Font size
WorksheetsLatihan Soal Sejarah Kelas XII
Total questions: 107
Worksheet time: 54mins
Dalam sejarah pemerintahan Indonesia banyak pemberontakan mengancam integrasi bangsa yang dilatarbelakangi oleh berbagai macam konflik, diantaranya konflik ideologi, militer maupun politik. Pemberontakan PKI Madiun adalah salah satu upaya disintegrasi bangsa yang dipimpin oleh Muso, seorang Partai Komunis Indonesia yang membentuk Negara Soviet Indonesia. Pemberontakan ini terjadi pada tahun 1948 merupakan upaya disintegrasi bangsa yang dilatarbelakangi oleh adanya....
konflik militer
konflik ideologi
konflik politik
konflik multietnis
konflik agama
Diawal tahun 1948 PKI bersikap mendukung pemerintah RI, tetapi setelah dikeluarkan Rera 1948, banyak golongan kiri yang terlempar dari pemerintahan, sehingga PKI menjadi partai oposisi dan menggabungkan golongan kiri ke dalam....
Front Rakyat Nasional
Front Rakyat Bersatu
Aliansi Rakyat Nasional
Koalisi Rakyat Nasional
Front Demokrasi Rakyat
Pada tanggal 18 September 1948, Muso memproklamirkan berdirinya Soviet Republik Indonesia, mendapat reaksi keras dari presiden Soekarno, sebab menurut presiden Soekarno, ikut Muso dan PKI-nya akan berdampak pada....
lemahnya semangat persatuan dan kesatuan
bangkrutnya cita-cita Indonesia merdeka
berakhirnya kabinet parlementer di Indonesia
memperkokoh persatuan dalam menghadapi Belanda
RI adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat
Peristiwa PKI Madiun adalah bentuk pengkhianatan terhadap RI di saat harus menghadapi Belanda yang ingin kembali berkuasa di Indonesia, namun hal positif yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah....
golongan kiri selalu berusaha untuk mendirikan Negara yang berhaluan komunis
rakyat bersatu padu untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Indonesia
TKR berpengalaman dalam perang mempertahankan kemerdekaan dan ideologi
memberi kesempatan Belanda untuk melakukan tindakan menjatuhkan RI
meningkatkan kesadaran tentang persatuan dalam mempertahankan kemerdekaan
Gerakan yang dipimpin oleh Sukarji Marijan Kartosuwiryo dan pasukannya memilih untuk tidak mengikuti pasukan Siliwangi yang hijrah ke daerah Republik, karena....
kecewa terhadap isi perjanjian Renville
tidak mendapat dukungan dari rakyat Jawa Barat
ingin mendirikan negara yang berasaskan Islam
tidak bisa kerja sama dengan TKR
mendapat dukungan dari masyarakat Jawa Barat
Sukarji Marijan Kartosuwiryo kecewa terhadap RI karena dianggap lemah Dalam melakukan perundingan dengan Belanda. Sehingga ketika pasukan divisi Siliwangi melakukan hijrah ke wilayah RI, yang dilakukan pasukan S.M. Kartosuwiryo adalah....
tidak ikut hijrah dan mendirikan negara yang berasaskan Islam
melakukan serangkaian teror terhadap pasukan Siliwangi
melakukan intimidasi kepada rakyat yang tidak mendukung
mengikuti dan mencari kelemahan pasukan Siliwangi
memilih bergabung dengan pasukan Belanda untuk mencari bantuan
Pengaruh DI/TII menyebar ke Jawa Tengah, terutama di Tegal dan Brebes dikuasai Amir Fatah dan pasukannya setelah keputusan Kartosuwiryo datang dan mengangkatnya sebagai Panglima TII Jawa Tengah. Namun perlawanan ini tidak lama, hingga di akhir tahun 1951 ia menyerah, karena....
tidak memahami medan pertempuran
kurang mendapat dukungan dari rakyat
kalah dalam hal kelengkapan senjata
tidak lagi bersekutu dengan Kartosuwiryo
Amir Fatah tidak sejalan dengan pasukannya
DI/TII merupakan pemberontakan yang berawal dari Jawa Barat kemudian meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Pemberontakan yang dipimpin Kartosuwiryo ini disebabkan oleh....
tidak mengakomodir pasukannya
bersekutu dengan kekuatan Belanda
menguntungkan perjuangan rakyat RI
kecewa terhadap perundingan Renville
pasukannya tidak diakui pemerintah
Di Kebumen muncul gerakan yang disebut Angkatan Oemat Islam (AOI), selama ini dianggapsebagaiperluasan DI/TII Kartosuwiryo di Jawa Tengah sebelah selatan. Salah satu sebab awal munculnya gerakan yang dipimpin Kyai Romo Pusat ini adalah....
perundingan Renville yang berlanjut munculnya Demarkasi Van Mook
kebijakan Rera pada masa kabinet Hatta 1948 yang dianggap diskriminatif
terjadi sengketa antara batalyon Lemah Lanang melawan Batalyon APRIS
Syeh Mahfuz dingin mendirikan Negara Islam seperti Kartosuwiryo
terdapat perbedaan cara pandang antara pengikut AOI dengan APRIS
Gerakan DI/TII tidak saja terjadi di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia seperti di Aceh, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan. Tujuan gerakan ini adalah untuk memisahkan diri dari NKRI. Tindakan gerakan DI/TII ingin mendirikan negara dalam negara adalah bertentangan dengan....
sistem demokrasi liberal yang ditetapkan negara
sistem pemerintahan yang ada di Indonesia
cita-cita proklamasi dan dasar negara RI
kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi kesatuan
tujuan awal dari pembentukan negara Indonesia
Munculnya gerakan DI/TII Jawa Barat yang kemudian diikuti oleh daerah-daerah lainnya merupakan upaya Kartosuwiryo untuk mencapai tujuannya, yaitu....
membentuk organisasi Islam Indonesia
membentuk negara Islam Indonesia
membuat UUD Islam Indonesia
membentuk kelompok Islam Indonesia
membentuk partai Islam Indonesia
DI/TII yang muncul di Kalimantan disebabkan oleh adanya permasalahan sehingga banyak anggota Angkatan Laut Republik Indonesia Divisi IV harus menduduki posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, karena....
pemerintah pusat melakukan diskriminasi kebijakan terhadap daerah
penataan ketentaraan mulai dilakukan di Kalimantan Selatan oleh pemerintah pusat
ekspidisi pasukan TKR dari Jawa datang di Kalimantan Selatan untuk melucuti senjata
anggota Angkatan Laut Republik Indonesia Divisi IV akan dibubarkan pemerintah pusat
Ibnu Hajar menyusun kekuatan untuk memberontak kepada pemerintah pusat
Semula Kahar Muzakar adalah komandan Komando Grup Sulawesi Selatan yang bermarkas di Yogyakarta, pada saat mempertahankan kemerdekaan. Setelah Konferensi Meja Bundar, ia diperintahkan untuk kembali ke Sulawesi Selatan menyelesaikan masalah Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS). Hal ini kemudian memicu munculnya pemberontakan yang dipimpin Kahar Muzakar, yaitu....
