wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bank Soal Fisika Kedokteran Nuklir Revised

Total questions: 102

Worksheet time: 51mins

Name
Class
Date
1.

Tiga pilar komponen utama dalam Kedokteran Nuklir :

a)

Agen Radiofarmaka, Radiografer

b)

Instrumentasi dan Dokter/Radiofarmasis

c)

Dokter dan Instrumentasi/Sistem Komputer

d)

Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir, Radiofarmasis/Technologist, Instrumentasi/Modalitas Radiofarmaka, Physician dan Instrumentasi : Alat, tech dan dokter

2.

Perbedaan mendasar kedokteran nuklir dengan radiologi terletak utama pada :

a)

Open Source, pencitraan molekuler, mempunyai fungsi diagnostik dan terapi. ; KN memiliki sifat ini, pada radiologi closed source, pencitraan anatomical dan hanya memilki fungsi imaging.

b)

Anatomical imaging, closed source; Radiologi anatomi dan closed

c)

X-ray property ; Radiologi Phericperal properties (Xray)

d)

Bahaya radiasi; Tidak, karena pada KN radiasinya sejumlah ato lebih sedikit.

3.

Tiga fungsi Utama yang dikembangkan di kedokteran nuklir saat ini adalah:

a)

Terapi, Pendidikan dan Diagnostik

b)

Pendidikan, Penelitian dan Terapi :

c)

Diagnostik dan Penelitian

d)

Diagnostik, Terapi dan Penelitian

4.

Bukan ruang lingkup Kedokteran Nukilir:

a)

Diagnostik

b)

Terapi Radionuklida

c)

Riset dan Pengembangan Kedokteran Masa Depan

d)

Pencitraan Anatomi

5.

Pernyataan ini benar mengenai kedokteran nuklir kecuali :

a)

Kerusakan fungsi mendaluhui kerusakan organ

b)

Pencitraan Kedokteran Nuklir adalah pencitraan fungsional

c)

Pencitraan anatomi disebut juga pencitraan fungsional

d)

Sebelum dilakukan pencitraan pasien akan disuntikan zat radiofarmaka

6.

Bukan merupakan ciri khas Kedokteran Nuklir :

a)

Radiofarmaka

b)

Molecular/Functional Imaging

c)

Gamma Camera

d)

Anatomical Imaging

7.

Pencitraan di Kedokteran Nuklir harus memenuhi unsur ini kecuali:

a)

Radioisotope/Radiofarmaka

b)

Gamma Camera

c)

Computed Tomography/ CT

d)

Collimator

8.

Pernyataan ini benar mengenai radiofarmaka/radioisotope, KECUALI:

a)

Terdiri dari Radioisotope dan Farmaka

b)

Merupakan tracer dalam penegakkan diagnostik maupun terapi

c)

Paling banyak menggunakan radioisotope Tc-99m

d)

Radioisotope hanya dapat di produksi melalui Reaktor

9.

Bukan ruang lingkup Kedokteran Nukilir:

a)

Diagnostik

b)

Terapi Radionuklida

c)

Riset dan Pengembangan Kedokteran Masa Depan

d)

Pencitraan Anatomi

10.

Pernyataan ini benar mengenai kedokteran nuklir kecuali :

a)

Kerusakan fungsi mendaluhui kerusakan organ

b)

Pencitraan Kedokteran Nuklir adalah pencitraan fungsional

c)

Pencitraan anatomi disebut juga pencitraan fungsional.

d)

Sebelum dilakukan pencitraan pasien akan disuntikan zat radiofarmaka

11.

Bukan perbedaan mendasar antara kedokteran nuklir dan Radiologi :

a)

Anatomical Imaging vs Fungsional Imaging

b)

Source Tertutup vs Source Terbuka

c)

Transmisi vs Emisi

d)

Spesialiasi Kedokteran yang sama

12.

Bukan modalitas alat /instrumentasi yang digunakan di Kedokteran Nuklir:

a)

Gamma Camera Planar

b)

SPECT

c)

CT Scan

d)

PET

13.

Bukan pilar utama Kedokteran Nuklir:

a)

Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir

b)

Radiofarmasis. Fisikawan Medis/Teknologis

c)

Fisioterapis

d)

Radiografer

14.

