wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UNAS 73

Total questions: 52

Worksheet time: 52mins

Name
Class
Date
1.

Anak sekolah usia 16 tahun mengalami penurunan akademik. Kesulitan untuk berkomunikasi ditempat ramai. Sering meminta untuk mengulang perintah. Kesulitan dalam memahami beberapa perintah dan belajar di sekolahnya. Timpanometri tipe A. OAE Pass/Pass. Apa permasalahan yang dialami oleh pasien ini?

a)

Gangguan pemusatan perhatian

b)

Auditory neuropathy

c)

Visual processing disorder

d)

Central Auditory processing disorder 

e)

Gangguan kognitif 

2.

Pasien mengeluhkan pusing berputar. Saat dilakukan pemeriksaan GANS SOP pasien jatuh diposisi 5 dan 6. Dix halpike tidak didapatkan nistagmus. Supine roll test tidak didapatkan nistagmus. Manakah kelainan yang mungkin terjadi?

a)

Vestibuler

b)

Utriculus saculus

c)

Cerebellum

d)

VCR

e)

VSR

3.

Usia 3 tahun sudah bisa bicara 10-15 kata. Pasien bisa membentuk 2 kata dalam 1 kalimat namun terkadang kalimat tidak bermakna. Perkembangan bahasa yg tidak sesuai?

a)

Semantik 

b)

Morfologi 

c)

Fonologi 

d)

Sekuens 

e)

Pragmatik 

4.

Pasien dengan keluhan hidung buntu dengan keluhan alergi. Kemudian diberikan obat pilek dokter umum. Termasuk pencegahan apakah itu?

a)

Pencegahan primer

b)

Pencegahan sekunder

c)

Pencegahan tersier

d)

Preventif

e)

Kuratif

5.

Perempuan 68 tahun mengeluh ada hambatan dalam komunikasi sejak 3 bulan terakhir terutama ditempat yang ramai. Pasien sering menjawab tidak sesuai pertanyaan. Pasien sering menyalakan TV dengan kencang. Hasil timpanometri tipe A/A. Hasil OAE pass/pass.     

a)

100% kata dapat ditiru dengan benar pada 25 dB HL

b)

100% kata dapat ditiru dengan benar pada 50 dB HL

c)

Kata yang ditiru tidak mencapai 100% dan menetap bila intensitas ditingkatkan tipe koklea

d)

Kata yang ditiru tidak mencapai 100% dan menurun bila intensitas ditingkatkan

e)

Kata yang ditiru tidak mencapai 100% dan meningkat bila intensitas ditingkatkan

6.

Pasien sudah selesai menjalani kemoterapi. Kapan dilakukan pemeriksaan audiometri dan timpanometri?

a)

2 minggu

b)

Sebelum dilakukan kemoterapi

c)

1 minggu

d)

6 Bulan

7.

Pasien post kemoterapi dengan turun pendengaran. Manakan yang termasuk pencegahan tersier?

a)

Penggunaan ABD

b)

Terapi wicara

c)

Cek berkala

d)

Nasofarinoskopi

8.

Ada tabel BERA dengan hasil keduanya konduksi. Didapatkan gelombang telinga kanan 20 dB. Gelombang kiri didapatkan pada 50 dB. Timpanometri tipe A/A. Apakah kelainan yang terjadi?

a)

Penurunan pendengaran koklea kanan

b)

Penurunan pendengaran koklea kiri

c)

Penurunan pendengaran campuran bilateral

d)

Penurunan pendengaran campuran kanan

e)

Penurunan pendengaran konduksi kanan

9.

Pasien datang dengan keluhan pusing berputar sehari >5x/ hari, spontan, muncul mendadak, cepat menghilang, disertai telinga berdenging. Diagnosis?

a)

Vestibular paroxysmia

b)

Neuritis vestibuler

c)

Labirinitis

d)

Bppv

e)

Meniere sindrome

10.

Sebuah penelitian akan dilaksanakan yang populasi diberikan no urut kemudian akan diambil secara acak. Teknik sampling yang tepat digunakan dalam penelitian ini adalah

a)

Simple random sampling

b)

Cluster sampling

c)

Stratified random sampling

d)

Total sampling

e)

Non-random sampling

11.

Anak 3 tahun dengan gangguan bicara dan Riwayat kejang demam dengan BERA didapatkan gelombang V pada 20dB pemeriksaan lanjutan?

a)

Cochlear mikrofonik

b)

Pemeriksaan kognitif

c)

EEG

d)

P300

12.

