Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Gereja dan Peran dalam Menghapus Diskriminasi

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Apa peran utama gereja dalam menciptakan keadilan sosial?

a)

Gereja mengajarkan nilai-nilai materialisme

b)

Gereja berperan dalam mengajarkan nilai-nilai moral, mempromosikan kasih sayang, dan terlibat dalam kegiatan sosial untuk mendukung keadilan sosial.

c)

Gereja hanya fokus pada ibadah dan ritual

d)

Gereja tidak memiliki peran dalam masyarakat

2.

Sebutkan tiga nilai keadilan yang diajarkan dalam agama!

a)

Kepemimpinan, kebebasan berpendapat, kekuasaan mutlak

b)

Kekayaan, ketenaran, kekuasaan

c)

Kepatuhan, ketidakadilan, diskriminasi

d)

Kesetaraan, kejujuran, perlindungan hak asasi manusia

3.

Bagaimana ajaran agama dapat membantu mengatasi diskriminasi?

a)

Ajaran agama mendorong diskriminasi terhadap kelompok tertentu.

b)

Ajaran agama hanya berfokus pada ritual dan tidak membahas isu sosial.

c)

Ajaran agama dapat membantu mengatasi diskriminasi dengan menekankan nilai-nilai kasih sayang, keadilan, dan persatuan.

d)

Ajaran agama mengajarkan untuk mengabaikan perbedaan antar individu.

4.

Apa yang dimaksud dengan diskriminasi dalam konteks agama?

a)

Diskriminasi agama adalah perlakuan adil terhadap semua keyakinan.

b)

Diskriminasi agama adalah perlakuan tidak adil terhadap individu atau kelompok berdasarkan keyakinan agama.

c)

Diskriminasi agama tidak mempengaruhi hubungan antar individu.

d)

Diskriminasi agama hanya terjadi di negara-negara tertentu.

5.

Sebutkan contoh tindakan diskriminasi yang sering terjadi di masyarakat!

a)

Diskriminasi berdasarkan hobi

b)

Diskriminasi berdasarkan usia

c)

Contoh tindakan diskriminasi yang sering terjadi di masyarakat adalah diskriminasi rasial.

d)

Diskriminasi terhadap hewan

6.

Bagaimana gereja dapat berkontribusi dalam mengurangi diskriminasi?

a)

Dengan mengedukasi dan mempromosikan toleransi serta dukungan kepada kelompok terdiskriminasi.

b)

Dengan mengabaikan isu-isu sosial yang ada.

c)

Dengan mempromosikan segregasi antar kelompok.

d)

Dengan menutup gereja dari masyarakat sekitar.

7.

Apa pentingnya toleransi antaragama dalam masyarakat?

a)

Toleransi antaragama menyebabkan lebih banyak konflik.

b)

Toleransi antaragama tidak berpengaruh pada masyarakat.

c)

Toleransi antaragama hanya penting untuk kelompok tertentu.

d)

Toleransi antaragama penting untuk menciptakan harmoni dan mengurangi konflik dalam masyarakat.

8.

Sebutkan dua contoh kegiatan gereja yang mendukung toleransi antaragama!

a)

1. Dialog antaragama 2. Kegiatan sosial bersama (seperti bakti sosial)

b)

Pendidikan agama eksklusif

c)

Pelatihan kepemimpinan

d)

Kegiatan ibadah rutin

9.

Bagaimana gereja dapat menjadi mediator dalam konflik antaragama?

a)

Gereja hanya berfokus pada kegiatan internal.

b)

Gereja dapat menjadi mediator dengan memfasilitasi dialog dan kegiatan antaragama.

c)

Gereja dapat mengabaikan konflik antaragama.

d)

Gereja tidak memiliki peran dalam dialog antaragama.

10.

Apa saja ajaran agama yang mendorong umat untuk saling menghormati?

a)

Ajaran agama yang mendorong umat untuk saling menghormati termasuk kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan.

b)

Mengabaikan perbedaan

c)

Mencari keuntungan pribadi

d)

Kekerasan dan permusuhan

11.

Sebutkan satu kegiatan sosial gereja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat!

a)

Kegiatan penggalangan dana untuk pembangunan gedung

b)

Acara ibadah rutin

c)

Program pelatihan keterampilan.

d)

Program pengobatan gratis

12.