Pencitraan molekuler atau fungsional bermakna:

a)

Pencitraan untuk melihat fungsi sel

b)

Merupakan pencitraan anatomi

c)

Melihat aktivitas fungsi dalam sel hidup

d)

Kerusakan dalam sel

15.

Komponen apa sajakah yang terdapat dalam detector ?

a)

Crystal NaI

b)

Light Guide

c)

Potomultiplier Tube

d)

Semua benar

16.

Komponen pada kamera gamma yang digunakan untuk mengabaikan foton yang tidak diinginkan disebut

a)

PMT

b)

Pulse Height Analyzer (PHA)

c)

Collimator

d)

Kristal NaI (TI)

17.

Apa yang dilepaskan dari nukleus pada isomeric transition

a)

Positron

b)

Sinar gamma

c)

Elektron

d)

Sinar beta

18.

Jenis sinar radioaktif yang dipancarkan sebagai cara peluruhan, kecuali

a)

Peluruhan alpha

b)

Peluruhan beta

c)

Peluruhan gamma

d)

Peluruhan del

19.

Jenis sinar radioaktif yang dipancarkan sebagai cara peluruhan, kecuali

a)

Peluruhan alpha

b)

Peluruhan beta

c)

Peluruhan gamma

d)

Peluruhan delta

20.

Nama lain untuk ion helium yang terdiri atas dua proton dan dua neutron adalah:

a)

Partikel alpha

b)

Partikel beta negatif

c)

Partikel beta positif

d)

Partikel gamma

21.

Partikel yang digunakan untuk terapi adalah partikel jenis:

a)

Beta (β)

b)

Alfa (α )

c)

Gamma

d)

Neutron

22.

Partikel yang dilepaskan dari inti atom selama peluruhan positron adalah:

a)

Positron

b)

Elektron

c)

Neutron

d)

Positron dan neutron

23.

Nuklida dengan jumlah atom sama namun jumlah neutron berbeda disebut

a)

Isotope

b)

Isoton

c)

Isobar

d)

Isomer

24.

Pendeteksi sinar yang terseleksi & mengubah menjadi sinyal elektrik dalam pesawat gamma camera di sebut:

a)

Detektor

b)

Kolimator

c)

Photomultiplier Tube

d)

Monitor

25.

Pelurus/penyeleksi sinar yang datang pada pesawat gamma camera disebut:

a)

Kolimator

b)

Detektor

c)

Photomultiplier Tube

d)

Pulse High Analiser

26.

Bukan merupakan jenis jenis kolimator adalah:

a)

Pinhole collimator

b)

Paralel hole collimator

c)

Converging Collimator

d)

Ellips collimator

27.

Kolimator terbaik untuk pencitraan tiroid

a)

Pararel hole colimator

b)

Divergent collimator

c)

Convergent collimator

d)

Pin hole collimator

28.

Perbedaan dasar antara alat anatomical imaging dan nuclear imaging adalah :

a)

Sumber/Source

b)

Waktu imaging

c)

Cara Imaging

d)

Persiapan imaging

29.

Radiofarmaka adalah dua komponen utama dalam penegakkan diagnosis di kedokteran nuklir, 2 komponen ini adalah ;

a)

Radioisotop dan zat aktif

b)

Farmaka dan senyawa molekul

c)

Radioisotop dan farmaka

d)

Zat aktif dan molekul

30.

Syarat radiofarmaka yang baik kecuali :

a)

Tidak toksis

b)

Waktu paruh panjang

c)

Sulit didapat dan mahal

d)

Cepat dibuang keluar dari tubuh

31.

Cara pemberian Radiofarmaka yang sering dilakukan pada Kedokteran nuklir :

a)

Melalui mulut

b)

Melalui Infus

c)

Melalui intravena

d)

Dioles

32.

Ruang lingkup diagnostik di kedokteran nuklir terdiri dari :

a)

In-Vivo daan In-vitro

b)

In vitro dan In Vivtro

c)

In Vivo, In Vitro dan In Vivtro

d)

In Vivo

33.

Diagnostik In-Vitro di Kedokteran Nuklir memiliki cakupan :

a)

Radioaasay dan Radioimunoassay/RIA; RIA/IRMA, Gamma Counter, Sampel Darah, Hormon Thyroid TRAb Tyroglobulin dan TSHs, Lebih sensitif dari ELLISA

b)

ELLISA

c)

Laboratorium Sederhana

d)

Labolatorium Canggih

34.

