NEW
Font size
WorksheetsKewirausahaan Soal A Kelas 11
Total questions: 56
Worksheet time: 28mins
Mengapa riset pasar penting bagi peluncuran produk baru?
Untuk mengumpulkan dan menganalisis data pasar bagi strategi yang efektif
Untuk mempercepat proses produksi.
Untuk merancang iklan tanpa data pasar.
Untuk menetapkan harga tanpa riset.
Manfaat survei pasar meliputi semua berikut kecuali:
Mengenali karakter pelanggan.
Mengetahui informasi pesaing.
Menaksir tingkat kebutuhan produk.
Merencanakan proses produksi internal.
Manfaat riset pasar adalah membantu bisnis dalam:
Mengenali karakter pelanggan dan peluang pasar.
Mengetahui pesaing di pasar.
Mengukur tingkat kebutuhan produk.
Semua benar.
Ciri metode survei kuantitatif adalah:
Proses pengumpulan data dinilai dengan menggunakan angka
Menggunakan standar mutu kata-kata.
Hanya wawancara mendalam.
Tidak terukur secara angka.
Definisi metode survei kualitatif adalah:
Proses pengumpulan data menggunakan angka.
Proses pengumpulan data dengan menilai fakta atau gejala sosial menggunakan kategori mutu (kata)
Hanya menggunakan wawancara telepon.
Tidak pernah menggunakan standar penilaian.
Metode survei gabungan (mixed methods) berarti:
Menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan
Menggunakan hanya data kuantitatif.
Melakukan wawancara mendalam saja.
Menyusun laporan gabungan internal.
Ciri pengumpulan data kuantitatif meliputi:
Penggunaan beberapa faktor yang dianggap mewakili fenomena yang diteliti
Riset hanya berdasarkan cerita naratif.
Variabel yang rumit dan banyak asumsi.
Sampel diambil secara sangat kecil.
Salah satu ciri pengumpulan data kualitatif adalah:
Fakta diperoleh langsung dari sumber pertama
Semuanya diperoleh secara tidak terencana.
Membutuhkan sampel yang sangat kecil.
Bersifat eksperimental.
Salah satu kekurangan metode survei kualitatif yang disebutkan adalah:
Sering dinilai kurang objektif karena bersifat relatif
Memerlukan analisis statistik besar-besaran.
Kurang dapat men
Salah satu kekurangan metode survei kualitatif yang disebutkan adalah:
Sering dinilai kurang objektif karena bersifat relatif
Memerlukan analisis statistik besar-besaran.
Kurang dapat menggali emosi responden.
Tidak efektif untuk penelitian pasar.
Apa yang dimaksud dengan Himpunan Dokumen dalam persiapan survei pasar?
Kegiatan mencatat dokumen yang diperlukan, menghubungi tempat penyimpanan dokumen, dan meminjam dokumen sesuai prosedur
Membuat angket tertulis.
Observasi terhadap perilaku konsumen.
Analisis data keuangan perusahaan.
Salah satu langkah menyiapkan Himpunan Dokumen adalah:
Mencatat dokumen apa saja yang diperlukan
Menyusun pertanyaan survei.
Mengamati perilaku responden.
Menyelesaikan laporan analisis.
Setelah mendapatkan unit penyimpanan dokumen, langkah berikutnya dalam Himpunan Dokumen adalah:
Memperoleh dokumen yang diperlukan dengan prosedur peminjaman
Menyimpan dokumen ke dalam server.
Melakukan wawancara terkait dokumen.
Melakukan analisis awal data dokumen.
Komponen penting dalam kuesioner yang baik meliputi:
Pengantar, petunjuk pengisian jawaban, stem (pertanyaan), dan opsi jawaban
Hanya pertanyaan tanpa pengantar.
Observasi langsung kepada responden.
Daftar isi dan lampiran.
Ciri-ciri kuesioner yang baik antara lain:
Setiap stem ditulis dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti
Pertanyaan bersifat ambigu dan menyesatkan.
Opsi jawaban semuanya sama tanpa perbedaan.
Tidak ada pengantar atau petunjuk pengisian.
Salah satu ciri kuesioner yang baik adalah:
Opsi jawaban disusun dengan tegas dan memiliki pembeda yang jelas
Setiap pertanyaan berisi saran jawabannya sendiri.
Pilihan jawaban tidak relevan.
Kuesioner dibuat tanpa format menarik.
Mengapa kuesioner sebaiknya diuji coba sebelum digunakan?
Untuk memperoleh tingkat reliabilitas dan validitas yang baik pada materi kuesioner
Untuk mempercepat proses survei.
Agar dapat langsung dipublikasikan.
Hanya untuk keperluan administrasi.
Kenapa tes obyektif lebih tepat digunakan dalam pelatihan dibanding tes subyektif?
