wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Hukum Bisnis Islam

Total questions: 80

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi hukum menurut Islam?

a)

Keseluruhan norma yang ditetapkan oleh negara

b)

Khitab Allah yang berkaitan dengan perbuatan mukallaf

c)

Peraturan yang dibuat oleh masyarakat

d)

Hukum yang berlaku secara universal

2.

Apa yang dimaksud dengan Hukum Bisnis?

a)

Keseluruhan norma yang mengatur kegiatan bisnis

b)

Peraturan yang dibuat oleh negara untuk mengatur bisnis

c)

Kegiatan yang berhubungan dengan produksi dan pertukaran barang atau jasa

d)

A dan B benar

3.

Apa definisi Bisnis Islami?

a)

Kegiatan usaha yang berorientasi laba dan dijalankan berdasarkan prinsip syariah

b)

Kegiatan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang atau jasa tanpa memperhatikan syariah

c)

Kegiatan usaha yang bertujuan mendapatkan keuntungan tanpa memperhatikan syariah

d)

Kegiatan yang tidak berorientasi laba

4.

Apa kunci dari Bisnis Islami?

a)

Memahami hukum tentang akad muamalah

b)

Mengabaikan hukum syariah dalam berbisnis

c)

Berorientasi pada keuntungan tanpa memperhatikan syariah

d)

Tidak perlu memahami hukum bisnis

5.

Siapa yang berkata bahwa siapa yang tidak mempelajari hukum-hukum jual beli niscaya ia memakan riba?

a)

Imam Syafi'i

b)

Imam Malik

c)

Khalifah Umar bin Khattab

d)

Nabi Muhammad SAW

6.

Apa yang dikatakan oleh Khalifah Umar bin Khattab tentang berjual-beli di pasar?

a)

Tidak boleh berjual-beli di pasar kecuali orang yang telah mengerti fiqh muamalah

b)

Siapa yang tidak mempelajari hukum-hukum jual beli niscaya ia memakan riba

c)

Berjual-beli di pasar tanpa memperhatikan syariah diperbolehkan

d)

Berjual-beli di pasar tanpa memahami fiqh muamalah diperbolehkan

7.

Apa yang akan terjadi pada manusia menurut hadits Nabi SAW?

a)

Manusia akan semakin memahami hukum syariah

b)

Manusia tidak lagi peduli dengan cara mengambil harta

c)

Manusia akan semakin berorientasi pada keuntungan

d)

Manusia akan semakin memperhatikan syariah

8.

Apa tujuan dari bisnis Islami?

a)

Mendapatkan keuntungan tanpa memperhatikan syariah

b)

Memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berorientasi laba

c)

Mengabaikan hukum syariah dalam berbisnis

d)

Tidak berorientasi pada keuntungan

9.

Apa yang menjadi dasar dari bisnis Islami?

a)

Hukum Islam dan prinsip syariah

b)

Keuntungan dan kesuksesan

c)

Peraturan negara dan masyarakat

d)

Tradisi dan kebiasaan

10.

Apa perbedaan antara akad sah dan akad fasid dalam Fiqih Muamalah?

a)

Akad sah adalah akad yang memenuhi rukun akad, sedangkan akad fasid adalah akad yang tidak memenuhi rukun akad

b)

Akad sah adalah akad yan

11.

edaan antara akad sah dan akad fasid dalam Fiqih Muamalah?

a)

Akad sah adalah akad yang memenuhi rukun akad, sedangkan akad fasid adalah akad yang tidak memenuhi rukun akad

b)

Akad sah adalah akad yang sesuai dengan tradisi dan kebiasaan, sedangkan akad fasid adalah akad yang tidak sesuai dengan tradisi dan kebiasaan

c)

Akad sah adalah akad yang memenuhi rukun akad dan syarat-syaratnya, sedangkan akad fasid adalah akad yang memenuhi rukun akad tetapi memiliki cacat pada syarat-syaratnya

d)

Akad sah adalah akad yang sesuai dengan peraturan negara, sedangkan akad fasid adalah akad yang tidak sesuai dengan peraturan negara

12.

Bagaimana hukum riba dalam Fiqih Muamalah berdasarkan QS Al-Baqarah: 275?

a)

Riba yang sedikit diperbolehkan, tetapi riba yang banyak diharamkan

b)

Riba yang banyak diharamkan, tetapi riba yang sedikit diperbolehkan

c)

Semua jenis riba diharamkan

d)

Riba diperbolehkan dalam kondisi tertentu

13.

