan Usaha Pelabuhan adalah....

a)

Pelayanan jasa dermaga untuk bertambat

b)

Pelayanan Bunker

c)

Pembuatan Kapal

d)

Penundaan Kapal

54.

Penanggulangan tumpahan minyak yang dilakukan dengan menggunakan peralatan seperti oil boom, oil skimmer, dan oil temporary storage tank merupakan salah satu strategi penanggulangan tumpahan minyak yang dilakukan secara....

a)

Mekanikal

b)

Kimiawi

c)

Protection

d)

Containment & Recovery

55.

Menurut PM 58 Tahun 2013, siapa yang bertanggung jawab atas beban biaya penanggulangan OSR (Oil Spill Response) di Tersus atau TUKS?

a)

KSOP

b)

Polluter

c)

Pemilik terminal

d)

KUPP

56.

Berikut ini merupakan lingkup kerja dari fungsi PPCO adalah....

a)

Pre-Dredging

b)

STS Support Provider

c)

Pilotage & POAC Provision

d)

Oil Spill Response

57.

Berikut ini merupakan ruang lingkup dari Pre-Dredging adalah....

a)

Sea Wave Measurement

b)

Scheduling for vessel berthing

c)

Cargo handling

d)

Warehousing

58.

Berapa jumlah tenaga pandu tingkat II di PT Pertamina Port & Logistics?

a)

77

b)

23

c)

70

d)

25

59.

Berapa banyak lokasi kerja Pilotage di PT Pertamina Port And Logistics?

a)

20 lokasi

b)

22 lokasi

c)

26 lokasi

d)

28 lokasi

60.

Berikut ini yang merupakan tahap pertama dalam End-to-End Business Process from Request to Service Delivery adalah...

a)

Deployment planning

b)

Operational planning

c)

Marketing

d)

Service Request

61.

Kegiatan penyediaan akomodasi & transportasi crew small craft, proses UJBM, pengurusan Operasional kapal, proses administrasi pembayaran tagihan dari pihak ke-3, menyiapkan agenda bi-weekly meeting dengan Crewing Agent dan meeting internal rutin lainnya, merupakan kategori dari proses bisnis....

a)

Rekrutmen dan Perencanaan

b)

Operasional

c)

Crew Development & training

d)

Assessment

62.

Perhatikan pernyataan di bawah ini!
i. Kegiatan Familiarisasi
ii. Resertifikasi Crew Organik
iii. Certificate of Competency
iv. Certificate of Proficiency
Manakah yang termasuk kedalam kategori dari proses bisnis Crew Development & training....

a)

i, ii, dan iii

b)

i, ii, dan iv

c)

ii, iii, dan iv

d)

Benar semua

63.

Manakah yg termasuk kedalam kategori dr proses bisnis Rekrutmen & Perencanaan....

a)

Kegiatan review dokumen Crew, assessment, familiarisasi, sosialisasi TKO, monitoring kesesuaian SLA Crew Assessment dan monitoring durasi Crew onboard.

b)

Pengurusan Petty Cash, proses administrasi pembayaran tagihan dari pihak ke-3, menyiapkan agenda bi-weekly meeting dengan Crewing Agent dan meeting internal rutin lainnya.

c)

Perencanaan sertifikasi dan resertifikasi Crew Organik baik Certificate of Competency maupun Certificate of Proficiency.

d)

Pembuatan laporan evaluasi kinerja Crewing Agent secara periodik, perencanaan pengadaan kebutuhan-kebutuhan Crew dan Fungsi Crewing serta monitoring.

64.

Di bawah ini merupakan kategorisasi crew kapal milik di PTK, kecuali:

a)

Crew PWTT

b)

Crew AKK

c)

Crewing agent (PMSol)

d)

Crew back to back

65.

“Fungsi Crewing bertugas memastikan pengelolaan crew kapal berjalan dengan baik dan melakukan monitoring seleksi penerimaan crew laut untuk bekerja di atas kapal” terdapat di dalam?

a)

TKO Pengadaan Barang/Jasa Dalam Keadaan Darurat

b)

Pedoman Pengelolaan Awak Kapal

c)

Pedoman Fleet Management Manual

d)

TKO Penerapan Sanksi terhadap Awak Kapal

66.

Berikut ini merupakan tahapan proses penempatan crew baru, yaitu:

a)

Seleksi, input CV crew, Assessment oleh PTK, Assessment oleh crewing agent, Familiarisasi, crew sign on dan crew sign off.

b)

Assessment oleh crewing agent, Assessment oleh PTK, input CV crew, seleksi, Familiarisasi, crew sign on dan crew sign off.

c)

Input CV crew, seleksi, Assessment oleh crewing agent, Assessment oleh PTK, Familiarisasi, crew sign on dan crew sign off.

d)

Input CV crew, seleksi, Assessment oleh PTK, Assessment oleh crewing agent, Familiarisasi, crew sign on dan crew sign off.

