NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsQuiz Mekanika Tanah
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan kuat geser tanah?
a)
A. Kemampuan tanah menahan beban tanpa mengalami keruntuhan.
b)
B. Kekuatan tanah untuk mengalirkan air.
c)
C. Kapasitas tanah menahan tekanan horizontal.
d)
D. Tingkat kekerasan permukaan tanah.
e)
E. Ketahanan tanah terhadap abrasi.
2.
Apa yang bukan sifat mekanis tanah?
a)
A. Konsoliditas
b)
B. Kuat geser tanah
c)
C. Tegangan efektif tanah
d)
D. Densitas
e)
E. Kuat Tekan
3.
Apa yang mempengaruhi nilai tegangan efektif pada tanah?
a)
A. Kedalaman tanah
b)
B. Kandungan mineral
c)
C. Suhu lingkungan
d)
D. Tekanan air pori
e)
E. Warna tanah
4.
Apa yang bukan pengujian mekanis tanah?
a)
A. pH Tanah
b)
B. CBR
c)
C. SPT
d)
D. DCP
e)
E. UCS
5.
Fungsi pemadatan tanah adalah untuk:
a)
A. Meningkatkan permeabilitas tanah
b)
B. Mengurangi densitas tanah
c)
C. Meningkatkan stabilitas tanah
d)
D. Mengurangi kekuatan geser tanah
e)
E. Meningkatkan kadar air tanah
6.
Apa saja yang mempengaruhi keberhasilan pemadatan tanah?
a)
A. Jenis tanah, kadar air, dan energi pemadatan
b)
B. Suhu lingkungan, jenis tanah, dan tekanan air pori
c)
C. Kandungan mineral, suhu, dan energi pemadatan
d)
D. Jenis tanah, kedalaman, dan kandungan mineral
e)
E. Energi pemadatan, kadar air, dan suhu lingkungan
7.
Konsolidasi tanah adalah:
a)
A. Proses pengeringan tanah
b)
B. Proses pemadatan alami tanah seiring waktu
c)
C. Proses pembentukan lapisan tanah baru
d)
D. Proses peningkatan kadar air tanah
e)
E. Proses peningkatan kadar mineral tanah
8.
Apa pembagian konsolidasi tanah?
a)
A. Konsolidasi primer dan sekunder
b)
B. Konsolidasi vertikal dan horizontal
c)
C. Konsolidasi mineral dan organik
d)
D. Konsolidasi alami dan buatan
e)
E. Konsolidasi cepat dan lambat
9.
Apa yang dimaksud dengan penurunan (settlement)?
a)
A. Peningkatan kadar air tanah
b)
B. Pengendapan partikel tanah
c)
C. Penurunan permukaan tanah
d)
D. Peningkatan berat jenis tanah
e)
E. Pergerakan horizontal tanah
10.
Berikut adalah sifat fisik tanah lempung dibanding tanah pasir, kecuali:
a)
A. Tanah lempung lebih plastis
b)
B. Tanah lempung memiliki porositas lebih tinggi
c)
C. Tanah lempung lebih kohesif
d)
D. Tanah lempung lebih sulit menyerap air
e)
E. Tanah lempung memiliki berat jenis lebih tinggi
11.
Tanah lempung dan pasir berbeda dalam sifat teknisnya. Tanah lempung lebih:
a)
A. Kohesif
b)
B. Mengalirkan air lebih cepat
c)
C. Memiliki struktur lebih longgar
d)
D. Kurang stabil
e)
E. Memiliki berat jenis lebih rendah
12.
Apa yang mempengaruhi besar kuat geser tanah?
a)
A. Kandungan air, kepadatan, dan jenis mineral
b)
B. Kedalaman tanah, suhu, dan tekanan atmosfer
c)
C. Kandungan mineral, tekanan air pori, dan suhu
d)
D. Jenis tanah, kedalaman, dan tekanan udara
e)
E. Tekanan air pori, energi pemadatan, dan suhu
13.
