NEW
Font size
WorksheetsSoal UTS Keperawatan 2025
Total questions: 70
Worksheet time: 1hrs 10mins
Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada pasien nyonya T hasil pemeriksaan pasien mengatakan mengeluh sakit kepala sejak pagi hari. Apakah pengkajian dari keluhan pasien tersebut?
Data subjektif
Data objektif
Data penunjang
Data skunder
Data primer
Seorang pasien usia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit kepala perawat melakukan tindakan pemeriksaan tanda-tanda vital, hasil pemeriksaan tekanan darah 180/90 MmHg nadi 80kali/menit pernafasan 20kali/menit. Apakah data tanda-tanda pita tersebut merupakan ?
Data subjektif
Data objektif
Data penunjang
Data skunder
Data primer
Seorang pasien usia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit kepala perawat melakukan tindakan pemeriksaan tanda-tanda vital, hasil pemeriksaan tekanan darah 180/90 MmHg nadi 80kali/menit pernafasan 20kali/menit. Adapun yang bukan Teknik pengumpulan data baik objektif maupun subjektif pada kasus tersebut adalah ?
Wawancara
Observasi
Pemeriksaan fisik
Test diagnostic
Pola nutrisi
Dalam merumuskan diagnose keperawatan ada 3 komponen yaitu ?
Etiologic(E), Symptom(S), problem,(P)
Symptom(S), Problem(P), Etiologi(E)
Problem (P),Etiologi(E), Symptom(S)
Problem dan etiologi
Etiologi dan symptom
Seorang pasien usia 30thn data kerumah sakit dengan keluhan pusing-pusing perawat menetapkan diagnose keperawatan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan mudah ditandai dengan adanya intake makanan ½ porsi, pucat penurunan berat badan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari tubuh. Apakah ketidak seimbangan kurang dari kebutuhan tubuh pada kasus ini adalah
Problem
Etiologic
Symptom
Etiologic dan symptom
Diagnose actual
Seorang pasien usia 30thn data kerumah sakit dengan keluhan pusing-pusing perawat menetapkan diagnose keperawatan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan mudah ditandai dengan adanya intake makanan ½ porsi, pucat penurunan berat badan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari tubuh. Apakah intake makanan untuk setengah porsi pasienya pucat pada kasus nadalah ?
Problem
Etiologi
Symptom
Data primer
Data sekunder
Seorang pasien usia 30thn data kerumah sakit dengan keluhan pusing-pusing perawat menetapkan diagnose keperawatan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan mudah ditandai dengan adanya intake makanan ½ porsi, pucat penurunan berat badan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari tubuh. Apakah penurunan berat badan pada kasus tersebut adalah ?
Problem
Etiologic
Symptom
Data primer
Data skunder
Diagnose keperawatan dapat di bedakan meenjadi 5 kelompok?
Diagnose actual,resiko,kemungkinan,syndrom, willness
Diagnose actual,kemungkinan,syndrome
Diagnosa actual,syndrome,lingkungan
Diagnose actual,syndrome,lingkungan
Diagnose actual,willness,syndrome
Diagnose keperawatan yang menggambarkan kondisi klinis individu lebih rentan mengalami masalah atau masalah yang dapat berkembang dimasa depan karena adanya factor resiko tertentu adalah?
Diagnose actual
Diagnose resiko
Diagnose kemungkinan
Diagnose syndrome
Diagnose willness
Diagnose keperawatan yang menggambarkan penilaian klinis yang harus di validasi perawat karena adanya Batasan karateristik mayor atau didukung data yang nyata adalah?
Diagnose willness
Diagnose actual
Diagnose syndrome
Diagnose kemungkinan
Diagnosa resiko
Seorang ibu usia 30thn datang ke poli klinik dengan keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik 120MmHg dan diastolic 80MmHg. Apakah tekanan darah pada kasus tersebut?