Bagaimana gereja dapat mendukung kelompok minoritas?

a)

Gereja dapat menolak keberadaan kelompok minoritas.

b)

Gereja dapat mendukung kelompok minoritas dengan menyediakan ruang aman, mengadvokasi hak-hak mereka, dan berkolaborasi dengan organisasi lain.

c)

Gereja hanya fokus pada kegiatan internal tanpa memperhatikan masyarakat.

d)

Gereja sebaiknya tidak terlibat dalam isu sosial.

13.

Apa peran pemuda dalam kegiatan sosial gereja?

a)

Pemuda hanya sebagai penonton dalam kegiatan sosial gereja.

b)

Pemuda tidak memiliki peran dalam kegiatan sosial gereja.

c)

Pemuda berperan sebagai penghalang dalam kegiatan sosial gereja.

d)

Pemuda berperan sebagai penggerak dan pelaksana kegiatan sosial gereja.

14.

Sebutkan satu contoh program gereja yang mengedukasi tentang diskriminasi!

a)

Kegiatan penggalangan dana untuk panti asuhan.

b)

Pelatihan musik untuk pemuda gereja.

c)

Retret spiritual untuk anggota gereja.

d)

Seminar tentang kesetaraan gender.

15.

Bagaimana gereja dapat mempromosikan kesetaraan di antara umatnya?

a)

Dengan menolak semua bentuk keragaman di dalam komunitas.

b)

Dengan mengedukasi umat, menyediakan platform dialog, dan mendukung keragaman.

c)

Dengan mengabaikan perbedaan, hanya fokus pada tradisi.

d)

Dengan membatasi partisipasi umat dalam kegiatan gereja.

16.

Apa dampak positif dari kegiatan sosial gereja bagi masyarakat?

a)

Dampak positif dari kegiatan sosial gereja bagi masyarakat termasuk peningkatan solidaritas, bantuan sosial, dan lingkungan yang harmonis.

b)

Pengabaian terhadap isu sosial

c)

Penurunan partisipasi masyarakat

d)

Peningkatan konflik antaragama

17.

Sebutkan satu cara gereja dapat meningkatkan kesadaran tentang toleransi!

a)

Mengadakan konser musik tanpa tema toleransi.

b)

Menyebarkan berita tentang gereja di media sosial.

c)

Mengadakan program dialog antaragama.

d)

Membuat program pelatihan untuk pengurus gereja.

18.

Bagaimana gereja dapat berkolaborasi dengan organisasi lain untuk mengatasi diskriminasi?

a)

Gereja hanya perlu berdoa untuk mengatasi diskriminasi tanpa tindakan nyata.

b)

Gereja dapat mengabaikan masalah diskriminasi dan fokus pada kegiatan internal.

c)

Gereja harus bersaing dengan organisasi lain untuk mendapatkan perhatian.

d)

Gereja dapat berkolaborasi dengan organisasi lain untuk mengatasi diskriminasi melalui dialog, pendidikan, dan kampanye bersama.

19.

Apa yang bisa dilakukan oleh individu untuk mendukung misi gereja dalam menghapus diskriminasi?

a)

Mendidik diri dan orang lain, terlibat dalam kegiatan sosial, dan berpartisipasi dalam program gereja.

b)

Mengabaikan isu sosial

c)

Berkumpul hanya dengan orang seiman

d)

Mendukung diskriminasi

20.

Sebutkan satu contoh ajaran agama yang menekankan pentingnya persatuan!

a)

Ajaran Kristen tentang kasih sayang.

b)

Ajaran Hindu tentang karma.

c)

Ajaran Buddha tentang meditasi.

d)

Ajaran Islam tentang ukhuwah Islamiyah.

21.

Apa peran utama gereja dalam menciptakan keadilan sosial?

a)

Gereja mengajarkan nilai-nilai materialisme

b)

Gereja berperan dalam mengajarkan nilai-nilai moral, mempromosikan kasih sayang, dan terlibat dalam kegiatan sosial untuk mendukung keadilan sosial.

c)

Gereja hanya fokus pada ibadah dan ritual

d)

Gereja tidak memiliki peran dalam masyarakat

22.

Sebutkan tiga nilai keadilan yang diajarkan dalam agama!

a)

Kepemimpinan, kebebasan berpendapat, kekuasaan mutlak

b)

Kekayaan, ketenaran, kekuasaan

c)

Kepatuhan, ketidakadilan, diskriminasi

d)

Kesetaraan, kejujuran, perlindungan hak asasi manusia

23.

