NEW
Font size
Worksheets2b UTS profesi guru
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Apa makna guru profesional menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2005?
Pekerjaan yang hanya mengajar di kelas
Tenaga ahli yang bertugas di instansi pemerintah
Pendidik profesional yang bertanggung jawab terhadap pendidikan
Pekerja pendidikan yang tidak perlu sertifikasi
Salah satu hakikat guru profesional adalah...
Memberi tugas tanpa mendidik
Melaksanakan pembelajaran tanpa strategi
Mengembangkan diri sesuai perkembangan ilmu kependidikan
Membatasi kreativitas siswa
Ciri guru profesional menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 salah satunya adalah memiliki kompetensi sosial. Kompetensi sosial mengacu pada kemampuan...
Membuat kurikulum sendiri
Berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekolah
Menilai hasil belajar dengan cepat
Mendisiplinkan siswa secara keras
Yang bukan termasuk sifat dasar yang harus dimiliki guru menurut konsep dasar perilaku guru adalah...
Kedisiplinan
Responsif terhadap perubahan
Individualisme
Kejujuran
Guru profesional wajib memperbaharui pengetahuannya terus-menerus. Hal ini menunjukkan bahwa seorang guru profesional adalah seorang...
Pendidik yang kaku
Pembelajar sepanjang hayat
Pengajar tradisional
Pengajar berbasis pengalaman masa lalu
Seorang guru mampu menyesuaikan strategi mengajarnya dengan kebutuhan siswa yang beragam. Ini menunjukkan bahwa guru tersebut memiliki...
Keterampilan administrasi sekolah
Kompetensi pedagogik yang baik
Fokus pada kurikulum semata
Prioritas pada prestasi akademik
Dalam menjalankan profesinya, seorang guru harus adil terhadap semua siswa, tanpa memandang latar belakang. Ini menunjukkan penerapan nilai...
Kreativitas
Keadilan
Produktivitas
Kecerdasan
Bila seorang guru hanya berfokus pada penyampaian materi tanpa memperhatikan karakter siswa, maka guru tersebut telah mengabaikan aspek...
Profesionalitas akademik
Tugas administrasi
Pembentukan karakter siswa
Kurikulum pembelajaran
Dalam konsep dasar perilaku guru, seorang guru yang selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan termasuk dalam perilaku...
Konservatif
Responsif terhadap perubahan
Individualis
Pasif terhadap inovasi
Jika seorang guru mampu menjadi contoh baik bagi peserta didiknya, ini berkaitan erat dengan kompetensi...
Sosial
Profesional
Kepribadian
Pedagogik
Seorang guru di sekolah dasar selalu berusaha membimbing siswa dengan penuh kasih sayang, berusaha adil dalam memberikan nilai, serta aktif berkomunikasi dengan orang tua siswa. Tindakan ini menunjukkan penerapan prinsip kode etik guru dalam aspek:
Peningkatan kesejahteraan
Profesionalisme dan hubungan sosial
Kompetensi administratif
Strategi promosi diri
Kode etik guru berfungsi menjaga martabat profesi guru di masyarakat. Fungsi ini ditunjukkan dalam upaya:
Membentuk hubungan eksklusif antar guru
Mengurangi beban tugas administratif
Menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru
Mempermudah kelulusan siswa
Dalam sebuah sekolah, guru A memperlakukan siswa dengan adil, sedangkan guru B hanya memperhatikan siswa-siswa berprestasi. Berdasarkan analisis kode etik guru, perilaku guru B melanggar prinsip:
Kewajiban administratif
Keadilan dalam membimbing peserta didik
Kepatuhan terhadap kurikulum
Kepemimpinan dalam organisasi
Mengapa guru harus aktif meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan workshop, sesuai kode etik profesi?
Agar bisa berganti pekerjaan ke bidang lain
Untuk memenuhi tuntutan sosial masyarakat
Agar tetap profesional dalam perubahan zaman
Agar mendapatkan penghargaan materi
Seorang guru yang tidak mampu menjaga rahasia siswa dan menyebarkan masalah pribadi siswa ke media sosial telah melanggar kode etik pada aspek:
Hubungan antar guru
Profesionalisme dalam menjaga etika
Kewajiban administratif
Pemenuhan kebutuhan siswa
Ibu Rina mengajar di sebuah SMP. Ia sering kali membagikan informasi pribadi siswa seperti nilai rendah atau masalah keluarga di grup WhatsApp kelas. Hal ini membuat beberapa siswa merasa malu dan orang tua pun mulai mengeluhkan tindakan tersebut ke kepala sekolah. Dilihat dari perspektif kode etik guru, tindakan Ibu Rina merupakan pelanggaran terhadap aspek...
