WorksheetsSesi 10
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Jika brand UMKM ingin promosi hemat budget tapi tetap menjangkau audiens tertarget, sebaiknya pilih:
a) Mega KOL
b) Macro KOL
c) Micro atau Nano KOL
d) Brand ambassador artis
Apa indikator utama untuk memilih KOL yang tepat bagi sebuah brand?
A. Jumlah followers sebanyak mungkin
B. KOL yang Cantik dan Cakap
C. Relevansi audiens KOL dengan target pasar brand
D. Sering viral
Jika tujuan utama kampanye adalah awareness, maka metrik yang paling tepat untuk dievaluasi adalah:
A. Jumlah penjualan
B. Click-through-rate (CTR)
C. Reach dan impressions
D. Jumlah produk terjual
Apa yang membedakan antara macro KOL dan micro KOL dalam hal efektivitas kampanye?
A. Macro KOL lebih murah dari micro
B. Micro KOL audiens yang lebih niche
C. Macro KOL rate cardnya tidak jauh berbeda
D. Micro KOL hanya untuk promosi lokal
KOL dengan jumlah followers 10.000 – 100.000 disebut:
a) Mega KOL
b) Nano KOL
c) Micro KOL
d) Mid-tier KOL
Strategi KOL campaign yang baik harus dimulai dengan:
A. Budgeting dulu
B. Menentukan hashtag kampanye
C. Menentukan objective dan key message kampanye
D. Menghubungi semua KOL yang tersedia
Apa keuntungan utama dari sistem KOL affiliate dibanding sistem paid endorsement?
A. Tidak perlu kontrak
B. Brand hanya membayar ketika ada konversi atau penjualan
C. KOL mau lebih maksimal
D. KOL lebih mudah mau kolaborasi
Salah satu perbedaan utama antara KOL dan influencer adalah...
a) KOL lebih banyak followers daripada influencer
b) Influencer hanya promosi produk, KOL bisa memengaruhi opini publik
c) Influencer menarik daripada KOL
d) KOL hanya digunakan untuk campaign social media
Apa indikator utama untuk menilai kualitas seorang KOL?
a) Jumlah postingan per minggu
b) Rata-rata likes dari semua akun yang mereka ikuti
c) Engagement rate dan relevansi audiens
d) Seberapa sering mereka viral
Nano KOL biasanya memiliki jumlah followers di kisaran:
a) 100 – 1.000
b) 1.000 – 10.000
c) 10.000 – 100.000
d) 100.000 – 1 juta