Plahipertensi
Hipertensi tingkat 1
Tekanan darah normal
Hipertensi tingkat 2
Hipertensi tingkat 3
Seorang ibu usia 30thn datang ke poli klinik dengan keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik 120MmHg dan diastolic 80MmHg. Tekanan darah saat jatung sedang rileks diantara dua denyut nadi pada kasus tersebut disebut?
Sistolik
Spasemu
Diastolic
Kontraksi nadi
Kontraksi jantung
Seorang ibu usia 30thn datang ke poli klinik dengan keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik 120MmHg dan diastolic 80MmHg. Tekanan darah paling tinggi terjadi Ketika jantung berdetak atau berkontraksi memompa darah pada kasus tersebut disebut?
Sistolik
Spasemu
Diastolic
Kontraksi nadi
Relaksasi jantung
Seorang pasien usia 50th datang kerumah sakit dengan keluhan kepala pusing dan kepala terasa berat perawat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital hasil pemeriksaan tekanan darah 139/90 MmHg. Apakah teknan darah pada kasus ini?
Tekanan darah normal
Prahipertensi
Hipertensi tingkat 1
Hipertensi tingkat 2
Hipertensi tingkat 3
Seorang pasien usia 50th datang kerumah sakit dengan keluhan kepala pusing dan kepala terasa berat perawat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital hasil pemeriksaan tekanan darah 139/90 MmHg. Bila tekanan darah naik menjadi lebih sistolik menjadi lebih 160 MmHg dan diastolik menjadi lebih 100MmHg maka tekanan darah pada kasus tersebut adalah ?
Tekanan darah normal
Hipertensi
Hipotensi
Preeklamsi
Hipertensi tingkat 2
Seorang pasien usia 50th datang kerumah sakit dengan keluhan kepala pusing dan kepala terasa berat perawat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital hasil pemeriksaan tekanan darah 139/90 MmHg. Bila teknanan darah rendah sistolik menjadi 90 MmHg dan diastolik menjadi 60MmHg maka pada kasus tersebut disebut?
Hipotensi
Hipertensi
Pre eklamsi
Pre eklamsi berat
Preeklamsi ringan
Seorang perawat sedang melakukan tindakan pengukuran teknan darah dengan cara jari meraba jari meraba arteri branchialis dan memastikan manset 2,5 cm diatas denyut arteri tersebut apakah kriteria kopetensi yang di lakukan seorang perawat tersebut?
Pengkajian klien
Melakukan higin tangan
Mengidentifikasi indikasi
Menyiapkan peralatan
Melakukan prosedur klinis
Seorang ners sedang melakukan pencatatan hasil observasi dan penilaian selama melakukan tindakan penilaian tekanan darah pada klien. Apakah yang sedang dilakukan perawat tersebut ?
Pendokumentasian
Melakukan evaluasi
Melakukan pengkajian
Melakukan intervensi
Melakukan implementasi
Seorang ners sedang melakukan pengkajian pada penghitungan pernafasan pada pasien dalam kondisi tidur apakah yang dilakukan oleh seorang ners pada pasien tersebut, kecuali?
Mengkaji adanya factor resiko gangguan pernafasan
Mengkaji adanya tanda-tanda dan gangguan pernafasan
Mengkaji nilai laboratorium termasuk Sa O2
Gas darah arteri, hitung darah lengkap
Perdataan klien
Seorang perawat sedang melakukan menghitung siklus pernafasan (inspirasi dan ekspirasi) jika inspirasi teratur maka pernafasan dihitung ?
30 detik dan dikalikan 2
Dihitung 30 detik dan dikalikan 3
Dihitung selama 60 detik
Dihitung selama 120 detik
Dihitung selama 100 detik
Jika ritme kurang 12 atau lebih 20 nafas permenit maka pernafasan dihitung ?
Selama 30 detik
Selama 60 detik
Selama 100 detik
Selama 120 detik
Selama 15 detik
Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur keterampilan pertama yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut ?
Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien
Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari
Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi
Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)
Membuka pakaian klien di bagian dada
Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur klinis yang ke 2 yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut yaitu ?
Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien
Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari
Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi
Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)
Membuka pakaian klien di bagian dada
Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur klinis yang ke 3 yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut yaitu?
Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien
Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari
Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi
Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)
Membuka pakaian klien di bagian dada
Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur klinis yang ke 4 yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut yaitu?
Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien
Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari
Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi
Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)
Membuka pakaian klien di bagian dada
Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak. Apakah prosedur klinis yang perawat lakukan ?
Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien
Memasang penutup di bagian ujung thermometer
Mengambil termometer dan unit pengisian batere
Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya
Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada
Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak. Apakah tindakan prosedur yang ke 2 yang perawat lakukan pada kasus tersebut ?
Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien
Memasang penutup di bagian ujung thermometer
Mengambil termometer dan unit pengisian batere
Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya
Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada
Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak, Tindakan selanjutnya yang ke 3 yang perawat lakukan pada kasus tersebut adalah?
Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien
Memasang penutup di bagian ujung thermometer
Mengambil termometer dan unit pengisian batere
Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser
Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak, Tindakan selanjutnya yang perawat lakukan pada kasus tersebut adalah ?
Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien
Memasang penutup di bagian ujung thermometer
Mengambil termometer dan unit pengisian batere
Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya
Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada
Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak, Tindakan yang ke 4 yang di lakukan seorang perawat pada kasus tersebut adalah ?
Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien
Memasang penutup di bagian ujung thermometer
Mengambil termometer dan unit pengisian batere
Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya
Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada
Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur pertama klinis yang perawat lakukan ?
Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur
Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut
Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut
Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam
Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater
Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 2 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?
Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur
Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut
Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut
Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam
Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater
Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 3 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?
Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur
Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut
Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut
Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam
Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater
Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 4 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?
Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur
Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut
Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut
Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam
Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater
Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 5 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?
Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur
Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut
Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut
Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam
Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater
Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang pertama yang perawat lakukan ?
Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien
Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan
Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan
Meminta persetujuan klien
Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)
Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke dua yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?
Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien
Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan
Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan
Meminta persetujuan klien
Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)
Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke tiga yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?
Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien
Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan
Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan
Meminta persetujuan klien
Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)
Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke empat yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?
Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien
Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan
Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan
Meminta persetujuan klien
Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)
Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke lima yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?
Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien
Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan
Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan
Meminta persetujuan klien
Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)
Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Manakah yang termasuk data subjektif ?
Suhu 37° C
TD 120/85 mmHg
Pernapasan 22x/menit
Nadi 98x/menit
Keluhan nyeri perut
Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Dari kasus diatas data manakah yang tidak normal ?
Suhu
Nadi
Usia
pernapasan
Tekanan darah
Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Dari kasus diatas urutan pemeriksaan fisik yang dilakukan adalah ?
Inspeksi - palpasi - perkusi - auskultasi
Inspeksi - palpasi - auskultasi - perkusi
Inspeksi - auskultasi - palpasi - perkusi
Inspeksi - auskultasi - perkusi - palpasi
Auskultasi - inspeksi - perkusi - palpasi
Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Pemeriksaan fisik system tubuh apa yang mungkin dilakukan untuk membantu penegakan diagnosis ?
System pencernaan
System pernapasan
System integument
System reproduksi
System sirkulasi
Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Apakah pengkajian yang perlu dilengkapi untuk membantu penegakan diagnosis ?
Wawancara dengan keluarga
Auskultasi bising usus
Perkusi batas hati
Pengkajian PQRS
Palpasi dalam
Anak perempuan usia 2 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan batuk-batuk. Ibu mengatakan anak batuk sudah 1 minggu terakhir dan sudah mengkonsumi berbagai obat batuk tapi tidak kunjung sembuh. Hasil pemeriksaan RR 30x/menit, HR 98x.menit, suhu 37,6° C, TD 90/50 mmHg, terdengar ronkhi di paru kanan. Manakah data yang tidak normal ?
