WorksheetsBahasa Indonesia Kelas 6 Bab 7. Aku Bisa Berempati
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 5mins
Hari Pertama yang Berkesan
Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.
Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."
Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting.
Apa yang harus dilakukan teman-teman Lina ketika melihat Lina sakit perut dan ada noda di rok Lina?
Menertawakan Lina
Membantu Lina dan menenangkannya
Membiarkan Lina sendiri
Melaporkan ke guru tanpa membantu Lina
Bacalah cerita berikut!
Hari Pertama yang Berkesan
Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.
Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."
Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Rani bisa langsung memahami hal yang terjadi pada Lina karena . . .
Rani sudah pernah mengalami menstruasi
Rani sudah belajar tentang menstruasi
Rani sudah berteman lama dengan Lina
Rani menjadi dokter cilik di sekolah
Bacalah cerita berikut!
Hari Pertama yang Berkesan
Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.
Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."
Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Alasan Lina panik saat mengerjakan tugas kelompok di kelas yaitu. . .
A. waktu pengerjaan tugas segera habis
B. muncul noda merah pada seragamnya
C. kepala Lina terasa sakit dan pusing
D. mengalami kejadian yang tidak biasa
Bacalah cerita berikut!
Hari Pertama yang Berkesan
Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.
Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."
Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Upaya yang dilakukan oleh Dina untuk membantu Lina yaitu. . .
mengajak Lina ke UKS
menenangkan Lina yang panik
memberikan Lina pembalut
mengambilkan air minum untuk Lina
Bacalah cerita berikut!
Hari Pertama yang Berkesan
Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.
Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."
Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Pesan moral yang bisa kita teladani dari cerita "Hari Pertama yang Berkesan" yaitu. . .
kita harus berteman dengan siapa saja
kita harus jujur dan menghormati teman
kita harus berempati dan peduli
kita tidak boleh sombong dan serakah
Saat haid, penting untuk mengganti (a) secara teratur agar terhindar dari infeksi. Kata yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang di atas yaitu . . .
menstruasi
canggung
seragam
Perhatikan kalimat berikut! Rina urung pergi ke rumah neneknya karena tiba-tiba merasa tidak enak badan.
batal
tertunda
berhasil
perhitungan
Berdasarkan tabel di atas, kalimat fakta ditunjukkan oleh kalimat nomor...
1
2
3
4
Linda ingin mengetahui informasi tentang teknologi informasi. Berikut ini sumber informasi terpercaya tentang topik tersebut yaitu...
ahli IT
dokter
teman sebaya
guru BK
Alam Tempat Tinggalku
alam tempat tinggalku
memberiku banyak manfaat dan kebutuhan
hutan memberiku kayu dan segala buah dan sayuran
hutan juga adalah tempat tinggal
bagi bermacam jenis hewan
kini hutan sudah semakin sedikit
tiada reboisasi menanam hutan di lahan yang kosong
manusia membakar seluruhnya
hingga tiada satu pun tumbuhan di lahan itu
asapnya menyebar hingga ke pelosok dunia
dan menyebabkan kematian
sampah yang dibuang sembarangan
mengakibatkan banjir, pencemaran air, dan tanah
begitu juga bencana alam meletusnya gunung sinabung
mengakibatkan kematian yang besar
aku sedih melihat seluruh peristiwa itu
dan aku bersumpah
akan selalu menjaga alam di sekitarku
Irfa Zafira
(SD Negeri 023897, Binjai)
Berdasarkan puisi di atas, situasi hutan saat ini yaitu...
hutan semakin luas dan subur
hutan semakin sedikit karena pembakaran
hutan terancam akibat reboisasi berkala
hutan dipenuhi dengan hewan dan tumbuhan
Alam Tempat Tinggalku
alam tempat tinggalku
memberiku banyak manfaat dan kebutuhan
hutan memberiku kayu dan segala buah dan sayuran
hutan juga adalah tempat tinggal
bagi bermacam jenis hewan
kini hutan sudah semakin sedikit
tiada reboisasi menanam hutan di lahan yang kosong
manusia membakar seluruhnya
hingga tiada satu pun tumbuhan di lahan itu
asapnya menyebar hingga ke pelosok dunia
dan menyebabkan kematian
sampah yang dibuang sembarangan
mengakibatkan banjir, pencemaran air, dan tanah
begitu juga bencana alam meletusnya gunung sinabung
mengakibatkan kematian yang besar
aku sedih melihat seluruh peristiwa itu
dan aku bersumpah
akan selalu menjaga alam di sekitarku
Irfa Zafira
(SD Negeri 023897, Binjai)
Manfaat utama yang diberikan alam kepada penulis dalam puisi di atas yaitu...
