Font size
Worksheetshahahahahahahahhaha
Total questions: 101
Worksheet time: 51mins
Sudut yang dibentuk oleh lintasan cusp terhadap bidang horisontal disebut:
Condylar guidance.
Incisal guidance.
Plane of occlusion.
Cuspals guidance.
Curve of Spee.
Penyebab GTL tidak retentif:
Oklusi
Artikulasi
Sayap labial/bukal/lingual terlalu tebal.
Underextended di daerah frenulum.
Dimensi vertikal terlalu tinggi.
Pernyaataan di bawah ini yang menggambarkan working side dan balancing side
Kurva spee
Bennet movement
Kurva monson
Lingualized occlusion
Oklusi tidak berimbang
Jika gigi artifisial yang digunakan pada saat menyusun gigi adalah gigi anatomis dan non anatomis pada lingualized occlusion, maka hubungan oklusi yang dihasilkan adalah:
Oklusi berimbang.
Netroklusi
Oklusi tidak berimbang.
Oklusi lingual berimbang.
Oklusi lingual tidak berimbang.
Posterior palatal seal terletak pada:
Palatum lunak.
Palatum keras
Perbatasan antara palatum lunak dan keras.
Foramen palatina.
Prosesus palatina.
Tn K, 75 tahun ke RSGM. Dari anamenis diketahui Tn.K baru saja memakai GTL atas dan bawah sejak 1 minggu yang dibuat di tukang gigi. pasien mengeluh gigi tiruan terasa tidak menyentuh mukosa. Apa yang harus dilakukan oleh drg.A ?
Memeriksa adapatasi landasan.
Memeriksa adaptasi batas sayap landasan.
Memeriksa oklusi dan artikulasi.
Memeriksa dimensi vertikal dan relasi sentrik.
Memeriksa support gigi tiruan.
Seorang koass sedang mengerjakan kasus pasien GTL dan ingin menentukan dimensi vertikal dan relasi sentrik pada pasiennya. Pada pemeriksaan panjang bibir atas, ditemukan ujung bibir atas setinggi puncak ridge atas. Penilaian koass terhadap panjang bibir atas pasien tersebut adalah:
Pendek
Normal
Terlalu panjang
Sedang
Pas
Sayap distobukal GTL yang terlalu panjang, menyebabkan terlepasnya GTL karena mengenai:
Prosesus Kondilus
Ramus ascenden.
Ramus descenden.
Prosesus koronoideus
Angulus mandibula
Pada pasien yang telah kehilangan seluruh giginya, pemilihan gigi dapat berpedoman
Hubungan residual ridge maksila dan mandibula
Bentuk dan ukuran residual ridge
Kepribadian
Keinginan pasien
Karakteristik oral
Cusp palatal berkontak dengan fossa sentral mandibula disebut:
Working side
Balancing side
Netroklusi
Lingualized occlusion
Oklusi tidak berimbang
Seorang koass sedang mengerjakan kasus pasien GTL dan ingin menentukan dimensi vertikal dan relasi sentrik pada pasiennya. Tahap selanjutnya setelah membuat garis orientasi adalah:
Pemasangan model pada artikulator.
Mengeluarkan landasan dan bite rim dari mulut.
Menentukan warna gigi.
Fiksasi
Penyusunan gigi.
Pemilihan bahan gigi artifisial untuk jarak antar maksila yang kecil:
Akrilik
Porselen
Logam
Akrilik-porselen
Porselen-logam
Plane of occlusion adalah:
Bidang yang melalui permukaan kontak gigi insisivus sentral dan cusp distobukal gigi M2 rahang atas saja.
Bidang yang melalui permukaan kontak distal kaninus dan cusp distobukal gigi M2 rahang bawah saja.
Bidang yang melalui permukaan kontak gigi insisivus sentral dan cusp distobukal gigi M2 rahang atas dan bawah.
Bidang yang melalui permukaan kontak distal kaninus dan cusp distobukal gigi M2 rahang atas saja.
Bidang yang melalui permukaan kontak gigi insisivus sentral dan cusp distobukal gigi M2 rahang bawah saja.
Incisal guidance dapat diaplikasikan pada gigi tiruan lengkap melalui:
Gerakan protrusi.
Morfologi permukaan oklusal.
Bidang orientasi.
Uji coba estetik.
Overbite overjet.
Yang dimaksud dengan freedom in centric adalah:
Perubahan jarak dari relasi sentrik ke oklusi sentrik.