Disiplin kerja
Etika perlindungan hak peserta didik
Inovasi pengajaran berbasis teknologi
Kewajiban administratif
Di sebuah sekolah, guru melakukan kekerasan fisik kepada siswa karena alasan disiplin. Berdasarkan kode etik, tindakan ini dapat menimbulkan:
Peningkatan semangat belajar siswa
Penghormatan lebih tinggi terhadap guru
Penurunan citra profesi guru
Kepercayaan penuh orang tua terhadap guru
Pak Fajar sebagai guru baru merasa dirinya paling hebat dibandingkan rekan-rekan sejawatnya. Ia sering merendahkan pendapat guru lain dalam rapat sekolah. Akibatnya, hubungan antar guru menjadi renggang dan kurang harmonis. Jika ditinjau dari kode etik guru, perilaku Pak Fajar melanggar prinsip tentang...
Tanggung jawab dalam proses belajar
Membangun hubungan kerja yang harmonis antar guru
Kreativitas dalam mengelola kelas
Penguasaan teknologi pembelajaran
Seorang guru yang aktif membina hubungan dengan sesama guru, siswa, dan masyarakat secara harmonis menunjukkan pemahaman terhadap kode etik di aspek:
Independensi profesi
Solidaritas sosial dan hubungan profesi
Administrasi keuangan
Pengembangan teknologi pembelajaran
Bu Tati, seorang guru TK, selalu memberikan perlakuan istimewa kepada anak-anak yang berasal dari keluarga pejabat, sementara anak-anak dari keluarga biasa seringkali kurang diperhatikan. Berdasarkan kode etik guru, sikap Bu Tati bertentangan dengan prinsip...
Profesionalisme dalam tugas administratif
Kejujuran dalam penilaian siswa
Keadilan dalam memperlakukan peserta didik
Kesetiaan kepada sekolah
PGRI didirikan pada 25 November 1945, dengan tujuan antara lain menjaga dan mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta mengembangkan dunia pendidikan. Dalam konteks ini, pendirian PGRI mencerminkan kebutuhan:
Meningkatkan kesejahteraan guru semata
Menyusun kurikulum nasional secara mandiri
Membentuk solidaritas dan meningkatkan profesionalisme guru
Menghapuskan peran pemerintah dalam pendidikan
Dalam makalah dijelaskan bahwa organisasi profesi guru memiliki fungsi sebagai pemersatu dan peningkatan kemampuan profesional. Hal ini bertujuan agar guru:
Memiliki lebih banyak tugas tambahan
Menyusun sendiri kebijakan pendidikan
Mengembangkan kompetensi sesuai perkembangan zaman
Mengurangi interaksi antar guru
Seorang guru yang tergabung dalam organisasi profesi terus mengembangkan diri melalui pelatihan, seminar, dan publikasi ilmiah. Berdasarkan makalah, guru tersebut telah memenuhi fungsi organisasi profesi guru sebagai:
Wadah politik pendidikan
Tempat promosi jabatan
Sarana pengembangan profesionalisme
Forum hiburan guru
Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, organisasi profesi guru bertujuan untuk:
Mengatur semua kebijakan pendidikan secara independen
Memfasilitasi pengembangan karier, kompetensi, dan kesejahteraan guru
Menyediakan buku teks untuk sekolah
Menghapus program sertifikasi guru
Dalam kasus tertentu, guru yang menghadapi permasalahan hukum dibantu oleh organisasi profesi. Fungsi utama dari organisasi profesi dalam situasi ini adalah:
Memberikan hukuman administratif
Membuat laporan keuangan sekolah
Memberikan pendampingan dan perlindungan hukum
Menyusun kurikulum nasional baru
Seorang guru menolak bergabung dengan organisasi profesi guru karena merasa sudah cukup kompeten. Berdasarkan makalah, sikap ini perlu dievaluasi karena:
Guru tidak diwajibkan mengikuti organisasi
Bergabung dalam organisasi merupakan syarat mempertahankan profesionalisme
Guru berhak sepenuhnya mengabaikan kode etik
Kompetensi guru tidak perlu diperbarui setelah sertifikasi
Jika PGRI hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan guru tanpa memperhatikan pengembangan kompetensi, maka organisasi tersebut telah:
Melaksanakan fungsi organisasi dengan optimal
Melanggar prinsip dasar organisasi profesi guru
Menjalankan tugas pemerintah daerah