kayu, buah, dan sayuran
emas, berlian dan permata
hewan ternak yang sehat
teknologi modern terbarukan
Alam Tempat Tinggalku
alam tempat tinggalku
memberiku banyak manfaat dan kebutuhan
hutan memberiku kayu dan segala buah dan sayuran
hutan juga adalah tempat tinggal
bagi bermacam jenis hewan
kini hutan sudah semakin sedikit
tiada reboisasi menanam hutan di lahan yang kosong
manusia membakar seluruhnya
hingga tiada satu pun tumbuhan di lahan itu
asapnya menyebar hingga ke pelosok dunia
dan menyebabkan kematian
sampah yang dibuang sembarangan
mengakibatkan banjir, pencemaran air, dan tanah
begitu juga bencana alam meletusnya gunung sinabung
mengakibatkan kematian yang besar
aku sedih melihat seluruh peristiwa itu
dan aku bersumpah
akan selalu menjaga alam di sekitarku
Irfa Zafira
(SD Negeri 023897, Binjai)
Sumpah yang diucapkan penulis di akhir puisi yaitu...
akan pindah ke kota besar
akan selalu menjaga alam di sekitarnya
akan menebang lebih banyak pohon
akan membangun industri besar
Siswa kelas VI ditugaskan oleh Pak Guru untuk membuat puisi. Langkah pertama yang harus dilakukan siswa kelas VI untuk membuat puisi yaitu...
menentukan tema puisi
membuat judul puisi yang menarik
menuliskan isi puisi
menentukan majas dan gaya bahasa
Berikut ini peribahasa yang memiliki makna "orang yang banyak bicara biasanya tidak memiliki pengetahuan" yaitu...
A. tong kosong nyaring bunyinya
B. air tenang menghanyutkan.
C. sambil menyelam minum air
D. berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian
Makna peribahasa "seperti katak dalam tempurung" yaitu...
dua hal yang sangat berbeda
orang yang berpikiran sempit
sifat yang tidak tetap atau mudah berubah
orang yang terlihat tenang bisa menyimpan bahaya
Perhatikan kalmat berikut! Denita terkenal sebagai anak yang besar kepala. Makna ungkapan besar kepala yaitu...
pintar
sabar
sombong
tidak sombong
Perhatikan kalmat berikut!
Kafe Bagia dikelola oleh kalangan difabel, sebagian besar tunarungu.
Makna kata tunarungu yaitu...
orang yang mengalami gangguan bicara
orang yang mengalami hambatan penglihatan
orang yang mengalami hambatan pendengaran
orang yang mengalami hambatan gerakan
Perhatikan kalmat berikut! Yona lebih memilih berjalan kaki daripada naik kendaraan. Kalimat majemuk bertingkat termasuk jenis...
hubungan perbandingan
hubungan pertentangan
hubungan syarat
hubungan sebab akibat
Berikut ini contoh kalimat majemuk bertingkat jenis pertentangan yaitu...
Warga mengungsi ke teman aman karena banjir bandang
Rudi rutin berolahraga agar tubuhnya sehat
Ayah pergi ke sawah sebelum matahari terbit
Mereka tetap bermain sepak bola meskipun hujan deras
Berikut ini yang termasuk unsur-unsur resensi buku yaitu...
A. tema resensi, langkah-langkah kerja, dan penutup
B. data buku, sinopsis buku singkat, dan penilaian
C. daftar pertanyaan, penutup, dan penilaian
D. sinopsis buku singkat, tema resensi, dan penutup
Siswa kelas VI membuat resensi buku. Berikut ini yang bukan merupakan tujuan kegiatan tersebut yaitu...
memberikan rekomendasi kepada pembaca
menyebarkan kekurangan buku
memberikan gambaran umum tentang buku
memaksa agar buku tersebut dibaca
Resensi buku adalah ...
ulasan atau penilaian terhadap sebuah buku
daftar isi sebuah buku
ringkasan cerita dalam buku
ilustrasi pada sampul buku
Manakah dari berikut ini yang merupakan ungkapan beserta artinya?
Banting tulang - bekerja keras
Matahari terbit - pagi hari
Meja belajar - tempat belajar
Buku tulis - alat tulis
Manakah di antara berikut ini yang merupakan peribahasa beserta artinya yang benar?
Bagai air di daun talas: Orang yang tidak tetap pendiriannya.
Bagai api dengan asap: Dua hal yang selalu bersama-sama.
Bagai kucing dengan tikus: Dua orang yang selalu akur.
Bagai air di padang pasir: Sesuatu yang tidak berguna.
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh mitos?
Makan buah semangka dengan susu berbahaya
Bumi itu bulat
Olahraga baik untuk kesehatan
Manusia membutuhkan oksigen untuk hidup
