wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Menejemen UMKM dan Koperasi

Total questions: 50

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari manajemen dalam suatu organisasi?

a)

Menyederhanakan tugas

b)

Mengurangi jumlah pekerja

c)

Mengatur sumber daya untuk mencapai tujuan

d)

Meningkatkan kompetisi internal

2.

Salah satu cara mencegah konflik dalam organisasi adalah...

a)

Memberi ruang pada anggota yang berbeda pendapat

b)

Memperkecil konflik yang berkembang

c)

Mengurangi kesalahpahaman

d)

Mengomunikasikan kebijakan secara jelas dan terbuka

3.

Tujuan utama dari pengembangan UMKM adalah...

a)

Menarik investor asing sebanyak mungkin

b)

Menghapus pesaing usaha besar

c)

Meningkatkan kontribusi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja

d)

Mengurangi pendapatan negara

4.

Yang termasuk aspek utama dalam pengembangan UMKM adalah, kecuali...

a)

Peningkatan kapasitas manajerial

b)

Inovasi produk dan teknologi

c)

Akses terhadap pembiayaan

d)

Pemberian monopoli pasar

5.

Bentuk kepemilikan UMKM yang paling sederhana dan dimiliki oleh satu orang adalah...

a)

Perseroan Terbatas

b)

Kepemilikan perseorangan

c)

Koperasi

d)

BUMD

6.

Salah satu strategi pengembangan UMKM melalui program pembiayaan adalah...

a)

Pinjaman informal

b)

Pinjaman berbungan rendah

c)

Kredit usaha rakyat (KUR)

d)

Program cicilan elektronik

7.

UMKM “Tani Organik Merapi” memasarkan produk melalui Tokopedia dan Instagram. Strategi ini mencerminkan aspek pengembangan dalam hal...

a)

Akses terhadap pembiayaan

b)

Standarisasi produk

c)

Pemasaran dan akses pasar

d)

Peningkatan kapasitas manajerial

8.

Sebuah UMKM dimiliki oleh dua orang yang berbagi modal dan risiko, serta membagi keuntungan. Berdasarkan struktur kepemilikan, usaha tersebut termasuk...

a)

Koperasi

b)

Persekutuan

c)

Perseroan terbatas

d)

Perseorangan

9.

Salah satu kelemahan UMKM berbentuk perseorangan adalah...

a)

Proses pendirian yang rumit

b)

Tanggung jawab terbatas atas kerugian

c)

Sulit dalam pengambilan keputusan

d)

Risiko ditanggung penuh oleh pemilik

10.

Jika sebuah UMKM ingin mengembangkan usahanya dengan melibatkan masyarakat sebagai pemilik sekaligus pengguna layanan, bentuk kepemilikan yang paling tepat adalah...

a)

Persekutuan

b)

PT

c)

Koperasi

d)

Perseorangan

11.

Seorang pemilik UMKM tidak mampu mengelola keuangan dan produksi secara efisien. Berdasarkan aspek pengembangan UMKM, solusi yang relevan adalah...

a)

Membuka cabang baru

b)

Menurunkan harga jual

c)

Meningkatkan kapasitas manajerial

d)

Mengurangi jumlah produk

12.

Seorang pemilik usaha ragu memilih bentuk kepemilikan PT karena khawatir terhadap birokrasi. Namun, ia ingin memisahkan harta pribadi dan usaha. Apa saran terbaik?

a)

Tetap menggunakan usaha perseorangan agar sederhana

b)

Membuat koperasi agar lebih demokratis

c)

emilih bentuk PT karena memberi perlindungan hukum terhadap aset pribadi

d)

Mengalihkan usaha ke waralaba untuk efisiensi

13.

UMKM “Pabriek Kopi Nata” mengalami kesulitan mencari SDM berkualitas. Jika anggaran sangat terbatas, strategi yang paling efektif dan berkelanjutan adalah...

a)

Mempekerjakan pekerja lepas tanpa pelatihan

b)

Melakukan pemotongan gaji karyawan untuk efisiensi

c)

Menerapkan mentoring dan coaching internal

d)

Mengurangi jumlah produk untuk meminimalkan kebutuhan SDM

14.

