NEW
Font size
WorksheetsUjian Tengah Semester Kewirausahaan
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Mengapa riset pasar penting bagi peluncuran produk baru?
Untuk mengumpulkan dan menganalisis data pasar bagi strategi yang efektif
Untuk mempercepat proses produksi.
Untuk merancang iklan tanpa data pasar.
Untuk menetapkan harga tanpa riset.
Manfaat survei pasar meliputi semua berikut kecuali:
Mengenali karakter pelanggan.
Mengetahui informasi pesaing.
Menaksir tingkat kebutuhan produk.
Merencanakan proses produksi internal.
Manfaat riset pasar adalah membantu bisnis dalam:
Mengenali karakter pelanggan dan peluang pasar.
Mengetahui pesaing di pasar.
Mengukur tingkat kebutuhan produk.
Semua benar.
Ciri metode survei kuantitatif adalah:
Proses pengumpulan data dinilai dengan menggunakan angka
Menggunakan standar mutu kata-kata.
Hanya wawancara mendalam.
Tidak terukur secara angka.
Definisi metode survei kualitatif adalah:
Proses pengumpulan data menggunakan angka.
Proses pengumpulan data dengan menilai fakta atau gejala sosial menggunakan kategori mutu (kata)
Hanya menggunakan wawancara telepon.
Tidak pernah menggunakan standar penilaian.
Metode survei gabungan (mixed methods) berarti:
Menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan
Menggunakan hanya data kuantitatif.
Melakukan wawancara mendalam saja.
Menyusun laporan gabungan internal.
Ciri pengumpulan data kuantitatif meliputi:
Penggunaan beberapa faktor yang dianggap mewakili fenomena yang diteliti
Riset hanya berdasarkan cerita naratif.
Variabel yang rumit dan banyak asumsi.
Sampel diambil secara sangat kecil.
Salah satu ciri pengumpulan data kualitatif adalah:
Fakta diperoleh langsung dari sumber pertama
Semuanya diperoleh secara tidak terencana.
Membutuhkan sampel yang sangat kecil.
Bersifat eksperimental.
Salah satu kekurangan metode survei kualitatif yang disebutkan adalah:
Sering dinilai kurang objektif karena bersifat relatif
Memerlukan analisis statistik besar-besaran.
Kurang dapat menggali emosi responden.
Tidak efektif untuk penelitian pasar.
Apa yang dimaksud dengan Himpunan Dokumen dalam persiapan survei pasar?
Kegiatan mencatat dokumen yang diperlukan, menghubungi tempat penyimpanan dokumen, dan meminjam dokumen sesuai prosedur
Membuat angket tertulis.
Observasi terhadap perilaku konsumen.
Analisis data keuangan perusahaan.
Salah satu langkah menyiapkan Himpunan Dokumen adalah:
Mencatat dokumen apa saja yang diperlukan
Menyusun pertanyaan survei.
Mengamati perilaku responden.
Menyelesaikan laporan analisis.
Setelah mendapatkan unit penyimpanan dokumen, langkah berikutnya dalam Himpunan Dokumen adalah:
Memperoleh dokumen yang diperlukan dengan prosedur peminjaman
Menyimpan dokumen ke dalam server.
Melakukan wawancara terkait dokumen.
Melakukan analisis awal data dokumen.
Komponen penting dalam kuesioner yang baik meliputi:
Pengantar, petunjuk pengisian jawaban, stem (pertanyaan), dan opsi jawaban
Hanya pertanyaan tanpa pengantar.
Observasi langsung kepada responden.
Daftar isi dan lampiran.
Ciri-ciri kuesioner yang baik antara lain:
Setiap stem ditulis dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti
Pertanyaan bersifat ambigu dan menyesatkan.
Opsi jawaban semuanya sama tanpa perbedaan.
Tidak ada pengantar atau petunjuk pengisian.
Salah satu ciri kuesioner yang baik adalah:
Opsi jawaban disusun dengan tegas dan memiliki pembeda yang jelas
Setiap pertanyaan berisi saran jawabannya sendiri.
Pilihan jawaban tidak relevan.
Kuesioner dibuat tanpa format menarik.
Mengapa kuesioner sebaiknya diuji coba sebelum digunakan?
Untuk memperoleh tingkat reliabilitas dan validitas yang baik pada materi kuesioner
Untuk mempercepat proses survei.
Agar dapat langsung dipublikasikan.
Hanya untuk keperluan administrasi.
Kenapa tes obyektif lebih tepat digunakan dalam pelatihan dibanding tes subyektif?
Karena pengukurannya lebih objektif dibanding tes subyektif
Karena tes subyektif tidak dapat dilakukan di kelas.
Karena lebih murah.
Karena hasilnya lebih subjektif.