Bagaimana ajaran agama dapat membantu mengatasi diskriminasi?

a)

Ajaran agama mendorong diskriminasi terhadap kelompok tertentu.

b)

Ajaran agama hanya berfokus pada ritual dan tidak membahas isu sosial.

c)

Ajaran agama dapat membantu mengatasi diskriminasi dengan menekankan nilai-nilai kasih sayang, keadilan, dan persatuan.

d)

Ajaran agama mengajarkan untuk mengabaikan perbedaan antar individu.

24.

Apa yang dimaksud dengan diskriminasi dalam konteks agama?

a)

Diskriminasi agama adalah perlakuan adil terhadap semua keyakinan.

b)

Diskriminasi agama adalah perlakuan tidak adil terhadap individu atau kelompok berdasarkan keyakinan agama.

c)

Diskriminasi agama tidak mempengaruhi hubungan antar individu.

d)

Diskriminasi agama hanya terjadi di negara-negara tertentu.

25.

Sebutkan contoh tindakan diskriminasi yang sering terjadi di masyarakat!

a)

Diskriminasi berdasarkan hobi

b)

Diskriminasi berdasarkan usia

c)

Contoh tindakan diskriminasi yang sering terjadi di masyarakat adalah diskriminasi rasial.

d)

Diskriminasi terhadap hewan

26.

Bagaimana gereja dapat berkontribusi dalam mengurangi diskriminasi?

a)

Dengan mengedukasi dan mempromosikan toleransi serta dukungan kepada kelompok terdiskriminasi.

b)

Dengan mengabaikan isu-isu sosial yang ada.

c)

Dengan mempromosikan segregasi antar kelompok.

d)

Dengan menutup gereja dari masyarakat sekitar.

27.

Apa pentingnya toleransi antaragama dalam masyarakat?

a)

Toleransi antaragama menyebabkan lebih banyak konflik.

b)

Toleransi antaragama tidak berpengaruh pada masyarakat.

c)

Toleransi antaragama hanya penting untuk kelompok tertentu.

d)

Toleransi antaragama penting untuk menciptakan harmoni dan mengurangi konflik dalam masyarakat.

28.

Sebutkan dua contoh kegiatan gereja yang mendukung toleransi antaragama!

a)

1. Dialog antaragama 2. Kegiatan sosial bersama (seperti bakti sosial)

b)

Pendidikan agama eksklusif

c)

Pelatihan kepemimpinan

d)

Kegiatan ibadah rutin

29.

Bagaimana gereja dapat menjadi mediator dalam konflik antaragama?

a)

Gereja hanya berfokus pada kegiatan internal.

b)

Gereja dapat menjadi mediator dengan memfasilitasi dialog dan kegiatan antaragama.

c)

Gereja dapat mengabaikan konflik antaragama.

d)

Gereja tidak memiliki peran dalam dialog antaragama.

30.

Apa saja ajaran agama yang mendorong umat untuk saling menghormati?

a)

Ajaran agama yang mendorong umat untuk saling menghormati termasuk kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan.

b)

Mengabaikan perbedaan

c)

Mencari keuntungan pribadi

d)

Kekerasan dan permusuhan

31.

Sebutkan satu kegiatan sosial gereja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat!

a)

Kegiatan penggalangan dana untuk pembangunan gedung

b)

Acara ibadah rutin

c)

Program pelatihan keterampilan.

d)

Program pengobatan gratis

32.

Bagaimana gereja dapat mendukung kelompok minoritas?

a)

Gereja dapat menolak keberadaan kelompok minoritas.

b)

Gereja dapat mendukung kelompok minoritas dengan menyediakan ruang aman, mengadvokasi hak-hak mereka, dan berkolaborasi dengan organisasi lain.

c)

Gereja hanya fokus pada kegiatan internal tanpa memperhatikan masyarakat.

d)

Gereja sebaiknya tidak terlibat dalam isu sosial.

33.

Apa peran pemuda dalam kegiatan sosial gereja?

a)

Pemuda hanya sebagai penonton dalam kegiatan sosial gereja.

b)

Pemuda tidak memiliki peran dalam kegiatan sosial gereja.

c)

Pemuda berperan sebagai penghalang dalam kegiatan sosial gereja.

d)

Pemuda berperan sebagai penggerak dan pelaksana kegiatan sosial gereja.

34.