Meningkatkan kualitas layanan pendidikan nasional
Fungsi pemersatu dalam organisasi profesi guru penting untuk:
Mengurangi peran guru dalam pendidikan
Membentuk kekuatan kolektif menghadapi tantangan dunia pendidikan
Membatasi kreativitas individu guru
Meningkatkan jumlah guru negeri saja
Menurut Anda, keberadaan organisasi profesi guru seperti PGRI dan IGI di era globalisasi harus:
Fokus pada urusan lokal saja
Membuka diri terhadap kolaborasi nasional dan internasional
Membatasi inovasi agar seragam
Mengurangi penggunaan teknologi dalam pendidikan
Seorang guru mengikuti berbagai kegiatan MGMP untuk memperluas wawasan bidang studinya. Kegiatan ini mencerminkan fungsi MGMP dalam:
Memisahkan guru berdasarkan asal sekolah
Mempererat hubungan antar siswa
Meningkatkan kompetensi profesional guru melalui kerja sama
Menambah jam mengajar guru di luar sekolah
Seorang guru mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi karena siswa memiliki karakter yang sangat beragam. Ada siswa yang aktif bertanya, ada yang pendiam, dan ada pula yang hanya memperhatikan tanpa interaksi. Berdasarkan makalah, masalah utama yang dihadapi guru dalam situasi ini adalah:
Kurangnya kreativitas guru dalam mengajar
Kesulitan memahami karakter peserta didik
Ketidakmampuan menggunakan media pembelajaran
Keterbatasan fasilitas sekolah
Dalam suatu observasi, ditemukan bahwa seorang guru hanya menggunakan metode ceramah selama pembelajaran berlangsung. Akibatnya, siswa tampak bosan dan kurang berpartisipasi. Analisislah, prinsip pengelolaan kelas apa yang tidak diterapkan oleh guru tersebut?
Keluwesan dalam pembelajaran
Penanaman disiplin diri
Pemanfaatan teknologi modern
Variasi dalam metode dan media pembelajaran
Salah satu faktor internal yang menyebabkan siswa mengalami masalah dalam belajar adalah kurangnya motivasi. Menurut makalah, motivasi berfungsi untuk:
Mengatur jadwal kegiatan siswa
Mendorong dan menggerakkan proses belajar siswa
Membatasi aktivitas siswa agar lebih fokus
Menilai hasil belajar siswa secara langsung
Seorang guru memilih untuk tidak menggunakan media pembelajaran digital karena merasa proses manual lebih "alami". Namun siswa menjadi kurang tertarik dan motivasi belajar menurun. Berdasarkan evaluasi makalah, keputusan guru tersebut:
Tepat karena sesuai prinsip pendidikan tradisional
Perlu dikoreksi karena mengabaikan perkembangan teknologi pendidikan
Tidak masalah selama tujuan pembelajaran tercapai
Wajar karena fasilitas digital di sekolah terbatas
Dalam suatu kelas, guru memberikan banyak tantangan berbentuk soal-soal analisis kepada siswa. Hal ini dilakukan agar siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan prinsip pengelolaan kelas, tindakan guru ini menunjukkan penerapan prinsip:
Keluwesan
Hangat dan antusias
Penekanan pada hal-hal positif
Memberikan tantangan untuk meningkatkan motivasi siswa
Menurut pembahasan makalah, masalah utama yang dihadapi guru dalam penggunaan media pembelajaran digital adalah:
Kurangnya minat siswa terhadap media modern
Ketidaktersediaan sarana pembelajaran
Kesulitan dalam perencanaan dan penggunaan media yang efektif
Biaya internet yang tinggi
Jika guru tetap mengajar dengan gaya monoton tanpa variasi media dan metode, dalam jangka panjang dapat berdampak pada:
Meningkatnya disiplin siswa
Meningkatkan rasa ingin tahu siswa
Menurunnya perhatian dan semangat belajar siswa
Meningkatkan hasil ujian siswa
Seorang guru melihat beberapa siswa tidak memperhatikan pelajaran, namun guru tersebut langsung memarahi siswa tanpa mencari tahu penyebabnya. Menurut prinsip pengelolaan kelas dalam makalah, sikap guru ini kurang tepat karena:
Guru harus mempertahankan wibawa di kelas
Guru sebaiknya memahami faktor internal dan eksternal penyebab masalah siswa
Guru wajib memberikan hukuman berat kepada siswa