67.

Salah satu tantangan bisnis yang dihadapi Fungsi Crewing adalah proses rotasi/mutasi crew yang gagal dikarenakan tidak lulus proses assessment. Manakah yang merupakan mitigasi resikonya?

a)

Membuat cluster awak kapal sesuai jenis kapal yang sama

b)

Penyesuaian Responsibility Assignment Matrix (RASCI)

c)

Memonitor MCU

d)

Familiarisasi

68.

Berikut ini merupakan mitigasi risiko potensi tindakan indisipliner, kecuali:

a)

Familiarisasi

b)

Management walkthrough (MWT)

c)

Menerapkan sanksi

d)

Evaluasi crewing agent

69.

Di bawah ini yang bukan tugas dari head of crewing, adalah:

a)

Melakukan pemetaan rencana anggaran kerja & program kerja

b)

Membuat perencanaan legalitas antara manajemen dan serikat pekerja

c)

Merencanakan, mengadakan dan mengevaluasi awak kapal

d)

Melakukan permintaan pengadaan barang dan jasa

70.

PT. Pertamina Trans Kontinental menjadi bagian dari Sub-holding Marine Logistics sejak tahun:

a)

2021

b)

2020

c)

2019

d)

2018

71.

Berapa jumlah kapal milik PT Pertamina Trans Kontinental?

(a)  

72.

Berapa jumlah kapal B2B/Charter PT Pertamina Trans Kontinental

(a)  

73.

Berapa jumlah business process pengelolaan armada kapal milik?

(a)  

74.

Ada berapa fungsi di bawah Fungsi Marine Fleet?5

(a)  

75.

Berapa total seluruh crew di kapal milik PTK?

(a)  

76.

Berapa jumlah program kerja Fungsi Marine Fleet di tahun 2024?

(a)  

77.

Berapa total seluruh crew di kapal milik PTK?

(a)  

78.

Berapa jumlah kapal milik PTK yang beroperasi di area upstream?

(a)  

79.

Apa kepanjangan dari AHTS?

(a)  

80.

Apa kepanjangan dari SPOB?

(a)  

81.

Sebutkan salah satu sertifikat yang wajib ada di atas kapal?

(a)  

82.

Fungsi Claim, Performance & Optimization PT. Pertamina Trans Kontinental berada di bawah Direktorat:

a)

Direktorat Operasi

b)

Direktorat Keuangan dan SDM

c)

Direktorat Pemasaran

d)

Tidak ada yang benar

83.

Berdasarkan jenis bahan bakar di bawah ini, bahan bakar apa yang saat ini TIDAK bisa digunakan untuk digunakan oleh Kapal jenis Tug Boat:

a)

B0

b)

B30

c)

B35

d)

Pertamax

84.

Jika sebuah wilayah perairan di Terminal Pertamina memiliki kedalaman 4 Meter, kriteria manakah di bawah ini yang menggambarkan kondisi kapal yang layak operasi di perairan tersebut:

a)

Draft Kapal antara 3 - 4,5 meter

b)

Maksimum draft kapal 3,0 - 3,5 meter

c)

Minimum draft kapal 4,5 meter

d)

Tidak ada yang benar

85.

Dasar Kegiatan Pelaksanaan Sandar Lepas Kapal di Pertamina adalah Peraturan Menteri No. 57 Tahun 2015, dalam kegiatannya, sebutkan 2 parameter utama pada Kapal Tunda yang diperlukan dan diatur dalam Peraturan tersebut:

a)

RPM dan Daya (HP)

b)

RPM dan Kecepatan (knot)

c)

Daya (HP) dan Kecepatan (knot)

d)

Daya (HP) dan Bollard Pull (ton)

86.

Jenis kegiatan yang UMUM dapat menggunakan Kapal jenis Tug Boat, kecuali:

a)

Kegiatan mooring/unmooring Kapal Tanker

b)

Kegiatan muat minyak BBM

c)

Kegiatan services crew/transfer personil

d)

Kegiatan towing

87.

Manakah Jenis Kapal back to back PTK saat ini yang tidak dioperasikan oleh PTK:

a)

Oil Tanker

b)

Tug Boat

c)

Supply Vessel

d)

Utility Boat

88.

Dalam penyediaan kebutuhan Bunker BBM untuk seluruh Kapal PTK untuk menyediakan kapal-kapal untuk operasional di C&T dan R&P, Pihak PTK membeli bunker BBM dari Pihak:

a)

PT. Pertamina Kilang Internasional

b)

PT. Pertamina Patra Niaga

c)

PT. Pertamina Port & Logistics

d)

Pihak eksternal Pertamina Group

89.