Sebutkan satu contoh program gereja yang mengedukasi tentang diskriminasi!

a)

Kegiatan penggalangan dana untuk panti asuhan.

b)

Pelatihan musik untuk pemuda gereja.

c)

Retret spiritual untuk anggota gereja.

d)

Seminar tentang kesetaraan gender.

35.

Bagaimana gereja dapat mempromosikan kesetaraan di antara umatnya?

a)

Dengan menolak semua bentuk keragaman di dalam komunitas.

b)

Dengan mengedukasi umat, menyediakan platform dialog, dan mendukung keragaman.

c)

Dengan mengabaikan perbedaan, hanya fokus pada tradisi.

d)

Dengan membatasi partisipasi umat dalam kegiatan gereja.

36.

Apa dampak positif dari kegiatan sosial gereja bagi masyarakat?

a)

Dampak positif dari kegiatan sosial gereja bagi masyarakat termasuk peningkatan solidaritas, bantuan sosial, dan lingkungan yang harmonis.

b)

Pengabaian terhadap isu sosial

c)

Penurunan partisipasi masyarakat

d)

Peningkatan konflik antaragama

37.

Sebutkan satu cara gereja dapat meningkatkan kesadaran tentang toleransi!

a)

Mengadakan konser musik tanpa tema toleransi.

b)

Menyebarkan berita tentang gereja di media sosial.

c)

Mengadakan program dialog antaragama.

d)

Membuat program pelatihan untuk pengurus gereja.

38.

Bagaimana gereja dapat berkolaborasi dengan organisasi lain untuk mengatasi diskriminasi?

a)

Gereja hanya perlu berdoa untuk mengatasi diskriminasi tanpa tindakan nyata.

b)

Gereja dapat mengabaikan masalah diskriminasi dan fokus pada kegiatan internal.

c)

Gereja harus bersaing dengan organisasi lain untuk mendapatkan perhatian.

d)

Gereja dapat berkolaborasi dengan organisasi lain untuk mengatasi diskriminasi melalui dialog, pendidikan, dan kampanye bersama.

39.

Apa yang bisa dilakukan oleh individu untuk mendukung misi gereja dalam menghapus diskriminasi?

a)

Mendidik diri dan orang lain, terlibat dalam kegiatan sosial, dan berpartisipasi dalam program gereja.

b)

Mengabaikan isu sosial

c)

Berkumpul hanya dengan orang seiman

d)

Mendukung diskriminasi

40.

Sebutkan satu contoh ajaran agama yang menekankan pentingnya persatuan!

a)

Ajaran Kristen tentang kasih sayang.

b)

Ajaran Hindu tentang karma.

c)

Ajaran Buddha tentang meditasi.

d)

Ajaran Islam tentang ukhuwah Islamiyah.

41.

Di sebuah desa di Indonesia, masyarakatnya memiliki tradisi yang kuat dalam kegiatan keagamaan, seperti gotong royong saat perayaan hari besar agama. Berdasarkan teori Durkheim tentang agama sebagai penguat solidaritas sosial, bagaimana tradisi ini mempengaruhi hubungan sosial di desa tersebut?

a)

Membuat masyarakat terisolasi dari desa lain

b)

Memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara warga

c)

Mengurangi hubungan sosial antaranggota keluarga

d)

Meningkatkan persaingan antarindividu dalam masyarakat

42.

Di sebuah kota besar, ada komunitas yang terdiri dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Komunitas ini aktif mengadakan dialog antaragama untuk menjaga keharmonisan sosial. Berdasarkan pandangan Wibisono (2016), bagaimana peran agama dalam situasi ini?

a)

Menjadi pemicu konflik antaranggota komunitas

b)

Menjadi alat pemersatu di tengah keragaman budaya

c)

Hanya sebagai bentuk identitas formal tanpa dampak sosial

d)

Mengurangi peran nilai budaya lokal

43.

Di sebuah sekolah, siswa dari berbagai latar belakang agama berinteraksi setiap hari. Kepala sekolah menerapkan kebijakan untuk mengadakan kegiatan bersama seperti doa lintas agama dan perayaan hari besar bersama. Berdasarkan kajian Geertz (1973), bagaimana pendekatan ini dapat diinterpretasikan?

a)

Sekolah berusaha mengurangi makna agama sebagai simbol budaya

b)

Sekolah mencoba mengintegrasikan agama sebagai bagian dari budaya bersama

c)

Sekolah memisahkan agama dari kegiatan sosial siswa

d)

Sekolah menghapus semua kegiatan terkait agama

44.

