NEW
Font size
WorksheetsPraktikum Kimdas
Total questions: 25
Worksheet time: 38mins
Dalam suatu percobaan, logam magnesium (Mg) dimasukkan ke dalam larutan HCl dengan konsentrasi yang berbeda-beda. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi HCl, semakin cepat Mg bereaksi. Mekanisme utama yang menjelaskan fenomena ini adalah...
Peningkatan konsentrasi HCl menyebabkan penurunan energi aktivasi
Peningkatan konsentrasi HCl meningkatkan jumlah tumbukan efektif antara partikel reaktan
Konsentrasi HCl tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasi tetap sama
Semakin tinggi konsentrasi HCl, semakin kecil peluang terbentuknya produk reaksi
Konsentrasi HCl yang lebih tinggi menyebabkan larutan menjadi lebih encer sehingga laju reaksi meningkat
Dalam reaksi antara seng (Zn) dan asam klorida (HCl), laju pelepasan gas hidrogen dapat meningkat dengan cara berikut, kecuali...
Menggunakan HCl dengan konsentrasi lebih tinggi
Meningkatkan suhu larutan
Menggunakan Zn dalam bentuk serbuk halus
Menambahkan katalis berupa ion Cu²⁺
Menggunakan HCl dalam jumlah yang lebih sedikit
Suatu reaksi memiliki persamaan laju reaksi sebagai berikut: r = k [A]² [B] Jika konsentrasi A dinaikkan dua kali lipat dan konsentrasi B tetap, maka laju reaksi akan...
Tetap sama
Meningkat dua kali lipat
Meningkat empat kali lipat
Meningkat delapan kali lipat
Menurun setengah kali
Berikut ini adalah pernyataan yang benar tentang pengaruh suhu terhadap laju reaksi, kecuali...
Semakin tinggi suhu, semakin cepat molekul-molekul bergerak dan semakin sering terjadi tumbukan
Kenaikan suhu menyebabkan lebih banyak partikel memiliki energi lebih besar dari energi aktivasi
Peningkatan suhu dapat menurunkan energi aktivasi reaksi
Kenaikan suhu sebesar 10°C umumnya meningkatkan laju reaksi dua hingga tiga kali lipat
Suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan dekomposisi katalis dalam reaksi tertentu
Percobaan menunjukkan bahwa logam Zn bereaksi dengan HCl lebih cepat dibandingkan dengan logam Cu dalam kondisi yang sama. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah...
Zn memiliki massa molar lebih kecil dibandingkan Cu
Zn memiliki keelektronegatifan lebih tinggi dibandingkan Cu
Zn lebih mudah mengalami oksidasi dibandingkan Cu
Zn membentuk senyawa ionik dengan HCl lebih stabil dibandingkan Cu
Zn memiliki energi ionisasi lebih tinggi dibandingkan Cu
Dalam reaksi antara natrium tiosulfat (Na₂S₂O₃) dengan asam sulfat (H₂SO₄), terbentuk endapan belerang (S). Laju reaksi dapat diukur dengan cara mengamati...
Perubahan warna larutan selama reaksi berlangsung
Volume gas yang terbentuk selama reaksi berlangsung
Waktu yang diperlukan hingga larutan menjadi keruh akibat endapan
Pengukuran pH larutan sebelum dan sesudah reaksi
Pengukuran suhu larutan selama reaksi berlangsung
Seorang mahasiswa melakukan eksperimen mengenai pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi. Ia menggunakan kalsium karbonat (CaCO₃) dalam dua bentuk, yaitu serbuk halus dan bongkahan. Hasil pengamatannya menunjukkan bahwa CaCO₃ dalam bentuk serbuk bereaksi lebih cepat. Hal ini disebabkan oleh...
Luas permukaan serbuk lebih besar sehingga lebih banyak partikel yang dapat bertumbukan
Energi aktivasi reaksi lebih rendah ketika menggunakan serbuk CaCO₃
Serbuk CaCO₃ memiliki massa jenis lebih kecil sehingga lebih mudah bereaksi
Dalam suatu percobaan kinetika, seorang mahasiswa mencatat bahwa suatu reaksi memiliki orde nol terhadap pereaksi A. Hal ini berarti bahwa...
Laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi A
Laju reaksi tetap konstan, tidak bergantung pada konsentrasi A
Laju reaksi meningkat jika konsentrasi A meningkat
Laju reaksi berbanding terbalik dengan konsentrasi A
Laju reaksi hanya bergantung pada suhu dan tekanan, bukan konsentrasi A
Sebuah reaksi berlangsung lebih cepat ketika ditambahkan katalis. Pernyataan berikut yang benar mengenai katalis adalah...
Katalis bereaksi dengan pereaksi dan berubah menjadi produk
Katalis meningkatkan energi aktivasi reaksi
Katalis hanya bekerja dalam reaksi yang melibatkan gas
Katalis menurunkan energi aktivasi reaksi dengan menyediakan lintasan reaksi alternatif
Katalis mengubah kesetimbangan reaksi ke arah produk
Suatu reaksi antara gas A dan gas B berlangsung dalam wadah tertutup dengan tekanan tertentu. Jika tekanan gas dalam sistem dinaikkan dengan cara memperkecil volume wadah, maka laju reaksi akan...
