wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Sejarah Kelas XII

Total questions: 107

Worksheet time: 54mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sejarah pemerintahan Indonesia banyak pemberontakan mengancam integrasi bangsa yang dilatarbelakangi oleh berbagai macam konflik, diantaranya konflik ideologi, militer maupun politik. Pemberontakan PKI Madiun adalah salah satu upaya disintegrasi bangsa yang dipimpin oleh Muso, seorang Partai Komunis Indonesia yang membentuk Negara Soviet Indonesia. Pemberontakan ini terjadi pada tahun 1948 merupakan upaya disintegrasi bangsa yang dilatarbelakangi oleh adanya....

a)

konflik militer

b)

konflik ideologi

c)

konflik politik

d)

konflik multietnis

e)

konflik agama

2.

Diawal tahun 1948 PKI bersikap mendukung pemerintah RI, tetapi setelah dikeluarkan Rera 1948, banyak golongan kiri yang terlempar dari pemerintahan, sehingga PKI menjadi partai oposisi dan menggabungkan golongan kiri ke dalam....

a)

Front Rakyat Nasional

b)

Front Rakyat Bersatu

c)

Aliansi Rakyat Nasional

d)

Koalisi Rakyat Nasional

e)

Front Demokrasi Rakyat

3.

Pada tanggal 18 September 1948, Muso memproklamirkan berdirinya Soviet Republik Indonesia, mendapat reaksi keras dari presiden Soekarno, sebab menurut presiden Soekarno, ikut Muso dan PKI-nya akan berdampak pada....

a)

lemahnya semangat persatuan dan kesatuan

b)

bangkrutnya cita-cita Indonesia merdeka

c)

berakhirnya kabinet parlementer di Indonesia

d)

memperkokoh persatuan dalam menghadapi Belanda

e)

RI adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat

4.

Peristiwa PKI Madiun adalah bentuk pengkhianatan terhadap RI di saat harus menghadapi Belanda yang ingin kembali berkuasa di Indonesia, namun hal positif yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah....

a)

golongan kiri selalu berusaha untuk mendirikan Negara yang berhaluan komunis

b)

rakyat bersatu padu untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Indonesia

c)

TKR berpengalaman dalam perang mempertahankan kemerdekaan dan ideologi

d)

memberi kesempatan Belanda untuk melakukan tindakan menjatuhkan RI

e)

meningkatkan kesadaran tentang persatuan dalam mempertahankan kemerdekaan

5.

Gerakan yang dipimpin oleh Sukarji Marijan Kartosuwiryo dan pasukannya memilih untuk tidak mengikuti pasukan Siliwangi yang hijrah ke daerah Republik, karena....

a)

kecewa terhadap isi perjanjian Renville

b)

tidak mendapat dukungan dari rakyat Jawa Barat

c)

ingin mendirikan negara yang berasaskan Islam

d)

tidak bisa kerja sama dengan TKR

e)

mendapat dukungan dari masyarakat Jawa Barat

6.

Sukarji Marijan Kartosuwiryo kecewa terhadap RI karena dianggap lemah Dalam melakukan perundingan dengan Belanda. Sehingga ketika pasukan divisi Siliwangi melakukan hijrah ke wilayah RI, yang dilakukan pasukan S.M. Kartosuwiryo adalah....

a)

tidak ikut hijrah dan mendirikan negara yang berasaskan Islam

b)

melakukan serangkaian teror terhadap pasukan Siliwangi

c)

melakukan intimidasi kepada rakyat yang tidak mendukung

d)

mengikuti dan mencari kelemahan pasukan Siliwangi

e)

memilih bergabung dengan pasukan Belanda untuk mencari bantuan

7.

Pengaruh DI/TII menyebar ke Jawa Tengah, terutama di Tegal dan Brebes dikuasai Amir Fatah dan pasukannya setelah keputusan Kartosuwiryo datang dan mengangkatnya sebagai Panglima TII Jawa Tengah. Namun perlawanan ini tidak lama, hingga di akhir tahun 1951 ia menyerah, karena....

a)

tidak memahami medan pertempuran

b)

kurang mendapat dukungan dari rakyat

c)

kalah dalam hal kelengkapan senjata

d)

tidak lagi bersekutu dengan Kartosuwiryo

e)

Amir Fatah tidak sejalan dengan pasukannya

8.

DI/TII merupakan pemberontakan yang berawal dari Jawa Barat kemudian meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Pemberontakan yang dipimpin Kartosuwiryo ini disebabkan oleh....

a)

tidak mengakomodir pasukannya

b)

bersekutu dengan kekuatan Belanda

c)

menguntungkan perjuangan rakyat RI

d)

kecewa terhadap perundingan Renville

e)

pasukannya tidak diakui pemerintah

9.

Di Kebumen muncul gerakan yang disebut Angkatan Oemat Islam (AOI), selama ini dianggapsebagaiperluasan DI/TII Kartosuwiryo di Jawa Tengah sebelah selatan. Salah satu sebab awal munculnya gerakan yang dipimpin Kyai Romo Pusat ini adalah....

a)

perundingan Renville yang berlanjut munculnya Demarkasi Van Mook

b)

kebijakan Rera pada masa kabinet Hatta 1948 yang dianggap diskriminatif

c)

terjadi sengketa antara batalyon Lemah Lanang melawan Batalyon APRIS

d)

Syeh Mahfuz dingin mendirikan Negara Islam seperti Kartosuwiryo

e)

terdapat perbedaan cara pandang antara pengikut AOI dengan APRIS

10.

Gerakan DI/TII tidak saja terjadi di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia seperti di Aceh, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan. Tujuan gerakan ini adalah untuk memisahkan diri dari NKRI. Tindakan gerakan DI/TII ingin mendirikan negara dalam negara adalah bertentangan dengan....

a)

sistem demokrasi liberal yang ditetapkan negara

b)

sistem pemerintahan yang ada di Indonesia

c)

cita-cita proklamasi dan dasar negara RI

d)

kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi kesatuan

e)

tujuan awal dari pembentukan negara Indonesia

11.

Munculnya gerakan DI/TII Jawa Barat yang kemudian diikuti oleh daerah-daerah lainnya merupakan upaya Kartosuwiryo untuk mencapai tujuannya, yaitu....

a)

membentuk organisasi Islam Indonesia

b)

membentuk negara Islam Indonesia

c)

membuat UUD Islam Indonesia

d)

membentuk kelompok Islam Indonesia

e)

membentuk partai Islam Indonesia

12.

DI/TII yang muncul di Kalimantan disebabkan oleh adanya permasalahan sehingga banyak anggota Angkatan Laut Republik Indonesia Divisi IV harus menduduki posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, karena....

a)

pemerintah pusat melakukan diskriminasi kebijakan terhadap daerah

b)

penataan ketentaraan mulai dilakukan di Kalimantan Selatan oleh pemerintah pusat

c)

ekspidisi pasukan TKR dari Jawa datang di Kalimantan Selatan untuk melucuti senjata

d)

anggota Angkatan Laut Republik Indonesia Divisi IV akan dibubarkan pemerintah pusat

e)

Ibnu Hajar menyusun kekuatan untuk memberontak kepada pemerintah pusat

13.

Semula Kahar Muzakar adalah komandan Komando Grup Sulawesi Selatan yang bermarkas di Yogyakarta, pada saat mempertahankan kemerdekaan. Setelah Konferensi Meja Bundar, ia diperintahkan untuk kembali ke Sulawesi Selatan menyelesaikan masalah Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS). Hal ini kemudian memicu munculnya pemberontakan yang dipimpin Kahar Muzakar, yaitu....

a)

Kahar Muzakar dan KGSS menentang pemerintah pusat

b)

menuntut KGSS menjadi Brigade Hassanudin

c)

pemerintah pusat menghendaki anggota KGSS dibubarkan

d)

reorganisasi KGSS yang ditolak Kahar Muzakar dan anggota KGSS

e)

Kahar Muzakar dituduh mendirikan kekuatan tandingan APRIS

14.

Gerakan DI/TII yang diprakarsai Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo di Jawa Barat menyebar ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan. Gerakan DI/TII juga muncul di Aceh yang disebabkan oleh....

a)

diturunkannya status Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan

b)

kecewa atas hasil perjanjian Renville yang merugikan Indonesia

c)

ditetapkannya wilayah Aceh sebagai Daerah Operasi Militer

d)

penolakan pemerintah atas rencana Aceh untuk memisahkan diri dari NKRI

e)

wakil Aceh yang duduk di kursi kabinet dipecat oleh perdana menteri

15.

