Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

agama 5

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Dalam Ushul Fiqih, dalalah iqtiran (petunjuk melalui penyertaan) digunakan untuk memahami bahwa hukum suatu hal yang disebutkan bersamaan dengan hal lain dalam satu konteks …

a)

Pasti berbeda satu sama lain.

b)

Memiliki kesamaan hukum kecuali ada indikasi perbedaan.

c)

Saling menafsirkan makna satu sama lain secara mutlak.

d)

Tidak memiliki kaitan hukum sama sekali.

e)

Hukumnya bergantung pada konteks sosial saat itu.

2.

Kaidah fiqhiyyah "al-yaqinu la yazulu bisy-syakk" (keyakinan tidak dapat dihilangkan dengan keraguan) menjadi dasar dalam menetapkan hukum ketika terjadi …

a)

Kesepakatan seluruh ulama.

b)

Adanya dalil yang qath'i.

c)

Ketidakjelasan atau keraguan setelah adanya keyakinan sebelumnya.

d)

Perbedaan pendapat yang kuat di antara para ulama.

e)

Kemaslahatan yang sangat jelas.

3.

Dalam ilmu Hadis, istilah mudallas merujuk pada hadis yang diriwayatkan dengan cara …

a)

Menyebutkan nama guru yang tidak pernah ditemuinya.

b)

Menyembunyikan cacat dalam sanad atau matan hadis secara sengaja.

c)

Meriwayatkan hadis secara makna tanpa memperhatikan lafaz aslinya.

d)

Menggabungkan beberapa riwayat hadis menjadi satu.

e)

Mengubah sedikit lafaz hadis untuk menjelaskan maknanya.

4.

Konsep istislah atau maslahah mursalah mendapat kritik dari sebagian ulama yang berpegang teguh pada prinsip …

a)

Zhahir an-nushush (literalitas teks).

b)

Qiyas (analogi).

c)

Istishab (presumsi keberadaan).

d)

'Urf (kebiasaan).

e)

Ijma' (konsensus).

5.

Ayat Al-Qur'an yang menganjurkan umat Islam untuk bermusyawarah terdapat dalam surah …

a)

Al-Baqarah

b)

Ali Imran

c)

An-Nisa

d)

Al-Maidah

e)

At-Taubah

6.

Dalam konteks zakat pertanian, nisab yang digunakan adalah …

a)

Nilai mata uang tertentu.

b)

Berat hasil panen tertentu.

c)

Jumlah hewan ternak tertentu.

d)

Kadar emas atau perak tertentu.

e)

Keuntungan dari perniagaan.

7.

Dalam akad mudharabah, keuntungan usaha dibagi antara …

a)

Pihak yang memberikan modal dan pihak yang menjamin modal.

b)

Pihak yang bekerja dan pihak yang memberikan jaminan.

c)

Pihak yang memberikan modal (shahibul mal) dan pihak yang mengelola modal ('amil atau mudharib) sesuai nisbah yang disepakati.

d)

Pihak pertama, pihak kedua, dan pihak ketiga sebagai saksi.

e)

Seluruh pihak yang terlibat dalam transaksi secara merata.

8.

Konsep talfiq dalam fikih merujuk pada …

a)

Menggabungkan berbagai dalil yang berbeda untuk menghasilkan satu kesimpulan hukum yang baru.

b)

Mengambil pendapat dari berbagai mazhab dalam satu masalah ibadah atau muamalah sehingga menghasilkan tata cara yang tidak sesuai dengan salah satu mazhab pun.

c)

Menguatkan salah satu pendapat mazhab dengan dalil dari mazhab lain.

d)

Mencari solusi hukum yang paling ringan dan mudah diamalkan.

e)

Berpegang teguh pada satu mazhab tanpa mempertimbangkan pendapat lain.

9.

Dalam ilmu Kalam, perbedaan antara aliran Asy'ariyah dan Mu'tazilah juga menyentuh masalah sifat-sifat Allah SWT, di mana Asy'ariyah berpendapat bahwa sifat Allah …

a)

Identik dengan zat-Nya.

b)

Berbeda namun tidak terpisah dari zat-Nya.

c)

Diciptakan oleh Allah SWT.

d)

Hanya diketahui maknanya secara global (tafwidh).

e)

Dapat dianalogikan dengan sifat-sifat manusia.

10.

Hadis ahad secara kualitas hukumnya adalah …

a)

Qath'i (pasti kebenarannya).

b)

Dzanni (dugaan kuat).

c)

Maudhu' (palsu).

d)

Mutawatir (diriwayatkan oleh banyak orang).

e)

Mursal (sanadnya terputus pada sahabat).