Pernyataan ini benar tentang modalitas diagnostik di Kedokteran Nuklir, kecuali :

a)

Plannar: 2 dimensi (x,y)

b)

SPECT: 3 dimensi (x,y,z; tomografi)

c)

Computed Tomography/CT menjadi bagian yang terpisahkan dan harus ada di kedokteran Nuklir

d)

PET Scan memberikan value yang lebih baik daripada SPECT scan

35.

Pernyataan ini sesuai dengan Gamma Camera , kecuali :

a)

Detektor: Pendeteksi sinar yang terseleksi & mengubah menjadi sinyal elektrik

b)

Kristal NaI (TI): kristal sodium iodide yang diaktivasi dengan thallium (deteksi sinar gamma /single photon) dengan tingkat energy antara 70 sampai 360 keV

c)

Bagian utama gamma camera : Detektor, Tabung X-rays, Pencitra dan Mekanik

d)

Kolimator Pelurus/penyeleksi sinar yang datang

36.

Kolimator yang dipilih jika suatu obyek pencitraan berukuran kecil, adalah:

a)

Kolimator Konvergen

b)

Kolimator Divergen

c)

Kolimator Pin-Hole

d)

Kolimator Pararel

37.

Energi Radionuklida yang dapat ditangkap pesawat Gamma Camera sebesar 30-300 KeV dibawah ini kecuali :

a)

I-131

b)

Tc-99m

c)

Ga-67

d)

I-124

38.

Quality Control /QC rutin gamma camera sesuai protokol NEMA kecuali :

a)

Energi Tabung X-Rays

b)

Uniformitas dan Homogenitas

c)

Spatial resolusi dan linieritas

d)

Count rate capability

39.

Merupakan alat produksi radioisotope kecuali :

a)

Cyclotrone

b)

Reaktor

c)

Generator

d)

Bunker

40.

Merupakan alat produksi radioisotope kecuali :

a)

Cyclotrone

b)

Reaktor

c)

Generator

d)

Bunker

41.

Pernyataan mengenai efek stokastik benar kecuali :

a)

Paparan dosis rendah yang dapat muncul pada manusia dalam bentuk kanker kerusakan somatik atau cacat pada keturunan Kerusakan genetik .

b)

Radiasi dosis rendah dosis radiasi dari 0,25 sampai dengan 1.000 mSv.

c)

Efek stokastik tidak dikenal adanya dosis ambang kemungkinan menimbulkan kerusakan somatik maupun genetik

d)

Erithema dan Kerontokan rambut merupakan ciri utama efek stokastik.

42.

Nilai Batas Dosis (NBD ) sesuai ketentuan yang ditetapkan Bapeten terhadap pekerja radiasi kecuali :

a)

Dosis Efektif seluruh tubuh 20 mSv rata2 lima tahun

b)

Dosis Efektif seluruh tubuh 50 mSv dalam 1 tahun tertentu

c)

Dosis Ekivalen untuk lensa mata 150 mSv dalam 1 tahun

d)

Dosis Ekivalen untuk kulit 50 mSv dalam 1 tahun

43.

Upaya yang dilakukan untuk menjaga NBD tidak terlampaui kecuali :

a)

Melakukan pembagian daerah kerja;

b)

Melakukan pemantauan Paparan Radiasi dan kontaminasi radioaktif di daerah kerja

c)

Melakukan pemantauan Dosis yang diterima Pekerja Radiasi

d)

Medical Cek Up berkala setiap 3 bulan sekali

44.

Upaya keselamatan radiasi di daerah supervisi, kecuali:

a)

Tanda radiasi

b)

Batas yang jelas antara daerah supervisi dengan daerah pengendalian

c)

Peralatan pemantauan terhadap pengunjung yang memasuki Daerah Supervisi

d)

Prosedur pendampingan pengunjung

45.

Pernyataan ini sesuai dengan limitasi dosis pembagian daerah kerja pengendalian, kecuali :

a)

Potensi > 3/10 NBD

b)

Risiko kontaminasi

c)

Tindakan proteksi khusus pengendalian paparan normal

d)

Potensi < 3/10 NBD

46.

