Font size
WorksheetsENTRE AND BSA UBM
Total questions: 85
Worksheet time: 48mins
InnovaSoft, startup pengembang software, mengalami pertumbuhan pesat tetapi turnover karyawan mencapai 25% per tahun. HRD menemukan bahwa penyebab utama adalah kurangnya pelatihan dan kompensasi yang tidak kompetitif. Strategi HRM apa yang paling tepat untuk mengurangi turnover di InnovaSoft?
Menghapus program pelatihan untuk menghemat biaya
Meningkatkan gaji dan menawarkan career path jelas
Mempekerjakan lebih banyak freelancer
Mengabaikan feedback karyawan
Memindahkan kantor ke daerah dengan biaya hidup rendah
BerkahJaya, perusahaan manufaktur keluarga, tidak memiliki rencana suksesi. Pemilik/Presiden Direktur akan pensiun dalam 2 tahun tanpa calon pengganti yang jelas. Apa risiko utama jika BerkahJaya mengabaikan perencanaan suksesi?
Meningkatnya loyalitas karyawan
Krisis kepemimpinan dan destabilisasi bisnis
Penurunan biaya operasional
Investor akan lebih tertarik
Regulasi pemerintah menjadi lebih longgar
Jika sebuah UMKM di sektor pertanian, kesulitan mengelola data karyawan secara manual. Mereka ingin mengadopsi HRIS tetapi anggaran terbatas. Solusi paling realistis nya adalah:
Membeli software HRIS premium berlisensi
Menggunakan spreadsheet Excel selamanya
Memakai HRIS open-source atau berbasis cloud murah
Menghapus departemen HR
Mengalihkan semua fungsi HR ke outsourcing
Tim GreenEnergy sering konflik karena perbedaan prioritas anggota. Produktivitas menurun meski semua anggota memiliki keahlian teknis tinggi. Karakteristik tim efektif mana yang PALING KURANG dimiliki GreenEnergy?
Shared values
Mutual trust
Inspiring vision
Skill/talent
Rewards
RetailPlus menggunakan people analytics dan menemukan bahwa 40% karyawan resign karena kurangnya pengembangan karir. Langkah strategis apa yang harus diambil HRD RetailPlus :
Memotong gaji karyawan yang tidak loyal
Membuat program mentoring dan promosi internal
Menutup departemen pelatihan
Merekrut lebih banyak karyawan kontrak
Mengabaikan data analytics
HealthCare24 membuat deskripsi pekerjaan untuk peran Customer Service tetapi tidak mencantumkan tuntutan kerja shift malam Dampak NEGATIF yang mungkin terjadi adalah:
Meningkatnya kepuasan pelanggan
Turnover tinggi karena ketidakcocokan ekspektasi
Biaya rekrutmen menurun
Karyawan lebih termotivasi
Produktivitas langsung meningkat
CreativeAds hanya memberikan gaji tetap tanpa tunjangan kinerja. Para karyawan banyak mengeluh kurang termotivasi. Kebijakan kompensasi manakah yang paling disarankan?
Menghapus semua bonus
Memberikan insentif berbasis KPI individu/tim
Memotong gaji 10% untuk semua karyawan
Hanya memberi benefit non-finansial
Menghindari evaluasi kinerja
EduTech ingin meningkatkan keterampilan tim IT tetapi anggaran pelatihan terbatas Metode pelatihan paling efisien untuk EduTech adalah:
Mengirim semua karyawan ke konferensi internasional
E-learning dan peer mentoring internal
Membeli lisensi software pelatihan mahal
Tidak mengadakan pelatihan sama sekali
Hanya melatih manajer level atas
LogistikCepat hanya merekrut berdasarkan rekomendasi keluarga tanpa proses seleksi objektif Masalah utama yang mungkin timbul adalah:
Meningkatnya diversitas tim
Penurunan kompetensi dan inovasi
Biaya rekrutmen lebih hemat
Loyalitas karyawan meningkat
Kepuasan pelanggan melonjak
BankSejahtera menggunakan data untuk memprediksi karyawan berisiko resign. Manfaat UTAMA HR analytics dalam kasus ini adalah:
Mempermudah penghitungan pajak
Mengurangi interaksi atasan-bawahan
Mencegah turnover
Manfaat UTAMA HR analytics dalam kasus ini adalah:
Mempermudah penghitungan pajak
Mengurangi interaksi atasan-bawahan
Mencegah turnover dengan intervensi tepat
Menghilangkan kebutuhan pelatihan
Menutup akses karyawan ke data
Apa dampak utama dari deskripsi pekerjaan yang tidak lengkap ini?