Suhu
Nadi
Usia
Pernapasan
Tekanan darah
Anak perempuan usia 2 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan batuk-batuk. Ibu mengatakan anak batuk sudah 1 minggu terakhir dan sudah mengkonsumi berbagai obat batuk tapi tidak kunjung sembuh. Hasil pemeriksaan RR 30x/menit, HR 98x.menit, suhu 37,6° C, TD 90/50 mmHg, terdengar ronkhi di paru kanan. Apakah pemeriksaan fisik system tubuh yang mungkin dilakukan untuk membantu penegakan diagnosis ?
System pencernaan
System pernapasan
System integument
System reproduksi
System sirkulasi
Seorang bayi berusia 2 bulan dirawat dengan broncopneumonia, pada saat dikaji didapatkan data bayi rewel, suhu 37,7° C, frekuensi napas 42 x/menit, nadi 110x/menit. Berdasarkan anamnesis, ibu mengatakan bayi tidak diberikan ASI karena sedikit, pada saat bayi diberi susu botol ibu hanya mengganjal dengan bantal dan pernah riwayat tersedak. Manakah data objektif yang tidak normal ?
Suhu
Nadi
Pernapasan
Riwayat tersedak
Bayi tidak diberikan ASI
Seorang bayi berusia 2 bulan dirawat dengan broncopneumonia, pada saat dikaji didapatkan data bayi rewel, suhu 37,7° C, frekuensi napas 42 x/menit, nadi 110x/menit. Berdasarkan anamnesis, ibu mengatakan bayi tidak diberikan ASI karena sedikit, pada saat bayi diberi susu botol ibu hanya mengganjal dengan bantal dan pernah riwayat tersedak. Manakah yang merupakan data subjektif ?
Bayi rewel
Riwayat tersedak
Bayi tidak diberikan ASI
Minum susu diganjal bantal
Terdiagnosis Bronkopneumonia
Seorang bayi berusia 2 bulan dirawat dengan broncopneumonia, pada saat dikaji didapatkan data bayi rewel, suhu 37,7° C, frekuensi napas 42 x/menit, nadi 110x/menit. Berdasarkan anamnesis, ibu mengatakan bayi tidak diberikan ASI karena sedikit, pada saat bayi diberi susu botol ibu hanya mengganjal dengan bantal dan pernah riwayat tersedak. Pemeriksaan fisik apa saja yang diperlukan untuk penegakan diagnosis, kecuali ?
Inspeksi tampilan umum
Inspeksi retraksi dada
Inspeksi cuping hidung
Auskultasi suara napas
Anamnesis riwayat imunisasi
Hasil Pengukuran TD 90/60 mmhg, Nadi 110x/menit, RR 28/menit, suhu 39,2 ℃ Interpretasi yang tepat pada data pemeriksaan tanda vital diatas adalah
Hipertensi + Bradikardia
Hipotensi + Takikardia+ Tachypnea+ Hipertermia
Syok Septik
Hipertermi
Hipotensi + Tachypnea
Pada Pemeriksaan Perkusi Abdomen terdengar suara Timpani di semua kuadran. Hal ini menunjukkan adalah :
Splenomegali
Hepatomegali
Asites
Distensi usus
Nyeri abdomen
Pada pemeriksaan awal Tn H tampak bernapas Sadar dan dapat diajak komunikasi skor GCS yang didapatkan E4 V5 M6 . kondisi ini menunjukkan Pasien dalam Tingkat kesadaran adalah :
A. Apatis
B. Composmentis
C. koma
D. Somnolen
Delirium
Bunyi napas normal yang terdengar di sebagian besar area paru pada Tn D adalah :
Ronchi basah
Wheezing
Ronchi
Bronkial
Vesikuler
Perawat sedang melakukan Pemeriksaan tanda-tanda Vital pada Ny G hasil RR 8 kali/ menit . kondisi ini disebut :
Tachypnea
Apnea
Bradypnea
Dispnea
Hypernea