Anak usia 2 tahun dibawa orangtuanya ke poli THT dengan keluhan sering salah mengikuti perintah, namun anak berespon terhadap suara. Menurut orang tua saat ini pasien sudah dapat berbicara, dari pemeriksaan fisik telinga dalam batas normal, pemeriksaan pendengaran OAE pass/pass, BERA gelombang V tidak teridentifikasi hingga 90 dB, pemeriksaan apa yang selanjutnya disarankan

a)

Cochlear microphonic

b)

ASSR

c)

PTA

d)

Dix hallpike

e)

Timpanometri

13.

Laki – laki usia 38 tahun datang dengan keluhan rasa penuh di telinga kanan. Pasien dilakukan pemeriksaan timpanometri dengan hasil telinga kanan menunjukan ear canal volume 1.2 ml, static acoustic admitance/compliance 0.03 mmho, peak presure -100 daPa. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?

a)

Perforasi membrane timpani

b)

Stenosis kanalis akustikus eksternus

c)

Otitis media efusi

d)

Diskontinuitas osikel

e)

Obstruksi tuba

14.

Pasien usia 35 tahun mengalami gangguan pendengaran dan keseimbangan. hasil audiometri 70 db, didapatkan Brun’s nystagmus (+). Diagnosis?

a)

neuroma akustik

b)

neuritis vestibular

c)

neuropati auditorik

d)

CAPD

15.

Pasien laki-laki 35 th mengeluh rasa berputar yang dirasakan saat bangun tidur sejak 2 minggu yang lalu. Pusing selama kurang lebih 1 menit, dan hilang sendiri. Saat pertama kali terjadi, pasien merasakan mual dan sempat muntah. Hasil GANS SOP: pasien jatuh di posisi 6, Dix Hallpike kanan terdapat nystagmus downbeating disertai mual dan muntah hebat, Log roll kanan: tidak ada nystagmus, Log roll kiri: terdapat nystagmus apogeotropic tanpa disertai mual. Manuver yang pertama kali dilakukan ?

a)

Deep head hanging

b)

CRT kanan

c)

Gufoni

d)

Barbeque

e)

Epley kiri

16.

Pasien laki-laki 35 th mengeluh rasa berputar yang dirasakan saat bangun tidur sejak 2 minggu yang lalu. Pusing selama kurang lebih 1 menit, dan hilang sendiri. Saat pertama kali terjadi, pasien merasakan mual dan sempat muntah. Hasil GANS SOP: pasien jatuh di posisi 6. Log roll kanan: terdapat nystagmus apogeotropic, Log roll kiri: terdapat nystagmus apogeotropic disertai mual. Manuver yang pertama kali dilakukan ?

a)

Deep head hanging

b)

CRT kanan

c)

Gufoni

d)

Barbeque

e)

Epley kiri

17.

Bayi usia 2 hari dengan berat badan lahir terendah dan hyperbilirubinemia dikonsulkan untuk dilakukan skrining pendengaran. Pemeriksaan selanjutnya yang dilakukan pada bayi tersebut?

a)

OAE dan ASSR

b)

OAE dan AABR pada usia 6 bulan

c)

BERA pada usia 6 bulan

d)

OAE dan AABR pada usia 1 bulan

e)

Intervensi pada usia 3 bulan

18.

Tuan M usia 62 tahun datang ke klinik THTKL dengan keluhan telinga kanan berdenging yang menetap disertai gangguan mendengar percakapan ditempat ramai sejak 1,5 tahun lalu. Telinga kiri tidak dapat mendengar sejak kecil. Akhir-akhir ini jika berjalan sering kurang stabil. Tidak ada Riwayat infeksi telinga. Terpapar bising, hipertensi, DM serta tidak ada riwayat pengobatan ototoksik. Hasil audiogram sebagai berikut:

 Hasil audiogram telinga kiri menunjukkan tuli sensorineural sangat berat. Hasil audiometri tutur menunjukkan Nilai Diskriminasi Tutur 20%. Pemeriksaan OAE menunjukkan didapatkan emisi pada semua frekuensi di telinga kanan. Apakah diagnosis pada kasus ini?

a)

Tuli nada tinggi

b)

Tuli kortikal

c)

Presbikusis

d)

Tuli koklea

e)

Tuli retrokoklea

19.

Pemeriksaan menurut JCIH 2019

a)

Pemeriksaan OAE ABR pada usia 1 bulan

b)

Pemeriksaan OAE ABR pada usia 2 bulan

c)

Pemeriksaan OAE ABR pada usia 3 bulan

d)

Pemeriksaan OAE ABR pada usia 6 bulan

e)

Pemeriksaan OAE ABR pada usia 12 bulan

20.