Pergerakan translasi dari mandibula yang terjadi secara bersamaan dengan ekskursi mandibula ke lateral.
Konsep oklusi di mana mandibula dapat menutup tanpa hambatan ke posisi relasi sentrik, oklusi sentrik, sedikit ke anterior dan lateral dari relasi sentrik.
Hubungan oklusal yang dapat menciptakan stabilitasi oklusal.
Kontak antara permukaan oklusal gigi tanpa hambatan/interference dan mandibula meluncur/gliding dengan lancar.
Langkah pertama yang harus diperiksa pada landasan sebelum penentuan DV dan relasi sentrik adalah:
Bidang orientasi.
Estetik
Fonetik
Adaptasi
Garis senyum mengikuti low lip line.
Posisi mandibula pada saat otot-otot yang berhubungan dalam keadaan relaks dan seimbang disebut:
Dimensi vertikal oklusi.
Physiologic rest position.
Relasi sentrik.
Dimensi vertikal istirahat.
Long centric.
Batas landasan GTL maksila maksimal terletak pada:
Tubermaksilaris
Vibrating line.
Palatum keras.
Palatum lunak
Hamular nocth.
Faktor yang mempengaruhi lintasan mandibula saat dari oklusi sentrik adalah:
cuspid-protected occlusion
sistem stomatognatik
Condylar guidance.
Multiple tooth guidance
Incisal guidance.
oklusi antara gigi dan antagonisnya pada saat mandibula berada pada posisi relasi sentrik.
Lingualized occlusion.
Centric occlusion.
Balance occlusion.
Long ce.ntric.
Freedom in centric.
External oblique line terletak di :
Triangular bony plate dan anterior ramus.
Antara foramen mentalis dan anterior ramus
Distal mylohyoid line.
Frenulum lingualis dan retromylohyoid
dagu ke molar ketiga
Anantomi landmark yang berfungsi sebagai primary stress bearing area:
External oblique line.
Sulkus lingualis
Genial tubercle
Buccal shelf
Retromylohyoid
Meja insisal pada artikulator dibuat untuk mensimulasi:
Condylar guidance
Inklinasi plane of occlusion
Inklinasi incisal guidance
Height of cusp
Compensating curve
Seorang koass sedang mengerjakan kasus pasien GTL dan ingin menentukan dimensi vertikal dan relasi sentrik pada pasiennya. Pedoman untuk menentukan corridor space:
Mengucapkan S.
Membuka mulut.
Tersenyum
Menelan kemudian oklusi.
Bibir atas dan dagu.
Jika gigi artifisial yang digunakan pada saat menyusun gigi adalah gigi anatomis dan semi anatomis pada lingualized occlusion, maka hubungan oklusi yang dihasilkan adalah:
Oklusi berimbang.
Netroklusi.
Oklusi tidak berimbang.
Oklusi lingual berimbang.
Oklusi lingual tidak berimbang.
Pemeriksaan profil muka dilakukan dilakukan untuk menentukan:
Outline gigi artifisial
Bahan gigi artifisial
Labial gigi artifisial
Ukuran gigi artifisial
Hubungan labial gigi anterior maksila dan mandibula
Salah satu kriteria penilaian prosthodontic diagnostic index
Hipertrofi mukosa
Undercut jaringan pendukung
Hubungan residual ridge maksila mandibula
dalam dan luasnya palatum buccal shelf dan retromolar pad
Salah satu kriteria penilaian prosthodontic diagnostic index
Hipertrofi mukosa
Undercut jaringan pendukung
Hubungan residual ridge maksila mandibula
Dalam dan luasnya palatum
Buccal shelf dan retromolar pad
Bagian tulang maksila yang memberikan resistensi pada gigi tiruan rahang atas terhadap pergerakan horisontal adalah:
Prosesus palatina.
The anterolateral surface of the body of maxilla.
The zygomatico-alveolar crest.
The posterior convexity of the maxillary body.
Foramen nasopalatina.
Anatomi landmark yang dapat memberikan retensi gigi tiruan mandibula adalah:
Sulkus lingualis.
Tuberositas lingual.
Frenulum lingualis.
Anterior terhadap retromylohyoid.
Menutupi retromolar pad.
Tujuan menentukan high lip line adalah:
Pedoman mesio distal gigi.
Pedoman bentuk gigi.
Pedoman panjang gigi.
Pedoman insisal gigi.
Pedoman untuk gigi anterior.