Kahar Muzakar dan KGSS menentang pemerintah pusat
menuntut KGSS menjadi Brigade Hassanudin
pemerintah pusat menghendaki anggota KGSS dibubarkan
reorganisasi KGSS yang ditolak Kahar Muzakar dan anggota KGSS
Kahar Muzakar dituduh mendirikan kekuatan tandingan APRIS
Gerakan DI/TII yang diprakarsai Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo di Jawa Barat menyebar ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan. Gerakan DI/TII juga muncul di Aceh yang disebabkan oleh....
diturunkannya status Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan
kecewa atas hasil perjanjian Renville yang merugikan Indonesia
ditetapkannya wilayah Aceh sebagai Daerah Operasi Militer
penolakan pemerintah atas rencana Aceh untuk memisahkan diri dari NKRI
wakil Aceh yang duduk di kursi kabinet dipecat oleh perdana menteri
Cara-cara yang biasanya digunakan pemerintah pusat untuk memadamkan pergolakan di berbagai daerah ternyata tidak mampu menyelesaikan masalah DI/TII di Aceh, sehingga atas prakarsa Kolonel M. Jasin, masalah DI/TII di Aceh dapat diselesaikan dengan....
operasi militer gabungan
kerukunan masyarakat Aceh
memberi bantuan ekonomi
memberi status otonomi
melokalisir daerah konflik
Kebijakan pemerintah RIS dalam bidang militer membawa konfrontasi dalam negeri yaitu tanggal 5 April 1950 yang terjadi di Sulawesi Selatan dan dipimpin Andi Aziz. Adapun sebab khusus pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan tersebut adalah...
rasa tidak puas terhadap keputusan pemerintah RI
keinginan untuk mendirikan negara sendiri
keingginan menggantikan pasukan TNI dengan KNIL
menolak masuknya pasukan APRIS-TNI ke Sulawesi Selatan
keingginan untuk tetap mempertahankan negara federal
Munculnya gerakan APRI di Jawa Barat dan Andi Aziz di Sulawesi Selatan memiliki hubungannya yang erat. Kedua-duanya memiliki keterkaitan dengan kolonial Belanda. Munculnya kedua gerakan tersebut bertujuan...
A. menuntut penggabungan negara federal ke NKRI
B. sama-sama menuntut kedatangan pasukan TNI ke daerahnya
C. mempertahankan tetap tegaknya negara federal di Indonesia
D. mempertahankan kerjasama antara TNI dan KNIL dalam APRIS
E. menuntut agar TNI dijadikan sebagai tulang punggung di negara federal
Kekhawatiran DR. Soumokil terhadap perubahan dari RIS ke NKRI, sehingga dia mengumumkan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS), bukan tanpa alasan. Bisa jadi DR. Soumokil takut kehilangan jabatan apabila Indonesia kembali ke NKRI, sebab dia adalah....
A. Presiden pada Negara Indonesia Timur (NIT)
B. Jaksa Agung pada Negara Indonesia Timur
C. Presiden pada Negara Maluku Selatan
D. Jaksa Agung pada Negara Maluku
E. Hakim agung pada Negara Indonesia Timur
Setelah gagalnya pemberontakan Andi Aziz di Sulawesi Selatan, muncul pemberontakan lagi di Maluku Selatan yang dikenal dengan RMS. Pemberontakan yang dipimpin Dr. Soumokil bertujuan....
A. mendukung gerakan Kartosuwiryo
B. ingin mempertahankan negara federal
C. mendirikan negara sendiri lepas dari RI
D. melanjutkan gerakan DI/TII Kartosuwiryo
E. menentang pasukan APRIS dari unsur TNI
Jika kita amati atas munculnya berbagai gangguan keamanan, baik yang berupa pergolakan maupun pemberontakan, maka akan nampak bahwa Belanda selalu berusaha keras untuk tetap berkuasa di Indonesia. Hal ini akan nampak pada kasus....
A. PKI Madiun, APRA, dan Andi Aziz
B. APRA, Andi Aziz dan RMS
C. Andi Aziz, RMS dan PRRI Permesta
D. PKI Madiun, RMS dan PRRI, Permesta
E. Andi Aziz, RMS dan G30S PKI
Perhatikan pernyataan berikut: (1) hubungan tidak harmonis pemerintah pusat dengan pemerintah daerah (2) adanya tuntutan tentang otonomi daerah (3) perimbangan keuangan pusat dengan daerah. Dari pernyataan di atas merupakan penyebab langsung terjadinya pemberontakan....
A. RMS
B. DI/TII
C. APRA
D. PRRI/PERMESTA
E. Andi Aziz
Gerakan separatisme PRRI-Permesta diawali dengan pembentukan dewan-dewan daerah yang dipimpin para perwira militer. Munculnya gerakan separatisme ini disebabkan....
A. menolak gerakan anti konsepsi presiden
B. tidak puas atas kinerja badan konstituante
C. kurangnya rasa persatuan di kalangan pejabat
D. kesenjangan ekonomi antara daerah dan pusat
E. menuntut presiden segera mengeluarkan dekrit
Munculnya PRRI, Permesta bermula dari adanya persoalan yang ada di dalam tubuh Angkatan Darat, berupa kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi, tokoh PRRI, Permesta mengadakan gerakan yang ternyata baru dapat dicapai pada masa Reformasi, yaitu....
A. Pemerintahan yang transparan
B. Otonomi Daerah
C. Persamaan di bidang hukum
D. Bubarkan Dwi Fungsi ABRI
E. Revolusi mental
Tuntutan pihak PRRI, Permesta semakin berkembang dan mulai memberikan ancaman kepada pemerintah pusat, yang saat itu sedang melakukan penataan bidang ekonomi dan politik, sebab menurut penilaian PRRI, permesta terhadap pemerintah pusat adalah....
A. Pembagian dana alokasi pembangunan pusat dan daerah dianggap tidak adil
B. Pembangunan yang dilakukan pemerintah dianggap Jakarta sentris
C. Adanya diskriminasi antara tentara pusat dan tentara daerah
D. Hanya mengutamakan permasalahan politik, dibanding ekonomi
E. Kurang memperhatikan hal-hal yang dibutuhkan pemerintah daerah
Pihak PRRI menolak jika disebut sebagai gerakan separatis, sebab masih menggunakan nama Indonesia. Gerakan ini memberi peringatan kepada pemerintah pusat yang selalu mengalami konflik-konflik politik sehingga pembangunan di pusat dan daerah menjadi tidak seimbang. Banyak tokoh-tokoh politik yang berada di pihak PRRI, antara lain M. Natsir, Burhanuddin Harahap, Syafrudin Prawiranegara, Mr. Asaat, dll. Sementara pemerintah pusat menuding bahwa PRRI adalah gerakan separatis dengan alasan....
beberapa panglima daerah militer di Sumatera dan Sulawesi berani menentang pemerintah pusat.
pemerintah daerah di Sumatera dan Sulawesi tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah pusat
muncul rasa sentimen pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat sebab tidak mendengarkan aspirasi daerah.
bantuan militer terbesar Amerika Serikat setelah Perang dunia II diberikan kepada PRRI
beberapa pemimpin di daerah Sumatera dan Sulawesi telah dihasut PKI untuk memberontak kepada pemerintah pusat.
Kebijakan pemerintah yang tidak tegas terhadap PKI yang melakukan pemberontakan tahun 1948 menyebabkan PKI dapat menjadi partai besar. Salah satu faktornya yang turut mendorong keberhasilan PKI menjadi organisasi besar di Indonesia adalah...
keberadaan pemimpin PKI yang kharismatik
keberhasilan PKI dalam menyampaikan visi misinya
propaganda-propaganda PKI yang sangat menarik
PKI berhasil masuk ke seluruh sektor pemerintahan
PKI mempunyai kekuatan militer yang sangat besar
Upaya mengambil alih tanah-tanah milik pihak-pihak mapan (orang kaya) di desa dengan cara paksa yang dilakukan oleh PKI dikenal dengan...
barisan tani Indonesia
gerakan aksi sepihak
gerakan radikalisme PKI
aksi biro khusus PKI
gerakan Dokumen Gilchrist
Menjelang munculnya Gerakan 30 September 1965 suhu politik di Indonesia memanas, PKI menyebarkan fitnah bahwa pimpinan TNI-AD membentuk Dewan Jendral. Untuk mengimbangi kekuatan TNI-AD itu, kemudian PKI membentuk...