Hitung kadar air tanah jika volume tanah = 10 cm³, berat basah = 16 gr, berat kering oven = 14 gr:
a)
A. 0,1
b)
B. 0,14
c)
C. 0,2
d)
D. 0,22
e)
E. 0,25
14.
Hitung berat volume basah tanah jika volume tanah = 10 cm³, berat basah = 16 gr:
a)
A. 1,6 gr/cm³
b)
B. 1,8 gr/cm³
c)
C. 1,9 gr/cm³
d)
D. 2,0 gr/cm³
e)
E. 2,1 gr/cm³
15.
Hitung angka pori tanah jika berat volume kering = 1,4 gr/cm³, Gs = 2,65:
a)
A. 0,35
b)
B. 0,45
c)
C. 0,50
d)
D. 0,55
e)
E. 0,60
16.
Berapakah tegangan tanah total (σ) untuk suatu titik pada kedalaman 6 meter dengan Gs = 2,6 dan e = 0,95?
a)
A. 56,7 kPa
b)
B. 60,8 kPa
c)
C. 64,9 kPa
d)
D. 68,2 kPa
e)
E. 72,3 kPa
17.
Hitung derajat kejenuhan tanah jika volume tanah = 10 cm³, porositas = 0,45, kadar air = 0,2:
a)
A. 0,22
b)
B. 0,35
c)
C. 0,44
d)
D. 0,50
e)
E. 0,55
18.
Berdasarkan persamaan Mohr-Coulomb, jika nilai kohesi (c) tanah adalah 25 kPa dan sudut geser dalam (φ) adalah 30°, hitung tegangan geser (τ) saat tegangan normal (σ) adalah 100 kPa.
a)
A. 43.3 kPa
b)
B. 56.6 kPa
c)
C. 68.9 kPa
d)
D. 75.3 kPa
e)
E. 82.7 kPa
19.
Dalam perhitungan daya dukung tanah, bagaimana kondisi kadar air tinggi pada tanah pasir mempengaruhi daya dukung tanah?
a)
A. Meningkatkan daya dukung karena peningkatan kohesi
b)
B. Tidak mempengaruhi daya dukung karena sifat pasir yang permeabel
c)
C. Mengurangi daya dukung karena peningkatan tekanan air pori
d)
D. Daya dukung menjadi tidak stabil karena fluktuasi kadar air
e)
E. Meningkatkan kohesi tanah sehingga meningkatkan daya dukung
20.
Untuk tanah lempung dengan kondisi drainase baik, mana dari pernyataan berikut yang paling benar terkait daya dukung tanah tersebut?
a)
A. Daya dukung rendah karena tanah lempung memiliki porositas tinggi
b)
B. Daya dukung tinggi karena drainase yang baik mengurangi tekanan air pori
c)
C. Daya dukung tidak dipengaruhi oleh kondisi drainase
d)
D. Daya dukung rendah karena kelembaban yang tetap tinggi
e)
E. Daya dukung rendah karena kadar air tanah lempung yang rendah
21.
Apa yang dimaksud dengan kohesi dalam konteks mekanika tanah dan bagaimana pengaruhnya terhadap stabilitas lereng?
a)
A. Kohesi adalah gaya tarik menarik antar partikel tanah yang meningkatkan daya dukung tanah, mengurangi risiko longsor pada lereng.
b)
B. Kohesi adalah gaya gesek antara partikel tanah yang mempengaruhi penurunan tanah, meningkatkan risiko longsor pada lereng.
c)
C. Kohesi adalah kemampuan tanah untuk mengalirkan air yang mempengaruhi daya dukung fondasi, mengurangi stabilitas lereng.
d)
D. Kohesi adalah kekuatan tarik tanah yang mengurangi risiko penurunan, meningkatkan stabilitas fondasi.
e)
E. Kohesi adalah gaya tarik menarik antar partikel air dalam tanah yang mempengaruhi stabilitas lereng, meningkatkan risiko longsor.
22.