Dalam masa pertumbuhan UMKM, sering terjadi krisis delegasi. Solusi yang paling tepat menurut teori manajemen SDM adalah...

a)

Menunjuk satu pemimpin tunggal

b)

Menunda rekrutmen karyawan baru

c)

Melakukan pelatihan dan pembagian tanggung jawab secara jelas

d)

Melatih karyawan lama menjadi pemimpin

15.

Mengapa perencanaan SDM sangat penting dalam pengelolaan UMKM?

a)

Agar pemilik tidak perlu terlibat langsung

b)

Untuk memenuhi tanggungjawab formal terhadap pemerintah

c)

Untuk menjamin kebutuhan tenaga kerja masa kini dan masa depan secara terarah

d)

Agar dapat menggaji karyawan lebih murah

16.

Dalam situasi pandemi, banyak UMKM mengalami penurunan. Apa langkah awal yang seharusnya dilakukan untuk mempertahankan karyawan berkualitas?

a)

PHK sebagian besar karyawan

b)

Menaikkan harga produk agar tetap bisa menggaji karaywan sesuai kompetensinya

c)

Melakukan evaluasi kebutuhan SDM dan mengefisiensi proses kerja

d)

Menyuruh karyawan mencari pekerjaan sampingan sembari tetap mempekerjakan karyawan tersebut

17.

Perbedaan manajemen SDM di UMKM dibandingkan dengan perusahaan besar terletak pada...

a)

Jumlah pelamar yang masuk

b)

Pendekatan yang lebih fleksibel dan praktis

c)

Proses rekrutmen SDM

d)

Menejemen SDM pada perusahaan besar cenderung otoriter karena memiliki target tinggi

18.

Dalam konteks pelatihan dan pengembangan, hal apa yang paling penting dilakukan oleh UMKM dengan keterbatasan anggaran?

a)

Menunda semua bentuk pelatihan

b)

Mengandalkan pelatihan daring gratis dan berbasis kebutuhan

c)

Menyerahkan pelatihan kepada vendor eksternal

d)

Hanya merekrut yang sudah berpengalaman

19.

Menurut Marnis & Priyono (2008), manajemen sumber daya manusia adalah...

a)

Proses pemasaran produk usaha kecil

b)

Proses perencanaan modal kerja

c)

Ukuran efektivitas dan efisiensi kebijakan SDM untuk mencapai komitmen kerja

d)

Penjadwalan produksi dan distribusi

20.

Apa yang dimaksud dengan proses produksi UMKM?

a)

Proses memproduksi dan menjual barang ke pasar internasional

b)

Proses menghasilkan dan mengatur distribusi logistik

c)

Kegiatan mengelola sumber daya untuk menghasilkan barang atau jasa bernilai ekonomi dalam skala kecil dan menengah

d)

Proses menghasilkan produk di dalam negeri

21.

Berikut ini yang bukan termasuk faktor produksi dalam UMKM adalah...

a)

Teknologi

b)

Informasi

c)

Promosi

d)

Modal

22.

Manajemen mutu bertujuan untuk...

a)

Menekan harga produk

b)

Mempercepat distribusi logistik

c)

Menjaga dan meningkatkan kualitas produk serta mendukung pencapaian target organisasi

d)

Meningkatkan promosi media sosial

23.

Manfaat penjadwalan produksi bagi UMKM adalah...

a)

Mengontrol pengeluaran

b)

Memperpanjang waktu produksi

c)

Meningkatkan efisiensi dan memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu

d)

Efisiensi tenaga kerja

24.

Gudeg Yu Djum mengalami lonjakan permintaan saat hari libur. Jika produksi tidak direncanakan dengan baik, kemungkinan besar yang akan terjadi adalah...

a)

Penurunan biaya produksi

b)

Kelebihan produk dan pemborosan bahan

c)

Kekurangan pasokan dan turunnya kepuasan pelanggan

d)

Menurunkan kualitas karena terburu buru

25.

Sebuah UMKM sering kehabisan bahan baku utama karena pemasok tidak konsisten. Solusi strategis terbaik berdasarkan studi kasus adalah...

a)

Menaikkan harga produk

b)

Mengurangi volume produksi

c)

Menjalin kemitraan langsung dengan pemasok lokal

d)

Mengganti bahan baku utama dengan bahan lain

26.

Jika penjadwalan produksi tidak mempertimbangkan kapasitas produksi dan permintaan pasar, maka akan berdampak pada...

a)

Meningkatnya loyalitas pelanggan

b)

Ketepatan waktu pengiriman produk

c)

Terhambatnya proses distribusi dan peningkatan biaya

d)

Menurunnya produktivitas tenaga kerja

27.