Cara-cara yang biasanya digunakan pemerintah pusat untuk memadamkan pergolakan di berbagai daerah ternyata tidak mampu menyelesaikan masalah DI/TII di Aceh, sehingga atas prakarsa Kolonel M. Jasin, masalah DI/TII di Aceh dapat diselesaikan dengan....

a)

operasi militer gabungan

b)

kerukunan masyarakat Aceh

c)

memberi bantuan ekonomi

d)

memberi status otonomi

e)

melokalisir daerah konflik

16.

Kebijakan pemerintah RIS dalam bidang militer membawa konfrontasi dalam negeri yaitu tanggal 5 April 1950 yang terjadi di Sulawesi Selatan dan dipimpin Andi Aziz. Adapun sebab khusus pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan tersebut adalah...

a)

rasa tidak puas terhadap keputusan pemerintah RI

b)

keinginan untuk mendirikan negara sendiri

c)

keingginan menggantikan pasukan TNI dengan KNIL

d)

menolak masuknya pasukan APRIS-TNI ke Sulawesi Selatan

e)

keingginan untuk tetap mempertahankan negara federal

17.

Munculnya gerakan APRI di Jawa Barat dan Andi Aziz di Sulawesi Selatan memiliki hubungannya yang erat. Kedua-duanya memiliki keterkaitan dengan kolonial Belanda. Munculnya kedua gerakan tersebut bertujuan...

a)

A. menuntut penggabungan negara federal ke NKRI

b)

B. sama-sama menuntut kedatangan pasukan TNI ke daerahnya

c)

C. mempertahankan tetap tegaknya negara federal di Indonesia

d)

D. mempertahankan kerjasama antara TNI dan KNIL dalam APRIS

e)

E. menuntut agar TNI dijadikan sebagai tulang punggung di negara federal

18.

Kekhawatiran DR. Soumokil terhadap perubahan dari RIS ke NKRI, sehingga dia mengumumkan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS), bukan tanpa alasan. Bisa jadi DR. Soumokil takut kehilangan jabatan apabila Indonesia kembali ke NKRI, sebab dia adalah....

a)

A. Presiden pada Negara Indonesia Timur (NIT)

b)

B. Jaksa Agung pada Negara Indonesia Timur

c)

C. Presiden pada Negara Maluku Selatan

d)

D. Jaksa Agung pada Negara Maluku

e)

E. Hakim agung pada Negara Indonesia Timur

19.

Setelah gagalnya pemberontakan Andi Aziz di Sulawesi Selatan, muncul pemberontakan lagi di Maluku Selatan yang dikenal dengan RMS. Pemberontakan yang dipimpin Dr. Soumokil bertujuan....

a)

A. mendukung gerakan Kartosuwiryo

b)

B. ingin mempertahankan negara federal

c)

C. mendirikan negara sendiri lepas dari RI

d)

D. melanjutkan gerakan DI/TII Kartosuwiryo

e)

E. menentang pasukan APRIS dari unsur TNI

20.

Jika kita amati atas munculnya berbagai gangguan keamanan, baik yang berupa pergolakan maupun pemberontakan, maka akan nampak bahwa Belanda selalu berusaha keras untuk tetap berkuasa di Indonesia. Hal ini akan nampak pada kasus....

a)

A. PKI Madiun, APRA, dan Andi Aziz

b)

B. APRA, Andi Aziz dan RMS

c)

C. Andi Aziz, RMS dan PRRI Permesta

d)

D. PKI Madiun, RMS dan PRRI, Permesta

e)

E. Andi Aziz, RMS dan G30S PKI

21.

Perhatikan pernyataan berikut: (1) hubungan tidak harmonis pemerintah pusat dengan pemerintah daerah (2) adanya tuntutan tentang otonomi daerah (3) perimbangan keuangan pusat dengan daerah. Dari pernyataan di atas merupakan penyebab langsung terjadinya pemberontakan....

a)

A. RMS

b)

B. DI/TII

c)

C. APRA

d)

D. PRRI/PERMESTA

e)

E. Andi Aziz

22.

Gerakan separatisme PRRI-Permesta diawali dengan pembentukan dewan-dewan daerah yang dipimpin para perwira militer. Munculnya gerakan separatisme ini disebabkan....

a)

A. menolak gerakan anti konsepsi presiden

b)

B. tidak puas atas kinerja badan konstituante

c)

C. kurangnya rasa persatuan di kalangan pejabat

d)

D. kesenjangan ekonomi antara daerah dan pusat

e)

E. menuntut presiden segera mengeluarkan dekrit

23.

Munculnya PRRI, Permesta bermula dari adanya persoalan yang ada di dalam tubuh Angkatan Darat, berupa kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi, tokoh PRRI, Permesta mengadakan gerakan yang ternyata baru dapat dicapai pada masa Reformasi, yaitu....

a)

A. Pemerintahan yang transparan

b)

B. Otonomi Daerah

c)

C. Persamaan di bidang hukum

d)

D. Bubarkan Dwi Fungsi ABRI

e)

E. Revolusi mental

24.

Tuntutan pihak PRRI, Permesta semakin berkembang dan mulai memberikan ancaman kepada pemerintah pusat, yang saat itu sedang melakukan penataan bidang ekonomi dan politik, sebab menurut penilaian PRRI, permesta terhadap pemerintah pusat adalah....

a)

A. Pembagian dana alokasi pembangunan pusat dan daerah dianggap tidak adil

b)

B. Pembangunan yang dilakukan pemerintah dianggap Jakarta sentris

c)

C. Adanya diskriminasi antara tentara pusat dan tentara daerah

d)

D. Hanya mengutamakan permasalahan politik, dibanding ekonomi

e)

E. Kurang memperhatikan hal-hal yang dibutuhkan pemerintah daerah

25.

Pihak PRRI menolak jika disebut sebagai gerakan separatis, sebab masih menggunakan nama Indonesia. Gerakan ini memberi peringatan kepada pemerintah pusat yang selalu mengalami konflik-konflik politik sehingga pembangunan di pusat dan daerah menjadi tidak seimbang. Banyak tokoh-tokoh politik yang berada di pihak PRRI, antara lain M. Natsir, Burhanuddin Harahap, Syafrudin Prawiranegara, Mr. Asaat, dll. Sementara pemerintah pusat menuding bahwa PRRI adalah gerakan separatis dengan alasan....

a)

beberapa panglima daerah militer di Sumatera dan Sulawesi berani menentang pemerintah pusat.

b)

pemerintah daerah di Sumatera dan Sulawesi tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah pusat

c)

muncul rasa sentimen pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat sebab tidak mendengarkan aspirasi daerah.

d)

bantuan militer terbesar Amerika Serikat setelah Perang dunia II diberikan kepada PRRI

e)

beberapa pemimpin di daerah Sumatera dan Sulawesi telah dihasut PKI untuk memberontak kepada pemerintah pusat.

26.

Kebijakan pemerintah yang tidak tegas terhadap PKI yang melakukan pemberontakan tahun 1948 menyebabkan PKI dapat menjadi partai besar. Salah satu faktornya yang turut mendorong keberhasilan PKI menjadi organisasi besar di Indonesia adalah...

a)

keberadaan pemimpin PKI yang kharismatik

b)

keberhasilan PKI dalam menyampaikan visi misinya

c)

propaganda-propaganda PKI yang sangat menarik

d)

PKI berhasil masuk ke seluruh sektor pemerintahan

e)

PKI mempunyai kekuatan militer yang sangat besar

27.

Upaya mengambil alih tanah-tanah milik pihak-pihak mapan (orang kaya) di desa dengan cara paksa yang dilakukan oleh PKI dikenal dengan...

a)

barisan tani Indonesia

b)

gerakan aksi sepihak

c)

gerakan radikalisme PKI

d)

aksi biro khusus PKI

e)

gerakan Dokumen Gilchrist

28.

Menjelang munculnya Gerakan 30 September 1965 suhu politik di Indonesia memanas, PKI menyebarkan fitnah bahwa pimpinan TNI-AD membentuk Dewan Jendral. Untuk mengimbangi kekuatan TNI-AD itu, kemudian PKI membentuk...

a)

Kesatuan Revolusi

b)

Angkatan ke-5

c)

Dewan Revolusi

d)

Dewan Militer

e)

Polit Biro Khusus

29.

Salah satu persiapan PKI untuk melakukan kudeta adalah dengan menyebarkan fitnah keji yaitu tentang adanya Dewan Jenderal. Tujuan utama PKI menyebarkan isu ini adalah...

a)

mendesak presiden agar mengganti pimpinan AD

b)

mendesak presiden untuk mengambil alih pimpinan AD

c)

memperluas alasan pembentukan angkatan kelima

d)

persiapan untuk mengadakan Gerakan 30 September 1965

e)

menyingkirkan AD dari persaingan untuk memperoleh pengaruh politik

30.