Jelaskan peran sudut geser dalam (φ) dalam analisis stabilitas lereng dan bagaimana pengaruhnya terhadap daya dukung tanah.
a)
A. Sudut geser dalam (φ) menentukan kemiringan maksimum lereng sebelum longsor dan meningkatkan daya dukung tanah dengan memperbesar tegangan geser.
b)
B. Sudut geser dalam (φ) mengukur kekuatan tarik tanah yang mempengaruhi stabilitas fondasi, mengurangi daya dukung tanah.
c)
C. Sudut geser dalam (φ) adalah parameter yang menunjukkan permeabilitas tanah, mempengaruhi daya dukung fondasi.
d)
D. Sudut geser dalam (φ) adalah faktor yang mengurangi tegangan normal pada tanah, meningkatkan risiko longsor pada lereng.
e)
E. Sudut geser dalam (φ) adalah ukuran kekuatan tekan tanah yang tidak mempengaruhi stabilitas lereng.
23.
Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi daya dukung tanah menurut teori Terzaghi, dan bagaimana masing-masing faktor tersebut berkontribusi dalam perhitungan daya dukung ultimit (q_ult)?
a)
A. Jenis tanah, kadar air, dan suhu mempengaruhi kohesi, kepadatan, dan tekanan pori dalam perhitungan q_ult.
b)
B. Jenis tanah, kedalaman fondasi, lebar fondasi, dan kondisi drainase mempengaruhi kohesi efektif, berat isi tanah, dan faktor daya dukung dalam perhitungan q_ult.
c)
C. Jenis tanah, kandungan mineral, dan usia tanah mempengaruhi kepadatan dan tekanan pori dalam perhitungan q_ult.
d)
D. Jenis tanah, kadar air, dan kedalaman tanah mempengaruhi kohesi, tegangan geser, dan berat isi tanah dalam perhitungan q_ult.
e)
E. Jenis tanah, lebar fondasi, dan tekanan atmosfer mempengaruhi kohesi efektif dan sudut geser dalam perhitungan q_ult.
24.
Dalam konteks analisis stabilitas lereng, apa perbedaan antara tanah berdrainase baik dan tanah berdrainase buruk, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pendekatan desain geoteknik?
a)
A. Tanah berdrainase baik memiliki daya dukung yang lebih rendah dibandingkan tanah berdrainase buruk karena tekanan air pori yang lebih tinggi.
b)
B. Tanah berdrainase baik memiliki stabilitas lereng yang lebih tinggi karena tekanan air pori yang lebih rendah, sementara tanah berdrainase buruk lebih rentan terhadap longsor.
c)
C. Tanah berdrainase buruk lebih stabil karena penurunan tekanan air pori, sementara tanah berdrainase baik lebih rentan terhadap penurunan.
d)
D. Tanah berdrainase baik memiliki daya dukung yang lebih tinggi tetapi lebih rentan terhadap erosi, sementara tanah berdrainase buruk memiliki stabilitas lereng yang lebih rendah.
e)
E. Tanah berdrainase baik dan buruk memiliki daya dukung dan stabilitas lereng yang sama karena keduanya tergantung pada jenis tanah dan kadar air.
25.
Ketika menganalisis kestabilan lereng, pengaruh tekanan air pori sangat penting. Bagaimana tekanan air pori dapat mempengaruhi kestabilan lereng?
a)
A. Meningkatkan kohesi tanah
b)
B. Mengurangi tegangan normal efektif
c)
C. Menurunkan sudut geser dalam
d)
D. Meningkatkan kekuatan geser tanah
e)
E. Menambah beban pada lereng
26.
Metode stabilisasi lereng dengan menggunakan terasering bertujuan untuk:
a)
A. Mengurangi beban di puncak lereng
b)
B. Meningkatkan kadar air tanah
c)
C. Menyebar beban secara merata
d)
D. Mengurangi sudut kemiringan dan meningkatkan infiltrasi air
e)
E. Menambah beban di dasar lereng
27.