Sebuah perusahaan melakukan survei tentang kesejahteraan karyawan dan menemukan bahwa karyawan yang aktif dalam kegiatan keagamaan cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja dan kesejahteraan emosional yang lebih tinggi. Menurut Rahmawati (2020), apa alasan yang mungkin menjelaskan fenomena ini?

a)

Karyawan merasa lebih tertekan oleh kewajiban agama

b)

Aktivitas agama memberikan dukungan emosional dan sosial

c)

Karyawan memiliki lebih sedikit waktu untuk bekerja

d)

Karyawan menerima insentif finansial dari perusahaan

45.

Di sebuah komunitas yang sedang mengalami konflik antarwarga, pemuka agama lokal menginisiasi serangkaian dialog untuk menciptakan kembali kedamaian. Menurut perspektif sosiologi agama, bagaimana peran pemuka agama dalam konteks ini?

a)

Memperkuat pandangan kelompok tertentu tanpa upaya damai

b)

Menjadi mediator yang membantu meredakan konflik sosial

c)

Menambah ketegangan antarwarga melalui pengajaran eksklusif

d)

Mengabaikan konflik dan hanya fokus pada kegiatan ritual

46.

Di sebuah daerah pedesaan, warga setempat mengadakan tradisi tahunan untuk merayakan hasil panen dengan upacara keagamaan. Menurut pandangan antropologi Geertz (1973), bagaimana tradisi ini bisa dilihat dari perspektif simbolik?

a)

Sebagai kegiatan ekonomi yang penting

b)

Sebagai simbol hubungan manusia dengan alam dan spiritualitas

c)

Sebagai usaha warga untuk meningkatkan status sosial

d)

Sebagai kewajiban yang harus dihindari

47.

Seorang mahasiswa di universitas meneliti hubungan antara praktik keagamaan dan kesehatan mental mahasiswa. Ia menemukan bahwa mahasiswa yang rutin beribadah memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Berdasarkan Rahmawati (2020), apa yang bisa menjadi alasan di balik temuan ini?

a)

Ibadah mengalihkan perhatian dari masalah akademik

b)

Ibadah membantu menciptakan rasa tenang dan kedamaian batin

c)

Ibadah membuat mahasiswa kurang tidur

d)

Ibadah memberikan waktu istirahat dari kegiatan sosial

48.

Di sebuah kota, komunitas Muslim dan Kristen bekerja sama dalam proyek sosial untuk membantu kaum miskin. Berdasarkan teori sosiologi agama, bagaimana kerja sama ini dapat memperkuat struktur sosial di kota tersebut?

a)

Mengurangi jumlah kegiatan agama secara keseluruhan

b)

Memperkuat hubungan antaragama dan meningkatkan kohesi sosial

c)

Memicu konflik baru antara kedua kelompok

d)

Membatasi peran pemerintah dalam kegiatan sosial

49.

Sebuah keluarga mengalami perubahan signifikan dalam kehidupan mereka setelah kehilangan anggota keluarga. Mereka mencari dukungan melalui kegiatan keagamaan di komunitas mereka. Berdasarkan pandangan sosiologi agama, bagaimana agama berfungsi dalam situasi ini?

a)

Sebagai sarana melarikan diri dari kenyataan

b)

Sebagai sumber dukungan emosional dan sosial

c)

Sebagai penyebab utama ketidakpastian hidup

d)

Sebagai penghalang komunikasi antaranggota keluarga

50.

Di sebuah kota kecil, sebuah gereja lokal menyediakan layanan sosial seperti pengajaran anak-anak dan perawatan lansia. Berdasarkan pandangan sosiologis, bagaimana peran agama terlihat dalam kasus ini?

a)

Sebagai pembatas interaksi sosial antara anggota gereja

b)

Sebagai agen perubahan sosial yang membantu masyarakat

c)

Sebagai penghalang aktivitas ekonomi di kota

d)

Sebagai faktor yang meningkatkan ketegangan antarwarga

51.

Sebuah penelitian menemukan bahwa masyarakat yang aktif dalam organisasi keagamaan lebih cenderung terlibat dalam kegiatan amal. Apa alasan sosiologis di balik perilaku ini?

a)

Anggota organisasi keagamaan merasa wajib secara moral

b)

Anggota lebih banyak waktu luang untuk kegiatan sosial

c)

Anggota mendapatkan keuntungan finansial dari kegiatan amal

d)

Anggota terpaksa oleh tekanan kelompok

52.