Apa yang dimaksud dengan washfun mufhimun dalam Fiqih Muamalah?

a)

Sifat yang memberikan pemahaman tentang hukum

b)

Sifat yang tidak memberikan pemahaman tentang hukum

c)

Akad yang memenuhi rukun akad

d)

Akad yang tidak memenuhi rukun akad

14.

Bagaimana hukum akad yang memiliki syarat yang membatalkan akad sejak asalnya?

a)

Akad tersebut sah dan tidak ada masalah

b)

Akad tersebut tidak sah dan batal sejak asalnya

c)

Akad tersebut sah, tetapi syaratnya tidak berlaku

d)

Akad tersebut tidak sah, tetapi dapat diperbaiki

15.

Apa yang dimaksud dengan mafhum dalam Fiqih Muamalah?

a)

Pemahaman tentang hukum yang diambil dari dalil-dalil syar'i

b)

Pemahaman tentang hukum yang diambil dari tradisi dan kebiasaan

c)

Pemahaman tentang hukum yang diambil dari peraturan negara

d)

Pemahaman tentang hukum yang diambil dari akal manusia

16.

Bagaimana hukum jual beli yang memiliki syarat yang tidak jelas dan tidak tertentu?

a)

Jual beli tersebut sah dan tidak ada masalah

b)

Jual beli tersebut tidak sah dan batal sejak asalnya

c)

Jual beli tersebut sah, tetapi syaratnya tidak berlaku

d)

Jual beli tersebut tidak sah karena syaratnya tidak jelas dan tidak tertentu

17.

Apa yang dimaksud dengan Ijtihad dalam Fiqih Muamalah?

a)

Mengerahkan segala kemampuan untuk menggali hukum syara' dari dalil-dalil syar'inya

b)

Mengikuti tradisi dan kebiasaan dalam menentukan hukum

c)

Menggunakan akal manusia untuk menentukan hukum

d)

Mengikuti peraturan negara dalam menentukan hukum

18.

Bagaimana hukum muamalah yang tidak memiliki akad?

a)

Muamalah tersebut tidak sah dan batal sejak asalnya

b)

Muamalah tersebut sah dan tidak ada masalah

c)

Muamalah tersebut sah, tetapi harus memenuhi syarat-syarat tertentu

d)

Muamalah tersebut dapat dilakukan tanpa akad, seperti hawalah, dhoman, kafalah, washiyat, Hibah, Hadiah

19.

HASIL KORUPSI BUKAN REZEKIMU

a)

a) PERNYATAAN TERSEBUT BENAR

b)

PERNYATAAN TERSEBUT SALAH

c)

PERNYATAAN TERSEBUT SUBHAT

d)

PERNYATAAN TERSEBUT TIDAK TEPAT

20.

Apa yang dimaksud dengan rukun akad dalam Fiqih Muamalah?

a)

Al-aqidani, Mahallul Aqad, Shighat Akad

b)

Ijab, Kabul, Objek Akad

c)

Akad, Ijab, Kabul

d)

Pihak yang berakad, Objek Akad

21.

Apa definisi jual beli secara bahasa?

a)

Pertukaran harta dengan harta yang menimbulkan kepemilikan atas dasar saling rela

b)

Memberikan sesuatu sebagai ganti sesuatu yang lain

c)

Pemindahan kepemilikan dengan kompensasi menurut konteks yang disyariatkan

d)

Akad jual beli yang tidak memenuhi rukun akad

22.

Apa rukun jual beli yang pertama?

a)

Al-aqidani (dua pihak yang berakad)

b)

Ash-shighat (ijab dan kabul)

c)

Al-ma'quud alaihi (barang dagangan)

d)

Al-'Aaqidaani (sifat yang memberikan pemahaman tentang hukum)

23.

Apa syarat pelaku akad jual beli?

a)

Berakal dan baligh

b)

Mumayyiz dan memiliki harta

c)

Berakal dan memiliki harta

d)

Baligh dan memiliki harta

24.

Mengapa jual beli barang yang tidak ada di sisi penjual tidak diperbolehkan?

a)

Karena barangnya tidak suci

b)

Karena barangnya tidak dapat dimanfaatkan

c)

Karena penjual tidak memiliki barang tersebut

d)

Karena harga barangnya tidak jelas

25.

Apa hukum jual beli 'inah?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

26.

Mengapa jual beli najasy tidak diperbolehkan?

a)

Karena harga barangnya terlalu tinggi

b)

Karena penjual dan pembeli tidak berada di tempat yang sama

c)

Karena ada unsur penipuan dan ketidakjelasan

d)

Karena pembeli tidak memiliki uang yang cukup

27.