Manakah dibawah ini yang tidak termasuk dalam skema kontrak kapal back to back di PTK:

a)

Bareboat charter

b)

Time charter

c)

Voyage charter

d)

Spot charter

90.

Berapakah jumlah kapal operasi alokasi bundling C&T dan R&P yang disediakan oleh PTK:

a)

320 dan 51 unit

b)

243 dan 112 unit

c)

242 dan 111 unit

d)

301 dan 51 unit

91.

Manakah dibawah ini yang bukan merupakan KPI dari Fungsi CPO PTK:

a)

Monitoring commission days kapal milik PTK

b)

Monitoring commission days kapal B2B PTK

c)

Optimasi Kapal operasi PTK (alokasi C&T dan R&P)

d)

Monitoring Fuel Consumption Kapal PTK (alokasi C&T dan R&P)

92.

Fungsi apa saja yang saat ini ada di MBOR II?

a)

Operation, HSSE, Marketing

b)

Commercial Operation, Financial Business Support, HSSE

c)

Financial Business Support, HSSE, Engineering & Reliability

93.

Apa kepanjangan dari HSSE?

a)

Health, Safety, Security, and Environment

b)

Health, Safety, Savings, and Environment

c)

Health, Safety, Sustainability, and Environment

d)

Health, Safety, Security, and Eligibility

94.

Yang termasuk Wilayah Kerja MBOR II adalah:

a)

Jawa Bagian Timur

b)

Jawa Bagian Barat dan Tengah

c)

Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

d)

Jawa, Kalimantan dan Sulawesi

95.

Jumlah Segmentasi Bisnis PTK adalah:

a)

26

b)

21

c)

19

d)

10

96.

Pada tahun berapa Pertamina Trans Kontinental mulai menyediakan layanan Bundling untuk SH C&T dan R&P?

a)

2021

b)

2022

c)

2019

d)

2020

97.

Yang termasuk layanan bundling di Subholding Refining & Petrochemical adalah

a)

Port Cleaning

b)

Periodic Water Inspection

c)

STS Support Provider

d)

Port Checking

98.

Segmentasi Bisnis PTK yang sudah direalisasikan MBOR II adalah

a)

12

b)

14

c)

15

d)

10

99.

Dredging dan Oil Spill Response merupakan layanan PTK dalam jenis pelayanan

a)

Ship Related Services

b)

Marine Logistics

c)

Logistic Services

d)

Marine Services

100.

Apa saja faktor yang termasuk dalam strategi pemasaran PTK untuk Marine Business & Operation di Region II

a)

Product, Price, Place, Promotion

b)

Product, Price, People, Promotion

c)

Product, Price, Process, Promotion

d)

Production, Price, Place, Promotion

101.

Yang termasuk Implementasi Monitoring HSSE di MBOR II adalah

a)

Toolbox Providing

b)

Daily Check Up

c)

General Check Up

d)

General Monitoring

102.

Fungsi apa saja yang saat ini ada di MBOR II?

a)

Operation, HSSE, Marketing

b)

Commercial Operation, Financial Business Support, HSSE

c)

Financial Business Support, HSSE, Engineering & Reliability

103.

Apa kepanjangan dari HSSE

a)

Health, Safety, Security, and Environment

b)

Health, Safety, Savings, and Environment

c)

Health, Safety, Sustainability, and Environment

d)

Health, Safety, Security, and Eligibility

104.

Yang termasuk Wilayah Kerja MBOR II adalah

a)

Jawa Bagian Timur

b)

Jawa Bagian Barat dan Tengah

c)

Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

d)

Jawa, Kalimantan dan Sulawesi

105.

Jumlah Segmentasi Bisnis PTK adalah

a)

26

b)

21

c)

19

d)

10

106.

Pelabuhan-pelabuhan pertamina berikut ini yang masuk dalam wilayah Region II antara lain:

a)

Medan, Meulaboh, Krueng Raya, Plaju

b)

Balikpapan, Jayapura, Makassar, Bitung

c)

Batam, Tanjung Uban, Pulau Sambu, Teluk Semangka

d)

Kalabahi, Kupang, Ende, Benoa

107.

Apa yang menjadi bisnis Utama dari fungsi Marine Business & Operation Region?

a)

Melaksanakan kegiatan operasional sandar lepas kapal dan semua layanan maritim di pelabuhan

b)

Melaksanakan kegiatan operasional distribusi BBM dan LPG dari terminal BBM ke Masyarakat

c)

Melaksanakan kegiatan pengolahan cargo crude menjadi cargo BBM dan petrokimia di kilang

d)

Melaksanakan bisnis angkutan laut Crude, BBM, LPG dan Petrokimia dari load port ke disch port

108.