Kesatuan Revolusi
Angkatan ke-5
Dewan Revolusi
Dewan Militer
Polit Biro Khusus
Salah satu persiapan PKI untuk melakukan kudeta adalah dengan menyebarkan fitnah keji yaitu tentang adanya Dewan Jenderal. Tujuan utama PKI menyebarkan isu ini adalah...
mendesak presiden agar mengganti pimpinan AD
mendesak presiden untuk mengambil alih pimpinan AD
memperluas alasan pembentukan angkatan kelima
persiapan untuk mengadakan Gerakan 30 September 1965
menyingkirkan AD dari persaingan untuk memperoleh pengaruh politik
Puncak argensi PKI tahun 1965 adalah melakukan kudeta terhadap pemerintah RI. Gerakan Partai Komunis Indonesia tersebut mempunyai tujuan utama adalah...
mengganti dasar negara Pancasila
menghancurkan kekuatan lawan-lawan politiknya
mengacaukan kekuatan lawan dari dalam
menyempurnakan negara Indonesia
mengkomuniskan Indonesia
Menjelang munculnya Gerakan 30 September 1965 suhu politik di Indonesia memanas, PKI menyebarkan fitnah bahwa pimpinan TNI-AD membentuk Dewan Jendral. Untuk mengimbangi kekuatan TNI-AD itu, kemudian PKI membentuk...
Polit Biro Khusus
Kesatuan Revolusi
Angkatan ke-5
Dewan Revolusi
Dewan Militer
Sejak PKI menjadi salah satu partai pemenang pemilu, terus berjuang untuk menyingkirkan lawan politiknya dan mampu mendekatkan diri kepada presiden. Dominasi PKI mampu mengubah politik luar negeri Indonesia dari bebas aktif menjadi politik konfrontasi dalam rangka....
menentang dominasi Amerika di Asia Tenggara
mendukung perjuangan komunis China
membentuk poros Jakarta-Peking
membentuk imperium di Asia Tenggara
menentang pembentukan Federasi Malaysia
Perhatikan pernyataan di bawah ini!
(1) Masalah Irian Barat
(2) Mencari bantuan luar negeri
(3) Penataan aparatur negara
(4) Pemulihan keamanan
(5) Kerjasama luar negeri
Pada tahun 1950–1959, Indonesia memasuki masa Demokrasi Parlementer, M. Natsir adalah Perdana Menteri pertama pada masa itu, dengan mengemban tugas menyelesaikan masalah yang ditunjukkan dengan angka....
(1),(2) dan (3)
(1),(3) dan (4)
(1),(3), dan (5)
(2),(3), dan (4)
(3),(4), dan (5)
Pada masa pemerintahan Perdana Menteri Moh. Natsir, dicetuskan pembangunan ekonomi gerakan Benteng yang digagas oleh Prof. DR. Soemitro Djojohadikoesoemo. Menurut sang perdana menteri, pada intinya pembangunan ekonomi bangsa Indonesia adalah....
dari ekonomi kolonial menuju ekonomi nasional
pembangunan ekonomi rakyat semesta
kemitraan dengan bangsa asing di Indonesia
seperti yang diamanatkan pada pembukaan UUD 1945
berdasarkan kepada kepribadian bangsa
Melalui pembangunan ekonomi Gerakan Benteng yang digagas oleh menteri Ekonomi masa kabinet Natsir, yaitu Prof. DR. Soemitro Djojohadikoesoemo antara lain dengan cara mengadakan pelatihan dan pemberian bantuan modal dengan harapan....
Indonesia berkembang menjadi negara Industri
muncul pengusaha pribumi berskala nasional dan internasional
mampu bersaing dalam perdagangan regional dan Internasional
dapat melakukan percepatan pembangunan di segala bidang
segera menguasai teknologi dan menejemen dalam perdagangan
Kabinet M. Natsir memulai pemerintahan sejak 6 September 1950 dan beberapa bulan kemudian yaitu pada 21 Maret 1951, pemerintahan M. Natsir berakhir karena....
tidak mampu memulihkan keamanan
tidak dapat melakukan penataan aparatur
tidak mampu menyelesaikan masalah Irian Barat
tidak mampu mencari bantuan luar negeri
mendapat mosi dari kelompok oposisi
Kabinet Sukiman Wiryosanjoyo merupakan kabinet kedua di era demokrasi liberal. Kabinet ini didukung dua partai besar (Masyumi dan PNI) tetapi tidak berumur panjang. Hal ini disebabkan....
membawa politik luar negeri Indonesia pro Uni Soviet
menolak bantuan ekonomi militer dari Amerika Serikat
membawa politik luar negeri Indonesia pro Amerika
adanya kebijakan pemerintah keluar dari PBB
Masyumi memboikot anggotanya yang duduk di kabinet
Pemilu pertama 1955 dilaksanakan pada tahun 1955 yang diikuti banyak partai politik maupun perorangan. Pemilu 1955 dilaksanakan dua tahap. Pada tahap pertama untuk memilih anggota....
DPD
Parlemen
MPR
Konstituante
Presiden-Wapres
Melihat konstituante yang hanya dijadikan sebagai ajang perdebatan dan pertentangan yang tanpa memperoleh hasil sesuai yang diamanatkan, maka Presiden Sukarno menyampaikan gagasan-gagasan di hadapan sidang konstituante. Gagasan yang disampaikan Presiden Sukarno tersebut yang dikenal dengan konsep presiden antara lain berisi....
instruksi untuk memberlakukan UUD 1945
untuk menyederhanakan partai-partai politik
ajakan untuk membentuk kabinet “empat kaki”
strategi untuk mempermudah menyusun UUD
cara memperkuat pelaksanaan demokrasi liberal
Pemerintahan parlementer yang dikendalikan oleh partai politik menjadikan kondisi politik tidak stabil mendorong Presiden Sukarno pada akhir demokrasi liberal menunjuk Juanda untuk membentuk kabinet nonpartai. Kabinet yang dikenal dengan zakencabinet ini anggota-anggotanya terdiri atas....
perwakilan partai politik pemenang pemilu
orang-orang profesional yang ahli di bidangnya
hasil perimbangan kekuatan politik di parlemen
tokoh-tokoh dari perwakilan seluruh partai politik
golongan profesional dari berbagai partai politik
Selama 9 tahun terjadi 7 kali pergantian kabinet. Hal ini membuktikan bahwa demokrasi liberal...
belum waktunya untuk diterapkan
presiden memiliki kekuasaan politik
tidak terjadi pergantian presiden
tidak cocok diterapkan di Indonesia
sarat dengan konflik antar partai
Program ekonomi lain yang dilakukan oleh pemerintah pada masa Demokrasi liberal adalah sistem ekonomi Ali Baba. Di mana kata Ali dipresentasikan sebagai pengusaha pribumi, sedangkan Baba adalah pengusaha asing. Program ini merancang pemberian kredit dan lisensi kepada pengusaha pribumi agar dapat bersaing dengan pengusaha non-pribumi. Namun dalam pelaksanaannya mengalami kegagalan, hal ini disebabkan oleh...
pengusaha pribumi hanya dimanfaatkan pengusaha Cina untuk mendapatkan bantuan
mentalitas pengusaha pribumi yang rendah dan selalu berlaku konsumtif
pengusaha pribumi setelah mendapatkan bantuan selalu bertindak memperkaya diri
keinginan pengusaha pribumi untuk mendapatkan keuntungan secara cepat dan besar
bantuan kredit yang diberikan oleh pemerintah dimanfaatkan untuk menikmati kehidupan yang mewah
Pelaksanaan demokrasi liberal dari tahun 1950-1959 dengan sistem pemerintahan parlementer yang multipartai terbukti tidak membawa kebaikan bagi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dapat dilihat...
kabinet berumur pendek dan tidak sempat menjalankan programnya
pemerintah tidak dapat mengendalikan pertumbuhan partai-partai politik
dilaksanakannya Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekwen
Indonesia menjadi bagian dari Uni Indonesia-Belanda, Belanda sebagai ketua
Soekarno-Hatta menjadi pasangan presiden dan wakil presiden sejak 1945
Pada masa kabinet Soekiman, pembangunan ekonomi Indonesia pernah mendapat bantuan langsung dari pihak asing melalui Mutual Security Act, tetapi bantuan ini dimanfaatkan lawan politiknya untuk menjatuhkan kabinet Soekiman dengan tuduhan...
menjalankan politik tebang pilih
menyeret Indonesia ke blok kiri
membentuk persekutuan militer dengan China
perekonomian Indonesia mengalami kemunduran
menyeret Indonesia berpihak pada blok Barat
Pemilu pertama 1955 berlangsung 2 (dua) tahap, yaitu tahap pertama pada tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua pada tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante. Badan yang anggotanya direkrut dari pemilu tahap kedua ini bertugas...