Anak 5 bulan mengalami microtia memiliki lobulus tetapi tidak memiiki liang telinga. Apa tindakan yang harus dilakukan berikutnya?

a)

Pemasangan ABD

b)

Pemeriksaan OAE

c)

Pemeriksaan CT scan/MRI 

d)

Pemeriksaan  ASRR

21.

Anak dikonsulkan oleh Sp.A dengan speech delay. Hasil pemeriksaan pendengaran dalam batas normal. Pemeriksaan apa yang diusulkan selanjutnya

a)

Pemeriksaan intelektual

b)

Pemeriksaan VEMP

c)

P300

d)

Pemeriksaan OAE 6 bulan

22.

Pria 63 tahun sering menjawab tidak sesuai dengan pertanyaan dan salah melaksanakan instruksi, namun merespon bila dipanggil. Pada pemeriksaan didapatkan Rinne +/+, Weber tidak ada lateralisasi. Tympanometry tipe A/A, refleks akustik ipsi dan kontralateral -/- bilateral di semua frekuensi, dan audiometri terdapat penurunan pendengaran ringan sedang bilateral, audiometri tutur hanya mencapai 70% di kedua telinga kemudian menurun. Di level manakah yang paling mungkin kerusakan terjadi?

a)

Koklea

b)

Nervus fasialis

c)

Nervus koklearis

d)

Kolikulus inferior

e)

Tulang pendengaran

23.

Seorang wanita 27 tahun mengeluh pendengaran tidak sama pada telinga kiri dan kanan. Pada pemeriksaan refleks akustik didapatkan ipsilateral telinga kanan negatif dan kontralateral telinga kiri positif, sedangkan pada ipsilateral telinga kiri positif dan kontralateral telinga kanan tidak terdapat refleks. Manakah dari pernyataan dibawah ini yang sesuai dengan hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Kelainan padan N. VIII kanan

b)

Kelainan pada N. VIII kiri

c)

Kelainan pada N. VII kanan

d)

Kelainan pada kompleks olivary superior kiri

e)

Kelainan pada kompleks olivary superior kanan

24.

Seorang anak 15 tahun dibawa orangtuanya karena wajahnya tidak simetris sejak kurang lebih 1 minggu. mempunyai Riwayat keluar cairan dari telinga kiri. Pada pemeriksaan schimmer test, terdapat perbedaan >30% diantara kedua telinga. Refleks akustik telinga kiri (-) ipsilateral dan kontralateral. Pasien tidak dapat meraskan rasa pahit dan manis. Di level manakah kelainan N.VII yang terjadi?

a)

Supra genikulatum

b)

Infracordal

c)

Supracordal

d)

Infrastapedial

e)

Suprastapedial

25.

Anak laki-laki usia 4 tahun dengan pembesaran adenoid dan rhinitis alergi, megalami gangguan produksi konsonan nasal saat berbicara. Kemungkinan gangguan konsonan yang terjadi pada anak ini adalah

a)

Hiponasal dengan gangguan di huruf 'NG"

b)

Hipernasal dengan gangguan di huruf "N"

c)

Hiponasal dengan gangguan di huruf 'NY"

d)

Hipenasal dengan gangguan di huruf 'M"

e)

Hiponasal dengan gangguan di huruf 'CH"

26.

Anak umur 6 bulan direncanakan pakai ABD, tes pendengaran pada bayi untuk mengetahui frekuensi spesifik

a)

PTA

b)

OAE

c)

BERA

d)

ASSR

27.

Pasien anak 2 tahun, speech delay, didapatkan hasil OAE : refer/refer, hasil AABR pada 25 dB didapatkan telinga kanan (+), telinga kiri (-), pada pemeriksaan AABR 80 dB di dapatkan hasil sebagai berikut:

Kanan : 2,2                  4,1                   6,0

Kiri       : 2,8                 4,4                   6,2

Kemungkinan yang terjadi pada kasus ini : 

a)

Mix Hearing Loss Telinga kanan

b)

Sensorineural Hearing Loss pada Telinga Kiri

c)

Conductive Hearing Loss Telinga Kanan

d)

Conductive Hearing Loss Telinga Kiri

28.

Pada suatu perusahaan, tidak didapatkan NIHL pada seluruh pekerja. Pencegahan Primer yang dapat dilakukan

a)

Ukur kadar bising pada tempat kerja

b)

Penyuluhan pemakaian alat pelindung diri

c)

Maping bising

d)

Pemakaian APD

29.

