Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Investasi Jangka Pendek & Investasi Jangka Panjang

Total questions: 50

Worksheet time: 3hrs 58mins

Name
Class
Date
1.

Investasi jangka pendek dicatat sebagai:

a)

Aset tidak lancar

b)

Ekuitas

c)

Aset lancer

d)

Pendapatan investasi

2.

Yang termasuk dalam investasi jangka pendek adalah:

a)

Saham preferen untuk dikendalikan

b)

Saham biasa untuk dijual dalam 3 bulan

c)

Obligasi jangka 10 tahun yang tidak diperdagangkan

d)

Properti investasi

3.

Investasi yang dimiliki untuk memperoleh kendali atas perusahaan lain termasuk:

a)

Investasi spekulatif

b)

Investasi jangka pendek

c)

Investasi jangka panjang

d)

Aset tetap

4.

Investasi jangka panjang disajikan dalam laporan posisi keuangan sebagai:

a)

Kewajiban jangka panjang

b)

Aset lancar

c)

Ekuitas

d)

Aset tidak lancar

5.

Investasi surat berharga yang dimiliki kurang dari satu tahun disebut:

a)

Investasi derivatif

b)

Investasi non-komersial

c)

Investasi jangka pendek

d)

Investasi strategis

6.

Metode yang digunakan untuk investasi saham 50%) dicatat dengan metode:

a)

Biaya

b)

Ekuitas

c)

Konsolidasi

d)

Nilai wajar

7.

PT X membeli 100 lembar saham @Rp 10.000 dengan kurs 105. Nilai investasi adalah:

a)

Rp 1.000.000

b)

Rp 1.050.000

c)

Rp 950.000

d)

Rp 1.100.000

8.

SBI nominal Rp 50.000.000, bunga 12% setahun, jangka waktu 3 bulan. Harga beli SBI adalah:

a)

Rp 48.500.000

b)

Rp 48.000.000

c)

Rp 48.500.000

d)

Rp 48.500.000

9.

PT A membeli 100 lembar saham preferen @Rp 10.000 kurs 104. Biaya pembelian Rp 5.000. Total investasi adalah:

a)

Rp 1.040.000

b)

Rp 1.045.000

c)

Rp 1.050.000

d)

Rp 1.000.000

10.

Penjualan saham: 100 lembar @Rp 10.000 kurs 108, biaya penjualan Rp 4.000. Hasil penjualan bersih:

a)

Rp 1.080.000

b)

Rp 1.076.000

c)

Rp 1.040.000

d)

Rp 1.084.000

11.

Perolehan: Rp 1.045.000, hasil penjualan bersih: Rp 1.076.000. Maka:

a)

Laba Rp 31.000

b)

Laba Rp 21.000

c)

Rugi Rp 31.000

d)

Rugi Rp 21.000

12.

SBPU nominal Rp 100.000.000, diskonto 15%, jangka waktu 90 hari. Harga beli:

a)

Rp 96.250.000

b)

Rp 96.385.543

c)

Rp 97.500.000

d)

Rp 95.000.000

13.

Investasi saham 300 lembar dengan total biaya Rp 3.057.000. Rata-rata per lembar:

a)

Rp 10.000

b)

Rp 10.190

c)

Rp 10.150

d)

Rp 10.250

14.

Penjualan 240 lembar saham @Rp 10.000 kurs 104. Biaya Rp 25.000. Hasil penjualan bersih:

a)

Rp 2.496.000

b)

Rp 2.471.000

c)

Rp 2.445.000

d)

Rp 2.460.000

15.

Jika rata-rata per lembar Rp 10.190, nilai perolehan 240 lembar adalah:

a)

Rp 2.445.600

b)

Rp 2.449.000

c)

Rp 2.400.000

d)

Rp 2.420.000

16.

Laba atas penjualan saham = Rp 2.471.000 – Rp 2.445.600 =

a)

Rp 25.400

b)

Rp 24.000

c)

Rp 20.000

d)

Rp 30.000

17.

Bunga obligasi 12% × Rp 4.000.000 untuk 6 bulan =

a)

Rp 480.000

b)

Rp 240.000

c)

Rp 200.000

d)

Rp 400.000

18.