membantu pekerjaan presiden bidang administrasi
membuat UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950
melakukan diplomasi dengan luar negeri
merancang strategi keamanan negara
sebagai Dewan Perancang Ekonomi Nasional
Pada masa liberal, kekuasaan eksekutif dipegang oleh Perdana Menteri. Sebenarnya kehidupan bernegara pada masa ini adalah menyimpang dari Undang-Undang Dasar 1945. Pada masa ini terjadi jatuh bangun kabinet, namun pada masa ini banyak hal-hal penting berhasil dicapai oleh bangsa Indonesia, misalnya pada masa kabinet Burhanudin Harahap, pemerintah berhasil...
merebut Irian Barat
menentukan batas wilayah RI
menyelenggarakan pemilu
menyelenggarakan KMB
menyelenggarakan KAA
Pemilu 1955 merupakan pemilu pertama di Indonesia. Pemilu ini diikuti oleh 25 lebih konstan baik partai politik maupun perorangan. Pelaksanaan pemilu tersebut merupakan keberhasilan bangsa Indonesia dalam melaksanakan hajat besar pesta demokrasi yang pelaksanaannya dapat berlangsung secara luber dan jurdil sehingga pemilu menjadi acuan untuk pemilu-pemilu berikutnya. Dalam pemilu tersebut muncul empat partai besar yaitu...
PPPRI, GERINDA, Persatuan Daya, dan PIR
PSII, PARKINDO, PERTI, dan Murba
Partai Katolik, PSI, PPTI, dan IPKI
AKUI, ACOMA, PERMAI, dan BAPERKI
PNI, Masyumi, NU, dan PKI
Deklarasi Djuanda adalah upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami bangsa Indonesia sejak merdeka dan mutlak secara hukum internasional, serta harus diakui dunia internasional, sebab deklarasi ini telah berhasil menyelesaikan permasalahan yang dialami bangsa Indonesia sejak merdeka dan mutlak secara hukum internasional, serta harus diakui dunia internasional, sebab deklarasi ini telah berhasil menyelesaikan....
sengketa dengan Malaysia
sengketa dengan Philipina
batas wilayah Indonesia
hukum laut internasional
sengketa dalam negeri
Dalam usaha untuk menyelamatkan bangsa dan negara dari jurang kehancuran, Presiden Sukarno pada hari minggu tanggal 5 Juli 1959, dalam suatu acara resmi di Istana Merdeka, mengeluarkan sebuah dekrit yang dikenal Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Keluarnya dekrit ini antaralain disebabkan...
Masyumi, NU dan PSII menilai badan konstituante tidak berfungsi
keinginan presiden untuk tampil menjadi kepala pemerintahan
kegagalan badan konstituante menyusun Undang-Undang Dasar
penolakan PNI dan PKI terhadap pelaksanaan konsepsi presiden
rakyat Indonesia telah jenuh dengan pelaksanaan demokrasi liberal
Perhatikan pernyataan-pernyataan dibawah ini!
(1)Bubarkan PKI dan ormas-ormasnya
(2)Pembubaran Konstituante
(3)Berlakunya kembali UUD 1945
(4)Pembentukan MPRS dan DPAS
(5)Bersihkan kabinet dari unsur PKI
(6)Turunkan harga kebutuhan pokok
Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 pada pernyataan diatas ditunjukkan dengan nomor....
(1),(2),dan(3)
(2),(3),dan(4)
(2),(4),dan(6)
(3),(4),dan(5)
(4),(5),dan(6)
Pada tanggal 5 Juli 1959 presiden Soekarno mengeluarkan dekrit, dekrit merupakan suatu keputusan pemerintah dengan dasar kekuasaan penuh. Mahkamah Agung mengeluarkan pernyataan pada tanggal 11 Juli 1959 bahwa dasar hukum Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah....
Dasar negara Pancasila, sila ke-4
Maklumat Pemerintah 16 Oktober 1945
Maklumat Pemerintah 14 Nopember 1945
Pembukaan UUD 1945, alenia ke-4
Staatsnoodrechti/hukum negara darurat
Pada masa demorasi terpimpin, dominasi presiden semakin dalam kehidupan politik semakin nampak dominan dan tidak sesuai dengan UUD 1945 yang baru saja dijadikan landasan konstitusional sejak 5 Juli 1959, misalnya dalam proses pembentukan MPRS dan DPAS adalah....
melalui pemilihan umum
ditunjuk dari wakil-wakil partai
melalui pertimbangan DPR
dipilih langung oleh rakyat
ditunjuk langsung oleh presiden
Lembaga DPR yang dibentuk berdasarkan Pemilu 1955 tahap I ini turut mendukung rencana pemerintah mengeluarkan dekrit presiden namun ketika pelaksanaan demokrasi terpimpin lembaga ini dibubarkan oleh pemerintah, karena...
lembaga tersebut sering mencampuri urusan politik luar negeri
lembaga tersebut menolak RAPBN yang diajukan pemerintah
tidak lagi membawa aspirasi rakyat yang sedang berkembang
banyak partai politik yang tidak mendukung keberadaan DPR
terlalu ketat dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintah
Pada masa awal demokrasi terpimpin Presiden Sukarno mengajukan RAPBN kepada parlemen, tetapi ditolaknya. Menghadapi hal tersebut, langkah yang dilakukan Presiden Sukarno adalah....
merevisi RAPBN tersebut
menyusun RAPBN baru
menambah anggota parlemen
membubarkan parlemen
menggunakan RAPBN sebelumnya
Untuk dapat mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI, pemerintah Indonesia melakukan berbagai cara yaitu dengan diplomasi, konfrontasi ekonomi dan konfrontasi senjata. Berikut ini merupakan contoh konfrontasi ekonomi yang dilakukan Indonesia tehadap Belanda dalam rangka pengembalian Irian Barat
menutup kedutaan RI di Belanda 17 Agustus 1960
membatalkan semua kesepakatan dalam KMB setelah pemilu 1955
menggalang dukungan internasional melalui KAA I di Bandung 1955
meresmikan pembentukan propinsi Irian Barat 17 Agustus 1956
menasionalisasi semua perusahaan milik Belanda di Indonesia tahun 1958
Melalui Tri Komando Rakyat yang dikumandangkan presiden Soekarno, bangsa Indonesia telah berhasil meraih kembali wilayah yang dipertahankan Belanda sejak KMB dan selalu menjadi agenda penting di masa-masa liberal, yaitu Indonesia berhasil. …
memasukan Timor Timur ke wilayah RI
membagi Indonesia menjadi 27 propinsi
merebut kembali wilayah Irian Barat
menyatukan Papua Barat dengan Papua Timur
menggagalkan pembentukan federasi Malaysia
Dengan dikeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, maka berakhirlah masa demokrasi liberal, dan memasuki demokrasi yang baru yang dikenal yaitu
Demokrasi liberal
Demokrasi sosial
Demokrsai Terpimpin
Demokrasi Pancasila
Demokrasi Campuran
Haluan politik luar negeri Indonesia berdasarkan UUD 1945 adalah bebas aktif. Namun, pada masa demokrasi terpimpin politik luar negeri Indonesia tidak bersifat bebas dan aktif lagi melainkan cenderung berpihak pada blok timur. Hal ini terlihat dari kebijakan pemerintah tentang ...
politik poros Jakarta-Phnom Penh-Peking
menerapkan konsep “Nasakom” dalam pemerintahan
mengirim Pasukan Garuda sebagai pasukan perdamaian PBB
memilih dan menggangkat ketua dan wakil-wakil ketua MPRS
kerjasama dengan Australia mengenai perbatasan Papua Nugini
Sejak PKI menjadi salah satu partai pemenang pemilu, terus berjuang untuk menyingkirkan lawan politiknya dan mampu mendekatkan diri kepada presiden. Dominasi PKI mampu mengubah politik luar negeri Indonesia dari bebas aktif menjadi politik konfrontasi dalam rangka. …
menentang dominasi Amerika di Asia Tenggara
menentang pembentukan Federasi Malaysia
mendukung perjuangan komunis China
membentuk poros Jakarta-Peking
membentuk imperium di Asia Tenggara
Adanya perbedaan penafsiran terhadap pengertian terpimpin pada masa Demokrasi Terpimpin menimbulkan penyelewengan di bidang politik. Dewan Perwakilan rakyat (DPR) hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan tanggal 5 Maret 1960 oleh presiden dan diganti dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPRGR). Karena bukan hasil pemilu maka semua anggota DPRGR ditunjuk oleh presiden. Yang menjadi alasan dibubarkanya DPR hasil pemilu 1955 adalah ....