Ny S berusia 60 tahun , datang ke rumah sakit dengan keluhan lemas,pusing . pada saat perawat melakukan inspeksi pada Ny S perawat menemukan konjungtiva Pucat . Hal ini mungkin mengindikasikan:
Presbiopi
Dehidrasi
Iritasi mata
Anemia
Hipertensi
Hasil Laboratorium menunjukkan Hb 8g/dl ( normal 12-16g/dl) kondisi ini disebut :
Hiperglikemia
Leukositosis
Hipoglikemia
Trombositopenia
Anemia
Perawat sedang melakukan pemeriksaan fisik Abdomen, Pada Palpasi abdomen Ny, S mengeluh nyeri tekan di kuadran kiri atas . kemungkinan Ny S mengalami :
Kolelitiasis
Pankreatitis
Apendisitis
Kolesistitis
Gastritis
Pada Pemeriksaan Jantung saat auskultasi terdengar suara bising jantung (murmur) di area apeks. Kelainan suara jantung ini terjadi dikarenakan adalah :
Miokarditis
Gagal jantung kongestif
Perikarditis
Kelainan katup Jantung
Aritmia
Tahap pertama dalam Proses Keperawatan adalah :
Diagnosa keperawatan
Perencanaan
Implementasi
Pengkajian
Evaluasi
Kesalahan dalam mendiagnosis, keterlambatan dalam penanganan pasien atau tidak meresepkan obat untuk indikasi yang tepat. Pernyataan tersebut merupakan contoh dari apakah?
Omission
Commision
KNC
KTC
IKP
Kesalahan dalam memutuskan pilihan terapi, memberikan obat yang salah atau obat yang diberikan melalui cara pemberian yang keliru. Kasus tersebut merupakan contoh dari apakah?
Omission
Commision
KNC
KTC
IKP
Seorang nakes melakukan kekeliruan identitas rekam medis dan rekam medis tidak ditemukan. Kasus tersebut merupakan Tindakan risiko pada saat apakah?
Akses ke faskes
Pendaftaran
Pengkajian
Intervensi
Implementasi
Kejadian atau situasi yang dapat mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan harm (penyakit, cedera, cacat, kematian dll) yang tidak seharusnya terjadi merupakan pengertian dari apakah?
IKP
KTD
KNC
KTC
KPC
Kejadian yang mengakibatkan cedera yang tidak diharapkan pada pasien karena suatu Tindakan atau karena tidak bertindak bukan karena kondisi pasien merupakan pengertian dari apakah ?
IKP
KTD
KNC
KTC
KPC
Suatu insiden yang belum sampai terpapar ke pasien sehingga tidak menyebabkan cedera pada pasien merupakan pengertian dari apakah ?
IKP
KTD
KNC
KTC
KPC
Insiden yang sudah terpapar ke pasien, tetapi tidak menimbulkan cedera, dapat terjadi karena "keberuntungan" atau "peringanan" merupakan pengertian dari apakah ?
IKP
KTD
KNC
KTC
KPC
Kesadaran tentang nilai keselamatan pasien, komitmen pelayanan Kesehatan berorientasi patient safety, kepatuhan pelaporan insiden terkait patient safety merupakan bagin dari Patient Safety apakah ?
Pengertian
Manfaat
Tujuan
Prinsip
Sasaran
Mengidentifikasi pasien dengan benar, meningkatkan komunikasi yang efektif, meningkatkan keamanan obat-obatan yang harus diwaspadai, dan mengurangi risiko infeksi akibat perawatan Kesehatan merupakan bagin dari patient safety apakah?
Pengertian
Manfaat
Tujuan
Prinsip
Sasaran
Melibatkan dan berkomunikasi dengan pasien dengan mengembangkan cara-cara komunikasi yang terbuka dengan pasien merupakan langkah pelaksanaan patient safety yang keberapakah?
1
3
5
6
7