Pernyataan mengenai Prinsip Proteksi Radiasi di bawah ini benar , kecuali :

a)

Penggunaan radiasi hanya dibenarkan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada resikonya

b)

Tanggungjawab proteksi radiasi hanya dikerjakan oleh petugas proteksi radiasi (PPR)

c)

Dosis radiasi tidak boleh melebihi Nilai Batas Dosis (NBD) yang telah ditetapkan

d)

Penerimaan radiasi harus diupayakan serendah rendahnya dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan social (PRINSIP ALARA)

47.

Pengendalian sumber sumber zat radioaktif (ZRA) yang utama , kecuali

a)

Pengelolaan limbah radioaktif

b)

Pembatasan sumber Zat Radioaktif (ZRA)

c)

Wadah atau Tempat ZRA harus ber-shielding Pb

d)

Ruangan berventilasi cukup baik

48.

Pengendalian bahaya radiasi internal terhadap pekerja radiasi , kecuali :

a)

Wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) radiasi

b)

Rutin melakukan medical cek up

c)

Monitoring radiasi Personal

d)

Hindari /tidak makan saat bekerja di ruang radiasi

49.

Termasuk dalam daerah pengendalian kecuali ;

a)

Ruang Hot-lab, R. Pencitraan diagnostik untuk PET/PET-CT

b)

Ruang Injeksi dan Ruang Post Injeksi radiofarmaka

c)

Ruang Dekontaminasi dan Ruang Limbah

d)

Ruang Isolasi radioaktif , Toilet yang berada pada ruang Isolasi

50.

Pemantauan tingkat paparan radiasi di daerah kerja meliputi. Kecuali :

a)

Pengukuran tingkat Paparan Radiasi dan kontaminasi

b)

Penetapan tingkat acuan paparan dan tindakan jika tingkat acuan terlampaui

c)

Diprioritaskan yang utama daerah pengendalian

d)

Penyediaan metode dan prosedur pemantauan

51.

Tindakan yang utama dalam monitoring radiasi personel kecuali :

a)

Menggunakan TLD/Personal Monitoring

b)

Menggunakan APD ( Apron-Google-Sarung tgn Pb-Syringe shield-Shoe n head cover-sarung tangan- jas lab

c)

Menggunakan Ring TLD untuk petugas hotlab, perawat

d)

Selalu melakukan dekontaminasi setiap melakukan tindakan

52.

Bukan termasuk prinsip “as low as reasonably achievable” atau ALARA :

a)

Jarak /Distance

b)

Waktu/Time

c)

Perisai/Shielding

d)

Paparan/Exposure

53.

Radioisotope yang sering dan banyak digunakan dalam diagnostic di kedokteran nuklir adalah :

a)

Tc-99m

b)

68 Ga

c)

I-123

d)

18 O

54.

Perbedaan mendasar kedokteran nuklir dengan radiologi terletak utama pada :

a)

Open Source, pencitraan molekuler, mempunyai fungsi diagnostik dan terapi.

b)

Anatomical imaging, closed source

c)

X-ray property

d)

Bahaya radiasi

55.

Tiga fungsi Utama yang dikembangkan di kedokteran nuklir saat ini adalah:

a)

Terapi, Pendidikan dan Diagnostik

b)

Pendidikan, Penelitian dan Terapi

c)

Diagnostik dan Penelitian

d)

Diagnostik, Terapi dan Penelitian

56.

Radioisotope dengan energi berkisar 30-300 keV kecuali :

a)

F-18 (511 keV)

b)

Tc-99m (140 keV)

c)

Tl-201 (71 keV)

d)

I-131 (364 keV)

57.

Pernyataan ini benar mengenai kedokteran nuklir kecuali :

a)

Kerusakan fungsi mendaluhui kerusakan organ

b)

Pencitraan Kedokteran Nuklir adalah pencitraan fungsional

c)

Pencitraan anatomi disebut juga pencitraan fungsional.

d)

Sebelum dilakukan pencitraan pasien akan disuntikan zat radiofarmaka

58.

