NEW
Font size
WorksheetsQuiz Praktikum K3
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Tujuan utama penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di tempat kerja adalah untuk:
Menambah estetika kerja
Meningkatkan produktivitas
Mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Menghindari inspeksi dari pengawas
Berikut ini merupakan contoh APD kecuali:
Helm keselamatan
Kacamata pelindung
Kabel listrik
Sepatu keselamatan
Pemeriksaan APD dilakukan untuk:
Mengetahui siapa yang menggunakannya
Menilai performa kerja pengguna
Memastikan kelayakan dan efektivitas perlindungan
Menghindari kesalahan administrasi
Standar internasional yang mengatur sistem manajemen keselamatan kerja adalah:
ISO 31000
ISO 14001
ISO 9001
ISO 45001:2018
Yang termasuk dalam bahaya fisik di lingkungan kerja teknik elektro adalah:
Medan elektromagnetik
Posisi duduk yang buruk
asap kebakaran
Cairan beracun
Proses awal dalam manajemen risiko adalah:
Dokumentasi Bahaya
Identifikasi bahaya
Eliminasi risiko
Evaluasi risiko
Nilai tahanan tanah yang ideal untuk instalasi umum menurut PUIL 2011 adalah:
≤ 0,5 ohm
≤ 1 ohm
≤ 10 ohm
≤ 5 ohm
Faktor utama yang mempengaruhi nilai tahanan grounding adalah:
Warna tanah
Jenis kabel
Kedalaman elektroda
Jenis beban
Tujuan pengetesan grounding adalah:
Menentukan resistansi maksimum
Mengetahui panjang kabel
Mengetahui fungsi ELCB
Mengetahui nilai resistansi tanah
Alat yang digunakan untuk mengukur tahanan grounding adalah:
Clamp meter
Multimeter
Earth tester
Amperemeter
Hubungan singkat (short circuit) terjadi saat:
Fasa dan netral terhubung langsung tanpa beban
Arus listrik melewati beban dengan hambatan tinggi
Arus bocor ke tanah
Beban bekerja dengan efisien
Fungsi utama MCB dalam instalasi listrik adalah untuk:
Memutus arus saat terjadi gangguan
Menyambungkan arus listrik
Menurunkan tegangan listrik
Mengalihkan daya listrik
Salah satu bahaya short circuit adalah:
Peningkatan tegangan
Terjadinya panas berlebih
Penghematan energi
Tidak adanya arus listrik
ELCB digunakan untuk mendeteksi dan memutus arus yang:
Terbalik polaritasnya
Melebihi beban normal
Mengalir melalui kabel netral
Bocor ke tanah
Ambang sensitivitas umum ELCB untuk perlindungan manusia adalah:
10 mA
100 mA
30 mA
50 mA
Alat yang digunakan untuk mensimulasikan arus bocor pada praktikum adalah:
Kabel jumper
Resistor 3,3 KOhm
Kapasitor
Transformator
Tujuan dari pengetesan ELCB adalah untuk:
Menambah kapasitas beban
Menghindari pemutusan listrik
Menurunkan daya listrik
Menilai keandalan sistem proteksi
Salah satu contoh bahaya ergonomi di lingkungan kerja teknik elektro adalah:
Posisi kerja yang tidak alami
Kabel terbuka
Posisi kerja Terlalu nyaman
Medan elektromagnetik
Standar nasional yang mengatur APD di Indonesia adalah:
PER.08/MEN/VII/2010
PUIL 2000
SNI 03-6572
PER.05/MEN/1996
Alat proteksi arus bocor akan bekerja jika:
Terjadi overvoltage
Arus beban normal mengalir
Kabel utama putus
Terjadi kebocoran arus melebihi ambang batas