Faktor lokal yang dapat memberikan dukungan pada GTL maksila:
Tidak ada perlekatan otot pada fornik.
Viskositas dan kuantitas saliva rendah.
Mylohyoid line
Perlekatan otot pada fornik.
External oblique line.
Keuntungan jika menggunakan gigi non anatomis adalah:
Oklusi maximal intercuapation
Tidak ada interfernce saat fungsional
Mastikasi lebih baik
Memudahkan menentukan relasi sentrik
Memudahkan menentukan dimensi vertikal
Salah satu penyakit melemahkan yang berhubungan dengan mukosa pada pembuatan GTL
Osteoarthritis
Pemphigus
Kardiovaskuler
Neorologik
Endokrin
Cusp yang berkontak pada balancing side:
Cusp palatal berkontak dengan fossa sentral mandibula
Mesiobukal maksila dengan buccal groove mandibula
Cusp palatal dan bukal maksila dengan cusp palatal dan bukal mandibula
Hanya cusp bukal maksila dan mandibula
Cusp palatal dan cusp bukal mandibula.
Pada saat evaluasi tepi landasan mandibula, operator menginstruksikan pasien untuk :
Mengucapkan A-H.
Senyum
Mengangkat lidah
Berbicara
Mengucapkan ‘M’
Manfaat dari lingualized occlusion:
Mendapatkan hubungan maximal intercupation
Mendapatkan retensi
Mendapatkan adaptasi
Oklusi berimbang
Mengurangi interference
Menentukan warna gigi sebaiknya dengan cahaya:
Lampu halogen
Lampu dental unit
Day light
Lampu neon
Day light dan dental unit
Inklinasi dan kontak insisal dan cusp tip pada penysusunan bertujuan mensimulasi:
Condylar guidance.
Insisal guidance.
Plane of orientation.
Kurva spee dan monson.
Tinggi cusp
Seorang koass sedang mengerjakan kasus pasien GTL dan ingin menentukan dimensi vertikal dan relasi sentrik pada pasiennya. Dengan menggunakan fox plane/bite fox, koass menentukan bidang orientasi anterior posterior. Pedoman untuk menentukan kesejajaran occlusal rim anterior berpedoman pada:
Hidung
Bibir
Telinga
Mata
Dagu
Hamular notch terletak di antara:
Medial dari molar tiga pada pertemuan maksila dan plat horisontal tulang palatina.
Vestibulum dan residual ridge.
Pterygoid hamulus dan alveolar tubercle.
Posterior palatal seal dengan vestibulum.
Prosesus palatina dan prosesus alveolar
Tujuan melakukan relief:
Memperluas distribusi gaya mastikasi
Menambah retensi gigi tiruan
Menutupi daerah undercut
Melindungi jaringan pendukung
Memberikan stabilisasi gigi tiruan
Komponen GTSL yang memberikan support ke jaringan periodontal
Konektor minor
Konektor mayor
Sandar oklusal.
Guiding plane
direct retainer
Tubemaksilaris terletak di :
Bagian bukal gigi premolar kedua
Bagian palatal gigi molar kedua dan molar ketiga maksila
Bagian distal molar ketiga maksila
Bagian palatal gigi premolar kedua
Bagian bukal gigi molar kedua dan molar ketiga maksila
Kontak prematur dapat terjadi pada saat :
Gerakan eksentrik
Oklusi sentrik
Relasi sentrik
Clenching
Gerakan protrusi
Gigi tiruan yang tidak stabil dapat menimbulakn kelainan bicara seperti:
Sigmatismus interdentalis.
Suara labial p,b.
Pengucapan tidak jelas.
Gangguan suara linguo palatal t,c,d,s,z,r.
Clicking sound S.
Gigi yang masih ada adalah gigi 22 23 dan 28, bagaimana klasifikasi Applegate Kennedy?
Kelas I modifikasi 1A1P.
Kelas III modifikasi 1A1P.
Kelas III modifikasi 1P.
Kelas II modifikasi 4
Kelas II modifikasi 1P.
Kasus kehilangan gigi yang membutuhkan oencetakan fungsional adalah:
Kelas III dan IV kennedy
Kelas II dan III Soelarko
Kelas I dan II kennedy
Kelas V dan VI Applegate Kennedy
Kelas II dan III kennedy
Komponen gigi tiruan yang mendistribusikan gaya funsional ke gigi penyangga adalah:
Konektor minor dan landasan
Sandar oklusal dan konektor minor
Direct retainer dan elemen
Konektor mayor dan konektor minor
Indirect retainer dan direct retainer
Keuntungan artikulator arcon
Dapat diatur untuk meniru pergerakan mandibula yang mendekati pergerakan mandibula.