Apa hukum jual beli barang yang sudah dibeli oleh Muslim lainnya?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

28.

Mengapa jual beli talaqqi rukban tidak diperbolehkan?

a)

Karena harga barangnya terlalu rendah

b)

Karena penjual dan pembeli tidak berada di tempat yang sama

c)

Karena ada unsur penipuan dan ketidakjelasan

d)

Karena pembeli tidak memiliki uang yang cukup

29.

Apa hukum jual beli barang curian?

a)

Sah dan diperbolehkan jika pembeli tidak tahu

b)

Tidak sah dan haram jika pembeli tahu

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

30.

Apa yang dimaksud dengan bai' hadir lil baad?

a)

Jual beli antara penjual dan pembeli yang berada di tempat yang sama

b)

Jual beli antara penjual dan pembeli yang berada di tempat yang berbeda

c)

Seseorang menjadi calo untuk menjualkan barang orang lain

d)

Jual beli barang yang tidak ada di sisi penjual

31.

Apa perbedaan antara jual beli 'inah dan jual beli yang diperbolehkan?

a)

Jual beli 'inah dilakukan dengan cara tunai, sedangkan jual beli yang diperbolehkan dilakukan dengan cara kredit

b)

Jual beli 'inah dilakukan dengan cara menjual barang dengan harga tinggi dan kemudian membeli kembali dengan harga rendah, sedangkan jual beli yang diperbolehkan dilakukan dengan cara jual beli yang wajar

c)

Jual beli 'inah dilakukan dengan cara menjual barang yang tidak ada, sedangkan jual beli yang diperbolehkan dilakukan dengan cara menjual barang yang ada

d)

Jual beli 'inah dilakukan dengan cara menjual barang dengan harga yang tidak jelas, sedangkan jual beli yang diperbolehkan dilakukan dengan cara menjual barang dengan harga yang jelas

32.

Apa hukum jual beli barang yang masih dalam kandungan hewan ternak?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

33.

Mengapa jual beli talaqqi rukban tidak diperbolehkan?

a)

Karena harga barangnya terlalu rendah

b)

Karena penjual dan pembeli tidak berada di tempat yang sama

c)

Karena ada unsur penipuan dan ketidakjelasan

d)

Karena pembeli tidak memiliki uang yang cukup

34.

Apa hukum menjual barang ribawi dengan barang ribawi lainnya jika dilakukan dengan cara yang tidak sama?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

35.

Apa hukum jual beli barang yang belum jelas kualitasnya?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

36.

Apa yang dimaksud dengan bai' hadir lil baad?

a)

Jual beli antara penjual dan pembeli yang berada di tempat yang sama

b)

Jual beli antara penjual dan pembeli yang berada di tempat yang berbeda

c)

Seseorang menjadi calo untuk menjualkan barang orang lain

d)

Jual beli barang yang tidak ada di sisi penjual

37.

Mengapa jual beli najasy tidak diperbolehkan?

a)

Karena harga barangnya terlalu tinggi

b)

Karena penjual dan pembeli tidak berada di tempat yang sama

c)

Karena ada unsur penipuan dan ketidakjelasan

d)

Karena pembeli tidak memiliki uang yang cukup

38.

Apa hukum jual beli barang curian jika pembeli tidak tahu?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

39.

Apa yang dimaksud dengan jual beli gharar?

a)

Jual beli barang yang tidak ada di sisi penjual

b)

Jual beli barang yang belum jelas kualitasnya

c)

Jual beli barang yang tidak dapat dimanfaatkan

d)

Jual beli barang yang tidak sesuai dengan harga pasar

40.

Mengapa jual beli barang yang belum berbuah tidak diperbolehkan?

a)

Karena harga barangnya terlalu tinggi

b)

Karena kualitas barangnya belum jelas

c)

Karena barangnya belum ada

d)

Karena pembeli tidak memiliki uang yang cukup

41.

Apa hukum jual beli yang dilakukan oleh anak kecil yang sudah mumayyiz?

a)

Sah dan diperbolehkan tanpa izin wali

b)

Sah dan diperbolehkan dengan izin wali

c)

Tidak sah dan haram

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

42.

Apa definisi judi menurut para ulama?

a)

Setiap permainan yang mensyaratkan pemenang akan mengambil harta dari yang kalah

b)

Setiap permainan yang tidak mensyaratkan pemenang akan mengambil harta dari yang kalah

c)

Setiap permainan yang dilakukan dengan uang

d)

Setiap permainan yang dilakukan dengan barang

43.