Manakah dibawah ini yang BUKAN termasuk jenis-jenis insiden yang dapat terjadi di wilayah Marine Business & Operation Region?

a)

Kapal kandas

b)

Submarine pipeline bocor

c)

Tabrakan Truk tanki

d)

Pencemaran/tumpahan minyak di laut

109.

Terdapat 4 fase yang akan dilalui ketika suatu asset operasi menjalani siklusnya yaitu:

a)

Acquire, Planning, Retire/Disposal, Utilize-Maintain

b)

Planning, Acquire, Utilize-Maintain, Retire/Disposal

c)

Planning, Utilize-Maintain, Acquire, Retire/Disposal

d)

Acquire, Uti

110.

Manakah dari hal berikut ini yang TIDAK masuk dalam kategori preventive action?

a)

Rajin berolahraga

b)

Rutin pengetesan dan perawatan kapal

c)

Melaksanakan daily check up (DCU) bagi seluruh pekerja

d)

Melaksanakan pengobatan bagi pekerja yang memiliki gejala jantung dan diabetes

111.

Di bawah ini, manakah yang BUKAN menjadi alasan pentingnya kegiatan Oil Spill Response (OSR) sebagai salah satu segmen bisnis kepelabuhanan di PTK?

a)

Karena merupakan limpahan pekerjaan dari Pertamina Holding kepada PTK pasca perubahan organisasi di tahun 2021

b)

Dikarenakan salah satu persyaratan bagi setiap terminal TUKS/Tersus Pertamina adalah diwajibkan memiliki sarana dan fasilitas penanggulangan tumpahan minyak

c)

Dikarenakan sebagai salah satu bentuk mitigasi risiko pencemaran akibat tumpahan minyak yang mungkin terjadi dalam kegiatan distribusi BBM di setiap Pelabuhan

d)

Karena sifat minyak yang tidak mudah terurai saat tumpah ke laut sehingga dapat berisiko merusak lingkungan di sekitar kilang terminal BBM bila tidak segera dilakukan penanggulangan

112.

Manakah dari segmen bisnis berikut ini yang transaksinya TIDAK berkaitan erat dengan kedatangan kapal?

a)

Agency, waste management

b)

Logistic base, dockyard

c)

Ship chandler, fresh water

d)

Bunker supply, crew change

113.

Manakah dari proses berikut ini yang masuk dalam kategori strategi Upselling di PTK?

a)

Meningkatkan revenue per transaksi dengan cara menawarkan upgrade jasa port maintenance (ditambahkan jasa konsultasi perbaikan) kepada customer

b)

Meningkatkan revenue dari sisi volume dengan menawarkan jasa dredging alur (disamping dari produk port maintenance yang sudah ditawarkan sebelumnya) kepada customer

c)

Meningkatkan revenue dari sisi volume menawarkan jasa pandu-tunda (disamping dari produk port maintenance yang sudah ditawarkan sebelumnya) kepada customer

d)

Tidak ada yang benar

114.

Berikut ini beberapa kondisi dari lokasi terminal yang menyebabkan proses pembongkaran harus dilaksanakan menggunakan sarana tambat tipe Single Point Mooring (SPM) KECUALI:

a)

Dikarenakan SPM memungkinkan kapal melaksanakan pembongkaran di Tengah laut yang dalam

b)

Dikarenakan terminal berada di lokasi yang konturnya lautnya dangkal dan membutuhkan biaya besar untuk pengerukan

c)

Dikarenakan terminal membutuhkan volume cargo yang diangkut oleh kapal dengan ukuran yang sangat besar

d)

Dikarenakan terminal berada di lokasi yang memiliki kontur perairan yang dalam dan memungkinkan kapal besar dapat sandar langsung di dermaga

115.

Mengapa sebuah kegiatan jasa kepelabuhanan dapat dianalogikan sebagai sebuah SPBU?

a)

Dikarenakan kapal yang tiba di Pelabuhan akan melaksanakan docking dan survei periodik

b)

Dikarenakan kapal yang tiba di Pelabuhan akan melaksanakan sandar lepas kapal untuk melaksanakan load/discharge cargo

c)

Dikarenakan kapal yang tiba di Pelabuhan bisa mendapatkan layanan sesuai kebutuhannya diluar kegiatan sandar lepas kapal

d)

Dikarenakan kapal yang tiba di Pelabuhan harus melaksanakan clearance in/out yang didukung oleh kegiatan ship agency

116.

Manakah dari berikut ini yang TIDAK termasuk dalam macam-macam kegiatan di shorebase?

a)

Stevedoring

b)

Cargodoring

c)

Receiving

d)

Pengeboran minyak dan gas