Karena pengukurannya lebih objektif dibanding tes subyektif
Karena tes subyektif tidak dapat dilakukan di kelas.
apa tes obyektif lebih tepat digunakan dalam pelatihan dibanding tes subyektif?
Karena pengukurannya lebih objektif dibanding tes subyektif
Karena tes subyektif tidak dapat dilakukan di kelas.
Karena lebih murah.
Karena hasilnya lebih subjektif.
Definisi cek-lis sebagai teknik pengumpulan data adalah:
Deretan pernyataan yang ditandai dengan cek sesuai kehendak responden
Pertanyaan terbuka untuk responden.
Daftar isi laporan survei.
Alat pengukur kecepatan.
Manakah pernyataan yang benar tentang observasi langsung?
Observasi tidak menggunakan komunikasi lisan
Observasi selalu dilakukan di laboratorium.
Observasi memerlukan wawancara orang lain.
Observasi mengumpulkan data berupa angka langsung.
Langkah pertama dalam melakukan observasi adalah:
Menetapkan tujuan observasi
Membuat kuesioner.
Mengisi ceklis.
Menganalisis data.
Tahap akhir yang dilakukan setelah observasi selesai adalah:
Menganalisis data lapangan yang terkumpul
Menyusun kuesioner tambahan.
Langsung mengumumkan hasil ke responden.
Membuat video dokumentasi.
Sebelum wawancara, interviewer harus:
Memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud kunjungan kepada responden
Langsung mengajukan pertanyaan tanpa penjelasan.
Memberi waktu istirahat pada responden.
Meminta hasil survei sebelumnya.
Mengapa interviewer perlu menjamin kerahasiaan (konfiderasi) kepada responden?
Agar responden merasa aman dan memberikan informasi lebih jujur
Agar interviewer dapat menggunakan data untuk iklan.
Untuk mempercepat proses pengumpulan data.
Agar survei tampak resmi.
Selama wawancara, interviewer TIDAK boleh:
Menunjukkan tanda setuju atau tidak setuju atas jawaban responden
Menyimak pertanyaan responden dengan teliti.
Mencatat jawaban secara objektif.
Memperkenalkan topik dengan sopan.
Dalam wawancara, interviewer disarankan untuk:
Mengusahakan pelaksanaan wawancara singkat dengan suasana akrab
Menanyakan pertanyaan sebanyak-banyaknya tanpa mengindahkan waktu.
Menekan responden agar menjawab cepat.
Memberikan dokumen kepada responden sebelum wawancara.
Wawancara sebaiknya dilakukan dalam waktu yang relatif singkat dan dengan suasana yang akrab, ini membuat responden nyaman dan terdorong memberikan jawaban yang lengkap. Apa yang sebaiknya dilakukan?
Menekan responden agar menjawab cepat.
Memberikan dokumen kepada responden sebelum wawancara.
Mengajukan seluruh pertanyaan sesuai pedoman wawancara.
Melompati pertanyaan yang dianggap sepele.
Interview guideline (pedoman wawancara) digunakan untuk:
Merencanakan pertanyaan berupa kalimat untuk memperoleh data
Mencatat jumlah responden.
Menilai kejujuran interviewer.
Dokumentasi anggaran wawancara.
Yang harus dilakukan interviewer pada semua pertanyaan dalam kuesioner wawancara adalah:
Mengajukan seluruh pertanyaan sesuai pedoman wawancara
Melompati pertanyaan yang dianggap sepele.
Menambahkan pertanyaan baru yang diinginkan secara acak.
Mengurangi jumlah pertanyaan untuk mempercepat.
Keterampilan yang diperlukan dalam persiapan survei pasar adalah:
Menyiapkan metode pengumpulan data
Mempercepat produksi barang.
Merancang kemasan produk.
Mengatur jadwal promosi.
Sikap kerja yang harus dimiliki dalam pelaksanaan survei pasar adalah:
Teliti dan cermat dalam bekerja
Santai dan terburu-buru.
Kasar terhadap responden.
Acuh tak acuh pada detail.
Manakah berikut yang termasuk masalah yang dapat dikontrol dalam riset pemasaran?
Harga produk.
Kondisi ekonomi nasional.
Kebijakan pemerintah.
Perubahan iklim sosial.
Contoh masalah yang tidak dapat dikontrol dalam riset pemasaran adalah:
Kondisi ekonomi.
Spesifikasi produk.
Sistem distribusi.
Langkah promosi.
Salah satu pertanyaan utama untuk mengidentifikasi masalah penelitian adalah:
"Masalahnya apa (substansinya)?"
"Kapan survei dilaksanakan?"
"Berapa jumlah kuesioner yang dibagikan?"
"Apa warna logo perusahaan?"
Pertanyaan identifikasi masalah "Dalam konteks apa?" bertujuan untuk:
Menentukan latar atau situasi di mana masalah itu dianggap penting
Menghitung total responden.
Mengetahui waktu survei.
Menetapkan harga produk.