Definisi cek-lis sebagai teknik pengumpulan data adalah:
Deretan pernyataan yang ditandai dengan cek sesuai kehendak responden
Pertanyaan terbuka untuk responden.
Daftar isi laporan survei.
Alat pengukur kecepatan.
Manakah pernyataan yang benar tentang observasi langsung?
Observasi tidak menggunakan komunikasi lisan
Observasi selalu dilakukan di laboratorium.
Observasi memerlukan wawancara orang lain.
Observasi mengumpulkan data berupa angka langsung.
Langkah pertama dalam melakukan observasi adalah:
Menetapkan tujuan observasi
Membuat kuesioner.
Mengisi ceklis.
Menganalisis data.
Tahap akhir yang dilakukan setelah observasi selesai adalah:
Menganalisis data lapangan yang terkumpul
Menyusun kuesioner tambahan.
Langsung mengumumkan hasil ke responden.
Membuat video dokumentasi.
Sebelum wawancara, interviewer harus:
Memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud kunjungan kepada responden
Langsung mengajukan pertanyaan tanpa penjelasan.
Memberi waktu istirahat pada responden.
Meminta hasil survei sebelumnya.
Mengapa interviewer perlu menjamin kerahasiaan (konfiderasi) kepada responden?
Agar responden merasa aman dan memberikan informasi lebih jujur
Agar interviewer dapat menggunakan data untuk iklan.
Untuk mempercepat proses pengumpulan data.
Agar survei tampak resmi.
Selama wawancara, interviewer TIDAK boleh:
Menunjukkan tanda setuju atau tidak setuju atas jawaban responden
Menyimak pertanyaan responden dengan teliti.
Mencatat jawaban secara objektif.
Memperkenalkan topik dengan sopan.
Dalam wawancara, interviewer disarankan untuk:
Mengusahakan pelaksanaan wawancara singkat dengan suasana akrab
Menanyakan pertanyaan sebanyak-banyaknya tanpa mengindahkan waktu.
Menekan responden agar menjawab cepat.
Memberikan dokumen kepada responden sebelum wawancara.
Interview guideline (pedoman wawancara) digunakan untuk:
Merencanakan pertanyaan berupa kalimat untuk memperoleh data
Mencatat jumlah responden.
Menilai kejujuran interviewer.
Dokumentasi anggaran wawancara.
Yang harus dilakukan interviewer pada semua pertanyaan dalam kuesioner wawancara adalah:
Mengajukan seluruh pertanyaan sesuai pedoman wawancara
Melompati pertanyaan yang dianggap sepele.
Menambahkan pertanyaan baru yang diinginkan secara acak.
Mengurangi jumlah pertanyaan untuk mempercepat.
Keterampilan yang diperlukan dalam persiapan survei pasar adalah:
Menyiapkan metode pengumpulan data
Mempercepat produksi barang.
Merancang kemasan produk.
Mengatur jadwal promosi.
Sikap kerja yang harus dimiliki dalam pelaksanaan survei pasar adalah:
Teliti dan cermat dalam bekerja
Santai dan terburu-buru.
Kasar terhadap responden.
Acuh tak acuh pada detail.
Manakah berikut yang termasuk masalah yang dapat dikontrol dalam riset pemasaran?
Harga produk.
Kondisi ekonomi nasional.
Kebijakan pemerintah.
Perubahan iklim sosial.
Contoh masalah yang tidak dapat dikontrol dalam riset pemasaran adalah:
Kondisi ekonomi.
Spesifikasi produk.
Sistem distribusi.
Langkah promosi.
Salah satu pertanyaan utama untuk mengidentifikasi masalah penelitian adalah:
"Masalahnya apa (substansinya)?"
"Kapan survei dilaksanakan?"
"Berapa jumlah kuesioner yang dibagikan?"
"Apa warna logo perusahaan?"
Pertanyaan identifikasi masalah "Dalam konteks apa?" bertujuan untuk:
Menentukan latar atau situasi di mana masalah itu dianggap penting
Menghitung total responden.
Mengetahui waktu survei.
Menetapkan harga produk.
Manakah pertimbangan berikut saat memilih satu masalah penelitian dari hasil identifikasi?
Topik tersebut dapat dikuasai oleh peneliti (manageable)
Topik sudah dijual ke publik.
Topik yang sulit dicari data.
Semua topik yang ada selalu dipilih.
Pertimbangan penting lain dalam memilih topik penelitian adalah:
Apakah bahan/data tersedia secukupnya (obtainable)
Topik tersebut paling sederhana.
Topik tidak relevan dengan bisnis.
Topik yang sudah kuno.
Salah satu patokan dalam merumuskan masalah yang baik adalah:
Masalah harus dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya
Rumusan masalah tidak boleh dipertanyakan.
Rumusan masalah bersifat sangat umum.