DPR menolak RAPBN tahun 1960 yang diajukan pemerintah
DPR tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik
adanya pertentangan antara DPR dan pemerintah
adanya perbedaan pendapat tentang pelaksanaan terpimpin
DPR ikut campur tangan dalam pengambilan keputusan pemerintah
Pada awal tahun 1965 kondisi politik dalam negeri memanas karena terjadinya persaingan politik antara PKI dan TNI-AD. Demikian pula politik luar negeri mengalami permasalahan sebagai akibat dari politik luar negeri yang konfrontatif. Hal ini tampak dari kebijakan pemerintah pada tanggal 7 Januari 1965 Presiden Soekarno “mengkomandokan” Indonesia keluar dari anggota PBB, hal ini disebabkan ....
PBB tidak kunjung dapat menyelesaikan permasalahan Terusan Suez
Indonesia tidak lagi diperbolehkan mengirim Pasukan Garuda
tidak setuju Malaysia dimasukkan menjadi anggota tidak tetap DK PBB
Indonesia tidak diijinkan lagi memiliki perwakilan di PBB
Indonesia menjadi salah satu negara pemrakarsa berdidirinya Gerakan Non-Blok
Salah satu penyimpangan pelaksanaan demokrasi terpimpin terhadap UUD 1945 terkait dengan jabatan presiden yaitu ... .
presiden dipilih dan ditetapkan MPRS
jabatan presiden maksimal dua periode
jika presiden berhalangan digantikan wapres
presiden dipilih melalui proses pemilu
pengangkatan presiden seumur hidup
Penerapan konsep Nasakom yang disampaikan Presiden Soekarno dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa demokrasi terpimpin sangat menguntungkan PKI. Dengan konsep Nasakom ini berpengaruh bagi PKI sehingga memiliki ruang gerak untuk mengembangkan pengaruhnya dan memiliki legalitas dalam percaturan perpolitikan di Indonesia. Penerapan konsep Nasakom ini menurut pemikiran Sukarno untuk tiga ideologi untuk bersama-sama melanjutkan revolusi (pembangunan) Indonesia. Ketiga ideologi tersebut meliputi ....
demokrasi, facis dan sosialis
liberalis, sosialis dan komunis
nasionalis, agama dan komunis
marxis, sosialis dan liberalis
nasionalis, sosialis dan komunis
Partai komunis di mana saja, selalu mempunyai garis politik yang sama, yaitu mencipakan “Diktator Proletar” yang membentuk pemerintahan dengan mengatasnamakan rakyat, yang hanya dapat dilakukan dengan jalan. …
mengambil alih kekuasaan yang sah
melakukan perubahan dengan cepat
perubahan dengan cara bertahap
bekerja sama dengan pemerintah yang sah
menjadi anggota parlemen
Sebelum terjadi Peristiwa G 30 S/PKI, sekelompok pemuda rakyat melakukan penggerebekan di sebuah Villa di puncak yang dihuni oleh Gilchrist, seorang Duta Besar Inggris untuk Indonesia. Dalam penggrebekan ini ditemukan sebuah dokumen yang antara lain berupa sebuah surat yang ditujukan kepada William Palmer (Bill Palmer) seorang duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. Surat tersebut kemudian dikenal dokumen Gilchrist ini kemudian dihembuskan isu tentang .…
susunan kepengurusan PKI
akan dilakukannya pemberontakan PKI
pembentukan Dewan Jenderal
pembentukan Dewan Nasional
pembentukan Dewan Revolusi
Satu-satunya kekuatan sosial politik yang dapat menghalangi usaha PKI untuk meniadakan negara RI dan menghapus ideologi Pancasila adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI). Untuk mengimbangi kekuatan TNI, PKI menyarankan kepada Presiden Soekarno untuk ....
membentuk Angkatan ke-5 yang terdiri atas kaum buruh dan petan
mengangkat semua anggota PKI sebagai anggota TN
mengijinkan biro-biro khusus PKI menjadi bagian dalam pemerintahan
membubarkan partai Masyumi dan Murba
membentuk Barisan Pendukung Soekarno (BPS)
Pada tanggal 30 September 1965 PKI melancarkan aksi penangkapan dan pembunuhan terhadap para perwira tinggi TNI-AD. Para perwira tinggi yang gugur dalam tragedi kemanusisaan tersebut mendapat penghormatan gelar sebagai ....
Pahlawan Kemerdekaan
Pahlawan Ampera
Pahlawan Reformasi
Pahlawan Nasional
Pahlawan Revolusi
Kondisi perekonomian Indonesia pada masa demokrasi terpimpin semakin lama semakin memburuk meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Pada masa itu anggaran belanja negara terus meningkat tanpa diimbangi dengan pendapatan negara yang memadai. Hal ini disebabkan antara lain adalah ...
pembangunan Monas dan komplek Senayan
memberi bantuan kepada negara-negara NEFO
pemberian gaji kepada aparat negara yang tinggi
pembangunan sarana dan prasarana masyarakat
membeli peralatan militer dan berbagai senjata
Arah politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi terpimpin terjadi penyimpangan. Penyimpangan tersebut dari politik luar negeri bebas aktif menjadi condong pada salah satu poros. Pada waktu itu diberlakukan politik konfrontasi yang diarahkan pada negara-negara kapitalis. Peristiwa pembakaran kedutaan dan rumah diplomat Inggris di Jakarta serta pemutusan hubungan diplomatik Indonesia Inggris pada bulan September 1963 berhubungan dengan ....
dukungan Inggris dan Malaysia bagi pelaksanaan jajak pendapat di Sabah dan Sarawak
penolakan Indonesia terhadap penyatuan Singapura dan Malaysia Semenanjung dalam federasi
penolakan Singapura dan Inggris untuk menyerahkan Sabah, Serawak, dan Brunei kepada Indonesia
pengumuman akan dibentuknya Malaysia sebelum hasil jajak pendapat di Sabah dan Sarawak dikeluarkan
pembubaran Maphilindo ( Malaya, Fhilipina, dan Indonesia ) adalah konfederasi nonpolitik yang diusukan untuk ketiga negara
Indonesia menentang pembentukan ferderasi Malaysia, karena dianggap sebagai proyek Inggris (Nekolim) yang mengancam kedudukan Indonesia di Asia Tenggara. Hal ini merupakan awal terjadinya konflik antara Indonesia – Malaysia. Konflik itu kemudian berlanjut menjadi konfrontasi karena ....
Malaysia menggabungkan Bunei, Sabah dan Sarawak kedalam wilayahnya
kaum demonstran di Kualalumpur merobek-robek foto Bung Karno
Malaysia diterima sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB
kapal-kapal dagang Indonesia ditahan kaum demontran di malaysia
Malaysia memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia
Konflik Indonesia Malaysia tidak berlangsung lama, karena ada momentum yang dapat mengakhiri normalisasi Indonesia – Malaysia, yaitu ...
