wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS MANAJEMEN GIZI 2025

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan perencanaan gizi seimbang?

a)

Perencanaan gizi seimbang mencakup sayuran dan buah-buahan

b)

proses merencanakan asupan makanan yang mencakup semua kelompok makanan dengan proporsi yang tepat.

c)

Perencanaan gizi seimbang adalah diet yang hanya mengandung protein.

d)

Perencanaan gizi seimbang tidak memperhatikan proporsi makanan.

2.

Intervensi sensitif dalam program penurunan stunting mencakup…

a)

Pemberian makanan tambahan pada balita

b)

Perbaikan sanitasi dan akses air bersih

c)

Suplementasi zat besi pada remaja putri

d)

Pemantauan pertumbuhan di posyandu

3.

Bagaimana cara mengevaluasi program suplementasi tablet tambah darah?

a)

Mengevaluasi program dengan melakukan survei hanya di media sosial.

b)

Laporan dari petugas kesehatan tanpa data tambahan.

c)

Mengabaikan umpan balik peserta dan fokus pada statistik saja.

d)

Pengumpulkan data, analisis dampak, dan umpan balik peserta.

4.

Apa yang dimaksud dengan tatalaksana masalah gizi?

a)

Strategi untuk meningkatkan pemasukan daerah

b)

Upaya sistematis dalam penanganan kondisi gizi buruk dan masalah gizi lain melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif

c)

Kegiatan ekspor bahan pangan lokal

d)

Pemanfaatan dana desa untuk pembangunan ekonomi

5.

Jelaskan strategi penurunan stunting yang dapat diterapkan!

a)

Peningkatan gizi ibu hamil, ASI eksklusif, dan Peningkatan konsumsi gula dan garam

b)

ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan, Peningkatan aktivitas fisik pada ibu dan balita

c)

Peningkatan gizi ibu hamil, ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi, dan akses layanan kesehatan.

d)

pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi, akses layanan kesehatan, dan Pemberian makanan cepat saji untuk anak

6.

Apa pengaruh tablet tambah darah terhadap kesehatan remaja?

a)

Tablet tambah darah mengurangi nafsu makan remaja.

b)

Tablet tambah darah menyebabkan kelebihan zat besi dalam tubuh.

c)

Tablet tambah darah dapat meningkatkan kesehatan remaja dengan mencegah anemia dan meningkatkan energi serta konsentrasi.

d)

Tablet tambah darah hanya bermanfaat untuk orang dewasa.

7.

Sebutkan program-program yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting!

a)

Edukasi Gizi, Program Pembangunan Infrastruktur

b)

Program PMT, Program Kesehatan Ibu dan Anak, dan Program Sanitasi dan Kebersihan

c)

Program Pemberian Obat Cacing dan Program PMT

d)

Program Pelatihan Keterampilan dan Program Kesehatan Ibu dan Anak

8.

Apa itu intervensi suplementasi gizi mikro?

a)

Intervensi suplementasi gizi mikro adalah strategi untuk mengurangi konsumsi makanan sehat.

b)

Intervensi suplementasi gizi mikro adalah metode untuk meningkatkan asupan karbohidrat.

c)

Intervensi suplementasi gizi mikro adalah program untuk mengurangi asupan mikronutrien.

d)

Intervensi suplementasi gizi mikro adalah program untuk meningkatkan asupan mikronutrien pada populasi yang kekurangan.

9.

Mengapa perencanaan gizi seimbang penting bagi masyarakat?

a)

Perencanaan gizi seimbang penting untuk kesehatan dan pencegahan penyakit.

b)

Perencanaan gizi seimbang hanya diperlukan untuk anak-anak.

c)

Perencanaan gizi seimbang tidak berpengaruh pada kesehatan mental.

d)

Perencanaan gizi seimbang hanya penting untuk atlet.

10.

Apa saja indikator keberhasilan dalam program penurunan stunting?

a)

Penurunan prevalensi stunting, Penurunan akses terhadap makanan, layanan kesehatan, dan kesadaran masyarakat.

b)

Penurunan prevalensi stunting, peningkatan status gizi ibu, akses makanan bergizi, layanan kesehatan, dan kesadaran masyarakat.

c)

Peningkatan status gizi ibu, akses makanan bergizi dan Peningkatan jumlah stunting

d)

Penurunan jumlah penyakit menular, Penurunan prevalensi stunting, peningkatan status gizi ibu, dan akses makanan bergizi

11.