Lebih baik dalam bentuk narasi cerita.
Ciri rumusan masalah yang baik adalah:
Singkat, padat, dan jelas
Panjang dan mencakup banyak aspek.
Ambigu dan multitafsir.
Berisi argumen yang panjang.
Rumusan masalah yang baik juga harus memberikan:
Petunjuk tentang data yang akan dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan riset
Solusi sementara untuk masalah.
Hipotesis final.
Kesimpulan penelitian.
Langkah ketiga menurut Muhammad Ali dalam merumuskan masalah penelitian adalah:
Mendefinisikan variabel penelitian.
Mengenali keberadaan masalah.
Membuat rumusan masalah.
Menentukan populasi survei.
Langkah pertama Muhammad Ali dalam merumuskan masalah penelitian adalah:
Mengenali keberadaan masalah.
Menganalisis variabel.
Mendefinisikan variabel.
Membuat kerangka teori.
Dalam memilih masalah penelitian, salah satu yang perlu dihindari adalah:
Duplikasi atau plagiarisme topik lama
Studi literatur.
Menyusun hipotesis.
Analisis data pasar.
Tahap identifikasi masalah bertujuan agar peneliti:
Benar-benar menemukan masalah ilmiah, bukan hanya gejala masalah lain
Menghindari penelitian.
Hanya mengumpulkan data numerik.
Menyelesaikan masalah tanpa analisis.
Menurut Doman (2002), tujuan dasar riset pasar meliputi kegiatan berikut, kecuali:
Menganalisis pasar.
Menganalisis tanggapan pasar.
Menganalisis efektivitas iklan.
Mempromosikan produk itu sendiri.
Analisis pasar bertujuan untuk:
Memperhitungkan potensi pasar dan memberikan informasi tentang calon pelanggan, pasar potensial, lokasi, dan pesaing
Menentukan gaji karyawan.
Mencari ide produk baru saja.
Menata organisasi perusahaan.
Analisis tanggapan pasar terhadap suatu produk bertujuan untuk:
Menilai potensi produk di pasar sebelum produk diperkenalkan
Meningkatkan iklan tanpa data.
Mengatur produksi barang
Menentukan lokasi fasilitas.
Analisis efektivitas iklan atau promosi membantu perusahaan dalam:
Memilih media periklanan yang paling efektif dan cost-effective
Membuat produk lebih murah.
Menghentikan iklan sama sekali.
Menambah jumlah tenaga penjual.
Menyusun strategi pemasaran melibatkan:
Melacak pertumbuhan atau kemerosotan pasar yang ada dan menemukan produk atau jasa yang akan sukses memimpin pasar
Membuat iklan instan.
Pekerjaan yang mudah untuk perusahaan kecil.
Aktivitas administrasi rutin.
Tujuan utama survei pasar adalah untuk mendapatkan informasi tentang:
Peluang pasar, segmen pasar, permintaan pasar, kondisi pesaing, dan prospek pemasaran jangka panjang
Biaya produksi internal.
Pengaturan dokumen administrasi.
Laporan keuangan triwulanan.
Riset pasar umumnya memperhitungkan 'brand awareness' suatu produk. Pernyataan ini:
Benar.
Salah.
Tujuan survei pasar ditentukan untuk dasar pelaksanaan survei. Pernyataan ini:
Benar.
Salah.
"Teliti dan cermat dalam bekerja" adalah contoh:
Sikap kerja yang diperlukan dalam survei pasar
Metode pengumpulan data.
Kegiatan promosi.
Langkah identifikasi masalah.
Teliti dan cermat merupakan sikap yang harus dimiliki saat melakukan survei pasar.Sikap ini memastikan setiap langkah riset dilakukan dengan benar dan detail.
Metode pengumpulan data.
Kegiatan promosi.
Langkah identifikasi masalah.
Persiapan kuesioner (setelah menentukan variabel)
Menetapkan pola pengolahan data (bagaimana data akan diolah) merupakan bagian dari tahapan menyusun kuesioner.Hal ini perlu dilakukan sebelum data dikumpulkan agar analisis data nanti terarah.
Persiapan kuesioner (setelah menentukan variabel)
Setelah survei selesai.
Selama wawancara.
Saat menganalisis laporan akhir.
Setelah menentukan siapa respondennya, langkah selanjutnya adalah menetapkan variabel atau poin-poin data yang akan dikumpulkan.Variabel ini kemudian dijabarkan dalam pertanyaan atau pernyataan kuesioner.
Menetapkan poin-poin data yang akan diperoleh (variabel apa yang diukur)
Menjalankan survei ke lapangan.
Menganalisis hasil survei terdahulu.
Menulis laporan akhir.
