wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UTS Keperawatan 2025

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada pasien nyonya T hasil pemeriksaan pasien mengatakan mengeluh sakit kepala sejak pagi hari. Apakah pengkajian dari keluhan pasien tersebut?

a)

Data subjektif

b)

Data objektif

c)

Data penunjang

d)

Data skunder

e)

Data primer

2.

Seorang pasien usia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit kepala perawat melakukan tindakan pemeriksaan tanda-tanda vital, hasil pemeriksaan tekanan darah 180/90 MmHg nadi 80kali/menit pernafasan 20kali/menit. Apakah data tanda-tanda pita tersebut merupakan ?

a)

Data subjektif

b)

Data objektif

c)

Data penunjang

d)

Data skunder

e)

Data primer

3.

Seorang pasien usia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit kepala perawat melakukan tindakan pemeriksaan tanda-tanda vital, hasil pemeriksaan tekanan darah 180/90 MmHg nadi 80kali/menit pernafasan 20kali/menit. Adapun yang bukan Teknik pengumpulan data baik objektif maupun subjektif pada kasus tersebut adalah ?

a)

Wawancara

b)

Observasi

c)

Pemeriksaan fisik

d)

Test diagnostic

e)

Pola nutrisi

4.

Dalam merumuskan diagnose keperawatan ada 3 komponen yaitu ?

a)

Etiologic(E), Symptom(S), problem,(P)

b)

Symptom(S), Problem(P), Etiologi(E)

c)

Problem (P),Etiologi(E), Symptom(S)

d)

Problem dan etiologi

e)

Etiologi dan symptom

5.

Seorang pasien usia 30thn data kerumah sakit dengan keluhan pusing-pusing perawat menetapkan diagnose keperawatan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan mudah ditandai dengan adanya intake makanan ½ porsi, pucat penurunan berat badan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari tubuh. Apakah ketidak seimbangan kurang dari kebutuhan tubuh pada kasus ini adalah

a)

Problem

b)

Etiologic

c)

Symptom

d)

Etiologic dan symptom

e)

Diagnose actual

6.

Seorang pasien usia 30thn data kerumah sakit dengan keluhan pusing-pusing perawat menetapkan diagnose keperawatan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan mudah ditandai dengan adanya intake makanan ½ porsi, pucat penurunan berat badan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari tubuh. Apakah intake makanan untuk setengah porsi pasienya pucat pada kasus nadalah ?

a)

Problem

b)

Etiologi

c)

Symptom

d)

Data primer

e)

Data sekunder

7.

Seorang pasien usia 30thn data kerumah sakit dengan keluhan pusing-pusing perawat menetapkan diagnose keperawatan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan mudah ditandai dengan adanya intake makanan ½ porsi, pucat penurunan berat badan ketidak seimbangan nutrisi kurang dari tubuh. Apakah penurunan berat badan pada kasus tersebut adalah ?

a)

Problem

b)

Etiologic

c)

Symptom

d)

Data primer

e)

Data skunder

8.

Diagnose keperawatan dapat di bedakan meenjadi 5 kelompok?

a)

Diagnose actual,resiko,kemungkinan,syndrom, willness

b)

Diagnose actual,kemungkinan,syndrome

c)

Diagnosa actual,syndrome,lingkungan

d)

Diagnose actual,syndrome,lingkungan

e)

Diagnose actual,willness,syndrome

9.

Diagnose keperawatan yang menggambarkan kondisi klinis individu lebih rentan mengalami masalah atau masalah yang dapat berkembang dimasa depan karena adanya factor resiko tertentu adalah?

a)

Diagnose actual

b)

Diagnose resiko

c)

Diagnose kemungkinan

d)

Diagnose syndrome

e)

Diagnose willness

10.

Diagnose keperawatan yang menggambarkan penilaian klinis yang harus di validasi perawat karena adanya Batasan karateristik mayor atau didukung data yang nyata adalah?

a)

Diagnose willness

b)

Diagnose actual

c)

Diagnose syndrome

d)

Diagnose kemungkinan

e)

Diagnosa resiko

11.

Seorang ibu usia 30thn datang ke poli klinik dengan keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik 120MmHg dan diastolic 80MmHg. Apakah tekanan darah pada kasus tersebut?

a)

Plahipertensi

b)

Hipertensi tingkat 1

c)

Tekanan darah normal

d)

Hipertensi tingkat 2

e)

Hipertensi tingkat 3

12.