Dalam konteks mekanika tanah, apa peran dari tekanan air pori negatif (suction) terhadap stabilitas lereng?
a)
A. Mengurangi kohesi tanah
b)
B. Meningkatkan tekanan total
c)
C. Meningkatkan tegangan normal efektif dan kekuatan geser
d)
D. Mengurangi tegangan geser tanah
e)
E. Mengurangi beban pada lereng
28.
Faktor pendorong yang paling sering menyebabkan longsor pada lereng yang curam adalah:
a)
A. Vegetasi dengan akar dangkal
b)
B. Penurunan tekanan air pori
c)
C. Penambahan material penahan
d)
D. Curah hujan tinggi yang meningkatkan kadar air tanah
e)
E. Penggunaan geotekstil
29.
Bagaimana pengaruh pemasangan dinding penahan terhadap faktor keamanan lereng?
a)
A. Mengurangi tekanan air pori
b)
B. Meningkatkan kohesi tanah
c)
C. Menambah beban pada lereng
d)
D. Meningkatkan tegangan geser tanah
e)
E. Menambah stabilitas dengan menahan gaya geser
30.
Pada lereng yang telah distabilkan dengan penggunaan drainase bawah permukaan, apa keuntungan utama dari pendekatan ini?
a)
A. Meningkatkan tekanan air pori
b)
B. Mengurangi kadar air tanah dan meningkatkan tegangan normal efektif
c)
C. Menambah beban pada lereng
d)
D. Meningkatkan erosi tanah
e)
E. Mengurangi kohesi tanah
31.
Dalam analisis stabilitas lereng, faktor penahan yang dapat digunakan selain dinding penahan adalah:
a)
A. Pengurangan beban di dasar lereng
b)
B. Pengurangan beban di puncak lereng
c)
C. Penggunaan geotekstil
d)
D. Peningkatan sudut kemiringan
e)
E. Pengurangan kadar air tanah
32.
Metode stabilisasi lereng dengan menggunakan batuan besar (riprap) bertujuan untuk:
a)
A. Mengurangi kohesi tanah
b)
B. Menambah beban pada lereng
c)
C. Meningkatkan tekanan air pori
d)
D. Mengurangi kecepatan aliran permukaan dan erosi
e)
E. Meningkatkan sudut kemiringan lereng
33.
Bagaimana pengaruh akar tanaman yang dalam dan menyebar terhadap stabilitas lereng?
a)
A. Mengurangi tekanan air pori
b)
B. Meningkatkan kohesi tanah dan memperkuat struktur tanah
c)
C. Menambah beban pada lereng
d)
D. Mengurangi tegangan normal efektif
e)
E. Meningkatkan kadar air tanah
34.
Faktor keamanan (FoS) lereng dihitung dengan membandingkan:
a)
A. Gaya penahan dan gaya pendorong
b)
B. Tegangan normal dan tegangan geser
c)
C. Berat tanah dan volume air
d)
D. Gaya pendorong dan gaya penahan
e)
E. Sudut kemiringan lereng dan kedalaman lereng
35.
Dalam perencanaan teknik sipil, berapa nilai faktor keamanan (FoS) yang umum digunakan untuk lereng yang sangat kritis?
a)
A. 0,75
b)
B. 1,00
c)
C. 1,25
d)
D. 1,50
e)
E. 1,75
36.
Apa yang dimaksud dengan kadar air tanah?
a)
A. Proporsi berat air terhadap berat tanah kering
b)
B. Volume air dalam tanah terhadap volume total tanah
c)
C. Rasio antara berat basah dan berat kering tanah
d)
D. Jumlah air yang dapat diserap oleh tanah
e)
E. Berat jenis air dalam tanah
37.
Tanah jenis apa yang paling rentan terhadap erosi?
a)
A. Tanah Lempung
b)
B. Tanah Pasir
c)
C. Tanah Gambut
d)
D. Tanah Vulkanik
e)
E. Tanah Humus
38.