Puncak argensi PKI tahun 1965 adalah melakukan kudeta terhadap pemerintah RI. Gerakan Partai Komunis Indonesia tersebut mempunyai tujuan utama adalah...

a)

mengganti dasar negara Pancasila

b)

menghancurkan kekuatan lawan-lawan politiknya

c)

mengacaukan kekuatan lawan dari dalam

d)

menyempurnakan negara Indonesia

e)

mengkomuniskan Indonesia

31.

Menjelang munculnya Gerakan 30 September 1965 suhu politik di Indonesia memanas, PKI menyebarkan fitnah bahwa pimpinan TNI-AD membentuk Dewan Jendral. Untuk mengimbangi kekuatan TNI-AD itu, kemudian PKI membentuk...

a)

Polit Biro Khusus

b)

Kesatuan Revolusi

c)

Angkatan ke-5

d)

Dewan Revolusi

e)

Dewan Militer

32.

Sejak PKI menjadi salah satu partai pemenang pemilu, terus berjuang untuk menyingkirkan lawan politiknya dan mampu mendekatkan diri kepada presiden. Dominasi PKI mampu mengubah politik luar negeri Indonesia dari bebas aktif menjadi politik konfrontasi dalam rangka....

a)

menentang dominasi Amerika di Asia Tenggara

b)

mendukung perjuangan komunis China

c)

membentuk poros Jakarta-Peking

d)

membentuk imperium di Asia Tenggara

e)

menentang pembentukan Federasi Malaysia

33.

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

(1) Masalah Irian Barat

(2) Mencari bantuan luar negeri

(3) Penataan aparatur negara

(4) Pemulihan keamanan

(5) Kerjasama luar negeri

Pada tahun 1950–1959, Indonesia memasuki masa Demokrasi Parlementer, M. Natsir adalah Perdana Menteri pertama pada masa itu, dengan mengemban tugas menyelesaikan masalah yang ditunjukkan dengan angka....

a)

(1),(2) dan (3)

b)

(1),(3) dan (4)

c)

(1),(3), dan (5)

d)

(2),(3), dan (4)

e)

(3),(4), dan (5)

34.

Pada masa pemerintahan Perdana Menteri Moh. Natsir, dicetuskan pembangunan ekonomi gerakan Benteng yang digagas oleh Prof. DR. Soemitro Djojohadikoesoemo. Menurut sang perdana menteri, pada intinya pembangunan ekonomi bangsa Indonesia adalah....

a)

dari ekonomi kolonial menuju ekonomi nasional

b)

pembangunan ekonomi rakyat semesta

c)

kemitraan dengan bangsa asing di Indonesia

d)

seperti yang diamanatkan pada pembukaan UUD 1945

e)

berdasarkan kepada kepribadian bangsa

35.

Melalui pembangunan ekonomi Gerakan Benteng yang digagas oleh menteri Ekonomi masa kabinet Natsir, yaitu Prof. DR. Soemitro Djojohadikoesoemo antara lain dengan cara mengadakan pelatihan dan pemberian bantuan modal dengan harapan....

a)

Indonesia berkembang menjadi negara Industri

b)

muncul pengusaha pribumi berskala nasional dan internasional

c)

mampu bersaing dalam perdagangan regional dan Internasional

d)

dapat melakukan percepatan pembangunan di segala bidang

e)

segera menguasai teknologi dan menejemen dalam perdagangan

36.

Kabinet M. Natsir memulai pemerintahan sejak 6 September 1950 dan beberapa bulan kemudian yaitu pada 21 Maret 1951, pemerintahan M. Natsir berakhir karena....

a)

tidak mampu memulihkan keamanan

b)

tidak dapat melakukan penataan aparatur

c)

tidak mampu menyelesaikan masalah Irian Barat

d)

tidak mampu mencari bantuan luar negeri

e)

mendapat mosi dari kelompok oposisi

37.

Kabinet Sukiman Wiryosanjoyo merupakan kabinet kedua di era demokrasi liberal. Kabinet ini didukung dua partai besar (Masyumi dan PNI) tetapi tidak berumur panjang. Hal ini disebabkan....

a)

membawa politik luar negeri Indonesia pro Uni Soviet

b)

menolak bantuan ekonomi militer dari Amerika Serikat

c)

membawa politik luar negeri Indonesia pro Amerika

d)

adanya kebijakan pemerintah keluar dari PBB

e)

Masyumi memboikot anggotanya yang duduk di kabinet

38.

Pemilu pertama 1955 dilaksanakan pada tahun 1955 yang diikuti banyak partai politik maupun perorangan. Pemilu 1955 dilaksanakan dua tahap. Pada tahap pertama untuk memilih anggota....

a)

DPD

b)

Parlemen

c)

MPR

d)

Konstituante

e)

Presiden-Wapres

39.

Melihat konstituante yang hanya dijadikan sebagai ajang perdebatan dan pertentangan yang tanpa memperoleh hasil sesuai yang diamanatkan, maka Presiden Sukarno menyampaikan gagasan-gagasan di hadapan sidang konstituante. Gagasan yang disampaikan Presiden Sukarno tersebut yang dikenal dengan konsep presiden antara lain berisi....

a)

instruksi untuk memberlakukan UUD 1945

b)

untuk menyederhanakan partai-partai politik

c)

ajakan untuk membentuk kabinet “empat kaki”

d)

strategi untuk mempermudah menyusun UUD

e)

cara memperkuat pelaksanaan demokrasi liberal

40.

Pemerintahan parlementer yang dikendalikan oleh partai politik menjadikan kondisi politik tidak stabil mendorong Presiden Sukarno pada akhir demokrasi liberal menunjuk Juanda untuk membentuk kabinet nonpartai. Kabinet yang dikenal dengan zakencabinet ini anggota-anggotanya terdiri atas....

a)

perwakilan partai politik pemenang pemilu

b)

orang-orang profesional yang ahli di bidangnya

c)

hasil perimbangan kekuatan politik di parlemen

d)

tokoh-tokoh dari perwakilan seluruh partai politik

e)

golongan profesional dari berbagai partai politik

41.

Selama 9 tahun terjadi 7 kali pergantian kabinet. Hal ini membuktikan bahwa demokrasi liberal...

a)

belum waktunya untuk diterapkan

b)

presiden memiliki kekuasaan politik

c)

tidak terjadi pergantian presiden

d)

tidak cocok diterapkan di Indonesia

e)

sarat dengan konflik antar partai

42.

Program ekonomi lain yang dilakukan oleh pemerintah pada masa Demokrasi liberal adalah sistem ekonomi Ali Baba. Di mana kata Ali dipresentasikan sebagai pengusaha pribumi, sedangkan Baba adalah pengusaha asing. Program ini merancang pemberian kredit dan lisensi kepada pengusaha pribumi agar dapat bersaing dengan pengusaha non-pribumi. Namun dalam pelaksanaannya mengalami kegagalan, hal ini disebabkan oleh...

a)

pengusaha pribumi hanya dimanfaatkan pengusaha Cina untuk mendapatkan bantuan

b)

mentalitas pengusaha pribumi yang rendah dan selalu berlaku konsumtif

c)

pengusaha pribumi setelah mendapatkan bantuan selalu bertindak memperkaya diri

d)

keinginan pengusaha pribumi untuk mendapatkan keuntungan secara cepat dan besar

e)

bantuan kredit yang diberikan oleh pemerintah dimanfaatkan untuk menikmati kehidupan yang mewah

43.

Pelaksanaan demokrasi liberal dari tahun 1950-1959 dengan sistem pemerintahan parlementer yang multipartai terbukti tidak membawa kebaikan bagi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dapat dilihat...

a)

kabinet berumur pendek dan tidak sempat menjalankan programnya

b)

pemerintah tidak dapat mengendalikan pertumbuhan partai-partai politik

c)

dilaksanakannya Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekwen

d)

Indonesia menjadi bagian dari Uni Indonesia-Belanda, Belanda sebagai ketua

e)

Soekarno-Hatta menjadi pasangan presiden dan wakil presiden sejak 1945

44.

Pada masa kabinet Soekiman, pembangunan ekonomi Indonesia pernah mendapat bantuan langsung dari pihak asing melalui Mutual Security Act, tetapi bantuan ini dimanfaatkan lawan politiknya untuk menjatuhkan kabinet Soekiman dengan tuduhan...

a)

menjalankan politik tebang pilih

b)

menyeret Indonesia ke blok kiri

c)

membentuk persekutuan militer dengan China

d)

perekonomian Indonesia mengalami kemunduran

e)

menyeret Indonesia berpihak pada blok Barat

45.