Apa hukum judi dalam Islam?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

44.

Apa yang dimaksud dengan ghabn fahisy?

a)

Penipuan dalam jual beli yang tidak terlalu besar

b)

Penipuan dalam jual beli yang sangat besar

c)

Jual beli yang dilakukan dengan cara yang tidak benar

d)

Jual beli yang dilakukan dengan harga yang tidak wajar

45.

Apa hukum ghabn fahisy dalam Islam?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

46.

Apa yang dimaksud dengan tadlis dalam jual beli?

a)

Menyembunyikan aib (cacat) barang

b)

Menjual barang dengan harga yang terlalu tinggi

c)

Membeli barang dengan harga yang terlalu rendah

d)

Menukar barang dengan barang lain

47.

Apa hukum tadlis dalam Islam?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

48.

Apa yang dimaksud dengan ihtikar?

a)

Menjual barang dengan harga yang terlalu tinggi

b)

Membeli barang dengan harga yang terlalu rendah

c)

Menimbun barang untuk menunggu kenaikan harga

d)

Menukar barang dengan barang lain

49.

Apa hukum ihtikar dalam Islam?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

50.

Apa yang dimaksud dengan tas'ir?

a)

Menentukan harga barang oleh pemerintah

b)

Menjual barang dengan harga yang terlalu tinggi

c)

Membeli barang dengan harga yang terlalu rendah

d)

Menukar barang dengan barang lain

51.

Apa hukum tas'ir dalam Islam?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

52.

Apa perbedaan antara gharar dan ghabn fahisy dalam konteks jual beli?

a)

Gharar terkait dengan ketidakjelasan barang, sedangkan ghabn fahisy terkait dengan penipuan harga

b)

Gharar terkait dengan penipuan harga, sedangkan ghabn fahisy terkait dengan ketidakjelasan barang

c)

Kedua jawaban benar

d)

kedua jawaban salah

53.

Apa hukum jual beli barang yang masih dalam kandungan hewan ternak jika dilakukan dengan cara yang tidak jelas?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

54.

Apa yang dimaksud dengan ihtikar dalam konteks ekonomi Islam?

a)

Menjual barang dengan harga yang terlalu tinggi

b)

Membeli barang dengan harga yang terlalu rendah

c)

Menimbun barang untuk menunggu kenaikan harga

d)

Mengatur harga pasar dengan cara yang tidak adil

55.

Apa hukum tas'ir dalam Islam jika dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan untuk melindungi konsumen?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah) jika dilakukan dengan cara yang adil

56.

Apa yang dimaksud dengan tadlis dalam jual beli?

a)

Menyembunyikan aib (cacat) barang

b)

Menjual barang dengan harga yang terlalu tinggi

c)

Membeli barang dengan harga yang terlalu rendah

d)

Menukar barang dengan barang lain

57.

Apa konsekuensi hukum jika seseorang melakukan ghabn fahisy dalam jual beli?

a)

Transaksi jual beli menjadi tidak sah

b)

Pembeli memiliki hak untuk membatalkan transaksi

c)

Penjual wajib mengganti rugi pembeli

d)

Transaksi jual beli tetap sah, tetapi penjual wajib memberikan kompensasi

58.

Apa yang dimaksud dengan judi dalam konteks ekonomi Islam?

a)

Setiap permainan yang mensyaratkan pemenang akan mengambil harta dari yang kalah

b)

Setiap permainan yang tidak mensyaratkan pemenang akan mengambil harta dari yang kalah

c)

Setiap permainan yang dilakukan dengan uang

d)

Setiap permainan yang dilakukan dengan barang

59.

Apa hukum jual beli barang yang belum jelas kualitasnya?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

60.

Apa yang dimaksud dengan gharar dalam konteks jual beli?

a)

Ketidakjelasan barang yang dijual

b)

Penipuan harga dalam jual beli

c)

Jual beli barang yang tidak ada

d)

Jual beli barang yang tidak dapat dimanfaatkan

61.

Apa konsekuensi hukum jika seseorang melakukan tadlis dalam jual beli?

a)

Pembeli memiliki hak untuk membatalkan transaksi

b)

Penjual wajib mengganti rugi pembeli

c)

Transaksi jual beli menjadi tidak sah

d)

Pembeli tidak memiliki hak untuk membatalkan transaksi

62.

