WorksheetsKerjasama Ekonomi - SDM - Konflik & Integrasi Sosial - CBR-CDR
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Kawasan pesisir utara Jawa dikenal sebagai pusat industri dan perdagangan. Faktor geografis apa yang paling berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi di kawasan tersebut?
Ketersediaan lahan pertanian yang subur
Kedekatan dengan pelabuhan internasional
Ketinggian wilayah yang rendah
Curah hujan yang tinggi
Daerah Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun masih mengalami ketimpangan ekonomi. Apa penyebab utama dari ketimpangan tersebut?
Kurangnya sumber daya alam
Letak geografis yang terisolasi
Tingkat pendidikan yang tinggi
Ketersediaan infrastruktur yang memadai
Wilayah Kalimantan Timur dipilih sebagai lokasi ibu kota negara yang baru. Faktor geografis apa yang mendukung keputusan tersebut?
Dekat dengan pusat pemerintahan saat ini
Memiliki risiko bencana alam yang tinggi
Letaknya strategis di tengah Indonesia
Kepadatan penduduk yang tinggi
Daerah pegunungan di Sumatera Barat dikenal dengan pertanian sayur dan buah. Faktor geografis apa yang mendukung aktivitas ekonomi tersebut?
Curah hujan rendah
Suhu udara tinggi
Tanah vulkanik yang subur
Ketersediaan lahan datar yang luas
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan hasil kerjasama antara Indonesia dan negara mana?
Jepang
Korea Selatan
Tiongkok
Amerika Serikat
Kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok dalam proyek Belt and Road Initiative bertujuan untuk:
Meningkatkan ekspor minyak
Membangun infrastruktur dan konektivitas
Mengurangi impor barang elektronik
Mengembangkan sektor pertanian
Apa manfaat utama dari kerjasama ekonomi internasional bagi Indonesia?
Meningkatkan isolasi ekonomi
Mengurangi investasi asing
Mendapatkan transfer teknologi dan investasi
Menurunkan ekspor produk lokal
Indonesia aktif dalam kerjasama ekonomi regional melalui organisasi:
NATO
ASEAN
OPEC
UNESCO
Perkembangan teknologi digital di Indonesia telah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui:
Penurunan produktivitas
Peningkatan efisiensi dan inovasi
Pengurangan akses informasi
Penurunan kualitas produk
Program "100 Smart City" di Indonesia bertujuan untuk:
Mengurangi penggunaan teknologi
Meningkatkan kualitas hidup melalui teknologi
Membatasi akses internet
Mengurangi investasi di sektor teknologi
Perkembangan e-commerce di Indonesia telah menyebabkan:
Penurunan transaksi online
Peningkatan lapangan kerja di sektor digital
Pengurangan akses pasar bagi UMKM
Stagnasi pertumbuhan ekonomi
Teknologi pertanian modern di Indonesia telah membantu petani dalam:
Menurunkan hasil panen
Meningkatkan efisiensi dan produktivitas
Mengurangi akses ke pasar
Meningkatkan ketergantungan pada impor
Program Kartu Prakerja di Indonesia bertujuan untuk:
Memberikan bantuan langsung tunai
Meningkatkan keterampilan kerja masyarakat
Mengurangi jumlah pekerja
Meningkatkan konsumsi barang impor
Peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia bertujuan untuk:
Mengurangi jumlah lulusan
Meningkatkan kesiapan kerja lulusan
Meningkatkan ketergantungan pada tenaga asing
Mengurangi investasi di sektor pendidikan
Apa tantangan utama dalam meningkatkan kualitas SDM di Indonesia?