Seorang ibu usia 30thn datang ke poli klinik dengan keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik 120MmHg dan diastolic 80MmHg. Tekanan darah saat jatung sedang rileks diantara dua denyut nadi pada kasus tersebut disebut?

a)

Sistolik

b)

Spasemu

c)

Diastolic

d)

Kontraksi nadi

e)

Kontraksi jantung

13.

Seorang ibu usia 30thn datang ke poli klinik dengan keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik 120MmHg dan diastolic 80MmHg. Tekanan darah paling tinggi terjadi Ketika jantung berdetak atau berkontraksi memompa darah pada kasus tersebut disebut?

a)

Sistolik

b)

Spasemu

c)

Diastolic

d)

Kontraksi nadi

e)

Relaksasi jantung

14.

Seorang pasien usia 50th datang kerumah sakit dengan keluhan kepala pusing dan kepala terasa berat perawat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital hasil pemeriksaan tekanan darah 139/90 MmHg. Apakah teknan darah pada kasus ini?

a)

Tekanan darah normal

b)

Prahipertensi

c)

Hipertensi tingkat 1

d)

Hipertensi tingkat 2

e)

Hipertensi tingkat 3

15.

Seorang pasien usia 50th datang kerumah sakit dengan keluhan kepala pusing dan kepala terasa berat perawat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital hasil pemeriksaan tekanan darah 139/90 MmHg. Bila tekanan darah naik menjadi lebih sistolik menjadi lebih 160 MmHg dan diastolik menjadi lebih 100MmHg maka tekanan darah pada kasus tersebut adalah ?

a)

Tekanan darah normal

b)

Hipertensi

c)

Hipotensi

d)

Preeklamsi

e)

Hipertensi tingkat 2

16.

Seorang pasien usia 50th datang kerumah sakit dengan keluhan kepala pusing dan kepala terasa berat perawat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital hasil pemeriksaan tekanan darah 139/90 MmHg. Bila teknanan darah rendah sistolik menjadi 90 MmHg dan diastolik menjadi 60MmHg maka pada kasus tersebut disebut?

a)

Hipotensi

b)

Hipertensi

c)

Pre eklamsi

d)

Pre eklamsi berat

e)

Preeklamsi ringan

17.

Seorang perawat sedang melakukan tindakan pengukuran teknan darah dengan cara jari meraba jari meraba arteri branchialis dan memastikan manset 2,5 cm diatas denyut arteri tersebut apakah kriteria kopetensi yang di lakukan seorang perawat tersebut?

a)

Pengkajian klien

b)

Melakukan higin tangan

c)

Mengidentifikasi indikasi

d)

Menyiapkan peralatan

e)

Melakukan prosedur klinis

18.

Seorang ners sedang melakukan pencatatan hasil observasi dan penilaian selama melakukan tindakan penilaian tekanan darah pada klien. Apakah yang sedang dilakukan perawat tersebut ?

a)

Pendokumentasian

b)

Melakukan evaluasi

c)

Melakukan pengkajian

d)

Melakukan intervensi

e)

Melakukan implementasi

19.

Seorang ners sedang melakukan pengkajian pada penghitungan pernafasan pada pasien dalam kondisi tidur apakah yang dilakukan oleh seorang ners pada pasien tersebut, kecuali?

a)

Mengkaji adanya factor resiko gangguan pernafasan

b)

Mengkaji adanya tanda-tanda dan gangguan pernafasan

c)

Mengkaji nilai laboratorium termasuk Sa O2

d)

Gas darah arteri, hitung darah lengkap

e)

Perdataan klien

20.

Seorang perawat sedang melakukan menghitung siklus pernafasan (inspirasi dan ekspirasi) jika inspirasi teratur maka pernafasan dihitung ?

a)

30 detik dan dikalikan 2

b)

Dihitung 30 detik dan dikalikan 3

c)

Dihitung selama 60 detik

d)

Dihitung selama 120 detik

e)

Dihitung selama 100 detik

21.

Jika ritme kurang 12 atau lebih 20 nafas permenit maka pernafasan dihitung ?

a)

Selama 30 detik

b)

Selama 60 detik

c)

Selama 100 detik

d)

Selama 120 detik

e)

Selama 15 detik

22.

Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur keterampilan pertama yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut ?

a)

Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien

b)

Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari

c)

Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi

d)

Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)

e)

Membuka pakaian klien di bagian dada

23.

Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur klinis yang ke 2 yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut yaitu ?

a)

Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien

b)

Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari

c)

Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi

d)

Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)

e)

Membuka pakaian klien di bagian dada

24.

Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur klinis yang ke 3 yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut yaitu?

a)

Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien

b)

Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari

c)

Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi

d)

Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)

e)

Membuka pakaian klien di bagian dada

25.

Tuan N Usia 40thn datang kerumah sakit dengan keluhan sesak nafas dirawat diruang melati seorang perawat melakukan tindakan kopetensi prosedur klinis yaitu pemeriksaan denyut nadi radialis. Prosedur klinis yang ke 4 yang dilakukan seorang perawat pada kasus tersebut yaitu?

a)

Memosisikan lengan klien dengan rileks disamping tubuh klien

b)

Meletakan ujung dua jari tangan ke cekungan yang teraba di area radialis yaitu sisi dalam lengan di bawah posisi ibu jari

c)

Menekankan secara ringan arteri radialis untuk memastikan adanya denyut nadi, kemudian kurangi penekananya untuk meraba nadi

d)

Mencatat kualitas denyut nadi (misalnya lemah,kuat,terlalu kuat)

e)

Membuka pakaian klien di bagian dada

26.

Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak. Apakah prosedur klinis yang perawat lakukan ?

a)

Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien

b)

Memasang penutup di bagian ujung thermometer

c)

Mengambil termometer dan unit pengisian batere

d)

Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya

e)

Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada

27.

Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak. Apakah tindakan prosedur yang ke 2 yang perawat lakukan pada kasus tersebut ?

a)

Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien

b)

Memasang penutup di bagian ujung thermometer

c)

Mengambil termometer dan unit pengisian batere

d)

Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya

e)

Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada

28.

Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak, Tindakan selanjutnya yang ke 3 yang perawat lakukan pada kasus tersebut adalah?

a)

Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien

b)

Memasang penutup di bagian ujung thermometer

c)

Mengambil termometer dan unit pengisian batere

d)

Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser

29.

Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak, Tindakan selanjutnya yang perawat lakukan pada kasus tersebut adalah ?

a)

Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien

b)

Memasang penutup di bagian ujung thermometer

c)

Mengambil termometer dan unit pengisian batere

d)

Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya

e)

Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada

30.

Seorang ibu usia 35thn datang kerumah sakit dengan keluhan panas dingin dan kepala pusing perawat melakukan tindakan kriteria kopetensi suhu tubuh ketiak, Tindakan yang ke 4 yang di lakukan seorang perawat pada kasus tersebut adalah ?

a)

Membantu menyingkap bagian bahu dan lengan pakaian klien

b)

Memasang penutup di bagian ujung thermometer

c)

Mengambil termometer dan unit pengisian batere

d)

Menempelkan bagian mulut termometer dengan batang unit termometer serta menggeser dan mengunci penutup termometer ke tempatnya

e)

Mengangkat lengan klien, memasukan thermometer ke tengah aksila, menurunkan lengan tersebut dan menahanya dengan menyilangkan lengan di dada

31.

Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur pertama klinis yang perawat lakukan ?

a)

Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur

b)

Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut

c)

Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut

d)

Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam

e)

Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater

32.

Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 2 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?

a)

Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur

b)

Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut

c)

Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut

d)

Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam

e)

Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater

33.

Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 3 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?

a)

Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur

b)

Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut

c)

Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut

d)

Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam

e)

Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater

34.

Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 4 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?

a)

Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur

b)

Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut

c)

Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut

d)

Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam

e)

Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater

35.

Tuan A usia 28 thn dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pusing dan jantung berdebar-debar perawat melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Apakah prosedur klinis yang ke 5 yang perawat lakukan pada kasus tersebut?

a)

Menjaga privasi sepanjang dilakukanya prosedur

b)

Meraba arteri brakialis atau popiliteal, memosisikan manset 2,5 cm di atas denyut arteri tersebut

c)

Menempatkan manset sfigmomanomater di atas dan searah dengan arteri yang tersebut

d)

Menempatkan bagian telinga stetoskop di telinga, memastikan bahwa suara terdengar jelas dan tidak teredam

e)

Menempatkan diafragma stetoskop langsung di atas denyut arteri tanpa terhalang pakaian atau manset sfigmomanomater

36.

Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang pertama yang perawat lakukan ?

a)

Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien

b)

Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan

c)

Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan

d)

Meminta persetujuan klien

e)

Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)

37.

Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke dua yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?

a)

Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien

b)

Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan

c)

Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan

d)

Meminta persetujuan klien

e)

Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)

38.

Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke tiga yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?

a)

Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien

b)

Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan

c)

Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan

d)

Meminta persetujuan klien

e)

Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)

39.

Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke empat yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?

a)

Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien

b)

Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan

c)

Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan

d)

Meminta persetujuan klien

e)

Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)

40.

Seorang ibu usia 30 thn datang kerumah sakit dengan keluhan perut kembung, ibu mengatakan tidak BAB sudah 3 hari hasil pemeriksaan tekanan darah 100/70 pernafasan 16 kali per menit, perit nyeri tekan. Apakah prosedur klinis yang ke lima yang perawat lakukan pada soal kasus tersebut ?

a)

Memulai komunikasi dengan perkenalan diri perawat dan klarifikasi kebutuhan dan masalah klien

b)

Mengkarifikasi pengetahuan klien dan memberikan Pendidikan Kesehatan jika di perlukan

c)

Menjelaskan Langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan

d)

Meminta persetujuan klien

e)

Memberitahukan pada klien untuk tetap berbaring pada posisi supine selama 10 menit setelah pemberian medikasi Kembali ke klien 5 menit setelah memberikan medikasi untuk mengevaluasi apakah obat supositoria keluar dan mengkaji efek obat ( diharapkan dan efek samping)

41.

Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Manakah yang termasuk data subjektif ?

a)

Suhu 37° C

b)

TD 120/85 mmHg

c)

Pernapasan 22x/menit

d)

Nadi 98x/menit

e)

Keluhan nyeri perut

42.

Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Dari kasus diatas data manakah yang tidak normal ?

a)

Suhu

b)

Nadi

c)

Usia

d)

pernapasan

e)

Tekanan darah

43.

Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Dari kasus diatas urutan pemeriksaan fisik yang dilakukan adalah ?

a)

Inspeksi - palpasi - perkusi - auskultasi

b)

Inspeksi - palpasi - auskultasi - perkusi

c)

Inspeksi - auskultasi - palpasi - perkusi

d)

Inspeksi - auskultasi - perkusi - palpasi

e)

Auskultasi - inspeksi - perkusi - palpasi

44.

Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Pemeriksaan fisik system tubuh apa yang mungkin dilakukan untuk membantu penegakan diagnosis ?

a)

System pencernaan

b)

System pernapasan

c)

System integument

d)

System reproduksi

e)

System sirkulasi

45.

Nn. B usia 20 tahun masuk ke IGD RS dengan keluhan sakit perut. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan data suhu 37° C, pernapasan 22x/menit, nadi 98x/menit, TD 120/85 mmHg. Perawat melakukan pengkajian Nn. B mengeluh nyeri perut kanan bawah 1 minggu terakhir, tetapi masih hilang timbul kemudian merasakan nyeri hebat sebelum dibawa ke RS. Apakah pengkajian yang perlu dilengkapi untuk membantu penegakan diagnosis ?

a)

Wawancara dengan keluarga

b)

Auskultasi bising usus

c)

Perkusi batas hati

d)

Pengkajian PQRS

e)

Palpasi dalam

46.

Anak perempuan usia 2 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan batuk-batuk. Ibu mengatakan anak batuk sudah 1 minggu terakhir dan sudah mengkonsumi berbagai obat batuk tapi tidak kunjung sembuh. Hasil pemeriksaan RR 30x/menit, HR 98x.menit, suhu 37,6° C, TD 90/50 mmHg, terdengar ronkhi di paru kanan. Manakah data yang tidak normal ?

a)

Suhu

b)

Nadi

c)

Usia

d)

Pernapasan

e)

Tekanan darah

47.