UMKM “X” ingin menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas. Berdasarkan prinsip pengendalian produksi, tindakan paling tepat adalah...

a)

Mengurangi bahan baku berkualitas

b)

Menyesuaikan volume produksi dengan permintaan dan efisiensi proses

c)

Menambah tenaga kerja shift malam

d)

Menunda produksi saat permintaan tinggi

28.

Jika sebuah UMKM berproduksi berdasarkan pesanan pelanggan, maka bentuk pengendalian produksi yang sesuai adalah...

a)

Dispatching

b)

Order control

c)

Routing

d)

Job enlargement

29.

Mengapa UMKM perlu melakukan follow-up dalam proses produksi?

a)

Agar bisa mengganti produk yang rusak

b)

Untuk menilai kembali efektivitas jadwal dan alur produksi

c)

Untuk mencatat biaya transportasi

d)

Agar tidak perlu evaluasi lanjutan

30.

Dalam kondisi pasokan bahan baku yang tidak menentu, hal paling penting untuk diprioritaskan dalam perencanaan produksi adalah...

a)

Penambahan tenaga kerjaPenambahan tenaga kerja

b)

Penurunan kapasitas produksi

c)

Fleksibilitas jadwal dan keamanan stok bahan

d)

Mengganti pemasok setiap minggu

31.

Sebuah UMKM kopi ingin menaikkan harga produknya tanpa kehilangan pelanggan tetap. Strategi pemasaran terbaik yang dapat diterapkan adalah...

a)

Mengurangi biaya produksi

b)

Mengubah kemasan agar lebih menjual tanpa mengubah kualitas

c)

Menambahkan nilai melalui diferensiasi dan penguatan positioning produk

d)

Mengurangi biaya promosi dan fokus pada pelanggan setia

32.

UMKM “Kopi Gunung Gambar” memanfaatkan limbah ampas kopi menjadi pupuk organik. Strategi ini berpotensi...

a)

Meningkatkan kualitas kopi

b)

Meningkatkan kapasitas produksi

c)

Meningkatkan citra merek melalui inovasi ramah lingkungan

d)

Meningkatkan segmen pelanggan konservatif

33.

Dalam analisis SWOT, sebuah UMKM menyadari bahwa pesaing baru muncul dengan harga lebih murah. Langkah yang paling tepat untuk menghadapi pesaing tersebut adalah...

a)

Menurunkan harga produk

b)

Mengurangi distribusi online

c)

Menegaskan keunggulan melalui strategi pemosisian berdasarkan kualitas produk

d)

Mengubah semua kemasan yang lebih murah biaya produksinya

34.

Jika sebuah produk UMKM telah memiliki banyak pesaing sejenis di pasar, maka pendekatan pemosisian yang paling efektif adalah...

a)

Berdasarkan atribut harga terendah

b)

Berdasarkan keunikan manfaat yang tidak dimiliki pesaing

c)

Meningkatkan kualitas diri dengan pesaing besar

d)

Menyamakan posisi dengan pesaing yang paling laris di pasaran

35.

Dalam menentukan bauran pemasaran (marketing mix), mengapa “tempat” menjadi unsur penting bagi UMKM digital?

a)

Karena tempat fisik tidak dibutuhkanKarena tempat fisik tidak dibutuhkan

b)

Karena distribusi online menentukan aksesibilitas dan daya jangkau pasar

c)

Karena tempat akan memengaruhi jarak dan berpengaruh pada tenaga kerja

d)

Karena semua UMKM hanya menjual secara langsung

36.

Segmentasi pasar membantu UMKM untuk...

a)

Menentukan harga bahan baku

b)

Memperbanyak jumlah produk yang akan diproduksi

c)

Memilih kelompok konsumen yang sesuai untuk produk mereka

d)

Menentukan lokasi toko yang dekat dengan calon pelanggan

37.

Mengapa analisis pesaing penting dalam strategi pemasaran UMKM?

a)

Agar bisa meniru seluruh aktivitas pesaing

b)

Untuk menghindari semua bentuk kompetisi

c)

Untuk mengidentifikasi ancaman dan mencari peluang diferensiasi

d)

Agar dapat menciptakan produk yang sama dengan pesaing

38.