Apabila dalam identifikasi muncul lebih dari satu masalah, peneliti harus memilih satu masalah yang paling layak diteliti.Pemilihan ini berdasarkan kriteria seperti kelayakan, ketersediaan data, dan kepentingan topik.
Memilih satu masalah yang paling layak dan sesuai untuk diteliti.
Menggabungkan semua masalah menjadi satu.
Mengabaikan masalah yang lain.
Segera memulai analisis data.
Pertanyaan "Bermasalah menurut siapa?" membantu peneliti mengidentifikasi siapa saja yang menganggap fenomena tersebut sebagai masalah.Ini membedakan sudut pandang stakeholder dalam penelitian.
Menentukan pihak atau segmen yang melihat suatu isu sebagai masalah.
Meminta persetujuan penelitian.
Mengukur tingkat kepuasan karyawan.
Menentukan lokasi survei.
Jika suatu topik penelitian menghadapi resistensi sosial, kultural, atau ideologis, hal itu sebaiknya dihindari karena akan menyulitkan pelaksanaan penelitian.Penelitian perlu topik yang dapat diterima secara umum oleh masyarakat.
Resistensi sosial, kultural, dan ideologis terhadap topik tersebut.
Studi literatur.
Variabel yang sederhana.
Topik yang aktual dan menarik.
Pertanyaan "Masalahnya apa?" fokus pada substansi utama masalah penelitian.Ini merupakan langkah awal mengenali inti permasalahan yang harus diselidiki.
Mengetahui substansi atau inti permasalahan yang akan diteliti
Menentukan jumlah responden.
Menyiapkan laporan keuangan.
Melakukan promosi.
Setelah mengidentifikasi dan memilih masalah, langkah selanjutnya adalah merumuskan masalah penelitian secara jelas.Rumusan ini menjadi dasar bagi perumusan hipotesis dan topik penelitian.
Membuat rumusan masalah setelah mengidentifikasi dan memilih masalah
Mengadakan pelatihan.
Melakukan analisis statistik.
Menyusun kebijakan baru.
Rumusan masalah menjadi titik awal dalam menyusun hipotesis penelitian dan menentukan judul/topik penelitian.Dengan rumusan masalah yang baik, arah penelitian menjadi lebih jelas.
Perumusan hipotesis dan menentukan judul penelitian
Pelatihan karyawan.
Pembuatan produk.
Strategi pemasaran.
Menganalisis pasar dalam riset pasar termasuk tujuan riset karena:
Membantu memperhitungkan potensi pasar dan mengenali calon pelanggan serta pesaing.
Fokus pada sumber daya manusia.
Hanya soal distribusi.
is pasar dalam riset pasar termasuk tujuan riset karena:
Membantu memperhitungkan potensi pasar dan mengenali calon pelanggan serta pesaing.
Fokus pada sumber daya manusia.
Hanya soal distribusi internal.
Mengganti proses produksi.
Menganalisis tanggapan pasar terhadap suatu produk berguna untuk:
Memperhitungkan potensi produk di pasar sebelum produk diperkenalkan
Menentukan gaji direktur.
Menyalurkan donasi perusahaan.
Menyusun kontrak kerja.
Apa informasi yang bukan termasuk tujuan survei pasar?
Peluang pasar.
Segmentasi pasar.
Besarnya permintaan produk.
Biaya produksi internal perusahaan.
Survei pasar berguna untuk memperkirakan:
Besarnya permintaan produk di pasar.
Jumlah karyawan perusahaan.
Pengaturan sistem keuangan.
Jumlah aset gedung.
Survei pasar juga berperan dalam mengenali informasi tentang:
Kondisi perusahaan pesaing di pasar.
Rincian anggaran perusahaan lain.
Struktur organisasi pesaing.
Jadwal produksi pesaing.
Menetapkan strategi pemasaran baru biasanya didukung oleh hasil:
Analisis perencanaan strategis (strategic planning research)
Keputusan produksi inti.
Kebijakan internal yang disusun sendiri.
Laporan keuangan tahunan.
Mengukur efektivitas iklan dalam survei pasar bertujuan untuk:
Menyeleksi media iklan yang paling efektif dan hemat biaya
Meningkatkan anggaran promosi tanpa alasan.
Menghapus pemasaran sama sekali.
Fokus pada produksi massal.
Contoh langkah kerja yang mencerminkan sikap teliti dan cermat adalah:
Memeriksa ulang data survei sebelum analisis.
Mengisi sebagian data dan sisanya diabaikan.
Membuat kuesioner tanpa pengujian.
Mengumpulkan data dengan terburu-buru.
Metode survei kualitatif sering dikatakan tidak objektif karena:
Menggunakan penilaian relatif (kategori kata-kata) dibandingkan angka
Selalu memakai angka saja.
Berbasis eksperimen laboratorium.
Dijalankan tanpa pedoman.