Obligasi dibeli Rp 3.085.000, dijual Rp 3.095.000 → laba/rugi?

a)

Laba Rp 10.000

b)

Rugi Rp 10.000

c)

Laba Rp 20.000

d)

Rugi Rp 20.000

19.

Nilai wajar saham turun dari Rp 1.100.000 ke Rp 1.000.000. Maka perusahaan mencatat:

a)

Laba

b)

Rugi penurunan nilai

c)

Pendapatan investasi

d)

Tidak mencatat apa-apa

20.

Jika kepemilikan saham 25%, metode yang digunakan:

a)

Biaya

b)

Ekuitas

c)

Nilai pasar

d)

Diskonto

21.

Jika saham dimiliki 10% dan perusahaan menerima dividen, maka dicatat sebagai:

a)

Pendapatan investasi

b)

Pengurang investasi

c)

Beban investasi

d)

Penambah investasi

22.

Jika saham dimiliki 10% dan perusahaan menerima dividen, maka dicatat sebagai:

a)

Pendapatan investasi (Benar)

b)

Pengurang investasi

c)

Beban investasi

d)

Agio saham

23.

PT A membeli 100 lembar saham @Rp 10.000 kurs 102. Jurnalnya adalah:

a)

Kas – Debit Rp 1.000.000

b)

Investasi Saham – Debit Rp 1.020.000

c)

Saham Biasa – Debit Rp 1.000.000

d)

Agio Saham – Kredit Rp 20.000

24.

Pembelian SBI Rp 50.000.000, diskonto Rp 1.500.000. Jurnal:

a)

Investasi – Debit Rp 50.000.000

b)

Kas – Kredit Rp 50.000.000

c)

Investasi – Debit Rp 48.500.000

d)

Pendapatan Investasi – Debit

25.

PT B menjual obligasi seharga Rp 3.120.000, biaya penjualan Rp 25.000. Jurnal:

a)

Kas – Debit Rp 3.145.000

b)

Pendapatan Investasi – Debit

c)

Kas – Debit Rp 3.095.000

d)

Rugi Investasi – Kredit

26.

PT C membeli obligasi Rp 1.000.000 dan mencatat bunga berjalan Rp 20.000. Jurnal:

a)

Investasi – Debit Rp 1.000.000

b)

Beban Bunga – Debit Rp 20.000

c)

Pendapatan Diterima Dimuka – Kredit Rp 20.000

d)

Kas – Kredit Rp 980.000

27.

Penerimaan dividen Rp 5.000 dicatat sebagai:

a)

Kas – Debit; Pendapatan Dividen – Kredit

b)

Investasi – Debit

c)

Pendapatan Ditangguhkan – Kredit

d)

Agio Saham – Debit

28.

Investasi jangka pendek dijual lebih rendah dari harga perolehan, maka jurnal:

a)

Kerugian – Debit

b)

Pendapatan – Debit

c)

Investasi – Kredit

d)

Modal Saham – Debit

29.

Penyesuaian nilai pasar yang lebih rendah dari biaya investasi:

a)

Investasi – Debit

b)

Kerugian Penurunan Nilai – Debit

c)

Pendapatan Investasi – Kredit

d)

Kas – Kredit

30.

PT D menerima dividen dari investasi 25% saham:

a)

Kas – Debit; Pendapatan Dividen – Kredit

b)

Kas – Debit; Investasi – Kredit

c)

Investasi – Debit; Pendapatan Saham – Kredit

d)

Tidak dicatat

31.

Jika investasi dijual dengan laba, maka:

a)

Kas – Debit, Investasi – Kredit, Laba – Kredit

b)

Kas – Debit, Laba – Kredit

c)

Investasi – Debit, Kas – Kredit

d)

Laba – Debit

32.

Investasi saham biasa dijual pada kurs lebih tinggi, maka selisihnya dicatat ke:

a)

Pendapatan Lain-lain

b)

Laba Investasi

c)

Agio Saham

d)

Dividen

33.

PT ABC membeli saham untuk investasi jangka pendek, maka jurnal:

a)

Investasi Saham – Debit

b)

Saham – Debit

c)

Agio Saham – Debit

d)

Laba Ditahan – Kredit

34.

Bunga obligasi diterima pada saat jatuh tempo, maka jurnal:

a)

Beban Bunga – Debit

b)

Pendapatan Bunga – Kredit

c)

Investasi – Kredit

d)

Kas – Kredit

35.