Salah satu tujuan jangka panjang dari tatalaksana masalah gizi adalah…

a)

Menurunkan beban anggaran sektor kesehatan

b)

Meningkatkan status gizi dan produktivitas sumber daya manusia

c)

Mengurangi jumlah fasilitas kesehatan

d)

Meningkatkan permintaan impor pangan

12.

Apa saja jenis-jenis intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting?

a)

Peningkatan konsumsi gula dan garam

b)

Pemberian suplemen vitamin D saja

c)

Pengurangan aktivitas fisik anak

d)

Peningkatan gizi ibu hamil, pemberian makanan tambahan, penyuluhan gizi, akses layanan kesehatan, perbaikan sanitasi.

13.

Bagaimana cara mengukur efektivitas program suplementasi?

a)

Mengukur jumlah suplemen yang dibagikan.

b)

Membandingkan harga suplemen di pasaran.

c)

Evaluasi parameter kesehatan dan analisis data sebelum dan sesudah suplementasi.

d)

Menilai popularitas merek suplemen.

14.

Sebutkan manfaat dari tablet tambah darah bagi ibu hamil!

a)

Membantu pertumbuhan rambut janin

b)

Manfaat tablet tambah darah bagi ibu hamil adalah mencegah anemia dan mendukung kesehatan ibu serta perkembangan janin.

c)

Meningkatkan risiko diabetes

d)

Mengurangi berat badan ibu hamil

15.

Apa tantangan yang dihadapi dalam program penurunan stunting di Indonesia?

a)

Tingginya angka kelahiran di Indonesia

b)

Tantangan dalam program penurunan stunting di Indonesia meliputi kurangnya kesadaran masyarakat, akses terbatas ke layanan kesehatan, dan faktor sosial ekonomi.

c)

Ketersediaan makanan bergizi yang melimpah

d)

Program pendidikan yang efektif untuk anak-anak

16.

Jelaskan pentingnya edukasi gizi dalam perencanaan gizi seimbang!

a)

Edukasi gizi membantu individu memahami dan menerapkan prinsip gizi seimbang untuk kesehatan yang optimal.

b)

Edukasi gizi hanya penting untuk anak-anak.

c)

Edukasi gizi tidak berpengaruh pada kesehatan mental.

d)

Edukasi gizi hanya diperlukan saat sakit.

17.

Apa yang dimaksud dengan intervensi gizi berbasis komunitas?

a)

Intervensi gizi berbasis komunitas adalah program untuk meningkatkan produksi pangan.

b)

Intervensi gizi berbasis komunitas adalah program untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan melibatkan partisipasi komunitas.

c)

Intervensi gizi berbasis komunitas adalah kegiatan yang hanya melibatkan tenaga medis.

d)

Intervensi gizi berbasis komunitas adalah upaya untuk mengurangi limbah makanan.

18.

Sebutkan contoh makanan yang dapat membantu menurunkan stunting!

a)

Makanan cepat saji

b)

Sayuran hijau, buah-buahan, daging, ikan, telur, dan produk susu.

c)

Cokelat

d)

Minuman bersoda

19.

Bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang?

a)

Mengurangi aktivitas fisik masyarakat.

b)

Meningkatkan konsumsi makanan cepat saji.

c)

Melakukan kampanye edukasi dan penyuluhan gizi.

d)

Menyebarkan informasi tentang diet ekstrem.

20.

Apa saja faktor yang mempengaruhi keberhasilan program suplementasi?

a)

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan program suplementasi meliputi kualitas suplemen, dosis, kesesuaian kebutuhan, kepatuhan, dukungan, kondisi kesehatan, dan edukasi.

b)

Jumlah tidur yang cukup

c)

Kualitas makanan sehari-hari

d)

Frekuensi olahraga

21.

Apa tujuan utama dari perencanaan program akses pangan bergizi?

a)

Menyusun laporan keuangan tahunan

b)

Meningkatkan konsumsi makanan cepat saji

c)

Menentukan strategi untuk menjamin ketersediaan dan akses terhadap pangan bergizi

d)

Mengurangi jumlah tenaga kerja di sektor pertanian

22.

