wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Genap Komunikasi IB

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.
Yang disebut anak adalah seseorang yang berusia sampai :
a)
6 tahun
b)
12 tahun
c)
15 tahun
d)
17 tahun
e)
18 tahun
2.
Anak usia dalam rentang 1-3 tahun disebut anak usia :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra Sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
3.
Anak usia rentang 3-6 tahun disebut anak usia :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
4.
Anak usia 1-12 bulan disebut anak usia :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
5.
Anak usia 6-12 tahun disebut anak usia :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
6.
Anak usia 12-18 tahun disebut anak usia :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
7.
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukakan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat seperti mengamati sesuatu, menjimpit, menulis, dsb disebut :
a)
Motorik kasar
b)
Motorik halus
c)
Kemampuan bicara
d)
Sosialisasi
e)
Kemandirian
8.
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan pergerakan dengan sikap tubuh yang melibatkan otot-otot besar seperti duduk, berdiri dsb disebut :
a)
Motorik kasar
b)
Motorik halus
c)
Kemampuan bicara
d)
Sosialisasi
e)
Kemandirian
9.
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara, berbicara, berkomunikasi, mengikuti perintah dsb disebut :
a)
Motorik kasar
b)
Motorik halus
c)
Kemampuan bicara
d)
Sosialisasi
e)
Kemandirian
10.
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak seperti makan sendiri, membereskan mainan selesai bermain disebut kemampuan :
a)
Motorik kasar
b)
Motorik halus
c)
Kemampuan bicara
d)
Sosialisasi
e)
Kemandirian
11.
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan, berinteraksi dengan orang lain merupakan kemampuan :
a)
Motorik kasar
b)
Motorik halus
c)
Kemampuan bicara
d)
Sosialisasi
e)
Kemandirian
12.
Tubuh yang mengejang atau gerakan-gerakan tangan/kaki disertai jeritan dan wajah tertawa adalah bentuk ekspresi kegembiraan pada :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
13.
Anak biasanya malu ketika pertama kali bertemu perawat, Ketika menanyakan nama anak, perawat dapat berbicara kepada ibunya atau kepada boneka/mainan kesayangan anak terlebih dahulu: Assalamu’alaikum, selamat pagi, boneka cantik ini siapa ya namanya? (anak menjawab). Kemudian perawat dapat melanjutkan bertanya melalui perantara boneka tersebut nama anak, apa yang di rasakannya dan sebagainya. Ini merupakan tehnik komunikasi :
a)
Pesan “saya
b)
Orang ketiga
c)
Respon fasilitatif
d)
Story Tellling
e)
Biblioterapi
14.
Menggunakan gambar seperti seorang anak di rumah sakit dengan orang lain di suatu ruangan, dan minta mereka untuk menggambarkan situasinya; “atau” potong cerita komik, buang katakatanya, dan minta anak menambahkan pernyataan untuk ilustrasi tersebut. Ini merupakan tehnik komunikasi
a)
Pesan “saya
b)
Orang ketiga
c)
Respon fasilitatif
d)
Story Tellling
e)
Biblioterapi
15.
Perawat dapat menggunakan buku/majalah untuk membantu anak mengekspresikan perasaan, dengan menceritakan isi buku atau majalah yang sesuai dengan pesan yang akan disampaikan kepada anak. Hal ini merupakan tehnik komunikasi :
a)
Pesan “saya
b)
Orang ketiga
c)
Respon fasilitatif
d)
Story Tellling
e)
Biblioterapi
16.
“Bagaimana jika kamu sakit dan harus pergi ke rumah sakit?” Respons anak menunjukkan apa yang sudah mereka ketahui dan apa yang ingin mereka ketahui, pertanyaan ini juga memberi kesempatan untuk membantu anak mempelajari keterampilan koping, terutama pada situasi yang sulit. Hal ini merupakan tehnik komunikasi :
a)
Dreams
b)
Whats question
c)
Melengkapi kalimat
d)
Pro dan kontra
e)
Menggunakan skala
17.
Perawat dapat berkomunikasi dengan anak dengan menggunakan objek transisional seperti boneka sebelum bertanya langsung pada anak untuk mengurangi kecemasan anak. Hal ini merupakan tahap komunikasi pada anak :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
18.
Apabila perawat akan melakukan suatu tindakan, ia akan bertanya mengapa dilakukan, untuk apa, dan bagaimana caranya dilakukan? Perawat dapat menjelaskan prosedurnya dengan mendemonstrasikan pada mainan anak terlebih dahulu. Misalnya, bagaimana perawat akan menyuntik diperagakan terlebih dahulu pada bonekanya. Hal ini merupakan tahap komunikasi pada anak :
a)
Bayi
b)
Todler
c)
Pra sekolah
d)
Sekolah
e)
Remaja
19.
Yang termasuk hambatan fisik dalam berkomunikasi yaitu :
a)
Mengabaikan informasi, ketika sesuatu yang dibicarakan tidak sesuai dengan ide, gagasan dan pandangan kita maka informasi yang diberikan tentu akan terabaikan.
b)
Pengaruh emosi, saat berada dalam keadaan marah, remaja akan kesulitan untuk menerima informasi. Apapun berita atau informasi yang diberikan, tidak akan diterima dan ditanggapinya.
c)
Gangguan noise/bising yang terjadi saat proses komunikasi berlangsung dapat dipengaruhi oleh jarak komunikator dengan komunikan
d)
Timbulnya persepsi yang berbeda antara komunikan dengan komunikator
e)
Kata yang diucapkan memiliki arti lain bagi orang yang berbeda
20.