Anak perempuan usia 2 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan batuk-batuk. Ibu mengatakan anak batuk sudah 1 minggu terakhir dan sudah mengkonsumi berbagai obat batuk tapi tidak kunjung sembuh. Hasil pemeriksaan RR 30x/menit, HR 98x.menit, suhu 37,6° C, TD 90/50 mmHg, terdengar ronkhi di paru kanan. Apakah pemeriksaan fisik system tubuh yang mungkin dilakukan untuk membantu penegakan diagnosis ?

a)

System pencernaan

b)

System pernapasan

c)

System integument

d)

System reproduksi

e)

System sirkulasi

48.

Seorang bayi berusia 2 bulan dirawat dengan broncopneumonia, pada saat dikaji didapatkan data bayi rewel, suhu 37,7° C, frekuensi napas 42 x/menit, nadi 110x/menit. Berdasarkan anamnesis, ibu mengatakan bayi tidak diberikan ASI karena sedikit, pada saat bayi diberi susu botol ibu hanya mengganjal dengan bantal dan pernah riwayat tersedak. Manakah data objektif yang tidak normal ?

a)

Suhu

b)

Nadi

c)

Pernapasan

d)

Riwayat tersedak

e)

Bayi tidak diberikan ASI

49.

Seorang bayi berusia 2 bulan dirawat dengan broncopneumonia, pada saat dikaji didapatkan data bayi rewel, suhu 37,7° C, frekuensi napas 42 x/menit, nadi 110x/menit. Berdasarkan anamnesis, ibu mengatakan bayi tidak diberikan ASI karena sedikit, pada saat bayi diberi susu botol ibu hanya mengganjal dengan bantal dan pernah riwayat tersedak. Manakah yang merupakan data subjektif ?

a)

Bayi rewel

b)

Riwayat tersedak

c)

Bayi tidak diberikan ASI

d)

Minum susu diganjal bantal

e)

Terdiagnosis Bronkopneumonia

50.

Seorang bayi berusia 2 bulan dirawat dengan broncopneumonia, pada saat dikaji didapatkan data bayi rewel, suhu 37,7° C, frekuensi napas 42 x/menit, nadi 110x/menit. Berdasarkan anamnesis, ibu mengatakan bayi tidak diberikan ASI karena sedikit, pada saat bayi diberi susu botol ibu hanya mengganjal dengan bantal dan pernah riwayat tersedak. Pemeriksaan fisik apa saja yang diperlukan untuk penegakan diagnosis, kecuali ?

a)

Inspeksi tampilan umum

b)

Inspeksi retraksi dada

c)

Inspeksi cuping hidung

d)

Auskultasi suara napas

e)

Anamnesis riwayat imunisasi

51.

Hasil Pengukuran TD 90/60 mmhg, Nadi 110x/menit, RR 28/menit, suhu 39,2 ℃ Interpretasi yang tepat pada data pemeriksaan tanda vital diatas adalah

a)

Hipertensi + Bradikardia

b)

Hipotensi + Takikardia+ Tachypnea+ Hipertermia

c)

Syok Septik

d)

Hipertermi

e)

Hipotensi + Tachypnea

52.

Pada Pemeriksaan Perkusi Abdomen terdengar suara Timpani di semua kuadran. Hal ini menunjukkan adalah :

a)

Splenomegali

b)

Hepatomegali

c)

Asites

d)

Distensi usus

e)

Nyeri abdomen

53.

Pada pemeriksaan awal Tn H tampak bernapas Sadar dan dapat diajak komunikasi skor GCS yang didapatkan E4 V5 M6 . kondisi ini menunjukkan Pasien dalam Tingkat kesadaran adalah :

a)

A. Apatis

b)

B. Composmentis

c)

C. koma

d)

D. Somnolen

e)

Delirium

54.

Bunyi napas normal yang terdengar di sebagian besar area paru pada Tn D adalah :

a)

Ronchi basah

b)

Wheezing

c)

Ronchi

d)

Bronkial

e)

Vesikuler

55.

Perawat sedang melakukan Pemeriksaan tanda-tanda Vital pada Ny G hasil RR 8 kali/ menit . kondisi ini disebut :

a)

Tachypnea

b)

Apnea

c)

Bradypnea

d)

Dispnea

e)

Hypernea

56.

Ny S berusia 60 tahun , datang ke rumah sakit dengan keluhan lemas,pusing . pada saat perawat melakukan inspeksi pada Ny S perawat menemukan konjungtiva Pucat . Hal ini mungkin mengindikasikan:

a)

Presbiopi

b)

Dehidrasi

c)

Iritasi mata

d)

Anemia

e)

Hipertensi

57.