Tingginya tingkat pendidikan
Kurangnya akses pendidikan dan pelatihan
Ketersediaan lapangan kerja yang berlimpah
Tingginya investasi di sektor pendidikan
Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM adalah melalui:
Pengurangan anggaran pendidikan
Peningkatan akses pelatihan dan pendidikan
Pembatasan program beasiswa
Pengurangan jumlah sekolah
Konflik sosial di Indonesia sering kali disebabkan oleh:
Kesamaan kepentingan
Perbedaan budaya dan agama
Persatuan masyarakat
Kesejahteraan yang merata
Dampak negatif dari konflik sosial adalah:
Meningkatnya kerjasama antar kelompok
Terciptanya stabilitas sosial
Kerusakan infrastruktur dan korban jiwa
Peningkatan investasi asing
Salah satu cara menangani konflik sosial adalah dengan:
Mengabaikan perbedaan
Meningkatkan komunikasi dan dialog antar kelompok
Memperkuat segregasi sosial
Mengurangi pendidikan multikultural
Integrasi sosial dapat dicapai melalui:
Pemisahan kelompok masyarakat
Peningkatan kesadaran akan keberagaman
Penguatan identitas tunggal dan dominan
Penghapusan budaya lokal
Di Surabaya, komunitas lintas agama mengadakan acara buka puasa bersama dan bakti sosial setiap tahun. Kegiatan ini mendukung integrasi sosial dengan cara:
Menyebarkan agama mayoritas
Meningkatkan konflik horizontal
Mempererat hubungan antar kelompok
Menghapus identitas kelompok
Di kota-kota besar seperti Jakarta, terjadi arus urbanisasi besar-besaran dari desa. Salah satu dampak dari fenomena ini adalah:
Menurunnya angka kriminalitas
Meningkatnya lapangan kerja di desa
Terjadinya pemukiman kumuh di kota
Berkurangnya kepadatan penduduk kota
Untuk mengatasi ledakan penduduk, pemerintah menerapkan program Keluarga Berencana (KB). Tujuan dari program ini adalah:
Meningkatkan angka kelahiran
Mengontrol pertumbuhan penduduk
Mengurangi jumlah lansia
Mempercepat urbanisasi
Salah satu dinamika penduduk di Papua adalah rendahnya kepadatan penduduk dibanding daerah lain. Solusi yang tepat adalah:
Membatasi pembangunan di Papua
Meningkatkan program transmigrasi
Mengurangi anggaran untuk Papua
Menyuruh warga Papua pindah ke kota
Di daerah pertambangan seperti Kalimantan Timur, eksploitasi sumber daya alam besar-besaran menyebabkan kerusakan lingkungan. Masalah kependudukan yang muncul akibat hal ini adalah:
Urbanisasi menurun
Kepadatan penduduk tinggi
Kualitas hidup menurun
Penduduk enggan merantau
Ketimpangan sosial di Indonesia terlihat dari perbedaan kualitas pendidikan antara kota dan desa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah:
Memusatkan sekolah unggulan di kota
Mengurangi pembangunan sekolah desa
Pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah
Menghapus beasiswa bagi daerah tertinggal
Kenakalan remaja meningkat di wilayah urban yang padat penduduk dan minim ruang terbuka hijau. Solusi yang dapat diterapkan adalah:
Meningkatkan jam malam
Membatasi internet
Mengembangkan ruang terbuka dan kegiatan positif
Meningkatkan hukuman fisik di sekolah
Ketidaksetaraan gender di sektor pekerjaan menyebabkan perempuan lebih sedikit menempati posisi strategis. Salah satu solusi terbaik adalah:
Membatasi hak cuti hamil
Meningkatkan kuota pimpinan perempuan
Menghapus kebijakan gender di tempat kerja
Mengutamakan laki-laki dalam rekrutmen
Berdasarkan data piramida penduduk Indonesia tahun 2020, jumlah penduduk usia muda masih dominan. Artinya, Indonesia berada dalam tahap:
Pertumbuhan penduduk negatif
Bonus demografi
Ledakan penduduk lansia
Penuaan penduduk
Indonesia mengirimkan komoditas seperti kopi dan karet ke negara-negara Uni Eropa. Hal ini menunjukkan bentuk kerja sama ekonomi berupa:
Bantuan luar negeri
Perdagangan internasional
Investasi asing
Pinjaman bilateral
Indonesia tergabung dalam ASEAN Free Trade Area (AFTA). Tujuan utama dari kerja sama ini adalah:
Membatasi impor barang asing
Menyeragamkan mata uang
Meningkatkan daya saing ekonomi regional
Menghapus utang luar negeri
Pada 2020, Indonesia menandatangani perjanjian dagang dengan Australia (IA-CEPA). Salah satu dampaknya adalah:
Dilarangnya ekspor sapi ke Indonesia
Turunnya tarif bea masuk produk dari kedua negara
Ditutupnya pasar kerja bagi tenaga Indonesia
Dihentikannya program pertukaran pelajar
Ketergantungan terhadap produk impor dapat menjadi masalah bagi perekonomian. Solusi yang tepat adalah:
Menghapus semua kerja sama luar negeri
Meningkatkan produksi dalam negeri
Menurunkan kualitas produk lokal
Menaikkan pajak ekspor
Jepang banyak berinvestasi di sektor industri otomotif Indonesia. Hal ini menguntungkan Indonesia karena:
Membuat Indonesia bergantung pada Jepang
Menambah utang luar negeri
Meningkatkan transfer teknologi dan lapangan kerja
Mengurangi cadangan devisa
Konflik antarwarga di Poso, Sulawesi Tengah, tahun 2000-an terjadi karena:
Persaingan politik internasional
Perbedaan suku dan agama yang tidak dikelola dengan baik
Serangan militer dari negara tetangga
Kegiatan ekonomi ilegal
Upaya untuk memulihkan konflik Poso dilakukan dengan pendekatan:
Militerisasi wilayah konflik
Dialog antarumat beragama dan rekonsiliasi
Pendirian perbatasan baru
Pemisahan wilayah
Integrasi sosial dapat tercipta apabila:
Masyarakat mengutamakan dominasi kelompoknya
Masyarakat menerima perbedaan dan hidup berdampingan
Minoritas dilarang bersuara
Budaya lokal dihapus
Program toleransi lintas agama seperti "Rumah Belajar Kebhinekaan" di Yogyakarta adalah contoh:
Program bisnis
Upaya integrasi sosial
Rekrutmen politik
Kampanye agama tertentu
Salah satu dampak konflik sosial yang sering terjadi adalah:
Meningkatnya solidaritas
Stabilitas ekonomi
Kerusakan infrastruktur dan trauma sosial
Bertambahnya ekspor
Jika piramida penduduk berbentuk segitiga, itu menunjukkan:
Negara dengan angka kelahiran rendah dan banyak lansia
Negara maju dengan pertumbuhan negatif
Negara berkembang dengan angka kelahiran tinggi
Negara yang tidak memiliki data kependudukan
Piramida penduduk stasioner biasanya menunjukkan:
Angka kelahiran dan kematian yang seimbang
Negara yang sedang konflik
Negara tanpa pertumbuhan
Wilayah kepulauan
Bonus demografi terjadi ketika:
Jumlah lansia melebihi usia produktif
Jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari usia non-produktif
Negara mengalami krisis pangan
Semua warga negara masih anak-anak
Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi hingga tahun 2035. Untuk memanfaatkannya, Indonesia perlu:
Meningkatkan angka kelahiran
Mengurangi anggaran pendidikan
Meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan kerja
Membatasi tenaga kerja asing
Piramida penduduk berbentuk kerucut terbalik mencerminkan:
Negara dengan kelahiran tinggi
Negara berkembang
Negara dengan pertumbuhan negatif dan dominasi lansia
Daerah terpencil
Suatu daerah memiliki 2.000 kelahiran dan total penduduknya 100.000 jiwa. Maka CBR-nya adalah:
0,2
2
20
200
Daerah X memiliki 1.500 kematian dari total penduduk 75.000 jiwa. Maka CDR-nya adalah:
2
20
15
25
Suatu wilayah memiliki CBR sebesar 30 dan CDR sebesar 10. Maka pertumbuhan alami penduduk adalah:
10‰
20‰
40‰
30%
Suatu kota memiliki CBR = 25 dan CDR = 10. Imigrasi = 2000 orang dan emigrasi = 1000 orang. Jika total penduduk = 100.000, berapa pertumbuhan totalnya (dalam persen)?
1,4%
2,5%
1,6%
3%
Penduduk awal = 500.000, kelahiran = 10.000, kematian = 5.000, imigrasi = 3.000, emigrasi = 1.000. Berapa jumlah penduduk akhir?
507.000
510.000
507.500
506.000
Pada tahun 2021, kota Sukamaju memiliki jumlah penduduk sebanyak 20.000 jiwa dan mencatat 400 kelahiran dalam setahun. Berapa Angka Kelahiran Kasar (CBR) di Sukamaju?
2 per 1.000
10 per 1.000
20 per 1.000
40 per 1.000