Pemilu pertama 1955 berlangsung 2 (dua) tahap, yaitu tahap pertama pada tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua pada tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante. Badan yang anggotanya direkrut dari pemilu tahap kedua ini bertugas...

a)

membantu pekerjaan presiden bidang administrasi

b)

membuat UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950

c)

melakukan diplomasi dengan luar negeri

d)

merancang strategi keamanan negara

e)

sebagai Dewan Perancang Ekonomi Nasional

46.

Pada masa liberal, kekuasaan eksekutif dipegang oleh Perdana Menteri. Sebenarnya kehidupan bernegara pada masa ini adalah menyimpang dari Undang-Undang Dasar 1945. Pada masa ini terjadi jatuh bangun kabinet, namun pada masa ini banyak hal-hal penting berhasil dicapai oleh bangsa Indonesia, misalnya pada masa kabinet Burhanudin Harahap, pemerintah berhasil...

a)

merebut Irian Barat

b)

menentukan batas wilayah RI

c)

menyelenggarakan pemilu

d)

menyelenggarakan KMB

e)

menyelenggarakan KAA

47.

Pemilu 1955 merupakan pemilu pertama di Indonesia. Pemilu ini diikuti oleh 25 lebih konstan baik partai politik maupun perorangan. Pelaksanaan pemilu tersebut merupakan keberhasilan bangsa Indonesia dalam melaksanakan hajat besar pesta demokrasi yang pelaksanaannya dapat berlangsung secara luber dan jurdil sehingga pemilu menjadi acuan untuk pemilu-pemilu berikutnya. Dalam pemilu tersebut muncul empat partai besar yaitu...

a)

PPPRI, GERINDA, Persatuan Daya, dan PIR

b)

PSII, PARKINDO, PERTI, dan Murba

c)

Partai Katolik, PSI, PPTI, dan IPKI

d)

AKUI, ACOMA, PERMAI, dan BAPERKI

e)

PNI, Masyumi, NU, dan PKI

48.

Deklarasi Djuanda adalah upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami bangsa Indonesia sejak merdeka dan mutlak secara hukum internasional, serta harus diakui dunia internasional, sebab deklarasi ini telah berhasil menyelesaikan permasalahan yang dialami bangsa Indonesia sejak merdeka dan mutlak secara hukum internasional, serta harus diakui dunia internasional, sebab deklarasi ini telah berhasil menyelesaikan....

a)

sengketa dengan Malaysia

b)

sengketa dengan Philipina

c)

batas wilayah Indonesia

d)

hukum laut internasional

e)

sengketa dalam negeri

49.

Dalam usaha untuk menyelamatkan bangsa dan negara dari jurang kehancuran, Presiden Sukarno pada hari minggu tanggal 5 Juli 1959, dalam suatu acara resmi di Istana Merdeka, mengeluarkan sebuah dekrit yang dikenal Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Keluarnya dekrit ini antaralain disebabkan...

a)

Masyumi, NU dan PSII menilai badan konstituante tidak berfungsi

b)

keinginan presiden untuk tampil menjadi kepala pemerintahan

c)

kegagalan badan konstituante menyusun Undang-Undang Dasar

d)

penolakan PNI dan PKI terhadap pelaksanaan konsepsi presiden

e)

rakyat Indonesia telah jenuh dengan pelaksanaan demokrasi liberal

50.

Perhatikan pernyataan-pernyataan dibawah ini!

(1)Bubarkan PKI dan ormas-ormasnya

(2)Pembubaran Konstituante

(3)Berlakunya kembali UUD 1945

(4)Pembentukan MPRS dan DPAS

(5)Bersihkan kabinet dari unsur PKI

(6)Turunkan harga kebutuhan pokok

Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 pada pernyataan diatas ditunjukkan dengan nomor....

a)

(1),(2),dan(3)

b)

(2),(3),dan(4)

c)

(2),(4),dan(6)

d)

(3),(4),dan(5)

e)

(4),(5),dan(6)

51.

Pada tanggal 5 Juli 1959 presiden Soekarno mengeluarkan dekrit, dekrit merupakan suatu keputusan pemerintah dengan dasar kekuasaan penuh. Mahkamah Agung mengeluarkan pernyataan pada tanggal 11 Juli 1959 bahwa dasar hukum Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah....

a)

Dasar negara Pancasila, sila ke-4

b)

Maklumat Pemerintah 16 Oktober 1945

c)

Maklumat Pemerintah 14 Nopember 1945

d)

Pembukaan UUD 1945, alenia ke-4

e)

Staatsnoodrechti/hukum negara darurat

52.

Pada masa demorasi terpimpin, dominasi presiden semakin dalam kehidupan politik semakin nampak dominan dan tidak sesuai dengan UUD 1945 yang baru saja dijadikan landasan konstitusional sejak 5 Juli 1959, misalnya dalam proses pembentukan MPRS dan DPAS adalah....

a)

melalui pemilihan umum

b)

ditunjuk dari wakil-wakil partai

c)

melalui pertimbangan DPR

d)

dipilih langung oleh rakyat

e)

ditunjuk langsung oleh presiden

53.

Lembaga DPR yang dibentuk berdasarkan Pemilu 1955 tahap I ini turut mendukung rencana pemerintah mengeluarkan dekrit presiden namun ketika pelaksanaan demokrasi terpimpin lembaga ini dibubarkan oleh pemerintah, karena...

a)

lembaga tersebut sering mencampuri urusan politik luar negeri

b)

lembaga tersebut menolak RAPBN yang diajukan pemerintah

c)

tidak lagi membawa aspirasi rakyat yang sedang berkembang

d)

banyak partai politik yang tidak mendukung keberadaan DPR

e)

terlalu ketat dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintah

54.

Pada masa awal demokrasi terpimpin Presiden Sukarno mengajukan RAPBN kepada parlemen, tetapi ditolaknya. Menghadapi hal tersebut, langkah yang dilakukan Presiden Sukarno adalah....

a)

merevisi RAPBN tersebut

b)

menyusun RAPBN baru

c)

menambah anggota parlemen

d)

membubarkan parlemen

e)

menggunakan RAPBN sebelumnya

55.

Untuk dapat mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI, pemerintah Indonesia melakukan berbagai cara yaitu dengan diplomasi, konfrontasi ekonomi dan konfrontasi senjata. Berikut ini merupakan contoh konfrontasi ekonomi yang dilakukan Indonesia tehadap Belanda dalam rangka pengembalian Irian Barat

a)

menutup kedutaan RI di Belanda 17 Agustus 1960

b)

membatalkan semua kesepakatan dalam KMB setelah pemilu 1955

c)

menggalang dukungan internasional melalui KAA I di Bandung 1955

d)

meresmikan pembentukan propinsi Irian Barat 17 Agustus 1956

e)

menasionalisasi semua perusahaan milik Belanda di Indonesia tahun 1958

56.

Melalui Tri Komando Rakyat yang dikumandangkan presiden Soekarno, bangsa Indonesia telah berhasil meraih kembali wilayah yang dipertahankan Belanda sejak KMB dan selalu menjadi agenda penting di masa-masa liberal, yaitu Indonesia berhasil. …

a)

memasukan Timor Timur ke wilayah RI

b)

membagi Indonesia menjadi 27 propinsi

c)

merebut kembali wilayah Irian Barat

d)

menyatukan Papua Barat dengan Papua Timur

e)

menggagalkan pembentukan federasi Malaysia

57.

Dengan dikeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, maka berakhirlah masa demokrasi liberal, dan memasuki demokrasi yang baru yang dikenal yaitu

a)

Demokrasi liberal

b)

Demokrasi sosial

c)

Demokrsai Terpimpin

d)

Demokrasi Pancasila

e)

Demokrasi Campuran

58.

Haluan politik luar negeri Indonesia berdasarkan UUD 1945 adalah bebas aktif. Namun, pada masa demokrasi terpimpin politik luar negeri Indonesia tidak bersifat bebas dan aktif lagi melainkan cenderung berpihak pada blok timur. Hal ini terlihat dari kebijakan pemerintah tentang ...

a)

politik poros Jakarta-Phnom Penh-Peking

b)

menerapkan konsep “Nasakom” dalam pemerintahan

c)

mengirim Pasukan Garuda sebagai pasukan perdamaian PBB

d)

memilih dan menggangkat ketua dan wakil-wakil ketua MPRS

e)

kerjasama dengan Australia mengenai perbatasan Papua Nugini

59.