Tahapan pertama dalam perencanaan program akses pangan bergizi adalah…

a)

Evaluasi program sebelumnya

b)

Identifikasi masalah dan analisis situasi

c)

Pelaksanaan intervensi

d)

Penetapan indikator output

23.

Apa peran data baseline dalam perencanaan program pangan bergizi?

a)

Untuk mengidentifikasi aktor politik yang mendukung program

b)

Sebagai acuan awal dalam menetapkan target dan evaluasi program

c)

Menentukan lokasi acara seremonial peluncuran program

d)

Untuk menyusun anggaran secara rinci

24.

Salah satu metode evaluasi program yang dapat menggambarkan perubahan kondisi sebelum dan sesudah intervensi adalah…

a)

Focus Group Discussion (FGD)

b)

Studi kasus

c)

Pre-test dan post-test

d)

Observasi partisipatif

25.

Program pemberian makanan tambahan untuk anak sekolah termasuk dalam kategori…

a)

Intervensi berbasis promosi kesehatan

b)

Intervensi gizi spesifik

c)

Intervensi penguatan ekonomi

d)

Intervensi manajemen risiko bencana

26.

Evaluasi jangka panjang dari program akses pangan bergizi bertujuan untuk mengukur…

a)

Efisiensi pelaksanaan program

b)

Perubahan pengetahuan peserta

c)

Dampak program terhadap status gizi masyarakat

d)

Jumlah dana yang terserap

27.

Apa tujuan utama dari program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)?

a)

Meningkatkan produktivitas ekonomi nasional

b)

Mewujudkan masyarakat yang mandiri dalam menjaga kesehatannya

c)

Menurunkan angka pengangguran

d)

Meningkatkan pertumbuhan penduduk

28.

Kegiatan berikut yang termasuk dalam intervensi GERMAS adalah…

a)

Pemberian antibiotik pada pasien TBC

b)

Pembangunan rumah sakit khusus jantung

c)

Senam bersama secara rutin di lingkungan kerja

d)

Operasi katarak massal

29.

Dalam tahapan perencanaan GERMAS, salah satu kegiatan awal yang harus dilakukan adalah…

a)

Distribusi obat secara massal

b)

Survei perilaku masyarakat terkait gaya hidup

c)

Rekrutmen tenaga medis

d)

Pembangunan sarana olahraga

30.

Apa indikator outcome yang sesuai dalam evaluasi program GERMAS?

a)

Jumlah peserta senam bersama

b)

Tingkat pengetahuan masyarakat tentang hidup sehat

c)

Penurunan prevalensi penyakit tidak menular (PTM)

d)

Jumlah brosur yang disebarkan

31.

Kampanye media dan penyuluhan kesehatan dalam GERMAS termasuk jenis intervensi…

a)

Kuratif

b)

Rehabilitatif

c)

Promotif

d)

Restoratif

32.

Strategi penguatan kolaborasi lintas sektor dalam GERMAS bertujuan untuk…

a)

Mempercepat pengadaan obat

b)

Mengurangi beban anggaran negara

c)

Meningkatkan efektivitas program melalui sinergi kebijakan

d)

Menarik investasi asing di sektor kesehatan

33.

GERMAS lebih menekankan pada…

a)

Upaya kuratif terhadap penyakit kronis

b)

Pemberian makanan tambahan bagi balita gizi buruk

c)

Upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat

d)

Pengobatan tradisional yang terstanda

34.

Dalam kerangka logis, outcome program akses pangan bergizi biasanya mengacu pada…

a)

Jumlah relawan yang dilibatkan

b)

Jumlah pelatihan yang diselenggarakan

c)

Perubahan perilaku konsumsi pangan masyarakat

d)

Volume distribusi bahan makanan

35.

Apa tujuan utama dari program PMT berbahan pangan lokal?

a)

Meningkatkan pendapatan petani lokal

b)

Menurunkan harga pasar pangan

c)

Memperbaiki status gizi sasaran dengan memanfaatkan potensi pangan lokal

d)

Mengurangi konsumsi pangan impor

36.

alah satu prinsip utama dalam pemilihan bahan untuk PMT adalah…

a)

Bahan pangan harus impor

b)

Mudah rusak dan eksklusif

c)

Tinggi kandungan gizi dan mudah diperoleh secara lokal

d)

Mengandung pengawet untuk distribusi jangka panjang

37.