Meningkatnya loyalitas driver
Turnover tinggi karena ketidakcocokan ekspektasi
Biaya rekrutmen menjadi lebih murah
Produktivitas driver meningkat drastis
Driver lebih termotivasi
Faktor apa yang paling mungkin menjadi penyebab utama?
Program kompensasi terlalu baik
Kurangnya pengembangan karir dan pelatihan
Lingkungan kerja terlalu nyaman
Perusahaan terlalu sering memberikan promosi
Sistem rekrutmen terlalu ketat
Solusi paling tepat untuk UMKM ini adalah:
Membeli software HRIS termahal di pasar
Menggunakan spreadsheet manual selamanya
Memilih HRIS berbasis cloud dengan harga terjangkau
Menghapus semua data karyawan
Mengoutsourcing seluruh fungsi HR
Elemen tim efektif apa yang paling kurang?
Shared values
Skill/talent
Rewards system
Jumlah anggota
Waktu kerja fleksibel
Apa risiko utama dari kebijakan kompensasi ini?
Karyawan akan sangat betah bekerja
Kesulitan menarik dan mempertahankan talenta
Biaya perusahaan akan membengkak
Produktivitas meningkat pesat
Turnover akan menjadi nol
Dampak negatif apa yang paling mungkin terjadi?
Tenaga medis lebih termotivasi
Tidak ada ukuran jelas untuk pengembangan karir
Pasien akan lebih puas
Biaya pelatihan berkurang
Rekrutmen menjadi lebih mudah
Area HRM mana yang perlu diperbaiki?
Sistem kompensasi
Proses rekrutmen & seleksi
Program benefit
Struktur organisasi
Sistem penggajian
Risiko jangka panjang yang paling mungkin adalah:
Karyawan akan cepat puas
Kehilangan talenta ke kompetitor
Biaya operasional menurun
Produktivitas tetap stabil
Turnover akan menurun
Biaya perilaku (behavioral cost) apa yang paling mungkin meningkat?
Biaya rekrutmen
Biaya kompensasi kecelakaan kerja
Biaya pelatihan manajerial
Biaya team building
Biaya perjalanan dinas
Masalah apa yang paling mungkin timbul?
Semua karyawan akan sangat termotivasi
Karyawan berkinerja tinggi mungkin kurang termotivasi
Turnover akan menjadi nol
Biaya HR akan berkurang drastis
Rekrutmen menjadi le
ngkin timbul?
Semua karyawan akan sangat termotivasi
Karyawan berkinerja tinggi mungkin kurang termotivasi
Turnover akan menjadi nol
Biaya HR akan berkurang drastis
Rekrutmen menjadi lebih mudah
TourTravel memiliki masalah dimana tim pemandu wisata sering tidak koordinasi dengan baik Proses kerja tim apa yang PALING KURANG?
Analisis misi
Spesifikasi tujuan
Koordinasi
Sistem reward
Rekrutmen
AgriTech memiliki tim R&D yang sangat kompeten tetapi sering konflik dalam pengambilan keputusan Karakteristik tim efektif apa yang paling kurang?
Mutual trust
Inspiring vision
Skill/talent
Shared values
Reward system
KonsultanHR membantu klien membuat deskripsi pekerjaan tetapi sering lupa mencantumkan "tuntutan khusus" Apa dampak dari kelalaian ini?
Kinerja karyawan akan optimal
Karyawan mungkin tidak siap dengan tuntutan pekerjaan
Rekrutmen akan lebih cepat
Biaya pelatihan berkurang
Turnover akan menurun
DigitalCreative memiliki sistem kompensasi yang sangat baik tetapi tidak memiliki program pengembangan karir Apa yang PALING MUNGKIN terjadi pada karyawan berbakat?