Menurun karena energi tumbukan menurun
Tetap sama karena tekanan tidak mempengaruhi laju reaksi
Meningkat karena jarak antar molekul semakin kecil dan frekuensi tumbukan meningkat
Menurun karena energi aktivasi meningkat
Tetap sama karena hanya suhu yang mempengaruhi laju reaksi
Pada elektrolisis larutan KI, larutan di sekitar katoda setelah elektrolisis ditetesi dengan indikator fenolftalein berubah warna menjadi merah muda. Perubahan warna ini menunjukkan bahwa:
Ion KI terurai sempurna
Terjadi peningkatan konsentrasi ion OH⁻ di katoda
Ion H⁺ terakumulasi di katoda
Gas I₂ terbentuk di katoda
Elektrolit mengalami disosiasi sempurna
Dalam percobaan sel volta ZnSO₄–FeSO₄, nilai potensial sel standar (E°sel) dapat dihitung menggunakan persamaan:
E°sel = E°oksidasi + E°reduksi
E°sel = E°katoda - E°anoda
E°sel = E°anoda - E°katoda
E°sel = (E°katoda + E°anoda)/2
E°sel = E°reduksi - E°oksidasi
Dalam percobaan sel volta ZnSO₄–CuSO₄, pasangan elektroda yang benar serta reaksi yang terjadi adalah:
Zn sebagai katoda dan Cu sebagai anoda, Zn²⁺ + 2e⁻ → Zn
Zn sebagai anoda dan Cu sebagai katoda, Zn → Zn²⁺ + 2e⁻
Cu sebagai anoda dan Zn sebagai katoda, Cu → Cu²⁺ + 2e⁻
Zn sebagai katoda dan Cu sebagai anoda, Cu²⁺ + 2e⁻ → Cu
Cu dan Zn tidak mengalami reaksi karena keduanya memiliki potensial reduksi tinggi
Jika dalam percobaan sel volta diperoleh hasil bahwa Zn mengalami oksidasi dan Cu mengalami reduksi, pernyataan yang paling tepat mengenai keaktifan logam-logam tersebut adalah:
Cu lebih reaktif daripada Zn
Zn lebih reaktif daripada Cu
Cu dan Zn memiliki reaktivitas yang sama
Cu dan Zn keduanya mengalami reduksi
Zn tidak mengalami reaksi oksidasi
Jembatan garam dalam sel elektrokimia berfungsi untuk:
Menyediakan ion yang bereaksi dengan elektroda
Menjaga keseimbangan muatan dengan menyediakan jalur bagi ion bergerak
Menghasilkan listrik dalam larutan elektrolit
Menyediakan sumber ion baru untuk elektroda
Memfasilitasi perpindahan elektron dalam larutan
Pada percobaan sel volta, jika nilai potensial sel hasil pengukuran lebih kecil daripada nilai hasil perhitungan, kemungkinan penyebabnya adalah:
Konsentrasi larutan lebih tinggi dari standar
Konsentrasi larutan lebih rendah dari standar
Elektroda mengalami korosi
Reaksi berlangsung terlalu lama
Jembatan garam terlalu kuat menghantarkan ion
Suatu sel volta dibuat dengan elektroda Pb dan Cu dalam larutan Pb(NO₃)₂ dan CuSO₄. Notasi sel yang benar untuk reaksi ini adalah:
Pb | Pb²⁺ || Cu²⁺ | Cu
Cu | Cu²⁺ || Pb²⁺ | Pb
Pb²⁺ | Pb || Cu | Cu²⁺
Cu²⁺ | Cu || Pb | Pb²⁺
Pb | Cu²⁺ || Cu | Pb²⁺
Pada elektrolisis larutan KI dengan elektroda karbon, jika indikator amilum ditambahkan ke larutan anoda, maka warna yang terbentuk adalah:
Biru kehitaman
Kuning
Merah muda
Tidak berubah warna
Hijau
Perhatikan gambar diatas!
Reaksi yang terjadi di katoda adalah ....
K+(aq) + e → K(s)
4OH−(aq) → 2H2O(l) + O2(g) + 4e
2I−(aq) → I2(s) + 2e
2H2O(l) + 2e → H2(g) + 2OH−(aq)
Pernyataan berikut merupakan persamaan antara sel volta dan sel elektrolisis...
perubahan energi kimia menjadi energi listrik
perubahan energi listrik menjadi energi kimia
katoda bermuatan positif
katoda tempat terjadinya oksidasi
anoda tempat terjadinya oksidasi
jika senyawa A larut sempurna dalam akuades tetapi tidak larut dalam N-heksan, apa yang dapat disimpulkan tentang sifat senyawa A ..
Senyawa A bersifat nonpolar
Senyawa A bersifat polar
Senyawa A bersifat amfipatik
Senyawa A bersifat asam kuat
Senyawa A bersifat basa kuat
Jika senyawa B tidak larut dalam akuades tetapi larut sempurna dalam N-heksan, senyawa B kemungkinan besar adalah:
Asam karboksilat
Alkana
Alkohol
Garam anorganik
Amina
Prinsip "like dissolves like" menjelaskan bahwa senyawa polar akan larut dalam:
Pelarut nonpolar seperti N-heksana
Pelarut polar seperti air
Pelarut organik
Semua jenis pelarut
Pelarut dengan pH tinggi
Senyawa yang menunjukkan kelarutan baik dalam pelarut polar dan nonpolar disebut:
Senyawa ionik
Senyawa amfipatik
Senyawa hidrofobik
Senyawa inert
Senyawa aromatik
Apa yang dapat disimpulkan jika suatu senyawa tidak larut dalam air maupun N-heksan?
Senyawa tersebut bersifat ionik
Senyawa tersebut memiliki berat molekul sangat tinggi
Senyawa tersebut mungkin bersifat amfoter
Tidak dapat disimpulkan tanpa data lebih lanjut
Senyawa tersebut pasti bersifat nonpolar