Yang termasuk hambatan semantic dalam berkomunikasi yaitu :
a)
Mengabaikan informasi, ketika sesuatu yang dibicarakan tidak sesuai dengan ide, gagasan dan pandangan kita maka informasi yang diberikan tentu akan terabaikan.
b)
Pengaruh emosi, saat berada dalam keadaan marah, remaja akan kesulitan untuk menerima informasi. Apapun berita atau informasi yang diberikan, tidak akan diterima dan ditanggapinya.
c)
Gangguan noise/bising yang terjadi saat proses komunikasi berlangsung dapat dipengaruhi oleh jarak komunikator dengan komunikan
d)
Timbulnya persepsi yang berbeda antara komunikan dengan komunikator
e)
Kata yang diucapkan memiliki arti lain bagi orang yang berbeda
21.
Yang termasuk hambatan psikologis dalam berkomunikasi yaitu :
a)
Kurang menguasai materi dan kondisi mengakibatkan komunikasi yang berlangsung kurang terarah karena tidak paham dengan situasi permasalahan yang dihadapi, sehingga komunikasi cenderung monoton,
b)
Pengaruh emosi, saat berada dalam keadaan marah, remaja akan kesulitan untuk menerima informasi. Apapun berita atau informasi yang diberikan, tidak akan diterima dan ditanggapinya.
c)
Gangguan noise/bising yang terjadi saat proses komunikasi berlangsung dapat dipengaruhi oleh jarak komunikator dengan komunikan
d)
Timbulnya persepsi yang berbeda antara komunikan dengan komunikator
e)
Kata yang diucapkan memiliki arti lain bagi orang yang berbeda
22.
Selama berkomunikasi dengan lansia dapat ditunjukan dengan mengiyakan pendapat lansia, menjaga senyum, serta meningkatkan komunikasi non verbal berupa mengangguk kepala ketika lansia mengutarakan perasaannya sebagai upaya menghargai pembicaraan/komunikasi yang terjadi. Hal ini merupakan teknik komunikasi :
a)
Fokus
b)
Suport
c)
Responsif
d)
Asertif
e)
Klarifikasi
23.
Suatu bentuk upaya pengulangan yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan ulang dan memberikan penjelasan lebih dari satu kali agar apa yang dimaksud dapat diterima dan dipersepsikan dengan baik oleh lansia. Hal ini merupakan teknik komunikasi :
a)
Fokus
b)
Suport
c)
Responsif
d)
Asertif
e)
Klarifikasi
24.
Petugas kesehatan dalam berkomunikasi dengan lansia harus mampu berkomunikasi sesuai topik pembicaraan yang sedang dibahas dengan upaya konsisten dan mengarahkan pembicaraan/komunikasi yang terjalin dengan lansia. Hal ini dikarenakan lansia cenderung senang berbagi dan menceritakan masa lalu nya terlebih ketika mereka sudah merasa nyaman untuk berbagi cerita, maka dalam hal ini kemampuan teknik komunikasi yang harus diterapkan yaitu :
a)
Fokus
b)
Suport
c)
Responsif
d)
Asertif
e)
Klarifikasi
25.
Ketika terlihat adanya perubahan baik dari sikap maupun kebiasaan dari lansia maka bentuk sikap yang dilakukan yaitu menanyakan dan mengklarifikasi lansia mengenai perubahan yang terjadi dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang sedang anda pikirkan hari ini?”, Apakah ada masalah yang sedang anda hadapi? Apa yang bisa saya bantu?”. Hal ini merupakan tehnik komunikasi :
a)
Fokus
b)
Suport
c)
Responsif
d)
Asertif
e)
Klarifikasi
26.
Suatu teknik komunikasi yang merupakan suatu bentuk sikap menerima, memahami lawan bicara dengan berupaya menunjukkan kepedulian, sabar ketika mendengarkan keluhan dan memperhatikan saat lawan bicara sedang berinteraksi dengan kita yaitu :
a)
Fokus
b)
Suport
c)
Responsif
d)
Asertif
e)
Klarifikasi
27.
Pendekatan yang dapat dilakukan dengan upaya memberikan ketenangan batin individu lansia melalui peningkatan kualitas hubungan lansia dengan Tuhan atau agama yang dianut, terutama lansia yang sedang dalam keadaan sakit atau mendekati kematian yaitu pendekatan :
a)
Fisik
b)
Psikologis
c)
Spiritual
d)
Sosial
e)
Budaya
28.
Pendekatan yang dapat dilakukan oleh petugas kesehatan atau perawat adalah dengan melakukan proses diskusi, saling tukar pikiran dan pendapat, serta bercerita yaitu pendekatan :
a)
Fisik
b)
Psikologis
c)
Spiritual
d)
Sosial
e)
Budaya
29.
Suatu pendekatan yang dilakukan untuk mengubah tingkah laku dan pandangan lansia terhadap kesehatan, bisa dilakukan secara perlahan dan bertahap, perawat harus dapat mendukung mental mereka kearah pemuasan pribadi sehingga seluruh pengalaman yang dilaluinya tidak menambah beban, agar lansia dapat merasa puas dan Bahagia dalam menjalani kehidupan di masa tua nya yaitu pendekatan :
a)
Fisik
b)
Psikologis
c)
Spiritual
d)
Sosial
e)
Budaya
30.
Lansia dengan kondisi yang pasif atau tidak dapat bangun, keadaan fisiknya mengalami kelumpuhan atau sakit, sebagai seorang petugas kesehatan atau perawat harus mengetahui dasar perawatan lansia terutama tentang hal-hal yang berhubungan dengan keberhasilan individu lansia untuk mempertahankan kesehatannya. Hal ini merupakan pendekatan secara :
a)
Fisik
b)
Psikologis
c)
Spiritual
d)
Sosial
e)
Budaya