Untuk kasus disklusi kaninus
Bidang oklusal konstan saat membuka dan menutup artikulator.
Contohnya Stuart articulator
Mempunyai adjustable horizontal dan lateral condylar path.
Daerah yang harus dibebaskan dari sayap gigi tiruan adalah:
Interdental papila
Attached gingiva
Perlekatan otot
Hamular notch
Posterior palatal seal
Occlusal interference terjadi pada saat:
Clenching
Gerakan eksentrik
Gerakan protrusi
Relasi sentrik
Oklusi sentrik
Yang merupakan mukosa alveolar adalah:
Mukosa yang melekat pada tulang alveolar.
Mukosa yang melapisi bagian dalam bibir.
Mukosa yang berada di antara gigi.
Mukosa yang melekat pada puncak alveolar.
Mukosa yang melapisi dasar vestibulum
Peran residual ridge terhadap gigi tiruan
Stimulasi mukosa .
Memberikan support
Membatasi arah pemasangan.
Memberikan retensi
Memberikan stabilisasi.
Pada saat pemasangan dan pelepasan gigi tiruan, jaringan keras dan lunak harus dihindari dari komponen gigi tiruan sebagai berikut:
Sandar oklusal
Konektor mayor
Indirect retainer
Konektor minor
Direst retainer
Gigi yang hilang 14 15 16 18 22 24 25 26 28 dan gigi 18 28 tidak diganti. Klasifikasi Kennedy nya adalah
Kelas II divisi 2.
Kelas III modifikasi 3.
Kelas III modifikasi 2.
Kelas I modifikasi 1A2P
Kelas I modifikasi 3.
Bagian anatomi rongga mulut mandibula jika terjadi resorbsi, ruangan menjadi dangkal dan perlekatan otot mendekati puncak residual ridge adalah:
Frenulum lingulis.
Vestibulum labialis inferior.
Buccal shelf area.
Sulkus alveolingualis.
Retromolar pad.
Sulkus alveolingualis merupakan jaringan lunak pada mandibula yang meliputi:
Regio molar ketiga ke regio dagu.
Bagian internal lereng residual ridge mandibula.
Bagian midline sedikit di atas batas bawah mandibula.
Frenulum lingualis sampai retromylohyoid space.
Melekat pada dasar mulut dari inferior lidah.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan lengan resiprokal adalah :
Bersifat fleksibel
Terletak di atas garis survei
Terletak pada garis survei
Memberikan support
Berfungsi memberikan retensi
Faktor yang menentukan kualitas dan kuantitas serat periodontal:
Jenis serat periodontal.
Pola diet pasien.
Susunan serat periodontal
Usia pasien.
Karakteristik serat periodontal.
Yang termsuk Artikulator kelas III:
Articualtor fully adjustable
Articulator semi adjustable
Articulator non arcon
Artikulator non-adjustable
Simple articulator
Pergerakan landasan minimal terjadi pada gigi tiruan yang didukung oleh:
Tulang yang tebal.
Gigi penyangga di antara daerah edentulous
Resistensi mukosa yang kecil.
Gigi dan mukosa.
Letak gigi yang berjauhan
Jika pada saat konturing operator tidak mengkontur rugae dengan tepat dapat mengakibatkan:
Gangguan suara linguo palatal: t,c,d,s,z,r.
Kesulitan mengucapkan huruf R
Gangguan suara labiodental f,v,w.
Clicking sound S dan suara labial p,b.
Gangguan suara linguodental: th.
Komponen gigi tiruan sebagian yang diperlukan untuk mwnstabilisasi lengkung rahang adalah:
Direct retainer.
Konektor mayor.
Indirect retainer.
Konektor minor.
Elemen.
Sayap labial GTSL umumnya terletak di
Vestibulum bukalis.
Vestibulum superior bukalis
Vestibulum labialis superior.
Sulkus alveobukalis.
Fornik bukalis superior.
Pernyataan di bawah ini yang menggambarkan kelas III Applegate Kennedy:
Daerah edentulous unilateral dengan gigi ydi bagian anterior maupun posterior dari daerah edentulous.