Bone scan digunakan sebagai tes skrining umum untuk bone metastases kecuali

a)

Sensitivitas yang tinggi.

b)

Spesifisitas yang tinggi

c)

Memberi kontras yang optimal pada tulang - tulang .

d)

Kemampuan untuk memindai seluruh kerangka.

59.

Pencitraan di Kedokteran Nuklir harus memenuhi unsur ini kecuali:

a)

Radioisotope/Radiofarmaka

b)

Gamma Camera

c)

Computed Tomography/ CT

d)

Collimator

60.

Pemeriksaan diagnostik bidang nefrourologi kecuali :

a)

Renography/Renogram

b)

Glomerular Filtration Rate/GFR

c)

Renal Scan

d)

Liver Scan

61.

Bukan ruang lingkup Kedokteran Nukilir:

a)

Diagnostik

b)

Terapi Radionuklida

c)

Riset dan Pengembangan Kedokteran Masa Depan

d)

Pencitraan Anatomi

62.

Pernyataan ini benar mengenai kedokteran nuklir kecuali :

a)

Kerusakan fungsi mendaluhui kerusakan organ

b)

Pencitraan Kedokteran Nuklir adalah pencitraan fungsional

c)

Pencitraan anatomi disebut juga pencitraan fungsional.

d)

Sebelum dilakukan pencitraan pasien akan disuntikan zat radiofarmaka

63.

Radiofarmaka yang sering digunakan untuk pemeriksaan thyroid adalah

a)

Tc-99m MDP

b)

Tc-99m DTPA

c)

Tc-99m MIBI

d)

Tc-99 pertechnetate

64.

Pemeriksaan diagnostic yang jarang dilakukan di Kedokteran Nuklir adalah :

a)

Dacriocystography / DSG

b)

Bone Scan

c)

Renograph

d)

Thyroid Scan

65.

Yang bukan beta emitter murni :

a)

Yttrium-90

b)

Strontium-89

c)

Phosphorus-32

d)

Iodine-131

66.

Pencitraan molekuler atau fungsional bermakna :

a)

Pencitraan untuk meliha fungsi sel

b)

Merupakan pencitraan anotomi

c)

Melihat aktivitas fungsi dalam sel hidup.

d)

Kerusakan dalam sel.

67.

Komponen apa sajakah yang terdapat dalam detector ?

a)

Cristal NaI

b)

Light guide

c)

Potomultiplier tube

d)

Semua benar

68.

Komponen pada kamera gamma yang digunakan untuk mengabaikan foton yang tidak diinginkan disebut

a)

PMT

b)

Pulse Height Analyzer (PHA)

c)

Collimator

d)

Kristal NaI (TI)

69.

Apa yang dilepaskan dari nukleus pada isomeric transition

a)

Positron

b)

Sinar gamma

c)

Elektron

d)

Sinar beta

70.

Radifarmaka yang digunakan untuk pemeriksaan diagnostic jantung :

a)

Thallium-201, Tc-99m Sestamibi, Tc-99m Tetrofosmin

b)

Tc-99m MDP, Tc-99m DTPA ,Tc-99m MIBI

c)

Tc-99m DTPA, Tc-99m MIBI, Tc-99 pertechnetate

d)

Tc-99m MIBI, Tc-99 pertechnetate, Tc-99m MDP

71.

Radiofarmaka yang digunakan untuk pemeriksaan diagnostic paru :

a)

Thallium-201, Tc-99m Sestamibi, Tc-99m Tetrofosmin

b)

Tc-99m DTPA, Tc-99m MIBI, Tc-99 pertechnetate

c)

Tc-99m MDP, Tc-99m DTPA ,Tc-99m MIBI

d)

Xe-133, Tc-99m DTPA, Technegas, Pertechnegas ,Kr-81m

72.

Pernyataan radioisotope Tc-99m ini benar KECUALI ;

a)

Sangat populer digunakan untuk diagnostik di Kedokeran Nuklir

b)

Mudah labeling dan relatif murah

c)

Waktu paruh 7 hari

d)

Turunan Molybdenum

73.

Pernyataan ini mengenai spektrum pencitraan kedokteran yang benar kecuali :

a)

CT and MRI structural information

b)

PET and SPECT functional information

c)

PET/CT matches functional information with anatomy

d)

X-Ray, CT dan MRI adalah fungsional imaging

74.