Malaysia melepaskan wilayah yang dikuasainya yang seharusnya milik Indonesia
terjadi kudeta di Malaysia oleh kelompok pro Indonesia terutama di Serawak dan Sabah
tuntutan rakyat Indonesia untuk segera menghentikan konfrontasi dengan Malaysia
adanya peralihan kekuasaan di Indonesia yang menghendaki perdamaian di Asia tenggara
Indonesia yang didukung Uni Soviet berhasil menekan Malaysia untuk mundur dari Kalimantan Utara
Pasca Gerakan 30 September 1965 muncul gelombang demonstrasi secara besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat. Gerakan ini dimotori kalangan mahasiswa, dan gerakan ini menyatakan diri sebagai parlemen jalanan. Adapun tuntutan yang diajukan kepada pemerintah adalah …
melaksanakan perubahan secara total anggota kabinet seratus menteri
memiliki sikap tegas dan segera membubarkan PKI dan ormas-ormasnya
melakukan rekonsiliasi dari berbagai kekuatan politik yang ada di Indonesia
segera mengisi posisi jabatan yang kosong di TNI- AD akibat G/30/S/PKI
mengalihkan orientasi pembangunan politik ke pembangunan ekonomi
Kurun waktu pemerintahan Sukarno mulai tahun 1959 – 1965 merupakan masa demokrasi terpimpin. Setelah itu Suharto tampil dalam panggung politik sebagai akibat dari adanya Gerakan 30 September 1965. Pada saat pemerintahan Suharto menyebut masanya sebagai Orde Baru, dan masa pemerintahan Sukarno pada masa demokrasi terpimpin disebutnya Orde Lama. Kemudian sebutan itu secara umum meluas tertuju kepada seluruh era kepemimpinan presiden Sukarno. Demikian pula setelah tumbangnya Orde Baru lahirlah Orde Reformasi. Masing-masing orde tentu saja memiliki karakteristik tersendiri. Berikut ini yang merupakan tanda atau tonggak sejarah lahirnya pemerintahan Orde Baru adalah…
keberhasilan pemerintahan me-mahmilub-kan tokoh-tokoh PKI
keberhasilan penumpasan terhadap Gerakan 30 September 1965
keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret 1966
tampilnya front pancasila mengusung tuntutan Tritura
tampilnya Suharto menjadi presiden republik Indonesia
Demokrasi Terpimpin yang berlangsung selama 6 tahun pada akhirnya jatuh. Periode tersebut dikemudian hari dikenal dengan orde lama ini, pada tahun 1966 digantikan dengan orde baru yang berkuasa di Indonesia. Tampilnya orde baru ini disebabkan …
runtuhnya sistem ekonomi desentralisasi yang hanya dimopoli kalangan birokrat
tidak meratanya pembangunan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin
adanya pertentangan tiga kekuatan politik antara PKI, Sukarno dan TNI - AD
penyelewengan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
adanya intervensi lembaga legislatif ke dalam lembaga ekskutif atau kepresidenan
Pasca Gerakan 30 September 1965 muncul gelombang demonstrasi secara besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat. Gerakan ini dimotori kalangan mahasiswa ini menyatakan diri sebagai parlemen jalanan. Adapun tuntutan yang diajukan kepada pemerintah adalah …
melaksanakan perubahan secara total anggota kabinet seratus menteri
melakukan rekonsiliasi dari berbagai kekuatan politik yang ada di Indonesia
memiliki sikap tegas dan segera membubarkan PKI dan ormas-ormasnya
segera mengisi posisi jabatan yang kosong di TNI- AD akibat G/30/S/PKI
mengalihkan orientasi pembangunan politik ke pembangunan ekonomi
Perhatikan hal-hal berikut ini !
(1) Bubarkan PKI dan ormas-ormasnya
(2) Bersihkan kabinet dari unsur-unsur PKI
(3) Turunkan harga barang-barang kebutuhan pokok
Ketiga hal tersebut merupakan rumusan tuntutan dari berbagai kesatuan aksi yang tergabung dalam Front Pancasila yang diajukan kepada pemerintah pasca terjadinya tragedi berdarah 30 September 1965, yang dikenal dengan nama ....
Amanat Penderitaan Rakyat
Tritura
Trias Politika
Trikora
Trilogi Pembangunan
Berbagai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai kesatuan aksi yang tergabung dalam front Pancasila ditanggapi oleh Presiden Soekarno dengan melakukan reshuffle kabinet dengan nama “Kabinet Dwikora yang Disempurnakan” tanggal 21 Februari 1966, namun rakyat tidak puas dan aksi demontrasi berjalan terus bahkan makin tidak terkendali. Hal tersebut terjadi karena .....
Front Pancasila tidak diakui keberadaannyan oleh Presiden Soekarno
tokoh-tokoh yang teriindikasi G 30 S 1965 diangkat/duduk sebagai menteri
Front Pancasila tidak dilibatkan dalam proses reshuffle kabinet
para anggota KAMI tidak dilibatkan dalam proses reshuffle kabinet
KAMI dibubarkan secara sepihak oleh Presiden Soekarno
Supersemar merupakan surat perintah Presdiden Sukarno tanggal 11 Maret 1966 kepada Mayjen Suharto yang berisi perintah untuk memulihkan kondisi yang tidak stabil. Supersemar dikenal sebagai awal dimulainya era orde baru yaitu suatu orde yang bertekad menciptakan stabilitas nasional guna mempercepat proses pembanguan dan bertekad untuk melaksanakan ....
segala ajaran Pemimpin Besar Revolusi
pemerintahan masa Demokrasi Terpimpin
pembangunan liberalisasi politik dan ekonomi
Berbagai aturan yang telah ditetapkan oleh PBB
Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen
Saat pidato di depan sidang kabinet, presiden mendapat informasi dari Brigjend. Sabur, bahwa di luar istana terdapat pasukan tak dikenal. Presiden merasa khawatir dan segera meninggalkan sidang bersama Dr. Soebandrio, Dr. J. Leimena, dan Dr. Chaerul Saleh menuju Bogor, sehingga lahir Surat Perintah Sebelas Maret, yang pada intinya berisi tentang. ...
mandat kepada Soeharto untuk mengembalikan stabilitas keamanan
perintah presiden kepada lembaga keamanan apabila situasi tidak stabil
kemenangan kelompok militer dalam mengambilalih kekuasaan dari sipil
upaya pengambilialihan kekuasaan dari tangan Soekarno oleh kelompok Soeharto.
standart operasional prosedur yang diambil presiden dalam situasi tidak stabil
Sebagai salah satu menteri, Mayjend Suharto pada tanggal 11 Maret 1966 tidak menghadiri sidang kabinet karena “sakit”. Ternyata pelaksanaan sidang tidak berjalan sebagaimana mestinya karena terdapat banyaknya para demonstran bersenjata yang tidak beridentitas, akhirnya presiden Sukarno diterbangkan ke istana Bogor. Pada sore harinya Mayjend Suharto mendapat surat perintah dari Presiden Sukarno. Surat perintah tersebut kemudian dikenal dengan Supersemar. Langkah awal yang dilakukan pengemban Supersemar tersebut, adalah …
membubarkan PKI dan ormas-ormasnya
merencanakan program perbaikan ekonomi
melakukan perbaikan kesejahteraan rakyat
melaksanakan penahanan 15 anggota cabinet
merancang ketetapan perubahan pemerintahan
Sidang MPRS tanggal 20 Juni 1966 membahas tentang pengesahan dan pengukuhan Supersemar, pemilu, penegasan politik luar negeri yang bebas aktif, pembentukan kabinet ampera dan pembubaran PKI. Dalam sidang ini, MPRS juga menolak pidato pertanggungjawaban presiden Soekarno yang berjudul Nawaksara (sembilan pasal), karena.
presiden tidak menjalankan amanat MPRS seperti yang tertuang dalam GBHN
dalam menjalankan pemerintahan, presiden berkuasa penuh dan otoriter
dalam pembentukan kabinet, presiden mengesampingkan koalisi
masa pemerintahannya Indonesia mengalami kebangkrutan ekonomi
tidak menyinggung keterlibatan PKI pada peristiwa 30 September 1965
Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaan pemerintah kepada pengemban Tap MPRS No IX/MPRS/1966 Jenderal Soeharto pada tanggal 23 Pebruari 1966 di Istana Negara. Penyerahan kekuasaan tersebut berlangsung dalam waktu yang singkat dengan suasana khidmat,sederhana dengan dihadiri dan disaksikan oleh seluruh anggota Kabinet Ampera. Langkah yang diambil Presiden Soekarno ini adalah....