Manakah pertimbangan berikut saat memilih satu masalah penelitian dari hasil identifikasi?
Topik tersebut dapat dikuasai oleh peneliti (manageable)
Topik sudah dijual ke publik.
Topik yang sulit dicari data.
Semua topi
aat memilih satu masalah penelitian dari hasil identifikasi?
Topik tersebut dapat dikuasai oleh peneliti (manageable)
Topik sudah dijual ke publik.
Topik yang sulit dicari data.
Semua topik yang ada selalu dipilih.
Pertimbangan penting lain dalam memilih topik penelitian adalah:
Apakah bahan/data tersedia secukupnya (obtainable)
Topik tersebut paling sederhana.
Topik tidak relevan dengan bisnis.
Topik yang sudah kuno.
Salah satu patokan dalam merumuskan masalah yang baik adalah:
Masalah harus dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya
Rumusan masalah tidak boleh dipertanyakan.
Rumusan masalah bersifat sangat umum.
Lebih baik dalam bentuk narasi cerita.
Ciri rumusan masalah yang baik adalah:
Singkat, padat, dan jelas
Panjang dan mencakup banyak aspek.
Ambigu dan multitafsir.
Berisi argumen yang panjang.
Rumusan masalah yang baik juga harus memberikan:
Petunjuk tentang data yang akan dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan riset
Solusi sementara untuk masalah.
Hipotesis final.
Kesimpulan penelitian.
Langkah ketiga menurut Muhammad Ali dalam merumuskan masalah penelitian adalah:
Mendefinisikan variabel penelitian.
Mengenali keberadaan masalah.
Membuat rumusan masalah.
Menentukan populasi survei.
Langkah pertama Muhammad Ali dalam merumuskan masalah penelitian adalah:
Mengenali keberadaan masalah.
Menganalisis variabel.
Mendefinisikan variabel.
Membuat kerangka teori.
Dalam memilih masalah penelitian, salah satu yang perlu dihindari adalah:
Duplikasi atau plagiarisme topik lama
Studi literatur.
Menyusun hipotesis.
Analisis data pasar.
Tahap identifikasi masalah bertujuan agar peneliti:
Benar-benar menemukan masalah ilmiah, bukan hanya gejala masalah lain
Menghindari penelitian.
Hanya mengumpulkan data numerik.
Menyelesaikan masalah tanpa analisis.
Menurut Doman (2002), tujuan dasar riset pasar meliputi kegiatan berikut, kecuali:
Menganalisis pasar.
Menganalisis tanggapan pasar.
Menganalisis efektivitas iklan.
Mempromosikan produk itu sendiri.
Tujuan riset pasar adalah untuk menganalisis pasar, menganalisis tanggapan pasar, mengukur efektivitas iklan/promosi, dan menyusun strategi. Mempromosikan produk sendiri bukan tujuan riset pasar, melainkan bagian dari kegiatan pemasaran.
Menganalisis pasar.
Menganalisis tanggapan pasar.
Menganalisis efektivitas iklan.
Mempromosikan produk itu sendiri.
Analisis pasar bertujuan untuk:
Memperhitungkan potensi pasar dan memberikan informasi tentang calon pelanggan, pasar potensial, lokasi, dan pesaing
Menentukan gaji karyawan.
Mencari ide produk baru saja.
Menata organisasi perusahaan.
Analisis tanggapan pasar terhadap suatu produk bertujuan untuk:
Menilai potensi produk di pasar sebelum produk diperkenalkan
Meningkatkan iklan tanpa data.
Mengatur produksi barang
Menentukan lokasi fasilitas.
Analisis efektivitas iklan atau promosi membantu perusahaan dalam:
Memilih media periklanan yang paling efektif dan cost-effective
Membuat produk lebih murah.
Menghentikan iklan sama sekali.
Menambah jumlah tenaga penjual.
Menyusun strategi pemasaran melibatkan:
Melacak pertumbuhan atau kemerosotan pasar yang ada dan menemukan produk atau jasa yang akan sukses memimpin pasar
Membuat iklan instan.
Pekerjaan yang mudah untuk perusahaan kecil.
Aktivitas administrasi rutin.
Tujuan utama survei pasar adalah untuk mendapatkan informasi tentang:
Peluang pasar, segmen pasar, permintaan pasar, kondisi pesaing, dan prospek pemasaran jangka panjang
Biaya produksi internal.
Pengaturan dokumen administrasi.
Laporan keuangan triwulanan.
Riset pasar umumnya memperhitungkan 'brand awareness' suatu produk. Pernyataan ini:
Benar.
Salah.
Tujuan survei pasar ditentukan untuk dasar pelaksanaan survei. Pernyataan ini:
Benar.
Salah.
'Teliti dan cermat dalam bekerja' adalah contoh:
Sikap kerja yang diperlukan dalam survei pasar
Metode pengumpulan data.
Kegiatan promosi.
Langkah identifikasi masalah.