Lelaki 38 tahun keluhan penurunan pendengaran di telinga kanan. Pasien membawa hasil pemeriksaan timpanometri dengan hasil telinga kanan menunjukan ear canal volume 1,5 ml. static acoustic admittance/compliance 2,5 mmho, tymoanometric peak pressure 100daPa. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?

a)

Perforasi membrane timpani

b)

Stenosis kanalis akustikus eksternus

c)

Otitis media efusi

d)

Diskontinuitas osikel

e)

Obstruksi tuba

30.

Pasien datang dengan keluhan hidung tersumbat dan rhinore, dokter memberikan obat semprot hidung dan antihistamin. Upaya apa yang dilakukan dokter tersebut

a)

Pencegahan Primer

b)

Pencegahan Sekunder

c)

Pencegahan Tersier

d)

Rehabilitasi

31.

Pasien datang dengan keluhan nyeri daerah dahi saat sujud. Pada CT scan tampak : recessus frontalis tertutup supra agger cell. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

RSK primer unilateral non type 2

b)

RSK primer unilateral type 2

c)

RSK sekunder unilateral local pathology

d)

RSK sekunder diffuse

e)

RSK primer diffuse non type 2

32.

37 years old man presented with a 3 weeks history a facial pain, nasal congestion, vefer 38,7 0C and purulent nasal discharge. Symptoms were slowly improving following 10 days antibiotic prescription, but remained persisted. He had this symptoms 6-7 times per year, Which following statements is the most correct for ancillary test :

a)

CT scan is necessary to determine which sinus is involved

b)

CT scan for anatomical variation

c)

CT scan has no indication

d)

MRI to exclude malignancy

e)

CT scan is necessary to seek for implications

33.

Berikut merupakan tulang yang memiliki struktur sendiri ?

a)

Konka inferior dan os vomer

b)

Konka inferior dan krista maksilaris

c)

Konka media dan konka superior

d)

Konka superior dan prosesus uncinatus

34.

Struktur di bawah ini adalah

a)

Haller cell

b)

Bulla ethmoidalis

c)

Agger Nasi

d)

Lengkungan paradoksikal

e)

Konka bulosa

35.

Pasien datang keluhan hidung tersumbat, membawa hasil CT scan seperti ini. Diagnosis yg mungkin adalah

a)

Polip antrochoanal

b)

RSK dentogen

c)

RSK bola jamur

d)

Invertid papiloma

e)

Polip nasi unilateral

36.

Pasien datang dengan keluhan nyeri kepala hebat, GCS

15. Ada keluhan krusta bernanah pada ujung hidung, kemerahan, nyeri. Kegawatan pasien ini adalah

a)

thrombosis sinus kavernosus

b)

abses septum

c)

hematoma septum

d)

furunkulosis

37.

Pasien wanita usia 26 tahun datang ke poliklinik T.H.T.K.L dengan keluhan hidung tersumbat dan penurunan fungsi penghidu sejak 3 bulan. Pada pemeriksaan hidung didapatkan polip derajat 2 bilateral. Manakah yang merupakan sitokin proinflamasi pada kasus tersebut:

a)

IL-2 dan IFN gama

b)

IL-4 dan IL-13

c)

IL-10 dan TGF beta

d)

IL-5 dan IL-17

e)

IL-1 dan TSLP

38.

Laki-laki 28 tahun datang dengan keluhan nyeri dan buntu hidung sejak 2 hari

yang lalu setelah terpukul di bagian hidung. Demam (+), pada pemeriksaan rinoskopianteriordidapatkanseptumbengkak,fluktuatif,hiperemi.Apakah kegawatan pada pasien tersebut?

a)

Hematom septum

b)

Fraktur nasal

c)

Abses septum

d)

Trombosis Sinus Cavernosus

e)

Septum Nasi

39.

Anak usia 15 tahun, riwayat polipektomi 5 tahun yang lalu, Pada Naso endoskopi ditemukan massa putih keabuan pada kavum nasi sinistra. Dilakukan CT scan didapatkan HU 35-45 pada cavum nasi sinistra dan sinus maksilaris sinistra. Diagnosis?

a)

Polip Antrochoanal

b)

RSK dengan Polip

c)

Sinusitis Dentogen

d)

Inverted Papiloma

e)

Fungus Ball

40.

Wanita keluhan hidung buntu, riwayat operasi polip nasi. Tatalaksana?

a)

low dose longterm makrolide

b)

FESS

c)

CT-Scan

d)

Kortikosteroid intranasal

41.