Apa definisi riba menurut para ulama?

a)

Tambahan atas pinjaman atau utang yang diberikan kepada peminjam

b)

Tambahan atas harga barang yang dijual

c)

Biaya administrasi yang dikenakan pada pinjaman

d)

Bunga yang diberikan kepada penabung

63.

Apa hukum riba dalam Islam?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

64.

Apa jenis riba yang terkait dengan utang-piutang?

a)

Riba fadhl

b)

Riba nasi'ah

c)

Riba qardh

d)

Riba jahiliyah

65.

Apa yang dimaksud dengan riba fadhl?

a)

Riba yang terkait dengan utang-piutang

b)

Riba yang terkait dengan jual beli barang ribawi

c)

Riba yang terkait dengan sewa-menyewa

d)

Riba yang terkait dengan bagi hasil

66.

Apa contoh barang ribawi yang dapat menimbulkan riba fadhl?

a)

Emas dan perak

b)

Beras dan gandum

c)

Kain dan pakaian

d)

Semua jawaban benar

67.

Apa hukum menjual emas dengan harga yang lebih tinggi jika dilakukan secara tunai?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

68.

Apa yang dimaksud dengan riba nasi'ah?

a)

Riba yang terkait dengan jual beli barang ribawi

b)

Riba yang terkait dengan utang-piutang

c)

Riba yang terkait dengan sewa-menyewa

d)

Riba yang terkait dengan bagi hasil

69.

Apa contoh transaksi yang dapat menimbulkan riba nasi'ah?

a)

Membeli barang dengan harga yang lebih tinggi secara kredit

b)

Memberikan pinjaman dengan bunga

c)

Menjual barang dengan harga yang lebih rendah secara tunai

d)

Semua jawaban benar

70.

Apa hukum memberikan pinjaman dengan bunga?

a)

Mubah (diperbolehkan)

b)

Makruh (kurang disukai)

c)

Haram (dilarang)

d)

Sah (sah)

71.

Apa yang dimaksud dengan utang-piutang yang tidak menimbulkan riba?

a)

Utang-piutang dengan bunga

b)

Utang-piutang tanpa bunga

c)

Utang-piutang dengan tempo

d)

Utang-piutang dengan jaminan

72.

Apa hukum membeli barang dengan harga yang lebih tinggi secara kredit jika dilakukan dengan cara yang tidak jelas?

a)

Sah dan diperbolehkan

b)

Tidak sah dan haram

c)

Sah tetapi makruh

d)

Tidak sah tetapi boleh dalam kondisi tertentu

73.

Apa yang dimaksud dengan riba jahiliyah?

a)

Riba yang terkait dengan utang-piutang pada masa jahiliyah

b)

Riba yang terkait dengan jual beli barang ribawi pada masa jahiliyah

c)

Riba yang terkait dengan sewa-menyewa pada masa jahiliyah

d)

Riba yang terkait dengan bagi hasil pada masa jahiliyah

74.

Apa contoh transaksi yang dapat menimbulkan riba jahiliyah?

a)

Memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi

b)

Menjual barang dengan harga yang lebih tinggi secara kredit

c)

Membeli barang dengan harga yang lebih rendah secara tunai

d)

Semua jawaban benar

75.

PENGERTIAN REZEKI SECARA BAHASA ADALAH

a)

BARANG

b)

HARTA

c)

PEMBERIAN

d)

UANG

76.

Berikut ini adalah pekerjaan yang halal , KECUALI a

a)

Akuntan di Bank Konvensional ( Bank Ribawi)

b)

Pedagang

c)

Tukang Becak

d)

d) Clening service di Bank KOnvensional

77.

Diantara sikap orang yang memahami bahwa rezeki itu langsung dari Allah SWT , kecuali

a)

Mudah tergoda dengan rezeki yang haram

b)

b) Selalu Optimis

c)

Tidak mudah putus asa jika gagal dalam usahanya

d)

Tidak akan menghalalkan segala cara

78.

dibawaah ini bukan termasuk sebab kepemilkan harta

a)

a) bekerja

b)

Judi

c)

Pemberian negara

d)

warisan

79.

Salah satu sumber pendanaan pemerintah berasal dari Pinjaman ribawi, bagaimana hukum bekerja sebagai ASN ?

a)

a) subhat

b)

b) Halal jika pekerjaan pada bidang yang dihalalkan

c)

c) haram

d)

d) Halal secara mutlak

80.

Pekerjaan bukan penyebab datangnya rezeki, tapi hanya sarana atau wasilah

a)

Pernyataan tersebut Benar

b)

Pernyataan tersebut Salah

c)

Tidak tahu

d)

subhat