Apa yang dimaksud dengan derajat kejenuhan tanah?
a)
A. Persentase volume air dalam ruang pori
b)
B. Persentase volume udara dalam ruang pori
c)
C. Rasio antara berat basah dan berat kering tanah
d)
D. Jumlah air yang dapat diserap oleh tanah
e)
E. Berat jenis air dalam tanah
39.
Tanah jenis apa yang memiliki koefisien permeabilitas tertinggi?
a)
A. Tanah Lempung
b)
B. Tanah Pasir
c)
C. Tanah Gambut
d)
D. Tanah Kerikil
e)
E. Tanah Aluvial
40.
Berapa nilai porositas tanah jika angka pori (e) adalah 0,5?
a)
A. 0,33
b)
B. 0,50
c)
C. 0,67
d)
D. 0,75
e)
E. 1,00
41.
Apa itu berat volume basah tanah?
a)
A. Berat tanah basah per satuan volume
b)
B. Berat tanah kering per satuan volume
c)
C. Berat air per satuan volume tanah
d)
D. Berat udara per satuan volume tanah
e)
E. Berat partikel tanah per satuan volume
42.
Cara untuk memperbesar gaya penahan tanah yaitu
a)
A. Meningkatkan sudut geser tanah
b)
B. Mengurangi vegetasi
c)
C. Menambah aktivitas beban
d)
D. Meningkatkan porositas tanah
e)
E. Mengurangi kohesi
43.
Apa yang dimaksud dengan angka pori (e) tanah?
a)
A. Rasio antara volume pori dengan volume total tanah
b)
B. Rasio antara volume air dengan volume total tanah
c)
C. Rasio antara volume udara dengan volume total tanah
d)
D. Rasio antara volume pori dengan volume partikel tanah
e)
E. Rasio antara volume partikel tanah dengan volume total tanah
44.
Berapa kadar air tanah jika berat basah tanah adalah 25 gr dan berat kering tanah adalah 20 gr?
a)
A. 5%
b)
B. 10%
c)
C. 20%
d)
D. 25%
e)
E. 30%
45.
Horizon tanah apa yang memiliki kualitas paling subur?
a)
A. A
b)
B. B
c)
C. C
d)
D. D
e)
E. O
46.
Berapakah ukuran butiran (mm) tanah pasir menurut USCS (Unified Soil Classification)
a)
A. 4.5-0.075 mm
b)
B. 2-0.05 mm
c)
C. 2-0.5 mm
d)
D. 2-0.075 mm
e)
E. 4.75-0.075 mm
47.
Apabila tanah lempung mempunyai nilai indeks plastisitas 8.45 bagaimanakan sifat dari tanah tersebut
a)
A. Kohesif sebagian, plastisitas sedang
b)
B. Kohesif, plastisitas sedang
c)
C. Kohesif, plastisitas rendah
d)
D. Kohesif sebagian, plastisitas rendah
e)
E. Kohesif sebagian, plastisitas tinggi
48.
CH dan SC pada simbol kelompok klasifikasi tanah Unified adalah untuk simbol tanah B57
a)
A. Lanau tak organik dengan elastisitas tinggi dan Pasir berlempung
b)
B. Lempung tak organik dengan plastisitas tinggi dan Pasir-berlanau
c)
C. Lempung organik dengan plastisitas tinggi dan Campuran pasir-lempung
d)
D. Lempung bukan organik dengan plastisitas tinggi dan Campuran pasir-lempung
e)
E. Lanau organik dengan plastisitas tinggi dan campuran pasir-lempung
49.
Berikut adalah contoh uji permeabilitas di laboratorium, kecuali
a)
A. Uji tinggi energi turun
b)
B. Uji kapiler horizontal
c)
C. Uji tinggi energi tetap
d)
D. Uji tinggi resap tanah
e)
E. Uji konsolidasi
50.
Berikut adalah karakteristik tanah lanau kecuali
a)
A. Granular
b)
B. Non plastis
c)
C. Kohesif
d)
D. Butiran individu tidak dapat dilihat dengan mata
e)
E. Butiran halus
Reset