Sejak PKI menjadi salah satu partai pemenang pemilu, terus berjuang untuk menyingkirkan lawan politiknya dan mampu mendekatkan diri kepada presiden. Dominasi PKI mampu mengubah politik luar negeri Indonesia dari bebas aktif menjadi politik konfrontasi dalam rangka. …

a)

menentang dominasi Amerika di Asia Tenggara

b)

menentang pembentukan Federasi Malaysia

c)

mendukung perjuangan komunis China

d)

membentuk poros Jakarta-Peking

e)

membentuk imperium di Asia Tenggara

60.

Adanya perbedaan penafsiran terhadap pengertian terpimpin pada masa Demokrasi Terpimpin menimbulkan penyelewengan di bidang politik. Dewan Perwakilan rakyat (DPR) hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan tanggal 5 Maret 1960 oleh presiden dan diganti dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPRGR). Karena bukan hasil pemilu maka semua anggota DPRGR ditunjuk oleh presiden. Yang menjadi alasan dibubarkanya DPR hasil pemilu 1955 adalah ....

a)

DPR menolak RAPBN tahun 1960 yang diajukan pemerintah

b)

DPR tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik

c)

adanya pertentangan antara DPR dan pemerintah

d)

adanya perbedaan pendapat tentang pelaksanaan terpimpin

e)

DPR ikut campur tangan dalam pengambilan keputusan pemerintah

61.

Pada awal tahun 1965 kondisi politik dalam negeri memanas karena terjadinya persaingan politik antara PKI dan TNI-AD. Demikian pula politik luar negeri mengalami permasalahan sebagai akibat dari politik luar negeri yang konfrontatif. Hal ini tampak dari kebijakan pemerintah pada tanggal 7 Januari 1965 Presiden Soekarno “mengkomandokan” Indonesia keluar dari anggota PBB, hal ini disebabkan ....

a)

PBB tidak kunjung dapat menyelesaikan permasalahan Terusan Suez

b)

Indonesia tidak lagi diperbolehkan mengirim Pasukan Garuda

c)

tidak setuju Malaysia dimasukkan menjadi anggota tidak tetap DK PBB

d)

Indonesia tidak diijinkan lagi memiliki perwakilan di PBB

e)

Indonesia menjadi salah satu negara pemrakarsa berdidirinya Gerakan Non-Blok

62.

Salah satu penyimpangan pelaksanaan demokrasi terpimpin terhadap UUD 1945 terkait dengan jabatan presiden yaitu ... .

a)

presiden dipilih dan ditetapkan MPRS

b)

jabatan presiden maksimal dua periode

c)

jika presiden berhalangan digantikan wapres

d)

presiden dipilih melalui proses pemilu

e)

pengangkatan presiden seumur hidup

63.

Penerapan konsep Nasakom yang disampaikan Presiden Soekarno dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa demokrasi terpimpin sangat menguntungkan PKI. Dengan konsep Nasakom ini berpengaruh bagi PKI sehingga memiliki ruang gerak untuk mengembangkan pengaruhnya dan memiliki legalitas dalam percaturan perpolitikan di Indonesia. Penerapan konsep Nasakom ini menurut pemikiran Sukarno untuk tiga ideologi untuk bersama-sama melanjutkan revolusi (pembangunan) Indonesia. Ketiga ideologi tersebut meliputi ....

a)

demokrasi, facis dan sosialis

b)

liberalis, sosialis dan komunis

c)

nasionalis, agama dan komunis

d)

marxis, sosialis dan liberalis

e)

nasionalis, sosialis dan komunis

64.

Partai komunis di mana saja, selalu mempunyai garis politik yang sama, yaitu mencipakan “Diktator Proletar” yang membentuk pemerintahan dengan mengatasnamakan rakyat, yang hanya dapat dilakukan dengan jalan. …

a)

mengambil alih kekuasaan yang sah

b)

melakukan perubahan dengan cepat

c)

perubahan dengan cara bertahap

d)

bekerja sama dengan pemerintah yang sah

e)

menjadi anggota parlemen

65.

Sebelum terjadi Peristiwa G 30 S/PKI, sekelompok pemuda rakyat melakukan penggerebekan di sebuah Villa di puncak yang dihuni oleh Gilchrist, seorang Duta Besar Inggris untuk Indonesia. Dalam penggrebekan ini ditemukan sebuah dokumen yang antara lain berupa sebuah surat yang ditujukan kepada William Palmer (Bill Palmer) seorang duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. Surat tersebut kemudian dikenal dokumen Gilchrist ini kemudian dihembuskan isu tentang .…

a)

susunan kepengurusan PKI

b)

akan dilakukannya pemberontakan PKI

c)

pembentukan Dewan Jenderal

d)

pembentukan Dewan Nasional

e)

pembentukan Dewan Revolusi

66.

Satu-satunya kekuatan sosial politik yang dapat menghalangi usaha PKI untuk meniadakan negara RI dan menghapus ideologi Pancasila adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI). Untuk mengimbangi kekuatan TNI, PKI menyarankan kepada Presiden Soekarno untuk ....

a)

membentuk Angkatan ke-5 yang terdiri atas kaum buruh dan petan

b)

mengangkat semua anggota PKI sebagai anggota TN

c)

mengijinkan biro-biro khusus PKI menjadi bagian dalam pemerintahan

d)

membubarkan partai Masyumi dan Murba

e)

membentuk Barisan Pendukung Soekarno (BPS)

67.

Pada tanggal 30 September 1965 PKI melancarkan aksi penangkapan dan pembunuhan terhadap para perwira tinggi TNI-AD. Para perwira tinggi yang gugur dalam tragedi kemanusisaan tersebut mendapat penghormatan gelar sebagai ....

a)

Pahlawan Kemerdekaan

b)

Pahlawan Ampera

c)

Pahlawan Reformasi

d)

Pahlawan Nasional

e)

Pahlawan Revolusi

68.

Kondisi perekonomian Indonesia pada masa demokrasi terpimpin semakin lama semakin memburuk meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Pada masa itu anggaran belanja negara terus meningkat tanpa diimbangi dengan pendapatan negara yang memadai. Hal ini disebabkan antara lain adalah ...

a)

pembangunan Monas dan komplek Senayan

b)

memberi bantuan kepada negara-negara NEFO

c)

pemberian gaji kepada aparat negara yang tinggi

d)

pembangunan sarana dan prasarana masyarakat

e)

membeli peralatan militer dan berbagai senjata

69.

Arah politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi terpimpin terjadi penyimpangan. Penyimpangan tersebut dari politik luar negeri bebas aktif menjadi condong pada salah satu poros. Pada waktu itu diberlakukan politik konfrontasi yang diarahkan pada negara-negara kapitalis. Peristiwa pembakaran kedutaan dan rumah diplomat Inggris di Jakarta serta pemutusan hubungan diplomatik Indonesia Inggris pada bulan September 1963 berhubungan dengan ....

a)

dukungan Inggris dan Malaysia bagi pelaksanaan jajak pendapat di Sabah dan Sarawak

b)

penolakan Indonesia terhadap penyatuan Singapura dan Malaysia Semenanjung dalam federasi

c)

penolakan Singapura dan Inggris untuk menyerahkan Sabah, Serawak, dan Brunei kepada Indonesia

d)

pengumuman akan dibentuknya Malaysia sebelum hasil jajak pendapat di Sabah dan Sarawak dikeluarkan

e)

pembubaran Maphilindo ( Malaya, Fhilipina, dan Indonesia ) adalah konfederasi nonpolitik yang diusukan untuk ketiga negara

70.

Indonesia menentang pembentukan ferderasi Malaysia, karena dianggap sebagai proyek Inggris (Nekolim) yang mengancam kedudukan Indonesia di Asia Tenggara. Hal ini merupakan awal terjadinya konflik antara Indonesia – Malaysia. Konflik itu kemudian berlanjut menjadi konfrontasi karena ....

a)

Malaysia menggabungkan Bunei, Sabah dan Sarawak kedalam wilayahnya

b)

kaum demonstran di Kualalumpur merobek-robek foto Bung Karno

c)

Malaysia diterima sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB

d)

kapal-kapal dagang Indonesia ditahan kaum demontran di malaysia

e)

Malaysia memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia

71.

Konflik Indonesia Malaysia tidak berlangsung lama, karena ada momentum yang dapat mengakhiri normalisasi Indonesia – Malaysia, yaitu ...

a)

Malaysia melepaskan wilayah yang dikuasainya yang seharusnya milik Indonesia

b)

terjadi kudeta di Malaysia oleh kelompok pro Indonesia terutama di Serawak dan Sabah

c)

tuntutan rakyat Indonesia untuk segera menghentikan konfrontasi dengan Malaysia

d)

adanya peralihan kekuasaan di Indonesia yang menghendaki perdamaian di Asia tenggara

e)

Indonesia yang didukung Uni Soviet berhasil menekan Malaysia untuk mundur dari Kalimantan Utara

72.