Kelompok sasaran utama dari PMT berbahan pangan lokal biasanya adalah…

a)

Lansia

b)

Ibu bekerja

c)

Anak balita dan ibu hamil

d)

Remaja sekolah

38.

Contoh bahan pangan lokal sumber protein hewani yang cocok untuk PMT adalah…

a)

Sagu

b)

Ikan teri

c)

Ubi jalar

d)

Ikan Salmon

39.

Dalam evaluasi PMT, indikator yang tepat untuk mengukur keberhasilan intervensi adalah…

a)

Jumlah menu yang dibuat

b)

Penurunan angka balita kurang gizi

c)

Banyaknya tenaga pendamping

d)

Ketersediaan bahan pangan di pasar

40.

Tujuan penggunaan pangan lokal dalam PMT adalah, kecuali…

a)

Mengurangi ketergantungan pada produk impor

b)

Meningkatkan ekonomi lokal

c)

Menjamin ketersediaan pangan olahan dalam jangka panjang

d)

Meningkatkan status gizi berbasis sumber daya lokal

41.

Salah satu hambatan dalam pelaksanaan PMT berbasis pangan lokal adalah…

a)

Ketersediaan anggaran asing

b)

Penolakan masyarakat terhadap makanan lokal

c)

Rendahnya keberagaman bahan pangan lokal

d)

Kurangnya pemahaman tentang gizi dan pengolahan makanan

42.

Mengapa evaluasi program PMT penting dilakukan?

a)

Untuk memenuhi kewajiban administratif saja

b)

Untuk menghentikan program yang boros anggaran

c)

Untuk mengetahui dampak program terhadap perbaikan gizi sasaran

d)

Untuk mengurangi peran pemerintah

43.

Apa tujuan utama dari program suplementasi mikronutrien?

a)

Meningkatkan pendapatan keluarga

b)

Mengatasi defisiensi mikronutrien pada kelompok rentan

c)

Meningkatkan penggunaan pada suplemen impor

d)

Mengurangi angka konsumsi pangan lokal

44.

Suplementasi zat besi pada remaja putri bertujuan untuk mencegah…

a)

Stunting

b)

Obesitas

c)

Anemia

d)

Hipertensi

45.

Mikronutrien berikut yang termasuk dalam program suplementasi nasional adalah…

a)

Kalsium dan natrium

b)

Seng dan magnesium

c)

Vitamin A dan zat besi

d)

Protein dan lemak

46.

Sasaran utama dari suplementasi vitamin A adalah…

a)

Lansia

b)

Balita usia 6–59 bulan

c)

Balita usia 12–59 bulan

d)

Remaja Putri

47.

Dalam tahap perencanaan program suplementasi mikronutrien, hal pertama yang perlu dilakukan adalah…

a)

Menyusun laporan keuangan

b)

Menentukan jenis suplemen yang populer

c)

Melakukan analisis situasi defisiensi gizi di wilayah sasaran

d)

Membentuk tim distribusi logistik

48.

Suplementasi mikronutrien dikatakan berhasil jika…

a)

Anggaran program meningkat

b)

Masyarakat menggantungkan hidup pada suplemen

c)

Terjadi peningkatan status gizi dan kesehatan sasaran

d)

Jumlah distribusi logistik bertambah

49.

Salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program suplementasi mikronutrien adalah…

a)

Suplemen memiliki efek samping yang berlebih

b)

Kurangnya pemahaman masyarakat dan kepatuhan konsumsi

c)

Kurangnya tenaga kesehatan yang tersedia

d)

Produksi suplemen dalam negeri berlebihan

50.

Evaluasi proses program suplementasi mencakup hal berikut, kecuali…

a)

Apakah distribusi dilakukan sesuai jadwal

b)

Apakah sasaran mengonsumsi suplemen sesuai dosis

c)

Dampak jangka panjang terhadap status gizi

d)

Kendala teknis dalam pengiriman suplemen