Wanita keluhan nyeri pangkal hidung. Tidak ada keluhan pilek dan hidung buntu. Tatalaksana?

a)

CT Scan SPN

b)

Cuci hidung

c)

Kortikosteroid intranasal

d)

Antibiotik

e)

Analgetik

42.

Gambar nasoendoskopi kurang lebih seperti ini, diagnosa?

a)

Polip Antrochoanal

b)

RSK dengan Polip

c)

Sinusitis Dentogen

d)

Inverted Papiloma

e)

Fungus Ball

43.

Gangguan visus, dan gangguan gerak bola mata

kesegala arah. Terdapat riwayat pilek kental berwarna kuning sejak 3 minggu yang lalu. Pemeriksaan nasoendoskopi tampak mukosa meatus medius kanan edema dan hiperemis disertai sekret mukopurulen. Apakah diagnosis pasien ini?

a)

Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 1

b)

Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 2

c)

Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 3

d)

Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 4

e)

Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 5

44.

Perlekatan superior dari konka media

a)

Junctional of vertical & horizontal lamella of cribiform plate

b)

Lamina papiracea

c)

Perpendicular plate of palatine bone

d)

Frontal recess

45.

Pasien dengan datang dengan keluhan pilek ingus kental berbau dan nyeri pipi kanan 4 hari

yanglalu.Riwayatgigikananatasberlubangsebelumnya.Tatalaksana yang tepat

a)

Konsul gigi

b)

Konsul gigi + BSEF

c)

Irigasi sinus maksilaris

d)

Antibiotik

e)

Intranasal kortikosteroid

46.

Pasien mengeluhkan nyeri pipi kiri sejak 3 bulan lalu, tidak ada keluhan buntu hidung. Hasil

pemeriksaanfisikdidapatkanpembesarankonkainferiorkanandankiri, septum deviasi mladinatype5kekirihinggamenyentuhkonkamediabulosakiri. Penyebabnyeripadapasien ini adalah

a)

Konka bulosa kiri

b)

Hipertrofi konka media kanan dan kiri

c)

Septum deviasi mladina type 5, konka bullosa kiri

d)

Septum deviasi mladina type 5, hipertrofi KI kanan dan kiri

e)

Septum deviasi mladina type 5, hipertrofi KI kanan dan kiri, konka bullosa kiri

47.

Pasien datang dengan nyeri pada pangkal hidung. Dari hasil rinoskopi anterior didapatkan,

septum deviasi ke kiri dan konka media bulosa kanan. Pemeriksaan apa yang selanjutnya

direncanakan

a)

Foto waters

b)

Nasoendoskopi

c)

CT scan sinus paranasal

d)

Tes analgetik topikal

48.

Diagnosis yang berkaitan dengan perawatan gigi

a)

Fungal ball

b)

AFRS

c)

CCAD

d)

RSA

49.

Pria 50 tahun datang ke igd dengan keluhan perdarahan aktif dari hidung kanan sejak 30

menit yang lalu dan tiba2. Tekanan darah 2x pengukuran 170/100 dan 180/100. Kemungkinan

perdarahan dari :

a)

Arteri etmoid anterior

b)

Area Woodruff

c)

Arteri palatina desende

d)

Area Little

e)

Pleksus Kieselbach

50.

Pria 50 tahun datang ke igd dengan keluhan perdarahan aktif dari hidung kanan sejak 30 menit yang lalu dan tiba2. Tekanan darah 180/110. Evaluasi sumber perdarahan dari?

a)

Arteri etmoid posterior di antara konka media dan konka superior

b)

Arteri sphenopalatine di tail konka media

c)

Arteri Etmoid Anterior

d)

Arteri Labialis Superior

51.

Pasien dengan riwayat pilek kekuningan 1 minggu disertai nyeri pipi.

Saat ini datang ke tempat praktek dengan keluhan demam 38,7 sejak 2 hari yang lalu. Tatalaksana selanjutnya?

a)

Co amoxicla

b)

Cefixime

c)

Ciprofloxacin

d)

klindamycin

52.

Perempuan datang dengan keluhan hidung tersumbat pada sisi kanan disertai ingus

kental. Tidak didapatkan nyeri wajah. Rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa multiple pada kedua hidung dengan variasi konsistensi disertai sekret musinus kekuningan jernih

sebagian keruh. CT scan sinus paranasal didapatkan opasitas massif kedua kavum nasi,

densitas isoden. Diagnosis ?

a)

Inverted papilloma

b)

Central compartment atopic disease

c)

Polip antrokoanal dengan infeksi sekunder yang berat

d)

Allergic fungal rhinosinusitis

e)

E-CRS