Akan tetap betah bekerja selamanya
Mungkin mencari peluang pengembangan di tempat lain
Produktivitas akan meningkat drastis
Tidak ada dampak apapun
Awalnya betah tapi lama-lama bosan
BinaKarya tidak melakukan analisis pekerjaan sebelum membuat deskripsi pekerjaan Masalah apa yang PALING MUNGKIN terjadi?
Deskripsi pekerjaan tidak akurat mencerminkan tanggung jawab sebenarnya
Proses rekrutmen akan lebih cepat
Kinerja karyawan langsung optimal
Biaya HR berkurang
Turnover menurun
EduDigital memiliki tim pengembangan produk yang terdiri dari berbagai generasi dengan nilai kerja berbeda Apa tantangan utama dalam membangun tim efektif?
Menciptakan shared values
Menyediakan makanan gratis
Menyamakan usia semua anggota
Menghilangkan sistem reward
Mengurangi jumlah meeting
JasaLogistik memiliki masalah dimana manajer sering memberikan penilaian kinerja secara subjektif dampak negatif apa yang paling mungkin terjadi?
Meningkatkan motivasi karyawan
Menciptakan ketidakadilan dan demotivasi
Mempercepat proses promosi
Mengurangi beban kerja HR
Meningkatkan kepuasan karyawan
TechSolution menggunakan sistem ATS (Applicant Tracking System) tetapi tidak diintegrasikan dengan sistem HR lainnya Keterbatasan utama sistem ini adalah:
Data rekrutmen tidak terhubung dengan pengembangan karyawan
Proses rekrutmen menjadi lebih cepat
Biaya rekrutmen meningkat
Kualitas kandidat menurun
Jumlah pelamar berkurang
KreatifMedia memiliki program pelatihan yang bagus tetapi tidak pernah mengevaluasi efektivitasnya Masalah apa yang paling mungkin terjadi?
Pelatihan mungkin tidak menjawab kebutuhan sebenarnya
Karyawan akan terlalu banyak pelatihan
Biaya pelatihan akan berkurang
Turnover akan menurun drastis
Produktivitas langsung meningkat
ManufakturModern ingin menerapkan perencanaan suksesi tetapi kesulitan mengidentifikasi kandidat potensial Alat HR apa yang paling membantu dalam situasi ini?
Sistem manajemen kinerja
Aplikasi penggajian
Software absensi
Sistem reward
Aplikasi team building
Proses rekrutmen berbasis kompetensi lebih menekankan pada:
Pengalaman kerja yang panjang
Kesesuaian kandidat dengan nilai-nilai perusahaan
Keterampilan teknis yang spesifik
Koneksi pribadi dengan manajemen
Latar belakang pendidikan bergengsi
Metode seleksi yang paling efektif untuk mengurangi bias dalam perekrutan adalah:
Wawancara tidak terstruktur
Assessment center
Referensi dari karyawan internal
Tes psikometrik yang divalidasi
Analisis media sosial kandidat
Employer branding dalam rekrutmen bertujuan untuk:
Menurunkan biaya perekrutan
Meningkatkan daya tarik perusahaan di mata calon karyawan
Mengurangi turnover karyawan
Mempercepat proses seleksi
Menghindari persaingan dengan perusahaan lain
Manajemen kinerja yang efektif harus mencakup:
Evaluasi tahunan berbasis pencapaian finansial
Feedback berkelanjutan dan pengembangan keterampilan
Sistem ranking karyawan (forced ranking)
Penghargaan berdasarkan senioritas
Pembandingan dengan kinerja pesaing
KPI (Key Performance Indicator) dalam manajemen kinerja sebaiknya:
Ditentukan oleh manajemen tanpa masukan karyawan
Bersifat kualitatif saja untuk menghindari tekanan
Spesifik, terukur, dan selaras dengan tujuan organisasi
Digunakan hanya untuk posisi eksekutif
Diubah setiap bulan untuk menyesuaikan dinamika bisnis
Metode 360-degree feedback dalam penilaian kinerja bertujuan untuk:
Memastikan penilaian hanya dari atasan langsung
Memberikan perspektif penilaian dari berbagai pihak (rekan, bawahan, atasan)
Meminimalkan waktu yang dibutuhkan untuk evaluasi