Daerah edentulous unilateral meliputi 1 sampai 2 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior dan posterior kuat
Daerah edentulous unilateral dan lebih dari dua gigi yang hilang, dibatasi oleh gigi penyangga anterior dan posterior kuat
Daerah edentulous unilateral dengan jumlah gigi yang hilang 2 atau 3 gigi, dibatasi oleh gigi penyangga di anterior tidak kuat dan posterior kuat.
Daerah edentulous berada di bagian posterior dari gigi yang masih ada tetapi hanya pada salah satu sisi rahang saja
Artikulator kelas II fungsinya seperti:
Articualtor fully adjustable
Articulator semi adjustable
Articulator arcon
Artikulator non-adjustable
Articulator non-arcon
Kelebihan intra coronal retainer adalah:
Menjadi pilihan utama pasien
Lebih estetik
Mempertahankan jaringan gigi yang tersisa
Dapat diaplikasikan pada semua kasus
Prosedurnya mudah
Jika sayap labial dan bukal terlalu panjang, dapat mengiritasi
Specialized mucosa.
Attached mucosa.
Lining mucosa.
Alveolar mucosa.
Labial mucosa
Bagian posterior dari sulkus alveolingualis adalah
Buccal shelf area.
Otot mylohyoid.
Retromylohyoid.
External oblique ridge.
Retromolar pad.
Jika ditinjau dari segi .......... dibutuhkan friksi antara retainer dengan gigi penyangga
Distribusi gaya mastikasi.
Retensi.
Bentuk.
Stress breaker.
Preparasi.
Kasalahan pada saat penyusunan gigi dapat menyebabkan:
Sigmatismus interdentalis.
Gangguan suara labiodental dan linguo dental
Gangguan suara linguo palatal
Clicking sound S.
Suara labial
Pembuatan posterior palatal seal pada model kerja sesuai dengan:
Jenis Jaringan lunak
Bentuk residual ridge
Kompressibilitas jaringan
Kedalaman palatum
Disain gigi tiruan
Batas lateral sayap gigi tiruan terletak pada:
Buccal shelf.
Mylohyoid ridge.
Processus alveolaris
Retromylohyoid.
External obligue ridge.
Syarat-syarat sebuah artikulator:
Dapat membantu prosedur pembuatan gigi tiruan.
Dapat memperbaiki dan memodifikasi restorasi
Akurat dan tepat dalam merekam hubungan rahang.
Mempunyai sensitifitas dalam merekam hubungan rahang.
Dapat menerima record dari face bow.
Fungsi guiding plane:
Memberikan stabilisasi.
Mensupport elemen.
Menerima gaya fungsional
Memberikan retensi
Memberikan support.
Bagian anatomi rongga mulut yang dapat menjadi titik fulkrum gigi tiruan:
Eksostosis
Tuberositas maksilaris.
Mylohyoid ridge.
Foramen insisivum.
Genial tubercle.
Pasien yang tidak ulet termasuk kategori pasien:
Indifferent mind
Critical mind
Exciting mind
Hysterical mind
Philosophical mind
Jika kehilangan gigi anterior, bagian wajah yang akan kehilangan support adalah
Tulang alveolar.
Commisura.
Vestibulum.
Sulkus nasolabialis.
Residual ridge.
Bagian rongga mulut yang memiliki kompresibilitas besar adalah:
Tuber maksilaris
Posterior palatal seal
Median sutura palatina
Papila insisivum
External oblique line
Gambaran artikulator non adjustable
Mempunyai adjustable horizontal condylar path.
Membuka dan menutup di sekitar horizontal axis.
Elemen condylar mendekati pergerakan pasien.
Dapat diatur untuk meniru pergerakan mandibula yang mendekati pergerakanmandibula.
Memiliki lateral condylar path
Pergerakan yang mempertimbangkan kondilus dan incisivus point adalah teori dari:
Kingery
Theory face bow transfer
Bonwill
Monson
Hall
Dengan artikulator semi adjusatable, elemen condylar dapat digerakkan ke medial/lateral. Dengan demikian gigi tiruan yang dihasilkan akan ......
Gigi tiruan sesuai gerakan lintasan kondilus
Gigi tiruan lebih retentif.
Mengurangi kontak prematur.
Mengurangi cuspal interference.
Gigi tiruan lebih estetik.
Komponen gigi tiruan yang berkontak dengan permukaan aksial gigi
Sandar oklusal
Direst retainer
Indirect retainer
Konektor mayor
Konektor minor
Gigi yang ekstrusi akibat kehilangan gigi yang tidak diganti dapat menyebabkan
Kesulitan mastikasi.
Prematur dan interference
Trauma
Dimensi vertikal meningkat.
