wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

WK 1 MEI 2025

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pemerintah pusat membatalkan Perda yang dinilai bertentangan dengan kebijakan nasional. DPRD kemudian menggugat karena menganggap hal ini mencederai otonomi daerah. Dalam konteks sistem pemerintahan Indonesia, mana yang paling tepat?

a)

Pemerintah pusat melanggar asas desentralisasi

b)

DPRD berhak mengatur sepenuhnya sesuai kearifan lokal

c)

Kebijakan pemerintah pusat sah karena asas otonomi bersifat asimetris

d)

Perda harus tetap berlaku sampai diuji di Mahkamah Agung

e)

Pemerintah pusat wajib berkonsultasi dengan DPRD sebelum membatalkan

2.

Pemerintah Indonesia menerapkan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu karakteristik Pancasila adalah fleksibilitasnya. Namun, fleksibilitas ini tidak boleh dimaknai sebagai...

a)

Kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman

b)

Kelenturan nilai dalam penerapan kebijakan publik

c)

Peluang reinterpretasi nilai dasar oleh kekuasaan dominan

d)

Dasar untuk menerima budaya luar yang sejalan

e)

Penyesuaian nilai-nilai instrumental sesuai kebutuhan bangsa

3.

Dalam sidang MPR, ada usulan untuk mengubah status sila keempat Pancasila agar memberi kewenangan lebih besar kepada DPR dalam sistem pemerintahan. Secara prinsip, ini bertentangan dengan...

a)

Nilai demokrasi langsung

b)

Sistem presidensial yang menjamin pemisahan kekuasaan

c)

Konsep kedaulatan rakyat sepenuhnya

d)

Prinsip supremasi konstitusi

e)

Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum

4.

Jika suatu kelompok memperjuangkan sistem khilafah sebagai pengganti NKRI melalui forum akademik, tindakan ini secara hukum...

a)

Sah karena bagian dari kebebasan berekspresi

b)

Legal selama tidak membentuk organisasi politik

c)

Melanggar hukum karena bertentangan dengan ideologi negara

d)

Tidak dapat dipidana jika tidak membawa senjata

e)

Dapat diproses hukum hanya jika menimbulkan keresahan publik

5.

Dalam geopolitik Indonesia, doktrin "Wawasan Nusantara" bertumpu pada kesatuan wilayah dan bangsa. Namun dalam praktiknya, potensi disintegrasi justru bisa muncul melalui...

a)

Ketimpangan militer antar wilayah

b)

Kelebihan populasi di wilayah barat Indonesia

c)

Pengelolaan sumber daya oleh pemerintah daerah tanpa kontrol pusat

d)

Maraknya budaya asing di kalangan generasi muda

e)

Kesenjangan antara pembangunan politik dan pertahanan

6.

Pada zaman reformasi, salah satu amandemen UUD 1945 yang signifikan adalah perubahan terkait MPR. Setelah amandemen, MPR menjadi...

a)

Lembaga tinggi negara yang hanya bersifat seremonial

b)

Lembaga yang tidak lagi memiliki wewenang untuk melantik Presiden

c)

Lembaga yang mengatur sistem pemerintahan negara

d)

Lembaga yang masih memiliki kekuasaan penuh terhadap presiden

e)

Lembaga yang menggantikan fungsi legislatif

7.

Dalam konteks negara hukum Indonesia, prinsip supremasi hukum mengandung makna bahwa...

a)

Negara dapat menegakkan hukum hanya jika mendapat persetujuan rakyat

b)

Hukum harus berlaku adil, tanpa memandang status sosial maupun jabatan

c)

Pemerintah dapat melanggar hukum jika demi kepentingan negara

d)

Keputusan pengadilan tidak dapat dibatalkan oleh lembaga lain

e)

Negara tidak bisa diadili jika bertindak atas nama hukum

8.

Penerapan asas demokrasi Pancasila dalam sistem pemerintahan Indonesia mengharuskan adanya pembatasan terhadap...

a)

Kebebasan berserikat dan berkumpul

b)

Kekuasaan yang dimiliki oleh pejabat negara

c)

Partai politik yang tidak sesuai dengan ideologi negara

d)

Hak dan kebebasan individu demi kepentingan umum

e)

Hak asasi manusia dalam keadaan darurat

9.