Pasca Gerakan 30 September 1965 muncul gelombang demonstrasi secara besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat. Gerakan ini dimotori kalangan mahasiswa, dan gerakan ini menyatakan diri sebagai parlemen jalanan. Adapun tuntutan yang diajukan kepada pemerintah adalah …

a)

melaksanakan perubahan secara total anggota kabinet seratus menteri

b)

memiliki sikap tegas dan segera membubarkan PKI dan ormas-ormasnya

c)

melakukan rekonsiliasi dari berbagai kekuatan politik yang ada di Indonesia

d)

segera mengisi posisi jabatan yang kosong di TNI- AD akibat G/30/S/PKI

e)

mengalihkan orientasi pembangunan politik ke pembangunan ekonomi

73.

Kurun waktu pemerintahan Sukarno mulai tahun 1959 – 1965 merupakan masa demokrasi terpimpin. Setelah itu Suharto tampil dalam panggung politik sebagai akibat dari adanya Gerakan 30 September 1965. Pada saat pemerintahan Suharto menyebut masanya sebagai Orde Baru, dan masa pemerintahan Sukarno pada masa demokrasi terpimpin disebutnya Orde Lama. Kemudian sebutan itu secara umum meluas tertuju kepada seluruh era kepemimpinan presiden Sukarno. Demikian pula setelah tumbangnya Orde Baru lahirlah Orde Reformasi. Masing-masing orde tentu saja memiliki karakteristik tersendiri. Berikut ini yang merupakan tanda atau tonggak sejarah lahirnya pemerintahan Orde Baru adalah…

a)

keberhasilan pemerintahan me-mahmilub-kan tokoh-tokoh PKI

b)

keberhasilan penumpasan terhadap Gerakan 30 September 1965

c)

keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret 1966

d)

tampilnya front pancasila mengusung tuntutan Tritura

e)

tampilnya Suharto menjadi presiden republik Indonesia

74.

Demokrasi Terpimpin yang berlangsung selama 6 tahun pada akhirnya jatuh. Periode tersebut dikemudian hari dikenal dengan orde lama ini, pada tahun 1966 digantikan dengan orde baru yang berkuasa di Indonesia. Tampilnya orde baru ini disebabkan …

a)

runtuhnya sistem ekonomi desentralisasi yang hanya dimopoli kalangan birokrat

b)

tidak meratanya pembangunan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin

c)

adanya pertentangan tiga kekuatan politik antara PKI, Sukarno dan TNI - AD

d)

penyelewengan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

e)

adanya intervensi lembaga legislatif ke dalam lembaga ekskutif atau kepresidenan

75.

Pasca Gerakan 30 September 1965 muncul gelombang demonstrasi secara besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat. Gerakan ini dimotori kalangan mahasiswa ini menyatakan diri sebagai parlemen jalanan. Adapun tuntutan yang diajukan kepada pemerintah adalah …

a)

melaksanakan perubahan secara total anggota kabinet seratus menteri

b)

melakukan rekonsiliasi dari berbagai kekuatan politik yang ada di Indonesia

c)

memiliki sikap tegas dan segera membubarkan PKI dan ormas-ormasnya

d)

segera mengisi posisi jabatan yang kosong di TNI- AD akibat G/30/S/PKI

e)

mengalihkan orientasi pembangunan politik ke pembangunan ekonomi

76.

Perhatikan hal-hal berikut ini !

(1) Bubarkan PKI dan ormas-ormasnya

(2) Bersihkan kabinet dari unsur-unsur PKI

(3) Turunkan harga barang-barang kebutuhan pokok

Ketiga hal tersebut merupakan rumusan tuntutan dari berbagai kesatuan aksi yang tergabung dalam Front Pancasila yang diajukan kepada pemerintah pasca terjadinya tragedi berdarah 30 September 1965, yang dikenal dengan nama ....

a)

Amanat Penderitaan Rakyat

b)

Tritura

c)

Trias Politika

d)

Trikora

e)

Trilogi Pembangunan

77.

Berbagai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai kesatuan aksi yang tergabung dalam front Pancasila ditanggapi oleh Presiden Soekarno dengan melakukan reshuffle kabinet dengan nama “Kabinet Dwikora yang Disempurnakan” tanggal 21 Februari 1966, namun rakyat tidak puas dan aksi demontrasi berjalan terus bahkan makin tidak terkendali. Hal tersebut terjadi karena .....

a)

Front Pancasila tidak diakui keberadaannyan oleh Presiden Soekarno

b)

tokoh-tokoh yang teriindikasi G 30 S 1965 diangkat/duduk sebagai menteri

c)

Front Pancasila tidak dilibatkan dalam proses reshuffle kabinet

d)

para anggota KAMI tidak dilibatkan dalam proses reshuffle kabinet

e)

KAMI dibubarkan secara sepihak oleh Presiden Soekarno

78.

Supersemar merupakan surat perintah Presdiden Sukarno tanggal 11 Maret 1966 kepada Mayjen Suharto yang berisi perintah untuk memulihkan kondisi yang tidak stabil. Supersemar dikenal sebagai awal dimulainya era orde baru yaitu suatu orde yang bertekad menciptakan stabilitas nasional guna mempercepat proses pembanguan dan bertekad untuk melaksanakan ....

a)

segala ajaran Pemimpin Besar Revolusi

b)

pemerintahan masa Demokrasi Terpimpin

c)

pembangunan liberalisasi politik dan ekonomi

d)

Berbagai aturan yang telah ditetapkan oleh PBB

e)

Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen

79.

Saat pidato di depan sidang kabinet, presiden mendapat informasi dari Brigjend. Sabur, bahwa di luar istana terdapat pasukan tak dikenal. Presiden merasa khawatir dan segera meninggalkan sidang bersama Dr. Soebandrio, Dr. J. Leimena, dan Dr. Chaerul Saleh menuju Bogor, sehingga lahir Surat Perintah Sebelas Maret, yang pada intinya berisi tentang. ...

a)

mandat kepada Soeharto untuk mengembalikan stabilitas keamanan

b)

perintah presiden kepada lembaga keamanan apabila situasi tidak stabil

c)

kemenangan kelompok militer dalam mengambilalih kekuasaan dari sipil

d)

upaya pengambilialihan kekuasaan dari tangan Soekarno oleh kelompok Soeharto.

e)

standart operasional prosedur yang diambil presiden dalam situasi tidak stabil

80.

Sebagai salah satu menteri, Mayjend Suharto pada tanggal 11 Maret 1966 tidak menghadiri sidang kabinet karena “sakit”. Ternyata pelaksanaan sidang tidak berjalan sebagaimana mestinya karena terdapat banyaknya para demonstran bersenjata yang tidak beridentitas, akhirnya presiden Sukarno diterbangkan ke istana Bogor. Pada sore harinya Mayjend Suharto mendapat surat perintah dari Presiden Sukarno. Surat perintah tersebut kemudian dikenal dengan Supersemar. Langkah awal yang dilakukan pengemban Supersemar tersebut, adalah …

a)

membubarkan PKI dan ormas-ormasnya

b)

merencanakan program perbaikan ekonomi

c)

melakukan perbaikan kesejahteraan rakyat

d)

melaksanakan penahanan 15 anggota cabinet

e)

merancang ketetapan perubahan pemerintahan

81.

Sidang MPRS tanggal 20 Juni 1966 membahas tentang pengesahan dan pengukuhan Supersemar, pemilu, penegasan politik luar negeri yang bebas aktif, pembentukan kabinet ampera dan pembubaran PKI. Dalam sidang ini, MPRS juga menolak pidato pertanggungjawaban presiden Soekarno yang berjudul Nawaksara (sembilan pasal), karena.

a)

presiden tidak menjalankan amanat MPRS seperti yang tertuang dalam GBHN

b)

dalam menjalankan pemerintahan, presiden berkuasa penuh dan otoriter

c)

dalam pembentukan kabinet, presiden mengesampingkan koalisi

d)

masa pemerintahannya Indonesia mengalami kebangkrutan ekonomi

e)

tidak menyinggung keterlibatan PKI pada peristiwa 30 September 1965

82.

Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaan pemerintah kepada pengemban Tap MPRS No IX/MPRS/1966 Jenderal Soeharto pada tanggal 23 Pebruari 1966 di Istana Negara. Penyerahan kekuasaan tersebut berlangsung dalam waktu yang singkat dengan suasana khidmat,sederhana dengan dihadiri dan disaksikan oleh seluruh anggota Kabinet Ampera. Langkah yang diambil Presiden Soekarno ini adalah....

a)

menghindari perpecahan dengan Jendral Soeharto

b)

untuk menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara

c)

mencegah perselisihan antara sipil dan militer

d)

menghindari konflik politik yang berkepanjangan

e)

mencegah timbulnya demontrasi mahasiswa yang anti Soekarno

83.