Kopma UGM mengalami penurunan partisipasi anggota dalam kegiatan koperasi. Berdasarkan prinsip koperasi, solusi yang paling tepat adalah...

a)

Mengganti sistem kepengurusan secara total

b)

Mewajibkan anggota membeli produk setiap minggu

c)

Menyediakan insentif partisipatif dan memperkuat pendidikan perkoperasian

d)

Meningkatkan harga produk untuk mendorong kontribusi modal

39.

Sebuah koperasi memiliki struktur pengelolaan yang otoriter dan tidak melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan. Maka, koperasi tersebut melanggar prinsip...

a)

Kerja sama antar koperasi

b)

Kemandirian koperasi

c)

Pengelolaan secara demokratis

d)

Pembagian SHU

40.

Salah satu tantangan koperasi mahasiswa adalah lemahnya inovasi produk dan layanan. Pendekatan strategis yang dapat diambil adalah...

a)

Menyerahkan seluruh operasional kepada dosen pembina

b)

Menyederhanakan jenis usaha

c)

Melibatkan anggota muda dalam inovasi digital dan pemasaran kreatif

d)

Membatasi jumlah anggota aktif

41.

Sebuah koperasi sekunder ingin memperkuat hubungan antar koperasi primer yang menjadi anggotanya. Strategi paling tepat yang sejalan dengan prinsip koperasi adalah...

a)

Menghapus perbedaan dalam struktur keuangan

b)

Mengadakan pelatihan bersama dan memperkuat jaringan kerja sama

c)

Menyusun kebijakan internal secara sepihak

d)

Menarik investor eksternal sebagai pemodal utama

42.

Peran koperasi dalam menciptakan keadilan sosial dapat diwujudkan melalui...

a)

Kompetisi bebas antaranggota

b)

Pemberian akses usaha dan pembagian keuntungan secara adil sesuai dengan kontribusi anggota

c)

Pungutan iuran yang sama antar anggota

d)

Pemberian SHU yang sama kepada seluruh anggota koperasi

43.

Menurut UU No. 25 Tahun 1992, koperasi adalah...

a)

Perusahaan yang dimiliki oleh para pemegang saham

b)

Badan usaha yang didirikan oleh masyarakat dan digunakan untuk mensejahterakan masyarakat

c)

Badan usaha beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan prinsip koperasi

d)

Lembaga masyarakat yang beranggotakan beberapa orang yang sepakat secara kekeluargaan untuk mendirikan usaha yang menyediakan produk berguna bagi masyarrakat

44.

Tujuan utama koperasi adalah...

a)

Meningkatkan pendapatan nasional

b)

Meningkatkan kesejahteraan pengurus koperasi

c)

Meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat

d)

Memberikan SHU secara merata untuk seluruh anggota koperasi

45.

Prinsip koperasi yang menunjukkan adanya keadilan dalam pembagian keuntungan adalah...

a)

Kemandirian

b)

Kerja sama antar koperasi

c)

Pembagian SHU secara adil berdasarkan jasa usaha anggota

d)

Keanggotaan tertutup

46.

Koperasi yang didirikan oleh minimal 20 orang disebut...

a)

Koperasi sekunder

b)

Koperasi jasa

c)

Koperasi primer

d)

Koperasi simpan pinjam

47.

Koperasi yang bergerak di bidang penyediaan barang konsumsi untuk anggotanya disebut...

a)

Koperasi jasa

b)

Koperasi konsumen

c)

Koperasi produsen

d)

Koperasi simpan pinjam

48.

Salah satu peran koperasi bagi perekonomian nasional adalah...

a)

Meningkatkan pertumbuhan ekonomi

b)

Meningkatkan partisipasi asing dalam menanamkan modalnya

c)

Memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis kekeluargaan

d)

Meningkatkan pendapatan nasional

49.

Dalam pengelolaan koperasi, transparansi keuangan sangat penting untuk...

a)

Menghindari pajak yang lebih tinggi

b)

Mengurangi biaya operasional

c)

Meningkatkan kepercayaan anggota

d)

Menarik investor luar negeri

50.

Berikut ini yang bukan termasuk tujuan dari pemasaran adalah...

a)

Meningkatkan penjualan

b)

Meningkatkan loyalitas pelanggan

c)

Memperbanyak jumlah produksi

d)

Meningkatkan brand awareness