Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Mekanisme katup sepeda motor

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.
Apa yang harus dilakukan setelah penyetelan jarak renggang katup?
a)
Mengatur renggang katup
b)
Mengencangkan Mur pengikat baut setelan katup
c)
Melepas penutup mekanisme katup
d)
Menggunakan kunci T
2.
Apa yang terjadi jika mekanisme katup tidak dirawat secara berkala?
a)
Konsumsi bahan bakar lebih efisien
b)
Performa mesin meningkat
c)
Suara mesin lebih halus
d)
Performa mesin bisa menurun dan konsumsi bahan bakar bisa lebih boros
3.
Apa yang harus dilakukan setelah melakukan penyetelan klep pada mekanisme katup?
a)
Menutup kembali tutup pengintai magnet
b)
Mengatur renggang katup
c)
Menggunakan acak net10
d)
Membuka tutup pengintai magnet
4.
Langkah pertama dalam perawatan berkala pada mekanisme katup sepeda motor adalah?
a)
Mengatur renggang katup
b)
Membuka penutup mesin
c)
Menggunakan kunci T
d)
Menggunakan fuller gauge
5.
Apa alat yang digunakan untuk mengukur jarak renggang katup?
a)
Fuller gauge
b)
Kunci T
c)
Tapped
d)
Acak net10
6.
Apa tujuan perawatan berkala pada mekanisme katup sepeda motor?
a)
Mengubah warna sepeda motor
b)
Meningkatkan konsumsi bahan bakar
c)
Menjaga jarak katup sesuai standar
d)
Mengurangi performa mesin
7.
Bagaimana cara penyetelan jarak renggang katup pada sepeda motor?
a)
Menggunakan tapped
b)
Menggunakan acak net10
c)
Menggunakan baut adjacent netscream
d)
Menggunakan kunci ring ukuran 8 mm
8.
Apa dampak dari tidak merawat mekanisme katup secara berkala?
a)
Suara mesin lebih halus
b)
Performa mesin menurun dan konsumsi bahan bakar lebih boros
c)
Mesin lebih efisien
d)
Katup menjadi lebih kuat
9.
Apa yang harus dilakukan setelah melakukan penyetelan jarak renggang katup?
a)
Mengencangkan Mur pengikat baut setelan katup
b)
Menggunakan kunci T
c)
Melepas penutup mekanisme katup
d)
Mengatur renggang katup
10.
Apa yang harus dilakukan setelah memastikan bahwa renggang katup sudah sesuai standarisasi?
a)
Mengencangkan Mur pengikat baut setelan katup
b)
Menggunakan acak net10
c)
Mengatur renggang katup
d)
Menutup kembali tutup pengintai magnet
11.

yang bukan dari syarat dari kontrusi katup in (masuk) adalah

a)

diameter katup in lebih kecil dari katup ex

b)

diameter katup in lebih besar dari katup ex

c)

bagian dudukan dan ujung batang katup diperkeras untuk mengurangi / memperkecil keusan

d)

diameter daun katup masuk lebih besar daripada katup buang, dengan tujuan memperbaiki pengisian silinder

12.

fungsi dari pegas katup

a)

dudukan katup

b)

Untuk mengatur agar katup rapat dengan dudukannya dan Sebagai pegas pengembali

c)

Memindahkan panas dari katup ke kepala silinder

d)

Mengantar batang katup pada kepala silinder

13.

Bila pegas katup terlalu kuat apa yang terjadi

a)

keausan pada penggerak katup akan besar dan tuas-tuas katup bisa patah.

b)

Untuk mencegah minyak pelumas mengalir ke saluran masuk atau buang.

c)

katup akan bergetar, pada putaran tinggi katup tidak akan menutup rapat, melainkan akan melompat-lompat, sehingga daya motor berkurang.

d)

jawaban A.B.C benar semua

14.

fungsi dari seal klep adalah

a)

menjaga bahan bakar masuk ke selah selah batang katup

b)

Untuk mencegah minyak pelumas mengalir ke saluran masuk atau buang.

c)

menjaga kompresi

d)

menjaga agar hasil pembakaran tidak masuk ke selah selah katup

15.

fungsi utama celah katup bisa di setel

a)

agar tidak terdengar bunyi mengelitik

b)

agar daun katup tidak mudah aus

c)

jawaban A.B.C salah semua

d)

Agar supaya katup-katup dapat menutup dengan sempurna pada semua keadaan temperatur.

16.

apabila celah katup disetel terlalu renggang , apa yang terjadi

a)

Penggerak katup berisik (ada suara pukulan-pukulan) dan Bagian penggerak katup bisa patah ( pukulan dan kejutan )

b)

Katup tidak menutup dengan sempurna

c)

Ada kerugian gas baru / tenaga motor berkurang

d)

Katup-katup dapat terbakar karena tidak ada pemindahan panas pada daun katup.

17.

fungsi dari noken as (cam shaft)

a)

menggerakkan katup

b)

menggerakan rocker arm (temlar)

c)

meneruskan gaya putaran gear timming

d)

merubah gaya putaran gear timing menjadi gerak tekan tehadap rocker arm (temlar)

18.

fungsi dari rocker arm (temlar)

a)

meneruskan gerakan putaran noken as menjadi gerak tekanan terhadap katup

b)

meneruskan gaya putaran gear timming

c)

sebagai pengembali dari katup

d)

sebagai peredam katup

19.

sebutkan nama komponen tersebut

a)

gear timming

b)

noken as

c)

rocker arm

d)

liffter

20.

sebutkan jumlah noken as yang terdapat pada sistem mesin DOHC

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

21.

sebutkan jumlah noken as SOHC

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

22.

kepanjangan dari singkatan DOHC

a)

Single Overhead Chranshaft

b)

Double Over Camshaft

c)

Double Overhead Camshaft

d)

Double head Chain

23.

kepanjangan dari singkatan SOHC

a)

Single Overhead Camshaft

b)

Single Overhead Camshaftt

c)

Singler Overhead Camshaft

d)

Singer Overhead Camshaft

24.

sebutkan nama komponen sesuai gambar ini

a)

rocker arm (temlar)

b)

cranshaft (poros engkol)

c)

cam shaft (noken as)

d)

gear timming (gier sproket)

25.

sebutkan nama komponen sesuai gambar ini

a)

rocker arm (temlar)

b)

cranshaft (poros engkol)

c)

cam shaft (noken as)

d)

gear timming (gier sproket)

26.

Gambar disamping menunjukkan proses pekerjaan ...

a)

Mengencangkan baut klep

b)

Menyetel klep

c)

Melepas Feeler gauge

d)

Menutup dengan kunci L

27.

Nama komponen disamping adalah....

a)

katup

b)

piston

c)

blok

d)

mata bor

28.

Mekanisme katup terdapat pada komponen apa?

a)

Blok Silinder

b)

Mesin

c)

Kepala Silinder

d)

Silinder piston

29.

Berapakah perbandingan gear timing chain pada noken as dan poros engkol....

a)

5 : 1

b)

4 : 1

c)

3 : 1

d)

2 : 1

e)

1 : 1

30.

siklus mesin untuk mesin 4 langkah terdiri dari :

a)

2 langkah piston satu kali putaran poros engkol

b)

2 langkah piston dua kali putaran poros engkol

c)

4 langkah piston satu kali putaran poros engkol

d)

4 langkah piston dua kali putaran poros engkol

e)

4 langkah piston tiga kali putaran poros engkol