menghindari perpecahan dengan Jendral Soeharto
untuk menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara
mencegah perselisihan antara sipil dan militer
menghindari konflik politik yang berkepanjangan
mencegah timbulnya demontrasi mahasiswa yang anti Soekarno
Pada tanggal 12 Maret1967 Jenderal Soeharto diambil sumpahnya dan dilantik sebagai presiden Republik Indonesia, dengan dilantiknya Jenderal Soeharto sebagai presiden RI maka secara formal mengakhiri pemerintahan Orde Lama dan digantikan pemerintahan Orde Baru. Semangat yang menjiwai orde ini pada awalnya adalah
tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kearah pembaharuan dari Orde Lama
tatanan berbangsa dan bernegara dengan berpedoman pada agenda reformasi
koreksi menyeluruh terhadap berbagai penyimpangan yang dilakukan Orde Lama
melanggengkan kekuasaan Soeharto sebagai presiden RI
menghasilkan Undang-undang yang membatasi ruang gerak partai politik
Pada tahun 1971 presiden Suharto melemparkan gagasan tentang penyerderhanaan partai dalam upaya mencapai stabilitas politik. Penyerderhanaan partai hanya meliputi tiga partai yang didasarkan ...
agama, golongan karya, dan komunisme
nasionalieme, agama dan komunisme
agama, nasionalisme dan golongan karya
nasionalisme, agama dan sosialisme
nasionalis, marxisme dan golongan karya
Selama 32 tahun masa pemerintahan orde baru telah berhasil melaksanakan pemilu sebanyak enam kali. Pemilu di era pemerintahan Suharto tersebut antara lain memiliki ciri yaitu ... .
asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil
diikuti oleh berbagai macam partai-partai politik
adanya mobilisasi PNS untuk memenangkan golkar
memilih anggota DPR, presiden dan wakil presiden
deselenggarakan dalam waktu singkat dan menyeluruh
Tugas pemerintah Orde Baru adalah menghentikan proses kemerosotan ekonomi dan membina landasan yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi ke arah yang wajar. Pengendalian inflasi, usaha rehabilitasi ekonomi dan peningkatan kebutuhan ekonomi serta kebutuhan sandang menjadi masalah penting yang dimasukan dalam program jangka pendek, maka pada tanggal 1 April 1969 pemerintah telah meletakkan landasan dimungkinkannya pembangunan dengan ditetapkan. ...
Repelita tahap I
Pembangunan semesta
Rekontruksi ekonomi
Deregulasi
Intensifikasi
Pemerintah Orde Baru berusaha memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia di segala bidang. Langkah pertama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi adalah. ...
meningkatkan kegiatan eksport.
nasionalisasi perusahaan asing
industrialisasi di bidang pertanian
stabilitas nasional dan rehabilitasi ekonomi
meningkatkan usaha swastanisasi
Kawasan Asia Tenggara di era demokrasi terpimpin diwarnai adanya konflik. Konflik antara Malaysia dengan Indonesia maupun Pilipina. Di era orde baru dilakukan suatu normalisasi dengan terbentuknya ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967. Organisasi yang didasarkan atas deklarasi Bangkok ini memiliki tujuan antara lain …
membendung meluasnya pengaruh ideologi liberal kapitalisme
saling memberi bantuan dalam bentuk peralatan militer
menjalin kerja sama bidang ekonomi, sosial dan budaya
menghadap pengaruh ideologi blok barat maupun blok timur
membentuk kerja sama ekonomi dan pakta pertahanan militer
Di era tahun 60-an rakyat Indonesia sangat menderita, dengan keberhasilan pembangunan maka sedikit demi sedikit kemiskinan rakyat kemiskinan rakyat dapat dientaskan. Atas keberhasilan tersebut rakyat mengangkat Soeharto sebagai …
Bapak Repulik Indonesia
Pelopor Pembangunan
Bapak Ampera
Bapak Revolusi Pembangunan
Bapak Pembangunan
Untuk menghindari multi tafsir terhadap Pancasila maka pemerintah membentuk panitia perumus yang dikenal dengan uraian Pancasila. Hasil rumusannya dikenal dengan Eka Prasetya Panca Karsa dan ditetapkan MPR melalui TAP MPR/MPR/1978 yang dikenal sebagai. …
Pedoman Penghayatan dan pengamalan Pancasila
Pedoman penafsiran dan pengamalan Pancasila
Garis-Garis Besar Haluan Negara
Pedoman rakyat berjiwa Pancasilais
Penghayatan Pancasila rakyat Indonesia
Perhatikan pernyataan di bawah ini !
(1) Menindak tegas segala tindakan yang dianggap bertentangan dengan Pancasila.
(2) Mencekal tokoh-tokoh politik dan aktivis yang dianggap membahayakan.
(3) Membredel surat kabar yang dinggap kritis terhadap pemerintah.
(4) Melakukan pembangunan di segala bidang demi memajukan negara
(5) Memasyarakatkan Pancasila melalui penataran P4
Dari pernyataan di atas, cara-cara yang ditempuh Orde Baru untuk mempertahankan kekuasaannya ditempuh melalui. ...
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(3), (4), dan (5)
Dalam pembangunan ekonomi, pemerintah Orde Baru akhirnya menyimpang dari Pancasila dan pasal 33, UUD 1945 serta menggunakan sistem ekonomi kapitalisme yang sangat tidak adil, karena sejak tahun 1966 – 1998 pelaku ekonomi yang dominan adalah. ...
BUMN menguasai lebih dari 70 persen aset kekayaan negara.
swasta menguasai leih dari 70 persen aset kekayaan negara.
koperasi menguasai lebih dari 70 persen kekayaan negara
koperasi dan BUMN menguasai lebih dari 70 persen aset kekayaan negara.
swasta, koperasi dan BUMN menguasai aset kekayaan yang sama.
Di bidang polltik luar negeri pada masa Orde Baru, kebijakan Indonesia menaruh perhatian khususnya terhadap soal regionalisme, pemerintah Indonesia menyadari pentingnya stabilitas regional akan dapat menjamin keberhasilan rencana pembangunan nasional Indonesia, contoh langkah yang diambil pemerintah Indonesia pada tahun 1988, 1989, 1990 dalam menyelesaikan konflik politik regional di Asia Tenggara adalah....
pemecahahan masalah Kamboja dengan Jakarta Informal Meeting
ikut terlibat dalam penyelesaian masalah perang di Vietnam
beperan aktif dalam penyelesaian masalah konflik politik di Birma
pemecahan masalah konflik di Kamboja melalui Pakta Perdamian Paris
berperan aktif dalam penyelesaian masalah Morro di Philipina
Sistem perekonomian pada jaman orde baru bersifat kapitalistik. Menurut seorang ekonom Jepang Yoshihara Konio corak kapitalisme Indonesia bukan kapitalisme murni, tapi kapitalisme semu. Kapitalisme yang bermain mata dengan kalangan birokrat. Perkembangan kapitalisme yang demikian sangat merugikan negara karena …
konglomerasi memiliki hutang yang banyak
konglomerasi menggantungkan diri pada penguasa
konglomerasi bidang usaha yang tidak menyentuh kepentingan rakyat
pertumbuhan konglomerasi tidak disertai dengan kemampuan berusaha
pertumbuhan konglomerasi yang disertai adanya KKN
Mundurnya Presiden Suharto dari jabatannya sebagai presiden RI, digantikan oleh BJ. Habibie seharusnya dilakukan di gedung MPR dihadapan anggota MPR yang memilihnya, tetapi pada saat itu dilakukan di istana negara. Hal ini disebabkan ... .Mundurnya Presiden Suharto dari jabatannya sebagai presiden RI, digantikan oleh BJ. Habibie seharusnya dilakukan di gedung MPR dihadapan anggota MPR yang memilihnya, tetapi pada saat itu dilakukan di istana negara. Hal ini disebabkan ... .
gedung MPR sedang dikuasai kalangan demonstran
gedung MPR pada saat itu sedang proses perbaikan
jalan raya menuju gedung MPR dipenuhi demonstran
kondisi kesehatan Presiden Suharto kurang memadai
istana negara sarana dan prasarananya lebih lengkap
Sidang MPR pada tanggal 19 Oktober 1999 menolak laporan pertanggungjawaban presiden, B.J Habibie yang disampaikan pada tanggal 16 Oktober 1999, karena. …
tidak mampu lagi mengatasi konflik sosial politik di Indoensia
pidato tentang pertumbuhan ekonomi tidak akurat dan manipulatif
tidak ada partai politik yang mendukung pencalonan Habibie
kinerja kabinetnya tidak mampu melaksanakan tuntutan reformasi
banyaknya demonstrasi mahasiswa yang menentang pencalonan Habibie
Perhatikan pernyataan berikut ini!