Guru harus lebih sering memberikan tugas tambahan
Masalah pembelajaran dalam media pembelajaran, menurut makalah, sering terjadi karena guru mengalami kesulitan:
Membuat soal-soal ujian
Menentukan media yang sesuai dengan tujuan dan bahan ajar
Mengatur keuangan untuk pembelian alat
Membagi waktu antara administrasi dan mengajar
Dalam proses pengelolaan kelas, penggunaan pendekatan preventif lebih diutamakan. Evaluasi keunggulan pendekatan preventif adalah:
Mengurangi kebutuhan untuk menghukum siswa
Membuat siswa bergantung pada guru
Membatasi kreativitas siswa dalam belajar
Meningkatkan ketegangan dalam suasana kelas
Keterampilan dasar mengajar yang harus dimiliki guru salah satunya bertujuan untuk:
Menambah jumlah tugas administrasi
Membuat siswa menghafal lebih banyak
Menyampaikan materi secara mudah dipahami siswa
Memberi hukuman kepada siswa yang melanggar
Salah satu bentuk penguatan gestural yang diberikan guru kepada siswa adalah:
Memberikan nilai A di rapor
Senyuman dan acungan jempol
Menyuruh siswa berdiri
Memberikan tambahan PR
Seorang guru menyadari bahwa siswa tampak kurang tertarik pada pelajaran. Ia kemudian berjalan mendekati kelompok siswa tersebut sambil tersenyum. Berdasarkan makalah, tindakan guru ini merupakan bentuk dari:
Penguatan gestural dan verbal
Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Penguatan dengan sentuhan dan simbol
Penguatan dengan mendekati dan mimik
Tujuan utama dari variasi penggunaan media pembelajaran adalah untuk:
Menambah tugas guru
Menarik perhatian siswa dan mengurangi kejenuhan
Membatasi aktivitas siswa dalam kelas
Mempercepat proses evaluasi
Guru yang membuka pelajaran tanpa mengaitkan materi baru dengan materi lama dapat berisiko:
Mempercepat pencapaian tujuan
Membuat siswa bingung dan tidak fokus
Meningkatkan semangat belajar siswa
Memudahkan siswa menyelesaikan tugas
Pak Budi memulai pelajaran Matematika dengan mengabsen siswa, lalu langsung membagikan soal latihan tanpa memberikan pengantar atau motivasi. Setelah beberapa menit, banyak siswa yang tampak bingung dan tidak antusias.
Berdasarkan uraian tersebut, masalah utama dalam pembukaan pelajaran Pak Budi adalah:
Kurangnya variasi suara
Tidak menarik perhatian dan menimbulkan motivasi siswa
Terlalu banyak menggunakan media
Terlalu fokus pada evaluasi
Bu Rina dalam pembelajarannya hanya berdiri di depan papan tulis dan berbicara terus-menerus dengan nada suara yang monoton. Ia jarang bergerak atau melakukan kontak mata dengan siswa. Setelah beberapa minggu, siswa mulai tidak fokus dan sering ribut di kelas.
Evaluasi Anda terhadap metode Bu Rina adalah:
Sudah efektif karena siswa bisa mengatur dirinya sendiri
Kurang tepat karena mengabaikan keterampilan variasi mengajar
Baik untuk menciptakan suasana serius
Sesuai prinsip kesenyapan dalam belajar
Pak Ahmad selalu memberikan apresiasi berupa "good job!" dan "hebat!" ketika siswa menjawab dengan benar, lalu sesekali memberikan bintang kecil sebagai hadiah. Berdasarkan makalah, cara Pak Ahmad memberikan penguatan kepada siswa adalah kombinasi dari:
Penguatan verbal dan penguatan simbolik
Penguatan sentuhan dan verbal
Penguatan aktivitas dan kontak fisik
Penguatan verbal dan gerak badan
Saat menutup pelajaran, Bu Nisa sering langsung mengatakan "Sampai jumpa besok" tanpa meninjau atau merangkum materi. Akibatnya, banyak siswa yang lupa tentang apa yang sudah dipelajari.
Efektif karena tidak membuang waktu
Kurang efektif karena tidak memberi gambaran keseluruhan materi
Sudah cukup baik asal siswa senang
Tidak perlu ada perubahan
Seorang guru menyatakan: "Hari ini kita belajar tentang volume balok karena kalian pasti sering menjumpai bentuk ini di rumah." Pernyataan ini menunjukkan komponen dari:
Memberi acuan
Menarik perhatian
Mengaitkan pelajaran baru dengan pengalaman siswa
Mengevaluasi hasil pembelajaran