11.

Tujuan dari tafsir bir ra'yi yang mamduh (terpuji) adalah …

a)

Menafsirkan Al-Qur'an hanya berdasarkan akal dan logika tanpa merujuk pada sumber primer.

b)

Memaksakan penafsiran pribadi terhadap ayat Al-Qur'an.

c)

Menjelaskan makna Al-Qur'an dengan ijtihad yang didasarkan pada pemahaman bahasa Arab, kaidah ushul, dan konteks ayat.

d)

Menafsirkan Al-Qur'an agar sesuai dengan kepentingan kelompok tertentu.

e)

Menggunakan ilmu-ilmu di luar disiplin Islam untuk menafsirkan Al-Qur'an secara bebas.

12.

Dalam konteks ibadah haji, dam (denda) wajib dibayarkan bagi jamaah yang melakukan pelanggaran tertentu, seperti …

a)

Meninggalkan wukuf di Arafah.

b)

Tidak melakukan thawaf ifadhah.

c)

Melakukan hubungan suami istri setelah ihram.

d)

Tidak memakai pakaian ihram.

e)

Meninggalkan sa'i antara Shafa dan Marwa.

13.

Konsep ijtihad jama'i (ijtihad kolektif) dianggap lebih kuat karena …

a)

Lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

b)

Lebih mudah diterima oleh masyarakat awam.

c)

Melibatkan banyak pemikiran dan mengurangi potensi kesalahan individual.

d)

Lebih cepat menghasilkan keputusan hukum.

e)

Lebih sesuai dengan keinginan penguasa.

14.

Dalam ilmu tajwid, hukum idgham mutajanisain terjadi ketika dua huruf yang makhrajnya sama tetapi sifatnya berbeda bertemu, contohnya pada lafaz …

a)

مِنْ نِعْمَةٍ

b)

قَدْ أَفْلَحَ

c)

اِرْكَبْ مَّعَنَا

d)

لَمْ يَكُنْ لَّهُ

e)

فِيْ يَوْمٍ عٰصِفٍ

15.

Prinsip maslahah mu'tabarah dalam Ushul Fiqih adalah …

a)

Kemaslahatan yang dianggap baik oleh akal manusia semata.

b)

Kemaslahatan yang diakui dan dipertimbangkan oleh syariat.

c)

Kemaslahatan yang bertentangan dengan nash yang jelas.

d)

Kemaslahatan yang hanya berlaku untuk sebagian umat Islam.

e)

Kemaslahatan yang berubah-ubah sesuai dengan kondisi sosial.

16.

Dalam sistem perbankan syariah, akad murabahah adalah akad …

a)

Pinjaman tanpa bunga.

b)

Titipan dana dengan bagi hasil.

c)

Jual beli barang dengan harga pokok ditambah keuntungan yang disepakati.

d)

Penyertaan modal dengan pembagian keuntungan dan kerugian.

e)

Sewa-menyewa aset dengan opsi pembelian di akhir periode.

17.

Konsep syura dalam Islam memiliki implikasi bahwa pengambilan keputusan sebaiknya dilakukan melalui …

a)

Perintah langsung dari pemimpin.

b)

Keputusan individu ulama terkemuka.

c)

Musyawarah dan konsultasi dengan pihak-pihak terkait.

d)

Pemungutan suara seluruh umat Islam.

e)

Wahyu ilahi secara langsung kepada pemimpin.

18.

Dalam ilmu hadis, sanad muttasil adalah sanad yang …

a)

Rantai perawinya bersambung dari awal hingga akhir tanpa ada yang terputus.

b)

Hanya diriwayatkan oleh satu orang rawi.

c)

Diriwayatkan oleh banyak rawi pada setiap tingkatan.

d)

Terputus pada tingkatan sahabat.

e)

Menyebutkan nama-nama rawi yang tidak jelas.

19.

Ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang pentingnya berlaku adil terdapat dalam surah …

a)

Al-Baqarah

b)

Ali Imran

c)

An-Nisa

d)

Al-Maidah

e)

At-Taubah

20.

Dalam konteks pernikahan, wali mujbir adalah …

a)

Wali yang menikahkan seorang wanita dengan izinnya.

b)

Ayah atau kakek dari pihak perempuan yang dapat menikahkan putrinya atau cucunya tanpa persetujuan langsungnya (dengan syarat tertentu).

c)

Wali hakim yang menikahkan seorang wanita yang tidak memiliki wali nasab.

d)

Wali yang ditunjuk oleh wanita untuk menikahkannya.

e)

Wali yang mewakili pihak laki-laki dalam akad nikah.

