WorksheetsPRE TEST SCADA - DASAR PEMROGRAMANPLC HMI
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Dalam pemrograman Ladder Diagram, instruksi Set (SET) coil digunakan untuk:
Mengaktifkan coil secara terus-menerus hingga ada reset
Mengaktifkan coil hanya saat input aktif
Mematikan coil ketika input aktif
Mengatur timer
Timer dalam Ladder Diagram digunakan untuk:
Menghitung jumlah pulsa dari input
Menunda aktivasi suatu output dalam jangka waktu tertentu
Mengukur suhu dari sensor
Menyimpan nilai counter
Yang termasuk dalam digital input pada PLC adalah:
Sensor suhu
Limit switch
Potensiometer
Sensor tekanan
Output digital PLC biasanya digunakan untuk mengontrol perangkat berikut, kecuali:
Lampu indikator
Motor ON/OFF
Kontaktor
Inverter dengan variasi tegangan
Sinyal analog input PLC biasanya berbentuk:
0 atau 1
Nilai diskrit
Tegangan (0-10V) atau arus (4-20mA)
Frekuensi tinggi
Jika suatu sensor tekanan memiliki output 4-20mA, maka 4mA biasanya menunjukkan:
Tekanan maksimum
Tidak ada tekanan (nol)
Setengah dari nilai tekanan maksimum
Tekanan di atas ambang batas
Untuk menghubungkan PLC dengan komputer saat pemrograman, biasanya digunakan kabel komunikasi:
HDMI
RS-232 atau Ethernet
AUX
Coaxial
Parameter penting dalam konfigurasi PLC adalah:
Jenis prosesor, jumlah I/O, dan komunikasi
Warna layar HMI
Resolusi sensor
Kapasitas hard disk
Dalam desain HMI (Human Machine Interface), elemen yang sering digunakan adalah:
Push button, indicator lamp, dan numeric display
Tombol mekanik dan relay
Potensiometer analog
Antenna sinyal
Salah satu keuntungan utama dari HMI dibandingkan panel kontrol konvensional adalah:
Lebih murah dalam segala kondisi
Memungkinkan pemantauan dan kontrol yang lebih fleksibel
Tidak memerlukan pemrograman tambahan
Tidak bisa dikoneksikan ke PLC
