wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tes Formative P4 Filsafat Ilmu

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan epistemologi?

a)

Studi tentang keberadaan dan realitas.

b)

Studi tentang nilai-nilai moral dan etika.

c)

Studi tentang asal-usul, sifat, dan batasan pengetahuan.

d)

Studi tentang keindahan dan seni.

2.

Empirisme dalam epistemologi menekankan bahwa pengetahuan diperoleh terutama melalui...

a)

Penalaran logis dan deduktif.

b)

Pengalaman indrawi dan observasi.

c)

Intuisi dan wahyu.

d)

Otoritas dan tradisi.

3.

Manakah pernyataan yang paling sesuai dengan teori korespondensi dalam epistemologi?

a)

Kebenaran diukur berdasarkan konsistensi dengan sistem pengetahuan yang ada.

b)

Kebenaran diukur berdasarkan kegunaan praktisnya.

c)

Kebenaran diukur berdasarkan kesesuaian dengan fakta objektif.

d)

Kebenaran diukur berdasarkan kesepakatan komunitas.

4.

Teori kebenaran yang menyatakan bahwa suatu pernyataan dianggap benar jika sesuai dengan fakta objektif adalah...

a)

Teori Koherensi.

b)

Teori Korespondensi.

c)

Teori Pragmatis.

d)

Teori Konsensus.

5.

Manakah metode yang paling relevan dalam epistemologi untuk memperoleh pengetahuan ilmiah?

a)

Intuisi

b)

Wahyu

c)

Metode Ilmiah

d)

Otoritas

6.

Skeptisisme dalam epistemologi berperan untuk...

a)

Menerima semua klaim pengetahuan tanpa keraguan.

b)

Meragukan kemungkinan memperoleh pengetahuan yang pasti.

c)

Menekankan pentingnya intuisi sebagai sumber pengetahuan.

d)

Mengabaikan peran pengalaman dalam memperoleh pengetahuan.

7.

Manakah contoh penerapan teori pragmatis dalam ilmu pengetahuan?

a)

Suatu teori dianggap benar jika konsisten dengan teori lain.

b)

Suatu teori dianggap benar jika sesuai dengan fakta objektif.

c)

Suatu teori dianggap benar jika berguna dalam memecahkan masalah.

d)

Suatu teori dianggap benar jika diterima oleh mayoritas ilmuwan.

8.

Manakah pernyataan yang paling sesuai dengan konstruktivisme?

a)

Pengetahuan ditemukan melalui observasi objektif.

b)

Pengetahuan dibangun melalui interaksi sosial dan kognitif.

c)

Pengetahuan diperoleh melalui wahyu ilahi.

d)

Pengetahuan bersifat absolut dan tidak berubah.

9.

Manakah sumber pengetahuan yang paling relevan dalam ilmu pengetahuan alam (sains)?

a)

Wahyu

b)

Intuisi

c)

Empiris

d)

Otoritas

10.

Manakah pertanyaan yang paling relevan dengan epistemologi?

a)

Apa yang membuat suatu tindakan dianggap baik atau buruk?

b)

Bagaimana kita memperoleh pengetahuan yang valid?

c)

Apa yang menjadi tujuan akhir kehidupan manusia?

d)

Bagaimana seni dapat memengaruhi emosi manusia?

11.

Manakah pernyataan yang paling sesuai dengan teori koherensi?

a)

Kebenaran diukur berdasarkan kesesuaian dengan fakta objektif.

b)

Kebenaran diukur berdasarkan kegunaan praktisnya.

c)

Kebenaran diukur berdasarkan konsistensi dengan sistem pengetahuan yang ada.

d)

Kebenaran diukur berdasarkan kesepakatan komunitas.

12.

Manakah contoh penerapan epistemologi dalam psikologi?

a)

Memahami bagaimana faktor sosial memengaruhi produksi pengetahuan.

b)

Mengkritisi asumsi-asumsi dasar dalam teori psikologis.

c)

Mempelajari struktur dan fungsi otak manusia.

d)

Mengembangkan metode observasi dan eksperimen dalam penelitian psikologis.

13.

Manakah pernyataan yang paling sesuai dengan pandangan rasionalisme?

a)

Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman indrawi.

b)

Pengetahuan diperoleh melalui penalaran logis dan deduktif.

c)

Pengetahuan diperoleh melalui intuisi dan insting.

d)

Pengetahuan diperoleh melalui otoritas dan tradisi.

14.

Manakah pernyataan yang paling sesuai dengan epistemologi pragmatisme?

a)

Kebenaran bersifat absolut dan tidak berubah.

b)

Kebenaran diukur berdasarkan kesesuaian dengan fakta objektif.

c)

Kebenaran diukur berdasarkan kegunaan dan manfaat praktisnya.

d)

Kebenaran diukur berdasarkan konsistensi dengan sistem pengetahuan yang ada.

15.

Manakah peran epistemologi dalam filsafat ilmu?

a)

Menyediakan dasar metodologis untuk membangun dan mengkritisi pengetahuan ilmiah.

b)

Menentukan nilai-nilai moral yang harus diikuti oleh ilmuwan.

c)

Menjelaskan struktur dan fungsi alam semesta.

d)

Mempelajari perkembangan sejarah ilmu pengetahuan.