Pada tanggal 12 Maret1967 Jenderal Soeharto diambil sumpahnya dan dilantik sebagai presiden Republik Indonesia, dengan dilantiknya Jenderal Soeharto sebagai presiden RI maka secara formal mengakhiri pemerintahan Orde Lama dan digantikan pemerintahan Orde Baru. Semangat yang menjiwai orde ini pada awalnya adalah

a)

tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kearah pembaharuan dari Orde Lama

b)

tatanan berbangsa dan bernegara dengan berpedoman pada agenda reformasi

c)

koreksi menyeluruh terhadap berbagai penyimpangan yang dilakukan Orde Lama

d)

melanggengkan kekuasaan Soeharto sebagai presiden RI

e)

menghasilkan Undang-undang yang membatasi ruang gerak partai politik

84.

Pada tahun 1971 presiden Suharto melemparkan gagasan tentang penyerderhanaan partai dalam upaya mencapai stabilitas politik. Penyerderhanaan partai hanya meliputi tiga partai yang didasarkan ...

a)

agama, golongan karya, dan komunisme

b)

nasionalieme, agama dan komunisme

c)

agama, nasionalisme dan golongan karya

d)

nasionalisme, agama dan sosialisme

e)

nasionalis, marxisme dan golongan karya

85.

Selama 32 tahun masa pemerintahan orde baru telah berhasil melaksanakan pemilu sebanyak enam kali. Pemilu di era pemerintahan Suharto tersebut antara lain memiliki ciri yaitu ... .

a)

asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil

b)

diikuti oleh berbagai macam partai-partai politik

c)

adanya mobilisasi PNS untuk memenangkan golkar

d)

memilih anggota DPR, presiden dan wakil presiden

e)

deselenggarakan dalam waktu singkat dan menyeluruh

86.

Tugas pemerintah Orde Baru adalah menghentikan proses kemerosotan ekonomi dan membina landasan yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi ke arah yang wajar. Pengendalian inflasi, usaha rehabilitasi ekonomi dan peningkatan kebutuhan ekonomi serta kebutuhan sandang menjadi masalah penting yang dimasukan dalam program jangka pendek, maka pada tanggal 1 April 1969 pemerintah telah meletakkan landasan dimungkinkannya pembangunan dengan ditetapkan. ...

a)

Repelita tahap I

b)

Pembangunan semesta

c)

Rekontruksi ekonomi

d)

Deregulasi

e)

Intensifikasi

87.

Pemerintah Orde Baru berusaha memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia di segala bidang. Langkah pertama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi adalah. ...

a)

meningkatkan kegiatan eksport.

b)

nasionalisasi perusahaan asing

c)

industrialisasi di bidang pertanian

d)

stabilitas nasional dan rehabilitasi ekonomi

e)

meningkatkan usaha swastanisasi

88.

Kawasan Asia Tenggara di era demokrasi terpimpin diwarnai adanya konflik. Konflik antara Malaysia dengan Indonesia maupun Pilipina. Di era orde baru dilakukan suatu normalisasi dengan terbentuknya ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967. Organisasi yang didasarkan atas deklarasi Bangkok ini memiliki tujuan antara lain …

a)

membendung meluasnya pengaruh ideologi liberal kapitalisme

b)

saling memberi bantuan dalam bentuk peralatan militer

c)

menjalin kerja sama bidang ekonomi, sosial dan budaya

d)

menghadap pengaruh ideologi blok barat maupun blok timur

e)

membentuk kerja sama ekonomi dan pakta pertahanan militer

89.

Di era tahun 60-an rakyat Indonesia sangat menderita, dengan keberhasilan pembangunan maka sedikit demi sedikit kemiskinan rakyat kemiskinan rakyat dapat dientaskan. Atas keberhasilan tersebut rakyat mengangkat Soeharto sebagai …

a)

Bapak Repulik Indonesia

b)

Pelopor Pembangunan

c)

Bapak Ampera

d)

Bapak Revolusi Pembangunan

e)

Bapak Pembangunan

90.

Untuk menghindari multi tafsir terhadap Pancasila maka pemerintah membentuk panitia perumus yang dikenal dengan uraian Pancasila. Hasil rumusannya dikenal dengan Eka Prasetya Panca Karsa dan ditetapkan MPR melalui TAP MPR/MPR/1978 yang dikenal sebagai. …

a)

Pedoman Penghayatan dan pengamalan Pancasila

b)

Pedoman penafsiran dan pengamalan Pancasila

c)

Garis-Garis Besar Haluan Negara

d)

Pedoman rakyat berjiwa Pancasilais

e)

Penghayatan Pancasila rakyat Indonesia

91.

Perhatikan pernyataan di bawah ini !

(1) Menindak tegas segala tindakan yang dianggap bertentangan dengan Pancasila.

(2) Mencekal tokoh-tokoh politik dan aktivis yang dianggap membahayakan.

(3) Membredel surat kabar yang dinggap kritis terhadap pemerintah.

(4) Melakukan pembangunan di segala bidang demi memajukan negara

(5) Memasyarakatkan Pancasila melalui penataran P4

Dari pernyataan di atas, cara-cara yang ditempuh Orde Baru untuk mempertahankan kekuasaannya ditempuh melalui. ...

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (2), dan (4)

c)

(1), (3), dan (5)

d)

(2), (3), dan (4)

e)

(3), (4), dan (5)

92.

Dalam pembangunan ekonomi, pemerintah Orde Baru akhirnya menyimpang dari Pancasila dan pasal 33, UUD 1945 serta menggunakan sistem ekonomi kapitalisme yang sangat tidak adil, karena sejak tahun 1966 – 1998 pelaku ekonomi yang dominan adalah. ...

a)

BUMN menguasai lebih dari 70 persen aset kekayaan negara.

b)

swasta menguasai leih dari 70 persen aset kekayaan negara.

c)

koperasi menguasai lebih dari 70 persen kekayaan negara

d)

koperasi dan BUMN menguasai lebih dari 70 persen aset kekayaan negara.

e)

swasta, koperasi dan BUMN menguasai aset kekayaan yang sama.

93.

Di bidang polltik luar negeri pada masa Orde Baru, kebijakan Indonesia menaruh perhatian khususnya terhadap soal regionalisme, pemerintah Indonesia menyadari pentingnya stabilitas regional akan dapat menjamin keberhasilan rencana pembangunan nasional Indonesia, contoh langkah yang diambil pemerintah Indonesia pada tahun 1988, 1989, 1990 dalam menyelesaikan konflik politik regional di Asia Tenggara adalah....

a)

pemecahahan masalah Kamboja dengan Jakarta Informal Meeting

b)

ikut terlibat dalam penyelesaian masalah perang di Vietnam

c)

beperan aktif dalam penyelesaian masalah konflik politik di Birma

d)

pemecahan masalah konflik di Kamboja melalui Pakta Perdamian Paris

e)

berperan aktif dalam penyelesaian masalah Morro di Philipina

94.

Sistem perekonomian pada jaman orde baru bersifat kapitalistik. Menurut seorang ekonom Jepang Yoshihara Konio corak kapitalisme Indonesia bukan kapitalisme murni, tapi kapitalisme semu. Kapitalisme yang bermain mata dengan kalangan birokrat. Perkembangan kapitalisme yang demikian sangat merugikan negara karena …

a)

konglomerasi memiliki hutang yang banyak

b)

konglomerasi menggantungkan diri pada penguasa

c)

konglomerasi bidang usaha yang tidak menyentuh kepentingan rakyat

d)

pertumbuhan konglomerasi tidak disertai dengan kemampuan berusaha

e)

pertumbuhan konglomerasi yang disertai adanya KKN

95.

Mundurnya Presiden Suharto dari jabatannya sebagai presiden RI, digantikan oleh BJ. Habibie seharusnya dilakukan di gedung MPR dihadapan anggota MPR yang memilihnya, tetapi pada saat itu dilakukan di istana negara. Hal ini disebabkan ... .Mundurnya Presiden Suharto dari jabatannya sebagai presiden RI, digantikan oleh BJ. Habibie seharusnya dilakukan di gedung MPR dihadapan anggota MPR yang memilihnya, tetapi pada saat itu dilakukan di istana negara. Hal ini disebabkan ... .

a)

gedung MPR sedang dikuasai kalangan demonstran

b)

gedung MPR pada saat itu sedang proses perbaikan

c)

jalan raya menuju gedung MPR dipenuhi demonstran

d)

kondisi kesehatan Presiden Suharto kurang memadai

e)

istana negara sarana dan prasarananya lebih lengkap

96.