Mengurangi beban kerja departemen HR
Menghindari tanggung jawab penilaian individu
Program pengembangan kepemimpinan (leadership development) yang efektif harus fokus pada:
Pelatihan teoritis tanpa praktik
Rotasi pekerjaan dan mentoring
Peningkatan gaji tanpa pelatihan
Promosi otomatis berdasarkan masa kerja
Evaluasi satu kali setahun
Analisis kebutuhan pelatihan (Training Needs Analysis/TNA) dilakukan untuk:
Menghabiskan anggaran pelatihan
Mengidentifikasi kesenjangan keterampilan karyawan
Memenuhi kewajiban regulasi pemerintah
Menambah jumlah sertifikasi perusahaan
Mengurangi jam kerja karyawan
Pembelajaran mikro (microlearning) semakin populer karena:
Lebih murah daripada pelatihan konvensional
Memberikan materi dalam durasi singkat dan mudah diakses
Tidak memerlukan evaluasi hasil belajar
Hanya cocok untuk generasi milenial
Menggantikan seluruh bentuk pelatihan tradisional
Perencanaan suksesi penting untuk:
Memastikan pergantian pemimpin tanpa gangguan operasional
Mengurangi jumlah karyawan yang dimutasi
Menghindari promosi internal
Membatasi akses pelatihan untuk level tertentu
Mempertahankan struktur organisasi yang kaku
Indikator keberhasilan perencanaan suksesi adalah:
Banyaknya karyawan eksternal yang direkrut
Minimnya konflik saat pergantian pemimpin
Tidak adanya program pengembangan karyawan
Rendahnya anggaran untuk pelatihan
Ketergantungan pada satu calon pemimpin
Metode "high-potential employee" (HiPo) dalam suksesi berarti:
Memprioritaskan karyawan dengan masa kerja terpanjang
Mengidentifikasi karyawan dengan potensi kepemimpinan tinggi
Menghindari promosi dari level bawah
Hanya mempertimbangkan latar belakang pendidikan
Menghilangkan proses assessment
Sistem kompensasi berbasis kinerja (pay-for-performance) dapat meningkatkan motivasi jika:
Sistem kompensasi berbasis kinerja (pay-for-performance) dapat meningkatkan motivasi jika:
Tidak ada transparansi dalam penilaian
Karyawan merasa penghargaan adil dan terkait kontribusi
Bonus diberikan tanpa kriteria jelas
Hanya berlaku untuk level manajerial
Perusahaan sedang dalam kondisi keuangan sulit
Flexible benefit programs semakin diminati karena:
Memaksa karyawan memilih paket standar
Memberikan kebebasan memilih manfaat sesuai kebutuhan
Mengurangi tanggung jawab perusahaan
Hanya menguntungkan karyawan senior
Memperumit administrasi HR
Equity theory dalam kompensasi menjelaskan bahwa karyawan akan merasa puas jika:
Gaji mereka lebih tinggi dari rekan kerja
Mereka merasa diperlakukan adil dibandingkan orang lain
Perusahaan memberikan bonus tahunan
Tidak ada perbedaan gaji antardepartemen
Kompensasi dirahasiakan
Manfaat utama HRIS (Human Resource Information System) adalah:
Menggantikan seluruh fungsi HR manual
Meningkatkan efisiensi pengelolaan data karyawan
Menghilangkan kebutuhan analisis data
Memfokuskan HR pada tugas administratif
Membatasi akses informasi untuk karyawan
Integrasi HRIS dengan sistem analitik memungkinkan HR untuk:
Mengurangi interaksi dengan karyawan
Membuat keputusan berbasis data (data-driven decisions)
Menghapus proses rekrutmen
Mengandalkan intuisi dalam kebijakan
Menyimpan data tanpa backup
Risiko keamanan data dalam HRIS dapat diminimalkan dengan:
Membagikan akses login ke semua karyawan
Enkripsi data dan autentikasi multi-faktor
Menyimpan data di cloud tanpa perlindungan
Tidak melakukan audit sistem
Mengabaikan regulasi privasi data
People analytics digunakan untuk:
Menggantikan peran manajer lini
Memprediksi tren SDM seperti turnover dan produktivitas