(1) Melemahnya mata uang Indonesia terhadap dollar Amerika
(2) Hutang luar negeri Indonesia mencapai 137 milliar dollar Amerika
(3) Sembilan bahan pokok di pasaran semakin menipis
(4) Menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap menurun
(5) Kekuasaan kehakiman ditentukan oleh para eksekutif
Penyebab terjadinya krisis ekonomi pada akhir tahun 1977 adalah ….
(1), (2), dan (3)
(1), (4), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (3), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Sejak tahun 1966 Indonesia memasuki era orde baru. Di bawah Presiden Suharto, walaupun Indonesia menjadi anggota Non Blok, tetapi Indonesia lebih berorientasi kepada negara-negara barat sehingga banyak mendapat dukungan, bantuan, dan investasi modal dari negara barat. Berkat bantuan itu dalam waktu yang tidak lama Indonesia berhasil memulihkan kerusakan perekonomian pada masa sebelumnya dan mencapai kemajuan yang menggembirakan melalui strategi pembangunan, sehingga Indonesia dikenal sebagai anak macan yang sedang tumbuh. Namun gambaran keberhasilan yang tampak mengesankan selama beberapa dekade segera sirna setelah pada pertengahan tahun 1997 diterpa krisis moneter. Krisis moneter tersebut diawali dengan …
penerapan sistem perekonomian menyimpang dari pasal 33 UUD 1945
merosotnya nilai tukar mata uang rupiah dengan dollar Amerika
pedagang luar negeri tidak percaya kepada para importir Indonesia
adanya praktek koropsi, kolusi dan nepotisme dalam pemerintahan
adanya dominasi kalangan intelektual dalam birokrasi pemerintahan
Demonstrasi besar-besaran mahasiswa tidak hanya terjadi di Jakarta. Keluarga besar UGM sekitar 15 ribu orang menolak prakarsa Presiden Suharto untuk melakukan resuffle kabinet. Mereka menuntut Presiden Suharto mundur, menuntut kembalinya ABRI kepada rakyat, menolak segala tindakan kekerasan dalam memperjuangkan reformasi. Hal serupa terjadi di ITB Bandung, IKIP Bandung, UNPAD Bandung, ITS Surabaya, UNAIR Surabaya, IKIP Malang dan lain-lain yang menuntut Presiden Suharto secepatnya. Tuntutan kembalikan ABRI kepada rakyat tersebut mengandung makna...
mendesak ABRI menindas para politikus
menolak ABRI masuk desa
menghapus Dwifungsi ABRI
meminta ABRI menjadi “backing” para pengusaha besar
mendukung ABRI berbisnis antara lain melalui koperasi
Presiden RI, seperti yang tercamtum di dalam UUD 1945 adalah mandataris MPR. Oleh karena itu, ketika Presiden Suharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden RI, seharusnya dilakukan …
di Istana Negara dengan mengundang pejabat Negara
di rumah kediaman Presiden Suharto
di halaman gedung MPR di hadapan para demonstran
di Istana Negara tempat berkantornya Presiden Suharto
di gedung MPR di hadapan anggota MPR yang memilihnya
.Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dibentuk sejumlah institusi hukum yang bertujuan untuk mendukung tercapainya penegakan hukum yang seadil adilnya. Institusi hukum tersebut baik yang berada di ranah yudikatif maupun eksekutif yang langsung berada di bawah pengawasan presiden. Salah satu institusi hukum yang berada pada ranah yudikatif dan membedakan dengan pemerintahan sebelumnya adalah ....
KPK
Komisi Yudisial
Kejaksaan Agung
POLRI
Komnas HAM
Sistem multipartai yang dianut oleh pemerintah saat ini tampaknya akan terus menjadi dilemma yang berkepanjangan. Demokrasi yang dicita-citakan juga harus dipikirkan kembali seperti sistem pemilu yang sekarang perlu dirancang ulang untuk mendorong penyederhanaan partai, memperbaiki sistem rekrutmen kader agar menjadi transparan, sehingga dapat diperoleh anggota legislatif yang dapat bekerja secara maksimal. Dalam negara demokrasi keberadaan partai-partai politik sangat penting, sejauh keberadaanya ....
membangun loyalitas yang kuat terhadap pemimpin partai
mengedepankan kepentingan partai atau golongan
menampung aspirasi dan berjuang bagi kesejahteraan rakyat
membangun aspirasi rakyat untuk membesarkan partai
melakukan tindakan mengkritik kinerja pemerintah
Perhatikan tentang agenda reformasi di bawah ini !
(1) Adili Soeharto dan kroni-kroninya,
(2) Tegakkan supremasi hukum,
(3) Ciptakan pemerintahan yang bersih dari KKN
(4) Laksanakan amandemen UUD 1945,
(5) Hapuskan Dwi Fungsi ABRI,
(6) Pelaksanaan otonomi daerah yang seluas-luasnya,
Terkait dengan agenda reformasi di atas jika kita analisis ada yang belum berhasil dilaksanakan, ada yang masih proses dan terus menerus diperjuangkan, dan ada pula yang telah berhasil dilaksanakan. Berikut ini agenda reformasi yang dianggap telah berhasil dilaksanakan adalah ....
(1), (2), dan (3)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(3), (4), dan (5)
(4), (5), dan (6)
Perbedaan pelaksanaan demokrasi pada masa orde baru dan reformasi antara lain yaitu
A
B
C
D
E
Pada pertengahan tahun 70-an di Timor-Timur perluasan pengaruh Fretilin dan menimbulkan konflik antar partai politik di daerah itu, menimbulkan kecemasan blok barat khususnya Amerika dan Australia. Kedua negara itu kuatir akan meluasnya pengaruh komunis di Asia Tenggara sehingga mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan integrasi terhadap daerah jajahan Portugis itu. Namun setelah runtuhnya komunis internasional justru kedua negara itu yang menekan pemerintah Indonesia untuk melepaskan Timor Timur, dengan alasan …
politik luar negeri Indonesia berseberangan dengan politik Amerika
pemerintah Indonesia banyak melakukan pelanggaran HAM di Timor Timur
munculnya bibit-bibit komunisme yang terdapat wilayah Timor Tomur
pemerintah Indonesia tidak melaksanakan pembangunan di Timor Timur
pemerintah Indonesia banyak melakukan eksploitasi sumber daya alam Timor Timur
Pada masapemerintahan B.J.Habibie sampai tahun 1999 peristiwa besar yang kontroversial dalam kehidupan politik, berbangsa dan bernegara berkaitan dengan keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia adalah….
peristiwa Tragedi Semanggi yang membawa jatuhnya korban mahasiswa dan masyarakat
pemilu yang dilaksanakan secara demokratis jujur dan adil diikuti 48 partai politik
penghapusan program pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
terlepasnya Timor-Timur dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
penghapusan Pancasila sebagai asas tunggal dalam berorganisasi politik dan sosial
Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahied (Gusdur) berhasil memulihkan hak minoritas keturunan Tionghoa untuk menjalankan keyakinan mereka yang beragama Konghucu melalui Keputusan Presiden No. 6 tahun 2000. Atas keberhasilan tersebut, Gusdur oleh etnis Tionghoa dijuluki sebagai ....
Bapak Pembangunan
Tokoh Reformasi
Bapak Revolusi
Bapak Pluralisme
Bapak Partai Islam