Tindak pidana yang termasuk dalam delik formil adalah...

a)

Pencurian dengan pemberatan

b)

Pembunuhan berencana

c)

Penggelapan

d)

Penipuan

e)

Pemerkosaan

10.

Hakim di Indonesia dapat membatalkan suatu undang-undang apabila undang-undang tersebut bertentangan dengan UUD 1945. Kewenangan ini dimiliki oleh...

a)

Mahkamah Konstitusi

b)

Mahkamah Agung

c)

Komisi Yudisial

d)

DPR

e)

Presiden

11.

Dalam hal terjadi sengketa kewenangan antara lembaga negara, penyelesaian sengketa tersebut akan dilakukan oleh...

a)

Mahkamah Konstitusi

b)

Mahkamah Agung

c)

Komisi Yudisial

d)

DPR

e)

Pengadilan Negeri

12.

Salah satu tugas dan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah...

a)

Menetapkan kebijakan pemerintah terkait reformasi birokrasi

b)

Mengawasi dan menyelidiki tindakan lembaga negara

c)

Membuat undang-undang yang berkaitan dengan pencegahan korupsi

d)

Menangani dan menyelidiki tindak pidana korupsi

e)

Menyusun anggaran untuk memberantas korupsi

13.

Konsep dwi fungsi ABRI mengandung makna bahwa tentara Indonesia memiliki dua peran utama, yaitu...

a)

Sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum

b)

Sebagai pelaksana kebijakan politik dan sosial

c)

Sebagai pelindung negara dan pembina masyarakat

d)

Sebagai penjaga kedaulatan negara dan pengayom masyarakat

e)

Sebagai alat kontrol politik dan pengatur kehidupan ekonomi

14.

Dalam pelaksanaan kekuasaan negara, asaz desentralisasi mengandung makna bahwa...

a)

Pemerintah pusat memberikan sebagian kekuasaan kepada daerah untuk diatur dan dilaksanakan sendiri

b)

Daerah diberi hak untuk mengatur hubungan internasional secara mandiri

c)

Pemerintah pusat memiliki kekuasaan penuh dalam segala aspek kehidupan masyarakat

d)

Daerah tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan sumber daya alam

e)

Kekuasaan yang ada di daerah harus dilaksanakan berdasarkan perintah pusat

15.

Dalam sistem pemerintahan Indonesia, prinsip checks and balances bertujuan untuk...

a)

Membatasi kekuasaan pemerintah agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan

b)

Memberikan kebebasan penuh kepada eksekutif dalam mengambil keputusan

c)

Menjaga agar legislatif dapat mengambil alih kekuasaan eksekutif

d)

Mengurangi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah

e)

Menjamin kebebasan individu tanpa ada pembatasan dari pemerintah

16.

Mengapa Indonesia memilih sistem pemerintahan presidensial dibandingkan dengan sistem parlementer yang pernah diterapkan pada masa awal kemerdekaan?

a)

Karena sistem presidensial memungkinkan pengawasan lebih ketat terhadap presiden

b)

Karena sistem presidensial memberikan kekuasaan yang lebih terpusat kepada legislatif

c)

Karena sistem presidensial dianggap lebih sesuai dengan karakteristik budaya Indonesia

d)

Karena sistem presidensial memberikan pemisahan yang jelas antara eksekutif dan legislatif

e)

Karena sistem presidensial mendorong lebih banyak partisipasi rakyat dalam pemerintahan

17.