Menghilangkan kebutuhan rekrutmen
Membuat keputusan tanpa data historis
Memonitor kehidupan pribadi karyawan
Contoh penerapan prediktif analytics dalam HR adalah:
Menghitung gaji bulanan
Memprediksi karyawan yang berisiko mengundurkan diri
Membuat laporan kehadiran manual
Mengabaikan data demografi
Menetapkan kebijakan tanpa riset
Big data dalam HR bermanfaat untuk:
Mengurangi kompleksitas keputusan
Mengidentifikasi pola dari data besar (misal: engagement, kinerja)
Menghapus sistem feedback karyawan
Membuat analisis tanpa alat teknologi
Hanya berguna untuk perusahaan kecil
Kebijakan HRM yang efektif harus selaras dengan:
Keinginan manajemen tanpa pertimbangan karyawan
Tujuan strategis perusahaan
Tren pasar tanpa adaptasi
Kebijakan kompetitor tanpa analisis
Regulasi pemerintah saja
Tantangan utama dalam menerapkan HR analytics adalah:
Kurangnya data yang tersedia
Resistensi karyawan terhadap teknologi
Ketidakmampuan HR menginterpretasikan data
Semua jawaban benar
Tidak ada tantangan
Workforce planning yang efektif mempertimbangkan:
Kebutuhan talenta saat ini dan masa depan
Jumlah karyawan tanpa kualifikasi
Hanya faktor internal perusahaan
Mengabaikan perubahan industri
Tidak melibatkan manajemen lini
Jika perusahaan mengalami turnover tinggi, analitik SDM dapat membantu dengan:
Mengabaikan masalah
Mengidentifikasi penyebab dan merancang solusi
Memotong anggaran pelatihan
Menghukum karyawan yang keluar
Hanya merekrut karyawan kontrak
Perusahaan dengan budaya "feedback culture" cenderung memiliki:
Karyawan yang takut menyampaikan pendapat
Peningkatan engagement dan in
Dalam startup, proses rekrutmen yang efektif harus fokus pada:
Mencari kandidat dengan pengalaman kerja panjang di perusahaan besar
Menilai kesesuaian budaya perusahaan (cultural fit) dan kemampuan beradaptasi
Hanya mempekerjakan lulusan universitas ternama
Menghindari kandidat dari kompetitor
Memprioritaskan koneksi keluarga dan teman
Metode seleksi yang paling relevan untuk startup yang ingin membangun tim inovatif adalah:
Tes psikometrik tradisional
Assessment berbasis studi kasus bisnis riil
Wawancara terstruktur dengan pertanyaan standar
Seleksi berdasarkan rekomendasi investor
Memilih kandidat termuda untuk efisiensi biaya
Kesalahan umum dalam rekrutmen startup adalah:
Terlalu cepat merekrut tanpa analisis kebutuhan
Menghabiskan waktu terlalu lama untuk proses seleksi
Mengabaikan keterampilan teknis
Hanya merekrut dari industri yang sama
Fokus pada gelar akademik daripada portofolio
Sistem manajemen kinerja di startup sebaiknya:
Mengadopsi KPI yang sama seperti perusahaan besar
Fleksibel, dengan evaluasi berbasis proyek dan inovasi
Berfokus pada jam kerja ketimbang hasil
Menghindari feedback rutin agar tidak membebani tim
Hanya mengevaluasi pendiri saja
Alat manajemen kinerja yang cocok untuk tim startup adalah:
Balanced Scorecard
OKR (Objectives and Key Results)
Sistem penilaian 360 derajat formal
Evaluasi tahunan dengan form standar
Penilaian berdasarkan senioritas
Tantangan utama manajemen kinerja di startup adalah:
Kurangnya struktur organisasi yang jelas
Terlalu banyak metrik yang harus diukur
Tidak adanya sistem reward
Tim yang terlalu kecil untuk dinilai
Ketergantungan pada pendapat investor
Strategi pengembangan karyawan di startup harus:
Mengandalkan pelatihan formal berbiaya tinggi
Fokus pada pembelajaran mandiri dan mentoring internal
Menghindari pelatihan agar tidak meningkatkan turnover
Hanya untuk tim manajemen
Diserahkan sepenuhnya kepada karyawan