Pernyataan ini benar mengenai PET scan tanpa komponen CT kecuali :

a)

Metabolic Imaging

b)

Fungsional Imaging

c)

Anatomical Imaging

d)

Menggunakan 18F-FGD sebagai radiofarmaka

75.

Nama lain untuk ion helium yang terdiri atas dua proton dan dua neutron adalah:

a)

Partikel alpha

b)

Partikel beta negatif

c)

Partikel beta positif

d)

Partikel gamma

76.

Partikel yang dilepaskan dari inti atom selama peluruhan positron adalah:

a)

Positron

b)

Elektron

c)

Neutron

d)

Positron dan neutron

77.

Yang mendapat julukan “molecule of the century” adalah :

a)

Tc-99m

b)

18F-FDG

c)

68 Ga

d)

I-131

78.

Bukan indikasi pemeriksaan diagnosis dengan PET Scan

a)

Penegakkan diagnosis lebih awal

b)

Membantu menetukan lokasi biopsi

c)

Menentukan luasnya penyebaran penyakit kanker

d)

Terapi kanker

79.

Pendeteksi sinar yang terseleksi & mengubah menjadi sinyal elektrik dalam pesawat gamma camera di sebut :

a)

Detektor

b)

Kolimator

c)

Photomultiplier Tube

d)

Monitor

80.

Pelurus/penyeleksi sinar yang datang pada pesawat gamma camera disebut

a)

Kolimator

b)

Detektor

c)

Photomultiplier Tube

d)

Pulse High Analiser

81.

Kolimator terbaik untuk pencitraan tiroid

a)

Pararel hole colimator

b)

Divergent collimator

c)

Convergent collimator

d)

Pin hole collimator

82.

Pada pemeriksaan PET scan pembawa molekul 18-FDG kedalam sel adalah :

a)

Glut-1

b)

Darah

c)

Enzim

d)

Makanan

83.

Radioisotope yang biasa digunakan untuk pencitraan PET scan diproduksi menggunakan :

a)

Generator

b)

Cyclotrone

c)

Reaktor

d)

Accelerator

84.

Fungsi penting pencitraan dengan 18FGD PET Scan , KECUALI :

a)

Dapat digunakan untuk terapi

b)

Menentukan respon terapi dan derajat Kanker

c)

Deteksi awal Kanker

d)

Baseline sebelum dilakukan terapi

85.

Pernyataan ini benar mengenai PET Scan

a)

Merupakan teknologi pencitraan yang canggih

b)

Emisi single photon

c)

Radioisotope berasal dari cyclotrone

d)

Sangat populer menggunakan radiofarmaka : 18F-DG

86.

Radiofarmaka adalah dua kompen utama dalam penegakkan diagnosis di kedokteran nuklir, 2 komponen ini adalah ;

a)

Radioisotop dan zat aktif

b)

Farmaka dan senyawa molekul

c)

Radioisotop dan farmaka

d)

Zat aktif dan molekul

87.

Syarat radiofarmaka yang baik kecuali :

a)

Tidak toksis

b)

Waktu paruh panjang

c)

Sulit didapat dan mahal

d)

Cepat dibuang keluar dari tubuh

88.

Diagnostik In-Vitro di Kedokteran Nuklir memiliki cakupan :

a)

Radioaasay dan Radioimunoassay/RIA

b)

ELLISA

c)

Laboratorium Sederhana

d)

Labolatorium Canggih

89.

Pernyataan ini benar tentang modalitas diagnostik di Kedokteran Nuklir, kecuali :

a)

Plannar: 2 dimensi (x,y)

b)

SPECT: 3 dimensi (x,y,z; tomografi)

c)

Computed Tomography/CT menjadi bagian yang terpisahkan dan harus ada di kedokteran Nuklir

d)

PET Scan memberikan value yang lebih baik daripada SPECT scan

90.

Pernyataan ini sesuai dengan Gamma Camera , kecuali :

a)

Detektor:Pendeteksi sinar yang terseleksi & mengubah menjadi sinyal elektrik

b)

Kristal NaI (TI): kristal sodium iodide yang diaktivasi dengan thallium (deteksi sinar gamma /single photon) dengan tingkat energy antara 70 sampai 360 keV

c)

Bagian utama gamma camera : Detektor, Tabung X-rays, Pencitra dan Mekanik

d)

Kolimator Pelurus/penyeleksi sinar yang datang

91.