Hasil Laboratorium menunjukkan Hb 8g/dl ( normal 12-16g/dl) kondisi ini disebut :

a)

Hiperglikemia

b)

Leukositosis

c)

Hipoglikemia

d)

Trombositopenia

e)

Anemia

58.

Perawat sedang melakukan pemeriksaan fisik Abdomen, Pada Palpasi abdomen Ny, S mengeluh nyeri tekan di kuadran kiri atas . kemungkinan Ny S mengalami :

a)

Kolelitiasis

b)

Pankreatitis

c)

Apendisitis

d)

Kolesistitis

e)

Gastritis

59.

Pada Pemeriksaan Jantung saat auskultasi terdengar suara bising jantung (murmur) di area apeks. Kelainan suara jantung ini terjadi dikarenakan adalah :

a)

Miokarditis

b)

Gagal jantung kongestif

c)

Perikarditis

d)

Kelainan katup Jantung

e)

Aritmia

60.

Tahap pertama dalam Proses Keperawatan adalah :

a)

Diagnosa keperawatan

b)

Perencanaan

c)

Implementasi

d)

Pengkajian

e)

Evaluasi

61.

Kesalahan dalam mendiagnosis, keterlambatan dalam penanganan pasien atau tidak meresepkan obat untuk indikasi yang tepat. Pernyataan tersebut merupakan contoh dari apakah?

a)

Omission

b)

Commision

c)

KNC

d)

KTC

e)

IKP

62.

Kesalahan dalam memutuskan pilihan terapi, memberikan obat yang salah atau obat yang diberikan melalui cara pemberian yang keliru. Kasus tersebut merupakan contoh dari apakah?

a)

Omission

b)

Commision

c)

KNC

d)

KTC

e)

IKP

63.

Seorang nakes melakukan kekeliruan identitas rekam medis dan rekam medis tidak ditemukan. Kasus tersebut merupakan Tindakan risiko pada saat apakah?

a)

Akses ke faskes

b)

Pendaftaran

c)

Pengkajian

d)

Intervensi

e)

Implementasi

64.

Kejadian atau situasi yang dapat mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan harm (penyakit, cedera, cacat, kematian dll) yang tidak seharusnya terjadi merupakan pengertian dari apakah?

a)

IKP

b)

KTD

c)

KNC

d)

KTC

e)

KPC

65.

Kejadian yang mengakibatkan cedera yang tidak diharapkan pada pasien karena suatu Tindakan atau karena tidak bertindak bukan karena kondisi pasien merupakan pengertian dari apakah ?

a)

IKP

b)

KTD

c)

KNC

d)

KTC

e)

KPC

66.

Suatu insiden yang belum sampai terpapar ke pasien sehingga tidak menyebabkan cedera pada pasien merupakan pengertian dari apakah ?

a)

IKP

b)

KTD

c)

KNC

d)

KTC

e)

KPC

67.

Insiden yang sudah terpapar ke pasien, tetapi tidak menimbulkan cedera, dapat terjadi karena "keberuntungan" atau "peringanan" merupakan pengertian dari apakah ?

a)

IKP

b)

KTD

c)

KNC

d)

KTC

e)

KPC

68.

Kesadaran tentang nilai keselamatan pasien, komitmen pelayanan Kesehatan berorientasi patient safety, kepatuhan pelaporan insiden terkait patient safety merupakan bagin dari Patient Safety apakah ?

a)

Pengertian

b)

Manfaat

c)

Tujuan

d)

Prinsip

e)

Sasaran

69.

Mengidentifikasi pasien dengan benar, meningkatkan komunikasi yang efektif, meningkatkan keamanan obat-obatan yang harus diwaspadai, dan mengurangi risiko infeksi akibat perawatan Kesehatan merupakan bagin dari patient safety apakah?

a)

Pengertian

b)

Manfaat

c)

Tujuan

d)

Prinsip

e)

Sasaran

70.

Melibatkan dan berkomunikasi dengan pasien dengan mengembangkan cara-cara komunikasi yang terbuka dengan pasien merupakan langkah pelaksanaan patient safety yang keberapakah?

a)

1

b)

3

c)

5

d)

6

e)

7