Suara tidak jelas.
Gambaran konektor mayor yang dapat mempertahankan kesehatan jaringan pendukung adalah
Kompatible
Pertemuan antara konektor minor dan mayor tidak lebih dari 90 derajat
Memberikan resistensi.
Dilakukan relief di bawah konektor mayor.
Tidak menekan jaringan lunak dan keras.
Pasien yang selalu mengeluh dan mencari-cari kasalahan orang lain:
Critical mind
Exciting mind
Hysterical mind
Philosophical mind
Indifferent mind
Perbedaan gigi tiruan sebagian lepasan dan gigi tiruan cekat adalah:
GTC mudah direparasi
Retensi GTSL diperoleh dari friksi.
Pencetakan GTSL dengan polyvinil siloxan.
Oral hygiene GTSL tidak terjamin
GTSL memerlukan stress breaker
Jaringan lunak yang memberikan retensi dan stabilisasi pada gigi tiruan adalah
Forniks
Frenulum.
Vestibulum
Rugae palatina.
Buccal shelf.
Fungsi dari konektor mayor adalah
Menggantikan gigi yang hilang
Mengontrol pergerakan gigi tiruan.
Memberikan retensi
Memerikan estetik pada gigi tiruan
Berfungsi sebagai kaitan presisi
Pernyataan yang sesuai untuk Retromylohyoid adalah
Memiliki kompresibilitas yang besar
Berdekatan dengan lateroposterior lidah
Bagian dari residual ridge maksila
Merupakan tonjolan tulang
Memberikan stabilisasi
Komponen GTSL yang harus kaku
Konektor minor dan lengan retentif.
Lengan retentif dan guiding plane.
Occlusal rest dan elemen.
Elemen
Konektor mayor dan lengan resiprokal.
Bagian stress bearing utama pada gigi tiruan adalah
Puncak residual ridge.
Mukosa
Retromylohyoid
Mylohyoid ridge
External oblique ridge.
Foramen mentalis akan berada mendekati puncak residual ridge jika :
Perlekatan otot bukal tinggi
Lengkung mandibula kecil
Resorbsi residual ridge
Abnormalitas posisi foramen mentalis
Kehilangan gigi premolar
Landasan pada maksila akan terlepas saat membuka mulut karena:
Hipertonus otot membuka mulut
Pergerakan prosesus koronoideus
Landasan terlalu tipis
Susunan gigi tidak berada di atas puncak residual ridge
Jaringan lyang mencegah pergerakan gigi tiruan ke anterior adalah
Vestibulum.
Frenulum
Mukosa alveolar.
Rugae palatina.
Forniks
Pernyataan Applegate’s rules no 5 pada klasifikasi Kennedy adalah:
Jika molar ketiga hilang dan tidak akan diganti, molar ketiga tidak diperhitungkandalam klasifikasi.
Klasifikasi sebaiknya dibuat setelah semua pencabutan gigi yang indikasi ekstraksi selesai dilakukan
Jika molar ketiga ada dan akan digunakan sebagai gigi penyangga, molar ketiga diperhitungkan dalam klasifikasi.
Jika molar kedua hilang dan tidak akan diganti, molar kedua tidak diperhitungkandalam klasifikasi.
Daerah edentulous yang paling posterior yang menentukan klasifikasi
Distribusi gaya mastikasi GTSL yang didukung gigi adalah:
Landasan ke mukosa.
Direct retainer ke gigi artifisial.
Ligamen periodontal ke tulang alveolar.
Gigi artifisial ke mukosa dan tulang alveolar.
Oklusal rest ke gigi dan mukosa
Fungsi dari GTSL pada Kennedy kelas IV antara lain
Mengembalikan dimensi vertikal wajah
Mengembalikan fungsi otot mastikasi.
Mengembalikan oklusi gigi.
Memperbaiki sulkus nasolabialis yang dalam.
Meningkatkan distribusi beban mastikasi
Jaringan lunak yang merupakan bagian dari specialized mucosa:
Dorsum lidah, papila.
Pipi, bibir.
Attached gingiva dan palatum durum.
Rugae, residual ridge.
Palatum molle, mukosa sublingual.
Bentuk dan lokasi konektor minor yang tepat adalah
Bebas dari mukosa yang bergerak.
Sepertiga servikal permukaan lingual/palatal
Di bagian cingulum
Tepat di bagian tengah permukaan lingual/palatal gigi penyangga.
Daerah embrasure
