NEW
Font size
Worksheetsquiz drama
Total questions: 25
Worksheet time: 40mins
ORANG ASING
Interior sebuah rumah kampung di daerah Bumiayu berupa sebuah meja di tengah. Di sebelah kiri meja menghadap ke samping, duduk seorang asing sedang menghabiskan makanannya.
Orang asing : (mendorong kursinya ke belakang dan menghabiskan minumannya). Enak-enak sekali. Sungguh aku rasakan, baiklah aku mengaso sekarang. Aku capek sekali habis jalan kaki lwat htan-hutanitu. Alhamdulillah, aku mujur sekali menemukan rumah ini.
Tahapan alur pada penggalan drama tersebut adalah.....
Prolog
Konflik
Resolusi
Klimaks
Antiklimaks
ORANG ASING
Interior sebuah rumah kampung di daerah Bumiayu berupa sebuah meja di tengah. Di sebelah kiri meja menghadap ke samping, duduk seorang asing sedang menghabiskan makanannya.
Orang asing : (mendorong kursinya ke belakang dan menghabiskan minumannya). Enak-enak sekali. Sungguh aku rasakan, baiklah aku mengaso sekarang. Aku capek sekali habis jalan kaki lwat htan-hutanitu. Alhamdulillah, aku mujur sekali menemukan rumah ini.
Cuplikan cerita tersebut berlatar....
Tengah hutan
Perjalanan
Daerah pemukiman
Dalam rumah
Pinggir kampung
Konflik yang tergambar dalam kutipan drama di atas adalah konflik.....
Sosial
Fisik
Batin
Budaya
Alam
Latar yang tergambar pada kutipan drama tersebut adalah....
Malam
Pagi
Siang
Sore
Dini hari
Tokoh Samin pada penggala drama di atas adalah bersifat....
penyabar
ambisius
semangat
hati-hati
tanggung jawab
Suasana yang tergambar dalam drama di atas adalah....
sepi
tegang
terburu-buru
takut
Gelisah
Kutipan drama tersebut menceritakan.....
Seorang ibu yang memarahi anaknya
Seorang ibu yang begitu bergembira karena bertemu anaknya
Anak yang tidak memedulikan ibunya
Anak yang kesal pada ibunya yang telah memarahinya
Suasana berduka yang menyelimuti sebuah keluarga
Watak tokoh Satilawati berdasarkan kutipan drama di atas ….
Baik hati, belas kasih, egois
Setia, penuh keyakinan, percaya diri
Keras kepala, cepat tersinggung, baik
Pemarah, setia, keras kepala
Baik, egois, baik
Kesimpulan dari penggalan dialog di atas yang paling tepat adalah ....
Seorang gadis desa dan seorang ibu melawan perintah Van Dijk sehingga mereka mendapat siksaan.
Seorang ibu lebih rela mati untuk anak-anaknya daripada harus menurut perintah Van Dijk.
Van Dijk marah-marah kepada seorang gadis dan seorang ibu, karena tidak mau melayani perintahnya.
Seorang ibu tidak mau menurut terhadap perintah atasannya.
Seorang gadis dan seorang ibu disiksa oleh Van Dijk karena mereka bermasalah
Bagian dialog yang mendukung watak tokoh (Yanti) yang tertekan karena banyak masalah adalah ....
memandang
Kau juga mengalami seperti itu?
Sangat ruwet!
Ah, sudah.
Terlalu sulit
Watak atau karakter tokoh dalam drama dapat ditampilkan melalui beberapa hal berikut, kecuali...
Gerak
Blocking
Dialog
Ekspresi
Mimik
Narasi di awal cerita, kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang cerita yang biasanya disampaikan oleh narator atau dalang disebut ...
Dialog
Epilog
Orientasi
Resolusi
Prolog
Jenis drama yang menonjolkan gerakan tanpa kata-kata disebut ...
Monolog
Pantomim
Tablo
Opera
Dagelan
Dilan, Habibie & Ainun, Laskar Pelangi, Cek Toko Sebelah, termasuk ke dalam jenis drama ...
Panggung
Wayang
Boneka
Film
Televisi
Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)
Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).
Brilian : Periksa kantongnya!!
Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)
Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)
Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).
Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!
Timmy : Siap, bos!
Latar kutipan tersebut adalah ....
Gudang
Kamar
Garasi
Rumah
Ruang tamu
Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang
Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai
Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.
Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.
Penggalan drama di atas mengandung nilai...
sosial
moral
budaya
agama
pendidikan
Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)
Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).
Brilian : Periksa kantongnya!!
Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)
Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)
Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).
Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!
Timmy : Siap, bos!
Suasana kutipan drama tersebut adalah ....
Haru
Tegang
Sedih
Seram
Prihatim
Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek? (menahan marah)
Aji : […]
Rina : Maaf..maaf enak saja!