21.

Dalam ilmu tajwid, hukum ikhfa syafawi terjadi ketika mim mati bertemu dengan huruf …

a)

ل

b)

ر

c)

ن

d)

ب

e)

و

22.

Konsep istihsan menurut Imam Hanafi adalah …

a)

Mengikuti qiyas secara ketat.

b)

Menolak qiyas secara keseluruhan.

c)

Meninggalkan qiyas yang zhahir (jelas) menuju qiyas yang khafi (tersembunyi) atau kepada kemaslahatan yang lebih kuat.

d)

Menggunakan akal semata dalam menetapkan hukum.

e)

Mengikuti urf masyarakat secara mutlak.

23.

Dalam Ushul Fiqih, dalalah tanbih atau isyarah (petunjuk melalui isyarat) adalah pemahaman hukum dari …

a)

Makna literal suatu lafaz.

b)

Tujuan utama disyariatkannya suatu hukum.

c)

Sesuatu yang disebutkan sebagai pengiring atau penyerta suatu hukum dan mengisyaratkan hukum lain.

d)

Konsekuensi logis dari suatu hukum.

e)

Pemahaman yang didasarkan pada konteks sejarah turunnya ayat.

24.

Dalam ilmu Kalam, konsep kasb (perolehan) yang dikemukakan oleh aliran Asy'ariyah berusaha menjembatani antara …

a)

Kebebasan kehendak manusia dan kekuasaan mutlak Allah.

b)

Akal dan wahyu sebagai sumber pengetahuan.

c)

Iman dan amal perbuatan.

d)

Sifat-sifat Allah yang dzatiyah dan fi'liyah.

e)

Dunia dan akhirat sebagai tujuan hidup.

25.

Hadis mursal shahabi adalah hadis yang diriwayatkan oleh tabi'in langsung dari Nabi SAW tanpa menyebutkan sahabat sebagai perantara, dan hukumnya menurut sebagian besar ulama adalah …

a)

Dha'if (lemah).

b)

Maudhu' (palsu).

c)

Shahih (sahih) karena diasumsikan diriwayatkan dari sahabat yang adil.

d)

Hasan (baik) dengan syarat tertentu.

e)

Tertolak secara mutlak.

26.

Tujuan utama dari maqashid syariah adalah untuk memelihara …

a)

Kekuasaan, kekayaan, dan keturunan.

b)

Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

c)

Agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.

d)

Keamanan, ketertiban, dan kemakmuran.

e)

Kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

27.

Dalam konteks ibadah qurban, waktu penyembelihan yang paling utama adalah …

a)

Sebelum shalat Idul Adha.

b)

Setelah shalat Idul Adha dan sebelum terbenam matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah.

c)

Hanya pada tanggal 10 Dzulhijjah.

d)

Selama bulan Dzulhijjah.

e)

Pada hari-hari tasyrik setelah shalat wajib.

28.

Konsep siyasah syar'iyyah merujuk pada …

a)

Sistem pemerintahan yang otoriter berdasarkan wahyu.

b)

Pemisahan agama dari urusan negara secara total.

c)

Pengelolaan urusan umat berdasarkan prinsip-prinsip syariat untuk mencapai kemaslahatan.

d)

Penerapan hukum pidana Islam secara kaku tanpa mempertimbangkan konteks sosial.

e)

Sistem ekonomi Islam yang tertutup dari pengaruh global.

29.

Dalam ilmu tajwid, mad wajib muttasil terjadi ketika …

a)

Mad thabi'i bertemu dengan hamzah yang terpisah kata.

b)

Mad thabi'i bertemu dengan hamzah dalam satu kata.

c)

Mad thabi'i bertemu dengan sukun yang asli dalam satu kata.

d)

Mad thabi'i bertemu dengan sukun 'arid karena waqaf.

e)

Mad thabi'i bertemu dengan huruf bertasydid dalam satu kata.

30.

Prinsip taisir (kemudahan) dalam syariat Islam tercermin dalam konsep …

a)

Kewajiban melaksanakan ibadah semaksimal mungkin tanpa batasan.

b)

Larangan melakukan takwil terhadap ayat-ayat mutasyabihat.

c)

Pemberian rukhsah (keringanan) bagi orang yang memiliki udzur syar'i.

d)

Penolakan terhadap segala bentuk bid'ah hasanah.

e)

Penggunaan qiyas dalam setiap permasalahan hukum.