Sidang MPR pada tanggal 19 Oktober 1999 menolak laporan pertanggungjawaban presiden, B.J Habibie yang disampaikan pada tanggal 16 Oktober 1999, karena. …

a)

tidak mampu lagi mengatasi konflik sosial politik di Indoensia

b)

pidato tentang pertumbuhan ekonomi tidak akurat dan manipulatif

c)

tidak ada partai politik yang mendukung pencalonan Habibie

d)

kinerja kabinetnya tidak mampu melaksanakan tuntutan reformasi

e)

banyaknya demonstrasi mahasiswa yang menentang pencalonan Habibie

97.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

(1) Melemahnya mata uang Indonesia terhadap dollar Amerika

(2) Hutang luar negeri Indonesia mencapai 137 milliar dollar Amerika

(3) Sembilan bahan pokok di pasaran semakin menipis

(4) Menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap menurun

(5) Kekuasaan kehakiman ditentukan oleh para eksekutif

Penyebab terjadinya krisis ekonomi pada akhir tahun 1977 adalah ….

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (4), dan (5)

c)

(2), (3), dan (4)

d)

(2), (3), dan (5)

e)

(3), (4), dan (5)

98.

Sejak tahun 1966 Indonesia memasuki era orde baru. Di bawah Presiden Suharto, walaupun Indonesia menjadi anggota Non Blok, tetapi Indonesia lebih berorientasi kepada negara-negara barat sehingga banyak mendapat dukungan, bantuan, dan investasi modal dari negara barat. Berkat bantuan itu dalam waktu yang tidak lama Indonesia berhasil memulihkan kerusakan perekonomian pada masa sebelumnya dan mencapai kemajuan yang menggembirakan melalui strategi pembangunan, sehingga Indonesia dikenal sebagai anak macan yang sedang tumbuh. Namun gambaran keberhasilan yang tampak mengesankan selama beberapa dekade segera sirna setelah pada pertengahan tahun 1997 diterpa krisis moneter. Krisis moneter tersebut diawali dengan …

a)

penerapan sistem perekonomian menyimpang dari pasal 33 UUD 1945

b)

merosotnya nilai tukar mata uang rupiah dengan dollar Amerika

c)

pedagang luar negeri tidak percaya kepada para importir Indonesia

d)

adanya praktek koropsi, kolusi dan nepotisme dalam pemerintahan

e)

adanya dominasi kalangan intelektual dalam birokrasi pemerintahan

99.

Demonstrasi besar-besaran mahasiswa tidak hanya terjadi di Jakarta. Keluarga besar UGM sekitar 15 ribu orang menolak prakarsa Presiden Suharto untuk melakukan resuffle kabinet. Mereka menuntut Presiden Suharto mundur, menuntut kembalinya ABRI kepada rakyat, menolak segala tindakan kekerasan dalam memperjuangkan reformasi. Hal serupa terjadi di ITB Bandung, IKIP Bandung, UNPAD Bandung, ITS Surabaya, UNAIR Surabaya, IKIP Malang dan lain-lain yang menuntut Presiden Suharto secepatnya. Tuntutan kembalikan ABRI kepada rakyat tersebut mengandung makna...

a)

mendesak ABRI menindas para politikus

b)

menolak ABRI masuk desa

c)

menghapus Dwifungsi ABRI

d)

meminta ABRI menjadi “backing” para pengusaha besar

e)

mendukung ABRI berbisnis antara lain melalui koperasi

100.

Presiden RI, seperti yang tercamtum di dalam UUD 1945 adalah mandataris MPR. Oleh karena itu, ketika Presiden Suharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden RI, seharusnya dilakukan …

a)

di Istana Negara dengan mengundang pejabat Negara

b)

di rumah kediaman Presiden Suharto

c)

di halaman gedung MPR di hadapan para demonstran

d)

di Istana Negara tempat berkantornya Presiden Suharto

e)

di gedung MPR di hadapan anggota MPR yang memilihnya

101.

.Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dibentuk sejumlah institusi hukum yang bertujuan untuk mendukung tercapainya penegakan hukum yang seadil adilnya. Institusi hukum tersebut baik yang berada di ranah yudikatif maupun eksekutif yang langsung berada di bawah pengawasan presiden. Salah satu institusi hukum yang berada pada ranah yudikatif dan membedakan dengan pemerintahan sebelumnya adalah ....

a)

KPK

b)

Komisi Yudisial

c)

Kejaksaan Agung

d)

POLRI

e)

Komnas HAM

102.

Sistem multipartai yang dianut oleh pemerintah saat ini tampaknya akan terus menjadi dilemma yang berkepanjangan. Demokrasi yang dicita-citakan juga harus dipikirkan kembali seperti sistem pemilu yang sekarang perlu dirancang ulang untuk mendorong penyederhanaan partai, memperbaiki sistem rekrutmen kader agar menjadi transparan, sehingga dapat diperoleh anggota legislatif yang dapat bekerja secara maksimal. Dalam negara demokrasi keberadaan partai-partai politik sangat penting, sejauh keberadaanya ....

a)

membangun loyalitas yang kuat terhadap pemimpin partai

b)

mengedepankan kepentingan partai atau golongan

c)

menampung aspirasi dan berjuang bagi kesejahteraan rakyat

d)

membangun aspirasi rakyat untuk membesarkan partai

e)

melakukan tindakan mengkritik kinerja pemerintah

103.

Perhatikan tentang agenda reformasi di bawah ini !

(1) Adili Soeharto dan kroni-kroninya,

(2) Tegakkan supremasi hukum,

(3) Ciptakan pemerintahan yang bersih dari KKN

(4) Laksanakan amandemen UUD 1945,

(5) Hapuskan Dwi Fungsi ABRI,

(6) Pelaksanaan otonomi daerah yang seluas-luasnya,

Terkait dengan agenda reformasi di atas jika kita analisis ada yang belum berhasil dilaksanakan, ada yang masih proses dan terus menerus diperjuangkan, dan ada pula yang telah berhasil dilaksanakan. Berikut ini agenda reformasi yang dianggap telah berhasil dilaksanakan adalah ....

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (3), dan (5)

c)

(2), (3), dan (4)

d)

(3), (4), dan (5)

e)

(4), (5), dan (6)

104.

Perbedaan pelaksanaan demokrasi pada masa orde baru dan reformasi antara lain yaitu

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

105.

Pada pertengahan tahun 70-an di Timor-Timur perluasan pengaruh Fretilin dan menimbulkan konflik antar partai politik di daerah itu, menimbulkan kecemasan blok barat khususnya Amerika dan Australia. Kedua negara itu kuatir akan meluasnya pengaruh komunis di Asia Tenggara sehingga mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan integrasi terhadap daerah jajahan Portugis itu. Namun setelah runtuhnya komunis internasional justru kedua negara itu yang menekan pemerintah Indonesia untuk melepaskan Timor Timur, dengan alasan …

a)

politik luar negeri Indonesia berseberangan dengan politik Amerika

b)

pemerintah Indonesia banyak melakukan pelanggaran HAM di Timor Timur

c)

munculnya bibit-bibit komunisme yang terdapat wilayah Timor Tomur

d)

pemerintah Indonesia tidak melaksanakan pembangunan di Timor Timur

e)

pemerintah Indonesia banyak melakukan eksploitasi sumber daya alam Timor Timur

106.

Pada masapemerintahan B.J.Habibie sampai tahun 1999 peristiwa besar yang kontroversial dalam kehidupan politik, berbangsa dan bernegara berkaitan dengan keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia adalah….

a)

peristiwa Tragedi Semanggi yang membawa jatuhnya korban mahasiswa dan masyarakat

b)

pemilu yang dilaksanakan secara demokratis jujur dan adil diikuti 48 partai politik

c)

penghapusan program pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

d)

terlepasnya Timor-Timur dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

e)

penghapusan Pancasila sebagai asas tunggal dalam berorganisasi politik dan sosial

107.

Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahied (Gusdur) berhasil memulihkan hak minoritas keturunan Tionghoa untuk menjalankan keyakinan mereka yang beragama Konghucu melalui Keputusan Presiden No. 6 tahun 2000. Atas keberhasilan tersebut, Gusdur oleh etnis Tionghoa dijuluki sebagai ....

a)

Bapak Pembangunan

b)

Tokoh Reformasi

c)

Bapak Revolusi

d)

Bapak Pluralisme

e)

Bapak Partai Islam