Energi Radionuklida yang dapat ditangkap pesawat Gamma Camera sebesar 30-300 KeV dibawah ini kecuali :

a)

I-131

b)

Tc-99m

c)

Ga-67

d)

I-124

92.

Quality Control /QC rutin gamma camera sesuai protokol NEMA kecuali :

a)

Energi Tabung X-Rays

b)

Uniformitas dan Homogenitas

c)

Spatial resolusi dan linieritas

d)

Count rate capability

93.

Pernyataan mengenai efek stokastik benar kecuali :

a)

Paparan dosis rendah yang dapat muncul pada manusia dalam bentuk kanker kerusakan somatik atau cacat pada keturunan Kerusakan genetik .

b)

Radiasi dosis rendah dosis radiasi dari 0,25 sampai dengan 1.000 mSv.

c)

Efek stokastik tidak dikenal adanya dosis ambang.kemungkinan menimbulkan kerusakan somatik maupun genetik

d)

Erithema dan Kerontokan rambut merupakan ciri utama efek stokastik.

94.

Nilai Batas Dosis (NBD ) sesuai ketentuan yang ditetapkan Bapeten terhadap pekerja radiasi kecuali :

a)

Dosis Efektif seluruh tubuh 20 mSv rata2 lima tahun

b)

Dosis Efektif seluruh tubuh 50 mSv dalam 1 tahun tertentu

c)

Dosis Ekivalen untuk lensa mata 150 mSv dalam 1 tahun

d)

Dosis Ekivalen untuk kulit 50 mSv dalam 1 tahun

95.

Upaya yang dilakukan untuk menjaga NBD tidak terlampaui kecuali :

a)

Melakukan pembagian daerah kerja;

b)

Melakukan pemantauan Paparan Radiasi dan kontaminasi radioaktif di daerah kerja;

c)

Melakukan pemantauan Dosis yang diterima Pekerja Radiasi

d)

Medical Cek Up berkala setiap 3 bulan sekali

96.

Pernyataan ini sesuai dengan limitasi dosis pembagian dareah kerja pengendalian, kecuali :

a)

Potensi > 3/10 NBD

b)

Risiko kontaminasi

c)

Tindakan proteksi khusus pengendalian paparan normal

d)

Potensi < 3/10 NBD

97.

Pengendalian bahaya radiasi interna terhadap pekerja radiasi , kecuali :

a)

Wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) radiasi

b)

Rutin melakukan medical cek up

c)

Monitoring radiasi Personal

d)

Hindari /tidak makan saat bekerja di ruang radiasi

98.

Pemantauan tingkat paparan radiasi di daerah kerja meliputi. Kecuali :

a)

Pengukuran tingkat Paparan Radiasi dan kontaminasi

b)

Penetapan tingkat acuan paparan dan tindakan jika tingkat acuan terlampaui

c)

Diprioritaskan yang utama daerah pengendalian

d)

Penyediaan metode dan prosedur pemantauan

99.

Bukan termasuk prinsip “as low as reasonably achievable” atau ALARA :

a)

Jarak /Distance

b)

Waktu/Time

c)

Perisai/Shielding

d)

Paparan/Exposure

100.

Pernyataan PET/CT adalah suatu hybrid camera benar kecuali adalah :

a)

Dapat menggunakan radioisotope Tc-99m

b)

Fusi keduanya (PET/CT) meningkatkan akurasi informasi diagnostik >50%

c)

FDG memberikan informasi fungsional dan metabolik sel

d)

CT berfungsi memberikan informasi morfologi/Anatomi

101.

Pernyataan radioisotope Tc-99m ini benar KECUALI ;

a)

Sangat populer digunakan untuk diagnostik di Kedokeran Nuklir

b)

Mudah labeling dan relatif murah

c)

Waktu paruh 7 hari

d)

Turunan Molybdenum

102.

Pernyataan ini mengenai spektrum pencitraan kedokteran yang benar kecuali :

a)

CT and MRI structural information

b)

PET and SPECT functional information

c)

PET/CT matches functional information with anatomy

d)

X-Ray, CT dan MRI adalah fungsional imaging