Aji : (dengan amat menyesal) Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?
Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.
Aji : (dengan tersenyum) Oke, Bos!
Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...
Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.
Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.
Begitu saja kok kamu marah, Rin.
Baiklah aku akan beli yang baru.
Tenang, jangan marah Rin.
Bcalah penggalan teks drama berikut!
Jupri : Teman-teman bolehkah aku bergabung bersama kalian?
Lenih: Oh, tentu saja mari sini!
Jupri: Kalian sedang apa?
Wilda: Kami sedang mengumpulkan baju-baju bekas untuk disumbangkan ke komunitas anak jalanan.
Jupri: Waaah, kebetulan! Aku punya banyak sekali pakaian bekas. Boleh aku sumbangkan?
Leni: Tentu boleh.
Watak Wilda dalam penggalan teks di atas adalah ...
sombong
pemurah
pendendam
peduli
suka pamer
ORANG ASING
Interior sebuah rumah kampung di daerah Bumiayu berupa sebuah meja di tengah. Di sebelah kiri meja menghadap ke samping, duduk seorang asing sedang menghabiskan makanannya.
Orang asing : (mendorong kursinya ke belakang dan menghabiskan minumannya). Enak-enak sekali. Sungguh aku rasakan, baiklah aku mengaso sekarang. Aku capek sekali habis jalan kaki lwat htan-hutanitu. Alhamdulillah, aku mujur sekali menemukan rumah ini.
Tahapan alur pada penggalan drama tersebut adalah.....
Prolog
Konflik
Resolusi
Klimaks
Antiklimaks
ORANG ASING
Interior sebuah rumah kampung di daerah Bumiayu berupa sebuah meja di tengah. Di sebelah kiri meja menghadap ke samping, duduk seorang asing sedang menghabiskan makanannya.
Orang asing : (mendorong kursinya ke belakang dan menghabiskan minumannya). Enak-enak sekali. Sungguh aku rasakan, baiklah aku mengaso sekarang. Aku capek sekali habis jalan kaki lwat htan-hutanitu. Alhamdulillah, aku mujur sekali menemukan rumah ini.
Cuplikan cerita tersebut berlatar....
Tengah hutan
Perjalanan
Daerah pemukiman
Dalam rumah
Pinggir kampung
TRITIS
Ah, ibu sih suka membela si Jidul! Siapa lagi kalau bukan dia yang mengambil arloji Pak Pikun? Apa ibu lupa? Dia kan dulu ketahuan mencuri ayam kita, ketahuan, mau dipukuli orang kampung malah kemudian dibela ayah dan ditampung di rumah kita. Keenakan dia, maka kini mencuri lagi!
IBU
Ya, memang, dulu pernah mencuri. Itu karena ia kelaparan. Tetapi, belum tentu sekarang dia mengambil arloji Pak Pikun, Tritis!
Kata yang dicetak tebal merupakan?
kata kerja tindakan
pronomina persona
kalimat interjeksi
kata sifat
konjungsi kronologis
PAK PIKUN
(1) Dasar maling! Belum sampai sebulan di sini kamu sudah kambuh lagi, ya? (2) Dasar nggak tahu diri! Ayo, kembalikan kepadaku! Mana, heh?
JIDUL (3) (meringkuk diam)
PAK PIKUN (semakin keras suaranya)
(4) Jidul! Kamu mau kembalikan apa tidak? Mau insaf apa tidak? (5) Apa mau kupanggilkan orang-orang sekampung untuk mencincangmu, heh? Kamu mau dipukuli seperti dulu lagi? Ayo, mana?
Kalimat yang menunjukkan konjungsi kronologis terdapat pada nomor?
kalimat 1
kalimat 2
kalimat 3
kalimat 4
kalimat 5
PAK PIKUN
Mungkir, ya? Pada hal jelas, Bu! Tadi saya mandi. Setelah itu, arloji saya tertinggal di kamar mandi. Lalu dia masuk, entah mengapa. Lalu tidak ada lagi arloji saya, Bu.
Pronomina Persona dalam kalimat di atas tertuju pada?
PAK PIKUN
IBU
TRITIS
JIDUL
ABDUL
TRITIS
Ah, ibu sih suka membela si Jidul! Siapa lagi kalau bukan dia yang mengambil arloji Pak Pikun? Apa ibu lupa? Dia kan dulu ketahuan mencuri ayam kita, ketahuan, mau dipukuli orang kampung malah kemudian dibela ayah dan ditampung di rumah kita. Keenakan dia, maka kini mencuri lagi!
kata yang dicetak tebal merupakan?
pronomina persona
kata kerja tindakan
kata kerja mental
kata sifat
konjungsi kronologis