Pada periode Orde Baru, pemerintah menerapkan kebijakan stabilisasi politik yang bertujuan untuk...

a)

Menghancurkan semua bentuk oposisi politik

b)

Mengutamakan pembangunan ekonomi meskipun tanpa demokrasi

c)

Menjaga ketertiban dengan mengendalikan kebebasan pers

d)

Membangun hubungan internasional dengan negara-negara Barat

e)

Menjamin kebebasan penuh bagi partai politik

18.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan terjadinya peralihan dari sistem demokrasi parlementer ke sistem demokrasi Pancasila pada tahun 1959 adalah...

a)

Ketidakstabilan politik yang terjadi akibat sistem multipartai

b)

Dominasi kekuasaan oleh militer dalam pemerintahan

c)

Penolakan terhadap sistem pemerintahan presidensial

d)

Keinginan untuk meniru sistem demokrasi negara-negara Barat

e)

Perjuangan nasional yang gagal memperoleh hasil sesuai harapan

19.

Kebijakan Demokrasi Terpimpin yang diterapkan oleh Soekarno pada tahun 1957-1965 bertujuan untuk...

a)

Memperkuat kekuasaan pemerintahan melalui pengawasan ketat terhadap partai politik

b)

Meningkatkan peran partai politik dalam pengambilan keputusan politik

c)

Menciptakan pemerintahan yang lebih demokratis dengan memperkuat suara rakyat

d)

Menyatukan berbagai kelompok yang bertentangan dengan cara otoriter

e)

Menyusun sistem pemerintahan yang berbasis pada desentralisasi kekuasaan

20.

Salah satu upaya yang dilakukan Indonesia dalam memperkuat posisi di tengah tantangan globalisasi adalah dengan...

a)

Meningkatkan kontrol terhadap media asing

b)

Mengedepankan kebijakan luar negeri yang lebih tertutup

c)

Mendorong penguatan sektor ekonomi domestik melalui kebijakan proteksionis

d)

Memperkuat diplomasi multilateral dengan berbagai negara di dunia

e)

Membatasi masuknya investasi asing ke dalam negeri

21.

Konsep Negara Hukum menurut para ahli dalam sistem hukum Indonesia mengutamakan...

a)

Penerapan hukum berdasarkan keputusan pemerintah

b)

Perlindungan hak asasi manusia sebagai dasar hukum negara

c)

Hanya kekuasaan pengadilan yang mutlak dalam penegakan hukum

d)

Penerapan hukum dengan mengabaikan keadilan sosial

e)

Pembatasan kekuasaan negara terhadap masyarakat

22.

Konsep Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna penting dalam pembangunan negara Indonesia, yaitu...

a)

Semua etnis di Indonesia harus memiliki identitas yang sama

b)

Keberagaman yang ada harus disatukan dalam satu kesatuan Indonesia

c)

Pemerintah harus mendominasi kebudayaan lokal agar seragam

d)

Semua agama di Indonesia harus saling bersaing untuk pengaruh sosial

e)

Negara harus menghapuskan perbedaan suku, agama, dan ras

23.

Perubahan sosial dalam masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah...

a)

Kesadaran terhadap ancaman militer

b)

Globalisasi yang membuka peluang kerja dan komunikasi internasional

c)

Ketergantungan pada kekuasaan negara semata

d)

Upaya untuk menjaga tradisi agar tidak berubah

e)

Pemaksaan kesamaan dalam beragama dan berbudaya

24.

Dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, salah satu organisasi yang memiliki pengaruh besar terhadap perjuangan adalah...

a)

Budi Utomo, yang memperjuangkan kemerdekaan melalui pendidikan

b)

Gerakan 30 September, yang memperjuangkan pemerintahan yang lebih otoriter

c)

Partai Komunis Indonesia (PKI), yang menentang segala bentuk pemerintahan

d)

Indische Partij, yang menuntut kemerdekaan secara radikal

e)

Sarekat Islam, yang berfokus pada ekonomi dan sosial

25.

Salah satu peran utama yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam menjaga keberagaman sosial di Indonesia adalah...

a)

Menekan perbedaan budaya untuk menciptakan keseragaman

b)

Membatasi hak kebebasan beragama demi stabilitas nasional

c)

Menciptakan kebijakan yang inklusif dan merangkul semua lapisan masyarakat

d)

Meningkatkan jumlah kelompok dominan agar mengontrol minoritas

e)

Mendorong asimilasi tanpa mengakui perbedaan identitas