Program pengembangan yang paling efektif untuk entrepreneur pemula adalah:
Sertifikasi akademik
Bootcamp praktikal dengan mentor industri
Pelatihan kepemimpinan generik
Studi kelayakan bisnis
Magang di perusahaan besar
Hambatan utama pengembangan SDM di startup adalah:
Budget terbatas
Kurangnya minat karyawan
Tidak ada waktu untuk pelatihan
Fokus hanya pada produk
Semua benar
Perencanaan suksesi di startup penting untuk:
Memastikan kelangsungan bisnis jika pendiri keluar
Memenuhi persyaratan hukum
Menarik investor
Meningkatkan nilai jual perusahaan
Mengurangi konflik internal
Kriteria kunci dalam memilih pemimpin suksesor di startup adalah:
Pengalaman di perusahaan Fortune 500
Kemampuan beradaptasi dan visi yang sejalan
Hubungan keluarga dengan pendiri
Latar belakang akademik terbaik
Usia yang lebih tua dari pendiri
Risiko tidak memiliki perencanaan suksesi di startup adalah:
Kehilangan arah strategis jika pendiri meninggalkan perusahaan
Penurunan moral karyawan
Kesulitan mendapatkan pendanaan
Semua benar
Tidak ada dampak signifikan
Strategi kompensasi yang menarik talenta untuk startup adalah:
Gaji tinggi dengan bonus tetap
Paket equity (kepemilikan saham)
Tunjangan mewah seperti perusahaan besar
Gaji rendah dengan janji kenaikan di masa depan
Hanya kompensasi non-finansial
Keuntungan non-moneter yang paling bernilai bagi karyawan startup adalah:
Lingkungan kerja fleksibel dan opsi remote work
Asuransi kesehatan premium
Makanan gratis di kantor
Pakaian formal bermerek
Kendaraan perusahaan
Kesalahan dalam merancang kompensasi di startup adalah:
Tidak transparan tentang struktur gaji
Menawarkan equity tanpa vesting period
Mengabaikan feedback karyawan
Semua benar
Tidak ada yang salah
Tools HRIS (Human Resource Information System) yang cocok untuk startup adalah:
SAP HCM
BambooHR atau Gusto
Excel manual
Sistem custom yang mahal
Tidak perlu HRIS
Manfaat analitik SDM dalam startup adalah:
Memperkirakan risiko turnover
Mengoptimalkan rekrutmen
Menilai efektivitas pelatihan
Semua benar
Hanya untuk kepentingan investor
Metrik SDM yang paling relevan untuk startup adalah:
Employee Net Promoter Score (eNPS)
Biaya rekrutmen per hire
Rasio karyawan tetap vs. kontrak
Tingkat utilisasi ruang kantor
a, b, dan c benar
Peran HRM dalam mendukung inovasi startup adalah:
Merekrut talenta dengan mindset growth
Menciptakan sistem reward untuk ide baru
Meminimalkan birokrasi
Semua benar
Hanya fokus pada operasional
Karakteristik kebijakan HRM di startup yang scalable adalah:
Adaptif terhadap perubahan pasar
Berbasis data, bukan intuisi
Mempertimbangkan budaya perusahaan
Semua benar
Hanya mengikuti tren
1. Jelaskan mengapa Manajemen SDM dianggap sebagai faktor kritis dalam keberhasilan
bisnis?
(a)
2. Jika sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang ritel ingin membuka sebuah cabang
baru. Coba anda uraikan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menganalisis
kebutuhan SDM awal?
(a)
3. Identifikasi salah satu karakteristik tim yang efektif menurut dan jelaskan bagaimana
masing-masing karakteristik tersebut dapat membantu tim dalam mencapai tujuan
bersama?
(a)
4. Mengapa analisis pekerjaan (job analysis) menjadi dasar penting dalam pembuatan deskripsi
pekerjaan (job description)?
(a)
6. Sebutkan tiga tugas utama departemen HR dalam sebuah perusahaan! Berikan contoh
sederhana untuk setiap tugas tersebut?
(a)
5. Strategi apa saja yang dapat digunakan perusahaan untuk mengoptimalkan biaya SDM tanpa
mengorbankan kualitas tenaga kerja?
(a)