Dividen diumumkan atas saham dimiliki 10%, maka jurnalnya adalah:

a)

Investasi – Debit

b)

Kas – Debit; Pendapatan – Kredit

c)

Tidak dicatat sampai diterima

d)

Laba Ditahan – Kredit

36.

Penjualan investasi jangka pendek Rp 1.000.000 dengan harga pokok Rp 1.050.000. Maka:

a)

Laba Rp 50.000

b)

Rugi Rp 50.000

c)

Kas – Kredit

d)

Pendapatan – Kredit

37.

PT DEF menggunakan metode ekuitas. Laba bersih entitas investee Rp 40.000.000, maka jurnal:

a)

Investasi – Debit Rp 40.000.000

b)

Pendapatan Saham – Kredit Rp 40.000.000

c)

Kas – Debit Rp 40.000.000

d)

A dan B benar (Benar)

38.

Jika perusahaan memiliki 20% saham di perusahaan lain dan menerima dividen, maka dicatat sebagai:

a)

Penambah investasi

b)

Pendapatan investasi

c)

Pengurang investasi

d)

Beban investasi

39.

PT C menjual 150 lembar saham @Rp 12.000 kurs 110. Biaya penjualan Rp 5.000. Hasil penjualan bersih:

a)

Rp 1.800.000

b)

Rp 1.785.000

c)

Rp 1.770.000

d)

Rp 1.795.000

40.

Investasi jangka panjang yang dimiliki lebih dari satu tahun dicatat sebagai:

a)

Ekuitas

b)

Aset tidak lancar

c)

Pendapatan investasi

d)

Aset lancar

41.

Jika perusahaan memiliki 30% saham di perusahaan lain dan menerima dividen, maka dicatat sebagai:

a)

Beban investasi

b)

Penambah investasi

c)

Pengurang investasi

d)

Pendapatan investasi

42.

Jika perusahaan menjual saham dengan harga Rp 1.200.000 dan biaya perolehan Rp 1.150.000, maka laba/rugi adalah:

a)

Laba Rp 50.000

b)

Laba Rp 100.000

c)

Rugi Rp 50.000

d)

Rugi Rp 100.000

43.

Jika perusahaan memiliki 30% saham di perusahaan lain, maka metode yang digunakan adalah:

a)

Biaya

b)

Diskonto

c)

Ekuitas

d)

Nilai pasar

44.

Investasi jangka panjang yang dimiliki untuk tujuan spekulatif termasuk dalam kategori:

a)

Investasi non-komersial

b)

Investasi spekulatif

c)

Investasi strategis

d)

Investasi jangka pendek

45.

Jika perusahaan menjual 150 lembar saham @Rp 12.000 dengan biaya penjualan Rp 3.000, maka hasil penjualan bersih adalah:

a)

Rp 1.797.500

b)

Rp 1.800.500

c)

Rp 1.797.000

d)

Rp 1.800.000

46.

PT Y membeli 200 lembar saham @Rp 15.000 dengan kurs 110. Nilai investasi adalah:

a)

Rp 3.200.000

b)

Rp 3.300.500

c)

Rp 3.300.000

d)

Rp 3.400.000

47.

Jika perusahaan memiliki 25% saham di perusahaan lain dan menerima dividen, maka dicatat sebagai:

a)

Pengurang investasi

b)

Beban investasi

c)

Pendapatan investasi

d)

Penambah investasi

48.

Jika perusahaan menjual 100 lembar saham @Rp 20.000 dengan biaya penjualan Rp 2.000, maka hasil penjualan bersih adalah:

a)

Rp 1.998.000

b)

Rp 2.000.000

c)

Rp 1.998.500

d)

Rp 1.999.000

49.

Investasi jangka pendek yang dimiliki lebih dari satu tahun dicatat sebagai:

a)

Ekuitas

b)

Pendapatan investasi

c)

Aset lancar

d)

Aset tidak lancar

50.

PT Z membeli 150 lembar saham @Rp 8.000 dengan kurs 105. Total investasi adalah:

a)

Rp 1.300.000

b)

Rp 1.200.000

c)

Rp 1.250.000

d)

Rp 1.260.000