Di sebuah sekolah menengah, guru mengamati bahwa siswa yang terlibat dalam kegiatan keagamaan memiliki sikap positif terhadap teman-teman mereka dari latar belakang yang berbeda. Menurut kajian sosiologis, mengapa hal ini terjadi?

a)

Siswa belajar nilai-nilai menghormati melalui kegiatan keagamaan

b)

Siswa merasa tertekan untuk mengikuti kegiatan keagamaan

c)

Siswa mengalami konflik lebih sering karena perbedaan agama

d)

Siswa menggunakan kegiatan keagamaan sebagai alasan untuk menghindari belajar

53.

Apa peran agama dalam memperkuat kerja sama ini menurut perspektif sosiologis?

a)

Memisahkan kelompok berdasarkan keyakinan

b)

Menjembatani perbedaan dan memperkuat kerja sama ekonomi

c)

Menghambat kolaborasi karena perbedaan ritual

d)

Mengurangi produktivitas kerja bersama

54.

Di sebuah komunitas urban, terdapat kecenderungan meningkatnya partisipasi dalam dialog lintas agama. Berdasarkan pandangan Berger (1967), bagaimana peran dialog ini dalam masyarakat?

a)

Menciptakan identitas agama yang lebih sempit

b)

Memperkuat pemahaman dan penghormatan antaragama

c)

Mengurangi ketertarikan masyarakat pada nilai agama

d)

Menimbulkan konflik lebih banyak di antara anggota komunitas

55.

Seorang pemimpin agama di suatu kota menginisiasi program pendidikan bagi anak-anak yatim piatu. Bagaimana peran agama sebagai agen perubahan sosial dalam kasus ini?

a)

Mengarahkan program untuk keuntungan finansial pribadi

b)

Memberikan pendidikan untuk meningkatkan status sosial

c)

Menjauhkan anak-anak dari pendidikan formal

d)

Membatasi program untuk kelompok tertentu saja

56.

Di sebuah wilayah konflik, pemuka agama setempat memulai dialog perdamaian antara dua kelompok yang bertikai. Apa kemungkinan dampak positif dari upaya ini berdasarkan pandangan sosiologi agama?

a)

Meningkatkan ketegangan di antara kelompok-kelompok

b)

Menghilangkan rasa permusuhan dan meningkatkan kohesi sosial

c)

Memperlebar jurang antara kelompok agama

d)

Meningkatkan diskriminasi terhadap kelompok minoritas

57.

Dalam sebuah komunitas agama, terdapat dukungan kuat terhadap anggota yang mengalami kesulitan ekonomi. Menurut teori Durkheim, bagaimana agama berperan dalam konteks ini?

a)

Sebagai pengawas moral untuk mengontrol perilaku ekonomi

b)

Sebagai penyedia dukungan sosial yang memperkuat solidaritas komunitas

c)

Sebagai alat untuk memarginalkan kelompok tertentu

d)

Sebagai lembaga yang memfokuskan pada ritual tanpa efek sosial

58.

Di sebuah kota, komunitas Muslim berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang melibatkan seluruh masyarakat, seperti penggalangan dana untuk bencana alam. Bagaimana peran agama dalam memperkuat solidaritas sosial di sini?

a)

Memecah belah masyarakat berdasarkan keyakinan agama

b)

Mengintegrasikan dan memperkuat solidaritas di seluruh komunitas

c)

Menghindari keterlibatan dalam isu-isu sosial

d)

Menghambat penggalangan dana untuk kelompok non-Muslim

59.

Seorang peneliti menemukan bahwa di banyak wilayah, komunitas keagamaan menyediakan layanan kesehatan gratis. Apa alasan sosiologis di balik inisiatif ini?

a)

Untuk menarik lebih banyak anggota komunitas

b)

Untuk meningkatkan status sosial kelompok agama

c)

Untuk melayani masyarakat luas tanpa memandang agama

d)

Untuk menghindari regulasi pemerintah

60.

Dalam masyarakat multikultural, pemuka agama bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan program pemberdayaan perempuan. Berdasarkan kajian sosial, bagaimana kolaborasi ini menunjukkan peran agama?

a)

Sebagai penghalang bagi pemberdayaan perempuan

b)

Sebagai katalis untuk perubahan sosial positif

c)

Sebagai upaya untuk mengisolasi kelompok agama tertentu

d)

Sebagai cara untuk menghindari tanggung jawab pemerintah